Peran Kedudukan Olahraga Dalam Sosial

ABSTRAK

Artikel ini bejudul Peran dan Kedudukan Olahraga dalam Pengembangan Nilai-nilai Sosial. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan gambaran tentang peran dan kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial. Latar belakang dari makalah ini karena masih terdapat keraguan dari berbagai pihak tentang peran dan kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial. Berdasarkan analisa dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa kedudukan olahraga sangat berperan penting dalam pengembangan nilai-nilai sosial. Olahraga merupakan kegiatan di bidang kesehatan, rekreasi dan prestasi yang penuh interaksi antar individu. Olahraga dalam aktivitasnya mempengaruhi dan membentuk karakter individu dan kelompok sehingga menciptakan suatu norma kebudayaan. Kata kunci: peran, kedudukan, olahraga, sosial

1

ekonomi. stabilitas emosional. tetapi juga menjangkau aspek politik.PENDAHULUAN A. dan salah satu disiplin ilmu yang dimanfaatkan adalah ilmu sosial.dan budaya. Olahraga tidak hanya dilakukan untuk tujuan kebugaran badan dan kesehatan. Hal tersebut secara langsung atau tidak langsung mengusik pikiran kita sebagai mahasiswa olahraga yang setiap hari dihadapkan pada ilmu dan kegiatan olahraga. Latar belakang Hingga sekarang ini masih ada keraguan dari berbagai kalangan terhadap peran dan kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial. penalaran. olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Dari sisi pelaku dan proses sosial yang terbentuk. ketrampilan berpikir kritis. tindakan moral. khususnya berkaitan dengan proses sosial yang menyebabkan terjadinya dinamika dan perubahan nilai keolahragaan dari waktu ke waktu. artinya fenomena-fenomena 2 . semakin memantapkan keyakinan bahwa olahraga merupakan kegiatan yang kecil dan dilakukan dalam kehidupan masyarakat. Oleh karenanya pemecahan masalah dalam olahraga dilakukan dengan pendekatan interdisiplin. Kajian olahraga terhadap ilmu olahraga diawali dengan keterlibatan sosiologi sebagai salah satu ilmu yang digunakan untuk mengkaji fenomena keolahragaan dalam kehidupan sosial. ketrampilan gerak. aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani. Fenomena olahraga mengalami perkembangan begitu pesat sampai ke seluruh aspek olahraga. Karena olahraga merupakan bagian integral dari pendidikan keseluruhan yang bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani. Konsep sosial dipaparkan sebagai dasar untuk memahami konsep-konsep sosiologi olahraga. sosial. ketrampilan sosial.

Olahraga memiliki peran dan kedudukan yang strategis dalam pengembangan nilai-nilai sosial. kedudukan olaraga dalam kaitannya dengan nilai-nilai sosial masyarakat. tertib.sosial yang terjadi dalam masyarakat telah tercermin dalam aktivitas olahraga yang didalamnya terdapat peran dan kedudukan dalam kehidupan sosial. Apakah peran olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial? 2. dan aman. Disana terdapat nilai dan norma baku yang bersifat mengikat para pelaku. Rumusan masalah Rumusan masalah yang terkait dalam artikel ini adalah : 1. Dari uraian di atas dapat kita ketahui bahwa olahraga menjadi bagian kehidupan sosial yang memiliki sumbangan dalam pengembangan nilai-nilai sosial dalam kehidupan. Memberikan arahan tentang peran dan kedudukan olaraga dalam kehidupan sosial. dan penikmatnya agar olahraga bisa berlangsung dengan adil. B. 2. Olahraga yang kita lihat pada era sekarang pada hakekatnya merupakan aktivitas gerak fisik yang sudah mengalami pelembagaan formal. Memberikan gambaran teori mengenai peran olahraga. Tujuan penulisan Penulisan makalah ini mempunyai tujuan sebagai berikut : 1. penyelenggara. 3 . Bagaimana kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial? C.

Lebih tegas dikatakan bahwa olahraga untuk mempertahankan existensi kemanusiaan dan untuk melakukan cita-cita hidup bangsa. Ruang lingkup pada games mempunyai karakteristik. Pengertian Olahraga. olahraga harus bergerak dari konsep bermain. games. Sedangkan ruang lingkup sport. a) ada kompetisi. b) hasil ditentukan oleh keterampilan fisik. permainan yang dilembagakan. c) Tidak produktif. Sedangkan dalam Webster’s New Collegiate Dictonary (1980) yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan. Ruang lingkup bermain mempunyai karakteristik antara lain. dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pancasila. Olahraga merupakan pembentukan fisik dan mental. kesempatan. dan sport. mengembangkan dan membina kekuatan jasmaniah maupun rokhaniah pada tiap manusia.PEMBAHASAN A. dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan. a) Terpisah dari rutinitas. membangkitkan. Jadi Olahraga ialah suatu usaha untuk mendorong. d) Menggunakan peraturan yang tidak baku. Tujuan utama olahraga bukanlah pembangunan fisik saja melainkan juga pembangunan mental dan spiritual. Untuk penjelasan pengertian olahraga. perlombaan atau pertandingan. b) Bebas. Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan. strategi. 4 . dan membina potensipotensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan. Makna olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau rombongan.

Kalau keaneka ragaman ini diletakkan pada suatu garis lurus. peraturan-peraturan yang berlaku yang harus ditaati oleh mereka yang 5 . dan kegiatannya beraneka ragam. inti suatu kegiatan olahraga adalah suatu kegiatan pertandingan atau konteks dimana team-team olahraga atau individu-individu yang bersangkutan bertanding atau bersaing untuk menunjukkan keunggulan mereka. dan situasi sosial budaya pada saat dan tempat mana pertandingan dilakukan. Suatu pertandingan olahraga dapat dilihat sebagai sautu konflik sosial yang teratur yang terjadi didalam batas-batas tertentu yang terdapat didalam suatu jaringan keseimbangan yang relative terbatas dan tetap. Kegiatan-kegiatan ini biasanya bertujuan untuk mendapatkan suatu imbalan atau hadiah bagi orang atau kelompok yang menang didalam konteks yang diadakan dalam kegiatan olahraga tersebut. Imbalan atau hadiah bagi pemenang suatu pertandingan olahraga itu bisa berupa penghargaan biasa atau uang dan kekayaan materil. maka pada ujung yang satu terletak sejumlah olahraga yang macam dan bentuknya bersifat permainan sedangkan pada ujung yang lain terdapat berbagai macam olahraga yang sifatnya dipengaruhi baik oleh yang bersifat permainan maupun yang bersifat profesi.Olahraga adalah suatu pengertian yang bersifat persaingan dengan macam-macam bentuk. Pada hakekatnya. suatu pertandingan olahraga tidak hanya dikontrol oleh. Tingkat atau jenis dari imbalan atau hadiah bagi pemenang inilah yang menentukan sifat dan macam dari kegiatan olahraga tersebut. Keunggulan didalam suatu pertandingan olahraga. Suatu kegiatan olahraga biasanya merupakan suatu kegiatan sosial yang menyangkut lebih dari satu orang atau kelompok. atau juga berupa penghargaan dan kedudukan sosial didalam masyarakat dan uang serta kekayaaan materil. biasanya ditentukan oleh suatu kombinasi dari ketrampilan. strategi didalam pertandingan yang sedang berlaku. Dalam hal ini. yang besar kecilnya pengaruh kedua sifat ini bervariasi menurut macam dan bentuk olahraganya.

1987): 1. maka dapat dikatakan telah menjalankan suatu peranan. Sebagai suatu pranata sosial. Peran Olahraga dalam Pengembangan Nilai-Nilai Sosial. Adanya suatu konflik yang teratur. Peranan juga dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi struktur sosial. Artinya apabila melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. 3. olahraga mempunyai hubungan yang erat dan saling berkaitan dengan pranatapranata sosial dan budaya yang ada didalam masyarakat yang bersangkutan. Suatu peranan paling tidak mencakup tiga hal sebagai berikut : 1. Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat. Peran merupakan aspek dinamis dari kedudukan. Ada dua hal yang menonjol yang terdapat didalam setiap pertandingan olahraga. dan bersamaan dengan itu adanya suatu ko-operasi yang terjadi diantara anggota-anggota team yang sama secara bersama-sama bertujuan untuk mengalahkan team lawan dalam pertandingan guna memenangkan dan menunjukkan keunggulan mereka didalam arena pertandingan.bertanding dan yang pengawasan atas ketaatan mereka yang turut dalam suatu pertandingan dilakukan oleh wasit dan pembantu-pembantunya. yaitu melaksakan hak-hak dan kewajibannya. Peranan merupakan suatu konsep perihal apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat sebagai organisasi. yang merupakan suatu pola asosiasi atau pengelompokan. Persatuan 6 . Macam-macam nilai-nilai dalam Olahraga (Franz. 2. terjadi atara team-team atau individu-individu yang sedang bertanding. tetapi juga oleh respon dari penonton dan semua yang turut berpartisifasi didalam pertandingan tersebut. B.

jika tidak dibarengi dengan kerjasama yang kuat maka akan sia-sia saja. yang justru memperuncing masalah. Tanpa ditunjang adanya persatuan mustahil suatu individu atau tim dapat melakukan atau bahkan memenangkan pertandingan dengan baik. Persatuan wujud dalam bentuk keterikatan yang kuat di antara sesama pemain. bersaing secara sengit dan berusaha mengalahkan satu sama lain. terutama olahraga yang dilakukan secara berkelompok. 3.Nilai persatuan merupakan nilai yang mutlak dalam olahraga. termasuk pelatih dan seluruh official di dalamnya. terlepas kalah atau menang setiap 7 . Persahabatan Meskipun dalam sebuah kompetisi antar kelompok masingmasing tim saling berhadapan. berjuang sekuat-kuatnya. Jangan sampai beberapa insiden yang terjadi di dalam pertandingan dibawa-bawa keluar. Pengertian persatuan bukan hanya dalam olahraga yang bersifat kelompok saja tetapi juga individual. Kerjasama dan kekompakan mutlak dilakukan jika sebuah tim menginginkan kemenangan dalam suatu permainan. Ketika bermain. Namun ketika pertandingan selesai. pelatih. setiap atlet dituntut untuk berusaha semaksimal mungkin dapat mengalahkan lawannya. Kerjasama dan kekompakan Aspek kerjasama sangat penting dalam sebuah olahraga. namun begitu permainan usai atau di luar acara permainan. 2. pengurus dan juga pendukungnya. masing-masing individu atau kelompok tetap harus menganggap lawannya sebagai sahabat. Para pemain sepatutnya dapat memilahmilah antara urusan pribadi dengan urusan kemanusiaan. Kerjasama dalam hal ini bukan hanya intern di antara para atlet saja tetapi semua pihak yang bertanggungjawab terhadap tim. Bagaimanapun tingginya skill individual yang dimiliki para pemain serta bagusnya pelatih maupun official yang ada.

tidak melakukan kecurangan maupun tipudaya tertentu terhadap lawan-lawannya. Dalam pengertian ini pemain berlakufair dan terbuka. sosial. Sportifitas lebih menunjukkan adanya sikap tanggung jawab seorang atlet. Dengan sportifitas dimaksudkan bahwa individu atau kelompok bersikap kesatria. 4. 5. Saling menghormati Penghormatan di antara masing-masing individu maupun tim dalam olahraga menunjukkan adanya penghargaan serta ketulusan satu sama lain yang sudah menjadi kewajiban bersama. Dalam olahraga. sikapfair nes s atau fair play mengacu pada permainan yang bersih. dan jujur dalam permainan. Sikap sportif yang menjunjung tinggi kejujuran menjadi tolok ukur. dicederai atau merendahkannya. sekaligus asas kompetisi yang sehat dan bermutu. 6. ekonomi. dan lain-lain.atlek tetap harus memperlakukan lawannya secara terhormat dan manusiawi.gentle. Sportifitas Aspek sportifitas merupakan salah satu segi yang sangat penting dalam dunia olahraga. tidak curang atau dikotori tipu muslihat. Meskipun di antara mereka terdapat berbagai perbedaan. Jai didalam kompetesi terdapat kooperasi. budaya. mulai dari latar belakang politik. ketertiban. baik yang berasal 8 . dan didalam kooperasi terdapat kompetisi yang kesemuanya terikat oleh aturan yang disepakati sebagai norma-norma yang akan menjamin kelancaran. Fairness Ditandai dengan sikap obyektif yang terbuka dan tidak memihak. sehingga tidak boleh menghina. geografis. tetapi disikapi sebagai “teman bermain” atau partner untuk membentuk suatu permainan bersama. dan keamanan suatu permainan. namun tetap harus dipandang sama dan dihormati sebagaimana layaknya. Sportifitas lebih menunjukkan adanya sikap tanggungjawab seorang atlet.

Ini merupakan bagian dari perjuangan. dalam bidang keolahragaan kita dewasa ini.dari para atlet sendiri maupun wasit dalam pertandingan. yang dalam prakteknya saling menunjang. Posisi seseorang dalam masyarakat merupakan unsur statis yang menunjukkan tempat indvidu dalam masyarakat. Ketekunan dan Kerja Keras Hal ini terlihat bagaimana para atlet dan seluruh tim sejak awal. mutu dari suatu olahraga dapat dikatakan baik kalau dilakukan secarafair . Cerminan dari kerja keras dan ketekunan tersebut benar-benar ada ketika mereka menjalani proses demi proses yang melelahkan. melainkan terkait satu sama lain. Peranan yang melekat pada diri seseorang harus dibedakan dengan posisi dalam pergaulan masyarakat. mempersiapkan pertandingan yang dihadapi. di mana semua pihak melakukannya dengan cara-cara yang jujur dan adil. Beberapa nilai yang dijelaskan di atas. namun hal tersebut tidak mereduksi pentingnya kandungan nilai-nilai luhur itu sebagai sumber inspirasi untuk ditransformasikan dalam kehidupan kebangsaan. Terlepas dari adanya beberapa kekurangan di sana sini. 7. namun eloklah kiranya jika nilai-nilai itu. Karena itu. dalam jangka waktu tertentu. secara luas dapat diterapkan sebagai model. bahkan bertahun-tahun secara rutin berlatih menempa diri. Proses ini jelas membutuhkan kesabaran dalam menahan diri. Sampai pada gilirannya mereka membuktikan kemampuannya. Peranan lebih banyak menunjuk pada fungsi. maupun keseriusan dalam berlatih. sesungguhnya tidak berdiri sendiri. yang berakhir dengan kekalahan maupun kemenangan. Meskipun bidang keolahragaan hanyalah bagian kecil dari subsistem kehidupan kita. penyesuaian diri 9 . Nilai-nilai yang satu memiliki sifat komplementer terhadap yang lain. berbulan-bulan.

ras. Peranan olahraga dalam kehidupan sosial dapat dilihat dari proses serta fungsi dari olahraga itu sendiri. 2009). meningkatkan kebugaran. Selain itu olahraga sendiri memiki sifat sportif di dalamnya. Jadi seseorang menduduki suatu posisi dalam masyarakat serta menjalankan suatu peranan. seperti disiplin. ksatria. dan menaati ketentuan dan peraturan pertandingan atau perlombaan olahraga. rekreasi. mengatur berat badan. memperkuat tulang. senam. Dalam kehidupan sehari-hari olahraga sering disikapi sebagai media hiburan. sehingga dipandang perlu menciptakan kegiatan olahraga secara sportif (warnadunia.com. Dan kata sportifitas yang sebagai kata benda mempunyai arti orang yang melakukan olahraga tersebut (harus) memiliki kejujuran dan sikap ksatria dalam bertindak dan berprilaku saat berolahraga. Sportif yaitu merupakan kata sifat yang berarti jujur dan ksatria atau gagah. Jadi sportifitas dalam olahraga adalah prilaku atau tindakan dari seorang atau sekelompok olahragawan yang memperlihatkan sikap jujur. Untuk mencapai prestasi dalam suatu pertandingan atau perlombaan olahraga. disiplin. nilai-nilai yang lebih penting 10 . olahragawan sangat dimungkinkan memakai atau menggunakan doping yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar keolahragaan yang menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan. Dalam kehidupan sosial olahraga mampu berperan menyatukan obyek sosial tanpa memandang perbedaan suku. terutama saat mengikuti suatu pertandingan atau perlombaan olahraga. kegiatan sosialisasi. Sayangnya. mengikuti ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan atau yang telah disepakati bersama. politik. dan meningkatkan derajat kesehatan. Secara fisik olahraga memang terbukti dapat mengurangi risiko terserang penyakit. ideology maupun kepercayaan. sehingga mampu menanamkan jiwa sportifitas kepada para pelaku sosial. dan mengembangkan keterampilan.dan sebagai suatu proses. pengisi waktu luang.

Bermain dan bergerak merupakan fenomena universal manusia. melainkan sedang terjadi interaksi psiko-sosial yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.dalam konteks pendidikan dan psikologi. dunia bermain dan dan dunia realitas yang dihadapinya. Selama bertahun-tahun kondisi tersebut menjadi “trade mark“ yang melekat pada konsep substansi pendidikan di Indonesia. tampaknya upaya mengembalikan peran dan fungsi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan baru pada tahap perubahan definisi belum ke substansi makna. Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak bermain merupakan pemicu awal yang dapat menggerakan keseluruhan aspek pertumbuhan dan perkembangan Sementara itu Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan merupakan pendidikan yang menggunakan aktivitas fisik untuk merealisasikan program pembelajarannya. berbagai nilai-nilai sosial dapat diadopsi. peran dan fungsi. Bermain tidak dapat dipandang sebagai aspek biologis. Para ahli menegaskan bahwa pada saat itu anak sedang melakukan interaksi dengan dunia luar. Melalui Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dorongan untuk bermain dan bergerak dikemas sedemikian rupa sehingga berbagai nilai-nilai sosial dapat terinternalisasi dalam kepribadian anak. Selama ini. yaitu pembentukan karakter dan kepribadian. pendidikan ditujukan dalam upaya-upaya pembentukan karakter kognitif. afektif. dan terinternalisasi dalam kehidupan anak. masih kurang disadari. Melalui pemberian pengalaman konkrit dalam kegiatan bergerak dan bermain. dan psikomotor yang kurang berpijak pada realitas masyarakat. Pada saat siswa atau atlet melakukan aktivitas fisik terdapat berbagai aspek yang dikandungnya. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan pendidikan yang dapat memberikan pengalaman konkrit tentang bebagai 11 . Demikian pula dalam Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan walaupun telah dilakukan reorientasi.

Sebagaimana pentingnya membaca. Kedudukan Olahraga dalam Perkembangan Nilai-Nilai Sosial. Kedudukan (status) diartikan sebagai tempat atau posisi dalam suatu kelompok sosial. sosialisasi. menulis. C. saling berkompetisi dengan sehat. Masyarakat pada umumnya mengembangkan dua macam kedudukan yaitu sebagai berikut : 1. tetapi akan tercipta pula proses internalisasi nilai-nilai sosial seperti dijelaskan diatas. pantang menyerah dan bersahabat merupakan nilai-nilai sosial yang dapat diinternalisasi melalui program Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.makna nilai -nilai sosial. dan pendidikan kesehatan. Sebab. Dalam proses Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan tidak hanya ditujukan pada upaya pencapaian keterampilan dan kesegaran jasmani yang tinggi. Kepribadian. Archieved status (status yang dicapai) yaitu kedudukan seseorang yang dicapai dengan sengaja. Ascribed status ( status yang dianggap) yaitu kedudukan seseorang dalam masyarakat tanpa memperhatikan perbedaan rohaniah dan kemampuan. Bahkan pembentukan sifat kepemimpinan seseorang dapat dicapai melalui media ini. Kedudukan ini bersifat terbuka bagi 12 . dan kepribadian. 2. saat ini perlu ditambahkan lagi dengan respect and responsibility. Sedangkan kedudukan sosial (social status) artinya tempat secara umum dalam berinteraksi dengan orang lain di masyarakatnya dalam arti lingkungan pergaulannya dan hak-hak serta kewajibannya. sesungguhnya dalam perspektif sejarah sudah sejak lama pendidikan jasmani dan olahraga dijadikan andalan sebagai wahana yang efektif untuk pembentukan watak. kerjasama. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan satusatunya pendidikan yang merealisasikan nilai-nilai sosial dalam diri anak. Nilai saling menghargai. dan berhitung. tidak kenal lelah. karakter. serta kewarganegaraan hakikatnya adalah agenda penting dalam proses pendidikan.

Seperti halnya makan. rohani dan sosial. artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan. Struktur anatomisanthropometris dan fungsi fisiologisnya. Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik. Kesibukan kerja selama lima hari berturut turut sebaiknya diimbangi dengan olahraga pada hari libur sabtu dan minggu. Olahraga adalah kebutuhan primer manusia. Oleh karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani. Apa guna hidup bila tidak mampu bergerak. 4. jangan hanya bergerak karena masih hidup. dan harus dijadikan prioritas dalam kehidupan sehari hari. Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup).siapa saja tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar serta mencapai tujuan. 3. stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul pada siswa-siswa yang aktif 13 . Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup. Magname yang menulis buku “Sosiologie Van de Sport” menguraikan tentang kedudukan olahraga dalam kehidupan sehari-hari : 1. tidak dapat ditinggalkan. 3. Tidak hidup tanpa gerak. meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. G. Assigned status (status yang diberikan) yaitu suatu kelompok atau golongan memberikan kedudukan yang lebih tinggi kepada seseorang yang berjasa yang telah memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. 2. Gerak adalah ciri kehidupan. Olahraga yang effektif adalah olahraga yang berkeringat sampai pada level zona latihan.

D. Fricker P. Maka olahraga dapat dikatanan merupakan suatu media dalam mengembangkan nilai-nilai sosial yang sangat penting dan berpengaruh.S. and Fitch. berlatih.A.. dalam A.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield. 14 .mengikuti kegiatan Penjas-Or dari pada siswa-siswa yang tidak aktif mengikuti Penjas-Or (Renstrom & Roux 1988.J.K. berbagi dan bersaing dengan tidak mengesampingkan norma dan peraturan yang berlaku dalam kegiatan olahraga tanpa ada kesenjangan dari para pelaku sosial. Kedudukan atau posisi olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial yaitu olahraga berada pada tempat atau posisi yang sangat strategis karena olahraga itu sendiri merupakan suatu aktifitas yang sudah melekat erat dan sangat dibutuhkan dalam pola kehidupan sosial masyarakat serta merupakan tempat belajar. 1992).

15 . berlatih. pertandingan dan interaksi dalam suatu tim sehingga memberikan ilmu dan kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan.PENUTUP Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa olahraga memberikan pengaruh secara langsung terhadap perkembangan nilai-nilai sosial. berbagi dan bersaing dengan tidak mengesampingkan norma dan peraturan yang berlaku dalam kegiatan olahraga tanpa ada kesenjangan dari para pelaku sosial. politik. Olahraga membentuk karakter manusia dengan situasi pada saat latihan. ideology maupun kepercayaan dan mampu menanamkan jiwa sportifitas kepada para pelaku sosial serta berkedudukan sebagai tempat belajar. ras. Peran dan kedudukan olahraga dalam kehidupan sosial yaitu berperan menyatukan obyek sosial tanpa memandang perbedaan suku. Hal tersebut membuktikan bahwa peran dan kedudukan olahraga merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan nilai-nilai sosial di kehidupan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful