P. 1
artikel jaringan

artikel jaringan

|Views: 57|Likes:
Published by Eko Masrukan

More info:

Published by: Eko Masrukan on May 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2012

pdf

text

original

PENERAPAN ANALISIS JARINGAN KERJA PADA KEGIATAN VERIFlKASI KOLEKSI BUKU/STOK OPNAME DI PERPUSTAKAAN

Pudji Muljono
Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK
Artike] ini bertujuan IIntllk memperkenalkan metode riset operasi dan aplikast analisis jarlngan kerja pada kegiatan slak opname koleks! bllkll_ Berdasarkan melode tersebill, dlkelahlll bahwa kegialan stok opname kolebi bukil mempunyai beberapa lintasan kritis, dt antaranya pada aktivitas penjajara« shelf list, penggabungan atau pelengkapan kart» shelf list. pembenalran jajaran kartu katalog dan penyusunan iaporan. Pada aktivitasaktivitas tersebllt tlda! boieh terjadi kelambatan pelabanaan agar stok. opname kolehi buk« dapat berjalan dengan lancar.

manajemen. Riset operasi dalam literatur manajemen, riset operasi sering dinamakan management science (Mulyono, 1991), Metode yang digunakan dalam riset operasi di antaranya adalah pemodelan, teori probabilitas, simulasi, teori antrian, alokasi sumbcrdaya, jaringan kerja, transportasi dan penugasan, pengendalian persediaan, serta analisis keputusan (Rowley and Rowley, 1991). Penerapan metode riset operasi di bidang perpustakaan, informasi dan dokumentasi masih sangat sedikit. Oleh karena itu, penelitian dan pengembangan aplikasi berbagai metode riset operasi untuk bidang tersebut masih perlu ditingkatkan. Salah satu kegiatan yang cukup penting di perpustakaan adalah kegiatan verifikasi koleksi buku yaitu yang dilakukan dalam rangka stok opname (dari bahasa Belanda Stock opname). Kegiatan tersebut biasanya dilakukan sekali setiap tahun dengan tujuan untuk mengetahui adanya buku yang hilang, buku yang salah penernpatannya, dan untuk mengetahui buku-buku yang perlu diperbaiki jilidan dan atribut lainnya, atau yang perlu disisihkan dari koleksi. Kegiatan verifikasi koleksi buku ini, bertujuan menjaga kelengkapan bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan serta sarana penemuannya kernbali, sehingga dapat memberikan peJayanan yang baik dan memuaskan bagi pengguna perpustakaan. Kegiatan verifikasi koleksi buku sering dianggap rumit, mahal dan tidak efisien karena pengerjaannya membutuhkan ketekunan, ketelitian, kecermatan, biaya yang baoyak, dan waktu yang relatif lama, Selain itu teknik atau metode verifikasi koleksi, seringkali dianggap mengganggu pelayanan pengguna yang sedang memanfaatkan layanan perpustakaan. Melalui penerapan salah satu metode riset operasi, kegiatan verifikasi koleksi buku di perpustakaan diharapkan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Sesuai dengan jenis dan sifat kegiatan verifikasi koleksi buku, maka metode riset operasi yang dapat diterapkan

ABSTRACT
Application of Network Collection re-inventory Planning Melhod in Library Book

The article is aimed at Ihe introduction of operation research method 10 be applied in library collection re-inventory. Based on network analysis, it is shown thai there are some critical pathways that must be done on time to faster the operauon oj library collection re-inventory. Keywords: Book collection; Re-in'l'enlory; Network planning; Operation research

PENDAIflILUAN Latar Belakaog Permasalahan

Riset operasi (operations research) adalah penerapan rnetode ilmiah untuk memecahkan masalah yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan sehingga penggunaan sumberdaya dapat optimal dan efisien. Riset operasi merupakan satu cabang ilrnu yang baru mulai berkembang sejak masa Perang Dunia II. Pada mulanya metode riset operasi hanya dipakai dalam kegiatan militer, namun selanjutnya metode tersebut dipakai dalam bidangbidang lain terutama pada bidang industri, bisnis, dan administrasi pemerintahan (Simarmata, 1991). Riset operasi banyak diterapk3l! untuk menyelesaikan masalah

18

Jurna/ Perpustakaan Pertanian

Vol. 8, Nomor I. 1999

Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol. Informasi yang dimaksud adalah mengenai sumberdaya yang digunakan oleh kegiatan tersebut tersebut dan informasi mengenai jadwal pelaksanaannya (Ali. atau salah tempat. 1991). atau paling tidak pentingnya masing-masing aktivitas dapat ditentukan berdasarkan alasan-alasan yang kuat. yaitu meliputi: (a) penentuan ruang Iingkup kegiatan. penerapannya telah rneluas ke berbagai bidang pekerjaan (Nazeni. (d) masing-masing aktivitas mempunyai waktu pengerjaan tertentu. Verifikasi Koleksi Buku Pengertian verifikasi koleksi buku secara harfiah adalah penghitungan kembali buku milik perpustakaan. Pendekatan analisis jaringan kerj a adalah pendekatan anal isis sistem. Produknya adalah informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang ada dalam diagram jaringan kerja kegiatan yang akan dilakukan. kegiatan hanya diwakili oleh satu simpul. demikian juga sub-sub kegiatan dapat diuraikan atas aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan oleh kegiatan. 1991). peraneangan produk baru. 1974). (c) penentuanlpenaksiran waktu pelaksanaan aktivitas kegiatan. 1991). Beberapa aktivitas yang mempunyai titik awal atau akhir yang bersarnaan. Hamor I. 8. Oleh karena itu langkah-Iangkah ana!isis sistem juga perlu dilakukan. Tujuan Makalah ini ditulis dengan tujuan: (I) untuk memperlihatkan penerapan metode riset operasi dalam bidang perpustakaan. Analisis Jaringan merupakan sebuah alat manajemen yang memungkinkan perencanaan dan pengawasan suatu kegiatan dapat lebih luas dan lengkap (Kajatno. (e) mempunyai saat mulai dan selesai yang tertentu. atau salah tempat. Analisis j aringan kerja dianggap sukses antara lain dalarn penjadwalan proyek konstruksi. dan sebagainya (Winston. maka perlu dilakukan tindakan untuk memperbaiki keadaan koleksi perpustakaan. penginstalan sistem komputer. (d) analisis waktu dari kejadian dalam kegiatan. sedangkan kejadian (event) awal atau akhir dari suatu aktivitas disimbolkan dengan simpul (lingkaran kecil) (Jihat Gambar 1). Dalam metode ini aktivitas disimbolkan dengan panah. Verifikasi koleksi diperlukan karena buku dapat hilang. TINJAUAN Analisis Jaringan Kerja TEORlTlS Analisis jaringan kerja adalah salah satu model yang digunakan dalam penyelenggaraan proyek. akan tetapi pada waktu ini. Penerapan analisis jaringan kerja dapat memperlihatkan lintesan kritis yang sangat menentukan dalam kegiatan verifikasi koleksi buku. 1991). pemindahan sarana. dalam pengertian bahwa seluruh kegiatan adalah spesifik sehingga tidak dapat dianggap sebagai basil kegiatan lain. 1999 19 . 1995). Analisis jaringan kerja pada dasamya merupakan penerapan teori grafik dalam pelaksanaan suatu sistem kerja proyek yang mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: (a) dilakukan hanya sekali.dalam kegiatan tersebut. dan (e) dalam satu saat dapat dilakukan lebih dari satu aktivitas (Simarmata. rusak. (b) kegiatan dapat diuraikan atas sub-sub kegiatan. Selain itu aktivitas paralel antara dua kejadian harus diganti dengan menambah aktivitas dummy yaitu dengan waktu pelaksanaan sama dengan nol (Simannata. pengambilan keputusan dan evaluasi berbagai kegiatan perpustakaan. dan (e) evaluasi atau optimasi proyek itu sendiri (Simarmata. Walaupun analisis jaringan kerja sebagai saran a manajemen baru mulai dikembangkan pada belasan tahun yang lalu. Bila terlalu banyak buku bilang. Hal ini tentu sangat bermanfaat dalam proses pengambilan keputusan atau penentuan kebijakan di Iingkungan perpustakaan. rusak. khususnya aplikasi analisis jaringan kerja pada kegiatan verifikasi koleksi buku. (2) untuk mengetahui lintasan kritis pada jaringan kerja kegiatan verifikasi kcleksi buku di perpustakaan. sehingga dapat dijadikan dasar dalam perencanaan. (3) untuk menilai efektifitas metode verifikasi koleksi buku dengan sistem shelf list melalui pendekatan ana lis is jaringan kerja. adalah metode network planning atau analisis jaringan kerja. 1991). 1977). dapat dilakukan pengontrolan secara optimum sehingga terjadi penghematan waktu. Oleh karena itu kegiatan verifikasi memang sangat diperlukan di perpustakaan (Sulistyo-Basuki. Selanjutnya dengan diketahuinya lintasan kritis pada kegiatan tersebut. (b) penguraian kegiatan menjadi satuan-satuan sub sistern dan aktivitas. tenaga dan biaya. Pada analisis jaringan kerja dianggap bahwa aktivitas yang telah dimulai harus dikerjakan sampai selesai. Lebih lanjut dapat diartikan sebagai pemeriksaan fisik terhadap buku yang tercatat sebagai milik perpustakaan.

K. sedangkan perpustakaan besar dapat melakukan dua atau tiga kali dalam setahun (Simarmata. = penggabungan dan pelengkapan kartu shelf list (waktu yang diperlukan adalah 2 hari).Salah satu metode verifikasi koleksi buku adalah dengan menggunakan shelf list (daftar pengerakan). maka dapat dibuat diagram atau model analisis jaringan kerja dari kegiatan terse but. penyusunan buku yang kembali dari peminjaman (waktu yang diperlukan adalah I hari). Berdasarkan jenis dan perkiraan waktu masingmasing aktivitas dalam kegiatan verifikasi koleksi buku. 1999 . penagihan buku yang masih dipinjam pengguna (waktu yang diperlukan adalah 7 hari). L 0= = = = kegiatan merapikan susunan koleksi buku di rak-rak koleksi (waktu yang diperlukan adalah 7 hari). = pembuatan kartu katalog untuk buku yang tidak ada kartu katalognya (waktu yang diperlukan adalah 3 hari). 1991). Kegiatan E dapat dilakukan setelah kegiatan C selesai 4. (waktu yang diperlukan adalah 2 hari). Kegiatan N dapat dilakukan dan M selesai. = penghapusan data buku yang benar-benar hilang (waktu yang diperlukan adalah 1 hari). sehingga memakan waktu lebih kurang satu bulan (30 hari). Pelaksanaan kegiatan ini pada umumnya dilakukan setiap menjelang akhir tahun yakni pada pertengahan bulan Nopember sampai dengan pertengahan bulan Desember. kegiatan penjajaran kartu shelf list (waktu yang diperlukan adalah 3 hari). = pengerakan kernbali (waktu yang diperlukan adalah 2 hari). = Lingkup Adapun urutan masing-masing bagai berikut: aktivitas adalah se- Kegiatan verifikasi koleksi buku membutuhkan penanganan dan pengontrolan yang memadai. 8. = penyusunan laporan kegiatan (waktu yang diperlukan adalah 5 hari). Verifikasi koleksi buku dengan menggunakan metode ini memungkinkan pelayanan perpustakaan tetap berjalan atau tanpa harus menutup kegiatan pelayanan perpustakaan._G selesai 6. Kegiatan I dapat dilakukan setelah kegiatan H selesai 7. maka tahap awal atau "Early Start" (ES) dari masing-masing tahapan kerja dapat dihitung dengan rumus: 20 Jumal Perpustakaan Pertanian Vol. I. Kegiatan K dapat dilakukan setelah kegiatan E dan F selesai Jenis dan Rangkaian Aktivitas 9. pencocokan kartu shelf list dengan koleksi (waktu yang diperlukan adalah 5 hari). = pencabutan kartu shelf list yang bukunya benarbenar hilang (waktu yang diperlukan adalah 2 hari). Dengan demikian diharapkan para pengguna yang memanfaatkan jasa pelayanan perpustakaan tidak terganggu. terdiri dari aktivitas-aktivitas sebagai berikut: A B C D E F 0= selesai : 11. Kegiatan F dart G dapat dilakukan setelah kegiatan 0 selesai 5. perpustakaan kecil rnelakukan verifikasi koleksi setahun sekali. Nomor I. Kegiat~ H dapat dilakukan setelah kegiatan . Kegiatan J dapat dilakukan setelah kegiatan I selesai 8. Kegiatan A. setelah kegiatan J. Kegiatan L dapat dilakukan setelah kegiatan F selesai 10. pembenahan jajaran kartu katalog (waktu yang diperlukan adalah 5 hari). G H I J K L M PELAKSANAAN VERllnKASI KOLEKSIBUKU DENGAN PENDEKATAN ANALISIS JARINGAN KERJA Ruang N penelusuran buku yang tidak ada kartu katalognya (waktu yang diperlukan adalah 3 bari). Model analisis jaringan kerja terse but itu dapat dilihat pada Gambar I. penelusuran buku yang tidak ada di rak koleksi antara lain kartu peminjaman/kartu buku yang dip injam. Selain itu metode tersebut dapat diIakukan oleh banyak petugas pada waktu bersamaan. Banyak pustakawan menganggap bahwa verifikasi koleksi dengan menggunakan metode shelf list merupakan metode terbaik untuk kegiatan stok opname. B dan C dapat dilakukan serentak 2 Kegiatan 0 dapat dilakukan setelah kegiatan A dan B selesai 3. pelayanan perpustakaan tetap buka karena metode yang dipakai adalah menggunakan shelf list. Pada saat diadakan verifikasi koleksi buku. Pada prakteknya. Kegiatan M dapat dilakukan setelah kegiatan H Kegiatan verifikasi koleksi buku yang berlangsung selama 30 hari. Analisa Waktu uutuk Tahapan Kerja Berdasarkan waktu paling awal atau paling cepat suatu aktivitas dapat dilaksanakan.

. = .ri"6o... '."lIIrf (I.tate Finish" (LF) dari ~ing-..'oij) :' . '.(I):.11. .' LFi -~ i '(LFJ . hk- brja bgiflttu' pe.'" ' LF (10) = 30 .at"Hlapat dihitung .. " Dij = . sebapi:. :+ -.wllktu an tara untuk -Un wan i dan j..~-~s... 'It.~ 5'~.mullIl (early jol~b.8. 2S· 2 "" '23 LP (4)(23-2).li"g-t!epal Itart) dillf . 3 ES (4) ..u. ItuIHI"'" Simpul kegiaten Untasan Lintasan kegiatan dummy Late fin is (LF) Early start (ES) ".te p~t"'tIllf..tue.11"" lqI.' " ~lA . ~ tt1 ~'4 A -~11_21i .-untuk mengakhiri' kegiatan pada sim_ll.'dengan ." ·bfI..7): "'!.---___::8:__~ (:) 12 .! nilainya lebi~ djp'j satu nilai. 0 + l "'.. 24·3 '" 21 LF (3) =: 23·.Waktu paling lam-.7 .!~S_ (~).lntasan dUIJlDlY jolrlsl ~.~O.14 'Dengan perhiturigan BS dan'LF di atas....... ~J~ 1999 21 .wlli lcc.hImal PerpuslaJcaQ!JPerlfillian Jlo/. ."jlf dhuto.~n}.18 LF(2) = 3 . I-I dipilih.' '. maka .""."'tll po.18..I~bat '~u pahng lama suatu aktivitas dapat dilakukan.~_. i'" waktu paling ecpat untak mutai ?lUIa simp.ing:Jregi. Dr1 G F' --"14''_ 3 -- tlt1 .' d_imana LFi _ tabap .~~~~: ~~r~~~r~..: i' ES (10) = (8+2). ltegiatan l. r. -~i3._' E! yang niiaiAya lebib dui satu 'nilai.a.~ak~~ p.~ till r. I "" 8 ~S (2) . hgia. -.. ..3'.I.(." ...uw.5 25 LF(8) . min j . .. .a.s.. . Model jo. o ..." 2~ ..25.0".I 24 'LF (S) . maka model jarihgan kerja untuk kegiatan veriflkasi koleksiakan berubah meri.jadiseperti Yang tampak pada Garilbar 2. dipiliidiii~ yang'mahimu.39~. . 22 LF (L) .~!. Simpul):q_.. (14+2)..a" n. .~ _ 'j'. .. (21-3). .. / / ~ .J drn. .: I -. LF ESj ~ males i (ESi + Oij) dimana ESj = tahap awal simpul Ice J: max..' (terbesar).~ 23.t:i • khir .' E5._ ' "" '.llImus:.~8 . (18+1). LF (9) .:~F.:r" JI8 ~ . (terkeci I). .. Ice i.- )If L c o ---~ Gambllr 1._.. . 23 LF (7) .12 ES (6) '" 12 +2 . 7 +.' Dij .1 .n krrja k~glfU_ vuljljrul d.khir simpul 'Ice i. Modd jatingq... .. . waktu antara uIP-tl. i)J::t: . J S. sehingga :" _ ES (I) = 0 + 7 = 7 ES (3) '" 0 + 7 = 7 ES (5) . l LF yan.. ..(20~5)..fiS .1an Lintasau. 7 + 5 ...1' tB L '---@8 v"- .~ - -._I~...ailcllaD da.~!J~~..I . c .lkintu~ i dlUl j I sehingga: .rifljrui '. j " Ice '.hll). ' ~. nilai yangminimUDl GlUllbar 1.25· 5 = 20 (6)' "" 2S· 2 ."'.

LF. Selanjutnya pada Gambar 3 juga dapat diketahui bahwa aktivitas tblmmy (dari kejadian 2 ke 8) juga merupakan lintasan kritis. 1999 .tau 10 ke F LF. TFij ... dan LFj ."''''Y /III Is (LF) Early start (ES) 22 . sedang gambar lintasan kritisnya tercantum pada Gambar 3. sclisih tBhap akbir dcngm waktu Intara untuk simpul i dan j.. II TFij 0 0 0 7 7 5 I 3 2 3 2 2 2 5 5 12 8 IS 4 0 15 13 22 18 3 o . 8..hunal Perpustakaan Per/anUm Yol. pada teaiataa leksi butll eli pcrpustakaa..Untuk meogetahui lintasm kritis pada analisis jariogan kerja tersebut. . @ 0 c ------Linlnan Lintasan pelaksanaan keliatan .) .) 9 6 15 9 6 o . Nomor 1. . Hasil penetapan Iintasan kritis tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penjajaran shelf list paling awal ~ till ~-N. aktivitas 9-10 (pembenahan jajaran kartu katalog). Dij 7 3 7 ESj. Pcncntuan Iilltaun laitis. . kclcbihan walttu yang tcrscdil pada suatu kcgiatan scbelum sampai mcmpcnglruhi jalur kritis. wlktu antara untuk lintuan i dan.ESi = TFij. yaitu lintasan atau aktivitas S2 {penjajaran shelflist}. TFij~ alaB ... dilakukan analisis tabuJasi dengan meogguoakan rumus berikut: LSij . atau ES :. Dari Tabel 1 dapat diketabui bahwa terdapat empat lintasan kritis pada kegiatan verifikasi koleksi buku dengaa metode shelf list. discbut juga scbagai ~Total Float". LSij = LFj . Lintasan iritis menunjukkan bahwa aktivitas pada jalur tersebut tidak boleh terlambat agarkegiatan dapat berlangsung dengan lancar.EFij . dan aktivitas IG-F (penyusunan laporan)..) o . dan EFij . EFij '" tabap awal simpul kc i + wlktu IAwa untuk lintasan i dan j.. Oi... Tibet 1. ESi + Oij di mana: LSij . aktivitas 8-9 (penggahungan atau Keteranpn: . EFij 7 3 1 LSij vcrifikui ko- Attivitas A atau S kc I B atau S ke 2 CatauSte3 D atau I ke 4 E atau 3 te 5 F lIau 4 ke 1 G atau 4 kc 6 Hatau1kc8 I atau 5 ke 10 J atau 6 ke 10 K atau 8 ke 10 L atau 8 ke9 M atau 9 ke 10 N . Penentuan Iintasaa kritis diperlibatkan pada Tabell.) Lintasan kritis terjadi apabila TFij = 0. sUnpul dimanl aktivitu dimulli. . lintasan kritis pelengkapan kartu shelf 14tt).simpul dimana aktivilu diakhiri."''''Y linluan Lintasan krilis Lintasan kritis sekali!us lAte .~ 15 6 4 22 18 12 12 15 8 14 18 14 18 18 20 2S 10 16 19 20 25 30 21 21 23 23 24 18 20 2S 23 21 23 24 25 25 25 20 25 30 15 6 o .Oij.

Operations Research. Jakarta: Gramedia. 1995. 1991. Operations Research: sebuah pengantar. Rowley. I. Penuntun Praktis Analisa Jaringan Kerja sebagai Sarana Management. Sulistyo-Basuki. S. 2nd Edition. E. Jurnal Perpustokaan Pertanian Vo/. SeJanjutnya aktivitas penyusunan laporan harus dimulai paling awal pada hari ke-25 dan paling lambat diselesaikan pada hari ke-30 dari pelaksanaan kegiatan verifikasi koleksi buku terse but. P. Operations Research: a tool for library management. W. 1999 23 . Kajatno. A. DAFfAR PUSTAKA KESIMPULAN Metode analisis jaringan kerja dapat diterapkan pada kegiatan verifikasi koleksi buku di Iingkungan perpustakaan. Nazeni. dengan lanear. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jilid 1 Cet. (aktivitas dari 8 ke 9). dan Rowley. Berdasarkan penerapan metode tersebut. Aktivitas pembenahan jajaran kartu katalog paling eepat dapat dimulai pada hari ke-20 dan harus selesai paling lambat pada hari ke-2S. T. pembenahanjajaran kartu katalog (aktivitas dari 9 ke 10) dan penyusunan laporan (aktivitas dari 10 ke F). S. Prinsip-prinsip Network Planning. Kegiatan verifikasi koleksi bulru dengan metode analisis jaringan kerja temyata eukup efektif dan efisienkarena dapat digunakan untuk meraneang kegiatan stok opname dan menentukan kegiatan-kegiatan lainnya yang perlu dilakukan. 1991. 8. Chicago: American Library Association. ke-7. Pada aktivitas-aktivitas tersebut tidak boleh terjadi kelambatan agar verifikasi koleksi buku dapat berjalan Ali. J. California: Duxbury Press. diketahui bahwa kegiatan verifikasi koleksi buku mempunyai beberapa lintasan kritis di antaranya pada aktivitas penjajaran shelf Jist (aktifitas dari S ke 2). 1991. penggabungan atau pelengkapan kartu shelf list.dapat dmulai pada hari ke-O dan harus diakhiri paling lambat pada hari ke-3. 1981. Pelengkapan kartu shelf list paling awal dapat dimulai pada hari ke-18 dan harus selesai paling lambat pada hari ke-20. Winston. 1997 Uraian Lengkap Methode Network Planning. Nomor I. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1991. L. Dj. Mulyono. Jakarta: Jajasan Badan Penerbit Pekerjaan Umum. Simarmata. H. J. 1974. Operations Research: applications and algorithms. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->