Makalah Pengertian Baik dan Buruk

12/15/2011 Berry Hardisakha No comments Pengertian Baik dan Buruk . Bagaimana sih pengertian baik dan buruk yang berdasarkan pada islam ? nah ini akan saya share lagi mengenai pelajaran akhlak saya dan tentunya ini makalah yang bersumber dari mata kuliah akhlak . berikut materinya : Pengertian Baik dan Buruk : Dari segi bahasa, baik adalah terjemahan dari kata khair dalam bahasa arab, atau good dalam bahasa inggris. Louis Ma’luf dalam kitabnyan Munjid, mengatakan bahwa yang disebut baik itu adalah sesuatu yang telah mencapai kesempurnaan. Sementara itu dalam Webster’s New Twentieth Century Dictionary, dikatakan bahwa yang disebut baik itu adalah sesuatu yang menimbulkan rasa keharuan dalam kepuasan, kesenangan, persesuaian dan seterusnya. Selanjutnya yang baik itu juga adalah sesuatu yang mempunyai nilai kebenaran atau nilai yang diharapkan dan memberi kepuasan. Yang baik itu dapat juga berarti sesuatu yang sesuai dengan keinginan. Dan yang disebut baik itu dapat pula berarti sesuatu yang dapat mendatangkan rahmat, memberi perasaan senang atau bahagia. Dan ada pula mendapat yang mengatakan kebaikan itu adalah sesuatu ynag di inginkan, yang diusahakan dan menjadi tujuan manusia. Beberapa kutipan diatas menggambarkan bahwa yang disebut baik atau kebaikan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan yang luhur, bermartabat, menyenangkan, dan disukai manusia. Mengetahui yang baik sebagaimana disebutkan diatas akan mempermudah dalam mengetahui yang buruk. Dalam bahasa arab, yang buruk itu dikenal dengan istilah syarr dan diartikan sebagai sesuatu yang tidak baik, yang tidak seperti seharusny, tak sempurna dalam kualitas, dibawah standar, kurang dalam nilai, tak mencukupi, keji, jahat, tidak bermoral, tidak menyenangkan, tidak dapat disetujui, tidak dapat diterima, sesuatu yang tercela, lawan dari baik, dan merupakan sesuatu yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku. Dengan demikian yang dikatakan buruk itu adalah sesuatu yang dinilai sebaliknya dari yang baik, dan tidak disukai kehadirannya oleh mausia. Beberapa definisi tersebut memberikan kesan bahwa sesuatu yang disebut baik atau buruk itu relative sekali, karena tergantung pada pandangan dan penilaian masing-masing yang merumuskannya. Dengan demikian nilai baik atau buruk menurut pengertian tersebut bersifat subyektif, karena tergantung kepada individu yang menilainya. Maka tergantung kita pilih jalan kebaikan atau keburukan, seperti pada firman Allah berikut : "Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan "(al-Balad : 10). Yang dimaksud dengan dua jalan ialah jalan kebajikan dan jalan kejahatan. Walaupun kedua potensi ini terdapat dalam diri manusia, namun ditemukan isyarat-isyarat dalam Al-Quran bahwa kebajikan lebih dahulu menghiasi diri manusia daripada kejahatan, dan bahwa manusia pada dasarnya cenderung kepada kebajikan.

Kecenderungan manusia kepada kebaikan terbukti dari persamaan konsep-konsep pokok moral pada setiap peradaban dan zaman. Perbedaan terjadi terletak pada bentuk, penerapan, atau pengertian yang tidak sempurna terhadap konsep-konsep moral. demikian mengenai Pengertian Baik dan Buruk yang berry blog share, semoga ini bermanfaat. Posted in: akhlak,pandangan islam
http://www.berryhs.com/2011/12/pengertian-baik-dan-buruk.html

dan sekarang saya akan membahas mengenai cara penentuaanya. dan kalau perlu dihukum secara adat. minum. Dengan merujuk kepada berbagai kutipan tersebut diatas beberapa aliran filsafat ynag mempengaruhi pemikiran akhlak tersebut dikemukakan secara ringkas sebagai berikut : 1) Baik Buruk Menurut Aliran Adat Istiadat (Sosialisme) Menurut aliran ini baik atau buruk ditentukan berdasarkan adat istiadat ynag berlaku dan ditentukan berdasarkan adat istiadat yang berlaku dan dipegang teguh oleh masyarakat. dan orang yang menentang dan tidak mengikuti adat istiadat dipandang buruk. bertandang dan sebgainya. Munculnya paham ini bertolak dari anggapan karena masyarakat itu terdiri dari manusia.Penentuan Baik dan Buruk 12/15/2011 Berry Hardisakha 1 comment Penentuan Baik dan Buruk .morang yang mengikuti cara-cara demikianlah yang disebut orang baik dan sebaliknya. menyebutkan ada empat aliran filsafat yaitu adat kebiasaan. Keadaan ini menurut Poedjawijatna berhubungan rapat dengan pandangan filsafat tentang manusia dan ini tergantung pula dari metafisika pada umumnya. hedonisme. Ahmad Amin sependapat dengan Asmaran As ynag membagi aliran filsafat yang mempengaruhi penentuan baik dan buruk itu menjadi empat. Kelompok yang menilai baik dan buruk berdasarkan adat istiadat ini dalam tinjauan filsafat dikenal dengan istilah aliran sosialisme. Aliran ini tidak mengatakan bahwa semua perbuatan mengandung kelezatan. 2) Baik Buruk Menurut Aliran Hedonisme Aliran hedonisme adalah aliran filsafat yang terhitung tua. utilitarianisme. hedonisme. utilitarianisme dan evolusi. Poedjawijatna lebih lanjut mneyebutkan sejumlah pandangan filsafat yang digunakan dalam menilai baik dan buruk yaitu hedonisme. Sementara itu Asmaran As. Orang yang mengikuti dan berpegang teguh pada adat dipandang baik. kenikmatan dan kepuasan nafsu biologis. makna. intuisi dan evolusi. khusunya pemikiran filsafat Epicurus (341-270 SM). maka ada yang berpendapat bahwa masyrakatlah yang menentukan baik buruknya tindakan manusia yang menjadi anggotanya. religiosisme dan humanism. sosialisme. vitalisme. berkembang pula patokan yang digunakan orang dalam menentukan baik dan buruk. bagaimana cara Penentuan Baik dan Buruk dalam kehidupan ini dengan berdasarkan islam pula ? nah kembali saya membahas mengenai baik dan buruk dimana sebelumnya saya sudah membahas mengenai pengertian Baik dan Buruk . yaitu adat istiadat. Menurut paham ini banyak yang disebut perbuatan yang baik adalah perbuatan yang banyak mendatangkan kelezatan. melainkan ada juga yang mendatangkan . karena berakar pada pemikiran filsafat Yunani. Di dalam masyarakat kita jumpai adat istiadat mengenai tata cara berpakaian. ynag selanjutnya dikembangkan oleh Cyrenics sebagaimana telah diuraikan. berikut materi akhlak saya ini yang bersumber dari mata kuliah akhlak : Penentuan Baik dan Buruk : Seiring dengan perkembangan pemikiran manusia.

kekuatan itu adalah batin. Menurutnya kekuatan itu tidak berupa emosi dan rasio. Akal adalah hasil perolehan . Namun demikian Epicurus lebih mementingkan kelezatan akal dan rohani ketimbang kelezatan badan. maka ynga dilakukan adalah yang mendatangkan kelezatan. Tetapi etika adalah ilham-ilham intuisi. dan apabila ia disuruh memilih manakah perbuatan yang harus dilakukan. sedangkan intuisi adalah fitri dan intrinsic dalam batin manusia. sebagaimana kita diberi mata untuk melihat dan diberi telinga untuk mendengar. Juga buka rasional berdasarkan kehendak sebagaimana yang dikatakan filosof. Paham ini berpendapat bahwa pada setiap manusia mempunyai kekuatan insting batin yang dapat membedakan baik dan buruk dengan sekilas pandang. Dengan demikian pandangan aliran hedonism tentang kelezatan ini sifatnya masih bercorak ilmiah dan intelektualistik Pada tahap selanjutnya paham hedonisme ini ada yang bercorak individual dan universal. Poedjawijatna mengatakan bahwa menurut aliran ini yang baik adalah ayng sesuai dengan kodrat manusia yaitu kemnausiaannya yang cenderung kepada kebaikan. Menurut paham ini perbuatan yang baik adalah perbuatan yang sesuai dengan penilaian yang diberikan oleh hati nurani atau kekuatan batin yang ada dalam dirinya. Paham ini selanjutnya dikenal dengan paham humanisme. Oleh karena itu kelezatan akal dan rohani itu lebih lama dan lebih kekal daripada kelezatan badan. Corak kedua (universalistis hedonisme) memandang bahwa perbuatan baik itu adalah yang mengutamakan mencari kebahagiaan yang sebesar-besarnya untuk sesame manusia. Kekuatan itu tidak ada kaitannya dengan akal. bahkan segala makhluk yang berperasaan. Epicurus sebagai peletak dasar paham ini mengatakan bahwa kebahagiaan atau kelezatan itu adalah adalah tujuan manusia. Murthadha dan Murthahhari dalam bukunya berjudul Falsafah Akhlah ia mengatakan etika adalah tidak emosionalistik seperti dalam falsafah etika hindu dan Kristen. Seperti pada firman Allah berikut : . Corak pertama berpendapat bahwa yang dipentingkan terlebih dahulu adalah mencari sebesar-besranya kelezatan dan kepuasan untuk diri sendiri dan segenap upaya yang dilakukan untuk mencapainya. tidak etrambil dari keadaan diluarnya Kita diberikan kemampuan untuk membedakan antara baik dan buruk. Menurutnya al-Qur’an menyatakan bahwa manusia di anugrahi sejumlah ilham fitrah. Secara batin setiap orang pasti tidak akan dapat membohongi suara hatinya. karena badan itu terasa dengan lezat dan derita selama adanya kelezatan dan penderitaan itu saja. Kekuatan itulah yang memberi perintah didalam diri manusia. Kekuatan batin ini adalah kekuatan yang telah ada dalam jiwa manusia. Dan perbuatan buruk adalah perbuatan yang menurut hati nurani di pandang buruk. 3) Baik Buruk Menurut Paham Intuisisme (Humanisme) Intuisi adalah merupakan kekuatan batin yang dapat menentukan sesuatu sebagai baik dan buruk dengan sekilas tanpa melihat akibatnya. Dengan demikian ukuran baik buruk suatu perbuatan menurut paham ini adalah tindakan yang sesuai dengan derajat manusia. Selanjutnya Muthahhari menilai paham baik buruk berdasrakan intuisi sebagai sejalan dengan al-Qur’an. Tidak ada kebaikan dalam hidup selain kelezatan dan tidak ada keburukan kecuali penderitaan.kepedihan. Akal dan rohani dapat merancang dan merencanakan kelezatan. dan tidak menentang atau mengurangi keputusan hati.

Dalam abad sekarang ini kemajuan dibidang teknik cukup meningkat dan kegunaanlah ynag menentukan segalanya. bahwa kebajikan lebi dahulu menghiasi diri manusia daripada kejahatan dan bahwa pada dasarnya manusia cenderung kepada kebajikan. Namun demikian paham ini terkadang cenderung extrim dan melihat kegunaan hanya dari sudut pandang materialistik. • John Stuart Mill (1806-1873) Menurut Mill kebahagian tidak hanya diukur melalui kuantitas. . akan memiliki daya intuisi yang lenih tajam dan menghasilkan penilaian yang positif dan produktif terhadap berbagai masalah yangdihadapinya. Selain itu paham ini juga menggunakan apa saja yang dianggap ada gunanya. Namun demikaian kegunaan dalam arti bermanfaat yang tidak hanya berhubungan dengan materi melainkan juga dengan yang bersifat rohani agar bisa diterima. Quraishi Shihab juga sependapat dengan Muthahhari. Dalam masyarakat yang sudah maju.7. dimana ilmu penegtahuan dan keterampilan sudah mulai banyak dimiliki oleh masyarakat. Paham ini lebih lanjut kepada sikap binatang. tetapi perlu dipertimbangkan pula kualitasnya. 4) Baik Buruk Menurut Paham Utilitarianisme Secara harfiah utilis berarti berguna. Kebahagiaan yang menjadi norma etis adalah kebahagiaan semua orang yang terlibat dalam suatu kejadian. 5) Baik Buruk Menurut Paham Vitalisme Menurut paham ini yang baik adalah yang mencerminkan kekuatan dalam hidup manusia. karena kesenangan ada yang tinggi dan ada pula yang rendah mutunya. Paham penentuan baik buruk berdasarkan nilai guan ini mendapatkan perhatian dimasa sekarang. Mereka yang senantiasa membersihkan dirinya dan berupayab mendekatkan diri pada Tuhan. Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya). Dan kegunaan bisa juga diterima jika yang diguankan itu hal-hal ynag tidak manimbulkan kerugian bagi orang lain. yang berlaku hokum siapa yang kuat dialah yang baik. paham vitalisme tidak akan mendapat tempat lagi. menurutnyan kita dapat berkata bahwa secara nyata terlihat dan sekaligus kita ketahui bahwa terdapat manusia yang berkelakuan baik dan yang buruk. (Asy-Syam : 7-8). Menurut paham ini yag baik adalah yang berguna. Dengan mengikuti uraian tersebut kita dapat berpendapat bahwa penentuan baik dan buruk yang berdasarkan intuisi ini dapat menghasilkan penentuan baik dan buruk secara universal atau berlaku bagi masyarakat pada umunya. 8. Quraishi Shihab lebih lanjut mangatakan walaupuan kedua potensi ini terdapat dalam diri manusia namun ditemukan isyarat-isyarat dalam al-Qur’an . Ukuran baik dan buruk itu kelezatan yang terbesar bagi bilangan yang terbanyak. Tokoh-tokoh dalam paham ini antar lain: • Jeremy Betham (1748-1832) Betham memandang kebahagiaan diukur secara kuantitatif. dan digeser dengan pandangan yang bersifat demokratis. Nabi misalnya menilai bahwa orang yang baik adalah orang yang member manfaat pada orang lain. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

6) Baik Buruk Menurut Paham Religiosisme Menurut paham ini yang dianggap baik adalah perbuatan yang sesuai kehendak Tuhan. sehingga dengan demikian sampailah ia kepada kesempurnaan atau kebahagiaan yang emnjadi tujuanny. -Perjuangan hidup -Kekal bagi yang lebih pantas Berdasarkan cirri-ciri hokum alam yang etrus berkembang ini dipergunakan untuk menentukan baik dan buruk. 7) Baik dan Buruk Menurut Paham Evolusi Menurut mereka yang menganut paham ini segala sesuatu dialam mengalami evolusi yaitu berkembanng dari apa adanya menuju kepada kesempurnaan. Cita-cita manusia dalam hidup ini menurut paham ini adalah untuk mencapai kesenangan dan kebahagiaan.com/2011/12/penentuan-baik-dan-buruk. semoga bermanfaat untuk sobt semua . Menurut Poedjawijatna aliran ini dianggap paling baik dalam praktek. Dikatakan bahwa perkembangan alam didasari oleh ketentuan-ketentuan berikut : -Ketentuan alam maksudnya yaitu bahwa alam yang menyaring segala yang maujud mana yang bertahan dialah yang terus hidup. Budha Yahudi. Ia memberikan penjelasan tentnag hal ini dalam bukunya The Origin of Species. Dalam paham ini keyakinan Teologis yakni keimanan kepada Tuhan sangat memegang peranan penting. Namun sayang nya paham ini tidak umum dari ukuran baik dan buruk yang digunakan. demikian penjelasan dari makalah Penentuan Baik dan Buruk . Diketahui bahwa didunia ini terdapat bermacam-macam agama dan masing-masing agama menentukan baik dan buruk menurut ukurannya masing-masing agama Hindu.berryhs. Namun ikut serta nya berubah dan berkembangnya ketentuan baik buruk sesuai dengan perkembangan ini akan berakibat menyesatkan. Kristen dan Islam misalnya masing-masing memiliki pandangan dan tolak ukur tentang baik dan buruk dimana satu dan lainnya berbeda. Dalam sejarah paham evolusi Darwin (1809-1882) adalah seorang ahli pengetahuan ynag paling banyak mengemukakan teorinya.html . Herbert Spencer (1820-1903) salah seorang ahli filsafat Inggris yang berpendapat evolusi ini mengatakan bahwa perbuatan akhlak itu tumbuh secara sederhana. karena tidak mungkin orang mau berbuat sesuai dengan kehendak Tuhan. Posted in: akhlak. jika yang bersangkutan tidak beriman kepada-Nya.pandangan islam http://www. karena ada yang dikembangkan itu boleh jadi tidak sesuai dengan norma ynag berlaku secara umum dan telah diakui kebenarannya. sedang perbuatan buruk adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Menjadi suatu keharusan bagi paham ini untuk mengubah dinya menurut keadaan yang ada disekelilignya. kemudian berangsur meningkat sedikit demi sedikit berjalan keb arah cita-cita yang dianggap sebagai tujuan.

Untuk itu pada makalah ini akan dibahas pengertian baik dan buruk. sehingga dikatakan bahwa ilmu akhlak ini membahas tentang tingkah laku dan perbuatan manusia dan menetapkannya baik atau buruk. Pembahasan masalah ini kita masukkan disini karena berkaitan dengan pembahasan tentang akhlak. 2. Latar Belakang Baik dan buruk merupakan dua istilah yang banyak digunakan untuk menentukan suatu perbuatan yang dilakukan seseorang. ukuran untuk menilai baik dan buruk.BAB I Pendahuluan 1. sifat baik dan buruk. Tujuan . Kita misalnya mengatakan orang itu baik dan orang itu buruk. serta pandangan islam mengenai baik dan buruk. Masalahnya apakah yang disebut baik dan buruk itu? Dan apa ukuran atau indicator yang dapat digunakan untuk menilai pebuatan itu baik atau buruk? Dan apakah baik dan buruk itu merupakan sesuatu yang mutlak atau relative? Dan bagaimana pandangan islam terhadap baik dan buruk berikut hal-hal yang tekait dengan keduanya itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dicarikan jawabannya sehingga pada saat kita menilai sesuatu itu baik atau buruk memiliki patokan atau indicator yang pasti.

Dan selain itu ada pula pendapat yang mengatakan bahwa secara umum bahwa yang disebut baik atau kebaikan adalah sesuatu yang diiginkan. apabila kebaikan itu bagi seseorang menjadi kebaikan yang kongkret 6. 3. Selanjutnya yang baik itu juga adalah suatu yang mempunyai nilai kebenaran atau nilai yang diharapkan yang memberikan kepuasan 3. 3. Dengan . jika tingkah laku tersebut menuju kesempurnaan manusia. Sementara itu dalam Websters New Twentieth century dictionary. memberikan perasaan senang atau bahagia5. Permasalahan Pada makalah ini penulis mengemukan beberapa permasalahan. 2. yaitu: 1. Yang baik itu juga dapat diartikan sesuatu yang sesuai dengan keinginan 4. Apakah pengertian baik dan buruk Bagaimana penentuan baik dan buruk Bagaimana sikap baik dan buruk Bagaimana baik dan buruk dalam ajaran islam BAB II ISI DAN PEMBAHASAN 1. Munjid. atau good dalam bahasa inggris. kesenangan. dikatakan bahwa baik adalah suatu yang menimbulkan rasa keharuan dalam kepuasan. Pengertian baik dan buruk 8 Dari segi bahasa baik adalah terjemahan dari kata khair dalam bahasa arab. 4. Louis Ma’luf dalam kitabnya. Kebaikan disebut nilai (value). yang diusahakan dan menjadi tujuan manusia. persesuaian dan seterusnya2. Dan disebut baik itu juga dapat pula berarti sesuatu yang mendatangkankan rahmat.Penulis membuat makalah yang bertujuan untuk menentukan kadar baik buruk seseorang dalam kategori islam yang berpedoman kepada al-qur’an dan Hadist. mengatakan bahwa yang disebut baik adalah sesuatu yang telah mencapai kesempurnaan 1. Tingkah laku manusia adalah baik.

dan perlu dihukum secara adat. Orang yang mengikuti cara yang demikian itulah yang dianggap baik. mengdidik anak-anaknya secara adat istiadat. dibawah standar. menanamkan perasaan mereka bahwa adat akan membawa kepada kesucian sehingga apabila seseorang menyalahi adat sangat dicela dan dianggap keluar dari golongan bangsanya9. tidak dapat disetujui. tak sempurna dalam kwalitas. makan. tidak bermoral.demikian dapat kita simpulkan bahwa yang disebut baik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan yang luhur. yang tercela dan perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku. Didalam masyarakat kita jumpai adat istiadat ang berkenaan dengan cara berpakaian. Ahmad Amin mengatakan bahwa setiap bangsa menpunyai adat dan menganggap baik jika. Definisi kebaikan tersebut terkesan antroposentris. kurang dalam nilai. jahat. . Dengan demikian yang dikatakan buruk adalah suatu yang dinilai sebaliknya dari yang baik dan tidak disukai kehadirannya. tidak dapat diterima. dan diartikan sebagai sesuatu yang tidak baik. keji. Orang yang mengikuti adapt dipandang baik dan yang menentang dianggap buruk. tidak seperti yang seharusnya. Baik buruk menurut aliran adat istiadat (sosialisme) Menurut aliran ini baik buruk ditentukan berdasarkan adapt istiadat yang berlaku dan dipegang teguh oleh masyarakat. istilah buruk dikenal dengan syarr. dan sebagainya. Kelompok yang menilai baik dan buruk berdasarkan adat istiadat ini dalam tinjauan filsafat dikenal dengan istilah aliran sosialisme. tidak menyenangkan. minum. Mengetahui sesuatu yang baik sebagaimana yang disebutkan diatas akan mempermudah dalam mengetahui yang buruk. cakap-cakap. tak mencukupi. Penentuan baik dan buruk 1. Dalam bahasa arab. 2. yakni memusat dan bertolak dari sesuatu yang menguntungkan dan membahagiakan manusia. bermartabat. menyenangkan dan disukai manusia.

Dengan sekilas tampa melihat buah atau akibatnya 9. dermawan. 3. yang selanjutnya dikembangkan oleh cyrenics dan belakangan ditumbuh kembangkan oleh Freud 10. Poedjawijatna mengatakan bahwa menurut aliran ini yang baik adalah yang sesuai dengan kodrat manusia. lalu menetapkan hukum baik dan buruknya. Oleh karna itu kebanyakan manusia sepakat mengenai keutamaan seperti benar. Penentuan terhadap baik buruknya tindakan yang kongkret adalah perbuatan yang . Paham ini berpendapat bahwa pada setiap manusia mempunyai kekuatan instinct batin yang dapat membedakan baik dan buruk dengan sekilas pandang10. Apabila ia melihat suatu perbuatan. kelezatan dan kepuasan nafsu biologis. Baik dan buruk menurut paham intuisisme (humanisme) Intuisi adalah kekuatan batin yang dapat menentukan sesuatu sebagai baik atau buruk. karena pengaruh masa dan lingkungan.2. kikir dan pengecut. Epicurus sebagai peletak dasar paham ini mengatakan bahwa kebahagian atau kelezatan itu adalah tujuan manusia. Tidak ada kebaikan dalam hidup selain kelezatan dan tidak ada keburukan kecuali penderitaan. Baik buruk menurut aliran Hedonisme Aliran Hedonisme adalah aliran filsafat yang terhitung tua karena berakar pada filsafat yunani. sementara hedonisme model kedua yang sosialistik banyak mewarnai masyarakat eropa yang komunis. Kekuatan batin atau yang disebut juga sebagai kata hati adalah merupakan potensi rohaniah yang secara fitrah telah ada pada diri setiap orang. khususnya pemikiran filsafat Epicurus ( 341-270 SM). akan tetapi pada dasarnya ia tetap sama dan berakar pada tubuh maanusia. Kekuatan batin ini terkadang berbeda refleksinya. Hedonisme model pertama yang individualistik lebih banyak mewarnai masyarakat barat yang bercorak liberal dan kapitalis. ia mendapat semacam ilham yang dapat memberitahu nilai perbuatan itu. Paham ini menyatakan perbuatan baik adalah perbuatan yang banyak mendatangkan kenikmatan. yaitu kemanusiaannya cenderung kepada kebaikan. berani dan mereka juga sepakat menilai buruk terhadap suatu perbuatan yang salah.

Diketahui didunia ini terdapat bermacam-macam agama .( HR.Yahudi. Sifat Dari Baik Dan Buruk .dan jika berlaku bagi masyarakat dan Negara disebut social. Pada masa sekarang ini.Kegunn bisa diterima jika hal-hal yang digunakan tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain.Namun demikian paham ini cenderung ektrim dan melihatkegunaan hanya dari sudut pandang materialistik. Baik buruk menurut paham Religiosisme.sesuai dengan kata hati orang yang bertindak.Budha.Agama Hindu. C.yakni keimanan kepada tuhan memegang peranan penting.karna tidak mungkin orang mau babuat sesui dengan kehendak tuhan jika bersangkutan tidak beriman kepadaNya.dan kegunaanlah yang menentukan segala-galanya.sedangkan perbuatan buruk adalah sebaliknaya.jika suatu ketika seseorang yang mengatakan sesuatu yang bukan sebenarnya.kemajuan dibidang teknik cukup meningkat.masing-masing memiliki tolak ukur tentang baik dan buruk yang dengan yang lainnya berbeda-beda.Dalam paham ini keyakianan teologis. Menurut paham ini yang dianggap baik adalah perbuatan yang sesuai dengan kehendak tuhan.dan masing-masimg menentuken bik dan buruk menurut ukurannya masing-masing.disebut individual. tetapi kata hatinya tetap tidak mengakui kebohongan itu. 5. Baik dan buruk menurut paham Utilitarianisme Secara harfiah berarti berguna. dan tidak menentang atau mengurangi keputusan hati 11. 4. Menurut paham ini bahwa yang baik adalah yang berguna. Dengan demikian ukuran baik buruk suatu perbuatan menurut paham ini adalah tindakan yang sesuai dengan derajat manusia. Secara batin setiap orang pasti tidak akan dapat membohongi kata hatinya.Kristen dan Islam misalnya . hal yang demikian hanya dapat dilakukan atau ditrima oleh ucapannya.Bukhari).Nabi misalnya menilai orang yang baik adalah memberi manfaat bagi yang lainnya.Jika ini berlaku bagi perorangan.

Sifat dan corak baik buruk yang didasarkan pada pandangan filsafat adalah sesuai dengan sifat dari filsafat itu sendiri.menurut ajran agama islam penentuan baiak dan buruk harus didasarkan pada Al-quran dan Hadist. .thayyibah.mahmudah . Al-hasanah Al-Raghib Asfahani mengemukakan bahwa sesuatu yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang disukai atau yang dipandang baik adalah hasanah.Lawan dari Al-thayyibah adalah Al-qhabibah yang artinya buruk.dan ini dapat dimanfaatkan untuk menjabarkan ketentuan baik dan burukyang terdapat dalam ajaranAhlak yang besumber dari ajaran islam. D.W. 1.Hasanah dibagi menjadi tiga . Baik Buruk Menurut Ajaran Islam. Ajaran islam adalah ajaran yang bersumberkan wahyu Allah S.pakaian.yakni berubah dan tidan universal.Nilai baik dan buruk bersifat relative.karimah dan al-birr. Al-thayyibah Kata Al-thayyibah khusus digunakan untuk menggambarkan sesuatuyang memberikan kelezatan kepada panca indra dan jiwa..kelapangan rezeki dan kemenangan. Yang termasuk hasanah mislnya keuntungan.pertama hasnah dari segi akal.Lawan dari hasanah adalah Al-sayyiah.kedua hasnah dari segi nafsu/keinginan dan hasanah dari panca indra12. Diantara istilah yang mengacu pada hal yang baik misalnya al-hasanah. Sifat baik dan buruk berguna sesui zamannya .Didalam Al-quran maupun hadist banyak dijumpai istilah yang mengcu pada yang baik dan yang buruk.khair. 2.dan tempat tinggal dan sebagainya13.seperti makanan .T.

seperti menafkahkan hartanya dijalan Allah dan berbuat baik pada orang tua.maka maksudnya adalah bahwa Allah memberikan pahala yang besar. Al-mahmudah Kata ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang utamasebagai akibat dari melakukan sesuatu yang disukai Allah SWT16.Lawannya adalah Al-syarr14.dan jika digunakan untuk manusia .seperti berakal. Denga demikian kata Al-mahmudah lebih menunjukkan pada kebaikan yang bersifat batin dan spiritual.keutamaan dan segala sesuatu yang ber manfaat. Al-khair Kata Al-khair digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang baikoleh seluruh umat manusia.3. maka yang dimaksud adalah ketaatannya17.Al-birr Kata Al-birr digunakan untuk menunjukkan pad upaya memperluas melakukan perbuatan yang baik.adil.Karimah Kata Al-karimah digunakan untuk menunjukkan pada perbuatan dan ahlak yang terpuji yang ditampakkan pada kehidupan sehari-hari15. .Kata tesebut terkadang digunakan sebagai sifat Allah dan terkadang juga untuk manusia. 5.Selanjutnya kata karimah biassa digunakan untuk menunjukkan perbuatan yang terpuji yang sekalanya besar.Jika kata tersebut diguanakan untuk sifat Allah . 4. 6.

mengatakan bahwa yang disebut baik adalah sesuatu yang telah mencapai kesempurnaan. Baik dan buruk menurut paham Utilitarianisme.BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 1. Al-khair.diantaranya: Al-hasanah. 3.Baik dan buruk menurut paham intuisisme (humanisme). Dari segi bahasa baik adalah terjemahan dari kata khair dalam bahasa arab. Louis Ma’luf dalam kitabnya. KESIMPULAN Dari pembahasan diatas dapat kita tarik beberapa kesimpulan yang mendasari penulisan ini. atau good dalam bahasa inggris. Penetuan baik dan buruk dapat dilihat dari beberapa aspek. diantaranya: Baik buruk menurut aliran adat istiadat (sosialisme). Al-mahmudah. Al-thayyibah. diantaranya: 1. Karimah. Ada baik dan buruk yang dibahas dalam ajaran islam. 2.Baik buruk menurut aliran Hedonisme. SARAN . Al-birr. Munjid. 2.Baik buruk menurut paham Religiosisme.

Daftar Pustaka .

109 Asmaran As.401.401. hlm. (Jakarta: Rajawali Pers. Kuliah Etika. 446. hlm.Amin.) Farid Ma’ruf.. cit.t. (Jakarta: Rajawali Pers. 8 Ahmad Amin. 2 Webster’s New Twentieth Century Dictionary .dari judul asli al. (London:Oxford University Dictionary . cit. hlm. 15 Ibid. op.Dr. loc. hlm..105. Cit. hlm.t). 14 Ibid.. Nata.H. 163.t. hlm . MA. Poedjawijatna. hlm. PT Raja Grafindo Jakarta. hlm. 11 Poedjawijatna.362. 1990).117.Wakefield. cit. hlm.cit.(Beirut:al-Katatulikiyah.198.). 10 Ahmad Amin. Mu’jam Mufradat al-fadz al-Qur’an.II.. 1990)cet II.49 12 Al-Raghib al-Asfahani.321. Bagian I.30. 16 Ibid. op. Charis Zubair.Mujid... 13 Ibid.loc. Achmad Charris Zubair. (Jakarta: Bulan Bintang.92.The Advance leaner’s Dictionary Of Current English. 3 Hombay. JAKARTA.. 4 Webster’s World University Dictionary. hlm. hlm. 2002 81 Louis Ma’luf. (Beirut:Dar al-Fikr..hlm..81. AS.789. cet. 1983). t.III. Ensiklopedi Indonesia. hlm. 163..(Beirut:Dar al-Fikr. Kuliah Etika.t. EU Gaterby. hlm.44. H.cet. . Etika (ilmu ahlak).(ter. Abuddin. Aklak Tasawuf.al-Raghib..t. loc. Ahmad.87. Asfahani. Ahmad.).hlm. 5 6 97 Ahmad Amin op.Akhlaq.hlm.Mu’jam Mufradat Alfadz Al-Qur’an. hlm.

17 Ibid. 37.. 8 . hlm.

sementara definisi kedua lebih menitik beratkan pada tujuan terwujudnya perilaku. dan seterusnya1. Pengertian Baik dan Buruk Dari segi bahasa baik adalah terjemahan dari kata khayr (dalam bahasa Arab) yang artinya “ yang baik”. Penilaian terhadap suatu perbuatan adalah relatif. best (dalam bahasa Inggris) good = that which is morally right or acceptable sedangkan kebalikan Kata baik adalah buruk. Kedua pengertian tersebut tampaknya lebih baik disatukan menjadi satu definisi. Ukuran Baik dan Buruk Ukuran baik dan buruk yang dikenal dalam ilmu akhlak antara lain : . perbuatan itu baik atau buruk dan benar atau salah. Dengan hanya mempertimbangkan tujuan pelaku. I. good. cara berfikir. juga adanya kesulitan mengukur kebenaran tujuan pelaku. Sementara itu. yang dimaksud dengan baik (sebut: akhlaq yang baik) menurut Burhanudin Salam adalah adanya keselarasan antara prilaku manusia dan alam manusia tersebut . kepercayaan . Dikatakan bahwa yang disebut baik adalah sesuatu yang menimbulkan rasa keharuan dan kepuasan.Bila dihubungkan dengan akhlak.bad dalam bahasa Inggris . II. seseorang akan cenderung berani melakukan tindakan yang tidak selaras dengan alam dengan dalih bertujuan baik. Hati manusia memiliki perasaan dan dapat mengenal atau membedakan. ideologi. Ahmad Amin menyatakan bahwa perilaku manusia dianggap baik atau buruk bergantung pada tujuan yang dicanangkan oleh pelaku. hal ini disebabkan adanya perbedaan tolak ukur yang digunakan untuk penilaian tersebut. barangkali dapat dirumuskan bahwa perilaku yang baik adalah prilaku yang memiliki tujuan baik dan selaras dengan alam manusia. persesuaian. kata buruk sepadan dengan kata syarra. Perbedaan tolak ukur tersebut disebabkan karena adanya perbedaan agama. lingkungan hidup dan sebagainya. kobikh dalam bahasa Arab dan evil . sebab definisi pertama lebih memperhatikan akibat dari perilaku yang dihasilkan.Cara Penilaian Baik dan Buruk Baik dan buruk Perbuatan manusia ada yang baik dan ada buruk. Berdasarkan pertimbangan tersebut. kesenangan.

yang membedakannya dengan makhluk lain. Perbedaan kekuatan ini dapat menyebabkan perbedaan persepsi tentang sesuatu yang dianggap baik dan yang dianggap buruk. B. Masing – masing kelompok atau masyarakat tertentu memiliki batasan – batasan tersendiri tentang hal – hal yang harus diikuti dan yang harus dihindari. dan begitu sebaliknya. manusia dapat menimbang mana perkara yang baik dan yang buruk. Adat Adat istiadat yang berlaku dalam kelompok ataupun masyarakat tertentu menjadi salah satu ukuran baik dan buruk anggotanya dalam berperilaku. Dengan rasio yang dimiliki. Kekuatan ini disebut nurani. Melakukan sesuatu yang tidak menjadi kebiasaan masyarakat sekitarnya ataupun kelompoknya akan menjadi problem dalam berinteraksi. Sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat satu belum tentu demikian menurut masyarakat yang lain. Kekuatan tersebut dapat mendorongnya berbuat baik dan mencegahnya berbuat buruk. Mereka akan mendidik dan mengajarkan anak-anak mereka untuk melakukan kebiasaan–kebiasaan yang mereka anggap baik dan melarang melakukan sesuatu yang tidak menjadi kebiasaan mereka.Rasio Rasio merupakan anugerah Tuhan yang diberikan kepada manusia. Jiwanya akan merasa bahagia jika telah berbuat baik dan merasa tersiksa jika telah berbuat buruk. C. Nurani Jiwa manusia memiliki kekuatan yang mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Penilaian rasio manusia akan terus berkembang dan mengalami perubahan sesuai dengan pengalaman – pengalaman yang mereka miliki . Dengan akalnya manusia dapat menilai bahwa perbuatan yang berakibat baik layak disebut baik dan dilestarikan. Pandangan Individu . Masing – masing individu memiliki kekuatan yang berbeda satu sama lain.A. D.

adat istiadat. Disamping itu. Masing–masing individu memiliki hak untuk menentukan mana yang dianggapnya baik untuk dilakukan dan mana yang dianggapnya buruk. lebih terhindar dari subyektifitas individu maupun kelompok. bila dibandingkan dengan ukuran baik dan buruk dimata nurani. karena norma agama merupakan ajaran Tuhan Yang Maha Suci. ajaran Tuhan lebih bersifat universal. dan pandangan individu. akhirnya dianggap baik. III. Menurut Poedja Wijatna berhubungan dengan perkembangan pemikiran manusia dengan pandangan filsafat tentang manusia (Antropologi Metafisika) dan ini tergantung pula dari Metafisika pada umumnya.Kelompok atau masyarakat tertentu memiliki anggota kelompok atau masyarakat yang secara individual memiliki pandangan atau pemikiran yang berbeda dengan kebanyakan orang di kelompoknya. Masing– masing individu memiliki kemerdekaan untuk memiliki pandangan dan pemikiran tersendiri meski harus berbeda dengan kelompok atau masyarakatnya. Dan dapat disimpulkan bahwa diantara aliran-aliran filsafat yang mempengaruhi dalam penentuan baik dan buruk diantaranya : A. Aliran – aliran tentang Baik dan Buruk Membicarakan baik dan buruk pada perbuatan manusia maka penentuan dan karakternya baik dan buruk perbuatan manusia dapat diukur melalui fitrah manusia. Keempat ukuran tersebut bersifat relatif dan dapat berubah sesuai dengan ruang dan waktu. Aliran Hedoisme . E. Tidak mustahil apa yang semula dianggap buruk oleh masyarakat. Ukuran baik dan buruk yang berlandaskan norma agama kebenarannya lebih dapat dipercaya dan dapat dipertanggungjawabkan. Ukuran baik dan buruk menurut norma agama lebih bersifat tetap. Norma Agama Seluruh agama di dunia ini mengajarkan kebaikan. rasio. karena terdapat seseorang yang berhasil meyakinkan kelompoknya bahwa apa yang dianggapnya buruk adalah baik.

dan kepuasan nafsu biologis. Aliran ini tidak mengatakan bahwa semua perbuatan mengandung kelezatan. Berpendapat bahwa kebahagiaan. Epicurus menyebutkan 3 macam kelezatan : 1. Menurut paham ini banyak yang disebut perbuatan yang baik adalah perbuatan yang banyak mendatangkan kelezatan. dan apabila ia disuruh memilih manakah perbuatan yang harus dilakukan. harus diperhitungkan banyak sedikitnya kelezatan dan kepedihannya dan sesuatu itu baik apabila diri seseorang yang melakukan perbuatan mengarah kepada tujuan. kenikmatan. Ada golongan dan filsuf yang menyuarakan tentang aliran ini. Kelezatan yang wajar dan diperlukan contoh makanan. minuman 2. Missal kemegahan hartabenda. Aliran hedoisme dibagi 3 : . tetapi wajib bagi tiap-tiap manusia melihat ke semua hidupnya. Kelezatan yang wajar tetapi belum diperlukan sekali. Sebagai seorang Aristopus ia memiliki pandangan yang luas tentang baik dan buruk. Kelezatan yang tidak wajar dan tidak diperlukan.Dalam filsafat Yunani Kuno ditemukan bahwa Hedonisme sudah muncul sekitar 433-355SM oleh Aristippos dari Kyrene. melainkan adapula yang mendatangkan kepedihan. Kelezatan akal dan rohani itu lebih penting dari kelezatan badan. b. Golongan Epicurus Berpendapat bahwa perbuatan-perbuatan itu tidak diukur dengan kelezatan dan kepedihan yang terbatas waktunya saja. Missal kelezatan makan yang enak lebih daripada yang biasa 3. Maka apabila terjadi keraguan dalam memilih sesuatu perbuatannya. Epicurus Adalah seorang pemimpin sekolah filsafat di Athena. salah seorang murid Socrates. diantaranya adalah: a. kelezatan ialah tujuan manusia. Epicurus pun berpendapat bahwa sebaik-baik kelezatan yang dikehendaki ialah kelezatan “ketentraman akal”. tidak ada kekuatan dalam hidup selain kelezatan dan tidak ada keburukan kecuali penderitaan. maka yang dilakukan adalah yang mendatangkan kelezatan.

Berpegang adat istiadat itu. Setiap bangsa memiliki adat istiadat tertentu.1. dan orang yang menyalahinya adalah orang yang buruk. meskipun tidak benar ada . makan. dan bila adat istiadat itu banyak salahnya. Universalistic Hedoisme atau Utilitarianisme Menyatakan bahwa aliran ini mengharuskan agar manusia dalam hidupnya mencari kebahagiaan yang sebesar-besarnya untuk sesame manusia dan bahkan pada sekalian makhluk yang berperasaan. minum. Keberadaan paham adat istiadat ini menunjukkan eksistensi dan pesan moral dalam masyarakat. bercakap-cakap dan sebagainya. Di dalam masyarakat kita jumpai adat istiadat yang berkenaan dengan cara berpakaian. kita dapat membenarkan adat istiadat semacam itu dan bukan mengingkarinya. Egositic Hedoisme Dinyatakan bahwa ukuran kebaikan adalah kelezatan diri pribadi orang yang berbuat. Orang yang mengikuti cara-cara yang demikian itulah yang dianggap orang yang baik. maka tidak tepat dijadikan ukuran baik dan buruk bagi perbuatan-perbuatan kita. Pada masa sekarang. Aliran Adat Istiadat ( Sosialisme ) Menurut aliran ini ditentukan berdasarkan adat istiadat yang berlaku dan dipegang teguh oleh masyarakat. sangat dicela dan dianggap keluar dari golongan bangsanya. 2. 3. Karena dalam aliran ini mengharuskan kepada pengikutnya agar menyerahkan segala perbuatan untuk menghasilkan kelezatan yang sebesar-besarnya. Apabila seorang dari mereka menyalahi adat istiadat itu. Poedja Wijatna mengatakan bahwa adat istiadat pada hakikatnya produk budaya manusia yang sifatnya nisbi dan relative.

suatu ketika dianggap baik dan suatu ketika dianggap buruk. adil dan berani itu secara dhatiyyah baik. seharusnya lebih dari sekedar menghitung untung rugi. juga tidak bergantung pada akibat yang dihasilkan. tetapi tunduk pada kewajiban. b. dianggap baik dan kebalikannya dianggap buruk. adil. B. Kebaikan dan kewajiban tersebut membuahkan kenikmatan dan kebahagiaan yang dapat mengantarkan manusia pada sesuatu yang disenangi dan terhindar dari penderitaan. sebab ada juga orang – orang yang tidak mau melanggar adat istiadat yang baik. Sesuatu yang baik akan tetap baik dan tidak mengenal batasan ruang dan waktu.juga faedahnya. c. Kekuatan tersebut disebut intuisi (laqanat). baik dan buruk. dan banyak pula orang – orang yang tidak mau mengikutinya adat istiadat dari lingkungannya. secara otomatis. Intuition ( Humanisme ) Paham intuition melihat bahwa sesuatu dianggap baik atau buruk bukan karena akibat yang ditimbulkannya. Kebaikan tetap baik meski untuk apakah menghasilkan kenikmatan atau kesusahan adalah cara berfikirnya pedagang. melainkan karena memang sifat jujur. Kewajiban tetap harus dilaksanakan meski menghalang-halangi kesenangan dan menyebabkan sakit. kelompok filosof kuno yang dikenal dengan sebutan kaum Sofis. Sesuatu yang tidak menerima keraguan. Mereka tidak menjadikan kenikmatan dan kekayaan sebagai keinginan terbesarnya. Jujur. yang menjadi keinginan . paham ini disebut intuition (laqanat) perbedaan yang menonjol antara aliran intuition dan hedonisme terletak pada: a. Jika berfikir tentang moralitas. melainkan dari keberadaan sesuatu itu sendiri. baik dan Setiap orang memiliki suara hati yang dapat mengarahkannya untuk berbuat baik dan melaksanakan kewajibannya. Tidak bergantung pada tujuan yang akan dicapai. Kelompok yang masuk dalam aliran intuition ini antara lain. ia dapat menilai bahwa suara musik tersebut baik atau jelek. Mereka adalah pengikut Zeno seorang filosof Yunani 342-270SM. Sesuatu yang baik itu sesuatu yang pasti tidak membutuhkan alasan mengapa dianggap mengapa dianggap buruk. bukan karena akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu tersebut. misalnya ketika seseorang mendengarkan suara musik. tanpa berfikir panjang. Suara hati tidak tunduk karena sesuatu itu menyenangkan atau menyakitkan. Oleh karena itu. berani. Paham ini memiliki pendirian bahwa setiap manusia memiliki kekuatan batin untuk membedakan antara baik dan buruk. adalah mustahil sesuatu yang berlawanan.

Jika bertindak karena maksud lain-bukan karena kewajibansesuatu tersebut menjadi tidak baik. Dalam . Dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki ia mengembangkan pola hidup feodalisme. Kant membagi kewajiban menjadi dua. Yang dimaksud otonomi kehendak oleh Kant adalah: secara umum manusia membuat hukum moral dan kehendak menaklukkan diri kepada hukum tersebut. yang hidup di tahun 1724-1804. tetap harus dilakukan dan memang adanya demikian). Kant berpendapat bahwa sesuatu yang baik adalah kehendak yang baik. pemikiran aliran intuition ini. bila seseorang bertindak karena kewajiban. Sesuatu yang baik akan tetap baik. Sesuatu yang baik dapat menjadi buruk karena kehendak yang jahat. ia merupakan salah seorang pemikir besar filsafat moral dari Jerman. Imperative hipotesis adalah perintah (kewajiban) yang mengikutsertakan syarat. maka harus belajar” imperative kategoris adalah perintah (kewajiban) tanpa mengikutsertakan syarat. Paham ini pernah dipraktekkan pada penguasa di zaman feodalisme terhadap kaum yang lemah dan bodoh. Vitalisme Menurut paham ini yang baik ialah yang mencerminkan kekuatan dalam hidup manusia. Kehendak akan menjadi baik. perilaku manusia hanya dibimbing oleh norma yang mewajibkan begitu saja tanpa syarat. misalnya “Jika ingin lulus dalam ujian. misalnya “janji harus ditepati” (sepakat atau tidak dengan norma ini. kolonialisme. Kemudian lebih jauh Immanuel Kant mengembangkan pemikirannya dengan menciptakan sistem moral deontologi. Manusia yang hidup dengan mengikuti hukum moral. menurutnya rasio manusia merupakan asas moral. dictator dan tirani. Bertindak sesuai dengan kewajiban tersebut. perbuatan dianggap baik bila hanya dilakukan karena wajib dilakukan. di Barat dikembangkan oleh Immanuel Kant.terbesarnya adalah hidup sebagai seorang yang bijaksana dalam kondisi apapun. Perbuatan dan ketetapan yang dikeluarkan menjadi pegangan bagi masyarakat. Dalam perkembangannya. mengingat orang yang bodoh dan lemah selalu mengharapkan pertolongan dan bantuannya. C. Berkaitan dengan moral. oleh Kant disebut legalitas. Pelaksanaan imperative kategoris menuntut adanya otonomi kehendak. hipotesis dan yang mengandung imperative kategoris. Selanjutnya. ia akan menyerahkan diri. susah maupun senang. tetapi aqal secara alamiah dapat menunjukkan baik dan buruk. seperti kecenderungan atau emosi. fakir maupun kaya. Kehendak yang otonom dapat menentukan dirinya sendiri dan tidak membiarkan diri ditentukan oleh faktor dari luar. tanpa pertimbangan yang lain. Baik-buruk tidak dapat diukur dengan melihat akibat yang ditimbulkannya (nikmat atau sakit). jika digunakan oleh kehendak yang baik. kewajiban yang mengandung imperative.

Religiosme Menurut paham ini dianggap baik adalah perbuatan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Dalam paham ini keyakinan feologis. Yahudi. sedangkan perbuatan buruk adalah perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. dan Islam. dan digeser dengan pandangan yang bersifat demokratis. jika yang bersangkutan tidak beriman kepadanya. dimana ilmu pengetahuan dan keterampilan sudah mulai banyak dimiliki oleh masyarakat. Tetapi juga berlaku pada benda yang tak dapat dilihat / diraba oleh indra. Lingkungan: mengadakan penyesuaian dirinya menurut keadaan. Budha. D. manusia. Paham ini pertama muncul dibawah oleh seorang ahli pengetahuan bernama “LAMARK”. Agama Hindu. yaitu karena ketidakumuman dari ukuran baik dan buruk yang digunakannya. Evolusi (Evolution) Mengikuti paham ini mengatakan bahwa segala sesuatu yang ada di ala ini mengalami evolusi yaitu berkembang dari apa adanya menuju kepada kesempurnaannya. seperti akhlak dan moral. Pendapat ini bukan hanya berlaku pada benda-benda yang tampak. paham vitalisme tidak akan mendapat tempat lagi. Diketahui bahwa di dunia ini terdapat bermacam-macam agama.masyarakat yang sudah maju. Ada 2 faktor pergantian : 1. dan tumbuh-tumbuhan. seperti binatang. namun terdapat pula keberatan terhadap aliran ini. E. . karena tidak mungkin orang mau berbuat sesuai dengan kehendak Tuhan. Dia berpendapat bahwa jenis binatang itu berubah satu sama lainnya. misalnya masing – masing memiliki pandangan dan tolak ukur tentang baik dan buruk yang satu dan lainnya berbeda-beda. dan masing-masing agama menentukan baik buruk menurut ukurannya masing – masing. yakni keimanan kepada Tuhan sangat memegang peranan penting. Kristen. Menurut Poedjawijatna aliran ini dianggap paling baik dalam praktek.

karena lahir dalam lingkungan bangsanya. 4.Perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh nenek moyangnya 2. kapan dan dimanapun juga. Paham ini disebut paham pertumbuhan dan peningkatan ( Evolution ). bahwa aliran ini banyak mengandung kebenaran. Aliran Tradisional Tiap umat manusia mempunyai adat / tradisi dan peraturan tertentu yang dianggap baik untuk dilaksanakan. maka terjadilah bermacam-macam perbedaan adat / kebiasaan diantara bangsa-bangsa. tidak itu saja. sesuai dengan pertengahan berpindah pada cabangcabangnya. Ketentuan alam (selection ao nature) 2. Dikatakan bahwa perkembangan ala mini didasari oleh ketentuan-ketentuan berikut : 1. Adapun sumber daripada adat kebiasaan antara lain : 1. Perbuatan / peristiwa secara kebetulan. Perbuatan orang-orang terdahulu .2. 3. Dengan demikian. Dia memberikan penjelasan tentang paham ini dalam bukunya The Origin of species. Perjuangan hidup (straggle for life) 3. kemudian berangsur-angsur meningkat sedikit demi sedikit berjalan kea rah cita-cita yang dianggap sebagai tujuan. Berdasarkan ciri-ciri hukum alam yang terus berkembang ini dipergunakan untuk menentukan baik dan buruk. Karena itu. Kekal bagi yang lebih pantas (survival for the fit test) Yang dimaksud dengan ketentuan alam adalah bahwa alam ini menyaring segala yang maujud (ada). F. Harus diakui. karena tidak umum. bahkan perbedaan antar suku. Herbert Spencer ( 1820 – 1903 ) salah seorang ahli filsafat Inggris yang berpendapat evolusi ini mengatakan bahwa perbuatan akhlak itu tumbuh secara sederhana. Warisan: bahwa sifat-sifat tetap pada pokok. Darwin (1809–1882) adalah seorang ahli pengetahuan yang paling banyak mengemukakan teorinya. meskipun tidak berdasarkan kepada akal. Tampaknya bahwa Spencer menjadikan ukuran perbuatan manusia itu ialah mengubah diri sesuai dengan keadaan yang mengelilinginya. hanya secara ilmiah kurang memuaskan. dipengaruhi oleh adat kebiasaan atau tradisi bangsanya. Anggapan baik dari nenek moyangnya terhadap sesuatu perbuatan yang akhirnya diwariskan secara turun temurun. Dalam sejarah paham evolusi.

Adapun kata Al birr digunakan untuk menunjukkan pada upaya memperluas/memperbanyak melakukan perbuatan yang baik. Misalnya kita jumpai pada ayat yang artinya: Ajaran manusia menuju Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik. Baik Buruk Aliran Theologis Aliran ini berpendapat bahwa yang menjadi ukuran baik dan buruknya perbuatan manusia. Menurut ajaran Islam penentuan baik dan buruk harus didasarkan pada petunjuk Al Qur’an dan Al Hadits. Jika tidak memperhatikan Al Qur’an dan Al Hadits dapat dijumpai berbagai istilah yang mengacu pada yang baik dan adapula yang mengacu pada yang buruk. Baik Buruk Aliran Naturalisme Yang menjadi ukuran baik dan buruknya perbuatan manusia menurut aliran ini adalah perbuatan yang sesuai dengan fitrah / naluri manusia itu sendiri. Aliran ini berpendirian bahwa segala sesuatu dalam dunia ini menuju kepada suatu tujuan tertentu. I.com/2012/03/cara-penilaian-baik-dan-buruk. maka manusia harus melakukan kewajibannya dengan berpedoman kepada akal. http://vaniadiantietikaprofesi.G. Dengan memenuhi panggilan nature setiap sesuatu akan dapat sampai kepada kesempurnaan.html . Yang termasuk al hasanah missal keuntungan kelapangan rezeki dan kemenangan. Dengan perkataan theologies saja nampaknya masih samara karena di dunia ini terdapat bermacam-macam agama yang mempunyai kitab suci sendiri-sendiri yang antara satu dengan yang lain tidak sama. Jika kata tersebut digunakan untuk sifat Allah. baik mengenai fitrah lahir maupun fitrah batin. Al Qur’an yang dalam penjabarannya dilakukan oleh hadits Nabi Muhammad SAW. Lawan dari al hasanah adalah al sayyiah. adalah didasarkan atas ajaran Tuhan. maka yang dimaksud adalah ketaatannya. Karena akal pikiran itulah yang menjadi wasilah bagi manusia untuk mencapai tujuan kesempurnaan. missal etika theologies menurut Kristen. Baik dan Buruk Menurut Ajaran Islam Ajaran Islam adalah ajaran yang bersumberkan wahyu Allah SWT. etika theologies menurut Yahudi dan Theologis menurut Islam. H. Misal Al hasanah dikemukakan oleh Al – Eqghib al Asfahani adalah suatu istilah yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang disukai atau dipandang baik. Sebagai jalan keluar dari kesamaran itu ialah dengan mengkaitkan etika.blogspot. theologies ini dengan jelas kepada agama. dan jika digunakan untuk manusia. apakah perbuatan itu diperintahkan/dilarang oleh-Nya. maka maksudnya adalah bahwa Allah memberikan balasan pahala yang besar.