P. 1
LP NUTRISI

LP NUTRISI

|Views: 1,361|Likes:
Published by willypauz

More info:

Published by: willypauz on May 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2013

pdf

text

original

LAPORAN PENDAHULUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI

Disusun oleh :

1. Dian Maryati

(P 27220009 046)

2. Endang Wahyuningsih (P 27220009 013) 3. Oktiani 4. Pebri Triyanto 5. Rini Hastuti (P 27220009 064) (P 27220009 066) (P 27220009 071)

JURUSAN KEPERAWATAN POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA

2010 A. KONSEP DASAR
1. Anatomi Fisiologi Sistem Pencernaan Saluran pencernaan terdiri dari mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rectum dan anus. a. Mulut Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan pada awal proses pencernaan. Mengunyah dengan baik dapat mencegah terjadinya luka parut pada permukaan saluran pencernaan. Setelah dikunyah lidah mendorong gumpalan makanan ke dalam faring, dimana makanan bergerak ke esophagus bagian atas dan kemudian ke bawah ke dalam lambung. b. Esofagus Esofagus adalah sebuah tube yang panjang. Sepertiga bagian atas adalah terdiri dari otot yang bertulang dan sisanya adalah otot yang licin. Permukaannya diliputi selaput mukosa yang mengeluarkan secret mukoid yang berguna untuk perlindungan. c. Lambung Gumpalan makanan memasuki lambung, dengan bagian porsi terbesar dari saluran pencernaan. Pergerakan makanan melalui lambung dan usus dimungkinkan dengan adanya peristaltic, yaitu gerakan konstraksi dan relaksasi secara bergantian dari otot yang mendorong substansi makanan dalam gerakan menyerupai gelombang. Pada saat makanan bergerak ke arah spingter pylorus pada ujung distal lambung, gelombang peristaltik meningkat. Kini gumpalan lembek makanan telah menjadi substansi yang disebut chyme. Chyme ini dipompa melalui spingter pylorus kedalam duodenum. Rata-rata waktu yang diperlukan untuk mengosongkan kembali lambung setelah makan adalah 2sampai 6 jam. d. Usus halus Usus halus yang terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum yang panjangnya kira-kira 6 meter dengan diameter 2,5 cm. Usus besar terdiri dari rectum, colon dan rectum yang kemudian bermuara pada anus. Panjang usus besar sekitar 1,5 meter dengan diameter kira-kira 6 cm.

Usus menerima makanan yang sudah berbentuk chime (setengah padat) dari lambung untuk mengabsorbsi air. Gerakan colon dibagi menjadi 2 3 bagian yaitu.5-3.5-5 cm atau 1-2 inch. 3. bikarbonat dan enzim. pertama houstral shuffing adalah gerakan mencampur chyme untuk membantu mengabsorbsi air. Chyme bergerak karena adanya peristaltik usus dan akan berkumpul menjadi feses di usus besar. akan tiba di rectum 4 hari setelah ditelan. jumlah chime yang direabsorbsi kurang lebih 350 ml. Kolon terdiri dari kolon asenden. Menghantarkan sisa makanan sampai ke anus dengan cara berkontraksi. kedua kontraksi haustrl yaitu 1 gerakan untuk mendorong materi air dan semi padat sepanjang colon. sesuai dengan usia : Bayi Toddler Pra sekolah Sekolah : 2.8 cm : 4 cm : 7. potassium. Anus/ anal/ orifisium eksternal Panjangnya kurang lebih 2. 10-15 cm/ 4-6 inch. Fungsi utama usus besar (kolon) adalah : 1. Dari makan sampai mencapai rectum normalnya diperlukan waktu 12 jam. 4. mempunyai 2 spingter yaitu internal (involunter) dan eksternal (volunter).6 cm : 10 cm . panjangnya kurang lebih 125-150 cm atau 50-60 inch. Makanan yang sudah melewati usus halus : Chyme. Proteksi/ perlindungan dengan mensekresikan mucus yang akan melindungi dinding usus trauma oleh feses dan aktivitas bakteri. transversum. nutrient. yang berhubungan langsung dengan usus halus. Panjang rectum bervariasi. Absorbsi air dan nutrient 2. desenden dan sigmoid. Rektum. Usus besar (kolon) Kolon orang dewasa. ketiga gerakan peristaltic yaitu gerakan maju ke anus yang berupa gelombang. terdiri dari :Sekum. e.

urin. 1980) adalah untuk memberikan energy bagi aktivitas tubuh. faktor patofisiologi seperti adanya enyakit tertentu yang mengganggu pencernaan atau meningkatkan kebutuhan nutrisi.Dewasa : 10-15 cm 2. termasuk keseluruhan proses dalam tubuh manusia untuk menerima makanan atau bahan-bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan-bahan tersebut untuk aktivitas penting dalam tubuhnya serta mengeluarkan zat sisa. Dengan demikian. Air Air meliputi 60%-70% berat badan individu dewasa dan 80% berat badan bayi (potter & perry. mengatur proses-proses dalam tubuh. Nutrien adalah suatu unsur yang dibutuhkan untuk proses dan fungsi tubuh. 1992). sebagai sumber tenaga. Gizi adalah substansi organic dan non organic yang ditemukan dalam makanan dan dibutuhkan oleh tubuh agar dapat berfungsi dengan baik (kozier. dan pernapasan. serta untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit. . serta mengatur berbagai proses kimia dalam tubuh. faktor sosio-ekonomi seperti adanya kemampuan individu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi. Secara umum faktor yang mempengaruhi kebutuhan nutrisi adalah faktor fisiologis untuk kebutuhan metabolisme basal. Individu dewasa dapat kehilangan cairan kurang lebih 2-3 liter per hari melalui keringat. Nutrisi berfungsi untuk membentuk dan memelihara jaringan tubuh. membentuk struktur kerangkadan jaringan tubuh.2004) 3. fungsi utama nutrisi (suitor & hunter. Pengertian Nutrisi adalah zat-zat gizi dan zat lain yang berhubungan dengan kesehatan dan penyakit. Komponen-Komponen Nutrient 1. 3 Masalah nutrisi erat kaitannya dengan intake makanan dan metabolisme tubuh serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

sirkulasi darah. Metabolisme karbohidrat mengandung 3 proses. Perubahan dari asam amino dan gliserol menjadi glukosa disebut glukoneogenesis. Protein 4 Protein berfungsi untuk pertumbuhan. c. 4 . dimana lipid tersebut terdiri atas trigliserida dan asam lemak. 2. suhu tubuh. c. Bentuk sederhana dari protein adalah asam amino. Katabolisme glikogen menjadi glukosa. tetapi harus didapat dari makanan. dll. Kegiatan yang membutuhkan energi.Air memiliki peranan yang besar bagi tubuh. Glikogen adalah sintesis dari glukosa. Karbohidrat yang disimpan dalam hati dan otot berbentuk glikogen dengan jumlah yang sangat sedikit. Lemak Lemak merupakan sumber energi paling besar. Asam amino esensial tidak dapat disintesis dalam tubuh. 4. 3. Selain sebagai komponen penyusun sel yang utama. Tidak ada satupun organ tubuh yang mampu berfungsi tanpa air. b. pecahan energi selama masa istirahat atau puasa. Setiap 1g protein menghasilkan 4 kkal. Kelebihan energi karbohidrat berbentuk asam lemak. Kegiatan mekanik oleh otot. Fungsi air bagi tubuh sendiri adalah untuk membantu proses/ reaksi kimia dalam tubuh serta berperan dalam mengontrol temperatur tubuh. Proses terbentuknya asam lemak disebut lipogenesis. Aktivitas otak dan saraf. 1g lemak akan menghasilkan 9 kkal. Anabolisme glukosa terbentuk glikogen disebut glikogenesis. Setiap 1g karbohidrat menghasilkan 4 kkal. air juga berperan dalam menyalurkan zat-zat makanan menuju sel. Lipid adalah lemak yang dapat membeku pada suhu ruangan tertentu. Asam amino disimpan dalam jaringan berbentuk hormone dan enzim. b. Karbohidrat Karbohidrat merupakan sumber energy utama. karbon dioksida dan air disebut glikogenolisis. yaitu : a. antara lain : a. mempertahankan dan mengganti jaringan tubuh. Pernapasan.

enzim. kromium.Pengeluaran hasil metabolisme. iodium. vitamin D. Penyakit 5. potasium. Vitamin secara umum diklasifikasikan ke dalam : a. mangan. Faktor usia d. e. selinium. tembaga. Suhu lingkungan e. . vitamin E. Vitamin yang dapat larut dalam lemak. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan energi : a. Vitamin yang larut dalam air. Vitamin Vitamin adalah senyawa organic yang tidak dapat dibuat oleh tubuh dan diperlukan dalam jumlah besar sebagai katalisator dalam proses metabolisme. yaitu : seseorang memerlukan setiap harinya sejumlah lebih dari 100 mg.d. dan hormon. seng. b. Energi kimia untuk membangun jaringan. dan klorida. phosphor. magnesium. dan sulfur. Sekresi cairan pencernaan. b. yaitu : seseorang harinyasejumlah kurang lebih 100 mg. Basal Metabolisme meningkat b. Mineral Mineral dikategorikan menjadi 2 : a. 6. Micromineral. Aktivitas tubuh c. Macromineral. klorida. yaitu vitamin B dan vitamin C. Absorbsi zat-zat gizi disaluran pencernaan. f. sodium. cobalt. h. yaitu : vitamin A. vitamin K. Contohnya : kalsium. memerlukan setiap 5 Contohnya : besi.

c. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola diet : 1) Kebudayaan 2) Agama 3) Kesukaan seseorang terhadap makanan 4) Sikap dan emosi 5) Letak geografi 6) Faktor ekonomi 5. Lingkungan b. Jumlah energi yang dibebaskan oleh katabolisme zat makanan dalam tubuh sama dengan energi yang dibebaskan bila zat makanan dibakar di luar tubuh. Metablisme berarti perubahan yang menyangkut segala transportasi kimiawi serta energi yang terjadi dalam tubuh. Dampak gangguan pemasukan nutrisi Dampak gangguan pemasukan nutrisi tergantung pada macam dan tipe nutrisi yang meliputi lamanya pemasukan yang inadekuat atau konsumsi yang berlebihan dan juga umur seseorang. Energi output = kerja luar + Simpanan energi + Panas Faktor yang mempengaruhi laju metabolisme adalah : 1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi a. Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi . 2. Kerja otot 2. Keseimbangan Metabolisme dan energi tubuh 1.4. Konsumsi Oksigen 3. 3. Pemberian makanan 4.

Protein Calorie Malnutrition (PCM/PEM) Suatu kondisi status nutrisi buruk akibat kurangnya kualitas dan kuantitas konsumsi nutrisi. PCM/ PEM berat : BB < 60 % BB Normal sesuai umur. berat badan menurun drastis. edema. diare. kadar protein menurun. penurunan berat badan. b. dermatitis. PCM/ PEM ringan : BB < 80 % BB Normal sesuai umur. Defisiensi kalori berkibat : kelaparan. kemunduran pertumbuhan. Defisiensi dapat berakibat : retardasi mental. apatis. edema. b. apatis. Cachexia Dapat terjadi secara gradual akibat kurangnya intake nutrisi yang adekuat dalam jangka panjang. wajah tampak tua. Marasmus Sindrom akibat defisiensi kalori dan protein. Status defisiensi Protein Keadaan defisiensi protein dapat terjadi dalam jangka pendek pada klien yang mengalami stres berat akibat berbagai gangguan tubuh (pembedahan penyakit akut. 2. dll) Tanda klinis : lelah.1. Gejala klinis (menyerupai marasmus) : lapar. hilangnya jaringan-jaringn tubuh. 3. kemunduran otot. c. otot-otot tidak tumbuh. BB kurang dari normal. Mixed stated . Kwashiorkor Malnutrisi yang terjadi akibat diet protein yang tidak adekuat pada bayi 6 ketika sudah tidak mendapatkan asi. PCM juga dapat terjadi akibat kurang baiknya penanganan klien selama menjalani proses perawatan di berbagai fasilitas kesehatan. PCM yang terjadi di lingkungan fasilitas kesehatan : a. kemunduran otot. depigmentasi kulit. dengan kategori sebagai berikut : a. diare. PCM/ PEM sedang : BB 60 % BB Normal sesuai umur s/d 80 % BB Normal. c.

Overweight Suatu keadaan BB 10 % melebihi berat badan ideal. d. Bayi sebelum usia 6 bulan pemberian nutrisi yang cocok adalah ASI.B1 Vit.A Vit. Bayi Pada bayi pencernaan dan absorbsi masih sederhana sampai umur 6 bulan.Kondisi ini dapat terjadi pada pasien yang mengalami cachexia dan stres yang akut. 4) Penyajian waktu makanan yang teratur. vitamin. Anak Todler dan Pra Sekolah Kebiasaan yang perlu diajarkan pada usia ini antara lain: 1) Penyediaan makanan dalam berbagai variasi 2) Membatasi makanan manis 3) Konsumsi diet yang seimbang. dan zat besi. Kebutuhan cairan sekitar 140-160-ml/kg/hari. gangguan kulit. Kalori yang dibutuhkan sekitar 110-120 kal/kg/hari. b. Efek dari mixed state dapat berakibat buruk akibat hilangnya nutrisi-nutrisi vital. Kebutuhan kalori pada masing-masingusia: 1) 1 tahun = 100 kkal/hari 2) 3 tahun = 300-500 kkal/hari c.C 7 . Kebutuhan Nutrisi Sesuai Tingkat Perkembangan Usia a. Anak Sekolah (6-12 tahun) Usia kalori protein Calcium Fe Vit. 6. gangguan penglihatan. Tanda klinis : defisit neurologis. Obesitas Status obesitas dapat ditegakkan apabila berat badan lebih dari normal (20%-30% > Normal) e.

7 0.50 Gram 8 7 6 Mg 2500 2500 2500 U. Lemak tubuh meningkat akan mengakibatkan obesitas sehingga akan menimbulkan stress terhadap body image. f.I 0. mineral dan vitamin sangat tinggi berkaitan dengan berlanjutnya proses pertumbuhan. selain untuk proses pemeliharaan dan perbaikan tubuh dari pada pertumbuhan. protein. Dewasa Muda (23-30 tahun) Kebutuhan nutrisi pada masa dewasa muda. Kebutuhan nutrisi pada umumnya lebih diutamakan pada tipe dan kualitas daripada kuantitas. .6 Mg 25 25 25 Mg d. Kebutuhan nutrisi pada masa ini perlu mendapatkan perhatian besar dan harus di bedakan antara tingkatan pekerjaan.6 0.75 0. e. Dewasa (31-45 tahun) Masa dewasa merupakan masa produktif khususnya terkait dengan aktivitas fisik. Remaja (13-21 tahun) Kebutuhan kalori.10-12 07-09 05-06 Tahun 1900 1600 1400 kal 60 50 40 gram 0.75 0.

5 8 2500 1.5 8 2500 1.5 10 2500 1.5 8 2500 1 P 1750 55 0.2 Sedang P 2100 65 0.5 8 2500 1 Berat L 3000 70 0. A Vit.8 Kebutuhan gizi untuk orang dewasa berdasarkan tingkat pekerjaan Keadaan pekerjaan Unsur Gizi Kalori Protein Kalsium Ferum Vit.8 L 2500 65 0.5 .5 10 2500 0.5 P 2500 70 0. B1 Ringan L 2100 60 0.

B.5 mg/100ml) Transferin (Normal: 170-250 mg/100ml) .3 cm d.5 cm Nilai normal pria: 28. c. Pengukuran Anthropometri a. Pengkajian 1. Albumin (Normal:4-4. Lipatan Kulit pada otot trisep (TSP/Tricep Skin Fold) Nilai normal wanita: 16.5-16.5-18 cm Nilai normal pria: 12. b. Berat Badan ideal: (Tinggi Badan-100)±10% Lingkaran Pergelangan tangan Lingkaran lengan atas (MAC/ Mid Aid Cirmumtance) Nilai normal wanita: 28.5 cm e.Pengukuran Biochemical (Laboratorium) a. ASUHAN KEPERAWATAN PADA GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI A. Body massa index = 2. b.

0 mg/100ml) 3. e. Penurunan Berat Badan dan Tinggi Badan 3. perempuan:0. antidepresa. Adanya riwayat Berat Badan berlebih atau kurang 2. Hemoglobin/ Hb (Normal:12 mg%) BUN (Normal: 10-20 mg/100ml) Eskresi kreatinin untuk 24 jam (Normal: laki-laki:0. Pemeriksaan dengan Clinical sign a) Riwayat Penyakit 1. natrium klorida. Disabilitas mental 10. Mengalami penyakit tertentu 4.Terapi radiasi 10 b) Riwayat pemakaian obat-obatan Aspirin. Diare 8.6-13 mg/100ml. dan vitamin/ preparatnutrien lain. Anorexia 6. antibiotic. antasida. agen antiimflasi. diuretic. Riwayat pembedahan pada system gastrointestinal 5. agen antineoblastik. Mual dan muntah 7.5-1.c. 9 Pengkajian umum status gizi individu . d. laksatif. Alkoholisme 9. digitalis.

tipis. pecah-pecah. lembab Kenyal .berkembang dengan baik Nadi dan tekanan darah normal. lesi. berbentuk seperti spon 11 Fleksia/ lemah. stomatitis. petichie. irama abnormal. konjungtiva merah muda Lembab merah muda Tanda-tanda abnormal Apatis. keras Berbinar. kering. peradangan. tand-tanda infeksi Kering. lesu.Area pengkajian Penampilan umum dan vitalitas Berat badan Tanda-tanda normal Gesit. lemak di subkutan tidak ada Mudah patah. iritasi. kemerahan. berbentuk seperti sendok Konjungtiva pucat. mampu beristirahat dengan baik Dalam rentang normal sesuai dengan usia dan tinggi badan Bercahaya. tidak mampu bekerja Denyut nadi lebih dari 100X/ menit. exoptalmus. lembab. berminyak dan tidak kering Lembut. kering. turgor kulit baik Merah muda. irama jantung normal Nafsu makan baik. tenderness. tonus kurang. energik. Kulit Kuku Mata Bibir Gusi Otot Merah muda. diare. sedikit lembab. tampak lelah Obesitas. pecah/ patah-patah Kering. pucat. jernih. pudar. membrane mukosa pucat Perdarahan. eliminasi normal dan System kardiovaskuler System pencernaan . konstipasi. tekanan darah rendah atau tingi Anorexia. underweight Rambut Kusam. flatulensi. bengkak.

reflek menurun 4. Tidak adekuatnya dana untuk penyediaan bahan makanan f. emosi stabil pembesaran liver Bingung. Kurangnya persediaan bahan makanan selam 10 hari/ lebih e. Diagnosa Keperawatan dan Tujuan Keperawatan 1. Ketidakseimbangan berhubungan dengan: nutrisi: kurang dari kebutuhan a. Gangguan pada fungsi mengunyah dan menelan b.teratur System persarafan Reflek normal. anorexia. Lansia yang tinggal dan makanan sendiri B. isolasi social Tujuan: Setelah dilakukan tindakan Keperawatan selama 2 X 24 jam klien dapat terpenuhi kebutuhan nutrisinya. waspada. ketidak nyaman pada mulut. gangguan digesti d. mual. Tidak adekutanya penyimpanan bahan makanan h. muntah b. stress.Dietary History a. Muntah. rasa terbakar. paresthesia. Penurunan asupan oral. Ketidakmampuan fisik i. Asupan makan tidak adekuat c. Penurunan absorbsi nutrisi c. Depresi. Tidak adekuatnya fasilitas penyiapan bahan makanan g. Diet yang salah atau ketat d. . perhatian baik.

antihistamin. Klien mengatakan perut sudah tidak sakit apabila dimasuki makanan. d. Rencana Keperawatan . Penurunan pola aktifitas. estrogen). Klien akan menjelaskan mengapa dia beresiko mengalami peningkatan Berat Badan b. b. 12 2. e. Klien merasa lebih nyaman. C. b. Klien mengatakan sudah tidak mual dan muntah setiap kali makan.5-15 kg selama kehamilan. Medikasi (kortikosteroid. Klien mengatakan bahwa indra pengecap dan penciumannya sudah berfungsi normal. Perubahan pada indra pengecap dan penciuman. c. Tujuan: Setelah dilakukan tindakan Keperawatan selama 2 X 24 jam klien dapat terpenuhi kebutuhan nutrisinya. c.Kriteria Hasil: a. Tidak ditemui stomatitis. c. Klien bisa beraktifitas seperti semula. Resiko peningkatan berat badan sebesar 12. d. Asupan oral dan absorbsi nutrisi kembali normal seperti semula. penurunan kebutuhan metabolik. Kriteria Hasil: a.Ketidakseimbangan nutrisi: lebih dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan: a.

Penurunan absorbsi nutrisi c. protein. gangguan digesti d. anorexia.Depresi.  Dengan konsultasi. isolasi sosial Rencana Keperawatan  Jelaskan perlunya konsumsi karbohidrat. membangun jaringan dan mengatur proses metabolisme tubuh. stress. dan imobilitas dapat menyebabkan anorexia  Kondisi yang lemah lebih lanjut dapat menurunkan keinginan dan kemampuan klien anorexia untuk makanan  Distribusi total  Anjurkan klien untuk istirahat sebelum makan Tawarkan makanan dalam jumlah sedikit tapi sering  asupan kalori yang merata sepanjang hari membantu mencegah distensi lambung sehingga . ketidaknyamanan pada mulut.  Konsultasikan dengan ahli gizi untuk menetapkan kebutuhan kalori harian dan jenis makanan yang sesuai bagi klien  Diskusikan bersama klien kemungkinan penyebab hilangnya nafsu makan kita dapat menentukan metode diet yang memenuhi asupan kalori dan nutrisi yang optimal 13  Faktor-faktor seperti nyeri. mineral dan cairan yang adekuat Rasionalisasi  Nutrisi berperan menyediakan sumber energi.Muntah.Diagnosa Keperawatan 1. mual. kelemahan. vitamin.Penurunan asupan oral. penggunaan analgesik. muntah b. lemak.Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan berhubungan dengan: a.

pengaruh nedikasi. atau riwayat penambahan Berat Badan lebih dari 15 kg selama kehamilan  . batasi asupan cairan saat makan dan hindari mengkonsumsi cairan 1 jam sebelum  Kebersihan mulut dan sesudah makan yang kurang menyebabkan bau  Dorong dan dan rasa yang tidak Bantu klien untuk sedap yang dapat menjaga kebersihan mengurangi nafsu mulut yang baik makan   Menyediakan 14 Atur agar porsi makan tinggi protein di sajikan saat klien biasanya merasa lapar  makanan TKTP/ Tinggi Kalori Tinggi Protein pada saat klien merasa paling lapar meningkatkan kemungkinan klien untuk mengkonsumsi kalori dan protein yang adekuat Kemampuan menurunkan Berat Badan saat menjalani terapi kortikosteroid tampaknya bergantung pada pembatasan asupan natrium dan upaya mempertahankan asupan kalori yang  2. Medikasi Kaji adanya faktor penyebab peningkatan Berat Badan. perubahan pada indra pengecap dan penciuman b.selera makan mungkin akan meningkat  Pembatasan asupan cairan saat makan membantu mencegah distensi lambung Pada kondisi menurunnya nafsu makan. seperti penurunan indra pembau dan perasa.Ketidakseimbangan nutrisi: lebih dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan: a.

Resiko peningkatan Berat Badan sebesar 12. bukan perasaan kenyang  Individu dengan gangguan penciuman atau pengecapan biasa mengkonsumsi lebih banyak makana guna memuaskan pengecapan mereka  Instruksikan klien untuk memperbanyak aktivitas guna membakar kalori  Peningkatan aktivitas mendukung upaya penurunan 15 Berat Badan  D. Menunjukkan peningkatan Berat Badan 2. Menunjukkan perilaku untuk meningkatkan dan atau mempertahankan Berat Badan 3. Menunjukan penurunan Berat Badan dengan pemeliharaan kesehatan optimal .(kortikosteroid. Membuat pilihan diet untuk memenihi kebutuhan nutrisi Diagnosa Keperawatan 2 : 1. Mempertahankan/ mendapat kembali Berat Badan yang sesuai 2. Evaluasi Diagnosa Keperawatan 1 : 1. penurunan kebutuhan metabolik sesuai Jelaskan pengaruh penurunan indra perasa dan pembau pada persepsi kenyang setelah makan Anjurkan klien untuk evaluasi asupan berdasarkan penghitungan jumlah kalori. estrogen) c.5-15 kg selama kehamilan d. antihistamin. Penurunan pola aktifitas.

.

2009.Surakarta: Politeknik Kesehatan Surakarta Mubarak. Konsep-Pengkajian-Nutrisi-dan.DAFTAR PUSTAKA Akper PPNI Solo. Australia: Mosby Tarwoto dan Wartowah.2003. Buku Ajar KDM. dkk. KDM dan Proses Keperawatan. Dewi Christyawati. http://askepakper. 2008.2010.Cairan. Jakarta: Salemba Medika . Fundamental of Nursing. Jakarta: EKG Potter and Perry.Maria.com/2009/06/konsep-pengkajian-nutrisi-=dancairan. 2004.Modul KDM II Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi. Blogspot.html.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->