ABSTRAK

Artikel ini bejudul Peran dan Kedudukan Olahraga dalam Pengembangan Nilai-nilai Sosial. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan gambaran tentang peran dan kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial. Latar belakang dari makalah ini karena masih terdapat keraguan dari berbagai pihak tentang peran dan kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial. Berdasarkan analisa dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa kedudukan olahraga sangat berperan penting dalam pengembangan nilai-nilai sosial. Olahraga merupakan kegiatan di bidang kesehatan, rekreasi dan prestasi yang penuh interaksi antar individu. Olahraga dalam aktivitasnya mempengaruhi dan membentuk karakter individu dan kelompok sehingga menciptakan suatu norma kebudayaan. Kata kunci: peran, kedudukan, olahraga, sosial

1

ketrampilan gerak.PENDAHULUAN A. Karena olahraga merupakan bagian integral dari pendidikan keseluruhan yang bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani. Dari sisi pelaku dan proses sosial yang terbentuk. ekonomi. Olahraga tidak hanya dilakukan untuk tujuan kebugaran badan dan kesehatan. ketrampilan berpikir kritis. Konsep sosial dipaparkan sebagai dasar untuk memahami konsep-konsep sosiologi olahraga. artinya fenomena-fenomena 2 . dan salah satu disiplin ilmu yang dimanfaatkan adalah ilmu sosial. aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani. tetapi juga menjangkau aspek politik. semakin memantapkan keyakinan bahwa olahraga merupakan kegiatan yang kecil dan dilakukan dalam kehidupan masyarakat. khususnya berkaitan dengan proses sosial yang menyebabkan terjadinya dinamika dan perubahan nilai keolahragaan dari waktu ke waktu. sosial. penalaran. ketrampilan sosial.dan budaya. tindakan moral. Oleh karenanya pemecahan masalah dalam olahraga dilakukan dengan pendekatan interdisiplin. Kajian olahraga terhadap ilmu olahraga diawali dengan keterlibatan sosiologi sebagai salah satu ilmu yang digunakan untuk mengkaji fenomena keolahragaan dalam kehidupan sosial. Fenomena olahraga mengalami perkembangan begitu pesat sampai ke seluruh aspek olahraga. stabilitas emosional. olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Hal tersebut secara langsung atau tidak langsung mengusik pikiran kita sebagai mahasiswa olahraga yang setiap hari dihadapkan pada ilmu dan kegiatan olahraga. Latar belakang Hingga sekarang ini masih ada keraguan dari berbagai kalangan terhadap peran dan kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial.

dan aman. Bagaimana kedudukan olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial? C. dan penikmatnya agar olahraga bisa berlangsung dengan adil. Memberikan gambaran teori mengenai peran olahraga. Dari uraian di atas dapat kita ketahui bahwa olahraga menjadi bagian kehidupan sosial yang memiliki sumbangan dalam pengembangan nilai-nilai sosial dalam kehidupan. Apakah peran olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial? 2. kedudukan olaraga dalam kaitannya dengan nilai-nilai sosial masyarakat. penyelenggara. tertib. B. Rumusan masalah Rumusan masalah yang terkait dalam artikel ini adalah : 1. 2.sosial yang terjadi dalam masyarakat telah tercermin dalam aktivitas olahraga yang didalamnya terdapat peran dan kedudukan dalam kehidupan sosial. Olahraga yang kita lihat pada era sekarang pada hakekatnya merupakan aktivitas gerak fisik yang sudah mengalami pelembagaan formal. Olahraga memiliki peran dan kedudukan yang strategis dalam pengembangan nilai-nilai sosial. 3 . Tujuan penulisan Penulisan makalah ini mempunyai tujuan sebagai berikut : 1. Disana terdapat nilai dan norma baku yang bersifat mengikat para pelaku. Memberikan arahan tentang peran dan kedudukan olaraga dalam kehidupan sosial.

c) Tidak produktif. olahraga harus bergerak dari konsep bermain. Lebih tegas dikatakan bahwa olahraga untuk mempertahankan existensi kemanusiaan dan untuk melakukan cita-cita hidup bangsa. membangkitkan. d) Menggunakan peraturan yang tidak baku. Jadi Olahraga ialah suatu usaha untuk mendorong. dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam olahraga pertandingan. Tujuan utama olahraga bukanlah pembangunan fisik saja melainkan juga pembangunan mental dan spiritual. Ruang lingkup pada games mempunyai karakteristik. Makna olahraga menurut ensiklopedia Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang merupakan regu atau rombongan. b) Bebas.PEMBAHASAN A. permainan yang dilembagakan. Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan. games. strategi. a) Terpisah dari rutinitas. Ruang lingkup bermain mempunyai karakteristik antara lain. a) ada kompetisi. Sedangkan dalam Webster’s New Collegiate Dictonary (1980) yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk mendapatkan kesenangan. 4 . dan membina potensipotensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan. dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pancasila. perlombaan atau pertandingan. Olahraga merupakan pembentukan fisik dan mental. mengembangkan dan membina kekuatan jasmaniah maupun rokhaniah pada tiap manusia. Untuk penjelasan pengertian olahraga. Sedangkan ruang lingkup sport. kesempatan. dan sport. b) hasil ditentukan oleh keterampilan fisik. Pengertian Olahraga.

Suatu pertandingan olahraga dapat dilihat sebagai sautu konflik sosial yang teratur yang terjadi didalam batas-batas tertentu yang terdapat didalam suatu jaringan keseimbangan yang relative terbatas dan tetap. Keunggulan didalam suatu pertandingan olahraga. Dalam hal ini. inti suatu kegiatan olahraga adalah suatu kegiatan pertandingan atau konteks dimana team-team olahraga atau individu-individu yang bersangkutan bertanding atau bersaing untuk menunjukkan keunggulan mereka. dan kegiatannya beraneka ragam. strategi didalam pertandingan yang sedang berlaku. atau juga berupa penghargaan dan kedudukan sosial didalam masyarakat dan uang serta kekayaaan materil. Imbalan atau hadiah bagi pemenang suatu pertandingan olahraga itu bisa berupa penghargaan biasa atau uang dan kekayaan materil. maka pada ujung yang satu terletak sejumlah olahraga yang macam dan bentuknya bersifat permainan sedangkan pada ujung yang lain terdapat berbagai macam olahraga yang sifatnya dipengaruhi baik oleh yang bersifat permainan maupun yang bersifat profesi. Pada hakekatnya. Tingkat atau jenis dari imbalan atau hadiah bagi pemenang inilah yang menentukan sifat dan macam dari kegiatan olahraga tersebut. Kegiatan-kegiatan ini biasanya bertujuan untuk mendapatkan suatu imbalan atau hadiah bagi orang atau kelompok yang menang didalam konteks yang diadakan dalam kegiatan olahraga tersebut. dan situasi sosial budaya pada saat dan tempat mana pertandingan dilakukan. suatu pertandingan olahraga tidak hanya dikontrol oleh. yang besar kecilnya pengaruh kedua sifat ini bervariasi menurut macam dan bentuk olahraganya. Suatu kegiatan olahraga biasanya merupakan suatu kegiatan sosial yang menyangkut lebih dari satu orang atau kelompok. peraturan-peraturan yang berlaku yang harus ditaati oleh mereka yang 5 .Olahraga adalah suatu pengertian yang bersifat persaingan dengan macam-macam bentuk. Kalau keaneka ragaman ini diletakkan pada suatu garis lurus. biasanya ditentukan oleh suatu kombinasi dari ketrampilan.

bertanding dan yang pengawasan atas ketaatan mereka yang turut dalam suatu pertandingan dilakukan oleh wasit dan pembantu-pembantunya. yaitu melaksakan hak-hak dan kewajibannya. olahraga mempunyai hubungan yang erat dan saling berkaitan dengan pranatapranata sosial dan budaya yang ada didalam masyarakat yang bersangkutan. Sebagai suatu pranata sosial. 2. tetapi juga oleh respon dari penonton dan semua yang turut berpartisifasi didalam pertandingan tersebut. yang merupakan suatu pola asosiasi atau pengelompokan. Macam-macam nilai-nilai dalam Olahraga (Franz. Suatu peranan paling tidak mencakup tiga hal sebagai berikut : 1. Ada dua hal yang menonjol yang terdapat didalam setiap pertandingan olahraga. Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat. 3. dan bersamaan dengan itu adanya suatu ko-operasi yang terjadi diantara anggota-anggota team yang sama secara bersama-sama bertujuan untuk mengalahkan team lawan dalam pertandingan guna memenangkan dan menunjukkan keunggulan mereka didalam arena pertandingan. Persatuan 6 . Peranan juga dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi struktur sosial. Peranan merupakan suatu konsep perihal apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat sebagai organisasi. maka dapat dikatakan telah menjalankan suatu peranan. Peran merupakan aspek dinamis dari kedudukan. Artinya apabila melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. Peran Olahraga dalam Pengembangan Nilai-Nilai Sosial. terjadi atara team-team atau individu-individu yang sedang bertanding. 1987): 1. Adanya suatu konflik yang teratur. B.

masing-masing individu atau kelompok tetap harus menganggap lawannya sebagai sahabat. setiap atlet dituntut untuk berusaha semaksimal mungkin dapat mengalahkan lawannya. jika tidak dibarengi dengan kerjasama yang kuat maka akan sia-sia saja. Kerjasama dan kekompakan Aspek kerjasama sangat penting dalam sebuah olahraga. Namun ketika pertandingan selesai. termasuk pelatih dan seluruh official di dalamnya. yang justru memperuncing masalah. bersaing secara sengit dan berusaha mengalahkan satu sama lain. Tanpa ditunjang adanya persatuan mustahil suatu individu atau tim dapat melakukan atau bahkan memenangkan pertandingan dengan baik. Persatuan wujud dalam bentuk keterikatan yang kuat di antara sesama pemain. berjuang sekuat-kuatnya. Jangan sampai beberapa insiden yang terjadi di dalam pertandingan dibawa-bawa keluar. namun begitu permainan usai atau di luar acara permainan. Ketika bermain. Bagaimanapun tingginya skill individual yang dimiliki para pemain serta bagusnya pelatih maupun official yang ada. terlepas kalah atau menang setiap 7 . Persahabatan Meskipun dalam sebuah kompetisi antar kelompok masingmasing tim saling berhadapan. pengurus dan juga pendukungnya. Para pemain sepatutnya dapat memilahmilah antara urusan pribadi dengan urusan kemanusiaan. pelatih. 2. 3. Kerjasama dalam hal ini bukan hanya intern di antara para atlet saja tetapi semua pihak yang bertanggungjawab terhadap tim. Kerjasama dan kekompakan mutlak dilakukan jika sebuah tim menginginkan kemenangan dalam suatu permainan. terutama olahraga yang dilakukan secara berkelompok. Pengertian persatuan bukan hanya dalam olahraga yang bersifat kelompok saja tetapi juga individual.Nilai persatuan merupakan nilai yang mutlak dalam olahraga.

tidak melakukan kecurangan maupun tipudaya tertentu terhadap lawan-lawannya. baik yang berasal 8 . dan didalam kooperasi terdapat kompetisi yang kesemuanya terikat oleh aturan yang disepakati sebagai norma-norma yang akan menjamin kelancaran. Dengan sportifitas dimaksudkan bahwa individu atau kelompok bersikap kesatria. Sportifitas lebih menunjukkan adanya sikap tanggung jawab seorang atlet. sosial. mulai dari latar belakang politik. ekonomi. Sportifitas lebih menunjukkan adanya sikap tanggungjawab seorang atlet. dicederai atau merendahkannya. Jai didalam kompetesi terdapat kooperasi. 6. ketertiban. dan keamanan suatu permainan. Dalam olahraga. namun tetap harus dipandang sama dan dihormati sebagaimana layaknya. dan lain-lain. geografis.gentle. Fairness Ditandai dengan sikap obyektif yang terbuka dan tidak memihak. Sportifitas Aspek sportifitas merupakan salah satu segi yang sangat penting dalam dunia olahraga. dan jujur dalam permainan. sehingga tidak boleh menghina. tetapi disikapi sebagai “teman bermain” atau partner untuk membentuk suatu permainan bersama. 5. sekaligus asas kompetisi yang sehat dan bermutu. tidak curang atau dikotori tipu muslihat. Meskipun di antara mereka terdapat berbagai perbedaan. sikapfair nes s atau fair play mengacu pada permainan yang bersih. Saling menghormati Penghormatan di antara masing-masing individu maupun tim dalam olahraga menunjukkan adanya penghargaan serta ketulusan satu sama lain yang sudah menjadi kewajiban bersama. budaya. Dalam pengertian ini pemain berlakufair dan terbuka. Sikap sportif yang menjunjung tinggi kejujuran menjadi tolok ukur. 4.atlek tetap harus memperlakukan lawannya secara terhormat dan manusiawi.

dalam jangka waktu tertentu. mempersiapkan pertandingan yang dihadapi. penyesuaian diri 9 . Ini merupakan bagian dari perjuangan. Sampai pada gilirannya mereka membuktikan kemampuannya. Meskipun bidang keolahragaan hanyalah bagian kecil dari subsistem kehidupan kita. Peranan lebih banyak menunjuk pada fungsi. Nilai-nilai yang satu memiliki sifat komplementer terhadap yang lain. yang dalam prakteknya saling menunjang. bahkan bertahun-tahun secara rutin berlatih menempa diri. berbulan-bulan. Posisi seseorang dalam masyarakat merupakan unsur statis yang menunjukkan tempat indvidu dalam masyarakat. secara luas dapat diterapkan sebagai model. melainkan terkait satu sama lain. Terlepas dari adanya beberapa kekurangan di sana sini. maupun keseriusan dalam berlatih. yang berakhir dengan kekalahan maupun kemenangan. Proses ini jelas membutuhkan kesabaran dalam menahan diri. Beberapa nilai yang dijelaskan di atas. sesungguhnya tidak berdiri sendiri. namun eloklah kiranya jika nilai-nilai itu. mutu dari suatu olahraga dapat dikatakan baik kalau dilakukan secarafair . 7. Peranan yang melekat pada diri seseorang harus dibedakan dengan posisi dalam pergaulan masyarakat. di mana semua pihak melakukannya dengan cara-cara yang jujur dan adil. Karena itu. Cerminan dari kerja keras dan ketekunan tersebut benar-benar ada ketika mereka menjalani proses demi proses yang melelahkan. Ketekunan dan Kerja Keras Hal ini terlihat bagaimana para atlet dan seluruh tim sejak awal. dalam bidang keolahragaan kita dewasa ini. namun hal tersebut tidak mereduksi pentingnya kandungan nilai-nilai luhur itu sebagai sumber inspirasi untuk ditransformasikan dalam kehidupan kebangsaan.dari para atlet sendiri maupun wasit dalam pertandingan.

terutama saat mengikuti suatu pertandingan atau perlombaan olahraga. ksatria. kegiatan sosialisasi. dan menaati ketentuan dan peraturan pertandingan atau perlombaan olahraga. dan meningkatkan derajat kesehatan. sehingga dipandang perlu menciptakan kegiatan olahraga secara sportif (warnadunia. Sayangnya. nilai-nilai yang lebih penting 10 . olahragawan sangat dimungkinkan memakai atau menggunakan doping yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar keolahragaan yang menjunjung tinggi nilai moral dan kemanusiaan. Peranan olahraga dalam kehidupan sosial dapat dilihat dari proses serta fungsi dari olahraga itu sendiri.dan sebagai suatu proses. Selain itu olahraga sendiri memiki sifat sportif di dalamnya. ideology maupun kepercayaan. ras. memperkuat tulang. dan mengembangkan keterampilan. rekreasi. meningkatkan kebugaran.com. disiplin. Jadi sportifitas dalam olahraga adalah prilaku atau tindakan dari seorang atau sekelompok olahragawan yang memperlihatkan sikap jujur. seperti disiplin. politik. Dan kata sportifitas yang sebagai kata benda mempunyai arti orang yang melakukan olahraga tersebut (harus) memiliki kejujuran dan sikap ksatria dalam bertindak dan berprilaku saat berolahraga. mengatur berat badan. Untuk mencapai prestasi dalam suatu pertandingan atau perlombaan olahraga. senam. 2009). Dalam kehidupan sehari-hari olahraga sering disikapi sebagai media hiburan. sehingga mampu menanamkan jiwa sportifitas kepada para pelaku sosial. Secara fisik olahraga memang terbukti dapat mengurangi risiko terserang penyakit. pengisi waktu luang. Dalam kehidupan sosial olahraga mampu berperan menyatukan obyek sosial tanpa memandang perbedaan suku. mengikuti ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan atau yang telah disepakati bersama. Jadi seseorang menduduki suatu posisi dalam masyarakat serta menjalankan suatu peranan. Sportif yaitu merupakan kata sifat yang berarti jujur dan ksatria atau gagah.

Melalui pemberian pengalaman konkrit dalam kegiatan bergerak dan bermain. masih kurang disadari. Pada saat siswa atau atlet melakukan aktivitas fisik terdapat berbagai aspek yang dikandungnya. afektif. yaitu pembentukan karakter dan kepribadian. Bermain tidak dapat dipandang sebagai aspek biologis. dan terinternalisasi dalam kehidupan anak. dunia bermain dan dan dunia realitas yang dihadapinya. pendidikan ditujukan dalam upaya-upaya pembentukan karakter kognitif. melainkan sedang terjadi interaksi psiko-sosial yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. tampaknya upaya mengembalikan peran dan fungsi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan baru pada tahap perubahan definisi belum ke substansi makna. Para ahli menegaskan bahwa pada saat itu anak sedang melakukan interaksi dengan dunia luar. Demikian pula dalam Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan walaupun telah dilakukan reorientasi. Bermain dan bergerak merupakan fenomena universal manusia. peran dan fungsi. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan pendidikan yang dapat memberikan pengalaman konkrit tentang bebagai 11 . Selama ini. Selama bertahun-tahun kondisi tersebut menjadi “trade mark“ yang melekat pada konsep substansi pendidikan di Indonesia. dan psikomotor yang kurang berpijak pada realitas masyarakat. Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak bermain merupakan pemicu awal yang dapat menggerakan keseluruhan aspek pertumbuhan dan perkembangan Sementara itu Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan merupakan pendidikan yang menggunakan aktivitas fisik untuk merealisasikan program pembelajarannya. berbagai nilai-nilai sosial dapat diadopsi. Melalui Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dorongan untuk bermain dan bergerak dikemas sedemikian rupa sehingga berbagai nilai-nilai sosial dapat terinternalisasi dalam kepribadian anak.dalam konteks pendidikan dan psikologi.

Dalam proses Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan tidak hanya ditujukan pada upaya pencapaian keterampilan dan kesegaran jasmani yang tinggi. dan pendidikan kesehatan. Kedudukan ini bersifat terbuka bagi 12 . Sebab. Sedangkan kedudukan sosial (social status) artinya tempat secara umum dalam berinteraksi dengan orang lain di masyarakatnya dalam arti lingkungan pergaulannya dan hak-hak serta kewajibannya. karakter. serta kewarganegaraan hakikatnya adalah agenda penting dalam proses pendidikan. Nilai saling menghargai. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan satusatunya pendidikan yang merealisasikan nilai-nilai sosial dalam diri anak. sosialisasi. Ascribed status ( status yang dianggap) yaitu kedudukan seseorang dalam masyarakat tanpa memperhatikan perbedaan rohaniah dan kemampuan. Bahkan pembentukan sifat kepemimpinan seseorang dapat dicapai melalui media ini. dan berhitung. sesungguhnya dalam perspektif sejarah sudah sejak lama pendidikan jasmani dan olahraga dijadikan andalan sebagai wahana yang efektif untuk pembentukan watak. menulis.makna nilai -nilai sosial. 2. Masyarakat pada umumnya mengembangkan dua macam kedudukan yaitu sebagai berikut : 1. saling berkompetisi dengan sehat. Kedudukan (status) diartikan sebagai tempat atau posisi dalam suatu kelompok sosial. tidak kenal lelah. dan kepribadian. C. tetapi akan tercipta pula proses internalisasi nilai-nilai sosial seperti dijelaskan diatas. pantang menyerah dan bersahabat merupakan nilai-nilai sosial yang dapat diinternalisasi melalui program Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Kedudukan Olahraga dalam Perkembangan Nilai-Nilai Sosial. Kepribadian. Archieved status (status yang dicapai) yaitu kedudukan seseorang yang dicapai dengan sengaja. saat ini perlu ditambahkan lagi dengan respect and responsibility. Sebagaimana pentingnya membaca. kerjasama.

meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. rohani dan sosial. Seperti halnya makan. 3. Oleh karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup. Kesibukan kerja selama lima hari berturut turut sebaiknya diimbangi dengan olahraga pada hari libur sabtu dan minggu. Tidak hidup tanpa gerak. Apa guna hidup bila tidak mampu bergerak. G. Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik. 2. Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (meningkatkan kualitas hidup). Struktur anatomisanthropometris dan fungsi fisiologisnya. Olahraga yang effektif adalah olahraga yang berkeringat sampai pada level zona latihan.siapa saja tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar serta mencapai tujuan. tidak dapat ditinggalkan. Olahraga adalah kebutuhan primer manusia. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani. stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul pada siswa-siswa yang aktif 13 . Assigned status (status yang diberikan) yaitu suatu kelompok atau golongan memberikan kedudukan yang lebih tinggi kepada seseorang yang berjasa yang telah memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. 4. Gerak adalah ciri kehidupan. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup. artinya Olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan. dan harus dijadikan prioritas dalam kehidupan sehari hari. jangan hanya bergerak karena masih hidup. Magname yang menulis buku “Sosiologie Van de Sport” menguraikan tentang kedudukan olahraga dalam kehidupan sehari-hari : 1. 3.

D.S.mengikuti kegiatan Penjas-Or dari pada siswa-siswa yang tidak aktif mengikuti Penjas-Or (Renstrom & Roux 1988.Watson : Children in Sport dalam Bloomfield. Fricker P.A. Maka olahraga dapat dikatanan merupakan suatu media dalam mengembangkan nilai-nilai sosial yang sangat penting dan berpengaruh.K. berlatih. and Fitch. 14 .. dalam A. berbagi dan bersaing dengan tidak mengesampingkan norma dan peraturan yang berlaku dalam kegiatan olahraga tanpa ada kesenjangan dari para pelaku sosial.J. 1992). Kedudukan atau posisi olahraga dalam pengembangan nilai-nilai sosial yaitu olahraga berada pada tempat atau posisi yang sangat strategis karena olahraga itu sendiri merupakan suatu aktifitas yang sudah melekat erat dan sangat dibutuhkan dalam pola kehidupan sosial masyarakat serta merupakan tempat belajar.

politik.PENUTUP Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa olahraga memberikan pengaruh secara langsung terhadap perkembangan nilai-nilai sosial. Hal tersebut membuktikan bahwa peran dan kedudukan olahraga merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan nilai-nilai sosial di kehidupan. Peran dan kedudukan olahraga dalam kehidupan sosial yaitu berperan menyatukan obyek sosial tanpa memandang perbedaan suku. 15 . pertandingan dan interaksi dalam suatu tim sehingga memberikan ilmu dan kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan. ideology maupun kepercayaan dan mampu menanamkan jiwa sportifitas kepada para pelaku sosial serta berkedudukan sebagai tempat belajar. Olahraga membentuk karakter manusia dengan situasi pada saat latihan. berbagi dan bersaing dengan tidak mengesampingkan norma dan peraturan yang berlaku dalam kegiatan olahraga tanpa ada kesenjangan dari para pelaku sosial. ras. berlatih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful