Cara Booting dari Flash Disk….

October 19, 2008, 1:41 pm Filed under: iT | Tags: computer Anda sudah pernah booting dari CD dan floppy disk, tetapi bagaimana dengan USB Flash Disk? Penggunaan mereka sebagai tempat penyimpanan file semakin meningkat, tetapi kemampuannya sebagai perangkat bootable relative belum diketahui. Kita lihat bagaimana… 1. Periksa Kompatibilitas BIOS Jalankan PC Anda dan sebelum Windows boot, masuklah ke sistem BIOS dengan menekan tombol Delete, F2, F12, atau tombol apapun yang diperlukan oleh PC Anda. Bukalah tab atau menu Boot, cari opsi USB Boot dan ubah ke enable. Kemudian masuklah ke menu Boot Device Priority dan naikkan opsi USB device sehingga berada di atas harddisk Anda. Simpan perubahan yang Anda buat dan keluarlah dari BIOS. Biarkan Windows boot seperti biasanya dan persiapkan image operating system yang akan Anda gunakan.

2. Siapkan Image OS Anda memerlukan file bootable untuk USB Flash Disk (UFD). File tersebut merupakan kunci starter untuk operating system yang ingin Anda boot dari UFD. OS yang bisa Anda boot dari UFD terbatas, ini karena kapasitas dari UFD itu sendiri dan file yang tersedia. DOS merupakan pilihan yang sudah pasti dan karena kebanyakan boot disk DOS hanya berukuran beberapa MB, Anda bisa memasukkan mereka ke UFD. Pilihan lainnya adalah Windows 98/Me start-up disk. Semua file yang dibutuhkan untuk itu bisa di-copy dari disket atau di-download. 3. Siapkan Utiliti yang Diperlukan Windows tidak selalu bisa memformat UFD dan membuatnya bootable. WinImage merupakan utiliti yang bisa gunakan di sini. WinImage merupakan aplikasi shareware yang memungkinkan Anda untuk mentransfer file ISO image ke perangkat USB. Anda bisa men-download WinImage dari http://www.winimage.com. Utiliti lain untuk membuat bootable disk pada UFD adalah MKBT yang merupakan utility freeware. MKBT sedikit lebih sulit dibanding WinImage tetapi mempunyai fleksibilitas jauh lebih besar begitu Anda mengenalnya. MKBT dapat meginstalasi FAT, NTFS, atau RAW boot sector pada UFD. Anda bisa mendapatkan MKBT dari http://www.nu2.nu/mkbt. 4. Instalasi Utiliti untuk Transfer Image Jika Anda men-download MKBT, maka yang kemudian perlu Anda lakukan hanyalah mengekstrak file download dan langsung saja jalankan program. Namun, hal sebaliknya terjadi bila Anda men-download WinImage. Klik ganda file instalasi dan kemudian pada kotak dialog yang muncul klik Next. Pada halaman Registrasi, kosongkan saja bagian Name dan Registration Code dan kemudian klik Next. Untuk langkah selanjutnya, Anda bisa mengikuti petunjuk yang

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa contoh di sini menggunakan WinImage. Jika Anda men-download file ISO (atau image yang lain. ekstrak. maka Anda bisa menggunakan WinImage atau MKBT. sistem Anda akan boot ke DOS/Windows dari UFD. (Perlu dicatat bahwa jika belum menggunakan registrasi Anda hanya bisa menggunakan WinImage selama 30 hari). Pada menu Disk dan kemudian klik perangkat USB Anda. Buka kembali menu Disk dan kemudian klik Write Disk. HP Format Tool dan Download Image Windows tidak selalu bisa memformat USB Flash Disk (UFD) dan membuatnya bootable.” program tersebut dapat bekerja dengan sebagian besar perangkat UFD. Download. Meskipun disebutkan sebagai “Windows-based format utility for HP Drive Key or DiskOnKey USB device. kunjungi http://www. dan copy files system yang dibutuhkan ke UFD Anda. Cari file image yang telah Anda siapkan sebelumnya pada langkah 2 dan kemudian klik Open. Boot Komputer dengan UFD UFD Anda sekarang telah menjadi bootable disk. Tool lain yang dapat Anda gunakan adalah HP USB Disk Storage Format Tool.bootdisk. . Sebagai contoh di sini kita akan menggunakan WinImage. 5. Jika program tidak dapat mengenali UFD yang Anda gunakan. Pada menu File pilih Open.com untuk men-download image start-up disk dari beberapa versi DOS dan OS lainnya. Asalkan Anda telah menaikkan urutan prioritas boot perangkat USB di atas harddisk. Pastikan tidak ada yang penting karena semua file yang terdapat pada UFD akan terhapus. oleh karena itu langsung saja jalankan program. ulangi langkah sebelumnya. Jika Anda tidak mempunyai disket bootable atau image OS yang ingin digunakan. sehingga biarkan tercolok pada PC Anda dan restart.diberikan. gunakan WinImage atau MKBT untuk mentransfer file image ke UFD Anda). Transfer Image OS Ke UFD Masukkan UFD ke salah satu slot USB pada PC Anda dan kemudian jalankan utiliti yang akan digunakan untuk mentransfer boot file. 6. Untuk memasukkan bootable OS yang lain ke dalam UFD Anda.

Biarkan terbuka. Bootsect. PeToUSB c. 6.exe tersimpan.exe 4. Tekan Enter. Catatan: Jika PC Anda menggunakan Windows XP2.exe ke dalam folder USB_prep8. 2. Nanti akan muncul file jendela seperti gambar di bawah. ketik “cd namafolder”. Buka command prompt (caranye klik Start>Run>cmd). Pada panel command prompt. File tersebut berada di dalam folder USB_Prep8. Namun untuk melakukannya. InfoKomputer harus menggunakan CD-ROM eksternal. 1. Sebuah PC dengan CD-ROM (untuk melakukan proses persiapan dan transfer file) 2. Caranya. Berhubung nettop tersebut tidak memiliki CD-ROM. Aplikasi pendukung berupa (ketiganya tersedia di DVD InfoKomputer edisi Februari): a. berikut adalah daftar kelengkapan yang Anda butuhkan. klik kanan>Properties>Unblock 3. 4. Setelah proses selesai. Flash disk dengan kapasitas minimal 1GB Beginilah cara memasukkan installer Windows ke dalam flash disk. Satu hal yang juga krusial adalah BIOS di notebook/netbook/PC yang akan kita install harus mendukung booting melalui flash disk. Jalankan file usb_prep8. masuk ke folder di mana file bootsect. Ini akan menformat flash disk Anda. Biarkan semua setting dalam kondisi default (kecuali jika Anda ingin mengganti label drive) dan tekan Start. 7. 1. namun kami sarankan Anda cek BIOS PC Anda terlebih dulu. 5. USB_PREP8 b. karena kita tidak harus membeli CD-ROM eksternal dan tinggal memanfaatkan USB flash disk yang harganya kian terjangkau itu. JANGAN tutup jendela PeToUSB.Trik Windows: Cara Instalasi Windows dari USB Flash Disk Ide artikel ini bermula saat ingin memasang Windows pada nettop Telebit Nucleom AG-100. Copy file PeToUSB. bagaimana jika proses instalasi menggunakan flashdisk? Solusi ini jelas lebih praktis dan murah. Jika memang bisa. jadi pastikan tidak ada file penting di flash disk tersebut. Kita harus membuat flashdisk tersebut dikenali sebagai bootdisk terlebih dulu. Sebagai contoh. dan akan muncul jendela. Baru kemudian terpikir. CD installer Windows XP atau Vista 3. kita tidak bisa cuma menaruh file dari CD installer Windows ke flash disk. .cmd dengan cara klik dua kali. Anda perlu unblock file tersebut agar bisa berjalan. Sebenarnya nyaris semua produk baru sudah mendukung hal tersebut. Caranya.

exe sudah ketemu. coba tekan Enter. ada dua pilihan yang tersedia. di jendela USB_Prep8 secara otomatis akan muncul pilihan menu seperti gambar di bawah. Pada kasus kami. 8. Nah. Jika langkah 9 dilakukan dengan benar. cukup tunggu sampai proses instalasi selesai. misalkan drive T. Pilih drive yang tidak ada di PC Anda. proses transfer file installer Windows berjalan. b. Caranya klik 1. Tutup jendela command tersebut dan jendela PeToUSB. Nanti akan muncul pop-up window yang akan langsung menghapus drive sementara (yang kita lakukan di menu 2). ketik “bootsect. Jika sudah menjalankan menu 1 sampai 3. Setelah itu. Ketika Anda menutup jendela PeToUSB.exe /nt52 L:” 9. cuma caranya adalah memilih berdasarkan nomor menu. Yang perlu diperhatikan adalah flash disk tidak boleh dicabut sampai proses selesai (sudah masuk Windows). Menu 4: menu ini untuk menjalankan proses selanjutnya. Jika bootsect. jadi cari tahu dulu nama drive-nya. catatan: jangan menutup jendela USB_Prep8. Lamanya proses tergantung kecepatan CD-ROM maupun flash disknya. sekarang proses instalasi Windows bisa dilakukan meski Anda tidak memiliki CD-ROM. atau drive virtual di harddisk PC Anda sebagai tempat menyimpan data sementara (sebelum dipindahkan ke flash disk). kita tinggal tancapkan flash disk tersebut ke PC yang akan kita install. 14. Pilih nama drive (di PC kami adalah C). Yang harus Anda ganti adalah: a.exe /nt52 X:” (tanpa tanda petik). 13. Tekan Yes. nanti akan keluar Explorer untuk memilih drive. Menu 2: memilih Virtual TempDrive. d. Jendela USB_Prep8 harus tetap terbuka. Catatan: X: menunjukkan drive untuk flash disk Anda. dan kedua dari harddisk ke flash disk. Pertama proses transfer file dari CD-ROM ke harddisk. 10. Ketika dinyalakan.exe berada di dalam folder bootsect yang berada di desktop. Pada tahap ini Anda sebenarnya cuma melakukan setting untuk Prep8. akan muncul pesan “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes”. termasuk melakukan proses booting ulang.karena file bootsect. Menu 3: untuk memilih drive flash disk Anda. 12. Ada dua proses terjadi di sini. Setelah itu. Setelah itu. Pilih pilihan nomor 1(TXT Mode Setup Windows XP). dan atur prioritas booting ke flash disk. 11. Anda langsung jalankan menu 4 ini. dan dalam kasus kami sekitar 30 menit. Menu 1: memilih drive tempat Windows XP (atau CD-ROM Anda). Jika tidak. c. Tidak ada yang perlu Anda lakukan di sini. nama drive adalah L sehingga perintahnya menjadi “bootsect. Praktis kan? . proses instalasi berjalan seperti biasa. kami mengetik “cd desktop” lalu “cd bootsect” (keduanya tanpa tanda petik). Tekan 3 dan pilih drive flash disk yang ingin Anda masukkan Windows.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.