Hari/Tanggal : Senin, April 2012 Laporan Praktikum Ke : 7,8 Teknik Pemilihan, Pengolahan dan Pengemasan Bahan Pangan Nabati

PEMILIHAN, PENGOLAHAN, DAN PENGEMASAN SAYURAN DAN BUAH
(TUMIS KANGKUNG DAN SETUP BUAH MANIS)

Oleh: Kelompok 10 (B-P1)

Tiara Kusuma Ningsih Siti Hana Putrii

J3F211133 J3F211156

Penanggung Jawab: Ani Nuraeni,S. Pd. Ir. Eddy Setyo Mudjajanto

PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INDUSTRI JASA MAKANAN DAN GIZI PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

1

I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Sayuran merupakan sebutan umum bagi bahan pangan asal tumbuhan yang biasanya mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah secara minimal. Sebutan untuk beraneka jenis sayuran disebut sebagai sayur-sayuran atau sayur-mayur. Sejumlah sayuran dapat dikonsumsi mentah tanpa dimasak sebelumnya, sementara yang lainnya harus diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, dikukus atau diuapkan, digoreng (agak jarang), atau disangrai. Sayuran berbentuk daun yang dimakan mentah disebut sebagai lalapan. Sayur dalam kuliner Nusantara mengacu pada sup dengan kuah cair hingga agak kental yang dimakan untuk menemani nasi. Istilah ini dapat pula diberikan kepada tumbuhan atau bagian tumbuhan yang digunakan sebagai komponennya (istilah yang lebih tepat adalah sayuran). Sayur biasanya disiapkan dengan mendidihkan air lalu ke dalamnya dimasukkan berbagai sayuran sebagai pemadat, daging bila diperlukan, dan bumbu untuk menyedapkan. Untuk mengentalkan kuah biasanya ditambahkan santan atau sedikit tepung. Sayuran dikonsumsi dengan cara yang sangat bermacam-macam, baik sebagai bagian dari menu utama maupun sebagai makanan sampingan. Kandungan nutrisi antara sayuran yang satu dan sayuran yang lain pun berbedabeda, meski umumnya sayuran mengandung sedikit protein atau lemak, dengan jumlah vitamin, provitamin, mineral, fiber dan karbohidrat yang bermacammacam. Beberapa jenis sayuran bahkan telah diklaim mengandung zat antioksidan, antibakteri, antijamur, maupun zat anti racun. Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan

perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buahbuahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena

2

mulai dari karbohidrat. alkaloid. atau benangsari) bersatu dengan bakal buah dan turut berkembang membentuk buah. khususnya buah tunggal yang berasal dari bakal buah tenggelam. kadang-kadang bagian-bagian bunga yang lain (umpamanya tabung perhiasan bunga. kelopak. protein. buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati. 3. 1.itu. untuk membedakannya. 2. Pada sebagian buah. Mahasiswa mampu mengolah dan menyajikan hidangan berbahan dasar sayuran dan buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi. Mengaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari agar terampil dalam membuat berbagai macam hidangan dari sayuran dan buah-buahan. mineral. mahkota. lemak. dalam kaitannya untuk memahami bagaimana suatu macam buah terbentuk. 3 .2 Tujuan Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah : 1. Menambah pengetahuan tentang sayuran dan buah-buahan serta hasil olahannya. 4. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi. hingga terpena dan terpenoid. maka buah itu lalu disebut buah semu. Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan. Jika bagian-bagian itu merupakan bagian utama dari buah. vitamin. Itulah sebabnya menjadi penting untuk mempelajari struktur bunga. Menghitung kandungan gizi tiap 100 gram hidangan.

which is derived from vegetus (active). yang berarti “menjadi (atau tinggal) waspada”. Istilah yang terkait dengan vegetasi juga memiliki lingkup luas yang sama. (Will. Bagian tanaman yang dapat 4 . contohnya roti wortel (Aisyah. meaning “become (or saty) alert”. Kata “sayur” pertama kali direkam dalam bahasa inggris pada abad ke-15. Bagaimanapun juga. sementara yang lain harus dimasak dengan caranya masing-masing. “Vegetable” berasal dari bahasa latin vegetabilis (animasi) dan dari vegetare (menghidupkan). yang juga merupakan sumber bangun inggris.1 Definisi Sayuran Sayuran merupakan nama yang diberi kepada makanan pokok yang dikonsumsi oleh manusia. but apllied to any plant. 2. Sejumlah sayuran dapat dikonsumsi mentah tanpa dimasak sebelumnya. dikutip Wikipedia. tetapi diterapkan pada setiap tanaman. This is still the sense of the adjective “vegetable” in science. dan rempah-rempah. kacang-kacangan. the free encyclopedia. Hal ini pada gilirannya berasal dari proto-indo-eropa * weg-dasar atau * wog-. tetapi tidak termasuk dalam kategori buah-buahan. The related term vegetation also has a similarly broad scope (Will. “Vegetable” comes from the latin vegetabilis (animated) and from vegetare (enliven). 2006. in reference to the process of a plant growing. 2009). yang berasal dari vegetus (aktif).II TINJAUAN PUSTAKA . 2010) Sayuran pada pengonsumsian umumnya bersama makanan pokok dan lauk pauk sebagai bahan tambahan pangan. dalam referensi proses tumbuh tanaman. This is turn derives from proto-indo-european base “weg’’ or “wog”. The word “vegetable” was first recorded in english in the 15th century. 2006). which is also the source of english wake. beberapa jenis sayuran ada yang dapat digunakan untuk membuat dessert (makanan penutup) dan jenis makanan manis lainnya. herba. Ini masih arti kata sifat “sayuran” dalam sains.

Sayuran dapat berakibat negatif apabila sayuran yang akan dikonsumsi sudah dalam keadaan yang tidak baik. dll : kembang kol. Sayuran pada umumnya dikenal masyarakat hanyalah makanan dalam bentuk daun yang berwarna hijau. dll : terung. maka kandungan karotennya akan semakin tinggi. Sayuran sebenarnya memiliki berbagai jenis variasi yang dapat dibedakan berdasarkan bagian-bagian yang diambil dari jenis tanaman yang akan dikonsumsi. karena itu masyarakat harus pandai dalam memilih berbagai jenis sayuran yang akan diolahnya. tersimpan didalam kloroplas. dll Seperti yang telah kita ketahui bahwa sayuran banyak mengandung serat dan vitamin yang sangat penting bagi tubuh terutama serat sayuran banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari karena harganya yang terjangkau dan memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. nangka muda. tunas. 5 . yang terdiri dari klorofil a dan klorofil b ini. Berikut merupakan bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai sayuran adalah :     Sayuran daun Sayuran buah Sayuran kembang Sayuran tunas : bayam. warna. tomat. tauge. ketimun. brokoli. Sifat perishable sayuran terjadi karena kandungan air yang relatif tinggi daripada bahan makanan yang lainnya. Semakin hijau warna daun. Sayuran memiliki sifat perishable (mudah rusak / busuk) sehingga memerlukan perlakuan yang ekstra hati-hati. Didalam kloroplas juga terdapat pigmen lain. kangkung. yaitu karoten. 2. Klorofil. dll : rebung. jantung pisang. dan batang. Kelembaban air merupakan tempat pertumbuhan mikroba yang paling cepat (Irvan.2 Teknik Pemilihan Sayuran Hidangan yang berkualitas dihasilkan dari bahan yang berkualitas pula. Dimana dari warna dari sayuran ini dapat menentukan kadar kandungan gizi yang terkandung didalamnya (Astawan. dan bau yang telah berubah. umbi. 2007).digunakan sebagai sayuran meliputi daun. Teknik pemilihan sayuran bergantung pada ketelitian masyarakat dalam melihat kondisi fisik. Warna hijau pada sayuran disebabkan oleh pigmen hijau yang disebut klorofil. 2007). Sayuran juga dapat dibedakan berdasarkan warna. sawi. katuk.

3 Teknik Pengolahan Sayuran Sayuran dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan dengan menggunakan beberapa macam teknik pengolahan bergantung pada jenis sayuran yang akan diolah. Semuanya dipotong. sauteing dan stewing. Teknik pengolahan tersebut terdiri dari dikukus. bakteri berbahaya dapat tumbuh pada mereka dan meningkatkan risiko keracunan makanan (Astawan. Sayuran yang sehari-hari kita konsumsi dapat diolah menjadi berbagai macam jenis sayuran dengan berbagai macam teknik pengolahan yaitu boiling. dikupas. cahaya dan oksigen merupakan tiga perusak alami vitamin pada buah dan sayuran. santan atau air. dan makanan laut. Mengukus sayuran melindungi lebih banyak zat gizi dan rasa sayuran menjadi segar daripada direbus yang melarutkan beberapa zat gizi ke dalam air. 2006) 2.Sayuran harus disimpan terpisah dari bahan makanan mentah seperti daging. Memasak dengan microwave juga melindungi zat gizi pada sayuran yang dilakukan tergantung dari hasil akhir yang ingin (Hemmelgarn. ditumis dan diblansir.4 Definisi buah 6 . 2007). Memasak dengan proses yang minimal dan metode penyimpanan yang baik dapat mempertahankan zat gizi. Jarak yang terlalu lama antara memotong sayuran dan buah dengan memasak bisa menimbulkan kerusakan. 2. Sayuran. makanan laut atau telur. unggas. Setelah waktu tertentu. atau buah-buahan dan sayuran yang dimasak harus di dinginkan dalam waktu 2 jam. serta peralatan memasak apapun atau permukaan yang bersentuhan dengan mereka misalnya talenan. Sayuran dapat dimasak dengan ditumis atau berkuah. steaming. Sayur berkuah adalah hidangan berbentuk cair dengan isi sayuran dan cairan. Panas. blanching. unggas. Proses pengolahan sayur tergolong banyak karena dari setiap proses pengolahan yang dilakukan hasil akhir akan berbeda dan semua proses diperoleh. harus dibuang jika mereka telah menyentuh daging mentah. jika mereka tidak akan dimasak. direbus. cairan dapat berupa kaldu. Hindari memotong sayuran dan buah terlalu lama sebelum dimasak. Tumis sayuran adalah hidangan yang terbuat dari sayuran yang dimasak dengan sauteing.

siam. 2007). Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang. dan kalsium. yaitu C. yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. direbus. dan uli (Fatul haja. Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Misalkan buah pisang Berdasarkan cara konsumsi buahnya. susu. seribu. seperti pisang ambon. fosfor. dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi ota (Citra Ayu. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah. mulai dari karbohidrat. 2002). Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomolog. B kompleks. cooking banana). lemak. raja. besi. 7 . Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah. vitamin. magnesium. Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan. hingga terpena dan terpenoid. Pisang juga mengandung vitamin. dibakar. Pisang kaya mineral seperti kalium. mineral. buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati (Yulfian Azrial 2008). atau dikolak. protein. alkaloid. dan sunripe. melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. pisang dikelompokkan dalam dua golongan. kapas. . seperti pisang kepok. B6. tanduk. Pisang olahan dikonsumsi setelah digoreng. yaitu pisang meja (dessert banana) dan pisang olah (plantain. untuk membedakannya.Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan. Karena itu.

4. Nama Bahan Ukuran gram URT Persiap an  1. terasi sckp 8 .1 Hasil TUMIS KANGKUNG 2 Porsi No . HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Potong kangkung Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum. kangkung 100   2. Masukkan batang kangkung tunggu hingga 3 menit masukkan daun kangkung  Kangkung matang siap sajikan. Bawang putih 5. minyak 40  3.III. Cabai merah Cara Membuat Cuci kangkung sampai bersih.

rasa. Tumis kangkung Pada pembuatan tumis kangkung dari segi penanmpilan kurang bagus warnanya terlalu gelap disebabkan karena pengolahan yang terlalu lama yang membuat kangkungnya menjadi over cook. tekstur dan warna Nama Hidangan Pecel sayuran (blansir) Pecel Sayuran (perebusan) Pecel Sayuran (perebusan dan penambahan soda kue) Pecel Sayuran (perebusan dan penambahan minyak) Pecel Sayuran (perebusan dengan penambahan cuka) Sayur Lodeh Pecel Sayuran (pengukusan) Pecel Sayuran (pengukusan) Tumis Bayam Hasil Warna Cokelat Merah Cokelat Tekstur Lembut Renyah Lembut Rasa Gurih Gurih Gurih Penampilan Menarik Menarik Menarik Merah Renyah Agak pedas Menarik Cokelat Merah Merah Cokelat Merah Lembut Renyah Renyah Lembut Kurang garing Kurang lembut Gurih Gurih Pedas Gurih Kurang pedas Kurang gurih Menarik Menarik Menarik Menarik Kurang menarik Kurang menarik Tumis Kangkung Coklat 9 . Hasil Evaluasi aneka olahan sayuran dari segi penampilan. Dari segi rasa sudah enak dan sesuai yang di harapkan.Gambar 1. Tabel 1.

10 .9 7.6 0.Tabel 2. 4.5 22. Pecel Sayuran (perebusan dengan penambahan cuka) 769 479 649 1105 334 332 15 4 7.9 12.3 48 30. No Nama Hidangan E (Kal) Kandungan Gizi P (gr) 22. Pecel Sayuran (perebusan dan penambahan minyak) 618 2.4 17.7 32. 8.5 1.1 11. 3. Sayur Lodeh Pecel Sayuran (pengukusan) Pecel Sayuran (pengukusan) Tumis Bayam Tumis Kangkung 10.8 2. 9.9 41.2 97 L (gr) 12.8 0. Pecel sayuran (blansir) Pecel Sayuran (perebusan) Pecel Sayuran (perebusan dan penambahan soda kue) 909 494 700 2.2 0. Kandungan Gizi Hidangan dari sayuran. 7.6 5.8 6.

Kayu manis 5. Gula pasir 50 simpan lagi dalam lemari pendingin  Sajikan selagi dingin ½ btg 4. Nama Bahan Persia pan Cara Membuat  Campurkan air jeruk 1.kayu manis dan cengkeh mennjadi satu kemudian dimasak hingga mendidih. Gula palem 100 3.SETUP BUAH MANIS 2 Porsi Ukuran gram URT No . 6 7 apel kurma strawberry 85 6 btr sckp 8 9 nenas anggur 90 8 buah 11 . jeruk 100 manis.  Angkat dan kemudian dinginkan  Setelah dingin masukkan bahan isi 2.

Hidangan setup bauh manis Pembuatan setup bauh manis dari sepi rasa sudah sesuai. Hanya saja tempat saji yang digunakan terlalu kecil dan membuat buahnya menjadi terlalu penuh. Tabel 1. Hasil Evaluasi aneka olahan buah-buahan dari segi penampilan. tekstur dan warna Nama Hidangan Selai Nenas Jelly Nenas Manisan Buah Basah (pepaya) Manisan Buah Basah (kedongdong) Asinan Buah Rujak Gobet Keripik Pisang (asin) Keripik Pisang (manis) Es Santan Selasih Setup Buah Manis Hasil Warna Kuning Kuning Kekuningan Tekstur Lembut Lembut Lembut Rasa manis manis manis Penampilan Menarik Menarik Menarik Kekuningan Kecoklatan Kemerahan Kuning Kecoklatan Putih Coklat Lembut Renyah Renyah Renyah Renyah Cair Renyah manis manis Agak pedas asin Manis Manis Manis Menarik Menarik Menarik Menarik Menarik Menarik Menarik 12 . Dan dari segi penanpilan juga sudah bagus tidak ada masalah dalm pengolahan ini. rasa.Gambar 2.

Pecel sayuran (perebusan dengan ditambah soda kue) 4. Tumis kangkung 10. Pecel sayuran (pengukusan) 9. 7. Manisan Buah Basah (kedongdong) 5. 6. Pecel sayuran (perebusan) 3. dan pengemasan nabati. Kandungan Gizi Hidangan dari buah-buahan No 1.2 0.1 11.2 97 L (gr) 12.9 7. 9. ada beberapa macam olahan sayuran yang dipeljari yaitu: 1. 8. Sayur lodeh 7.9 12. Pecel sayuran (blansir) 2. Pecel sayuran (pengukusan) 8.Tabel 2. Pecel sayuran (perebusan dengan ditambah minyak) 5.9 41.2 Pembahasan Setelah melakukan praktikum pemilihan.8 10. Urap sayuran 6. Asinan Buah Rujak Gobet Keripik Pisang (asin) Keripik Pisang (manis) Es Santan Selasih 909 494 700 Kandungan Gizi P (gr) 22. Nama Hidangan E (Kal) Selai Nenas Jelly Nenas Manisan Buah Basah (pepaya) 4.8 0.3 32.6 0.5 618 769 479 649 1105 334 332 2. Setup Buah Manis 3.8 2.7 15 4 7. Tumis bayam Dalam pengolahan pecel sayuran (blansir) pada kelompok pertama hasil yang didapatkan sudah sesuai yang diharapkan. Dari segi tekstur lebih baik 13 . 2.5 22. 3.6 48 30. pengolahan.4 17.

Pengolahan dengan cara diblansir warnanya tetap hijau dan teksturnya lembut tidak over cook. Dalam pegolahan sayur lodeh yang dilakukan kelompok enam dengan dua perlakuan. Dari segi warna. warna yang dihasilkan terlalu gelap karena pada saat menggoreng kacang tanah yang terlalu lama. sehingga menghasilkan warna yang tidak pucat. Dalam pegolahan pecel sayuran dengan teknik perebusan dengan ditambah minyak hasil yang didapat hampir sama dengan pengolahan pecel sayuran dengan cara perebusan tanpa penambahan bahan lainnya.rasa yang dihasilkan kurang berasa. Namum cara pengolahan kelapa untuk urap sayuran ini belum terlalu matang dan terlalu pedas serta warnanya masih terlalu pucat perlu ditambahkan kunyit. Pengolahan pecel sayuran dengan teknik perebusan dengan ditambah soda kue seperti yang dilakukan pada kelompok tiga hasil yang didapatkan hampir sama dengan yang cara perebusan tanpa penambahan soda kue. Namun hasil yang 14 . Jika sayuran tersebut seperti wortel maka pengolahan tidak tepat dengan cara diblansir karena teksturnya belum lunak dan masih terlalu keras. walaupun waktu pengolahan sudah ditentukan namun masih terlalu lama sehingga mengasilkan tekstur terlalu lunak atau over cook. Perlakuan pertama yaitu dengan cara ditutup saat pengolahan. karena diberi tambahan dengan soda kue. Namun cara diblansir ini tergantung jenis sayurannya. Dalam pembuatan sambal kacang untuk pecel sayuran (perebusan) rasa yang didapat tidak sesuai karena rasa dan aroma dari kencur yang terlalu tajam. dan perlakuan kedua yaitu dengan tidak tertutup saat pengolahan. Dalam pembuatan sambal kacang untuk pecel sayuran (perebusan dengan soda kue) warna yang dihasilkan terlalu gelap dikarenakan pada saat menggoreng kacang yang terlalu lama. Yang membedakan yaitu warna. warna yang dihasilkan pada pengolahan yang dilakukan praktikum kelompak tiga ini pucat. Pengolahan pecel sayuran dengan teknik perebusan yang dilakukan pada kelompok kedua hasil yang didapatkan terlalu over cook. Pengolahan urap sayuran yang dilakukan oleh kelompok lima sudah sesuai yang diharapkan.dibandingkan dengan cara perebusan. Namun pengolahan pecel sayuran yang dilakukan oleh kelompok empat ini teksturnya terlalu lembek karena penambahan akan bahan minyak dan warnanya lebih mengkilap. Tetapi konsistensi dari sambal kacang masih terlalu kental. Akan tetapi jika sayuran tersebut berupa dedaunan lebih bgus pengolahannya dengan cara diblansir. Dari segi rasa.

Perbedaannya terdapat pada sedikit tidaknya kuah antara sayur lodeh yang diberi perlakuan terbuka dengan perlakuan yang tertutup. 15 . Dari segi penampilan yang diberi perlakuan terbuka jauh lebih bagus dibandingkan yang tertutup. Pada praktikum ini terdapat dua perlakuan yaitu perlakuan pertama pengukusan dengan dandang yang terbuka dan perlakuan kedua pengukusan dengan dandang terbuka. Akan tetapi dari segi rasa sudah sesuai dengan yang diharapkan. sehingga menghasilkan hasil yang semaksimal dan sebagus mungkin. Hasil yang didapatkan dari segi penampilan lebih bagus yang perlakuan pertama. Dalam pengolahan tumis bayam hasil yang didapatkan hampir sama dengan pengolahan yang tumis kangkung. tetapi yang diberi perlakuan terbuka mendapatkan tekstur yang bagus. Dalam pembuatan sambal kacang. Dari segi rasa. Tekstur yang didapat pada sayur lodeh ini yang diberi perlakuan tertutup over cook. Lebih ditingkat lagi dengan penampilan dan rasa. Pengolahan sayur lodeh yang baik yaitu dengan perlakuan dibuka dan ditutup bukan hanya salah satunya saja. Penampilan sayur lodeh kurang menarik karena pemberian bumbu kurang berani sehingga menghasilkan warna yang pucat. rasanya juga tidak jauh berbeda. Kedua perlakuan tersebut saling melengkapi. Pengolahan tumis kangkung sudah sesuai dengan yang diharapkan.didapat tidak berbeda jauh. Hal ini dikarenakan santan pada saat perlakuan yang tertutup membuat santan pada sayur lodeh pecah. Sedangkan perlakuan kedua warna yang dihasilkan pucat. namun yang diberi perlakuan terbuka santannya tidak pecah. Akan tetapi dari keseluruhan hasil yang didapat sudah sesuai yang diharapkan. namun warna yang dihasilkan jauh lebih bagus pengolahan tumis bayam dibandingkan tumis kangkung. penampilan. sambal yang dihasilkan dari segi rasa sudah cukup baik dan penampilannya pun lebih menarik karena warna dari sambal kacang tidak terlalu gelap. Dalam pengolahan pecel sayuran dengan cara dikukus yang dilakukan pada kelompok tujuh dan delapan hasil yang didapatkan sudah sesuai yang diharapkan. warna yang di hasilkan hampir sama. namun karena pengolahannya yang salah sehingga menghasilkan warna kangkung terlalu gelap sehingga pempengaruhi akan penampilan kangkung tersebut. pengolahan yang dilakukan oleh kelompok sepuluh ini hasilnya sudah sesuai dengan yang diharapkan. tekstur. dan warna sudah bagus.

Pada saat memotong pepaya jangan terlalu besar dan terlalu tebal agar penampilan dari manisan pepaya lebih menarik dan cairan gula lebih meresap kedalam pepaya. Rujak gobet 7. Manisan buah (pepaya) 4. Pada manisan buah yang dilakukan pada kelompok tiga dan empat masih mengalami proses selanjutnya. Manisan buah (mangga) 5. Dalam pemilihan. 16 . Pada pembuatan manisan buah (pepaya) pepaya yang digunakan jangan terlalu matang agar teksturnya lebih bagus. Pada kelompok tiga dan empat buah yang dipakai berbeda meskipun sama-sama membuat manisan buah. pada selai nanas hasil yang didapat lebih banyak karena tanpa proses penyaringan sedangkan pada jelly nanas hasilnya lebi sedikit. sehingga hasilnya belum dapat dievaluasi. Setup buah Pengolahan selai nanas dengan jelly nanas tidak jauh berbeda. Pada saat memarut nenas harus benar-benar diparut sampai halus ini bertujuan agar selai nenas yang dihasilkan memiliki tekstur yang bagus. diberikan gula agar rasanya jauh lebih enak dan manis. Kripik pisang manis 9. Es selasih 10. Asinan Buah 6. Kripik pisang asin 8. Jelly nanas 3. Hasil yang didapat antara selai nanas dengan jelly nanas berbeda. perlakuan pertama dengan cara dibuka serta perlakuan kedua dengan cara ditutup. Cara pengolahan selai nanas yang diambil sari buah buahnya tanpa proses penyaringan sedangkan pengolahan jelly nanas yang dilakukan oleh kelompok dua prosesnya dengan cara penyaringan. Pada pembuatan selai nenas gunakanlah nenas yang matang dan manis hal ini bertujuan agar selai nenas yang dihasilkan bagus dan terasa manis. Perbedaannya terdapat pada cara pengolahan. dan pengolahan bahan nabati yaitu yang berbahan buah-buahan memiliki beberapa macam olahan diantaranya yaitu: 1.Pengolahan tumis bayam ini dengan dua perlakuan. pengemasan. Selai nanas 2. Pada saat memasak selai harus diaduk terus agar selai tidak lengket pada wajan.

Pada saat membersihkan buah yang salah satunya yaitu nanas sedikit mengalami kesulitan karena harus membuang satu demi satu mata nanas supaya rujak yang dihasilkan tidak memberikan rasa gatal bila di konsumsi.dari segi tekstur sudah renyah. Dari segi rasa rujak gobet ini kurang begitu asam karena pemberian jeruk limau dan asam cuka yang kurang banyak. Penampilannya lebih bagus dibandingkan pengolahan kripik pisang yang dilakukan oleh kelompok delapan dengan rasa manis. Dalam pengolahan asinan buah yang dilakukan oleh kelompok lima sudah sesuai yang diharapkan. Jika tidak memiliki jiwa ketelatenan maka hasil serutan kurang begitu bagus dan bisa mengenai tangan bila tidak berhati-hati. yang harus diperhatikan yaitu pada saat pemberian bumbu dan saat membersihkan buah. serta dari segi penampilan rujak gobet ini kurang begitu menarik karena saat bumbu yang diberikan kurang banyak sehingga mengasilkan warna atau penampilan rujak yang masih pucat. Pada saat menggoreng 17 . Pengolahan rujak gobet yang dilakukan oleh kelompok enam sudah sesuai yang diharapkan. jangan sampai manisan pepaya terlalu manis atau bahkan tidak terasa manis. Akan tetapi dari segi keseluruhan praktikum rujak gobet ini sudah sesuai yang diharapkan. Pada pembuatan keripik pisang (asin) keripik yang dihasilkan sudah bagus. Pada pembuatan asinan buah sebaiknya menggunakan buah yang segar ini bertujuan agar asinan buah yang dihasilkan bagus. Dan pembersihan buah harus benar-benar bersih karena kulit luar buah banyak mengandung pastisida.Penambahan gula pada manisan pepaya harus diperhatikan. dengan jenis pisang yang sama namum rasa yang berbeda. Namun saat pengolahannya ketika diserut dengan menggunakan alat serutan perlu ketelatenan. Dilihat dari segi penampilan kurang menarik karena pemberian bumbunya kurang kuat sehingga menghasilkan warna pucat dan tidak begitu menarik. Namun dari segi rasa dan tekstur sudah bagus. Tetapi dalam pengolahannya diperlukan ketelitian terutama ketika memotong pisang jangan sampai pisang yang dipotong terlalu tebal dan bentuk dari potongan pisang harus sama agar penampilannya lebih menarik. Dari segi penampilan. Dalam pengolahan kripik pisang yang dilakukan oleh dua kelompok yaitu kelompok tujuh dan delapan. penampilan yang dihasilkan sudah cukup baik. Pada kelompok tujuh pengolahan kripik pisang dengan rasa asin.

Gula yang menyebabkan warana kripik menjadi lebih broning. Dari keseluruhan hasil pengolahan es selasih dari segi rasa dan tekstur sudah bagus namun perlu diperhatikan saat pengolahannya agar santan yang didapat tidak pecah.pisang harus diperhatikan jangan sampai terlalu lama agar warna yang dihasilkan bagus. Tetapi dari segi rasa dan tekstur sudah bagus. 18 . akan tetapi saat pengolahannya yang kurang tepat sehingga santan es selasih agak sedikit pecah. Hal ini menghasilkan penampilan yang kuranga menarik. Pengolahan es selasih yang dilakukan oleh kelompok sembilan sedah sesuai yang diharapkan. Pengolahan kripik dengan rasa manis penampilan kurang bagus dibandingkan pengolahan kripik pisang dengan rasa asin karena pemberian gula pada pengolahan kripik pisang membuat warana menjadi broning sebab proses pemanasan oleh minyak dengan gula. Pengolahan setup buah yang dilakukan oleh kelompok sepuluh sudah sesuai yang diharapkan namun air setupnya terlalu sedikit dan terlalu banyak buah yang didalam gelas penyajian.

pengukusan (steaming). 19 . Akan tetapi sekarang agak sulit dalam menentukan kualitas sayuran dan buah yang baik karena banyak sayuran dan buah yang telah mengalami proses penambahan zat kimia yang berlebihan yaitu pemakaian pestisida pada sayuran agar kualitasnya terlihat baik.2 Saran Dari hasi praktium sayuran pembuatan tumis kangkung yang harus di perhatikan adalah pada saat penglohannya jangan terlalu lama agar warna yang di hasilakan bagus dan tidak over cook. keripik buah (pisang) di goreng dalam minyak banyak (deep frying).IV. protein sebanyak 5.3 gram. lemak sebanyak 17. Kandungan gizi yang terdapat dalam 100 gram pecel sayuran (perebusan) terdapat energi 234 Kal. Dalam buah-buahan tekniknya juga beragam seperti selai nenas direbus (boiling). dalam mengolah setup buah manis. Semua jenis makanan termasuk sayur dan buah-buahan yang disediakan alam memiliki beragam nutrisi dan bila dikombinasi dengan baik. lemak sebanyak 100. diantaranya setup buah manis. perebusan (boiling). penumisan (sauteeing). yang harus di perhatikan adalah pada saat memotong buahnya jangan terlalu bersar agar penanmpilan yang di hasilkan menjadi bagus dan sesuai yang di harapkan. KESIMPULAN DAN SARAN 4. protein sebanyak 13.9 gram 4. jelly nenas direbus (boiling). Pada buahbuahan dengan penambahan zat lilin pada buah-buahan sehingga buah akan cenderung mengkilap. Dari hasil praktikum buah-buahan dapat diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman. Di dunia pemasaran Indonesia kualitas sayuran dan buah-buahan sangat beragam dimulai dari sayuran dan buah dengan kualitas rendah sampai dengan sayuran dan buah dengan kualitas yang baik.1 Kesimpulan . sedangkan sayur lodeh terdapat energi 1544 Kal.8 gram. Teknik memasak dalam pembuatan sayuran adalah blansir.2 gram. Selain itu juga dapat mencegah maupun membantu memerangi beberapa gejala penyakit.

com/2010/lifestyle/manfaat-buah-buahan –untuk kesehatan (11 Maret 2012) Azrial. Judith.solopos. http://zonasehat.DAFTAR PUSTAKA Wills. Definisi buah.html (14 April 2012) Sanjaya.http://www.com/2009/09/manfaat-sayuran-untuk-tubuh.wikipedia. irvan.blogspot.hd. http://www. 2006. The Food Bible.2010.id/info-kesehatan/definisi buah&usg.html 09 September 2011) (Sabtu 20 . Yulfian.org/wiki/sayuran [04 September 2009] Anonim. 2008. http://ardiz.com/menjaga-gizi-makanan [04 september 2009] Arief. Ardi.co. Manfaat Sayuran. http://www. 2007. 2009. Cara Memilih Sayur.

21 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful