SUMBER DAYA KELAUTAN

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Oseanografi Yang Dibimbing Oleh Bapak Bagus Setiabudi W

Oleh : Kristina S Hadie Laksono Wahyu Dwi Irawan Ainun Zahriyah 108821417239 108821417240 108821417263 108821417265

UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU SOSIAL JURUSAN GEOGRAFI Desember 2010

Sejak revolusi industri. sumberdaya kelautan terdiri atas sumberdaya dapat pulih (renewable resources). . Sumberdaya dapat pulih terdiri dari berbagai jenis ikan. Hal ini meliputi makanan yang bersumber dari laut. ilmuwan. Sejak awal peradaban. karena selama ini upaya kita lebih banyak terkuras untuk mengelola sumberdaya yang ada di daratan yang hanya sepertiga dari luas negeri ini. minyak bumi dan gas. Jumlah rupiah dalam sumber daya yang diambil dari laut adalah ratusan miliar per tahun. 2. dan kegitan lain yang bersifat komersial. 3. Sumberdaya tidak dapat pulih meliputi mineral. Sedangkan yang termasuk jasa-jasa lingkungan kelautan adalah pariwisata dan perhubungan laut.SUMBER DAYA KELAUTAN Lingkungan laut merupakan salah satu sumber daya alam yang besar di bumi yang mengandung berbagai hal-hal yang besar dimana dapat dimanfaatkan manusia untuk dikumpulkan. sumberdaya tidak dapat pulih (non-renewable resources). laut telah digunakan dalam tiga cara utama: untuk transportasi. untuk kekuatan militer. rumput laut. Dan digunakan untuk berbagai kegiatan baik rekreasi. udang. dasar ini telah diperluas dan sekarang termasuk minyak bumi. dipanen. Potensi sumberdaya kelautan ini belum banyak digarap secara optimal. Berbagai orang memanfaatkan dan berinteraksi dengan lingkungan laut mulai dari pelaut. mineral. penelitian. dan sebagai sumber makanan. mulai dari organisme mikroskopis hingga paus pembunuh. industri. dan habitat laut) mulai dari perairan dalam hingga ke daerah pasang surut di pantai dataran tinggi dan daerah muara yang luas. ruang lingkup yang luas yang mencakup kehidupan laut (flora dan fauna. berbagai mineral. namun kita bahkan belum mulai memanfaatkan beberapa sumber daya yang ada di lautan. pemanen kerang. 1. dan produk minyak bumi dari berbagai sumber. dan ditambang. dan energi. dll. nelayan komersial. dan jasa-jasa lingkungan kelautan (environmental services). PENGERTIAN SUMBER DAYA LAUT Sumber daya kelautan adalah sumber daya yang meliputi. bahan tambang/galian. termasuk kegiatan budidaya pantai dan budidaya laut (mariculture). MACAM-MACAM SUMBER DAYA LAUT Secara umum.

tongkol. Laut Arafura dan Samudera Hindia. Masingmasing (1) Selat Malaka. Laut Seram sampai Teluk Tomini. Sampai pada tahun 1998.786. (5) Laut Banda. marlin. (3) Laut Jawa. Apabila potensi perikanan laut ini dikelola secara serius diperkirakan akan memberikan sumbangan devisa sebesar US$ 10 milyar per tahun mulai tahun 2003.05 ribu ton). ikan demersal (1. Potensi lestari ikan laut sebesar 6.140 ton. lobster (4.99 ribu ton).235. ikan karang konsumsi (63.1. dan kembung dapat ditangkap di perairan nusantara antara lain di perairan Laut Cina Selatan. Potensi sumberdaya perikanan ini tersebar dalam sembilan wilayah pengelolaan. (6) Laut Seram sampai Teluk Tomini. ikan pelagis kegil (3.35 ribu ton). Ikan pelagis besar seperti tuna. tembang. Laut Seram sampai Teluk Tomini. (7) Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik. Dengan demikian masih terdapat 41 persen potensi yang tidak termanfaatkan atau sekitar 2. Peluang . terdiri ikan pelagis besar (975. Ikan pelagis kecil seperti ikan layang. atau sekitar 58. dkk. Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik.6 juta ton per tahun.5 persen dari total potensi lestari sumberdaya perikanan laut yang kita miliki. (8) Laut Arafura dan (9) Samudera Hindia (Aziz. (4) Selat Makasar dan Laut Flores.616. produksi perikanan laut Indonesia baru mencapai 3.50 ribu ton). tenggiri dan cucut dapat ditangkap di perairan nusantara dan samudera terutama di perairan Laut Banda.00 ribu ton). Peluang pengembangan industri perikanan baik dalam skala kecil (perairan nusantara) maupun skala besar (ZEEI dan samudera) dapat dikelompokkan sebagai berikut: a. selar. lemuru. Laut Arafura dan Samudera Hindia yang memiliki peluang pengembangan secara lestari sekitar 321. Sumberdaya Dapat Pulih Indonesia dianugerahi dengan laut yang begitu luas. 1998). dan cumi-cumi (28. b. (2) Laut Cina Selatan.766 ton per tahun.2 juta ton.80 ribu ton). Laut Banda. sehingga sumberdaya ikan di dalamnya juga beraneka ragam. udang peneid (74. cakalang.25 ribu ton). Selat Makasar dan Laut Flores.

Potensi sumberdaya hayati (perikanan) laut lainnya yang dapat dikembangkan adalah ekstrasi senyawa-senyawa bioaktif (natural products). dan rumput laut (seaweed). 971.715 ribu ton per tahun. macroalgae (rumput laut). Dari keseluruhan potensi produk budidaya laut tersebut. Kelompok lobster seperti udang karang dan barong berpeluang dikembangkan di perairan Laut Cina Selatan.pengembangan perikanan ikan pelagis kecil secara lestari masih sekitar 1. kawasan pesisir Indonesia memiliki potensi budidaya pantai (tambak) sekitar 830. Kondisi perairan yang teduh dan jernih karena terlindung dari pulau-pulau dan teluk juga memiliki potensi pengembangan budidaya laut untuk berbagai jenis ikan (kerapu. yaitu masing-masing 3. dan 26. dan lain-lain). phycocolloids. kakap. dan industri berbasis bioteknologi lainnya.400 ton per tahun. Jika kita dapat mengusahakan tambak seluas 500.200 ha yang tersebar di seluruh wilayah tanah air dan baru dimanfaatkan untuk budidaya (ikan bandeng dan udang windu) sekitar 356. dan invertebrata untuk keperluan industri makanan sehat (healthy food). lancam. beronang dan ekor kuning berpeluang dikembangkan di sekitar perairan Selat Makasar dan Laut Flores. beronang. . Ikan karang konsumsi seperti kerapu. Dengan kondisi pantai yang landai. dan Laut Seram sampai Teluk Tomini. potensi produksi budidaya ikan dan kerang serta rumput laut adalah 46.000 ha. dan sebagainya dari microalgae (fitoplankton).000 ton per tahun dan 482. Padahal bila dibandingkan dengan Amerika Serikat yang memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang jauh lebih rendah dibandingkan Indonesia. kakap. dengan potensi sekitar 2. kerang-kerang dan rumput laut. seperti squalence. biopolymers.400 ton per tahun. omega-3. terumbu karang.1995).355 ton per tahun.308 ha (Ditjen Perikanan 1998).1 juta ha. kosmetik. d.700 ha. padang lamun (seagrass). banyak ditumbuhi hutan mangrove. farmasi.000 ha dengan target produksi 4 ton per ha per tahun. sampai saat ini hanya sekitar 35 persen yang sudah direalisasikan. maka dapat diproduksi udang sebesar 2 juta ton per tahun. c. mikroorganisme. Kawasan pesisir dan laut Indonesia yang beriklim tropis. Laut Banda. dan Laut Seram sampai Teluk Tomini dengan potensi lestari sekitar 31. Sementara itu. Laut Banda. Dengan harga ekspor yang berlaku saat ini (US$ 10 per kilogram) maka didapatkan devisa sebesar 20 milyar dolar per tahun. pada tahun 1994 sudah meraup devisa dari industri bioteknologi kelautan sebesar 40 milyar dolar (Bank Dunia dan Cida.

Diperkirakan ke-40 cekungan itu berpotensi menghasilkan 106. Sumber energi non konvensional dari laut lainnya. Keberadaan potensi ini di masa yang akan datang semakin signifikan manakala energi yang bersumber dari BBM (bahan bakar minyak) semakin menepis. dan energi yang berasal dari gelombang. konversi energi dari perbedaan salinitas. antara lain energi yang berasal dari perbedaan pasang surut.3 milyar barel terkandung di lepas pantai. Energi non konvensional adalah sumberdaya kelautan non hayati tetapi dapat diperbaharui juga memiliki potensi untuk dikembangkan di kawasan pesisir dan lautan Indonesia. BPPT dari 60 cekungan minyak yang terkandung dalam alam Indonesia. Hal ini terlihat dari banyak laut. Jenis energi ini yang berpeluang dikembangkan adalah ocean thermal energy conversion (OTEC). Dari berbagai sumber pengamatan oseanografis. 7. .2. Dari 40 cekungan itu 10 cekungan telah diteliti secara intensif.5 milyar barel di antaranya sudah dieksploitasi. pasang surut dan arus. Kedua macam energi tersebut juga memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan di Indonesia. sedangkan 29 belum terjamah.7 milyar barel yang diketahui dengan pasti. telah berhasil dipetakan bagian perairan Indonesia yang potensial sebagai tempat pengembangan OTEC.2 milyar barel setara minyak. Perairan Indonesia merupakan suatu wilayah perairan yang sangat ideal untuk mengembangkan sumber energi OTEC. sekitar 70 persen atau sekitar 40 cekungan terdapat di laut.8 milyar barel terdapat di laut dalam. Cadangan minyak yang belum terjamah itu diperkirakan 57.5 milyar barel berupa kekayaan yang belum terjamah. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Kekayaan Alam. minyak bumi dan gas. 11 baru diteliti sebagian. yang lebih dari separuhnya atau sekitar 32. energi kinetik dari gelombang. Salah satu pilot plant OTEC akan dikembangkan di pantai utara Pulau Bali. Kajian terhadap sumber energi ini seperti yang dilakukan oleh BPPT bekerjasama dengan Norwegia di Pantai Baron. teluk serta selat yang cukup dalam di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar bagi pengembangan OTEC. Sedangkan sisanya sebesar 89. Sumberdaya Tidak Dapat Pulih Sumberdaya alam lainnya yang terkadung dalam laut kita adalah terdapatnya berbagai jenis bahan mineral. Hal ini dimungkinkan karena salah satu syarat OTEC adalah adanya perbedaan suhu air (permukaan dengan lapisan dalam) minimal 20 ー C dan intensitas gelombang laut sangat kecil dibanding dengan wilayah perairan tropika lainnya. namun baru 16. Hasil dari kegiatan ini merupakan masukan yang penting dan pengalaman yang berguna dalam upaya Indonesia mempersiapkan sumberdaya manusia dalam memanfaatkan energi non konvensional. Yogyakarta.

606. Agar keterlibatan masyarakat ini optimal.6% dibanding tahun 1997 yang mencapai US$5. keragaman flora dan fauna seperti terumbu karang dan berbagai jenis ikan hias yang diperkirakan sekitar 263 jenis. Untuk mewujudkan pemasukan devisa dari sektor pariwisata ini diperlukan strategi tepat dan langkah-langkah yang kreatif.46 juta (Kamaluddin. Sedangkan perolehan devisa dari wisman yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 1998 diperkirakan mencapai US$4. yang terwujud dalam bentuk kekayaan alam yang indah (pantai). meningkat sebanyak 150. Pengembangan ekowisata bahari dengan melibatkan masyarakat di sekitar lokasi wisata telah mulai dikembangkan di bidang akomodasi yaitu pondok-pondok wisata beserta kelompok masyarakat yang berada di sekitar hotel besar yang akan menyediakan berbagai produk untuk dimanfaatkan.332. Produk wisata antara lain dimaksudkan menjadikan Indonesia sebagai daerah wisata bahari dunia.243.034. Keterlibatan masyarakat juga perlu dikembangkan dalam bidang sarana transportsi rakyat terutama perahu-perahu tradiosinal. Betapa tidak. Potensi jasa lingkungan kelautan lainnya yang masih memerlukan sentuhan pendayagunaan secara profesional agar potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal adalah jasa transportasi laut (perhubungan laut). khususnya sebagai base/detinasi kapal pesiar (cruise ship) dan sea plane. Daya tarik wisata ini perlu dukungan sarana pariwisata seperti penginapan.16% terhadap tahun 1997. 1999).. sarana makan minum. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 1997 mencapai 5. Pada tahun 1998 sebanyak 4. karena di kedua lokasi ini kisaran pasang surutnya mencapai 6 meter. 3. potensi pengembangan sumber energi pasang surut di Indonesia paling tidak terdapat di dua lokasi. maka seyogyanya dilakukan pembinaan dan peningkatan kualitasnya.321. sebagai negara bahari . Jasa-jasa Lingkungan Kelautan Dewasa ini pariwisata berbasis kelautan (wisata bahari) telah menjadi salah satu produk pariwisata yang menarik dunia internasional. dan tempat belanja.472 wisman.185. Pembangunan kepariwisataan bahari pada hakekatnya adalah upaya untuk mengembangkan dan memanfaatkan objek dan daya tarik wisata bahari yang terdapat di seluruh pesisir dan lautan Indonesia. Hal ini dilakukan melalui penganekaragaman produk wisata seperti ekowisata bahari dan sarana pariwisata.Sementara itu.416 atau mengalami penurunan sebesar 11. yaitu Bagan Siapi-Api dan Merauke. baik melalui penyuluhan maupun pelatihan.99%) terhadap tahun 1996 yaitu sebanyak 5.771 (2.09 juta atau turun 18.

batuan yang mengandung sianida juga mengandung . Menurut catatan Dewan Kelautan Nasional. Terdapat 3 ancaman utama terhadap sumber daya laut. banyak juga sampah organik dan anorganik dari kegiatan rumah tangga yang dibuang ke laut dan jumlah sulit dikontrol.5 persen. dan pelabuhan. Sedimentasi dan pencemaran. tanah.ternyata pangsa pasar angkutan laut baik antar pulau maupun antar negara masih dikuasai oleh armada niaga berbendera asing. Pembukaan lahan untuk pertanian menyebabkan banyaknya zat hara atau limbah pertanian yang terbawa aliran sungai. Sedimentasi adalah proses penumpukan zat hara atau proses pelumpuran. Pencemaran adalah kondisi dimana suatu perairan atau tempat mendapatkan masukan zat yang berbahaya atau tidak dapat ditolerir oleh lingkungan tersebut dalam jumlah yang berlebih. karena kandungannya terakumulasi dalam tubuh hewan yang mengkonsumsi atau memanfaatkan perairan yang tercemar air raksa. Pertambangan emas yang menggunakan air raksa dalam proses pengikatan bijih emas dapat menyebabkan pencemaran air raksa di perairan. Limbah hasil tambang berupa lumpur. perikanan. padang lamun. sisanya dikuasai oleh armada niaga asing. Penebangan pohon-pohon di sepanjang aliran sungai membuat lumpur dan kotoran tidak dapat tersaring baik. dan terumbu karang akhir-akhir ini mengalami ancaman kerusakan yang sebagian besar akibat ulah manusia. Sumber pencemaran lainnya adalah kegiatan pertambangan. Pertumbuhan penduduk yang tinggi dan pesatnya kegiatan pembangunan di pesisir bagi berbagai kebutuhan seperti pemukiman. Air raksa merupakan sumber pencemaran yang berbahaya. kemampuan daya angkut armada niaga nasional untuk muatan dalam negeri baru mencapai 54. sedangkan untuk ekspor baru mencapai 4 persen. yaitu: 1. ANCAMAN TERHADAP SUMBER DAYA LAUT Ekosistem laut yang terdiri dari ekosistem mangrove. Selain lumpur dan zat hara berlebih yang mengandung nitrogen dan fosfor (eutrofikasi). menyebabkan besarnya tekanan ekologis terhadap ekosistem dan sumber daya pesisir semakin meningkat pula. Sedimentasi dan pencemaran bisa terjadi karena meningkatnya jumlah penduduk dan adanya kebutuhan akan lahan menyebabkan manusia mulai membuka lahan bahkan di daerah hulu dan hilir sungai.

akanlah sangat berbahaya bagi ekosistem pesisir dan lautan 2. Erosi pantai dapat dilihat dari penurunan garis pantai. Jadi degradasi habitat adalah proses penurunan kualitas habitat/tempat tinggal mahluk hidup tertentu. sumber bahan bangunan. dan sebagai obyek wisata. . produk perdagangan yaitu ikan-ikan hias. Hilangnya jenis-jenis hewan atau tumbuhan dalam rantai makanan bisa menyebabkan adanya gangguan pada ekosistem. Kebutuhan ini mendorong manusia untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat. Kegiatan reklamasi pantai yang sering dilakukan di wilayah pesisir diperkirakan dapat merubah struktur ekologi komunitas biota laut bahkan dapat menurunkan keanekaragaman hayati perairan. Proses tidak alami terjadi karena kegiatan manusia untuk membuka lahan hutan mangrove. 3. yaitu dengan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan (bom. Kegiatan tersebut bisa menyebabkan degradasi habitat karena fungsi hutan mangrove dan terumbu karang sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang dan badai telah rusak. dan khrom. Erosi pantai merupakan kondisi dimana suatu habitat telah terdegradasi. anemon. potas. hujan. rusaknya terumbu karang. Jika limbah-limbah ini dibuang ke laut dalam jumlah besar. dan penambangan terumbu karang untuk kepentingan kontruksi jalan dan bangunan. dan soft coral. Proses alami terjadi karena adanya arus. kadmium.timah. sianida). Degradasi sumberdaya dan keanekaragaman hayati Degradasi sumberdaya alam seperti penebangan hutan mangrove. mengakibatkan hewan-hewan yang hidup di daerah tersebut berkurang jenisnya dan lama kelamaan punah. angin. Sumber protein hewani dapat diperoleh dari ikan. Masuknya zat kimia yang mengendap di permukaan terumbu karang bisa mengakibatkan pemutihan terumbu karang (Coral Bleaching). gelombang. Degradasi terumbu karang terjadi karena kebutuhan manusia untuk mengeksploitasi sumber pangan yaitu ikan-ikan karang. nikel. Erosi pantai terjadi karena proses alami dan tidak alami. Degradasi Habitat Degradasi adalah proses penurunan kualitas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful