- GRUP 1. Definisi: Himpunan tak kosong dengan operasi biner membentuk grup jika memenuhi syarat: ( ) ( ) i. Asosiatif: ii.

elemen identitas sehingga iii. sehingga  Dikatakan grup komutatif jika  dikatakan semi-grup jika memenuhi syarat i 2. Definisi: Order dari grup adalah banyaknya elemen di grup dinotasikan dengan ( ) atau | | 3. Teorema: Pada grup berlaku: i. Terdapat tepat 1 elemen identitas ii. Terdapat tepat 1 elemen invers ) iii. ( iv. ( ) v. ⇒ vi.  ⇒

yg

v & vi disebut hukum kanselasi 4. Teorema: hukum kanselasi tidak selalu berlaku di semi-grup 5. Teorema: semi-grup yang terbatas dan memenuhi hukum kanselasi membentuk grup - SUBGRUP 1. Definisi: Himpunan bagian tak kosong dari grup dinamakan subgroup dari dinotasikan dengan jika membentuk grup atas operasi biner dari 2. Teorema: Himpunan bagian tak kosong dari grup membentuk subgrup dari jika dan hanya jika ⇒

maka ( ) ( ) ( ) ( ) . maka ( )| ( ) 10. Teorema: jika 16. ⇔ + + 11. maka ( ) dinamakan ( ) | centralizer dari pada 12. ⇔ ⇔ ii. Teorema: ( ) dan ( ) adalah subgroup dari 14. Definisi: diberikan dan didefinisikan * +. Teorema: grup komutatif jika dan hanya jika ( ) 6. Teorema: jika terbatas dan . Teorema: ( ) adalah subgroup dari * | 8. maka dinamakan koset kanan dari pada 9. Teorema: diberikan dan didefinisikan * | +. Teorema: diberikan maka: i. Definisi: diberikan grup dan ( ) maka ( ) dinamakan centre dari grup 4. Definisi: diberikan dan didefinisikan * +. maka jika dan hanya jika 15. untuk suatu didefinisikan * + maka ( ) dinamakan ( ) | normalizer atau centralizer dari pada 7. dan terbatas. Definisi: diberikan grup . Teorema: ( ) adalah subgroup dari 5.* | 3. maka ( ) dinamakan normalizer dari ( ) | pada 13. Teorema: jika dan diberikan .