KELOMPOK Entrepreneur

8

:

Artikel

Tentang

Bagaimana Menerjuni Dunia Entrepreneur
Entrepreneur atau menjadi seorang wirausaha merupakan sebuah fenomena yang mengalami peningkatan cukup signifikan dalam era yang serba krisis seperti saat ini. Banyak orang memilih langkah untuk menjadi seorang entrepreneur dengan berbagai alasan, berikut ini merupakan alasan banyak orang untuk beralih menjadi seorang entrepreneur. Jika kita bekerja pada orang lain,lebih baik jika Kita mempertimbangkan untuk terus meniti karir sampai ke puncak. Tapi sebagai pekerja, Kita juga pasti akan pensiun. Jika Kita mengikuti pola dan alur pensiun yang normal dan alamiah, maka ketahuilah bahwa saat Kita pensiun, Kita juga pada dasarnya pensiun dari semua pemberi kerja, bukan hanya dari pemberi kerja Kita saat ini. Terlebih lagi, jika pola "normal" dan "alamiah" itu erat kaitannya dengan sebuahusia produktif. Akan cukup sulit bagi Kita, setelah pensiun di usia 30, 40, atau bahkan 50 tahun, menemukan pemberi kerja yang mau mempekerjakan Kita. Dan sangat mungkin, Kita sendiri pun akan bosan dengan lagi-lagi bekerja untuk orang lain. Apa yang pasti adalah; Kita jelas tak ingin setelah pensiun langsung mati. Sisa usia kita mungkin masih 10, 20, atau malah 50 tahun juga. Jadi, mau tidak mau, ingin tak ingin, kita juga harus mulai berpikir tentang menerjuni dunia entrepreneur, baik sesegera mungkin atau segera setelah Kita pensiun. Oleh karena itu, mengambil langkah untuk menerjuni dunia entrepreneur adalah salah satu langkah terbaik yang dapat dilakukan. Dalam artikel ini kita dapat menarik beberapa pelajaran yang berkaitan dengan apa dan bagaimana seseorang bisa menerjuni dunia entrepreneur. Berikut ini merupakan tipe-tipe entrepreneur yang memulai dunia entrepreneurshipnya.

Early Birds

Inilah tipe entrepreneur yang sejak awal telah memproyeksikan dirinya menjadi entrepreneur. Mereka telah mempertimbangkan dunia entrepreneur sejak mereka masih di bangku sekolah. Bagaimanapun

kita bisa melihat keberadaan radio sekolah. bisnis online. sudah mulai diperkenalkan dengan dunia entrepreneurship sejak masih SMP atau SMU. • Amphibi Mereka adalah para profesional muda yang penuh dengan semangat.situasi dan keadaan sekolah mereka. tapi sebaliknya berkeinginan besar menjadi pemberi kerja. atau bisnis jaringan. Secara pribadi. tapi cukup berhati-hati dalam menjalani petualangan bisnis. cita-cita mereka setelah lulus adalah menjadi entrepreneur. yang dikelola dengan profesional oleh anak-anak muda berusia belasan tahun. • Smooth Lander Mereka adalah para profesional yang terus mengasah kemampuannya. atau divisi bisnis sekolah. Mulai dari yang kurang mulus seperti ngobyek atau mencuri waktu dan kesempatan. Mereka menantikan peluang emas di mana para pemodal mau memberi mereka kesempatan untuk menjalankan sebuah bisnis. majalah sekolah. setelah berbagai kebutuhan dasar terpenuhi. siap tidak siap nantinya setelah selesai bersekolah. koran sekolah. atau yang cukup elegan dengan mulai membangun bisnis rumahan. mereka mulai melakukan berbagai bentuk gerilya. Mereka mungkin sudah mulai berbisnis sejak di sekolah. koperasi sekolah. Kita mengenal mereka sebagai orang-orang yang akrab dengan tantenya yaitu "Bude Ros". saya sangat mengidam-idamkan keadaan di mana anak-anak Indonesia. Segera setelah memungkinkan. Fenomena yang paling umum terjadi adalah pemupukan sumber daya dalam bentuk tabungan dan investasi yang menghasilkan berbagai macam passive income. televisi sekolah. sembari meniti karir ke jenjang yang setinggitingginya. . Alangkah bagusnya jika di SMP atau SMU. bahkan tidak sempat menyelesaikan sekolahnya karena kesibukannya berbisnis. Maka bagi mereka. Atau mereka secara mandiri mempelajari dunia entrepreneurship. mereka tidak ingin bekerja pada orang lain. Beberapa dari mereka.

Mereka benarbenar mengkitalkan impian dan kekuatan kemauan.Mereka mungkin membiayai keluarganya untuk mengoperasikan sebuah bisnis pemula. dan itu tidak dianggap berhasil. Mereka lebih berfokus pada pola pembelajaran. Bisa jadi. Jika sebuah bisnis belum berjalan sesuai harapan. cita-cita. atau obsesi dan idealisme mereka. lama-lama menjadi bukit". Mereka bergerak dan mengoperasikan bisnis demi bisnis. atau sudah punya sumber lain yang ajeg dan tetap. Sekolah mereka adalah dunia bisnis yang nyata. Mereka juga mungkin membangun aliansi dengan teman sekerja. mereka tak akan segan-segan "membakar" kapal mereka. setelah merasa cukup berupaya menyelamatkannya. Mereka akan segera menerjuni bisnis secara total. Mereka akan membangun kapal yang baru. • Ships Burner Mereka adalah orang-orang yang sejak dini telah membaktikan hidupnya untuk dunia bisnis. • Free Diver Yang ini adalah benar-benar petualang. Misalnya punya cadangan yang setara dengan dua tahun gaji mereka selama ini. mereka tak akan segan meninggalkannya dan menerjuni dunia bisnis yang lain. mereka bahkan tidak pernah mengenyam bangku pendidikan formal. dan segera mengarungi samudera kembali. Mereka tak terlalu peduli tentang keamanan posisi cadangan dan sumber daya. dan sebagainya. mendirikan perusahaan baru yang belum diterjuninya secara total. Jika sebuah bisnis ternyata membawa kebangkrutan atau tidak berkembang. • Slow Surfer Mereka adalah para pebisnis yang meyakini peribahasa "sedikit demi sedikit. Mereka hanya tahu satu hal. . yaitu keinginan. manakala berbagai parameter dan persyaratan pribadi mereka dianggap sudah terpenuhi. sekalipun dunia bisnis baru itu masih cukup gelap bagi mereka. Mereka tidak ragu membangun bisnis yang dianggap orang lain kecil atau remeh. Mereka juga mungkin membuka kios atau memanfaatkan garasi rumahnya.

Sebab Kita.Mereka meyakini bahwa sekecil apapun itu. Pelajarilah semua tipe di atas. sangat mungkin menemukan dan mengembangkan tipe dan cara Kita sendiri. maka mulailah melakukan modelling dengan konsep ATM. . Amati. untuk menciptakan rentetan kesuksesan sampai tujuh turunan". untuk menjadi pebisnis yang sejati. Semua tipe-tipe entrepreneur di atas bukanlah harga mati. Modifikasi. • Revolusionist Mereka adalah orang-orang yang sedikit banyak punya jiwa penjudi (dalam konteks positif tentu saja). Tiru. jika ditekuni pasti akan membawa hasil. refleksikan pada diri Kita. Mereka meyakini yang satu ini: "Hanya diperlukan satu kesuksesan. Jika Kita telah menemukan yang mana tipe Kita.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful