P. 1
45.IntegralGaris

45.IntegralGaris

|Views: 2|Likes:
Published by Jenal Humagi

More info:

Published by: Jenal Humagi on May 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2014

pdf

text

original

INTEGRAL GARIS

Misal kurva C dari titik A sampai titik B di ℜ
3
ditentukan oleh persamaan
parameter x = x(s), y = y(s) dan z = z(s) dengan s merupakan panjang busur dari C yang
diukur dari sebuah titik ( x,y,z ) pada C. Maka didapatkan ( ) ( ) ( ) ( ) ds dx dy dz
2 2
2
2
· + + .
Bila r = x i + y j + z k merupakan vektor posisi dari titik ( x,y,z ) maka
d
ds
r
merupakan
vektor satuan
#
yang menyinggung kurva C. Hal ini ditunjukkan berikut :

( )
( )
( )
( )
d
ds
dx
ds
dy
ds
dz
ds
dx dy dz
ds
r
i j k · + + ·
+ +
·
2
2
2
2
1

Bila gaya yang bekerja di titik ( x,y,z ) dinyatakan dengan medan vektor ,
F ( x,y,z ) = f ( x,y,z ) i + g ( x,y,z ) j + h ( x,y,z ) k dengan medan skalar f , g dan h
kontinu, maka besarnya kerja atau usaha, W yang dilakukan oleh F untuk
menggerakkan partikel dari titik A ke titik B sepanjang kurva C dicari sebagai berikut.
Misal
d
ds
r
T · . Maka besar usaha, ∆W yang dilakukan oleh F untuk
menggerakkan partikel dari titik P ( x,y,z ) sejauh ∆s sepanjang kurva C adalah :
∆ ∆ W · • F T s
Oleh karena itu, usaha yang dilakukan oleh F untuk menggerakkan partikel dari titik A
sampai titik B sepanjang kurva C diberikan :
W · • · • · •
∫ ∫ ∫
F T F
r
F r ds
d
ds
ds d
C C C

Bentuk integral di atas
dinamakan integral garis dari medan
vektor F atas kurva C.

Dari r = x i + y j + z k
didapatkan dr = dx i + dy j + dz k .
Maka besar usaha, W yang dilakukan
oleh gaya F sepanjang C adalah :



( ) W · • · + +
∫ ∫
F r d f x y z dx g x y z dy h x y z dz
C C
( , , ) ( , , ) ( , , )

Bila kurva C yang dinyatakan dengan persamaan parameter ( t ), x = x (t), y = y
(t) dan z = z (t) dengan a ≤ t ≤ b maka besar usaha :


#
vektor satuan adalah vektor yang mempunyai norm atau panjang satu

Z



P(x,y,z)
F
C T
r B
A
O Y
X
Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/




( )
( ) ( ) ( )
W · + +
· + +
¸
¸

_
,



C
a
b
f x y z dx g x y z dy h x y z dz
f x t y t z t
dx
dt
g x t y t z t
dy
dt
h x t y t z t
dz
dt
dt
( , , ) ( , , ) ( , , )
( ), ( ), ( ) ( ), ( ), ( ) ( ), ( ), ( )


Untuk medan vektor di ℜ
2
, F ( x,y ) = f ( x,y ) i + g ( x,y ) j , maka besar usaha
yang dilakukan gaya F ( x,y ) sepanjang kurva C yang dinyatakan oleh persamaan :
x = x(t) dan y = y(t) dengan a ≤ t ≤ b dituliskan :

( ) ( ) ( )
( ) ( )
W f x y dx g x y dy
f x t y t
dx
dt
g x t y t
dy
dt
dt
C
a
b
· +
· +
¸
¸

_
,



, ,
( ), ( ) ( ), ( )


Bila kurva C dinyatakan dalam bentuk y = v(x) dengan a ≤ x ≤ b maka x dapat
dipandang sebagai parameter, menggantikan parameter t. Sehinggga kurva C diberikan
dengan persamaan :

x = x , y = v(x) ; a ≤ x ≤ b

Besar usaha, W yang dilakukan oleh gaya F sepanjang kurva C adalah :

( ) ( ) ( ) W f x v x g x v x v x dx
a
b
· +

, ( ) , ( ) ' ( )

Contoh 2
Tentukan besarnya usaha yang dilakukan medan vektor ( gaya ) , F ( x,y ) = ( x + 2y ) i +
( x - y ) j untuk memindahkan partikel sepanjang kurva / lintasan C yang diberikan
dengan persamaan : x = 2 cos t , y = 4 sin t dengan 0
4
≤ ≤ t
π
.

Jawab :
( ) ( ) [ ]
( ) ( ) [ ]
W F dr x y dx x y dy
t t t t t t dt
C C
· • · + + −
· + − + − · −
∫ ∫

2
2 8 2 2 4 4 1
0
4
cos sin ( ) sin cos sin cos
π
π






Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/



Contoh 3
Hitung integral garis : ( ) yzdx xz dy xy dz
C
− +

bila C merupakan kurva yang dinyatakan
dengan persamaan : x e y e z e t
t t t
· · · ≤ ≤

, ;
3
0 1 dan .

Jawab :
( ) yzdx xzdy xy dz e dt e
C
t
− + · − · −
∫ ∫
3 1
3
0
1
3



Contoh 4
Tentukan besar usaha yang dilakukan oleh gaya F ( x,y ) = y i + x
2
j untuk memindahkan
partikel sepanjang kurva y = x
2
dari titik ( -2,4 ) ke titik ( 2,4 ).

Jawab :
( ) ( )
W ydx x dy x x dx
C
· + · + ·

∫ ∫
2 2 3
2
2
2
16
3



Teorema Green

Suatu kurva C dari titik A ( x
1
,y
1
) sampai titik B ( x
2
,y
2
) dinyatakan dengan
persamaan x = x(t) dan y = y(t) ; a ≤ t ≤ b dikatakan kurva tutup bila ujung-ujungnya
saling berimpit, yaitu A = B atau x
1
(a) = x
2
(b) dan y
1
(a) = y
2
(b). Kurva tutup C
dikatakan kurva tutup sederhana bila kurva tidak berpotongan kecuali pada ujung-
ujungnya.
Misal diberikan medan vektor di ℜ
2
, F ( x,y ) = f ( x,y ) i + g ( x,y ) j dengan
medan skalar f ( x,y ) dan g ( x,y ) kontinu dan mempunyai turunan parsial pertama
kontinu pada R ( Daerah R merupakan daerah yang dibatasi atau dilingkupi oleh kurva
tutup sederhana C ). Maka integral garis dari medan vektor F atas kurva tutup sederhana
C dengan arah positif ( arah positif dari lintasan tutup sederhana dapat diketahui bila
kita berjalan mengikuti larah lintasan tersebut daerah R selalu terletak di sebelah kiri kita
) dapat diselesaikan menggunakan integral rangkap dua berikut :

( ) f x y dx g x y dy
g
x
f
y
dA
C R
( , ) ( , ) + · −
¸
¸

_
,

∫ ∫∫






Bentuk di atas dinamakan Teorema Green ( di Bidang ).



Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/



Contoh 5
Hitung integral garis
( )
xy dx x y dy
C
2 2


, kurva C merupakan segmen garis dari titik
(0,0) ke ( 2,0 ) dan berakhir di ( 2,3 ).

Jawab :

C C C C ·
1 2 3
U U
dengan :
C
1
segmen garis dari ( 0,0 ) ke ( 2,0 )
C
2
segmen garis dari ( 2,0 ) ke ( 2,3 )
C
3
segmen garis dari ( 2,3 ) ke ( 0,0 )
Oleh karena itu, Bilamana integral garis
diselesaikan secara langsung didapatkan
perhitungan berikut :

( ) ( ) ( ) ( )
xy dx x y dy xy dx x y dy xy dx x y dy xy dx x y dy
C C C C
2 2 2 2 2 2 2 2
1 2 3
− · − + − + −
∫ ∫ ∫ ∫
Sedangkan bila digunakan teorema Green maka didapatkan :
( )
f x y xy
f
y
xy g x y x y
g
x
xy
R x y x y x
( , ) ; ( , )
, ,
· → · · → · −
· ≤ ≤ ≤ ≤
¹
'
¹
¹
;
¹
2 2
2 2
0 2 0
3
2





( )
xy dx x y dy xy dA xy dy dx
C R
x
2 2
0
2
0
3 2
4 4 18 − · − · − · −
∫ ∫∫ ∫ ∫
/


Dari bentuk teorema green di bidang, misal f ( x,y ) = -y dan g ( x,y ) = x. Maka :
( ) ( ) ( ) − + · − −
¸
¸

_
,
·
∫ ∫∫ ∫∫
y dx x dy
x
x
y
y dA dA
C R R




2 . Hal ini dapat disimpulkan bahwa
luas daerah yang dilingkupi lintasan tutup sederhana C yaitu daerah R mempunyai luas :

( ) Luas R · − +

1
2
y dx x dy
C


Contoh 6
Hitung luas Ellips yang dinyatakan dengan : x = a cos t , y = b sin t

Jawab :
Y


C
2


C
3

R

C
1
X


Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/



( ) ( )( ) ( )( ) [ ]
Luas · − + · − − ·
∫ ∫
1
2
1
2
0
2
y dx x dy a t b t b t a t dt ab
C
cos cos sin sin
π
π


Kebebasan Lintasan

Secara umum, integral garis dari medan vektor F sangat bergantung dari bentuk
kurva C yang diberikan walaupun ujung-ujung dari kurva sama. Berikut akan dibahas
syarat perlu dan cukup agar integral garis dari suatu medan vektor F atas kurva C bernilai
sama walaupun bentuk kurva berbeda asal ujung-ujungnya tetap. Hal ini, kita katakan
integral garis bebas kurva / lintasan / tapak.
Misal D merupakan daerah pada bidang XOY dan F( x,y ) = f( x,y ) i + g( x,y ) j
dengan medan skalar f ( x,y ) dan g ( x,y ) kontinu pada D. Maka integral garis :
( ) f x y dx g x y dy
C
( , ) ( , ) +


bebas lintasan di D bila terdapat fungsi P ( x,y ) ( disebut fungsi potensial ) sehingga
berlaku:






P x y
x
f x y
P x y
y
g x y
( , )
( , )
( , )
( , ) · · dan

Syarat di atas dapat juga dituliskan bahwa integral garis bebas lintasan bila berlaku :






f x y
y
g x y
x
( , ) ( , )
·
Dari deferensial total fungsi P ( x,y ), dP x y
P x y
x
dx
P x y
y
dy ( , )
( , ) ( , )
· +




. Maka
didapatkan : dP( x,y ) = f ( x,y ) dx + g ( x,y ) dy. Bila kurva C mempunyai arah dari titik
( x
1
, y
1
) ke titik ( x
2
, y
2
) maka :

( ) ( )
( )
( )
( )
( )
( ) ( )
f x y dx g x y dy f x y dx g x y dy
d P x y
P x y P x y
C x y
x y
x y
x y
( , ) ( , ) ( , ) ( , )
( , )
, ,
,
,
,
,
+ · +
·
· −
∫ ∫

1 1
2 2
1 1
2 2
2 2 1 1


Medan vektor F sehingga integral garis dari F atas lintasan C bebas lintasan
dinamakan Konservatif. Untuk medan vektor di ℜ
2
, F( x,y ) = f( x,y ) i + g( x,y ) j
konservatif bila dan hanya bila




f x y
y
g x y
x
( , ) ( , )
· . Sedangkan untuk medan vektor di
Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/




3
, F( x,y,z ) = f( x,y,z ) i + g( x,y,z ) j + h ( x,y,z ) k konservatif bila dan hanya bila
rot F = curl F = ∇ x F = 0 atau




g x y x
z
h x y z
y
( , , ) ( , , )
· ,




f x y x
z
h x y z
x
( , , ) ( , , )
· dan




g x y x
x
f x y z
y
( , , ) ( , , )
· .

Bila C merupakan kurva tutup dan medan vektor F ( di ℜ
2
atau ℜ
2
) konservatif
maka ( ) f x y dx g x y dy
C
( , ) ( , ) +

= 0
atau
( ) f x y z dx g x y z dy h x y z dz
C
( , , ) ( , , ) ( , , ) + + ·

0.
Permasalahan yang dihadapi disini adalah bagaimana menentukan fungsi
Potensial P bila F konservatif. Misal F( x,y ) = f( x,y ) i + g( x,y ) j konservatif. Maka
untuk menentukan fungsi P(x,y ) sehingga berlaku




P x y
x
f x y
P x y
y
g x y
( , )
( , )
( , )
( , ) · · dan dilakukan berikut.
Dari


P x y
x
f x y
( , )
( , ) · , misal P x y f x y dx f x y k y ( , ) ( , ) ( , ) ( ) · · +
∫ 1
. Maka




P x y
y
f x y
y
k y g x y
( , ) ( , )
' ( ) ( , ) · + ·
1
. Sehingga diperoleh bentuk k (y) berikut :
k y g x y
f x y
y
dy ( ) ( , )
( , )
· −
¸
¸

_
,




1
. Dengan cara sama dapat ditentukan fungsi potensial, P
dari medan vektor, F konservatif di ℜ
3
.


Contoh 7
Selidiki apakah medan vektor F konservatif. Bila ya, tentukan P ( fungsi potensial )
a. F ( x,y ) = 3 y i + 3 x j
b. ( )
( ) ( )
F i j k x y z e y yz xz e y xy
x x
, , cos sin · + + − +

Jawab :
a. f ( x,y ) = 3 y dan g ( x,y ) = 3x.
Karena




f
y
g
x
· · 3 maka F konservatif.
Misal P ( x,y ) fungsi potensial. Maka :
Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/




( ) P x y f x y dx y dx xy C y
P x y
y
g x y x C y x C y C
P x y xy C
, ( , ) ( )
( , )
( , ) ' ( ) ( )
( , )
· · · +
· ⇒ + · ⇒ ·
· +
∫ ∫
3 3
3 3
3


Jadi


b. f x y z e y yz
f
y
e y z
f
z
y
x x
( , , ) cos sin · + ⇒ · − + ·




dan
g x y z xz e y
g
x
z e y
g
z
x
x x
( , , ) sin sin · − ⇒ · − ·




dan
h x y z xy
h
x
y
h
y
x ( , , ) · ⇒ · ·




dan
Jadi F konservatif. Misal P ( x,y,z ) fungsi potensial. Maka

( )
P x y z e y yz dx e y xyz C y z
P
y
g x y z e y xz
C
y
e y xz C y z L z
P
z
h x y z xy L z xy L z C
P x y z e y xyz C
x x
x x
x
( , , ) cos sin ( , )
( , , ) sin sin ( , ) ( )
( , , ) ' ( ) ( )
( , , ) sin
· + · + +
· ⇒ − + + · − + ⇒ ·
· ⇒ + · ⇒ ·
· + +







Jadi



Soal latihan

( Nomor 1 sd 3 ) Hitung integral
( ) ( )
[ ]
x y dx y x dy
C
2 2
− + −

dengan lintasan C
menghubungkan titik (0,1) ke titik ( 1,2 ) berbentuk :

1. Garis lurus.
2. Garis lurus dari ( 0,1 ) ke ( 1,1 ) kemudian dari ( 1,1 ) ke ( 1,2 ).
3. Parabola x = t dan y = t
2
+ 1.

( Nomor 4 sd 6 ) Diketahui
( )
( )
( )
F i j k ( , , ) x y z x yz y xz xyz · − + + + − 3 6 2 3 1 4
2 2
. Hitung
F r •

d
C
dari titik ( 0,0,0 ) sampai titik ( 1,1,1 ) melalui lintasan C

4. x = t, y = t
2
, z = t
3
.
5. Garis lurus.
6. Garis lurus dari ( 0,0,0 ) sampai ( 0,0,1 ) kemudian menuju ( 0,1,1 ) seterusnya menuju
( 1,1,1 ).

Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/



( Nomor 7 sd 8 ) Hitung integral
( ) ( )
[ ]
2
2 2
xy x dx x y dy
C
− + +

.Lintasan C berupa
lengkung tertutup merupakan batas dari daerah yang dibatasi oleh y = x
2
dan y
2
= x.

7. Perhitungan langsung.
8. Gunakan teorema Green.

( Nomor 9 sd 14 ) Hitung integral garis berikut :

9. ( ) 3 2 xy dx xy dy
C
+

; C merupakan segiempat dibatasi oleh y = 1, y = 2, x = -2 , x = 4.
10.
( )
[ ]
x y dx x dy
C
2 2
− +

; C ≡ x
2
+ y
2
= 9
11. ( ) x y dx y x dy
C
cos sin −

; C kubus dengan titik sudut ( 0,0 ), ( 0, ½ π ), ( ½ π,½
π ) dan ( ½ π , 0 ).
12.
( )
[ ]
x y dx x dy
C
2
− +

; C ≡ x
2
+ y
2
= 4
13.
( ) ( )
[ ]
e y dx e x dy
x y
C
+ + +

2 2
; C ≡ y = x
2
dan y = x
14.
( ) ( )
[ ]
e y dx y x dy
x
C
− + +

3 3
cos ; C ≡ x
2
+ y
2
= 1

( Nomor 15 sd 19 ) Hitung integral berikut dengan mencari potensialnya terlebih dahulu.
15.
[ ]
e y dx e y dy
x x
sin cos
(
( , / )
+

0,0)
1 2 π

16.
[ ]
2
2
0,0)
3
xe dx x e dy
y y
+

(
( ,2)

17.
( )
( )
[ ]
6 2 9 4 1
3 2 2 2
0,0,0
111
xy z dx x y dy xz dz + + + +

(
( , , )

18. ( ) ( ) ( ) [ ] yz dx xz dy xy dz + + + + +

1 1 1
0,1
111
( ,0)
( , , )

19. ( ) ( ) ( ) [ ] y z dx x z dy x y dz + + + + +


(
( ,0, )
0,0,0)
1 π


Created by Abdulloh Karim
Facebook : Abdulloh Karim
Twitter : @AbdullohKarim
Website : http://el-fauzi.blogspot.com/

y ( t ))  dt  dt dt  a C b Bila kurva C dinyatakan dalam bentuk y = v(x) dengan a ≤ x ≤ b maka x dapat dipandang sebagai parameter. y . F ( x. y = 4 sin t dengan 0 ≤ t ≤ . menggantikan parameter t.y ) i + g ( x.y ) = f ( x. v ( x ) ) v '( x ) ) dx a Contoh 2 Tentukan besarnya usaha yang dilakukan medan vektor ( gaya ) . z ) dx + g ( x.blogspot. v( x ) ) + g( x . W yang dilakukan oleh gaya F sepanjang kurva C adalah : b W = ∫ ( f ( x . z) dy + h ( x .y ) j untuk memindahkan partikel sepanjang kurva / lintasan C yang diberikan π dengan persamaan : x = 2 cos t .W= ∫ ( f ( x.com/ . y (t ). y (t ). maka besar usaha yang dilakukan gaya F ( x. Sehinggga kurva C diberikan dengan persamaan : x = x . y .y ) = ( x + 2y ) i + ( x . y( t ) ) + g( x ( t ).y ) j . z ( t ) )  dt  dt dt dt  Untuk medan vektor di ℜ . z ) dz ) C b a dx dy dz   = ∫  f ( x ( t ). 4 Jawab : W = ∫ F • dr = ∫ ( x + 2 y ) dx + ( x − y ) dy C π C 4 [ ] = ∫ 0 [(2 cos t + 8 sin t )( −2 ) sin t + (2 cos t − 4 sin t) 4 cos t] dt = 1 − π Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi. z ( t ) ) + h( x( t ). z (t ) ) + g( x (t ).y ) sepanjang kurva C yang dinyatakan oleh persamaan : x = x(t) dan y = y(t) dengan a ≤ t ≤ b dituliskan : W= 2 ∫ ( f ( x . y( t ). y = v(x) . y . y ) dy) dx dy   = ∫  f ( x ( t ). y ) dx + g( x . a ≤ x ≤ b Besar usaha. F ( x.

y ) = y i + x j untuk memindahkan 2 partikel sepanjang kurva y = x dari titik ( -2.4 ) ke titik ( 2. Maka integral garis dari medan vektor F atas kurva tutup sederhana C dengan arah positif ( arah positif dari lintasan tutup sederhana dapat diketahui bila kita berjalan mengikuti larah lintasan tersebut daerah R selalu terletak di sebelah kiri kita ) dapat diselesaikan menggunakan integral rangkap dua berikut : C ∫ ( f ( x .y2 ) dinyatakan dengan 1 2 persamaan x = x(t) dan y = y .y ) kontinu dan mempunyai turunan parsial pertama kontinu pada R ( Daerah R merupakan daerah yang dibatasi atau dilingkupi oleh kurva tutup sederhana C ). Jawab : W = ∫ y dx + x 2 dy = ∫ x 2 + 2 x 3 dx = ( C ) ( −2 2 ) 16 3 Teorema Green Suatu kurva C dari titik A ( x .y ) j dengan medan skalar f ( x. Jawab : ∫ ( yz dx − xz dy + xy dz) = ∫ − 3 e3t dt = 1 − e 3 C 0 1 Contoh 4 2 Tentukan besar usaha yang dilakukan oleh gaya F ( x. yaitu A = B atau x1(a) = x2(b) dan y1(a) = y2(b).Contoh 3 Hitung integral garis : ∫ ( yz dx − xz dy + xy dz ) bila C merupakan kurva yang dinyatakan C dengan persamaan : x = e t .blogspot.com/ . 2 Misal diberikan medan vektor di ℜ . y = e3t dan z = e− t . a ≤ t ≤ b dikatakan kurva tutup bila ujung-ujungnya (t) saling berimpit. y ) dy) = ∫∫  ∂x − ∂y  dA   R  ∂g ∂f  Bentuk di atas dinamakan Teorema Green ( di Bidang ). Kurva tutup C dikatakan kurva tutup sederhana bila kurva tidak berpotongan kecuali pada ujungujungnya. F ( x.y1 ) sampai titik B ( x .y ) = f ( x.y ) dan g ( x. Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi. 0 ≤ t ≤ 1 .y ) i + g ( x. y ) dx + g ( x .4 ).

Maka : ∂ ∂ (− y dx + x dy ) = ∫∫  ∂x ( x ) − ∂y (− y) dA = 2∫∫ dA . misal f ( x. Bilamana integral garis diselesaikan secara langsung didapatkan perhitungan berikut : C2 C3 R C1 X C ∫ ( xy 2 dx − x 2 y dy = ) C1 ∫ ( xy 2 dx − x 2 y dy + ) C2 ∫ ( xy 2 dx − x 2 y dy + ) C3 ∫ ( xy 2 dx − x 2 y dy ) Sedangkan bila digunakan teorema Green maka didapatkan : ∂f ∂g f ( x.0 ) ke ( 2.0 ) Oleh karena itu. Jawab : Y C = C1 U C2 U C3 dengan : C1 segmen garis dari ( 0.3 ) ke ( 0.0 ) C2 segmen garis dari ( 2. kurva C merupakan segmen garis dari titik (0. 0 ≤ y ≤ x  2   ∫ xy 2 dx − x 2 y dy = ∫∫ − 4 xy dA = ∫ ∫ − 4 xy dy dx = −18 C R 0 0 ( ) 2 3x /2 ∫ C Dari bentuk teorema green di bidang.y ) = -y dan g ( x.y ) = x. y = b sin t Jawab : Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi.blogspot. y ) = xy 2 → = 2 xy . y ) = x2 y → = −2 xy ∂y ∂x 3   R = ( x .3 ) C3 segmen garis dari ( 2.0) ke ( 2.com/ .0 ) dan berakhir di ( 2.0 ) ke ( 2. y ) 0 ≤ x ≤ 2 .3 ). g ( x .Contoh 5 Hitung integral garis C ∫ ( xy 2 dx − x 2 y dy ) . Hal ini dapat disimpulkan bahwa     R R luas daerah yang dilingkupi lintasan tutup sederhana C yaitu daerah R mempunyai luas : Luas R = 1 2 ∫ (− y dx + x dy) C Contoh 6 Hitung luas Ellips yang dinyatakan dengan : x = a cos t .

y1) ( x2 . y ) dy) = ∫ ( f ( x. y ) ∂P( x . y2 ) = ∫ d P( x . y ) dan = g (x .y ). Hal ini.y ) = f( x.y ) = f ( x. y ) ( x1.y ) i + g( x.y ) kontinu pada D. y ) dy) C bebas lintasan di D bila terdapat fungsi P ( x. y2 ) ∫ ( f ( x . y ) ∂g (x . y ) dy ) C ( x1 .y ) dx + g ( x. y ) konservatif bila dan hanya bila = . y ) = ∂y ∂x ∂P( x .y ) = f( x. y1 ) = P( x2 . integral garis dari medan vektor F sangat bergantung dari bentuk kurva C yang diberikan walaupun ujung-ujung dari kurva sama. y2 ) − P( x1 .y ) dy. y ) dx + g ( x . Untuk medan vektor di ℜ . Berikut akan dibahas syarat perlu dan cukup agar integral garis dari suatu medan vektor F atas kurva C bernilai sama walaupun bentuk kurva berbeda asal ujung-ujungnya tetap. F( x. y ) ∂P ( x .y ) j ∂f ( x . y ) = ( x2 . y ) dx + dy . y1 ) ke titik ( x2.y ) dan g ( x. y ) dx + g ( x . Maka ∂x ∂y didapatkan : dP( x.y ) ( disebut fungsi potensial ) sehingga berlaku: ∂P (x .y ) j dengan medan skalar f ( x. Maka integral garis : ∫ ( f ( x . y1) Medan vektor F sehingga integral garis dari F atas lintasan C bebas lintasan 2 dinamakan Konservatif. y ) ∂x ∂y Syarat di atas dapat juga dituliskan bahwa integral garis bebas lintasan bila berlaku : ∂f ( x . Sedangkan untuk medan vektor di ∂y ∂x Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi. dP( x . Misal D merupakan daerah pada bidang XOY dan F( x.1 Luas = 2 ∫ C 1 2π ( − y dx + x dy ) = 2 ∫ ( a cos t)(b cos t) − (b sin t)( − a sin t) dt = π a b [ ] 0 Kebebasan Lintasan Secara umum.blogspot. y ) dx + g ( x . y ) ∂g (x .y ) i + g( x. Bila kurva C mempunyai arah dari titik ( x1. kita katakan integral garis bebas kurva / lintasan / tapak. y2 ) maka : Dari deferensial total fungsi P ( x. y ) = f ( x.com/ .

y . y ) + k ( y ) . y )  k ( y) = ∫  g ( x . y) dx + g( x . z ) rot F = curl F = ∇ x F = 0 atau = .y ) fungsi potensial. f ( x. F( x . y ) dx = f 1 ( x .y. ∂y ∂x Misal P ( x.y ) i + g( x.ℜ . z) dy + h( x . y ) . z ) dz ) = 0 . x ) ∂h( x. ∂x ∂y ∂P( x . y ) = ∫ f (x . tentukan P ( fungsi potensial ) a. y . Maka : ( ) ( ) Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi. Maka untuk menentukan fungsi P(x. y.z ) k konservatif bila dan hanya bila ∂g ( x . Misal F( x. y . y ) dy) = 0 C atau ∫ ( f ( x .y.com/ . y ) dan = g ( x . misal P ( x . x ) ∂h( x .y ) sehingga berlaku ∂P (x .y ) j konservatif. F( x. y .y ) = 3 y dan g ( x. y ) = + k ' ( y ) = g ( x .y. x ) ∂f ( x. Maka ∂x ∂P (x . y ) = f ( x.y ) = 3 y i + 3 x j b. y ) ∂P ( x . y . z) = ex cos y + yz i + xz − ex sin y j + xy k Jawab : a. Dengan cara sama dapat ditentukan fungsi potensial.y ) = f( x. z) = . y) . y ) dilakukan berikut.z ) i + g( x. y .z ) j + h ( x. = dan ∂z ∂y ∂z ∂x ∂g ( x .z ) = f( x. y ) Dari = f ( x . Bila ya. z) ∂f ( x . 3 Contoh 7 Selidiki apakah medan vektor F konservatif.y. y ) ∂f1 ( x . ∂x ∂y Bila C merupakan kurva tutup dan medan vektor F ( di ℜ atau ℜ ) konservatif 2 2 3 maka ∫ ( f ( x . z) dx + g ( x . Sehingga diperoleh bentuk k (y) berikut : ∂y ∂y  ∂f ( x .y ) = 3x.blogspot. y . y . ∂f ∂g Karena = = 3 maka F konservatif. P  ∂y  dari medan vektor. F ( x. F konservatif di ℜ . y ) − 1  dy . y . C Permasalahan yang dihadapi disini adalah bagaimana menentukan fungsi Potensial P bila F konservatif.

y) = ∫ f ( x. 5. y ) dx = ∫ 3 y dx = 3xy + C( y) ∂P( x .0. y.1 ).0. y = t . ( Nomor 4 sd 6 ) Diketahui F( x .2 ).0 ) sampai ( 0. z) = xz − e x sin y ⇒ = z − e x sin y dan =x ∂x ∂z ∂h ∂h h( x . y .1. 2. z) = ∫ ( ex cos y + yz ) dx = e x sin y + xyz + C ( y .1 ) ke ( 1. y .2 ) berbentuk : 1. 6. z ) = L( z ) ∂y ∂y ∂P = h( x . Maka P (x . z ) = e x sin y + xyz + C Soal latihan ( Nomor 1 sd 3 ) Hitung integral [( x2 − y) dx + ( y2 − x) dy] C ∫ dengan lintasan C menghubungkan titik (0.0. y . Garis lurus.1 ) melalui lintasan C 2 3 4. Garis lurus dari ( 0. f ( x.1 ) kemudian menuju ( 0. y ) ⇒ 3x + C '( y) = 3 x ⇒ C( y ) = C ∂y Jadi P( x . Parabola x = t dan y = t + 1.1. y . y .1. Misal P ( x.com/ .1 ) ke ( 1. Hitung ( ) ( ) ∫ F • dr C dari titik ( 0.1) ke titik ( 1.y. Garis lurus dari ( 0.P( x . y ) = g( x . Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi. z ) = 3x 2 − 6 yz i + ( 2 y + 3xz ) j + 1 − 4xyz 2 k . z ) = xy ⇒ = y dan =x ∂x ∂y Jadi F konservatif.z ) fungsi potensial.1 ) kemudian dari ( 1. z) = e x cos y + yz ⇒ ∂f ∂f = −e x sin y + z dan =y ∂y ∂z ∂g ∂g g ( x. y . Garis lurus. y . x = t. z = t . 2 3. z ) ⇒ xy + L ' ( z ) = xy ⇒ L (z ) = C ∂z Jadi P( x . y) = 3xy + C b.blogspot. z ) ⇒ − ex sin y + xz + = − ex sin y + xz ⇒ C( y . z ) ∂P ∂C = g ( x .1 ) seterusnya menuju ( 1.0 ) sampai titik ( 1.

Lintasan C berupa C ∫ 2 2 lengkung tertutup merupakan batas dari daerah yang dibatasi oleh y = x dan y = x.( Nomor 7 sd 8 ) Hitung integral [( 2xy − x2 ) dx + ( x + y2 ) dy] .0.½ C [( x2 − y) dx + x dy] .0..0) (−1.0 ). ∫ (111) . ( 0. C ≡ x + y = 9 C ∫ 2 2 ∫ (x cos y dx − y sin x dy ) ∫ . 11.blogspot. [( 6xy3 + 2z 2) dx + 9x2y2 dy + ( 4xz + 1) dz] (0.0) Created by Abdulloh Karim Facebook : Abdulloh Karim Twitter : @AbdullohKarim Website : http://el-fauzi. ( 0. C [( x2 − y2 ) dx + x dy] . y = 2. ∫ [( e x − y 3 ) dx + ( cos y + x 3) dy ] . ( ½ π. 0 ). ∫ [( yz + 1) dx + ( xz + 1) dy + ( xy + 1) dz ] ∫ [( y + z ) dx + ( x + z ) dy + ( x + y ) dz] (0. ∫ (3xy dx + 2xy dy) . C kubus dengan titik sudut ( 0. C merupakan segiempat dibatasi oleh y = 1. ½ π ). 2 2 2 2 2 π ) dan ( ½ π .1. 7. C ≡ x + y = 4 C 13.π ) 19. . 18.0) (3.com/ .0) ∫ 17. ∫ ( 0.0. 10. 8. x = 4. C ≡ y = x dan y = x C 14. Perhitungan langsung. ∫ [( e x + y 2 ) dx + ( e y + x 2 ) dy ] .0 (111) . C ≡ x + y = 1 C 12.π / 2 ) 15. (1.2) [ex sin y dx + ex cos y dy] 16. [2xey dx + x2 ey dy] (0. x = -2 . ( Nomor 9 sd 14 ) Hitung integral garis berikut : 9. Gunakan teorema Green. ( Nomor 15 sd 19 ) Hitung integral berikut dengan mencari potensialnya terlebih dahulu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->