P. 1
Identifikasi Dampak Resiko Proyek Terhadap Organisasi Proyek Konstruksi

Identifikasi Dampak Resiko Proyek Terhadap Organisasi Proyek Konstruksi

|Views: 9|Likes:
Published by lutfi_agcia

More info:

Published by: lutfi_agcia on May 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/20/2014

pdf

text

original

Identifikasi dampak Resiko Proyek terhadap Organisasi Proyek Konstruksi.

Resiko dapat ditafsirkan sebagai bentuk keadaan ketidakpastian tentang suatu keadaan yang akan terjadi nantinya (future) dengan keputusan yang diambil berdasarkan berbagai pertimbangan pada saat ini. Resiko bisa disebabkan produktivitas tenaga dan peralatan, kualitas dan kuantitas actual pekerjaan, keselamatan kerja, kemampuan kontraktor, ketersediaan sumber daya, perselisihan pekerja, kontrak kerja, dll. Dampak resiko ini terhadap organisasi proyek akan menimbulkan kondisi yang kurang kondusif dan mengganggu dalam komunikasi dan koordinasi antar elemen tersebut yang akan memungkinkan pelaksanaan proyek baik proses, waktu dan hasil pekerjaan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya yang pada akhirnya akan berdampak pada biaya proyek yang tidak sesuai dengan rencana.

Tekanan hidrostatis

Keterangan: ph: Tekanan hidrostatis (N/m² atau dn/cm²) h: jarak ke permukaan zat cair (m atau cm) s: berat jenis zat cair (N/m³ atau dn/cm³) ρ: massa jenis zat cair (kg/m³ atau g/cm³) g: gravitasi (m/s² atau cm/s²)

[sunting] Tekanan mutlak dan tekanan gauge
Tekanan gauge: selisih antara tekanan yang tidak diketahui dengan tekanan udara luar. Tekanan mutlak = tekanan gauge + tekanan atmosfer

[sunting] Tekanan mutlak pada kedalaman zat cair

Keterangan: p0: tekanan udara luar (1 atm = 76 cmHg = 1,01 x 105 Pa)

[sunting] Hukum Pascal

Keterangan: Fa: gaya apung Mf: massa zat cair yang dipindahkan oleh benda g: gravitasi bumi ρf: massa jenis zat cair Vbf: volume benda yang tercelup dalam zat cair [sunting] Mengapung. maka: [sunting] Gaya apung (Hukum Archimedes) Gaya apung adalah selisih antara berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair. tenggelam.Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah. dan melayang Syarat benda mengapung: Syarat benda melayang: Syarat benda tenggelam: [sunting] Sumber . Keterangan: F1: Gaya tekan pada pengisap 1 F2: Gaya tekan pada pengisap 2 A1: Luas penampang pada pengisap 1 A2: Luas penampang pada pengisap 2 Jika yang diketahui adalah besar diameternya.

Keterangan: Ek: Energi kinetik (J) m : massa benda (kg) v : kecepatan benda (m/s) [sunting] Energi kinetik pegas Keterangan: Ek: Energi kinetik pegas (J) k : konstanta pegas (N/m²) x : perpanjangan pegas (m) .Momentum Keterangan: p = momentum (kg m/s) m = massa benda (kg) v = kecepatan benda (m/s) Energi kinetik Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena geraknya. Energi kinetik dipengaruhi oleh massa benda dan kecepatannya.

Benda tersebut dijatuhkan tegak lurus bidang horizontal tanpa kecepatan awal. merupakan gerak lurus berubah beraturan dipercepat.Keterangan: Kecepatan awal= Vo Kecepatan benda di suatu ketinggian tertentu= Vt Percepatan /Gravitasi bumi: g Tinggi maksimum: h Waktu benda mencapai titik tertinggi: t maks Waktu ketika benda kembali ke tanah: t Gerak jatuh bebas Benda dikatakan jatuh bebas apabila benda: Memiliki ketinggian tertentu (h) dari atas tanah. Selama bergerak ke bawah. Keterangan: v = kecepatan di permukaan tanah g = gravitasi bumi h = tinggi dari permukaan tanah t = lama benda sampai di tanah . benda dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi (g) dan arah kecepatan/gerak benda searah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->