PARIWISATA DALAM PERSEPSIISLAM (Tourism on Islam Perseption) oleh Muh. Arfin M.

Salim

Akademi Pariwisata Makassar, JI. G. Rinjani, Tanjung Bunga, Makassar, e-mail: Abstract Tourism is the mobilization of people in a certain short time to the object which is out of their place of activities. So that tourism the mobilization the people from one place to another place for a while. The purpose of the moving is to enjoy they pleasure time. Religion is becoming collective consciousness of the people. This case needs religion values transportation effectively during that religion is viewed as a private consciousness for the followers. Ideally, then, the societies have social discipline, culture and religious. By observing and thinking the world will have a wide meaning, so it is not just for enjoying the beautiful nature, but for closing to the creator that Allah SlNT. It is hot I the context of ritual but also by seeing directly the world. The willing to the tourism development depends on the spirit of intellectuality and spirituality. Key words: religion, tourism, perspective, tour, and moral.

PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu negara tujuan wisata di dunia. Sejak Repelita I jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia selalu meningkat hingga terjadinya resesi ekonomi dunia dan adanya ancaman terorisme. Untuk hal inilah salah satu upaya pemerintah melakukan berbagai usaha di antaranya visit Indonesia Year 2008 yang bertujuan untuk mengembalikan tingkat kunjungan sejak anjloknya kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara sejak tahun1997. Pemerintah memproyeksikan pada Tahun 2008 [umlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia mencapai 7,5 juta orang. Ini

dapat mencapai kenyataan bila pembangunan dl bidang pariwisata terus ditingkatkan. Era globalisasi ditandai dengan persaingan yang semakin ketat di segala bidang termasuk di bidang kepariwisataan. Dewasa ini dunia sedang dihadapkan pada arus globalisasi yang dahsyat. Kemajuan teknologi seakan dunia ini tidak terdapat batas antara satu negara dengan negara lain. Penyebaran informasi dan pergerakan manusia semakin cepat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini pula mendorong orang - orang didunia ini ingin menjelajahi dunia dalam waktu yang singkat dan menikmatinya keindahan alam ciptaan Tuhan yang Maha Kuasa.

c. Perkembangan ini membawa berbagai macam permasalahan dan pandangan di kalangan masyarakat khususnya masyarakat muslim. d. KONSEP DASAR PARIWISATA Sekarang ini banyak diperbineangkan mengenai dunia kepariwisataan. dan berbagai kalangan memiliki pandangan yang berbeda-beda atau dapat dikatakan berbeda pandangan satu sarna lain. Manusia yaitu orang yang melakukan kegiatan perjalanan b. Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur pengertian pariwista ada lima yaitu: a. perkembangan transportasi yang kesemuanya merupakan penunjang keberlangsungan kegiatan atau aktifitas pariwisata. Usaha pariwisata yang terdiri atas 3 golongan yaitu usaha jasa pariwisata. pendidlkan keterampilan untuk keperluan tersebut. Motivasi yaitu perjalan itu dilakukan bersifat sementara dan bukan untuk meneari nafkah. Dewasa ini kehidupan globalisasi daJam pandangan pariwisata telah menjadi bagian dari suatu dinamika peradaban manusia sehingga bukan hanya masyarakat di negara-negara maju tetapi juga dinikmati masyarakat di negara-negara berkembang termasuk negera yang memiliki penduduk yang mayoritas muslim. Adapun pengertian pariwisata dalam Pasal 1 (b) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1990 tentang kepariwisataan memberi pengertian pariwisata adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata termasuk objek dan daya tarik wisata dan usahausaha di budang tersebut. Namun akhir-akhir ini berbagai penelitian ataupun analisis mengemuka- . Keindahan pulau dewata Bali. e. 2002: 2) Pariwisata sebagai industri makin berkembang. Sefanjutnya Pasal 1 (c) UndangUndang Nomor 9 Tahun 1990 tentang kepariwisataan memberi pengertian Kepariwisataan adalah segala sesuatu Indonesia merupakan salah satu tujuan wisata yang cukup banyak dijadikan sasaran kunjungan oleh para pelancong di seluruh dunia. Taman Laut Bunaken dan masih banyak lagi objek wisata alam dan juga termasuk budaya yang beranekaragam semuanya merupakan daya tarik bagi cajon wisatawan. Hal ini disebabkan terjadinya anggapan bahwa budaya asing akan mempengaruhi budaya lokal khusunya budaya Islam. Kegiatan yaitu berupa perjalanan atau sebahagian dari kegiatan perjalanan tersebut. usaha sarana pariwisata dan usaha pengusahaan objek dan daya tarik wisata. dibuktikan dengan makin banykanya fasilitas akomodasi. Sasaran yaitu untuk menikmati objek dan daya tarik wisata. Semakin banyak orang melakukan perjaJanan sebagai wisatawan merupakan suatu perhatian khusus bagi kalangan pengusaha khususnya pengusaha bidang kepariwsataan yang mulai mefirik peluang ini. Pariwisata akan tumbuh dan berkembang apaiJa dikembangakan dan pelihara. Berbagai kalangan memperdebatkan posisi pariwisata.Pariwisata dalarn Persepsi Islam 146 kan bahwa pariwisata adalah suatu ilmu mandiri. Hal ini tersebar dart Sabang sampai Marauke. Pariwisata sebagai ilmu merupakan kegitan manah (pikiran + perasaan) manusia mengenai berbagai hal atau sesuatu apa saja termasuk pariwisata (Pend it. apakah pariwisata sebagai ilmu atau bukan.

meliputi rekreasl. Dari berbagai uraian tersebut di atas tampak bahwa pada prinsipnya kepariwisataan mencakup berbagai macam perjalanan. berlibur. Usaha pariwisata yang terdiri atas 3 golongan yaitu usaha jasa pariwisata. c. Berkenanaan dengan hal tersebut maka muncul istilah yang antara lain. Halaman 145 -154 147 yang berhubungan dengan pengelenggaraan pariwisata. Pembinaan j. Keuntungan ekonomis yang diperoleh daerah tujuan wisatawan tersebut. mengahdiri pertemuan atau konvensi. namun dalam pengertian pariwisata tersebut terdapat factor-faktor: a) perjalanan itu dilakukan untuk sementara waktu. Pengendalian/Pengawasan. sehingga akan bernilai ekonomis bagi orang-orang yang menyelenggarakan angkutan. Begitu pula hal-hal yang berhubungan dengan kesenangan atau hiburan. psikologis. adapun aspek yang dimaksud adalah aspek sosioloqls. menyediakan bermacammacam jasa. Perencanaan g. olah raga dan masih banyak yang lain.Jurnal Kepariwisataan.tempat tujuan itu. Selanjutnya Burkart dan Medik dalam Soekadijo (2000: 3) memberikan pengertian pariwisata sebagai perpindahan orang untuk sementara (dan) dalam jangka waktu pendek ke tujuantujuan di luar tempat di maria mereka biasanya hidup dan bekerja dan kegiatankegiatan mereka selama tinggal di tempat . ziarah dll). d) dan orang yang melakukan pertamsyaan itu tidak mencari nafkah di tempat yang dikunjunginya. b. termasuk untuk tujuan ibadah dan atau kesehatan 'dan lain-lain. Oleh karena itu pariwisata adalah suatu proses atau kegaiatan pergerakan atau perpindahan orangdari suatu tempat ke tempat yang lain dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan tertentu misalanya menikmati keindahan alarn. Kegiatan yaitu berupa perjalanan atau sebahagian dari kegiatan perjalanan tersebut. walau bentuknya beraneka ragam. No. e. wi sat a agama (umrah. b) perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain. Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur pengertian pariwisata ada sepuluh yaitu: a. dan sebagainya. f. wisata kesehatan. ekonomis. keagamaan. 02 Februari 2009. sela!u dikaitkan dengan pertamasyaan atau rekreaksi. atraksi dan lain-lain. Volume 01. Penyelenggaraan i. Manusia yaitu orang yang melaukjan kegiatan perjalanan. misaJnya dengan alasan bisnis. Maka dengan denikian pariwisata merupakan suatu fenomena social yang sangat kompleks yang meliputi manusia seutuhnya dan memiliki berbagai aspek . wisata budaya. budaya. Pariwisata sudah demikian luas menggejala sehingga beberapa alasan yang dapat melatarbelakangi orang melakukan perjaJanan sebagai wisatawan. Motivasi yaitu perjalanan itu dilakukan bersifat sementara dan bukan untuk mencari nafkah. wisata olah . atraksi. kesehatan budaya. c) perjalanan itu. ekologis dan lain-lain sebagainya. Untuk mengadakan suatu perjalanan sesorang harus mempersiapkan diri seperti halnya aspekaspek yang telah dijeJaskan sebelum. usaha sarana pariwsiata dan usaha pengusahaan objek dan daya tarik wisata. Meski cara mengemukakan dan redaksinya berbedabeda. d. Sasaran yaitu untuk menikmati objek dan daya tarik wisata. Orang harus mengeluarkan biaya. Pengaturan h.

dimensi interaksional maupun dimensi kultural. 2002: 28) Berbagai motivasi sesorang melaksanakan perjalanan adalah demi kebutuhan praktis dalam politik dan perdagangan. Pariwisata dapat memperluas wawasan dan menambah pengetahuan bagi wisatawan. Berdasarkan motivasi tersebut sehingga manusia berkreasi untuk membuat bentuk atau jenis wisata. dan sebagainya. Ironisnya. Pariwisata adalah faktor penting untuk menggalang persatuan bangsa yang 4. budaya. Jenis-jenis ini dapat saja bertambah seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kondisi dan situasi yang perkembangan dunia kepariwisataan di suatu daerah atau negeri yang benarbenar mendambakan industri ini dapat maju. Kesemua itu adalah motivasi agar seseorang melakukan perjalanan.Pariwisata dalam Persepsi Islam 148 rakyatnya memiliki daerah yang berbeda. Meningkatakan dan mempererat hubungan suatu bangas dan bangsa lain. Pariwisata dapat menghilangkan sikap angkuh dan sombong. seperti transportasi. perubahan yang terjadi dapat diklasifikasikan dalam dua kategori. Pada hakekatnya kesemua hal ini bergantung pada selera atau daya kreativitas orang-orang yang berkecimpung di dunia pariwisata. 6. dan aneka ragam selera yang berbeda. baik itu perubahan pada dimensi struktural. 2. diantaranya: akomodasi. pengembangan di sektor pariwisata mengakibatkan terjadinya perubahan pada tatanan kehidupan sosial masyarakat. Dan rnasih banyak manfaat yang lain. membuka lapangan kerja yang seluas-Iuasnya bagi masyarakat. 5. 3. restoran. karena dengan berekreasi dapat mengurangi stres atau tekanan dari segala rutinltas. cita rasa. seperti wisata konvensi. karena pariwisata adalah suatu industri yang mu/tip/ayer effect. Dalam memenuhi keinginan dan kebutuhan wisatawan hingga mereka memproleh kepuasan dalam perjalanan wisatanya. raga. keingintahuan dan memperluas wawasan. wisata konvensi dan lain-lain. Selanjutnya. Perubahan positif. restoran dan lain-lain. dorongan keagamaan. karena dengan melihat dunia luar maka akan memahami tentang kekurangan dia. akamomodasi. kebutuhan minat kebudayaan. Menggugah industri-industri baru yang berkaitan dengan pariwisata misalnya usaha-usaha yang berhubungan dengan pariwisata. dorongan kebutuhan kesehatan. yaitu: 1. wisata komersil. . pariwisata juga memiliki efek baik efek samping maupun efek positif. Pelayanan yang dimaksud dapat melibatkan berbagai sektor baik yang berberdiri sendiri atau satu rangkaian yang mencakup berbagai bidang sehingga merupakan suatu industri pariwisata. toko-toko cenderamata dan fasilitas telekomonikasi. Pariwisata juga berperan meningkatkan kesehatan. (Kaelany. meliputi: peningkatan devisa pendapatan negara. Selain darl segi manfaatnya. transportasi. diperlukan pelayanan dan fasilitas mulai dari keberangkatannya sampai di tempat tujuan sampai kembali lagi ke tempat tinggalnya semula. Kaelany (2002: 35) mengemukakan beberapa manfaat pariwisata adalah sebagai berikut: 1. Menggerakkan roda perokonmian suatu daerah. 7. Secara makro. adapt istiadat. dialek.

Pengaruh positif terhadap ekonomi adalah mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit. dimana budaya lokal mengalami pergeseran nilai. 02 Feb'ruari 2009 . Perubahan negatif. Dari kedua dampak atau perubahan tersebut. meliputi: terjadinya peristiwa akulturasi.kerugian pihak lain. Namun sebaliknya. Proses transformasi budaya ini acap kali menciptakan perubahan-perubahan pada prilaku kehidupan sosial budaya. Interaksi antara wisatawan dengan penduduk lokal akan melahirkan pola budaya yang sehat karena terjadinya saling pengertian dan saling menguntungkan. Selain pengaruh pariwisata terhadap sosial budaya. Pengembangan pada sektor pariwisata mengakibatkan terjadinya akulturasi yang bersifat asimilatif yaitu adanya dominasi budaya luar terhadap budaya lokal. Volume 01. . mendorong pembangunan daerah terkhusus daerah objek wisata dan sebagainya.perbedaan budaya. asimilasi. Realitas kongkrit dapat kita lihat pada bagaimana prilaku kehidupan sosial budaya masyarakat di daerah-daerah wisata. No. akulturasi yang bersifat asimilatif membuka jalan penetrasi budaya aSing ke dalam wilayah budaya nasional suatu bangsa dan mengakibatkan suatu transformasi budaya yang timpang. penetrasi. tidak disangsikan pula bahwa pariwisata mempunyai pengaruh terhadap ekonomi baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. transportasi. Adapun bent uk pengaruh priwisata terhadap ekonomi adalah memperluas kesempatan berusaha menumbuhkan lapangan kerja. Selanjutnya Kaelany ( 2002: 41) mengemukakan bahwa dampak negatif pariwisata terhadap ekonomi adalah adanya ketergantungan pada bantuan asmg dan investasi-investasi untuk pembangunan industri pariwisata. Perubahan prilaku kehidupan sosial budaya ini terjadi lantaran pengembangan sektor pariwisata yang tidak terkontrol oleh nilai-nilai budaya dan agama. dan karenanya maka terjadilah integrasi yang semakin mendalam pada struktur ekonomi kapitalis dunia barat demi keuntungan yang kadangkala tanpa mempertimbangkan kerugian . Meski dampak positif pariwisata seperti yang dikemukakan sebelumnya disepakati. pariwisata juga berpengaruh negatif terhadap ekonomi yaitu karena permintaan wisatawan yang elastis dan cepat dapat mempengaruhi kenaikan harga misalnya kenaikan tarif akornodasi. Bahkan hal ini menjadi suatu sorotan yang menyita perhatian bahwa industri pariwisata rnembawa dampak yang menjadi ancaman terhadap kehidupan penduduk lokal seperti peredaran obat-obat terlarang. jika pemilik budaya terse but kurang mampu membentengi diri. namun tidak tertutup kemungkinan terdapat dampak lain yang' ditimbulkan oleh pengembangan pariwisata terhadap ekolog i dan lingkungan hidup. Dengan majunya kegiatan pariwisata maka sektorsektor lain akan bergerak. makanan dan lain-lain. Namun dalam konteks ini terdapat pula perbedaan . perubahan negatif menjadi sebuah pemandangan yang sangat kontras.154 149 dan menjaga kelestarian alam sekitar.Jurnet Kepariwisataan. 2. dan kolonialisasi budaya. seks dan perusak tatanan kehidupan masyarakat. Menurut Olaf Shuman (1996). Halarnan 145 . sosial dan ekonomi yang dapat menimbulkan gejolak atau terjadinya akulturasi budaya seperti dijelaskan sebelumnya.

Pengembangan keparlwisataan di Indonesia merupakan program pemerintah. Educational tourism. Di dalam ungkapan lebih sederhana. 3. perjalanan uantuk berlibur datau cuti. akhlak dan muamalah. simposium .Pariwisata dalarn Persepsi Islam 150 sebagai Aqidah. yang menjadi penuntun dalam hidupnya. 2. Business tourism. menqapresiasr. Di dalam akidah dan ibadah. Akhlak dan mu'amalah. Selanjutnya Nasutian (1979: 10) membenrikan agumentasi agama sebagai yang dipahami secara umum adalah ajaran yang diwahyukan Tuhan kepada manusia rnelalul seorang Rasut. Mu'amalah di sini mereka rinei menjadi mu'amalah yang berhubungan dengan Tuhan dan muarnalah yang berhubungan dengan rnanusla. Ibadah. ketercakupan itu merupakan pengaturan hubungan dengan Allah dan hubungan sesama manusia. perjalan untuk kepentingan pendidikan. yaitu perjalanan yang dilakukan oleh sese orang atau kelompok orang dengan tujuan dinas. la meneakup tatanan semua kehidupan manusia melingkupi aspek akidah (teologi). Vacationa! tourism. pandangan agama dibimbing oleh satu kaidah: jangan lakukan sesuatu keeuali yang disuruh dengan nash dan daHl yang kuat. Dewasa ini. atau yang berhubungan dengan pekerjaan. musyawarah dan lainlain. banyak ulama khalaf (masa kini) dan mutaakhir (kontemporer) seperti Syaikh Mahmud Syaltut menyebut Islam itu adalah akidah dan syariah. Islam adalah agama wahyu yang disebut al-Dln. Syariah dibaginya menjadi ibadah. Untuk itu kepada warga masyarakat seyogyanya secara spontan atau terprogram harus memahami. seminar. OJ dalam akhlak dan rnuarnalah berlaku kaidah: lakukan sesuatu kecuali yang dilarang. Dengan maksud ltulah tulisan pandangan Islam terhadap pariwisata ini disusun. serta berpartisipasi dan pada gilirannya sangat peduli dan bertanggungjawab dalam pengembangan kepariwisataan. Untuk lebih memudahkan pemahaman para ulama yang masyhur merinei lagi Islam . Secara garis besar tujuan perjalanan pariwisata itu dibedakan menjadi: 1. konprennsi. seperti menghadiri kongres di dalam mapun di luar negeri. Pada umumnya mereka eendrung memahami ajaran Islam melalui pendekatan nash (tekstual) atau doktriner. Para ulama klasik menyebut Islam itu adalah aqidah dan mu'amalah. PERSEPSI PARIWISATA ISLAM TERHADAP Agama adalah pedoman bagi umatnya. akhlak (etika) dan rnuarnalah (sosio-kultural). maka umat beragama harus memahami fungsi dan peranan kepariwisataan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dan bagaimana pandangan agama terhadap pariwisata. Untuk maksud tersebut. ibadah (ritual). studi dan penelitin dll. pembentukan masyarakat yang adil dan kepereayaan hidup setelah mati. Sementara Fazlur Rahman menyebut pokok ajaran Islam ada tiga: percaya kepada keesaan Tuhan. Menurut Mu'in (1986: 121) Agama sebaqai suatu peraturan Tuhan yang mendorong jiwa seseorang yang mempunyai akal untuk dengan kehendak dan pilihannya sendiri mengikuti peraturan tersebut. guna mencapai kebahagiaan hidupnya di dunia dan akhirat. Program ini harus didukung oleh kekuatan masyarakat. perdagangan.

Sementara di dalam Islam sendiri ibadah haji berarti jawaban untuk memenuhi panggilan Allah sesuai do'a Nabi Jbrahim as. mereka akan dapat melihat dan mengetahui bahwa dalam alam sekelilingnya. dll. Natsir. Sebagai lam bang akidah tauhid untuk kebesaran Allah swt dan merupakan tuntutan syarlat yang mestl dilakukan setiap muslim dan muslimat yang mempunyai kemampuan untuk melaksanakannya.Jurnal Kepariwisataan. yaitu kepariwisataan yang dikaitkan dengan kepentingan usaha daganag.35 : 44. . sunnatullah (M. Sport tourism. dan pertuniukan tradisoional serta penampilan dan atraksi budaya pada umumnya. Bukankah peroses! haji itu sendiri oleh beberapa kalanpan dipahami juga meliputi aspek wisata jasmani dan ruhanl atau wisata agama (Karim. Yang. Religious tourism. termasuk umrah. raja. wisata untuk menyaksikan event olahraga nasional dan internasional seperti PON. kunjungan ke lokasi peninggalan masa lalu. perjalanan menyaksikan peristiwa-peristiwa tertentu di berbagai negara seperti pemilu. pakaian dan obat-obatan ke suatu tempat atau masyarakat . 02 Februari 2009. juga disebut sacred journey atau perjalanan suci. pariwisata itu dapat ditinjau dari beberapa jenis: 1. Selanjutnya AI-Qur'an menggambarkan pula. 2.6 :11) . ke darerah tertentu dan fain-lain. Halaman 145 -154 151 Sementara itu dilihat dari segi obyeknya. arung-jeram dan lainlain. formula 1. OS Fathir. Menurut mufassir al-Maraghi. 4. Recuperation tourism. pusat kepurbakaan dst. 8. No. Ibadah hajji menjadi rukun (pilar) Islam yang ke-5 berdasarkan firman Allah di dalam alOuran. championship. gunung. 3. hutan. kontak dagang saling mengtuntungkan dan sebagainya. 2007~3) Selanjutnya dalam Bahasa Inggris. 1988:22 ) Oi Indonesia juga dikenal dengan istilah wisata ziarah yang pada dasarnya merupakan bagian dari wisata budaya tadi. jelajah laut. pelantikan presiden dan kepala negara. apabila manusia itu mau memperhatikan. kunjungan wisata sambil memberikan bantuan pangan. malah pada diri mereka sendiri (jasmaniiah dan ruhaniah) berlaku peraturan-peraturan. yaitu perjalanan wisata bernuansa keagamaan . Poltical tourism. olirnplade. 1969 :4) . upacara kenegaraan dll. (Suara Muhammadiyah. kontak produsen dan konsumen. hiking. jenis kepariwisataan penyegaran dan kesehatan. 2007:3) Kaitannya dengan nilai-nilai ideal dari kepariwisataan bagi Islam adalah bagaimana umatnya mengambil i'tibar atau pelajaran dari hasil pengamatan dalam perjalanan yang dilakukan sebagai diisyaratkan al-Ouran (QS. 5. Bahkan ada yang menyebut pada akhir-akhlr ini sebagai wisata religi atau agama. seni. yaitu perjalanan petualangan. Adventure tourism. Commercial tourism. (Karim. 7. 6. Volume 01. disebut terakhir ini tentu mempunyai dasar yang relevan juga. istilah hajji yang biasa disebut pilgrimage itu. kepegunungan. haji dan seterusnya. Cultural tourism. Social tourism. perjalanan manusia dengan maksud dan keperluan tertentu di permukaan bumi harus diiringi dengan keharusan untuk memperhatikan dan mengambil pelajaran dari peninggalan dan peradaban bangsabangsa terdahulu seperti yang dinyatakan pada ayat tadi dan ayat berikut. wisata kebudayaan.

Pariwisata dalam Persepsi lslam 152 sebuah Enclave bagi katarsis diri untuk menghasilkan sejarah kepenatan pikir dan menjernihkannya.bagaimana akibat (yang diderita) o/eh orang-orang yang sebe/um mereka? Orang-orang itu lebih kuat dari rnereka dan teJah meno/ah . Dalam al Qur'an juga dijelaskan bahwa perjalanan merupakan suatu perintah untuk memahami dan mengenal Tuhan Pencipta alan semesta ini. Dorongan alamiah dan fitri tersebut menumbuh mekarkan semangat untuk mencari. Hal ini ditekankan oleh mufassir al-Ourthubi ketika memahami OS Saba' 34: 18. mengatakan yang artinya "Dan kami jadikan eniere mereka dan antara neoen-neoen yang kami lirnpahkan berkat kepadanya. Jadi kedekatan manusia dengan Allah dalam Islam tidak hanya dilakukan dalam konteks ritual melainkan juga melalui penglihatan langsung terhadap alam sekitarnya. Selain menikmati keindahan alam atau rekreasi juga memberikan pemahaman kepada kita untuk mengenal Allah dan bagaimana dengan kejadiankejadian yang lampau. Dalam dunia yang makin memperhatikan ketatnya persaingan. " Dan apakah mereka tidak me/akukan perja/anan. Hubungannya konsep pariwisata. serta gelombang kebutuhan materi yang demikian besar. di muka bumi dan memperhatikan . Santoso (2008:2) Melihat dan merenungi alam semesta mempunyai makna yang luas. QS Saba: 18. beberapa negeri yang berdekatan dan Karni tetapkan antara negerinegeri itu (jarak-jarak perjalanan). Lebih dari itu berwisata mempunyai fungsi dan pemaknaan yang lebih dari sekedar menghilangkan kejernihan pikir. wisata menjadi . Karena itu keinginan dalam pengembangan wisata perlu dikembalikan pada perubahan dorongan itentik yang bernuansa intelektualitas dan spiritualitas. tetapi lebih jauh dalam kedekatan manusia dengan Allah. mekanisme yang semakin cepat. Tentu tidak hanya bertujuan untuk sekedar melihat-lihat keindahan pemerdaya alam. bum.. Selanjutnya Santoro (2008:1) menyatakan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berwisata sudah tumbuh. akan ietep! merekaJah yang berlaku lazlm kepada diri mereka sendiri" Ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa melakukan perjalanan di muka bumi ini akan memberikan manfaat yang luar biasa. Dan te/ah datang kepada mereka rasu/-rasul mereka dengan membawa bukti-bukU yang nyata. balk untuk konteks pemenuhan intelektual maupun spiritual karena itu berwisata sesungguhnya rnempunyai makna spiritual melihat-lihat keindahan alam semesta merupakan salah satu contoh bahwa wisata menjadi wahana bagi pemenuhan diri spiritual. Berjalanlah karnu di jeien-jelen itu dengan aman" Pada bagian lain AI-Our 'an menekankan perlunya jaminan keamanan suatu daerah atau negara serta fasilltas yang tersedia bagi para wisatawan. Ada dorongan dari dalam [inner drive] dari manusia untuk traveling wisata dan dorongan tersebut bersifat alamiah serta fitri mempunyai rasa jenuh ingin tahu dan dorongan untuk berplndahpindah dalam mencari suasana baru. setie mernakmurkannya lebih banyak dari apa yang letah mereka makmurkan. bahwa pariwisata adalah suatu bentuk perjalanan untuk menikmati keindahan alam. Maka Alfah seka/i-kali tidak zelim kepada mereka.

Pariwisata Pandangan Islam. No. kulturai. Arga Publishing. PT Raja Grafindo Persada. disiplin. displin sifat Allah AI Matiin. mung kin agama lebih dipandang berada pada wilayah "kesadaran privat" bagi perneluk-Nya. Tourism the International Business. mengapa ia diciptakan dan mau kemana ia. dapat disimpulkan: 1. tertib. 02 Februari 2009. Jelaslah bahwa pariwisata merupakan bentuk ibadah muamalah yaitu mengajak atau menganjurkan manusia untuk memahami siapa sebenarnya dirinya. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan di atas. maupun religius. Al-Our'an ai-Karim. Kaenly. pengembangan sosial budaya dan mempromosikan citra bangsa di luar negeri.Forum Pertemuan antara . Emotional Spiritual Quotient. sejuk. Shofwan. Sektor pariwisata meliputi beberapa bidang usaha seperti: hotel dan restauran. Pariwisata merupakan sektor yang melibatkan sektorsektor 3. 2008. Ary Ginanjar. Disiplin dan rapih (indah) adalah sifat Allah SWT.". Agama sangat berhubungan dengan "pemaknaan" dan spirit dari dalarn. lndah. dan kenangan. CV Gatiza. Ketujuh isi sapta pesona ini adalah sifat-sitat Allah SWT. 2. 2000. Pariwisata merupakan sektor yang pentinq dalam perekonomian sebagai sumber ekonomi negara dan masyarakat. kawasan wisata. Sehingga sebagian kegiatan pariwisata dapat dikatakan sejalan dengan nilai-nilai Agama Islam DAFT AR RUJUKAN Agustian. " Dakwah sebagai Media Pengembangan Kepariwisataan. Hal itu memerlukan mobilisasi nilai-nilai agama secara efektif dan bermanfaat selama in. Christian Mill. Oleh dari itu ajaran agama perlu menjadi "kesadaran kolektif" bagi masyarakat. 2002. maka dengan demikian dala kaitannya dengan kegiatan wisata. Volume 01. Jakarta Hd. Jakarta. indah sifat Allah AI Badii. biro perjalanan wisata.Jurnal Kepariwisataan. aman adalah sifat Allah As Salam. 2003. Padang: Dinas Parsenibud Sumbar. nyaman. ini merupakan komponen penting sebagaiman termaktub dalam sapta pesona: aman. tertib sifat Allah AI Hasiib. Makalah. Karena dengan melakukan perjalan di muka burni rru kita mengenal alarn semesta sebagaimana dijelaskan dalam AI Qur'an. Jakarta dalam Masika Karim. Halaman 145 -154 153 Dalam ayat tersebut di atas terkandung juga maksud antara fain agar kita peduli terhadap kedisiplinan dan kerapian baik dalam perjalanan maupun di tempat kita masing. Idealnya kemudian masyarakat menjadi tertib sosial. sejuk sifat Allah AI Waduud dan kenangan adalah kewajiban setiap manusia untuk mengingat. nyaman adalah sifat Allah Ar Rahiim. Robert. Kegiatan pariwisata dapat men am bah keimanan seseorang karena dengan melakukan perjalanan kita akan melihat keindahan alam ciptaan Allah SWT yang mempunyai sifat AI Badii. Pariwisata merupakan bentuk pengabdian kepada Tuhan yang biasa disebut dengan ibadah muamalah.

1969. Vlll. Memahami Pariwisata sebagai Systemic LInkage. 19866. Mu'in. Muhammadiyah. Suara. "Industri Pariwisata". Pt Gramedia Pustaka. 2002. Fiqhud-Da'wah Risalah dan Dasr-dasar Jakarta: Kiblat. Fajar. Jakarta Soekresno. Adat serta Usaha Pariwisata (PHRI-ASITA) dan MUr. PT Pradnya Paramita. ur Press. : Jejak Da'wah.phpvoptl on=com_content&task=view&id=3 37 &Jtemid=3 . Nasution. Nyoman S. 1988. IImu Kalam. http://tabloidinfo.qo.Pariwisata dalam Persepsi Islam 154 Natsir. Sebuah Pengantar Perdana. Harun. Pemuka Agama. Jakarta. M. Jilfd I. Wijaya. Jakarta. 2000. Anatomi Pariwisata. IImu Pariwisata.sumenep. No. 18/68. RG. PP Muhammadiyah. Seniman. Santoso. KHM Taib Thahir Abd. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Yogyakarta. 16 Juni di Bumi Minang Hotel. Cet.td/lndex. Budayawan. 1979. Jakarta. Pendit. Priwisata Dalam Pandangan Islam. 2008.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful