P. 1
PTK

PTK

|Views: 89|Likes:
Published by Vil Cin Lin's

More info:

Published by: Vil Cin Lin's on May 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII I SMP

N 1 ADIWERNA KABUPATEN TEGAL DALAM POKOK BAHASAN PYTHAGORAS

SKRIPSI

Diajukan dalam Rangka Penyelesaian Studi Strata 1 untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

OLEH

NAMA : RATNA FATMAWATI MAHSUNAH NIM : 4101906173 Program Studi : Pendidikan Matematika Jurusan : Matematika

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PEGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa isi skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain kecuali yang secara tertuli s dirujuk dalam skripsi ini dan disebutkan dalam Daftar Pustaka.

Semarang, 16 Agustus 2007

RATNA FATMAWATI MAHSUNAH

.

Metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus. dan refleksi. Dan manfaat yang diharapkan dari penelitian ini mendorong dan membantu siswa dalam memahami materi dan menyelesaikan soal-soal Pythagoras. Dari penelitian ini yang diperoleh maka dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan pembelajaran Contextual Teaching and Learning pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi Pythagoras dapat ditingkatkan.50 dan siklus III yang tuntas belajar 36 siswa (90%) dengan nilai rata-rata 78. yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tetapi jika dilihat dari nilai rata-rata kel as guru mata pelajaran tahun lalu dengan rata-rata kelas pada penelitian ada peningkatan. yaitu dari rata-rata 65. pengamatan.ABSTRAK Ratna Fatmawati Mahsunah. dengan ni lai rata-rata 74. 2007.10 menjadi 78. Oleh karena itu maka peneliti mengambil judul Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dalam Pokok Bahasan Pythagoras.50%). Setiap siklus terdapat empat tahapan yakni : perencanaan. pada siklus II yang tuntas belajar 31 siswa (77. 4101906173. Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dalam Pokok Bahasan Pythagoras . dari siklus I ke siklus berikutnya ternyata ada kemajuan meskip un tuntas belajar tidak mencapai 100%. Peserta didik tidak diperkenalkan dengan lingkungan sekitar yang dapat mendukung proses belajar mengajar. Hasil belajar yang diperoleh setelah dilakukan tindakan kelas dalam pokok bahasana Pythagoras melalui Contextual Teaching and Learning kelas VIII I meningkat pada siklus I siswa yang tuntas belajar 28 siswa (70%) dengan nilai rata-rata 72. Dengan keberhasilan sistem pembelajaran matematika akan menjadi dasar bagi terbangunnya keilmuan sains dan teknologi pada khususnya dan keilmuan bidang lainnya. Bagi guru disarankan agar menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman guru pengajar matematika di SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dalam pokok bahasan Pythagoras belum mencapai batas tuntas sekolah. pelaksanaan.88. Keberhasilan pembelajaran matematika dijenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi harapan semua pihak. permasalahannya adalah rendahnya siswa dalam memahami materi Pythagoras juga pendekatan pembelajaran yang digunakan guru kurang menarik. .00.00.

.

Drs. 131281225 Pembimbing Pendamping.Si. Ketua Penguji. 130781011 NIP. M.PENGESAHAN SKRIPSI Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII I SMP N 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dalam Pokok Bahasan Pythagoras Telah dipertahankan di hadapan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang pada : Hari : Kamis Tanggal : 16 Agustus 2007 Panitia Ujian Ketua Sekretaris Drs.Si. Supriyono. 130815345 NIP. Wuryanto. 130815345 Pembimbing Utama. Anggota Penguji. M. Drs. Supriyono.S. Drs. M. M. Kasmadi Imam S. NIP. NIP.Si. .

S. M. NIP. 130815345 . Chotim. Drs. 130781008 NIP. Drs. Supriyono.Drs. Moh. Chotim. NIP. M. Moh. 130781008 Anggota Penguji.S.Si. M.

Akhmad) . Lisa... . (HR.MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO ... Adelia) yang selalu menghibur dalam suka dan duka. Tabrani). (HR. Al Hikmah) PERSEMBAHAN : Kupersembahkan skripsi ini untuk : . (HR. Anak-anakku (Firda. Belajarlah kamu semua dan berbuat baiklah terhadap yang mengajar kamu semua . .. Ilmu itu lebih baik dari pada harta benda karena ilmu itu dapat menjagamu sedangkan harta benda harus kamu jaga . Suamiku tercinta yang selalu memberikan motivasi dalam meraih cita-cita . Barang siapa menyimpan ilmunya maka Allah akan memasang sumbu api pada dirinya .

M. Kasmadi Imam S. Prof. Drs.KATA PENGANTAR Segala puji syukur bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. Oleh karena itu perkenankanlah penulis mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang tak terhingga kepada yang terhormat : 1. Dekan FMIPA Universitas Negeri Semarang. Drs. .Si. Drs.S.Si. Dr. Drs. Rektor Universitas Negeri Semarang.S. Sudijono Sastroatmojo. Ketua Jurusan Matematika FMIPA dan sekaligus Pembimbing Utama yang telah banyak memberikan petunjuk. 5. M. Dalam menyusun skripsi ini penulis telah banyak menerima bantuan dan sumbangan pikiran dari berbagai pihak. Pembimbing Pendamping yang telah memberi bimbingan dan petunjuk kepada penulis. 4. dan hidayahNya. arahan dan bimbingan kepada penulis dalam menyusun skripsi. 2. M. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII I SMP N 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dalam Pokok Bahasan Pythagoras . Supriyono. Wuryanto. H. taufik. Dosen Wali sekaligus Pembimbing Pendamping yang telah memberi bimbingan dalam penulisan skripsi. 3. Moh. Chotim. M.Si. M.

Observer dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan dan dorongan baik material dan spiritual dalam menyusun skripsi ini hingga selesai. 7. Mudah-mudahan skripsi ini dapat memberikan manfaat. H. 16 Agustus. Drs. Amin. kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Kepala SMP N 1 Adiwerna yang telah memberikan ijin. sehingga penulis dapat melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Semarang. Imam Darsono. 4101906173 . Oleh sebab itu.6. Sutrisno.2007 Penulis RATNA FATMAWATI MAHSUNAH NIM.Pd. S.

............... iii iv ... Pengambilan Data.. 11 Pembelajaran Contextual Teaching and Learning .. 1 Rumusan Masalah ......DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL HALAMAN PERNYATAAN ABSTRAK HALAMAN PENGESAHAN HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI ... Subjek Yang Diteliti . Pengertian Belajar .. 14 Penerapan Modal Pembelajaran CTL . Latar Belakang Masalah ...... C. G......... Pengolahan Data.. 1 A. dan Tolok Ukur Keberhasilan Siswa . B... x BAB I PENDAHULUAN .............. viii i ... E....... 18 Dalil Pythagoras .. 27 C............ 3 Sistematika Penulisan Skripsi . 21 Kerangaka Berfikir 25 Hipotesis Tindakan 26 27 BAB III METODE PENELITIAN A.... 3 Manfaat Penelitian .. B.... D...... 4 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN 7 A.. vi ........ 2 Tujuan Penelitian ..... D. 33 .. .. Lokasi Penelitan ..... ii . F. C..... E. v DAFTAR LAMPIRAN . Prosedur Kerja Dalam Penelitian 27 D. 7 Pengertian Pembelajaran .... 27 B. Sumber Data........

Simpulan B.. 36 . Saran-Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN 45 45 .BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pembahasan BAB V PENUTUP A. 40 . 45 . Hasil Penelitian B.. 47 48 36 .

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Jadwal pertemuan 48 Lampiran 2 Daftar siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna 49 Lampiran 3 Rencana pelaksanaan pembelajaran siklus I 50 Lampiran 4 Daftar kelompok siswa siklus I 56 Lampiran 5 Lembar kerja siswa siklus I 57 Lampiran 6 Tes formatif siklus I 58 Lampiran 7 Analisis hasil penelitian siklus I 61 Lampiran 8 Observasi tindakan oleh guru siklus I 62 Lampiran 9 Tabel obervasi partisipasi siswa dalam KBM siklus I 65 Lampiran 10 Rencana pelaksanaan pembelajaran siklus II 66 Lampiran 11 Daftar kelompok siswa siklus II 73 Lampiran 12 Lembar kerja siswa siklus II 74 Lampiran 13 Tes formatif siklus II 76 Lampiran 14 Analisis hasil penelitian siklus II 80 Lampiran 15 Observasi tindakan oleh guru siklus II 81 Lampiran 16 Tabel obervasi partisipasi siswa dalam KBM siklus II 84 Lampiran 17 Rencana pelaksanaan pembelajaran siklus III 85 Lampiran 18 Daftar kelompok siswa siklus III 90 Lampiran 19 Lembar kerja siswa siklus III 91 Lampiran 20 Tes formatif siklus III 92 Lampiran 21 Analisis hasil penelitian siklus III 93 Lampiran 22 Observasi tindakan oleh guru siklus III 94 Lampiran 23 Tabel obervasi partisipasi siswa dalam KBM siklus III 97 Lampiran 24 Kisi-kisi soal tes formatif siklus I 98 Lampiran 25 Kisi-kisi soal tes formatif siklus II 99 Lampiran 26 Kisi-kisi soal tes formatif siklus III 100 Lampiran 27 Foto kegiatan pembelajaran model Contextual Teaching and Learning 101 .

Lampiran 28 Surat keterangan 103 .

Kompetensi tersebut diharapkan dapat mengembangkan ketrampilan dan keahlian untuk dapat mempertahankan hidup di tengah perubahan dunia yang tiba-tiba. Latar Belakang Masalah Perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang kian pesat dan perubahan global dalam berbagai aspek kehidupan yang datang begitu cepat menjadi tantangan bangsa dalam mempersiapkan generasi masa depan. Namun kenyataannya berdasarkan pengamatan dan pengalaman guru pengajar matematika SMP Negeri 1 Adiwerna. Hal ini bisa dilihat dari hasil ulangan harian untuk pokok bahasan tersebut diatas mempunyai rata-rata nilai 65.1 padahal nilai batas tuntas sekolah yaitu 67. .1 BAB I PENDAHULUAN A. cepat. rumit. tidak pasti dan tidak menentu. Untuk menghadapi dinamika dan mengantisipasi persoalan-persoalan kemungkinan besar sudah atau akan terjadi dalam bidang pendidikan perlu disiapkan perangkat aturan atau kurikulum yang berbasis kompetensi. khususnya materi Pythagoras masih mengalami kendala dan belum memperoleh hasil yang memuaskan. SMP Negeri 1 Adiwerna termasuk sekolah unggulan di Kabupaten Tegal dan sekolah yang berstandar nasional (SSN) dalam pembelajarannya menggunakan kurikulum 2004 yang berbasis pada kompetensi. masih banyak siswa dalam pembelajaran matematika. termasuk peserta didik.

2 Mengingat kondisi tersebut di atas. maka dalam pembelajaran matematika. sehingga nantinya dapat mengerjakan soal dengan benar. B. masalah yang dihadapi guru kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal adalah Apakah dengan penerapan pembelajaran Contextual Teaching and Learning hasil belajar siswa kelas . Misalnya nilai tersebut perlu ditingkatkan melalui penerapan atau praktek langsung pada benda-benda kongkret yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari (contextual problem). peneliti berupaya untuk merancang model pembelajaran dan pendekatan serta pemilihan media yang tepat agar tujuan pembelajaran matematika berhasil. untuk mengetahui penerapan pembelajaran kontekstual tersebut maka langkah yang perlu diambil adalah membandingkan hasil pembelajaran tahun lalu dengan pembelajaran yang menggunakan pembelajaran kontekstual. Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi penyebab masalah yang telah diuraikan pada latar belakang masalah di atas. Minat siswa perlu dibangkitkan dalam proses pembelajaran dengan variasi pembelajaran yang menarik. Berdasarkan uraian tersebut di atas penulis ingin mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran kontekstual pada pokok bahasan Pythagoras terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2006-2007.

Siswa mampu meningkatkan kompetensi dalam belajar matematika. Untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran CTL. maka penelitian tindakan kelas yang akan dilaksanakan ini memiliki tujuan sebagai berikut. Manfaat Penelitian Manfaat hasil penelitian yang diharapkan adalah sebagai berikut. Siswa mampu menerapkan cara belajar dengan model CTL dalam kelas dengan kehidupan nyata. . Tujuan Penelitian Sesuai dengan masalah penelitian yang akan dipecahkan melalui PTK. Siswa dapat memotivasi diri untuk terus belajar dengan menggunakan model pembelajaran yang paling tepat. D. 1. Manfaat Bagi Siswa a. C. b. c. Untuk membuktikan adanya perubahan tingkah laku positif pada siswa setelah dilakukan penelitian dengan model pembelajaran CTL. 1. Untuk membuktikan peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna pada pokok bahasan Pythagoras. 3.3 VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal semester gasal tahun pelajaran 2006-2007 pada pokok bahasan Pythagoras dapat ditingkatkan ? . 2.

yakni bagian awal.4 2. E. c. b. kata pengantar. abstrak. efisien. 3. daftar isi. Manfaat Bagi Sekolah a. halaman pengesahan. 1. Bagian Awal Pada bagian awal penulisan skripsi ini memuat halaman judul. halaman motto. b. Memberikan kontribusi kepada sekolah untuk studi komperatif pengembangan prestasi siswa. Memberikan referensi kepada guru-guru yang lain untuk lebih mengembangkan diri dalam proses pembelajaran di sekolah sesuai mata pelajarannya. dan persembahan. bagian isi. efektif. . serta dinamis dan berani melakukan pembaharuan dalam proses pembelajaran matematika. Memberikan masukan pada guru untuk menggunakan model pembelajaran CTL. Sistematika Penulisan Skripsi Pedoman penyusunan skripsi dibagi menjadi tiga bagian. Guru diberi kesempatan agar kreatif. Manfaat Bagi Guru a. Dapat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan pembelajaran matematika dengan model CTL. daftar lampiran. dan bagian akhir skripsi.

a. Bagian selajutnya penulis mengajukan hipotesis tindakan yang merupakan jawaban sementara dan memerlukan penelitian. b. cara pengumpulan data dan analisis data. tindakan. Berisi teori yang dijadikan sebagai acuan dalam penelitian ini yang merupakan tinjauan dari buku-buku pustaka. disamping itu dikemukakan relevansi teori dan hasil penelitian tindakan kelas. setiap siklus terdiri dari empat tahap. yakni perencanaan. tolok ukur keberhasilan. rancangan penelitian yang terdiri atas tiga siklus. Bab III Metode Penelitian Pada Bab III memuat tentang lokasi penelitian yang digunakan dalam penelitian. Bab I Pendahuluan Dalam Bab I berisi tentang latar belakang masalah. dan penerapan model pembelajaran CTL dengan pokok bahasan yang terkait. Bab II Landasan Teori dan Hipotesis Tindakan Dalam Bab II ini memuat tentang tinjauan kepustakaan. c. instrumen penelitian. pengamatan dan refleksi. Bagian Isi Pada bagian isi penulisan skripsi ini terdiri dari lima bab. yakni pembahasan materi pokok bahasan Pythagoras. permasalahan. yaitu sebagai berikut. tujuan penelitian.5 2. manfaat penelitian dan sistematika penulisan skripsi. . dan hipotesis tindakan. Dalam bagian ini penulis membahas tentang relevansi konsep dengan permasalahan.

6 d. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar pengamatan. . dan instrumen penelitian. 3. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Dalam bab ini berisi tentang pelaksanaan pada siklus 1. Bagian Akhir Dalam bagian akhir skripsi terdiri dari Daftar Pustaka. lembar penelitian. Bab V Penutup Dalam bab ini berisikan simpulan dari hasil penelitian dengan memperhatikan dari hasil penelitian. maka dikemukakan saran-saran dan penutup. dan lampiran-lampiran hasil penelitian. siklus 2. dan selanjutnya dibahas hasil penelitian tersebut. siklus 3. e. dan dokumentasi penelitian.

pemahaman. antara lain : minat dan perhatian. tingkah laku. Pengertian belajar Belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. kebiasaan. Sebagai contoh. kebiasaan serta perubahan aspekaspek yang ada pada diri individu yang sedang belajar. lingkungan sekolah. maka kita bicara tentang mengubah tingkah laku seseorang melalui berbagai pengalaman yang ditempuhnya. motivasi serta faktor lainnya. Tingkah laku sebagai hasil dari proses belajar dipengaruhi oleh banyak faktor. Perubahan sebagai hasil dari prosses belajar dapat ditunjukkan dalam berbagai bentuk. belajar merupakan proses aktif yang memungkinkan manusia untuk menemukan hal-hal baru diluar informasi yang diberikan kepada dirinya. Menurut Bruner. Faktor internal ialah apa-apa yang dimiliki seseorang. seperti terjadi perubahan pengetahuan. baik faktor yang terdapat dari dalam diri individu (faktor internal) maupun faktor yang diluar individu (faktor eksternal). yakni : lingkungan keluarga.7 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN A. Apabila kita mendiskusikan tentang cara belajar. dan lingkungan masyarakat. ketrampilan. seseorang siswa yang mempelajari bilangan prima akan bisa menemukan berbagai hal penting dan menarik tentang . Sedangkan faktor eksternal dalam proses belajar dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) lingkungan.

yaitu suatu tahap pembelajaran sesuatu pembelajaran dimana pengetahuan itu diwujudkan dalam bentuk bayangan visual. Tahap-tahap dalam proses belajar. yaitu suatu tahap pembelajaran dimana pengetahuan itu direpresentasikan dalam bentuk simbol-simbol abstrak yaitu. Tahap Simbolik. 2. lambang matematika. a. sekalipun pada awal guru hanya memberikan sedikit informasi tentang bilangan prima kepada siswa tersebut. Ada 2 (dua) bagian yang penting dari teori Bruner. Tahap Ikonik. simbol yang dipakai berdasarkan kesepakatan orang dalam bidang bersangkutan baik simbol verbal.8 bilangan prima. yaitu : 1. b. yang menggambarkan situasi kongkrit yang terdapat pada tahap enaktif tersebut diatas. dengan menggunakan benda-benda kongkrit atau menggunakan situasi yang nyata. Teorema tentang cara belajar dan mengajar matematika Berdasarkan hasil observasi Bruner ada 4 (empat) prinsip tentang cara belajar dan mengajar Matematika yang mereka sebut Teorema . Jika pengetahuan yang dipelajari itu dipelajari dalam 3 (tiga) tahap yang macamnya dan urutannya adalah sebagai berikut. maupuan lambang asbtrak yang lain. Keempat teorema tersebut adalah : . yaitu suatu tahap pembelajaran sesuatu pengetahuan dimana pengetahuan itu dipelajari secara aktif. gambar. atau diagram. Tahap Enaktif. c.

sehingga perbedaan antara konsep . Teorema Notasi Menurut apa yang dikatan dalam Teorema Notasi. jika para siswa bisa mengkonstruksi sendiri reseprentasi tersebut mereka akan lebih mudah menemukan sendiri konsep atau prinsip yang terkandung dalam reseprentasi tersebut. dan juga mempermudah pengembangan berbagai konsep.9 a. b. prinsip. sehingga untuk selanjutnya mereka juga mudah untuk mengingat hal-hal tersebut dan dapat mengaplikasikannya dalam situasi-situasi yang sesuai. c. mempermudah ditemukannya berbagai prinsip matematika. Alasannya. representasi dari suatu materi matematika akan lebih mudah dipahami oleh siswa apabila didalam representasi itu digunakan notasi yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa. Teorema Konstruksi Didalam teorema konstruksi dikatakan bahwa cara yang terbaik bagi seseorang siswa untuk mempelajari sesuatu konsep atau prinsip dalam matematika adalah dengan mengkonstruksi sebuah reseprentasi dari konsep atau prinsip tersebut. Teorema kekontrasan dan variasi Disini dikemukakan bahwa sesuatu konsep matematika akan lebih mudah dipahami oleh siswa apabila konsep itu dikontraskan dengan konsep-konsep yang lain. Penggunaan notasi yang tepat akan mempermudah ditemukannya penyelesaian untuk berbagai soal. dan prosedur dalam matematika.

dan setiap ketrampilan dalam matematika berhubungan dengan konsep-konsep. 2004:32).10 itu dengan konsep yang lain menjadi jelas. Pendekatan spiral dalam pembelajaran matematika Disebabkan oleh adanya peningkatan taraf kemampuan berfikir para siswa sesuai dengan perkembangan kedewasaan atau kematangan mereka. dua teorema atau lebih dapat diterapkan secara bersama dalam proses pembelajaran sesuatu materi matematika tertentu. Dalam penerapan atau implementasi. Perlunya digunakan pendekatan spiral dalam pembelajaran matematika maksudnya : sesuatu materi matematika tertentu seringkali perlu diajarkan beberapa kali pada siswa yang sama selama kurun waktu siswa tersebut disekolah. tetapi saat pembelajaran yang satu keberikutnya . Selain itu didalam teorema ini juga disebutkan bahwa pemahaman siswa tentang sesuatu konsep matematika juga akan lebih baik apabila konsep itu dijelaskan dengan menggunakan contoh yang bervariasi. Teorema konektivitas Didalam teorema konektivitas bahwa setiap konsep. 3. Perlu dijelaskan bahwa keempat teorema tersebut diatas tidak dimaksudkan untuk diterapkan satu persatu. Hal tersebut tergantung pada karakteristik dari materi atau topik matematika yang dipelajari dan karakteristik siswa yang belajar (Depdiknas. d. Dengan menggunakan contohcontoh yang bervariasi tersebut siswa akan memahami bahwa suatu konsep bisa direpresentasikan dengan berbagai contoh yang spesifik. dan ketrampilan yang lain. setiap prinsip. prinsip-prinsip.

B. Model pembelajaran kontekstual mendasarkan diri pada kecenderungan pemikiran tentang belajar sebagai berikut. termasuk peningkatan dalam keformalan sistem notasi yang digunakan. Proses Belajar a. Belajar tidak hanya sekedar menghafal. Pengertian Pembelajaran Pembelajaran matematika tidaklah sama maknanya dengan mengajar matematika. 1.11 terjadi peningkatan dalam tingkat keabstrakan dan kompleksitas dari materi yang dipelajari. sehingga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa untuk berperan aktif dalam membangun konsep secara mandiri atau bersama-sama. . Peningkatan dalam hal materi pembelajaran dan sistem notasi tersebut diupayakan seiring dengan peningkatan kemampuan dan kematangan siswa dalam berfikir. Para guru diharapkan merancang pembelajaran matematika.bertolak dari hakekat belajar. Siswa harus mengkontruksikan pengetahuan di benak mereka sendiri. Mengajar adalah mengatur. maka mengajar dirumuskan dalam beberapa batasan yang intinya memberikan tekanan kegiatan optimal yang dilakukan siswa dalam belajar. sesuai dengan perkembangan kedewasaan siswa. mengorganisasikan lingkungan yang ada disekitar siswa. sehingga dapat mendorong dan menumbuhkan minat siswa melakukan kegiatan belajar.

12 b. Anak belajar dari mengalami. tetapi mencerminkan keterampilan yang dapat diterapkan. d. e. bukan dari pemberian orang lain. menemukan sesuatu yang berguna bagi dirinya. 2. Untuk itu perlu dipahami strategi belajar yang salah dan terus menerus akan mempengaruhi struktur otak. Manusia mempunyai tingkatan yang berbeda dalam menyikapi situasi baru. Siswa belajar dari mengalami sendiri. Pengetahuan tidak dapat dipisah-pisahkan menjadi fakta-fakta atau preposisi yang terpisah. Transfer Belajar a. dan bukan diberi begitu saja oleh guru. . Perubahan struktur otak itu berjalan terus seiring dengan perkembangan organisasi pengetahuan dan keterampilan seseorang. Para ahli sepakat bahwa pengetahuan yang dimiliki seseorang itu terorganisasi dan mencerminkan pemahaman yang mendalam tentang sesuatu persoalan (subject matter). Proses belajar dapat mengubah struktur otak. c. dan bergelut dengan ide-ide. Siswa perlu dibiasakan memecahkan masalah. Anak mencatat sendiri pola-pola bermakna dari pengetahuan baru. yang pada akhirnya mempengaruhi cara seseorang berperilaku. f. g.

Penting bagi siswa tahu untuk apa ia belajar dan bagaimana ia menggunakan pengetahuan dan keterampilan itu. guru mengarahkan. 4. . Peran orang dewasa (guru) membantu menghubungkan antara yang baru dan yang sudah diketahui. sedikit demi sedikit. strategi belajar amat penting. Pentingnya Lingkungan Belajar a. Manusia mempunyai kecenderungan untuk belajar dalam bidang tertentu. Siswa sebagai Pembelajar a. memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan dan menerapkan ide mereka sendiri. 3. siswa menonton ke siswa akting bekerja dan berkarya.13 b. Belajar efektif itu dimulai dari lingkungan belajar yang berpusat pada siswa. d. Akan tetapi. Keterampilan dan pengetahuan diperluas dari konteks yang terbatas (sempit). Tugas guru memfasilitasi agar informasi baru bermakna. untuk hal-hal yang sulit. Strategi belajar itu penting. dan menyadarkan siswa untuk menerapkan strategi mereka sendiri. c. dan seorang anak mempunyai kecenderungan untuk belajar dengan cepat hal-hal baru. Anak dengan mudah mempelajari sesuatu yang baru. Dan guru akting di depan kelas. c. b.

14 b. . Pembelajaran Kontekstual Belajar secara kontekstual adalah belajar yang akan terjadi bila dihubungkan dengan pengalaman nyata sehari-hari. C. Umpan balik amat penting bagi siswa. Strategi belajar lebih dipentingkan dibandingkan hasilnya. Pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara siswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Blanchand (2001) menjelaskan sebuah hasil penelitian kognitif yang menunjukkan bahwa sekolah sekolah (yang pengajarannya dikelola secara tradisional) tidak membantu peserta didik dalam menerapkan pemahamannya terhadap bagaimana sesorang itu harus belajar dan bagaimana menerapkan sesuatu yang dipelajari pada situasi baru. c. yang berasal dari proses penilaian (assessment) yang benar. Menumbuhkan komunitas belajar dalam bentuk kerja kelompok itu penting. Selain itu dijelaskan juga perbedaaan penyajian tradisional dan pengajaran yang kontekstual sebagai berikut. d.

15 Penyajian Tradisional Penyajian Kontekstual 1. Pembelajaran kontekstual dapat dilakukan dengan menerapkan tujuh komponen CTL. Nilai-nilai informasi di tentukan guru. seperti ujian. 2. 4. 5. tanpa menghubungkan dengan pengetahuan awalnya. Mengandalkan pada hafalan. 4. Memberikan kepada peserta didik semua informasiinformasi yang ada. 2. Mengandalkan pada berpikir dan spasial. 1. Menghubungkan dengan pengetahuan awal peserta didik. 5. Memfokuskan secara khusus pada satu subjek (materi pelajaran) 3. Konstruktivisme (Constructivism) Merupakan landasan berfikir atau filosofi pendekatan CTL yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit. 1. yaitu. Memadukan secara khusus materi pelajaran yang lain 3. Penilaian bahan belajar hanya bersifat formal akademis. Nilai informasi di dasarkan pada kebutuhan peserta didik sendiri (individual). yang . Penilaian otentik melalui kegiatan atau memecahkan masalah nyata.

penyimpulan (conclusion) 3. Menemukan (Inquiry) Menemukan merupakan bagian inti dari kegiatan berbasis CTL. dan menilai kemampuan berfikir siswa. observasi (observation) b.16 hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonyongkonyong. b. memberi kesempatan siswa menemukan dan merepkan idenya sendiri dan c. kegiatan bertanya merupakan bagian penting dalam . Bertanya (Questioning) Bertanya dalam pembelajaran dipandang sebagai kegiatan guru untuk mendorong. Siklus inquiry: a. menyadarkan siswa agar menerapkan strategi mereka sendiri dalam belajar 2. mengajukan dugaan (hiphotesis) d. Bagi siswa. Untuk itu tugas guru adalah memfasilitasi proses tersebut dengan: a. pengumpulan data (data gathering) e. membimbing. menjadikan pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa. tetapi hasil dari menemukan sendiri. Pengetahuan dan pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan bukan hasil mengingat seperangkat fakta-fakta. bertanya (questioning) c.

Kelompok siswa bisa sangat bervariasi bentuknya. 4. yaitu menggali informasi. 6. dan seterusnya. aktifitas. guru disarankan selalu melaksanakan pembelajaran dalam kelompok-kelompok belajar. jumlah. Pemodelan (Modeling) Dalam pendekatan CTL guru bukan satu-satunya model. Masyarakat Belajar (Learning Community) Dalam kelas CTL. 5. Model dapat dirancang dengan melibatkan siswa. baik keanggotaan. Kunci dari itu semua adalah bagaimana pengetahuan itu mengendap dibenak siswa. Siswa contoh tersebut dikatakan sebagai model. yang tau memberi tahu yang belum tahu. yang mempunyai gagasan segera memberi usul. Seorang siswa bisa ditunjuk untuk memberi contoh temannya cara melafalkan suatu kata. Refleksi adalah cara berfikir tentang apa yang baru dipelajari atau berfikir kebelakang apa yang sudah kita lakukan dimasa lalu. Siswa dibagi kelompokkelompok yang anggotanya heterogen. Refleksi (Reflection) Refleksi juga bagian penting dalam pembelajaran dengan pendekatan CTL.17 melaksanakan pembelajaran yang berbasis inquiri. Refleksi merupakan respon terhadap kejadian. dan mengarahkan perhatian pada aspek yang belum diketahuinya. Yang pandai mengajari yang lemah. atau pengetahuan yang baru diterima. mengkonfirmasikan apa yang diketahui. Siswa mencatat apa yang . Siswa lain bisa menggunakan model tersebut sebagai standar kompetensi yang harus dicapainya.

18 sudah dipelajari dan bagaimana merasakan ide-ide baru. Pada akhir pelajaran, guru menyisakan waktu sejenak agar siswa melakukan refleksi. 7. Penilaian yang sebenarnya (Authentic Assesment) Assessment adalah proses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran perkembangan belajar siswa. Gambaran perkembangan siswa perlu diketahui oleh guru agar bisa memastikan bahawa siswa mengalami proses pembelajaran dengan benar. Data yang dikumpulkan melalui kegiatan penilaian (assessment) bukanlah untuk mencari informasi tentang belajar siswa. Hal-hal yang bisa digunakan dalam menilai prestasi siswa adalah laporan, PR, kuis, karya tulis, presentasi, jurnal dan lain-lain. D. Penerapan Model Pembelajaran CTL Secara umum penerapan pembelajaran kontekstual menyebabkan bermacam-macam langkah pembelajaran sebagai berikut. 1. Pembelajaran aktif, yaitu peserta didik diaktifkan untuk mengkontruksikan pengetahuan dan memecahkan masalah. 2. Multi konteks, yaitu pembelajaran dalam konteks yang ganda (multi konteks) memberikan peserta didik pengalaman yang dapat digunakan untuk mempelajari dan mengidentifikasi ataupun memecahkan masalah dalam kontek baru (terjadi transfer).

19 3. Kooperasi dan diskursus (penjelasan/ceramah), yaitu peserta didik belajar dari orang lain melalui kooperasi (kerja sama), diskursus (penjelasanpenjelasan) , kerja tim dan mandiri (self reflektion). 4. Berhubungan dengan dunia nyata, yaitu pembelajaran yang menghubungkan dengan isu isu kehidupan nyata melalui kehidupan pengalaman diluar kelas dan simulasi. 5. Pengetahuan prasyarat/awal, yaitu pengalaman awal peserta didik dan situasi pengetahuan yang didapat mereka akan berarti atau bernilai dan nampak sebagai dasar dalam pembelajaran. 6. Ragam nilai, yaitu pengajaran yang fleksibel menyesuaikan kebutuhan dan tujuan-tujuan dari peserta didik-peserta didik yang berbeda. 7. Kontribusi pada masyarakat, yaitu suatu cara yang dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pembelajaran atau akibat proses harus diutamakan. 8. Penilaian otentik, yaitu proses belajar peserta didik perlu dimulai dalam kontek ganda yang bermasalah. 9. Pemecahan masalah, yaitu berfikir tingkat tinggi yang diperlukan dalam memecahkan masalah nyata harus ditekankan dalam hal kebendaaan, memorisasi dan pengulangan-pengulangannya. 10. Mengalikan sendiri (self direction), yaitu peserta didik ditantang dan dimungkinkan diperbolehkan membuat pilihan-pilihan, mengembangkan alternatif-alternatif diarahkan sendiri, berbagi dengan guru. Dengan demikian mereka bertanggung jawab sendiri dalam belajarnya.

20 11. Memperhatikan masyarakat kelas, yaitu melihatkan kerja sama antara guru dengan peserta didik dan peserta didik dikelas sangat membantu / mendukung proses pembelajaran. Model pembelajaran dengan pendekatan kontekstual merupakan model pembelajaran yang mengarahkan guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga masyarakat. Jika model pembelajaran CTL ini diterapkan, maka langkahnya sebagai berikut. 1. Memotivasi siswa (memfokuskan perhatian siswa) dengan cara tanya jawab berkaitan dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari. 2. Mengkonsumsikan tujuan pembelajaran dan logistic yang digunakan. 3. Guru membagi siswa dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang. 4. Guru membagikan lembar kerja siswa yang berisi masalah yang akan diselesaikan secara berkelompok. 5. Guru memfasilitasi siswa menyampaikan logistic yang digunakan dalam memecahkan masalah. 6. Guru membantu siswa dalam melakukan berbagi tugas dalam menyelesaikan masalah. 7. Guru mendorong siswa dalam melakukan penyelidikan kelompoknya.

9. E. E= 900 Pada segitiga siku-siku berlaku kuadrat sisi terpanjang / sisi miring / hypotenusa sama dengan jumlah kuadrat sisi lainnya. Guru senantiasa menyajikan pertanyaan yang membuat siswa berfikir tentang kelayakan pemecahan masalah atau menggali apa yang dipikirkan siswa. Dalil Pythagoras Sebelum anak diberi materi terlebih dahulu diuraikan kembali cara menentukan rumus Pythagoras yang pernah dipelajari di SD Dalil Pythagoras .. hitunglah AC jawab : sketsa gambar DE2 + EF2 = DF2 . Membantu siswa menganalisis dan mengevaluasi proses berpikir. 10. ABC siku-siku di B dengan panjang AB = 12 cm dan panjang BC = 16cm. sehingga Contoh : 1.21 8. Membantu siswa memecahkan dan menyiapkan bahan presentasi didepan kelas. Jika .

Jika . . PQR siku-siku di Q dengan panjang PR = 25 cm dan panjang QR = 7 cm. dan bilangan terbesar adalah bilangan yang mewakili sisi terpanjang. hitunglah PQ jawab : sketsa gambar PR2 = PQ2 + QR2 Sehingga PQ2 = PR2 + QR2 = 252 + 72 = 625 + 49 = 576 PQ = 576 = 24 cm Jadi panjang PQ = 24 cm Tripel Pythagoras adalah tiga bilangan asli yang merupakan panjang sisi pada segitiga siku-siku.22 AC2 = AB2 + BC2 = 122 + 162 = 144 + 196 = 400 AC = 400 AC = 20 cm Jadi panjang AC = 20 cm 2.

. b) Jika persegi PQRS dengan PR adalah diagonal. maka panjang PR adalah . AC2 = AB2 + BC2 PR2 = PQ2 + QR2 . a) Jika persegi panjang ABCD dengan AC adalah diagonal. 5 adalah tripel Pythagoras Jawab : 52 .32 + 42 25 = 9 + 16 terbukti Panjang diagonal Dalil Pythagoras dapat digunakan untuk menghitung panjang diagonal bidang pada persegi panjang dan persegi. Dalil Pythagoras dapat juga digunakan untuk menentukan panjang diagonal ruang. maka panjang AC adalah .23 Contoh : Buktikan bahwa 3. Untuk menentukan diagonal ruang DF. 4. Jika balok ABCD.EFGH dengan DF adalah diagonal ruang balok. maka lihat persegi panjang BDHF.

sehingga BD2 = AB2 + AD2 DF2 = BD2 + BF2 DF2 = AB2 + AD2 + BF2 Jika AB = p.5 m maka tentukan tinggi tembok yang disandari tangga. maka X = p2 + l 2 + t 2 = 82 + 62 + 52 = 64 + 36 + 25 = 125 = 5 5 Jadi panjang diagonal ruang balok adalah 5 5 Contoh 1) sebuah tangga disandarkan pada tembok yang jarak ujung bawah tangga ke tembok 1. Tentukan diagonal ruang balok. maka DF2 = p2 + l2 + t2 DF2 = p2 + l 2 + t 2 Contoh : Diketahui balok dengan ukuran panjang = 8 cm. Jawab : Misalkan panjang diagonal ruang balok adalah X. DF2 = BD2 + BF2 . lebar = 6 cm dan tinggi = 5 cm. AD = l. BF = t.24 BD adalah diagonal bidang ABCD.5 m panjang tangga 2.

00 AB = 4.5)2 = 6.25 Jawab : sketsa gambar AC2 = AB2 + BC2 AB2 = AC2 . Kerangka Berpikir Belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang seperti pengetahuan.00 = 2 Jadi tinggi tembok = 2 m Contoh 2) Pak Amat mempunyai kebun yang terbentuk sebagai berikut. tingkah laku.25 = 4.25 2.5)2 . pemahaman. .(1.BC2 = (2. Hitunglah panjang AD (1) AC2 = AB2 + BC2 = 82 + 62 = 64 + 36 = 100 AC = 100 = 10 (2) AD2 = CD2 + AC2 = 262 + 102 = 676 + 100 = 576 AD = 576 = 14 Jadi panjang sisi kebun pak Amat = 14 m F.

Melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). hasil belajar siswa kelas VIII I SMP N 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dalam pokok bahasan Pythagoras dapat ditingkatkan. Hasil dari proses belajar dipengaruhi oleh faktor internal (dalam diri individu) dan faktor eksternal (luar individu) Pendekatan kontekstual CTL (Contextual Teaching and Learning) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Hipotesis Tindakan Berdasarkan uraian di atas maka hipotesis tindakan yang akan diajukan adalah sebagai berikut. G.26 ketrampilan. Pendekatan kontekstual dapat dijalankan tanpa harus mengubah kurikulum dan tatanan yang ada. kebiasaan serta perubahan aspek-aspek yang ada pada diri individu yang sedang belajar. . Kontekstual dikembangkan dengan tujuan agar pembelajaran lebih produktif dan bermakna. Seperti halnya strategi pembelajaran yang lain. Kontekstual hanya sebuah strategi pembelajaran. Dalam kelas kontekstual tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Dengan penerapakan tujuh komponen CTL diharapkan siswa mampu meningkatkan prestasi belajar mereka. Sehingga proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami.

ini dilaksanakan di SMP Negeri I Adiwerna Kabupeten Tegal. Kelas VIII I. Lokasi Penelitian Penelitian Tindakan Kelas berjudul Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII I SMP Negeri I Adiwerna dalam pokok bahasa Pythagoras. . C. selain itu peneliti bertugas sebagai pengajar di kelas VIII I.27 BAB III METODE PENELITIAN A. Peneliti memilih kelas VIII I karena mengetahui hasil belajar matematika lebih rendah dibanding dengan hasil belajar matematika kelas yang lain. Subjek yang Diteliti Subyek yang diteliti adalah siswa kelas VIII I tahun pelajaran 2006/2007 SMP Negeri I Adiwerna Kabupaten Tegal. B. disebelah selatan pasar Banjaran Adiwerna. yang beralamat di Desa Tembok Banjaran tepatnya di Jl. Prosedur Kerja dalam Penelitian Penelitian tindakan kelas ini merupakan siklus yang dirancang dalam tiga siklus. Raya Selatan Banjaran Adiwerna Tegal. tindakan. Setiap siklus ada empat tahapan yaitu perencanaan. dengan jumlah 40 siswa yang terdiri dari 20 laki-laki dan 20 perempuan.

b. Merancang pembelajaran model CTL. f. Guru membentuk kelompok kecil dengan anggota 4 siswa. 3. d. Guru menyiapakan segala sesuatu agar suasana kelas siap. . Pelaksanaan a. Merancang membentuk kelompok kecil untuk mengerjakan lembar kerja siswa. Merancang pembuatan rencana pengajaran. sesuai tempat duduk yang bedekatan untuk mengerjakan LKS. Siswa dengan bimbingan guru membuat kesimpulan. Guru menjelaskan materi pada siswa dengan contoh dalam kehidupan sehari-hari yang ada kaitannya dengan Pythagoras. 2. Merancang pelatihan soal secara individual. Perencanaan a. Tahapan tersebut disusun dalam siklus dan setiap siklus dilaksanakan sesuai perubahan yang ingin dicapai. b. c. e. Siklus I 1.28 pengamatan. d. dan refleksi. e. Siswa mengerjakan tes formatif pada akhir pelajaran. c. Pengamatan Pengamatan yang dilaksanakan terhadap penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. Guru mengadakan apersepsi/motivasi. Guru menentukan pokok bahasan yang akan diajarkan.

Pengamatan terhadap siswa. c. b.29 a. Refleksi Refleksi merupakan langkah untuk menganalisa hasil kerja siswa. 7) Pemanfaatan waktu. 3) aktifitas siswa dalam tanya jawab dan sebagainya. 2) Penampilan guru didepan kelas. Analisis dilakukan untuk mengadakan baik kelebihan maupun kekurangan yang terdapat pada siklus I. Sarana dan prasana 1) Suasana kelas 2) Buku-buku pelajaran penunjang 3) Alat peraga yang diperlukan 4. 2) perhatian terhadap penjelasan guru. 5) Penggunaan alat peraga. kemudian mendiskusikan hasil analisis secara kolaborasi untuk perbaikan pada pelaksanakan siklus II . 4) Pengelolaan kelas. meliputi : 1) kehadiran siswa. 3) Cara penyampaian materi. Pengamatan terhadap guru. 6) Penggunaan bahasa. 1) Kehadiran guru.

Perencanaan a. 3. Merancang pembentukan kelompok kecil untuk mengerjakan lembar kerja siswa. Pelaksanaan a. d. Pengamatan terhadap siswa. Guru menyiapkan segala sesuatu agar suasana kelas kondusif. c. Dengan bimbingan guru. Merancang latihan soal secara individual. Guru membentuk kelompok kecil dengan anggota 4 siswa sesuai urutan absensi untuk mengerjakan lembar kerja siswa. Guru mengadakan apersepsi/motovasi. d.30 Siklus II 1. e. e. b. Dengan tanya jawab dijelaskan materi tentang Panjang Diagonal dengan contoh dalam kehidupan sehari-hari. c. . f. Pengamatan Pengamatan yang dilaksanakan terhadap penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. b. 2. meliputi : 1) kehadiran siswa. siswa membuat kesimpulan. Guru menentukan kembali pokok bahasan yang akan diajarkan berdasarkan pada refleksi. Merancang kembali rencana pengajaran. a. Merancang pembelajaran model CTL. Siswa mengerjakan tes formatif pada akhir pelajaran.

Refleksi Refleksi merupakan langkah untuk menganalisa hasil kerja siswa. b. 2) Penampilan guru didepan kelas. 4) Pengelolaan kelas. c. 4) kerjasama dengan teman. Sarana dan prasana 1) Suasana kelas 2) Buku-buku pelajaran penunjang 3) Alat peraga yang diperlukan 4. 7) Pemanfaatan waktu. Analisis dilakukan untuk mengadakan baik kelebihan maupun kekurangan yang terdapat pada kelas II. 3) Cara penyampaian materi. 1) Kehadiran guru. kemudian mendiskusikan hasil analisis secara kolaborasi untuk perbaikan pada pelaksanakan siklus III . 3) aktifitas siswa dalam tanya jawab. 6) Penggunaan bahasa. Pengamatan terhadap guru. 5) Penggunaan alat peraga.31 2) perhatian terhadap penjelasan guru.

e. Siswa dengan bimbingan guru membuat kesimpulan. d. a. Guru menyiapkan segala sesuatu agar suasana kelas siap. Merancang kembali rencana pengajaran. Guru mengadakan apersepsi/motivasi. e. Perencanaan a. b. 3. sesuai dengan kemampuang berfikir untuk mengerjakan lembar kerja siswa. f. Merancang pembelajaran model CTL. b. Merancang pembentukan kelompok kecil untuk mengerjakan lembar kerja siswa. Pengamatan Pengamatan yang dilaksanakan terhadap penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut. meliputi : 1) kehadiran siswa . Guru membentuk kelompok kecil dengan anggota 4 siswa. Pelaksanaan a. . Siswa mengerjakan tes formatif pada akhir pelajaran. Dengan tanya jawab dijelaskan materi tentang penerapan Dalil Pythagoras dalam kehidupan sehari-hari. Pengamatan terhadap siswa.32 Siklus III 1. Guru menentukan lagi kembali pokok bahasan yang akan diajarkan berdasarkan pada refleksi. c. d. 2. c. Merancang latihan soal secara individual.

33 2) perhatian terhadap penjelasan guru . Pengamatan terhadap guru. . 2) Penampilan guru didepan kelas. 4) kerjasama dengan teman . Sarana dan prasana 1) Suasana kelas 2) Buku-buku pelajaran penunjang 3) Alat peraga yang diperlukan 4. hasil belajar siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupetan Tegal dapat ditingkatkan. 6) Penggunaan bahasa. 5) pemanfatan alat peraga oleh siswa. Refleksi Menganalisis kembali untuk mendapatkan kesimpulan apakah hipotesis tindakan tercapai atau tidak. 5) Penggunaan alat peraga. c. Maka diharapkan pada akhir siklus ini. 4) Pengelolaan kelas. 3) aktifitas siswa dalam tanya jawab . 3) Cara penyampaian materi. 7) Pemanfaatan waktu. b. 1) Kehadiran guru.

2. II. 3. kemudian dibandingkan dengan data siklus III. Sumber Data. e. Pengambilan Data. Lembar kerja siswa pada siklus I.34 D. a. Hasil perbandingan tersebut dianalisis tentang keberhasilan penelitian tindakan kelas. Hasil pengamatan dari teman sejawat yang membantu sebagai observer. b. b. c. d. Tes formatif pada siklus III. a. Pengolahan Data dan Tolok Ukur Keberhasilan Siswa 1. Lembar pengamatan dari teman sejawat sebagai kolaborasi dalam penelitian. Pengambilan Data Cara pengambilan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Sumber Data Sumber data dalam penelitian adalah sebagai berikut. kemudian dibandingkan dengan data siklus II. Tes formatif pada siklus I. II. Pengolahan Data Data pada ulangan harian sebelumnya dibandingkan dengan data pada siklus I. . Tes formatif pada siklus II. Hasil tes tertulis siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal.

35 4. tak ada kelompok siswa yang pasif serta tidak ada siswa dalam kelompok yang pasif. diperoleh cara menerapkan model pembelajaran CTL yang efektif . meningkatnya hasil belajar siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal pada pelajaran matematika dalam pokok bahasan Pythagoras yaitu hasil belajar siswa rata-rata di atas 67. c. yang ditandai dengan keberanian siswa bertanya. b. Tolok Ukur Keberhasilan Penelitian Tolok ukur keberhasilan pada penelitian tindakan kelas ini adalah : a. terjadinya peningkatan aktivitas belajar siswa.

5% 33 82.36 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Hasil Penelitian 1. Partisipasi Siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar Siklus I Siklus II Siklus III Partisipasi Siswa Jumlah Siswa Prosen tase Jumlah Siswa Presen tase Jumlah Siswa Presen tase Aspek Kognitif 25 62.5% 37 92.5% 29 72.5% 30 75.5% 36 90% Rata-rata 27 67.8% 36 90. Efektifitas Kelompok Siklus I Siklus II Siklus III Keterangan Kelompok Jumlah Kelom pok Prosen tase Jumlah Kelom pok Presen tase Jumlah Kelom pok Presen tase Efektif 4 40% 6 60% 8 80% Kurang efektif 3 30% 3 30% 2 20% Tidak efektif 3 30% 1 10% Jumlah 10 100% 10 100% 10 100% .5% 36 90% Aspek Afektif 31 77.5% Aspek Psikomotorik 25 62.5% 29 72.8% 2.

5 257.0 85.4 Rata-rata 72.00% 4.0 78.4 77.5 85.5% 4 10% Nilai >67 28 70% 31 77.0 76.4 Aspek Psikomotorik 73.2 85. Hasil Belajar Siswa dalam Materi Pelajaran Siklus I Siklus II Siklus III Hasil Belajar Jumlah Siswa Prosen tase Jumlah Siswa Presen tase Jumlah Siswa Presen tase Nilai <67 12 30% 9 22.00 40 3120 = Taraf Seraf 72.0 86.8 Keterangan Nilai : 100 = Baik Sekali 60 69 = Sedang / cukup 85 70 84 = Baik .50 40 2980 = 78.2 Aspek Afektif 71. Kegiatan Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar Jegiatan Yang Diamati Nilai Siklus I Nilai Siklus II Nilai Siklus III Aspek Kognitif 73.5% 36 90% Tidak Tuntas Belajar 12 30% 9 22.8 Jumlah 217.88 40 2915 = 74.5% 4 10% Tuntas Belajar 28 70% 31 77.88% 74.2 77.5% 36 90% Nilai rata-rata 72.2 231.50% 78.37 3.

38 0 10 20 30 40 Siklus I Siklus II Siklus III Aktif Kurang Aktif Tidak Aktif Jumlah 0 2 4 6 8 10 Siklus I Siklus II Siklus III Aktif Kurang Aktif Tidak Aktif Jumlah Partisipasi Siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar Efektifitas Kelompok .

39 0 10 20 30 40 50 60 70 80 Siklus I Siklus II Siklus III Nilai < 67 Nilai > 67 Tidak Tuntas Belajar Tuntas Belajar Nilai Rata-rata Taraf Seraf 0 50 100 150 200 250 300 Siklus I Siklus II Siklus III Aspek Kognitif Aspek Afektif Aspek Psikomotorik Jumlah Rata-rata Hasil Belajar Siswa dalam Materi Pelajaran Kegiatan Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar .

Pada waktu diskusi berlangsung beberapa . pengamatan. Siklus I Sesuai dengan gagasan yang dikemukakan. Pembahasan 1. sehingga ada beberapa siswa yang diam saja sewaktu diberi pertanyaan oleh guru. dikarenakan materi sebelumnya sebagai prasarat mengenai Dalil Pythagoras kurang dipahami oleh beberapa siswa. Siklus I merupakan pembelajaran menemukan dalil Pythagoras melalui model CTL siklus I dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 Desember 2006 pada jam pelajaran ke 1 dan ke 2 selama 90 menit. pelaksanaan. Siswa kelas VIII I dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar banyak yang kurang aktif. Dalam setiap siklus terdiri atas beberapa tahapan yakni : perencanaan. Ini merupakan kebiasaan siswa yang selalu menunggu perintah dari guru. dan refleksi. Pembahasan pada Siklus I yang berdasarkan pada hasil pengamatan dan tabel akan diuraikan sebagai berikut. maka peneliti mengembangkan rencana penelitian ini berupa prosedur kerja dalam penelitian tindakan yang dilaksanakan didalam kelas. sedangkan 30 menit digunakan untuk melaksanakan tes secara individual.40 B. Dengan perincian 60 menit digunakan untuk persiapan dan pelaksanaan. Tahapan penelitian tindakan kelas ini meliputi tiga siklus. Sewaktu pelajaran dimulai ada beberapa siswa belum menyiapkan buku pelajaran matematika. Oleh karena itu guru perlu menekankan kembali materi sebelumnya yang berkaitan dengan Dalil Pythagoras.

Sehingga tuntas belajar secara klasikal belum tercapai. hanya bimbingan guru terhadap siswa baik secara individual atau kelompok kurang merata. Dengan melihat tabel kegiatan guru dalam proses belajar mengajar sudah baik. dalam diskusi kelompok juga ada siswa yang pandai mendominasi kelompoknya sehingga siswa yang kurang pandai pasif dan menggantungkan jawaban kepada siswa yang pandai saja.5% siswa yang aktif sedang yang lain kurang efektif bahkan tidak efektif sama sekali. Dengan hasil belajar rata-rata 72. Lalu dilihat dari tabel efektifitas kelompok hanya 40% yang efektif sedang yang lain kurang efektif bahkan tidak efektif sedangkan tabel hasil belajar siswa ternyata yang tuntas belajar hanya 70%. Secara garis besar pelaksanan siklus I berlangsung cukup baik tapi kurang kondusif.oleh karena itu peneliti melakukan tindak lanjut untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menyelesaikan soal Pythagoras.41 kelompok belajar menemui kesulitan dalam menyelesaikan soal kurang mendapat perhatian guru. Kemudian sebagian besar siswa tidak berani maju kedepan kelas untuk menyelesaikan soal.dari tabel partisipasi siswa hanya 67. Sehingga pembagian kelompok berdasarkan tempat duduk yang berdekatan tidak efektif. disebabkan guru kurang memotivasi siswa.88 dan ketuntasan belajar mencapai 70% sehingga kegiatan pada siklus I perlu . Waktu yang digunakan dalam menyampaikan materi pelajaran kurang efisien sehingga waktu untuk diskusi menjadi berkurang untuk itu guru bisa mengatur waktu sebaik-baiknya.

5% kemudian mengenai efektifitas kelompok juga ada kemajuan dari 40% menjadi 60%.88 menjadi 74. Ternyata ada kelompok yang terdiri dari anak yang pintar semua. Hal ini dikarenakan pembentukan kelompok berdasarkan urutan absensi. 2. ada kelompok yang heterogen dan ada kelompok yang terdiridari anak yang kemampuannya kurang. Ada beberapa siswa atau kelompok yang kurang atau tidak dapat bekerja sama karena kelompok tersebut terdiri dari siswa yang kurang pandai. Kesiapan siswa dalam menerima pelajaran lebih meningkat. maka peneliti berusaha untuk memperbaiki kekurangannya dalam penyampaian materi pembelajaran sudah efisien antara waktu yang dibutuhkan. . Hanya pada efektifitas kelompok kurang. Secara garis besar pelaksanaan siklus II berlangsung dengan baik dan kondusif.50. Pada tabel partisipasi siswa ada peningkatan dari 62. Siklus II Pembahasan siklus II berdasarkan hasil siklus I dan pendapat pengamat. lalu hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 72. lalu keberanian siswa dalam bertanya atau menyelesaikan soal juga meningkat mengakibatkan rasa percaya diri siswa mulai tumbuh. Penyampaiaan materi selalu dikaitkan dengan kehidupan seharihari.42 diulang agar kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Pythagoras dapat ditingkatkan.5% menjadi 72. Sehingga perlu adanya perbaikan pada pembagian kelompok untuk siklus berikutnya agar kerja kelompok bisa maksimal.

Sehingga secara keseluruhan pembelajaran melalui model Contextual Teaching and Learning dalam pokok bahasana Pythagoras dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal Tahun 2006-2007. cepat merespon pertanyaan guru. 2. Pada siklus III dapat diketahui keberhasilan dalam penelitian tindakan kelas dihasilkan beberapa hal sebagai berikut. 1.5% hampir semua siswa aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik dan suasana kelas menjadi hidup. Siswa mampu mengerjakan soal dengan benar melalui pembelajaran model Contextual Teaching and Learning 3. Kerja kelompok juga terlihat efektif dengan tidak ditemukannya kelompok pasif.43 3. Pada kegiatan belajar mengajar siswa bertanya hal-hal yang belum jelas. Guru terlihat aktif membimbing siswa baik secara perorangan maupun kelompok. Keaktifan siswa dalam kerja kelompok terlihat.00. Suasana belajar kelompok terlihat aktif. Siklus III Dilaksanakan siklus III ini karena hasil pada siklus I dan siklus II tidak seperti apa yang diharapkan. 4. . Siswa aktif dalam proses belajar mengajar dengan dibuktikanya cepat merespon pertanyaan dari guru. Sedangkan hasil belajar siswa pada tahap ini mencapai lebih dari batas tuntas sekolah dengan rata-rata tes 78. apalagi dengan adanya pembagian kelompok berdasar prestasi belajar. Untuk tabel partisipasi siswa mencapai 77.

Dengan demikian hipotesis tindakan dapat dicapai berdasarkan hasil akhir tes formatif 3. Rata-rata hasil tes mencapai 78.44 Hal ini dilihat dari analisa hasil tes formatif yang telah dilakukan akhir siklus III. .00 sedangkan ketuntasan belajar mencapai 90% sehingga melampaui batas tuntas sekolah 67 dan secara klasikal 85%. melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pokok bahasan Pythagoras maka hasil belajar matematika siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna kabupaten Tegal dapat ditingkatkan.

77.5% . Saran-Saran Berdasarkan pengalaman selama melaksanakan penelitian tindakan kelas dilekas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal.45 BAB V PENUTUP A.5% . 60% menjadi 80% B. serta efektifitas kelompok dari 40%. .00 . Dengan menggunakan model pembelajar Contextual Teaching and Learning pada pokok bahasan Pythagoras dapat meningkatkan hasil belajar. maka dapat disampaikan saran-saran sebagai berikut.88 . 78. Dalam pembelajaran pokok bahasan Pythagoras disarankan untuk menggunakan model Contextual Teaching and Learning. secara klasikal pencapaian ketuntasan belajar 70% .5% . agar siswa lebih mudah memahami dan trampil dalam menyelesaikan masalah. partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar 62. 2. Dalam pembagian kelompok diskusi sebaiknya siswa terlibat langsung dalam pembentukan anggotanya. Hal ini bisa dilihat dari perolehan nilai rata-rata tes formatif siklus I. 90% . I II yakni : 72.50 .5%. II. 72. 1. Simpulan Berdasarkan seluruh kegiatan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dikelas VIII I SMP Negeri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal dapat disimpulkan sebagai berikut. 74. 77.

46 3. Pada guru mata pelajaran agar telaten memberikan bimbingan sehingga motivasi siswa meningkat. .

Penelitian Tindakan Kelas untuk menyusun skripsi (Petunjuk Praktis). 2005. Suyitno. Jakarta : Dirjen Dikti Proyek PGSM. dkk. Semarang : UNNES. Pengantar Pembelajaran Kontektual Kurikulum 2004. Pendekatan Kontektual. Depdinas. . Pemilihan Model-model Pembelajaran dan Penerapannya di Sekolah. 2005. Depdikbud. Depdikbud. 2004. Materi Pelatihan Terintegrasi Matematika. Tim Prelatih Proyek PGSM. 2006. Matematika Kontekstual Kelas VIII. M. 1999. Semarang : UNNES. Kurikulum 2004 Kerangka Dasar. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Amin. Cholik. Jakarta : Literatur Media Sukses. 2004. 2002. 2006. Pelajaran Matematika Berdasarkan KBK dengan Pendekatan Kontektual. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Depdikbud. Depdikbud. Seribu Pena Matematika SMP. Tazudin.47 DAFTAR PUSTAKA Adinawan. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Depdikbud. Jakarta : Direktorat jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas. Jakarta : Erlangga. Suyitno. 2004. Amin. 2004.

19-12-2006 VIII I 3. 2 Siklus III . J. 4 Siklus II 3 Kamis. 14-12-2006 VIII I 1. 2 Siklus I 2 Selasa. Jam Ke Keterangan 1 Kamis. 21-12 2006 VIII I 1.48 Lampiran 1 JADWAL PERTEMUAN NO H. Hari / Tanggal Kelas I.

L 37 13141 Taufiq Yulianto L 38 13142 Trisna Wulandari P 39 13143 Triyo Citro Yuwono L 40 13144 Yuli Artika Nursadiyah P . P 21 13125 Laely Amalia P 22 13126 Linawati P 23 13127 Ling Ling Insyirohati P 24 13128 M. Fariz L 25 13129 M. L 20 13124 Khafidhotul Kh. Zulifar Royandi L 26 13130 Muhamad Burhanudin L 27 13131 Mutia Handayani P 28 13132 Noval arif M L 29 13133 Novi Purwandani P 30 13134 Nur Laili Febriyani P 31 13135 Nurul Maemunah P 32 13136 Oka Isya Kresnanda L 33 13137 Resha Andri Saputra L 34 13138 Riska Dian Arifiana P 35 13139 Rizka Desy Nurmalasari P 36 13140 Setya Harfa Khumoro B.49 Lampiran 2 DAFTAR SISWA KELAS VIII I SMP NEGERI 1 ADIWERNA TAHUN PELAJARAN 2006-2007 NO NIS N A M A KETERANGAN 1 13105 Ahmad Arwani L 2 13106 Amin Yahya L 3 13107 Amrina Rosyada P 4 13108 Angger Pratama L 5 13109 Arief Alfian Maulana L 6 13110 Dede Alisan Haji L 7 13111 Dedi Indah Sari P 8 13112 Dian Nurul Fauziyah P 9 13113 Dika Septiani P 10 13114 Eko Widiyarti P 11 13115 Feri Andrianto L 12 13116 Garis Mulyatno L 13 13117 Hepy Susanti P 14 13118 Ibaa Du Rochman L 15 13119 Icham Hidayanto L 16 13120 Ilmi Zakaria Rosyadi L 17 13121 Indri Asih P 18 13122 Ines Febriani P 19 13123 Irfan Mustaqim E.

50 Lampiran 3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I Satuan Pendidikan : SMP Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Gasal Aspek : Geometri Kompetensi Dasar : Menemukan Dalil Pythagoras Alokasi Waktu : 2 x 45 menit A. Kompetensi Dasar Siswa dapat memahami Dalil Pythagoras dan menjelaskannya. B. Indikator 1. Siswa dapat menemukan Dalil Pythagoras. 2. Siswa dapat menyatakan Dalil Pythagoras dalam bentuk rumus. C. Pengalaman Belajar - Melakukan kerja kelompok dan mandiri untuk menyelesaikan tugas. - Mendeskripsikan dalil Pythagoras. - Kecakapan hidup : kesadaran eksistensi diri, kesadaran potensi diri, menggali informasi, mengolah informasi, mengambil keputusan,

51 identifikasi variabel, memecahkan masalah, komunikasi lisan, bekerja sama. D. Materi Pelajaran 1. Panjang sisi segitiga siku-siku Bahwa pada segitiga siku-siku berlaku kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi-sisi lainnya. D E F Contoh : Diketahui .XYZ siku-siku di Y dengan panjang sisinya 5cm, 4 cm dan 3 cm. a. Gambarlah segitiga tersebut sesuai dengan ukurannya? b. Berapakah panjang hipotenusanya? c. Apakah hipotenusanya .XYZ merupakan sisi terpanjang? d. Apakah pada .XYZ berlaku Dalil Pythagoras? e. Jika ya, buktikan dengan menggunakan panjang sisi-sisinya. Penyelesaiannya : a. Gambar segitiga siku-siku .XYZ seperti gambar di bawah X 4 cm 5 cm Y 3 cm Z DF2 = DE2 + EF2

52 b. Hipotenusa .XYZ adalah XZ = 5 cm c. Ya d. Karena .XYZ siku-siku, maka pada sisi-sisi .XYZ berlaku dalil Pythagoras. e. Kita cocokkan apakah kuadrat hipotenusa .XYZ sama dengan jumlah kuadrat sisi-sisi siku-sikunya. Jumlah kuadrat siku-sikunya = 32 + 42 = 9 + 16 = 25 Kuadrat hipotenusa 52 = 25 Jadi kuadrat hipotenusa .XYZ sama dengan jumlah kuadrat sisi sikusikunya. E. Media dan Sumber Bahan 1. Media : a) Chart b) Lembar Kerja Siswa (LKS) 2. Sumber Bahan a) Buku GBPP SLTP Depdikbud 1994 Mata Pelajaran Matematika b) Buku Matematika Kontekstual kelas VIII Jakarta : Literatur Media Sukses c) Buku Pelajaran Matematika VIII : Depdiknas d) Buku Strategi Belajar Matematika : New Star e) Pengembangan Guru

Pendahuluan Apersepsi mengingatkan kembali tentang segitiga siku-siku sebagai pengetahuan prasarat 2. Kegiatan Pembelajaran 1.Siswa lain mendengarkan Konstrukstivisme . tanya jawab dan pembagian tugas dengan kerja individual dan kelompok kooperatif. Kegiatan Inti .Siswa mengungkapkan idenya dalam bentuk catatan setelah mendengar dari guru .Meminta siswa mengungkapkan idenya dalam bentuk . Pelaksanaan Pembelajaran K e g i a t a n No. Metode Pembelajaran : CTL 2. Metode Pembelajaran : Ceramah bervariasi. 3. Guru Siswa Keterangan 1.53 F.Dengan contoh guru men-jelaskan/ permasalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan Pythagoras .

.Siswa bersama guru membahas hasil kerja dari beberapa kelompok tersebut. .Guru meminta anak untuk mewakili kelompoknya maju (presentasi hasil kerja) . .Guru memberikan lembar kerja buatan guru sendiri.Guru membimbing siswa individu (kelompok) .Inquiri .Masyarakat belajar .Anak mengerjakan lembar kerja dengan kelompoknya sendiri . anak diminta mengelompokkan antara 4-5 anak (kelompok berdasarkan pada tempat duduk yang berdekatan) untuk menemukan pengertian dan sebagainya.54 Pythagoras (contoh lain menunjukkan beberapa anak untuk mengungkapkan).

Tes Tertulis : pada akhir kegiatan (soal formatif) H. Tes akhir : ada (soal dikerjakan siswa secara perorangan) 2. Tes dalam proses : ada (dalam KBM) c. Keaktifan siswa / penilaian sebenarnya 2. Penilaian 1.55 G. Jenis Tes a. Prosedur a. Alat Penilaian (Terlampir) . Evaluasi 1. Tes Lisan : selama proses belajar mengajar b. Hasil / Tugas rumah (PR) I. Tes awal : ada (tanya jawab dalam apersepsi) b. LKS / formatif 3.

Fariz 1 Ibaa Durohman 2 Ilham Hidayanto Efektif 2 Trio Citro Yuono Kurang 3 M. Yulifar Efektif 3 Happy Susanti Efektif 3 Garis Mulyatno 4 Linawati 4 Arif Alfian KELOMPOK III KELOMPOK VIII NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Mutia Handayani 1 Indri Asih 2 Rizka Desi Kurang 2 Ines Febriani Efektif 3 Desi Indah Sari Efektif 3 Oka Isya Krisnandar 4 Nurul Memunah 4 Feri Andriyanto KELOMPOK IV KELOMPOK IX NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Ling Ling Insikohati 1 Trisna Wulandari 2 Dika Septiani Tidak 2 Novi Purwandani Efektif 3 Irfan Mustakim Efektif 3 Dede Alisan Haji 4 Ahamad Arwani 4 Anger Pratama KELOMPOK V KELOMPOK X NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Yuli Artika 1 Amrina Rosada 2 Rizka Dian Arifiani Kurang 2 Laeli Amalia Tidak 3 Dian Nurul Firdaus Efektif 3 Reza Andri Efektif 4 Hafidotul 4 Noval Arif Keterangan Pembagian kelompok berdasarkan pada tempat duduk yang berdekatan . Burhanudin 3 Ilmi Zakariya Efektif 4 Amin Yahya 4 Setya Hava KELOMPOK II KELOMPOK VII NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Eko Widiarti 1 Taufik Yulianto 2 Nur Laeli Tidak 2 M.56 Lampiran 4 DAFTAR KELOMPOK SISWA KELAS VIII I SIKLUS I TAHUN PELAJARAN 2006-2007 KELOMPOK I KELOMPOK VI NO NAMA KET NO NAMA KET 1 M.

. b. Luas persegi = + 2. Kesimpulan 1.57 Lampiran 5 LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS I Satuan Pendidikan : SMP Mata Pelajaran : Matematika Kompetensi Dasar : Menemukan Dalil Pythagoras Kelas / Semester : VIII / Gasal Alokasi Waktu : 15 menit 1.DEF dengan panjang DE = 3 cm. Hitung luas masing-masing persegi! Luas persegi d = cm2 Luas persegi e = cm2 Luas persegi f = cm2 4. buatlah tiga persegi (sebut : persegi. Lukislah . . d. a.DEF! . Ukurlah semua sudut lukisan . e. F = . Dari ketiga panjang sisi segitiga. c. Pada . siku-siku berlaku Sehingga DF2 = + . EF = 4 cm dan DF = 5 cm. 2. E = . f) 3. D = .

58 Lampiran 6 TES FORMATIF SIKLUS I Mata Pelajaran : Matematika Pokok Bahasan : Pythagoras Sub Pokok Bahasan : Menentukan Dalil Pythagoras Kelas / Semester : VIII / Gasal Hari / Tanggal : Kamis / 14 Desember 2006 Waktu : 30 Menit Kerjakan secara sistematis 1. 6 b. a. 10 d. k2 . 8 c. k 2 + m2 c.m2 . benar semua Untuk soal 2 dan 3 Selembar kertas seperti gambar di samping : 2.m2 d. Sepotong kue Bapel berbentuk segitiga siku-siku dengan ukuran seperti gambar di samping. Maka untuk menentukan panjang l = a. k2 + m2 b. k 2 . maka panjang sisi hipotenusa adalah .

jika panjang PQ = r cm. a.r2 d.15 cm d. 13 cm c. BC = 5 cm maka panjang AC = jika siku-siku di B a. 14 cm b. r2 + q2 b.q2 5. siku-siku di Q dengan panjang PR = 15 cm. 16cm 6. Maka k2 = a. 11 cm c. PR = q cm Maka untuk mengetahui panjang QR adalah . Salah satu alat permainan di sekolah TK berbentuk seperti gambar di samping.59 3. 13 cm d. 14 cm b. 15 cm . 12 cm d. maka panjang x adalah .m2 c. r2 . l2 + m2 b. a. a. Tiga lidi dirangkai membentuk segitiga siku-siku ABC. 11 cm 7.13 cm b. jika AB = 12 cm. l 2 + m2 d. q2 + p2 c. QR = p cm. l2 . 14cm c. PQ = 9 cm maka panjang QR . l 2 . Kaca yang berbentuk segitiga dan diberi nama segitiga PQR. q2 . Diketahui septong kayu berbentuk segitiga siku-siku dan diberi nama segitiga PQR.m2 4.

Dua papan kayu berbentuk segitiga siku-siku lalu digabung seperti gambar di samping. 3. a. maka panjang PQ adalah .375 b. 24 d. c 4. a. b 8. 16 b. c 9. 15 c. maka luas kebun tersebut adalah . d . Jika kebun Pak Ali adalah seperti gambar di samping. c 6. 26 Kunci jawaban 1. 270 10. a 10. b 7. 10 9. 33. 23 c. a.75 c. d 5. c 2.3775 d. 22 b. d 3. 11 d. Luas tanah Bu Ani seperti gambar di samping.60 8. Maka panjang a adalah .

...60 60 % Tidak 23 Ling Ling Insyirohati v v v v v v v v v 1/2 95 95 % Ya 24 M..v v .v v v v ..61 Lampiran 7 ANALISIS ULANGAN HARIAN SIKLUS I SMP NEGERI 1 ADIWERNA TAHUN PELAJARAN 2006-2007 Bahan Kajian : Menemukan Dalil Pythagoras Banyak Soal : 10 Kelas : VIII I Banyak Peserta Tes : 40 Ketuntasan NO N A M A Skor yang diperoleh untuk nomor soal Belajar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jml Skor Ketercapaiannya Ya Tidak 1 Ahmad Arwani v ..v v v v .v .20 20 % Tidak 9 Dika Septiani v v 1/2 v v v v v v v 95 95 % Ya 10 Eko Widiyarti v v ..v .v v v .v v 1/2 75 75 % Ya 34 Riska Dian Arifiana v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 35 Rizka Desy Nurmalasari v v . v v .v v v .v .v .v v v 1/2 v .... v v v v v v v 1/2 .v v v v v .v v v v v .v .v 75 75 % Ya 22 Linawati .v v .70 70 % Ya 31 Nurul Maemunah v v v v ..v v v v v .v v v v ..v ..v v 90 90 % Ya 15 Icham Hidayanto v .v 70 70 % Ya 7 Dedi Indah Sari v v .v 70 70 % Ya 2 Amin Yahya .50 50 % Tidak 29 Novi Purwandani v .v v 70 70 % Ya 8 Dian Nurul Fauziyah . Fariz v v v v ..60 60 % Tidak 33 Resha Andri Saputra v v v v .20 20 % Tidak 3 Amrina Rosyada v v v v v 1/2 v v ...v v v ..v ..v v v v v v v 85 85 % Ya 6 Dede Alisan Haji v v v v v .v v v v v 1/2 v .80 80 % Ya 39 Triyo Citro Yuwono v v v v v v v v .v 85 85 % Ya 37 Taufiq Yulianto v ..50 50 % Tidak 25 M....v v v v .v v .v .70 70 % Ya 11 Feri Andrianto v v .80 80 % Ya ..v v v v 70 70 % Ya 38 Trisna Wulandari v v v v v v v .v ......v 60 60 % Tidak 21 Laely Amalia v 1/2 v v v v v ..50 50 % Tidak 27 Mutia Handayani v v 1/2 v v v v v v v 95 95 % Ya 28 Noval arif M v v ..v ...v 90 90 % Ya 17 Indri Asih v v .v ..v .v .v 90 90 % Ya 20 Khafidhotul Kh..v v v v . v v v v v v v v ..v 70 70 % Ya 13 Hepy Susanti .v v v v v v v 90 90 % Ya 18 Ines Febriani v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 19 Irfan Mustaqim E. Zulifar Royandi v v v v .v v v .60 60 % Tidak 32 Oka Isya Kresnanda v v ....v .v 75 75 % Ya 36 Setya Harfa Khumoro B.v 90 90 % Ya 4 Angger Pratama v .50 50 % Tidak 26 Muhamad Burhanudin ..v v v v v v .v 70 70 % Ya 12 Garis Mulyatno v v .60 60 % Tidak 16 Ilmi Zakaria Rosyadi v v v v v v v v .v 60 60 % Tidak 5 Arief Alfian Maulana v 1/2 .v v 80 80 % Ya 14 Ibaa Du Rochman v v v v v v v .75 75 % Ya 30 Nur Laili Febriyani v v v v .

0 40.63 % .5 86.3 72.5 78 60 98 82.40 Yuli Artika Nursadiyah v v v v v v v v v v 100 100 % Ya Jumlah skor 350 310 240 390 330 345 345 220 160 245 2905 2905 % 28 12 Skor Maksimal 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 % Skor yang tercapai (%) 87.0 61.63 72.3 55.3 86.

62 Lampiran 8 OBSERVASI TINDAKAN OLEH GURU SIKLUS I Pengampu : RATNA FATMAWATI MAHSUNAH Sekolah : SMP Negeri 1 Adiwerna Kelas / Semester : VIII / Gasal Tanggal Observasi : 14-12-2006 Mata Pelajaran : Matematika Pokok Bahasan : Menemukan Dalil Pythagoras Alokasi Waktu : 90 menit No. 4. 2. ASPEK KOGNITIF Kemampuan menentukan buku sumber Kemampuan pengorganisasian materi Kemampuan mendemonstrasikan bahan pelajaran Kemampuan dalam membuat alat penilaian V V V V 75 78 68 70 Baik Baik Sedang Baik . Hal yang diamati Ada Tidak Nilai Komentar 1. 3.

5.74 Baik 1. V . ASPEK PSIKOMOTOR Kemampuan menggunakan waktu pembelajaran secara efisien Kemampuan menggunakan alat bantu pembelajaran yang sesuai dengan tujuaan siswa dan situasi lingkungan Mendemonstrasikan kemampuan pembelajaran dengan menggunakan V V V - . 2. 3. ASPEK AFEKTIF Membantu siswa menumbuhkan percaya diri Menunjukkan sikap sensitif dan simpatik terhadap perasaan dan kesukaran siswa Menumbuhkan sikap ramah. 2.63 5. penuh perhatian dan sabar Menunjukkan semangat dalam mengajar Mengembangkan hubungan antar pribadi yang sehat dan serasi V V V V V 68 70 79 74 68 Sedang Baik Baik Baik Sedang 1. 4. 3. Kemampuan merencanakan pelajaran.

67 67 79 Sedang Sedang Baik .

14 Desember 2007 Observer SUTRISNO. berbagai metode yang tepat. Melakukan pelaksanaan evaluasi baik secara tertulis.64 4. lisan maupun dengan pengamatan. V 79 Baik JUMLAH 1016 PROSENTASE 72. 131253779 .26% Baik Keterangan Nilai : 85 100 = Baik Sekolah 70 84 = Baik 60 69 = Sedang / Cukup Adiwerna.Pd. S. NIP.

22 Linawati . Nama Aktif Kurang Tidak Aktif Aktif 1 Ahmad Arwani v ..v 9 Dika Septiani ..v 18 Ines Febriani v ..25 M.21 Laely Amalia v ..v 23 Ling Ling Insyirohati v .28 Noval arif M .3 Amrina Rosyada .19 Irfan Mustaqim E.v 29 Novi Purwandani .50% 15.14 Ibaa Du Rochman v .24 M. v .v 38 Trisna Wulandari v .32 Oka Isya Kresnanda .5 Arief Alfian Maulana v .v 33 Resha Andri Saputra v .35 Rizka Desy Nurmalasari v .v 12 Garis Mulyatno v .v Jumlah 25 9 6 Prosentase 62.00% Lampiran 10 .v 10 Eko Widiyarti v .v 30 Nur Laili Febriyani v .15 Icham Hidayanto v .50% 22.16 Ilmi Zakaria Rosyadi ..40 Yuli Artika Nursadiyah .31 Nurul Maemunah v . .65 Lampiran 9 TABEL OBSERVASI PARTISIPASI SISWA DALAM KBM SIKLUS I No.34 Riska Dian Arifiana v . Fariz v . .6 Dede Alisan Haji v .36 Setya Harfa Khumoro B. Zulifar Royandi v .13 Hepy Susanti v .v 8 Dian Nurul Fauziyah .27 Mutia Handayani v ..26 Muhamad Burhanudin v .39 Triyo Citro Yuwono v .2 Amin Yahya v .v 17 Indri Asih .v 20 Khafidhotul Kh.11 Feri Andrianto .v 37 Taufiq Yulianto .7 Dedi Indah Sari .v 4 Angger Pratama v .

66 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS II Satuan Pendidikan : SMP Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Gasal Aspek : Geometri Kompetensi Dasar : Panjang Diagonal Alokasi Waktu : 2 x 45 menit A. 2.Menyebutkan dalil Pythagoras . jika sisi lain diketahui. Kompetensi Dasar Siswa dapat memahami dan menggunakan Dalil Pythagoras pada segitiga siku-siku. B. C. Menghitung panjang diagonal sisi dan diagonal ruang kubus dan balok. Pengalaman Belajar .Mendeskripsikan dalil Pythagoras dalam menghitung tinggi tembok . Siswa dapat menghitung panjang sisi segitiga siku-siku. Indikator 1.

D. . Materi Pembelajaran . d) Jika persegi PQRS dengan PR adalah diagonal. komunikasi lisan. maka panjang PR adalah .Tripel Pythagoras adalah tiga bilangan yang merupakan panjang sisi-sisi pada suatu segitiga siku-siku. Bilangan terbesar adalah bilangan yang mewakili sisi terpanjang. memecahan masalah.Panjang Diagonal Dalil Pythagoras dapat digunakan untuk menghitung panjang diagonal bidang pada persegi panjang dan persegi. c) Jika persegi panjang ABCD dengan AC adalah diagonal. . bekerja sama. kesadaran potensi diri.67 . menggali informasi. maka panjang AC adalah . identifikasi variabel.Mendeskripsikan panjang diagonal sisi dan diagonal ruang kubus dan balok. AC2 = AB2 + BC2 PR2 = PQ2 + QR2 .Kecakapan hidup : kedasaran eksistensi diri. mengambil keputusan.

AD = l. Tentukan diagonal ruang balok. maka DF2 = p2 + l2 + t2 DF2 = p2 + l 2 + t 2 Contoh : Diketahui balok dengan ukuran panjang = 8 cm. BF = t. Untuk menentukan diagonal ruang DF. sehingga BD2 = AB2 + AD2 DF2 = BD2 + BF2 DF2 = AB2 + AD2 + BF2 Jika AB = p. BD adalah diagonal bidang ABCD. lebar = 6 cm dan tinggi = 5 cm. maka lihat persegi panjang BDHF.68 Dalil Pythagoras dapat juga digunakan untuk menentukan panjang diagonal ruang.EFGH dengan DF adalah diagonal ruang balok. maka X = p2 + l 2 + t 2 = 82 + 62 + 52 = 64 + 36 + 25 DF2 = BD2 + BF2 . Jawab : Misalkan panjang diagonal ruang balok adalah X. Jika balok ABCD.

Pendahuluan . pemberian tugas 3. Metode Pembelajaran : Ceramah bervariasi. LKS d.69 = 125 = 5 5 Jadi panjang diagonal ruang balok adalah 5 5 E.Menanyakan pada siswa apa ada yang belum dipahami . Buku Matematika Kontekstual kelas VIII b. Sumber Pembelajaran a.Tanya jawab materi sebelum-nya . Langkah-langkah Pelaksanaan KEGIATAN GURU KEGIATAN SISWA KETERANGAN 1. Kegiatan Pembelajaran 1. Modal Pembelajaran : Pembelajaran Kontekstual 2. Pengembangan guru F. tanya jawab. Buku paket Matematika kelas VIII c.

Siswa mengerjakan soal .kapkan idenya dalam bentuk lain (contoh lain) Menunjuk berapa anak untuk mengungkapkan. Kegiatan Inti .Anak mengerjakan lembar kerja dengan kelompoknya sendiri. . anak diminta mengelompok antara 4-5 anak (kelompok absen) untuk menemukan pengertian dan sebagainya.70 2.Meminta siswa untuk mengerjakan latihan . Konstruktivisme Inquiri .Inquiri .Guru memberi lembar kerja buatan guru sendiri.Menjelaskan pada siswa dengan contoh menghitung panjang diagonal sisi dan ruang pada kubus dan balok. .Masyarakat belajar .Meminta siswa untuk mengung.Siswa lain mendengarkan . .Siswa memperhatikan penjelasan guru .

poknya) .Guru meminta anak untuk mewakili kelompoknya maju (presentasi hasil kerja kelom.Dengan LKS dari guru.Meminta pada siswa . .Masing-masing kePermodelan Permodelan .Guru membimbing siswa individu (kelompoknya) .Siswa bersama guru membahas hasil kerja dari beberapa kelompok tersebut .Wakil dari kelompok menampilkan hasil te-muannya. .Guru membimbing siswa baik individu / kelompok untuk menemukan jawabnya . siswa berkelompok dengan kelompok diskusi yang sudah ditentukan .71 .Meminta siswa menampilkan hasil temuan.Meminta siswa wakil dari kelompok .Guru menanyakan pada menentukan penyelesaiannya (dengan LKS yang dibuat guru) .

72 yang belum faham untuk bertanya pada teman (antar kelompok) .Membuat rangkuman dengan membimbing siswa mencatat-kan tugas rumah untuk berikutnya. .Siswa mengerjakan secara perorangan . . Penutup . lompok bertukar infor-masi yang belum faham bertanya pada kelompok lain.Guru memberikan tes formatif 3. .Siswa mencatat / membuat jurnal .Membuat rangkuman dengan bimbingan guru.Mencatat soal tugas rumah. Alat Penilaian (Terlampir) . Bertanya Refleksi Assisment test G. Penilaian Keaktifan siswa individu atau kelompok Hasil tes formatif / tugas rumah. H.Meminta siswa untuk memikirkan apa yang ia terima saat itu.

73 Lampiran 11 DAFTAR KELOMPOK SISWA KELAS VIII I SIKLUS II TAHUN PELAJARAN 2006-2007 KELOMPOK I KELOMPOK VI NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Ahamad Arwani 1 Laeli Amalia 2 Amin Yahya Efektif 2 Lina Wati Efektif 3 Amrina Rosyada 3 Ling-Ling 4 Angger Pratama 4 M. Yulifar 2 Dede Alisan Kurang 2 M. Fariz KELOMPOK II KELOMPOK VII NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Arif Alfian 1 M. Burhanudin Efektif 3 Desi Indah Sari Efektif 3 Mutia Handayani 4 Dian Nurul Firdaus 4 Noval Arif KELOMPOK III KELOMPOK VIII NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Dika Septiani 1 Novi Purwandani 2 Eko Widiarti Tidak 2 Nur Laeli Efektif 3 Feri Andrianto Efektif 3 Nurul Maemunah 4 Garis Mulyatno 4 Oka Isya KELOMPOK IV KELOMPOK IX NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Heppy Susanti 1 Reza Andri 2 Ibaa Durohman Kurang 2 Rizka Dian Efektif 3 Ilham Hidayanto Efektif 3 Rizka Desi 4 Ilmi Zakariya 4 Setya Harva KELOMPOK V KELOMPOK X NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Indri Asih 1 Taufik Yulianto 2 Ines Febriani Efektif 2 Trisna Wulandari Kurang 3 Irfan Mustakim 3 Tri Citro Efektif 4 Hafidotul 4 Yuli Artika Keterangan Pembagian kelompok berdasarkan pada urutan absen .

. + .74 Lampiran 12 LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS II Satuan Pendidikan : SMP Mata Pelajaran : Matematika Kompetensi Dasar : Menemukan Dalil Pythagoras Kelas / Semester : VIII / Gasal Alokasi Waktu : 15 menit 1..... AC2 = . panjang AB = 12 cm. BC = 9 cm dan CG = 8 cm.. AC = .. Hitunglah : a.. panjang AC b.. Lihat ABC siku-siku di B AC2 = AB2 + .. cm ............. AC = m Jadi panjang AC = . Gambar di bawah ini adalah balok ABCD EFGH..... AC2 = .... panjang AG Jawaban : a..

.... AG = ... + .. cm . AG2 = ........... Lihat ACG siku-siku di C AG2 = AC2 + .. AG = m Jadi panjang AC = .75 b........... AG2 = ...

45.. a. sembarang . 15. 17. 15. 8 . 19. 60 (ii) 28. 85. (iv) 3. 17 (iv) 6.76 Lampiran 13 TES FORMATIF SIKLUS II Mata Pelajaran : Matematika Pokok Bahasan : Pythagoras Sub Pokok Bahasan : Menentukan Jenis Segi Tiga Kelas / Semester : VIII / Gasal Hari / Tanggal : Selasa / 19 Desember 2006 Waktu : 30 Menit Isilah jawaban ini dengan benar !! 1. 84. Diketahui 3 bilangan (i) 61. lancip c. Manakah yang merupakan tripel Pythagoras . (ii) c. 32 2. 36. 18 d. 40 adalah jenis segitiga . 36 c. Sepotong kayu dengan ukuran 32. a. siku-siku d. a. 11.(iii) d. 53 (iii) 9.. 39. 15. tumpul b. 17.10 yang bukan tripel Pythagoras adalah . 15 b. (i) b.

(IV) Soal 5 dan 6 5. 12 cm 6. l = 6 cm maka panjang diagonalnya adalah . 20 cm Soal no 7 dan 8 Jika balok kayu ABCD EFGH sebagai berikut : . maka panjang diagonalnya adalah . Sebuah ubin berbentuk persegi sengan ukuran 10 x 10 cm. 14. 20 (II) 13.77 4. Diketahui 4 lembar kertas berbentuk segitiga dengan ukuran sebagai berikut : (I) 12. 2 10 cm d. 160. 9 cm c. 10 cm c. 5 (IV) 90. Selembar kertas karton berbentuk persegi panjang jika ukurannya p = 8 cm. 15 (III) 26. 11 cm b. a. 250 yang termasuk segitiga siku-siku adalah a. (I) b. a. 16. 10 2 cm b. (II) c. (III) d. 10 cm d. 24.

2 10 b. 189 Soal no 9 dan 10 Jika sebuah balok kayu PQRS TUVW sebagai berikut : 9. a. 981 c. 89 cm c. 9 8 8. 89 d. Panjang AF adalah . 10 cm d. Panjang PU adalah . 8 9 b. 10 1 10. 891 d. 3 10 b. Panjang TR adalah . a. 10 3 . 198 b. a. 2 cm c. Panjang AG adalah . 3 cm c. a.78 7. 10 cm d.

c 7. c 2. d 4. b 10 d. b 8. a 9. b 3.79 Kunci jawaban 1. a 6. . d 5.

..65 65 % Tidak 8 Dian Nurul Fauziyah v v v v v v v v 1/2 .v v v v v 70 70 % Ya 10 Eko Widiyarti v v v v ..v v v v v v v 75 75 % Ya 29 Novi Purwandani v v 1/2 .v v 70 70 % Ya 25 M.v v v v 90 90 % Ya 34 Riska Dian Arifiana v v v 1/2 ..v v v v v v v 70 70 % Ya 37 Taufiq Yulianto v v v v v 1/2 ..70 70 % Ya 13 Hepy Susanti v v .v v 70 70 % Ya 14 Ibaa Du Rochman v v v v v v v v 1/2 v 95 95 % Ya 15 Icham Hidayanto v v v v v v v .v v v v v v 85 85 % Ya 30 Nur Laili Febriyani v v v v v ... Zulifar Royandi ..v v v .v v v v 90 90 % Ya 31 Nurul Maemunah .v v v .v v v .. .....v 60 60 % Tidak 23 Ling Ling Insyirohati ..70 70 % Ya 19 Irfan Mustaqim E. v .v v .v v v v v 85 85 % Ya 35 Rizka Desy Nurmalasari v .v v v v 1/2 v .v 80 80 % Ya 17 Indri Asih v v v v v v v .70 70 % Ya 16 Ilmi Zakaria Rosyadi v v v v v v ..v v 80 80 % Ya 39 Triyo Citro Yuwono v v v v v v .v 50 50 % Tidak 3 Amrina Rosyada v v v v v v v v 1/2 v 95 95 % Ya 4 Angger Pratama .v v .v v v 30 30 % Tidak 26 Muhamad Burhanudin v .v ..v v v v ..v .....v ..70 70 % Ya 12 Garis Mulyatno v v v v ....70 70 % Ya 11 Feri Andrianto v v v v v v v .65 65 % Tidak 22 Linawati v .v 85 85 % Ya 20 Khafidhotul Kh..v v .v v v 90 90 % Ya ..v v ..v v v 80 80 % Ya 33 Resha Andri Saputra v v v v v .v v v 1/2 .v .v 40 40 % Tidak 5 Arief Alfian Maulana v v v v v v v ....v v v v v v 80 80 % Ya 36 Setya Harfa Khumoro B.70 70 % Ya 6 Dede Alisan Haji v v v v v v v .v 80 80 % Ya 7 Dedi Indah Sari v .v .. v v v v v 1/2 v v .v v v v v v v v 90 90 % Ya 27 Mutia Handayani 1/2 v v v v v v v v v 95 95 % Ya 28 Noval arif M 1/2 .80 Lampiran 14 ANALISIS ULANGAN HARIAN SIKLUS II SMP NEGERI 1 ADIWERNA TAHUN PELAJARAN 2006-2007 Bahan Kajian : Menentukan Jenis Segi Tiga Banyak Soal : 10 Kelas : VIII I Banyak Peserta Tes : 40 Ketuntasan NO N A M A Skor yang diperoleh untuk nomor soal Belajar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jml Skor Ketercapaiannya Ya Tidak 1 Ahmad Arwani v v v v v v v v 1/2 1/2 90 90 % Ya 2 Amin Yahya v ..v 1/2 v v v 65 65 % Tidak 21 Laely Amalia v v v .v v ....v v v v .v .v v v v 60 60 % Tidak 24 M.v v v v ..70 70 % Ya 18 Ines Febriani v v v v v v v ..v .85 85 % Ya 9 Dika Septiani ...v v v 70 70 % Ya 32 Oka Isya Kresnanda v .v .65 65 % Tidak 38 Trisna Wulandari v v v v . Fariz v .

8 68 83 73 71.3 58 70 74.25 % .v v v v 80 80 % Ya Jumlah skor 330 250 325 315 270 330 290 285 230 280 2970 2970 % 31 9 Skor Maksimal 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 Skor yang tercapai (%) 83 63 81.40 Yuli Artika Nursadiyah v v v v .25 74.3 78..

3. ASPEK KOGNITIF Kemampuan menentukan buku sumber Kemampuan pengorganisasian materi Kemampuan mendemonstrasikan bahan pelajaran Kemampuan dalam membuat alat penilaian V V V V 79 79 74 79 Baik Baik Baik Baik . Hal yang diamati Ada Tidak Nilai Komentar 1. 4. 2.81 Lampiran 15 OBSERVASI TINDAKAN OLEH GURU SIKLUS II Pengampu : RATNA FATMAWATI MAHSUNAH Sekolah : SMP Negeri 1 Adiwerna Kelas / Semester : VIII / Gasal Tanggal Observasi : 19-12-2006 Mata Pelajaran : Matematika Pokok Bahasan : Menemukan Dalil Pythagoras Alokasi Waktu : 90 menit No.

ASPEK PSIKOMOTOR Kemampuan menggunakan waktu pembelajaran secara efisien Kemampuan menggunakan alat bantu pembelajaran yang sesuai dengan tujuaan siswa dan situasi lingkungan Mendemonstrasikan kemampuan pembelajaran dengan menggunakan V V V - . 3. 3. penuh perhatian dan sabar Menunjukkan semangat dalam mengajar Mengembangkan hubungan antar pribadi yang sehat dan serasi V V V V V 74 79 79 79 74 Baik Baik Baik Baik Baik 1. 4. 2. 2. Kemampuan merencanakan pelajaran V . ASPEK AFEKTIF Membantu siswa menumbuhkan percaya diri Menunjukkan sikap sensitive dan simpatik terhadap perasaan dan kesukaran siswa Menumbuhkan sikap ramah. 5.79 Baik 1.82 5.

74 74 79 Baik Baik Baik .

83 4. berbagai metode yang tepat. Melakukan pelaksanaan evaluasi baik secara tertulis, lisan maupun dengan pengamatan. V 79 Baik JUMLAH 1081 PROSENTASE 77,21% Baik Keterangan Nilai : 85 100 = Baik Sekolah 70 84 = Baik 60 69 = Sedang / Cukup Adiwerna, 19 Desember 2007 Observer SUTRISNO, S.Pd. NIP. 131253779

84 Lampiran 16 TABEL OBSERVASI PARTISIPASI SISWA DALAM KBM SIKLUS II No. Nama Aktif Kurang Tidak Aktif Aktif 1 Ahmad Arwani v - 2 Amin Yahya v - 3 Amrina Rosyada v - 4 Angger Pratama v - 5 Arief Alfian Maulana v - 6 Dede Alisan Haji v - 7 Dedi Indah Sari - - v 8 Dian Nurul Fauziyah v - 9 Dika Septiani - v 10 Eko Widiyarti v - 11 Feri Andrianto - - v 12 Garis Mulyatno v - 13 Hepy Susanti v - 14 Ibaa Du Rochman v - 15 Icham Hidayanto v - 16 Ilmi Zakaria Rosyadi - v 17 Indri Asih - v 18 Ines Febriani v - 19 Irfan Mustaqim E. v - 20 Khafidhotul Kh. v - 21 Laely Amalia v - 22 Linawati - v 23 Ling Ling Insyirohati v - 24 M. Fariz v - 25 M. Zulifar Royandi v - 26 Muhamad Burhanudin v - 27 Mutia Handayani v - 28 Noval arif M - v 29 Novi Purwandani - v 30 Nur Laili Febriyani v - 31 Nurul Maemunah v - 32 Oka Isya Kresnanda - v 33 Resha Andri Saputra v - 34 Riska Dian Arifiana v - 35 Rizka Desy Nurmalasari v - 36 Setya Harfa Khumoro B. - - v 37 Taufiq Yulianto - - v 38 Trisna Wulandari v - 39 Triyo Citro Yuwono v - 40 Yuli Artika Nursadiyah v - Jumlah 29 7 4 Prosentase 72,50% 17,50% 10,00%

85 Lampiran 17 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS III Satuan Pendidikan : SMP Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VIII / Gasal Aspek : Geometri Kompetensi Dasar : Menggunakan Dalil Pythagoras Alokasi Waktu : 2 x 45 menit A. Kompetensi Dasar Siswa dapat memahami dan menggunakan dalil Pythagoras segitiga siku-siku. B. Indikator Siswa dapat menerapkan dalil Pythagoras dalam kehidupan nyata. C. Pengalaman Belajar - Menyebutkan dalil Pythagoras - Mendeskripsikan dalil Pythagoras dalam menghitung tinggi tembok - Menyelesaikan masalah-masalah kontekstual - Kecakapan hidup : kesadaran eksistensi diri, kesadaran potensi diri, menggaali informasi, mengolah informasi, mengambil keputusan,

Materi Pembelajaran Penerapan dalil Pythagoras pada kehidupan nyata. bekerja sama. Pos A terletak 3 km sebelah barat Pos B. b. memecahkan masalah. Tentukan jarak kapal dan pos A Jawab : Skala 1 : 100. Contoh : Di tepi pantai terdapat pos-pos penjagaan. Gambar posisi kedua pos dan kapal tersebut.000 A B Jika A = Pos A B = Pos B C = Posisi kapal C Maka AC2 = AB2 + BC2 = 32 + 42 = 9 + 16 AC2 = 25 AC = v25 = 5 Jadi jarak kapal dan po A = 5 km . dari pos B terlihat sebuah kapal yang letaknya tepat di sebelah selatan dengan jarak 4 km. D. a.86 identifikasi variabel. komunikasi lisan.

2. Pengembangan guru F. tanya jawab. Langkah-langkah pelaksanaan : KEGIATAN GURU KEGIATAN SISWA KETERANGAN 1.Siswa mendengarkan cerita yang disampaikan Konstruktivisme . Buku Matematika Konstektual 3. Memberi contoh penerap-an dalil Siswa yang dapat menjawab maju ke depan . L K S 4. Sumber Pembelajaran 1. Kegiatan Belajar Mengajar Metode pembelajaran = Pembelajaran Kontekstual Metode pembelajaran = Ceramah bervariasi. meminta sis-wa yang dapat mengetahui / menjawab PR. Buku Matematika Paket 2. Kegiatan Inti a. Pendahuluan Apersepsi Membahas tugas yang tidak terselesaikan. pemberian tugas individu / kelompok.87 E.

Guru menjelaskan dengan dalil Pythagoras. e.Siswa mengubah soal cerita ke dalam kalimat matema-tika.88 Pythagoras dalam kehidupan seharihari. Meminta siswa meng-ubah dalam bentuk kalimat matematika. . Dengan kelompok yang ditentukan oleh guru (sesuai dengan prestasi belajar) siswa mengerja-kan LKS untuk mencari jawaban. Masyarakat belajar inquiri Bertanya .Siswa menyampaikan hasil diskusi ke depan.Dengan LKS dari guru siswa menemukan penyelesaian. . c. . Guru meminta tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi. d. Menanyakan soal yang belum oleh guru. b.

.Siswa mencatat tugas rumah. Meminta siswa memi-kirkan apa yang baru mereka pelajari. Meminta siswa untuk ke depan yang sudah menjawab benar. Guru memberikan tes formatif. . . Keaktifan siswa baik secara individu / kelompok. Tes formatif.89 dipahami siswa.Siswa mengerjakan soal. f. 3. 2. Permodelan Refleksi G. Penilaian 1.Siswa sebagai model me-nyelesaikan atau menerang-kan pada teman-temannya.Siswa membuat jurnal/catatan yang diperlukan. H. Alat Penilaian (Terlampir) . g. Penutup Membimbing siswa untuk menarik kesimpulan memberi tugas rumah . h.

Yulifar 3 Garis Mulyatno 4 Oka Isya 4 Amin Yahya KELOMPOK III KELOMPOK VIII NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Rizka Dian 1 Setya Harva 2 Khafidotul Kurang 2 Dede Alisa Efektif 3 M.90 Lampiran 18 DAFTAR KELOMPOK SISWA KELAS VIII I SIKLUS III TAHUN PELAJARAN 2006-2007 KELOMPOK I KELOMPOK VI NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Mutia Handayani 1 Irfan Mustakim 2 Laeli Amalia Efektif 2 Noval Arif Efektif 3 Angger Pratama 3 Nur Laeli 4 M. Fariz Efektif 3 Ines Febriani 4 Ahmad Arwani 4 Nurul Maemunah KELOMPOK IV KELOMPOK IX NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Tro Citro Yuono 1 Ibaa Durohman 2 Taufik Yulianto Efektif 2 Feri Andrianto Kurang 3 Trisna Wulandari 3 Amrina Rosyada Efektif 4 Heppy Susanti 4 Lina Wati KELOMPOK V KELOMPOK X NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Rizka Desi 1 Indri Asih 2 Desi Indah Sari Efektif 2 Novi Purwandani Efektif 3 Arif Alfian 3 Reza Andri 4 Ilmi Zakariya 4 Ilham Hidayanto Keterangan Pembagian kelompok berdasarkan pada prestasi belajar . Burhanudin 4 Eko Widiarti KELOMPOK II KELOMPOK VII NO NAMA KET NO NAMA KET 1 Ling-Ling 1 Yuli Artika 2 Dika Septiani Efektif 2 Dian Nurul Efektif 3 M.

Pesawat menempuh di daratan = + = = = Jadi . Saat pesawat telah menempuh perjalanan sejauh 1 km dengan ketinggian pesawat 400 m. Hitunglah panjang tali ! Panjang tali = + = + = 1. Sebuah tiang bendera diikat dengan tali.91 Lampiran 19 LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS III Kompetensi Dasar : Menggunakan Dalil Pythagoras Waktu : 15 menit Soal : 1..5 m = 2 m Jadi panjang tali = . Sebuah pesawat tinggal landas dari Bandara Sepinggan. 2. berapa jarak yang ditempuh pesawat jika di daratan. Jawab : Sketsa gambar .

Jika panjang tiang 10 m jarak pangkal tangga kedinding 6 m. Jika pelari itu ingin kembali ketempat semula ia berangkat. Sebuah papan kayu berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 8a dan ukuran lebar 6a. Seorang pelari berlari 15 km kebarat kemudian diteruskan 8 km keselatan. 3. 5. jika panjang diagonal 40 cm. maka sketsalah dan cari jarak terpendek yang harus ditempuh . Sketsalah dan cari panjang diagonalnya. Sebuah tiang yang disandarkan pada tembok. maka hitunglah ukuran keliling dan nilai a . 2... Sebuah kertas berbentuk persegi dengan ukuran sisi 30 cm. 4. sketsalah dan cari tinggi dinding tembok . maka ukuran sisi yang belum diketehui dan luas segi tiga tersebut adalah .92 Lampiran 20 TES FORMATIF SIKLUS III Mata Pelajaran : Matematika Pokok Bahasan : Pythagoras Sub Pokok Bahasan : Menerapkan Dalil Pythagoras Kelas / Semester : VIII / Gasal Hari / Tanggal : Kamis / 21 Desember 2006 Waktu : 30 Menit Kerjakan secara sistematis! 1.. Sebidang tanah berbentuk segitiga siku-siku dengan sisi siku-siku 28 m dan 45 m.

..v 90 90 % Ya 15 Icham Hidayanto v ...v v v ..v 90 90 % Ya 19 Irfan Mustaqim E..v v 70 70 % Ya 24 M.v v v ...... v v v v v v .v .v v v 70 70 % Ya 13 Hepy Susanti v v v v v v v .v v v v 70 70 % Ya 8 Dian Nurul Fauziyah v v v v ..v v 40 40 % Tidak 3 Amrina Rosyada v v v v v v v v v .v v v . v v v ..v v v v v v 70 70 % Ya 36 Setya Harfa Khumoro B.90 90 % Ya 40 Yuli Artika Nursadiyah v .v v 80 80 % Ya 37 Taufiq Yulianto v v v v v v v v .90 90 % Ya 17 Indri Asih v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 18 Ines Febriani v v v v v v v v .93 Lampiran 21 ANALISIS ULANGAN HARIAN SIKLUS III SMP NEGERI 1 ADIWERNA TAHUN PELAJARAN 2006-2007 Bahan Kajian : Menerapkan Dalil Pythagoras Banyak Soal : 5 Kelas : VIII I Banyak Peserta Tes : 40 Ketuntasan NO N A M A Skor yang diperoleh untuk nomor soal Belajar 1a 1b 2a 2b 3a 3b 4a 4b 5a 5b Jml Skor Ketercapaiannya Ya Tidak 1 Ahmad Arwani .v v v 70 70 % Ya 5 Arief Alfian Maulana v v v v v v ..60 60 % Tidak 16 Ilmi Zakaria Rosyadi v v v v v v v v v ...v v v ... Zulifar Royandi v v v v .v v v v .v 70 70 % Ya 31 Nurul Maemunah v .70 70 % Ya 25 M..70 70 % Ya 22 Linawati v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 23 Ling Ling Insyirohati v .v v v 70 70 % Ya 7 Dedi Indah Sari .v v v v v v 80 80 % Ya 35 Rizka Desy Nurmalasari .v v v v 80 80 % Ya 29 Novi Purwandani .60 60 % Tidak 26 Muhamad Burhanudin v v v v .v v v v .90 90 % Ya 4 Angger Pratama v v v v .v v v v v ..v v v v v ..v v v v 70 70 % Ya 11 Feri Andrianto .v v v 90 90 % Ya 6 Dede Alisan Haji v ...v v v v v v 70 70 % Ya Jumlah skor 320 280 280 340 270 290 320 300 280 310 3120 3120 % 29 4 .80 80 % Ya 38 Trisna Wulandari v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 39 Triyo Citro Yuwono v v v v v v v v v ..v 60 60 % Tidak 32 Oka Isya Kresnanda v v v v ..v v v v v 90 90 % Ya 27 Mutia Handayani v v v .v v ..v v v v 80 80 % Ya 33 Resha Andri Saputra v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 34 Riska Dian Arifiana v v .v 70 70 % Ya 20 Khafidhotul Kh.v v v 70 70 % Ya 9 Dika Septiani v v v v v v v v v v 100 100 % Ya 10 Eko Widiyarti v .v v v v 70 70 % Ya 12 Garis Mulyatno v .v v ..v v v .v v v v v 70 70 % Ya 2 Amin Yahya .v v v v v v 90 90 % Ya 28 Noval arif M v v v v ...v .v v v v . v v v v v v v .v .v v v v ..v v v .v 80 80 % Ya 14 Ibaa Du Rochman v v v v v v v v ..v 80 80 % Ya 21 Laely Amalia .v v v v v v v 70 70 % Ya 30 Nur Laili Febriyani v .. Fariz v v v ...v .v .

Skor Maksimal 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 Skor yang tercapai (%) 80 70 70 85 68 73 80 75 70 78 78.00 % .00 78.

4. ASPEK KOGNITIF Kemampuan menentukan buku sumber Kemampuan pengorganisasian materi Kemampuan mendemonstrasikan bahan pelajaran Kemampuan dalam membuat alat penilaian V V V V 89 87 83 88 Baik Sekali Baik Sekali Baik Baik Sekali .94 Lampiran 22 OBSERVASI TINDAKAN OLEH GURU SIKLUS III Pengampu : RATNA FATMAWATI MAHSUNAH Sekolah : SMP Negeri 1 Adiwerna Kelas / Semester : VIII / Gasal Tanggal Observasi : 21-12-2000 Mata Pelajaran : Matematika Pokok Bahasan : Menemukan Dalil Pythagoras Alokasi Waktu : 90 menit No. 2. Hal yang diamati Ada Tidak Nilai Komentar 1. 3.

2. V . Kemampuan merencanakan pelajaran. penuh perhatian dan sabar Menunjukkan semangat dalam mengajar Mengembangkan hubungan antar pribadi yang sehat dan serasi V V V V V 89 85 85 86 82 Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali Baik 1. 3.95 5. 3. 5. 2. ASPEK PSIKOMOTOR Kemampuan menggunakan waktu pembelajaran secara efisien Kemampuan menggunakan alat bantu pembelajaran yang sesuai dengan tujuaan siswa dan situasi lingkungan Mendemonstrasikan kemampuan pembelajaran dengan V V V - . ASPEK AFEKTIF Membantu siswa menumbuhkan percaya diri Menunjukkan sikap sensitive dan simpatik terhadap perasaan dan kesukaran siswa Menumbuhkan sikap ramah. 4.84 Baik 1.

89 84 86 Baik Sekali Baik Baik Sekali .

21 Desember 2006 Observer SUTRISNO. lisan maupun dengan pengamatan. V 86 Baik Sekali JUMLAH 1193 PROSENTASE 85.21% Baik sekali Keterangan Nilai : 85 100 = Baik Sekali 70 84 = Baik 60 69 = Sedang / Cukup Adiwerna. menggunakan berbagai metode yang tepat. Melakukan pelaksanaan evaluasi baik secara tertulis. NIP.96 4. S.Pd. 131253779 .

12 Garis Mulyatno v .28 Noval arif M .20 Khafidhotul Kh.v 38 Trisna Wulandari v .6 Dede Alisan Haji v . .97 Lampiran 23 TABEL OBSERVASI PARTISIPASI SISWA DALAM KBM SIKLUS III No.00% 7. v .2 Amin Yahya v . v .35 Rizka Desy Nurmalasari v .4 Angger Pratama v .34 Riska Dian Arifiana v .24 M.16 Ilmi Zakaria Rosyadi v .Jumlah 31 6 3 Prosentase 77.17 Indri Asih .v 33 Resha Andri Saputra v . Zulifar Royandi v .19 Irfan Mustaqim E. Fariz v .50% 15.v 8 Dian Nurul Fauziyah .10 Eko Widiyarti v .v 18 Ines Febriani v .11 Feri Andrianto v .v 37 Taufiq Yulianto ..21 Laely Amalia v .50% .40 Yuli Artika Nursadiyah v .39 Triyo Citro Yuwono v .25 M.27 Mutia Handayani v .15 Icham Hidayanto v .22 Linawati .13 Hepy Susanti v .14 Ibaa Du Rochman v .32 Oka Isya Kresnanda . Nama Aktif Kurang Tidak Aktif Aktif 1 Ahmad Arwani v ..31 Nurul Maemunah v .36 Setya Harfa Khumoro B.3 Amrina Rosyada v ..v 9 Dika Septiani v .5 Arief Alfian Maulana v .v 23 Ling Ling Insyirohati v .v 29 Novi Purwandani .v 30 Nur Laili Febriyani v .26 Muhamad Burhanudin v .7 Dedi Indah Sari .

Menghitung panjang sisi segitiga sikusiku. 5 7 No. 1 4 No. Kopmpetensi Dasar Indikator Butir Soal Siswa dapat memahami dalil Pythagoras dan menjelaskannya. jika sisi lain diketahui. Siswa dapat 1. 3. 2. No.98 Lampiran 24 KISI-KISI SOAL TES FORMATIF SIKLUS I No.10 . Menemukan dalil Pythagoras. 8 . Menemukan dalil Pythagorar dalam bentuk rumus.

No. 5. 3 No. 7. Siswa dapat 1. Menghitung panjang diagonal sisi dan diagonal ruang kubus 3. 2. Menghitung panjang diagonal sisi dan diagonal ruang balok. Kopmpetensi Dasar Indikator Butir Soal 1.99 Lampiran 25 KISI-KISI SOAL TES FORMATIF SIKLUS II No. 9. 10 . Siswa dapat memahami dalil Pythagoras dan menjelaskannya. 1. Menghitung 3 bilangan pada Pythagoras 2. 4. 8. 6.

Kopmpetensi Dasar Indikator Butir Soal 1.100 Lampiran 26 KISI-KISI SOAL TES FORMATIF SIKLUS III No. 1 . Siswa dapat Menerapkan dalil Pythagoras dalam 21:02 14/05/2012 kehidupan nyata.5 . Siswa dapat memahami dalil Pythagoras dan menjelaskannya. No.

(Observer) sedang mengadakan observasi .Pd. S.101 Siswa sedang mengerjakan di papan tulis Sutrisno.

102 Siswa Kelas VIII I sedang diskusi Peneliti sedang membimbing siswa .

11 Januari 2007 Kepala UPTD SMP Negeri 1 Adiwerna Drs. 071 / 029 / 2007 Yang bertanda tangan di bawah ini Kepala UPTD SMP Negeri I Adiwerna Kabupaten Tegal. menerangkan bahwa : N a m a : Ratna Fatmawati Mahsunah NIM : 4101906173 Mahasiswa : Universitas Negeri Semarang Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurusan : Pendidikan Matematika Nama tersebut di atas telah melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dengan judul : PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII I SMP N 1 ADIWERNA KABUPATEN TEGAL DALAM POKOK BAHASAN PYTHAGORAS .Raya Banjaran Adiwerna Tegal Telp. Imam Darsono NIP. Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya Adiwerna.(0283) 443239 SURAT KETERANGAN No. 131768644 .103 PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UPTD SMP NEGERI I/ TERBUKA ADIWERNA Jl.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->