P. 1
34625004 Kelas XII BAB II Sistem Pemerintahan Negara

34625004 Kelas XII BAB II Sistem Pemerintahan Negara

|Views: 85|Likes:
Published by Tio Ayahnya Athar

More info:

Published by: Tio Ayahnya Athar on May 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2012

pdf

text

original

1

BAB II SISTEM PEMERINTAHAN
Standar Kompetensi : 2. Mengevaluasi berbagai sistem pemerintahan. Kompetensi Dasar : 2.1. Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai negara. 2.2. Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan negara Indonesia. 2.3. Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain.

A. PENDAHULUAN
-------------------------------(Ada gambar rapat antara presiden dengan DPR)---------------------Setiap negara dalam menjalankan pemerintahnnya, memiliki sistem yang berbeda-beda meskipun dengan nama yang sama seperti sistem presidensial atau sistem parlementer. Baik sistem presidensial maupun sistem parlementer, sesungguhnya berakar dari nilai-nilai yang sama yaitu “Demokarasi”. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan mengandung nilainilai tertentu yang berbeda dengan sistem pemerintahan lain (otoriter, diktator, dan lain-lain). Henry B. Mayo dalam bukunya “Introdoction to Demokratic Teory” merinci beberapa nilai (values) yang terdapat dalam demokrasi, yaitu (a)menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga, (b) menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah, (c) menyelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur, (d) membatasi pemakaian kekerasan sampai taraf yang minimum, (e) mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman (diversity),dan (f) menjamin tegaknya keadilan. Untuk dapat menjamin tetap tegaknya nilai-nilai demokrasi tersebut, maka diperlukan lembaga-lembaga antara lain pemerintah yang bertanggungjawab dan lembaga perwakilan rakyat yang menyalurkan aspirasi rakyat dan mengadakan pengawasan (kontrol) terhadap pemerintah. Dalam penyelenggaraan pemerintah yang dilaksanakan oleh badan eksekutif, di negara-negaa de mokrasi biasanya terdiri dari raja atau presiden beserta menteri-menterinya. Suatu sistem pemerintahan yang diselenggarakan oleh satu negara yang sudah mapan, dapat menjadi model bagi pemerintahan di negara lain. Model tersebut dapat dilakukan melalui suatu proses sejarah panjang yang dialami oleh masyarakat, bangsa dan negara tersebut baik melaui kajian-kajian akademis maupun dipaksakan melalui penjajahan.

2

Hal yang perlu kita sadari bahwa apapun sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh suatu negara, tidaklah sempurna seperti yang diharapkan oleh masyarakatnya. Setiap sistem pemerintahan baik presidensial maupun parlementer, memiliki sisi-sisi kelemahan dan kelebihan. Oleh sebab itu, sebuah bangsa dengan masyarakatnya yang bijak dan terdidik akan terus berupaya mengurangi sisi-sisi kelemahan dan meningkatkan seoptimal mungkin peluang-peluang untuk mencapai tingkat kesempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara baik pada sistem pemerintahan presidensial maupun sistem parlementer.

B. SISTEM PEMERINTAHAN DI BERBAGAI NEGARA 1. Pengertian Pemerintahanan
 Dalam arti luas Pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislatif, eksekutif dan yudikatif di suatu negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Dalam arti sempit Pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Istilah pemerintahan punya pengertian yang tidak sama. Beberapa pengertian tersebut adalah sebagai berikut: a. Pemerintahan sebagai gabungan dari semua badan kenegaraan yang berkuasa memerintah. Jadi, yang termasuk badan-badan kenegaraan di sini bertugas menyelenggarakan kesejahteraan umum, misalnya badan legislatif, badan eksekutif dan badan yudikatif. b. Pemerintahan sebagai gabungan badan-badan kenegaraan tertinggi yang berkuasa memerintah di wilayah satu negara, misalnya raja, presiden, atau Yang Dipertuan Agung (Malaysia). c. Pemerintahan dalam arti kepala negara (presiden) bersama dengan kabinetnya. Adapun sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantung dan mempengaruhi dalam mencapai tujuan dan fungsi pemerintahan. Komponen-komponen tersebut secara garis besar meliputi lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Jadi, sistem pemerintahan negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga negara, hubungan antar lembaga negara dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yang bersangkutan. Dalam pandangan Offe, bahwa pemerintahan merupakan hasil dari tindakan administratif dalam berbagai bidang dan bukan merupakan

 Menurut Utrecht

3

hasil dari pelaksanaan tugas pemerintah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan sebelumnya; tetapi lebih merupakan hasil dari kegiatan produksi bersama (coproduction) antara lembaga pemerintahan dengan klien masing-masing. Pemerintahan (governing) menurut Kooiman, merupakan proses interaksi antara berbagai aktor dalam pemerintahan dengan kelompok sasaran atau berbagai individu masyarakat. Oleh sebab itu, pola penyelenggaraan pemerintahan dalam masyarakat dewasa ini pada intinya merupakan proses koordinasi (coordinating), pengendalian (steering), pemengaruhan (influencing) dan penyeimbangan (balancing) setiap hubungan interaksi tersebut. Berdasarkan uraian di atas, dapat dipahami bahwa penyelenggaraan pemerintahan (governing) dapat dipandang sebagai “intervensi perilaku politik dan sosial yang berorientasi hasil, yang diarahkan untuk menciptakan pola interaksi yang stabil atau dapat diprediksikan dalam suatu sistem (sosial-politik), sesuai dengan harapan ataupun tujuan dari para pelaku intervensi tersebut”.

Bonus Info Kewarganegaraan
Dalam masyarakat modern atau post-modern dewasa ini, pola pemerintahan yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteritiknya masing-masing adalah sebagai berikut : a. Kompleksitas, yaitu dalam menghadapi kondisi yang kompleks, maka pola penyelenggaraan pemerintahan perlu ditekankan pada fungsi koordinasi dan komposisi. b. Dinamika, yaitu dalam hal ini pola pemerintahan yang dapat dikembangkan adalah pengaturan atau pengendalian (steering) dan kolaborasi (pola interaksi saling mengendalikan diantara berbagai aktor yang terlibat dan atau kepentingan dalam sesuatu bidang tertentu. c. Keanekaragaman, yaitu masyarakat dengan berbagai kepentingan yang beragam dapat di atasi dengan pola penyelenggaraan pemerintahan yang menekankan pada pengaturan (regulation) dan integrasi atau keterpaduan (integration).

22 Bentuk Pemerintahan
a. Bentuk Pemerintahan Klasik

4

Teori-teori tentang bentuk pemerintahan klasik pada umumnya masih menggabungkan bentuk negara dan bentuk pemerintahan. Hal ini sejalan dengan pendapat Mac Iver dan Leon Duguit yang menyatakan bahwa bentuk negara sama dengan bentuk pemerintahan. Prof. Padmo Wahyono, SH juga berpendapat bahwa bentuk negara aristokrasi dan demokrasi adalah bentuk pemerintahan klasik, sedangkan monarki dan republik adalah bentuk pemerintahan modern.

Fokus Kita :
Bentuk pemerintahan adalah suatu sistem yang mengatur alat-alat perlengkapan negara dan hubungan antara alat-alat perlengkapan itu. Dalam teori klasik, bentuk pemerintahan dapat di bedakan atas jumlah orang yang memerintah dan sifat pemerintahannya.  Ajaran Plato (429 - 347SM) Plato mengemukakan lima bentuk pemerintahan negara. Kelima bentuk itu menurut Plato harus sesuai dengan sifat-sifat tertentu manusia. Adapun kelima bentuk itu sebagai berikut. 1) Aristokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh kaum cendikiawan yang dilaksanakan sesuai dengan pikiran keadilan. 2) Timokrasi, yaitu bentuk pemerintah yang di pegang oleh orangorang yang ingin mencapai kemasyuran dan kehormatan. 3) Oligarki, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh golongan hartawan 4) Demokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat jelata, dan 5) Tirani, yaitu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh seorang tiran ( sewenang-wenang) sehingga jauhdari cita-cita keadilan.  Ajaran Aristoteles (384 - 322 SM) Aristoteles membedakan bentuk pemerintahan berdasarkan dua kriteria pokok, yaitu jumlah orang yang memegang pucuk pemerintahan dan kualitas pemerintahannya. Berdasarkan dua kriteria tersebut, perbedaan bentuk pemerintahan adalah sebagai berikut. 1) Monarki, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh satu orang demi kepentingan umum, sifat pemerintahan ini baik dan ideal. 2) Tirani, yaitu bentuk pemerintah yang dipegang oleh seseorang demi kepentingan pribadi. Bentuk pemerintahan ini buruk dan merupakan kemerosotan. 3) Aristokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok cendikiawan demi kepentingan umum. Bentuk pemerintahan ini baik dan ideal. 4) Oligarki, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok cendikiawan demi kepentingan kelompoknya. Bentuk pemerintahan ini merupakan pemerosotan dan buruk.

5

5) Pliteia, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh seluruh rakyat demi kepentingan umum. Bentuk pemerintahan ini baik dan ideal. 6) Demokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh orangorang tertentu demi kepentingan sebagian orang. Bentuk pemerintahan ini kurang baik dan merupakan pemrosotan.  Ajaran Polybios (204-122 SM) Ajaran Polybios yang dikenal dengan Cyclus Theory sebenarnya merupakan pengembangna lebih lanjut dari ajaran aristoteles dengan sedikit perubahan, yaitu dengan mengganti bentuk pemerintahan ideal pliteia dengan demokrasi. Teori siklus menurut Polybios dapat digambarkan pada bagan berikut ini. SKEMA TEORI SIKLUS POLYBIOS

MONARKI

OKHLOKRASI

TIRANI

DEMOKRASI OLIGARKI

ARISTOKRASI

Monarki adalah bentuk pemerintahan yang pada mulanya mendirikan kekuasaan atas rakyat dengan baik dan dapat di percaya. Namun pada perkembangannya, para penguasa dalam hal ini adalah raja tidak lagi menjalankan pemerintahan untuk kepentingan umum, bahkan cenderung sewenang-wenang dan menindas rakyat. Bentuk pemerintahan monarki bergeser menjadi tirani. Dalam situasi pemerintahan tirani yang sewenang-wenang, muncullah kaum bangsawan yang bersekongkol untuk melawan. Mereka bersatu untuk mengadakan pemberontakan sehingga kekuasaan beralih pada mereka. Pemerintahan selanjutnya di pegang oleh beberapa orang dan memperhatikan kepentingan umum., serta sifat baik,. Pemerintahan pun berubah dari tirani menjadi aristokrasi. Aristokrasi yang semula baik dan memperhatikan kepentingan umum, pada perkembangannya tidak lagi menjalankan keadilan dan hanya mementingkan diri sendiri. Keadaan itu mengakibatkan pemerintahan aristokrasi bergeser ke oligarki.

pemerintahan kembali di pegang oleh satu tangan lagi dalam bentuk monarki. ratu. dan yudikatif yang menyatu dalam ucapan dan perbuatannya. syah. Dengan demikian. Arab Saudi. legislatif. Bentuk Pemerintahan Monarkhi (Kerajaan) Leon Duguit dalam bukunya Traite de Droit Constitutional membedakan pemerintahan dalam bentuk monarki dan republik. Yordania.6 Dalam pemerintahan oligarki yang tidak ada keadilanm rakyat berontak mengambil alih kekuasaan umtuk memperbaiki nasib. 22 Monarki Konstitusional Monarki konstitusional adalah bentuk pemerintahan dalam suatu negara yang dikepalai oleh seorang raja yang kekuasaannya dibatasi oleh undang-undang dasar (konstitusi). Proses monarki konstitusional adalah sebagai berikut :  Adakalanya proses monarki konstitusional itu datang dari raja itu sendiri karena ia takut dikudeta. Akibatnya. Itulah sebabnya Polybios beranggapan bahwa lahirnya pemerintahan yang satu dengan yang lain sebagai akibat dari pemerintahan yang sebelumnya telah ada. Jika ditunjuk berdasarkan hak turun-temurun. Rakyat menjalankan kekuasaan negara demi kepentingan rakyat. Perjalanan siklus pemerintahan di atas mamperlihatkan pada kita akan adanya hubungan kausal (sebab akibat) antara bentuk pemerintahan yang satu dengan yang lain. maka kita berhadapan dengan republik. Denmark. Kalau kepala negaranya ditunjuk tidak berdasarkan turuntemurun tetapi dipilih. Contoh: Perancis semasa Louis XIV dengan semboyannya yang terkenal L’etat C’est Moi (negara adalah saya). dan Brunei Darussalam. 3) Monarki Parlementer . Pada diri raja terdapat kekuasaan eksekutif. Dalam praktik-praktik ketatanegaraan. atau kaisar) yang kekuasaan dan wewenangnya tidak terbatas. dan korupsi sehingga hokum sulit di tegakkan. b. bentuk pemerintahan monarki dan republik dapat dibedakan atas: 22 Monarki Absolut Monarki absolut adalah bentuk pemerintahan dalam suatu negara yang dikepalai oleh seorang (raja.  Adakalanya proses monarki konstitusional itu terjadi karena adanya revolusi rakyat terhadap raja. Dari pemerintahan okhlorasi ini kemudian muncul seorang yang kuat dan berani yang dengan kekerasan dapat memegang pemerintahan. Perbedaan antara pemerintahan bentuk “monarki” dan “republik” menurut Leon Duguit. Namun. pemerintahan bergeser menjadi demokrasi. Contoh: negara Jepang dengan hak octrooi. Perintah raja merupakan undang-undang yang harus dipatuhi oleh rakyatnya. adalah ada pada kepala negaranya. Contoh: Inggris yang melahirkan Bill of RightsI tahun 1689. kebrobokan. pemerintahan demokrasi yang awalnya baik lama keamaan banyak diwarnai kekacauan. maka kita berhadapan dengan monarki.

. 1) Republik Absolut Dalam sistem republik absolut. pengawasan yang efektif dilakukan oleh parlemen. Di samping itu. Bentuk monarki parlementer sampai sekarang masih tetap dilaksanakan di Inggris. dan republik parlementer. Sedangkan kepala pemerintahan berada di tangan perdana menteri yang bertanggungjawab kepada parlementer. Namun. 2) Republik Konstitusional Dalam sistem republik konstitusional. presiden hanya sebagai kepala negara. namun tidka berfungsi. pemerintahan bersifat diktator tanpa ada pembatasan kekuasaan. parlemen memang ada. republik konstitusional. Dalam pemerintahan ini. kekuasaan legislatif lebih tinggi daripada kekuasaan eksekutif. Belanda. c. kekuasaan presiden dibatasi oleh konstitusi. presiden tidak dapat diganggu-gugat. kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet (perdana menteri) dan bertanggung jawab kepada parlemen. Alam sistem ini. Bentuk Pemerintahan Republik Dalam pelaksaannya bentuk pemerintahan republik dapat dibedakan menjadi republik absolut. dan Malaysia. Namun.7 Monarki parlementer adalah bentuk pemerintahan dalam suatu negara yang dikepalai oleh seorang raja dengan menempatkan parlemen (DPR) sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Penguasa mengabaikan konstitusi dan untuk melegitimasi kekuasaannya digunakanlah partai politik. 3) Republik Parlementer Dalam sistem republik parlementer. Dalam monarki parlementer. Fungsi raja hanya sebagai kepala negara (simbol kekuasaan) yang kedudukannya tidak dapat diganggu gugat. presiden memegang kekuasaan kepala negara dan kepala pemerintahan.

............................... ................................................ merupakan proses interaksi antara berbagai aktor dalam pemerintahan dengan kelompok sasaran atau berbagai individu masyarakat....................... ...................... 3.............. 2..................................... Plato mengemukakan ada 5 (lima) bentuk pemerintahan negara................... Berikan penjelasn singkatnya yang dimaksud dengan ! a.................................................. ............................. b.......... yaitu aristokrasi....................... ...... . Kelompok sasaran : ........................................ ............................................... ................................................................................................. ..... ............................... ............................... dan Bentuk pemerintahan ).............. Oligarkhi .......................................................................................... .......... .......... Berikan ulasan pengertian kembali tentang “Pemerintahan” sesuai pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal ! Pendapat anda tentang Pemerintahan? ................................ .......................................................... ..................................................... Aktor dalam pemerintahan: ........................................................................ .......... ............. N o 1.............. demokrasi dan tirani..... ........................................ ............ Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Timokrasi ............... oligarki....... ............................ ...................................................................................................................................................... ....................................................................... dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1........................... ... ..... Tokoh Utrecht Offe Uraian Singkat Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1 2.................. timokrasi......... Pengertian pemerintahan menurut Kooiman.................8 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Sistem pemerintahan di berbagai negara (Pengertian pemerintahan.............................................................. .....................................................

hubungan itu menimbulkan suatu ketergantungan antara bagian-bagian yang akibatnya jika salah satu bagian tidak bekerja dengan baik................................................................................................................................. ........................ Pembagian kekuasaan secara horizontal didasarkan atas sifat tugas yang berbeda-beda jenisnya......... Friedrich)................................ .... ....... ................. organisasi pemerintah itu dibagi menurut garis horizontal dan vertikal.......... (Carl J................................................... ............................................................................................................................. ..................................................................................................................................... ...................... yaitu Republik Konstitusional dengan Republik Parlementer di bawah ini ! Persamaan ................... Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua sistem pemerintahan di atas. Tuliskan perbedaan dan persamaan pada bentuk pemerintahan republik...... ...... .............................. Perbedaan .............. .............. baik antara bagianbagian maupun hubungan fungsional terhadap keseluruhannya.......................................................... terdiri dari beberapa bagian yang mempunyai hubungan fungsional............................ ........................ 22 Sistem Pemerintahan Istilah sistem pemerintahan merupakan gabungan dari dua kata.......................... Pada umumnya.9 4................................ “sistem” dan “pemerintahan”...................................... ... maka akan mempengaruhi keseluruhannya itu................. Sedangkan pembagian kekuasaan secara vertikal melahirkan dua garis hubungan antara pusat dan daerah dalam sistem desentralisasi dan Sistem pemerintahan di dunia terbagi atas sistem pemerintahan parlementer dan presidensial.. ... “Sistem” adalah suatu keseluruhan... ............................... sehingga............... yang menimbulkan berbagai macam lembaga di dalam suatu negara....................... .................... ...... Berikan tanggapan penjelasan......................................... 5... Fokus Kita : Ditinjau dari segi pembagian kekuasaannya. negara-negara di dunia menganut salah satu dari sistem pemerintahan tersebut.. ... mengapa bentuk pemerintahan monarkhi absolut seiring dengan perkembangan zaman banyak yang berubah menjadi monarkhi konstitusional ! ................................................. ....................................................... Negara Inggris dianggap sebagai tipe ideal dari negara ....... ........

dapatlah dikatakan.  Sistem Pemerintahan Parlementer Sistem parlementer adalah sebuah sistem permerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Kedua negara tersebut disebut sebagai tipe ideal karena menerapkan ciriciri yang ideal dari sistem pemerintahan yang dijalankannya. Dalam presidensil. Kedua negara tersebut sampai sekarang tetap konsisten dalam menjalankan prinsip-prinsip dari sistem pemerintahannya. Dari sejarah ketatanegaraan. presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Hal ini disebabkan karena adanya pertanggung jawaban para menteri terhadap parlemen. bahwa sistem parlementer ini adalah kelanjutan dari bentuk negara Monarchi Konstitusionil. Bahkan. yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Dari pertanggung jawaban pidana ini. di mana seorang raja tak dapat diganggu gugat (the king can do no wrong). Inggris adalah negara pertama yang menjalankan model pemerintahan parlementer. Kemudian karena terbukti. Inggris disebut sebagai “mother of parliaments” (induk parlementer). Seperti halnya yang terjadi di Inggris. di mana para menteri harus bertanggung jawab atas seluruh kebijaksanaan pemerintah terhadap parlemen. maka setiap kabinet yang dibentuk harus memperoleh dukungan kepercayaan dengan suara yang terbanyak dari parlemen. raja atau ratu dan presiden. Amerika Serikat juga sebagai pelopor dalam pemerintahan presidensial. Berbeda dengan sistem presidensil. Sistem parlemen telah terjadi sejak permulaan abad ke-18 di Inggris. menterilah yang bertanggung jawab terhadap segala tindakan raja. di mana sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden presiden dan seorang perdana menteri. menteri tersebut dijatuhi hukuman mati oleh majelis tinggi. terlahir dari adanya pertanggung jawaban menteri. Dari dua negara tersebut. Thomas Wentworth salah seorang menteri pada masa Raja Karel I dituduh melakukan tindak pidana oleh majelis rendah. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan. sedangkan Amerika Serikat merupakan tipe ideal dari negara dengan sistem pemerintahan presidensial. di mana kekuasaan raja dibatasi oleh konstitusi. kedudukannya adalah sebagai . Ini berarti bahwa kebijaksanaan pemerintah atau kabinet tidak boleh Sistem parlementer. Karena itu dalam sistem parlementer. Fokus Kita : Pada sistem pemerintahan parlementer. Sebagai contoh. namun dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja. kemudian sistem pemerintahan diadopsi oleh negara-negara lain di belahan dunia. kemudian lahir pertanggung jawaban politik. maka jika terjadi perselisihan antara raja dengan rakyat.1 yang menganut sistem pemerintahan parlementer. yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. hubungan antara eksekutif dan badan perwakilan sangat erat.

manakala parlemen mengeluarkan mosi tidak percaya kepada menteri tertentu atau seluruh menteri. maka . sekalipun tidak dapat dielakkan suatu “dualisme antara pemerintah dan dewan perwakilan rakyat”. yang ditunjuk sebagai pembentuk kabinet dan sekaligus sebagai perdana menteri adalah ketua partai politik yang memenangkan pemilu. 4) Eksekutif bertanggung jawab kepada legislatif. Dan yang disebut sebagai eksekutif di sini adalah kabinet. pada umumnya berhasil mencapai suatu keseimbangan. bertanggung jawab sendiri satau bersama-sama kepada parlemen. Selanjutnya yang disebut eksekutif dalam sistem parlementer adalah kabinet itu sendiri. formatur kabinet harus membentuk kabinet secara koalisi. Kalau tidak. Beberapa negara. 5) Dalam sistem dua partai. perlu dicapai adanya keseimbangan melalui mayoritas partai untuk membentuk kabinet atas kekuatan sendiri. Kabinet yang terdiri dari perdana menteri dan menterimenteri.1 kepala negara. Ia hanya berperan sebagai simbol kedaulatan dan keutuhan negara. maka dibentuk suatu kabinet koalisi berdasarkan kerjasama antara beberapa partai yang bersama-sama mencapai mayoritas dalam badan legislatif. seperti Negera Belanda dan negara-negara Skandinavia. Contoh kedudukan ratu di Inggris. Sebagai catatan. raja di Muangthai dan presiden di India. Kepala negara ini tak bertanggung jawab atas segala kebijaksanaan yang diambil oleh kabinet. Karena itulah di Inggris dikenal istilah “the king can do no wrong”. 6) Dalam sistem banyak partai. karena kabinet harus mendapat dukungan kepercayaan dari parlemen. Kepala pemerintahan adalah perdana menteri. adalah sebagai berikut : 1) Raja/ratu atau presiden adalah sebagai kepala negara. bahwa dalam pemerintahan kabinet parlementer. Kepala negara tak memiliki kekuasaan pemerintahan. Sedangkan partai politik yang kalah akan berlaku sebagai pihak oposisi. Parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif. 3) Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih lansung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Kesalahan yang dilakukan oleh kabinet tidak dapat melibatkan kepala negara. 7) Apabila terjadi perselisihan antara kabinet dan parlemen dan kepala negara beranggapan kabinet berada dalam pihak yang benar. Kabinet harus meletakkan atau mengembalikan mandatnya kepada kepala negara. 22 Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Parlementer Beberapa ciri dari sistem pemerintahan parlementer. 2) Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Pertanggung jawaban menteri kepada parlemen tersebut dapat berakibat kabinet meletakkan jabatan dan mengembalikan mandat kepada kepala negara manakala parlemen tidak lagi mempercayai kabinet.

keseimbangan antara badan eksekutif dan badan legislatif tidak tercapai dan ternyata muncul dominasi badan legislatif (secara langsung atau tidak langsung) yang akibatnya cukup mengganggu kontinuitas kebijaksanaan pemerintah. Dalam hal terjadinya suatu krisis kabinet karena kabinet tidak lagi memperoleh dukungan dari mayorits badan legislatif. akan tetapi di Indonesia setiap krisis kabinet mempunyai akibat yang bersifat distruktif dan mengganggu kelancaran jalannya pemerintahan. b. karena lemahnya aparatur administratif. apabila partai oposisi yang memenangkan pemilu. National Kabinet (kabinet nasional). oleh karena aparatur pemerintahan dapat berjalan terus. Akan tetapi di beberapa negara lain. Bonus Info Kewarganegaraan Menurut sejarah ketatanegaraan Belanda. Dalam keadaan semacam ini terpaksa dibentuk suatu kabinet ekstraparlementer. Dengan demikian bagi formateur kabinet cukup peluang untuk menunjuki menteri berdasarkan keahlian yang diperlukan tanpa menghiraukan apakah dia mempunyai dukungan partai. Kalaupun ada menteri yang merupakan anggota pertai. yaitu suatu kabinet yang mengikat diri untuk menyelenggarakan suatu program yang terbatas. yaitu suatu kabinet yang dibentuk tanpa formateur kabinet merasa terikat pada konstelasi kekuatan politik dalam badan legislatif. terdapat beberapa macam kabinet ekstra-parlementer : a. Kabinet semacam ini biasanya dibentuk dalam keadaan kritis. maka secara formil dia tidak mewakili partainya. maka dengan sendirinya kabinet mengembalikan mandatnya dan partai politik yang menang akan membentuk kabinet baru. termasuk Republik Perancis ke IV (1946-1958) dan Indonesia sebelum 1959. Sebagai akibatnya. Di samping itu.1 kepala negara akan membubarkan parlemen. Biasanya suatu kabinet ekstra-parlementer mempunyai program kerja yang terbatas dan mengikat diri untuk menangguhkan pemecahan masalah-masalah yang bersifat fundamental. oleh karena pandangan masing-masing partai tidak dapat dipertemukan. Sebaliknya. kadang-kadang dialami kesukaran untuk membentuk suatu kabinet baru. Zaken Kabinet. perlu disebut suatu bentuk sistem parlementer . di mana komposisi kabinet diharap mencerminkan persatuan nasional. Dan menjadi tanggung jawab kabinet untuk melaksanakan pemilu dalam tempo 30 hari setelah pembubaran itu. yaitu suatu kabinet yang menteri-menterinya diambil dari pelbagai golongan masyarakat. maka kabinet akan terus memerintah. Di Perancis efeknya tidak terlalu mengganggu. apabila partai politik yang menguasai parlemen menang dalam pemilu tersebut.

Kelebihan dan kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer Sistem Pemerintahan Parlementer Kelebihan Kekurangan Pembuatan kebijakan dapat  Kedudukan badan ditangani secara cepat karena eksekutif/kabinet sangat mudah terjadi penyesuaian tergantung pada mayoritas pendapat antara eksekutif dan dukungan parlemen sehingga legislatif. anggota parlemen dan berasal darin partai mayoritas.1 khusus. Hal ini terjadi bila berhati-hati dalam menjalankan para anggota kabinet adalah pemerintahan. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan menjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya. Di Inggris sistem ini berjalan lebih lancar daripada di India. Karena pengaruh mereka yang besar di parlemen dan partai. Istilah yang dipakai adalah fuston atau union antara badan eksekutif dan badan legislatif. b. karena sudah berjalan lama dan juga karena dibantu oleh adanya sistem dwi-partai. Sistem ini terdapat di Inggris dan India. Di sini hubungan antara badan-badan eksekutif dan badan legislatif begitu terjalin sehingga boleh dinamakan suatu partenership. anggota kabinet pun dapat menguasai parlemen  Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. yang memberi peluang kepada badan eksekutif untuk memainkan peranan yang dominan dan yang karena itu disebut pemerintahan kabinet (cabinet government).    . sehingga kabinet dinamakan suatu “panitia” dalam parlemen. eksekutif atau kabinet tak bisa Garis tanggung jawab dalam ditentikan berakhir sesuai pembuatan dan pelaksanaan dengan masa jabatannya karena kebijakan publik jelas sewaktu-waktu kabinet dapat Adanya pengawasan yang kuat bubar dari parlemen terhadap kabinet  Kabinet dapat mengendalikan sehingga kabinet menjadi parlemen. Di dalam partnership ini kabinet memainkan peranan yang dominan. Hal ini karena sewaktu-waktu kabinet dapat kekuasaan legislatif dan dijatuhkan oleh parlementer eksekutif berada pada satu  Kelangsungan kedudukan badan partai atau koalisi partai.

terpisah satu sama lain secara tajam dan saling menguji serta saling mengadakan perimbangan (check and balance). Karena pembentukan kabinet itu tak tergantung dari badan perwakilan rakyat atau tidak memerlukan dukungan kepercayaan dari badan perwakilan rakyat. a. seorang presiden menunjuk pembantu-pembantunya yang akan memimpin departemennya masing-masing dan mereka itu hanya bertanggung jawab kepada presiden. Sebagai kepala eksekutif. Karena presiden dipilih oleh rakyat. badan eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang independen. Kekuasaan eksekutif ada pada presiden dan pemimpinpemimpin departemen. Adapun dasar hukum dari kekuasaan eksekutif dikembalikan kepada pemilihan rakyat. Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. maka menteri-pun tak bisa diberhentikan olehnya. Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Presidensial 1) Penyelenggara negara berada di tangan presiden. di mana kedudukan tiga kekuasaan negara yaitu legislatif. Dalam Praktiknya. eksekutif dan legislatif. Kedua badan tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti dalam sistem pemerintahan parlementer. sedangkan presiden mempunyai hak veto terhadap undang-undang yang sudah dibuat itu. sistem presidensial menerapkan teori Trias Politika Montesqueu secara murni melalui pemisahan kekuasaaan (Separation of Power ). yaitu para menteri yang tidak bertanggung jawab pada parlemen. Sedangkan yang diterapkan di Indonesia adalah pembagian kekuasaan (Distribution of Power). tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan/majelis 2) Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. Kabinet bertanggung jawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen/legislatif 3) Presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen karena ia tidak dipilih oleh parlemen 4) Presiden tak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer . Presiden tak dipilih oleh parlemen. dan kekuasaan legislatif berada di tangan DPR atau Konggres (Senat dan Parlemen di Amerika).1  Sistem Pemerintahan Presidensial Dalam sistem pemerintahan presidensial. Fokus Kita : Dalam sistem pemerintahan presidensial. maka sebagai kepala eksekutif ia hanya bertanggung jawab kepada rakyat. kedudukan eksekutif tak tergantung pada badan perwakilan rakyat. Kekuasaan membuat undang-undang ada di tangan congress. Contohnya adalah Amerika dengan Chek and Balance. Pelaksanaan kekuasaan kehakiman menjadi tanggung jawab Supreme Court (Mahkamah Agung). Dan mereka pun dipilih oleh rakyat secara Sistem ini terdapat di Amerika Serikat yang mempertahankan ajaran Montesquieu.

terutama antara eksekutif dan legislatif. Anggotanya pun dipilih oleh rakyat 6) Presiden tidak berada di bawah pengawasan langsung parlemen b. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial Sistem Pemerintahan Presidensial Kelebihan Kekurangan Badan eksekutif lebih stabil  Kekuasaan eksekutif di luar kedudu-kannya karena tidak pengawasan langsung legislatif tergantung pada parlemen sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu  Sistem pertanggung jawabannya tertentu. pada sistem pemerintahan presidensial terdiri dari 3 (tiga) unsur yaitu : 1) Presiden yang dipilih rakyat. Menurut Rod Hague. menjalankan pemerintahan dan mengangkat pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait. masa jabatan kurang jelas presiden Amerika Serikat adalah  Pembuatan keputusan/kebijakan 4 tahun dan presiden Indonesia publik umumnya hasil tawarselama 5 tahun menawar antara eksekutif Penyusunan program kerja dengan legislatif sehingga dapat kabinet mudah disesuaikan terjadi keputusan tidak tegas dengan jangka waktu masa dan memakan waktu yang lama. diadakanlah mekanisme cheks and balance. keduanya tidak bisa saling menjatuhkan (menggunakan kekuasaan secara sewenang-wenang). 3) Tidak ada keanggotaan yang tumpang tindih antara eksekutif dan legislatif  Sistem Pemerintahan Referendum Sebagai variasi dari kedua sistem pemerintahan parlementer dan presidensial adalah sistem pemerintahan referendum. di mana tugas pembuat Undang-undang berada di bawah pengawasan rakyat . Misalnya. negara-negara pun berusaha memperbaharui dan berupaya mengkombinasikan dalam sistem pemerintahannya Hal ini dimaksudkan agar kelemahan tersebut dapat dicegah atau dikendalikan.1 5) Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan menjabat sebagai lembaga perwakilan. jabatannya Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.     Menyadari adanya kelemahan dari masing-masing sistem pemerintahan. Misalnya. Di negara Swiss. di Amerika Serikat yang menggunakan sistem presidensial. 2) Masa jabatan yang tetap bagi presiden dan dewan perwakilan. maka untuk mencegah kekuasaan presiden yang besar.

Akan tetapi kelemahannya adalah tidak setiap masalah rakyat mampu menyelesaikannya karena untuk mengatasinya perlu pengetahuan yang cukup harus dimiliki oleh rakyat itu sendiri. hal itu semata-mata mencerminkan majelis rendah yang juga demokratis dan karenanya hanya merupakan duplikasi saja. a. Sistem referandum berarti pelaksanaan pemerintahan didasarkan pada pengawasan secara langsung oleh rakyat. adalah referandum yang menyangkut soalsoal teknis. Contoh. atau yang akan dilaksanakan oleh Pada pemerintahan dengan sistem referandum. Anggota-anggota dari bundesrat ini dipilih oleh bundesversammlung untuk waktu 3 tahun lamanya dan bisa dipilih kembali. terutama terhadap kebijaksanaan yang telah. karena dianggap sangat penting. adalah referandum yang harus terlebih dahulu mendapat persetujuan langsung dari rakyat sebelum suatu undangundang tertentu diberlakukan. sedang. dan referandum konsultatif. bahwa pada setiap masalah negara rakyat langsung ikut serta menanggulanginya. adalah persetujuan yang diberikan oleh rakyat terhadap pembuatan undang-undang dasar. maka undang-undang itu tidak berlaku lagi. Biasanya rakyat sendiri kurang paham tentang materi undangundang yang dimintakan persertujuaannya. Referandum Konsultatif. c. Persetujuan dari rakyat mutlak harus diberikan dalam pembuatan suatu undang-undang yang mengikat seluruh rakyat.1 yang mempunyai hak pilih. referandum fakultatif. Fokus Kita : Referandum berasal dari kata “refer” yang berarti mengembalikan. Pengawasan itu dilakukan dalam bentuk referendum yang terdiri dari referendum obligatoir. Sistem ini tak bisa dilaksanakan jika banyak terdapat perbedaan paham antara rakyat dan eksekutif yang menyangkut kebijaksanaan politik. Teori yang mendukung pandangan ini berpendapat bahwa fungsi kamar . Keuntungan dari sistem referendum adalah. adalah referandum yang dilaksanakan apabila dalam waktu tertentu sesudah suatu undang-undang diumumkan dan dilaksanakan. Tetapi apabila undang-undang itu ditolak dalam referandum tersebut. Referendum Fakultatif. b. Referandum Obligatoir. Dalam hal ini apabila referandum menghendaki undang-undang tersebut dilaskanakan. sejumlah orang tertentu yang punya hak suara menginginkan diadakannya referandum. maka undangundang itu terus berlaku.  Sistem Parlemen Satu Kamar dan Dua Kamar 22 Sistem Parlemen Satu Kamar Timbulnya pemikiran terhadap parelemen sistem satu kamar. Keuntungan yang lain ialah. didasarkan pada pemikiran bahwa apabila majelis tingginya demokratis. pertentangan yang terjadi antara eksekutif (bundesrat) dan legislatif (keputusan daripada rakyat) jarang terjadi. bahwa kedudukan pemerintah itu stabil sehingga membawa akibat pemerintah akan memperoleh pengalaman yang baik dalam menyelenggarakan kepentingan rakyatnya.

.  Para pengkritik. Semua dewan legislatif kota praktis juga satu kamar dalam pengertian bahwa dewan perwakilan rakyat daerah tidak dibagi menjadi dua kamar.  Beberapa pemerintahan sub-nasional yang menggunakan sistem legislatif satu kamar antara lain adalah negara bagian Nebraska di Amerika Srikat. dewan-dewan kota yang dua kamar lazim ditemukan di Amerika Serikat. misalnya meninjau atau merevisi undang-undang. Kelemahan sistem satu kamar. Salah satu alasannya ialah karena majelis tinggi yang dipilih hanya bertumpang tindih dengan majelis rendah dan menghalangi disetujuinya undang-undang.1 kedua. menyatakan bahwa sistem satu kamar mencatat perlunya pengendalian atas pengeluaran pemerintahan dan dihapuskannya pekerjaan yang berganda yang dilakukan oleh kedua kamar. Dewan Nasional Wales dan Dewan Irlandia Utara yang telah meramping juga menganut sistem satu kamar. bahwa sistem satu kamar menunjukkkan adanya pemeriksaan dan pengimbangan ganda yang diberikan oleh sistem dua kamar dan dapat menambah tingkat konsensus dalam masalah legislatif. Queensland di Australia. ialah bahwa wilayah-wilayah urban yang memiliki penduduk yang lebih besar akan mempunyai pengaruh yang lebih besar daripada wilayah-wilayah pedesaan yang penduduknya lebih sedikit. Contohnya adalah kasus Landsting di Denmark (dihapuskan tahun1953). semua provinsi dan atau wilayah di Kanada dan Bundesländer Jerman (Bavaria menghapuskan Senatnya pada tahun 1999). Alasan lainnya adalah karena majelis yang diangkat terbukti tidak efektif. Adapun di Britania Raya. Seringkali banyak negara yang menggunakan sistem satu kamar merupakan negara kesatuan yang kecil dan homogen serta menganggap sebuah majelis Beberapa hal terkait dengan parlemen sistem satu kamar adalah sebagai berikut :  Para pendukung. Fokus Kita : Sistem satu kamar ialah sistem pemerintahan yang hanya memiliki satu kamar pada parlemen atau lembaga legislatif. dapat dilakukan oleh komisi parlementer. Hingga awal abad ke-20. Contohnya adalah kasus Dewan Legislatif di Selandia Baru (dihapuskan tahun 1951). seperti misalnya pada periode awal Amerika Serikat. Satu-satunya cara untuk membuat wilayah yang penduduknya lebih sedikit terwakili dalam pemerintahan kesatuan adalah menerapkan sistem dua kamar. Banyak negara yang kini mempunyai parlemen dengan sistem satu kamar dulunya menganut sistem dua kamar dan belakangan menghapuskan majelis tingginya. Parlemen Skotlandia. sementara upaya menjaga konstitusi selanjutnya dapat dilakukan melalui konstitusi yang tertulis.

Indonesia juga menggunakan sistem yang agak mendekati sistem dua kamar melalui kehadiran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Gukhoe Korea Selatan. Di Britania Raya. dengan tidak mempedulikan perbedaan jumlah penduduk antara masing-masing negara bagian. Adapun bentuk Parlemen dengan Sistem Dua Kamar. Jadi. Parlemen Singapura. Hal ini dirancang untuk memastikan bahwa negaranegara bagian yang lebih kecil tidak dibayang-bayangi oleh negaranegara bagian yang penduduknya lebih banyak. mengaitkan sistem dua kamar mereka dengan struktur politik federal mereka.720 menentang. meskipun dalam prakteknya sistem ini tidak sepenuhnya diberlakukan karena persidangan MPR tidak berlangsung sesering persidangan DPR. Büyük Millet Meclisi Turki. Brazil. Kongres Rakyat nasional di Republik Rakyat Cina. Folketing Denmark. Dewan Republik Portugal. Swiss dan Jerman. Dan kesepakatan yang . sistem dua kamar ini dipraktekkan dengan menggunakan Majelis Tinggi (House of Lords) dan Mejelis Rendah (House of Commons). Dan di Amerika Serikat sistem ini diterapkan melalui kehadiran Senat dan Dewan Perwakilan. Contoh negara lainnya yang menerapkan sistem satu kamar di antaranya adalah : Legislatif Yuan Republik China (Taiwan). Parlemen Srilanka. dapat dibedakan menjadi berikut : 1) Federalisme Beberapa negara seperti Australia. 22 Sistem Parlemen Dua Kamar Sistem parelmen dua kamar. Di Amerika Serikat. Dewan Nasional Irak. Bila perubahan-perubahan konstitusional itu disetujui. adalah praktek pemerintahan yang menggunakan dua kamar legislatif atau parlemen. Asamblea Nacional Venezuela. Knesset Israel. masing-masing negara bagian mendapatkan jumlah kursi yang sama di majelis tinggi badan legislatif. para pemilih Puerto Rico menyetujui perubahan menjadi sistem satu kamar dengan 456. Australia dan Brazil misalnya. Namun sebuah referendum lainnya akan diadakan di negara itu pada tahun 2007 untuk menyetujui amandemen-amandemen dalam Konstitusi Puerto Rico yang diperlukan untuk perubahan itu. Amerika Serikat. India. Vouli ton Ellinon Yunani. Parlemen Skotlandia. Parlamento Nacional Timor Leste. Dalam sebuah referendum yang diadakan pada 10 Juli 2005.1 Bonus Info Kewarganegaraan Negara Persemakmuran Amerika Puerto Rico saat ini mempunyai dewan legislatif dua kamar yang terdiri atas Senat (Senado) dan Dewan Perwakilan (Camara de Representantes).267 suara setuju dan 88. Puerto Rico akan beralih ke sistem satu kamar mulai tahun 2009. Eduskunta Finlandia. parlemen dua kamar (bikameral) adalah parlemen atau lembaga legislatif yang terdiri atas dua kamar.

yang terdiri dari sejumlah anggota hereditary peers. Majelis Rendah (House of Commons). koran. karena para anggotanya dipilih langsung oleh pemerintah dari masing-masing negara bagian India atau Bundesland Jerman. jumlah hereditary peers (berbeda dengan life peers) telah dikurangi dari sekitar 700 orang menjadi 92 orang dan kekuasaan Majelis Tinggi untuk menghadang undang-undang telah dikurangi. sistem dua kamar dilakukan dengan menyejajarkan unsur-unsur demokratis dan kebangsawanan. yang dihapuskan setelah Perang Dunia II. Sejak beberapa tahun lalu telah muncul usul-usul untuk memperbaharui Majelis Tinggi dan sebagian telah berhasil. internet. sistem dua kamar adalah sebuah metode yang menggabungkan prinsip kesetaraan demokratis dengan prinsip federalisme. Misalnya. Contoh lain dari sistem dua kamar kebangsawanan ini adalah House of Peers Jepang. pengaturan ini tidak diterapkan dan kursi dimenangkan semata-mata berdasarkan jumlah penduduk. majalah. Di majelis rendah dari masing-masing negara tadi. Carilah sumber informasi lain baik dari buku. Dalam sistem India dan Jerman. 2 Kewarganegaraan buletin dan sebagainya. mengapa sistem parlementer di Inggris dianggap yang tertua ! pemerintahan Penugasan Praktik Berikan alasan penjelasan. Hal ini pun terjadi di AS sebelum amandemen ke-17. Karena itu. mengapa di Amerika yang dulu bekas jajahan Inggris dalam pemerintahannya menerapkan sistem presidential ! Tulisakan sekurang-kurangnya pemerintahan parlementer ! 3 (tiga) kelebihan sistem Berikan alasan penjelasan. kemudian lakukan hal-hal berikut : Rumuskan kembali pemahaman tentang “Sistem Pemerintahan” dalam penyelenggaraan kehidupan negara ! Berikan alasan penjelasan. sementara majelis lainnya.1 menjamin pengaturan ini di Amerika Serikat dikenal sebagai Kompromi Connecticut. sementara semua negara bagian setara di majelis tinggi. 2) Sistem Dua Kamar Kebangsawanan Di beberapa negara. Semua setara di majelis rendah. anggotanya sepenuhnya dipilih. mengapa sistem pemerintahan referandum lebih tepat diterapkan pada negara kecil semacam Swiss ! Tuliskan hal-hal yang mendukung sehingga suatu negara lebih memilih menerapkan sistem parlemen satu atau dua kamar ! . majelis tinggi (masing-masing dikenal sebagai Rajya Sabha dan Bundesrat). Majelis Tinggi ini merupakan sisa-sisa sistem kebangsawanan yang dulu penah mendominasi politik Britania Raya. bahkan lebih erat terkait sistem federal. Contohnya adalah Majelis Tinggi (House of Lords) Britania Raya.

Sistem pemerintahan Amerika Serikat yang telah berjalan sampai sekarang diusahakan tetap menjadi sistem pemerintahan demokratis. Namun. presiden tak bertanggung jawab kepada kongres (parlemennya Amerika Serikat) tetapi pada rakyat. Fokus Kita : Sistem Pemerintahan Negara-Negara Bagian. Pemerintah negara bagian memiliki semua kekuasaan yang tidak didelegasikan kepada pemerintah federal. Kongres terdiri atas 2 bagian (bikameral). Amerika Serikat memiliki tradisi demokrasi yang kuat dan berakar dalam kehidupan masyarakat sehingga dianggap sebagai benteng demokrasi dan kebebasan. Presiden membentuk kabinet dan mengepalai badan eksekutif yang mencakup departemen ataupun lembaga non departemen. Jadi terdapat 100 senator yang terhimpun dalam The . Antara ketiga badan tersebut terjadi cheks and balances sehingga tak ada yang terlalu menonjol dan diusahakan seimbang. Sistem pemerintahan yang dianut ialah demokrasi dengan sistem presidensial. Kekuasaan legislatif berada pada parlemen yang disebut kongres. b. legislatif dan yudikatif. Sistem Pemerintahan di Beberapa Negara  Sistem Pemerintahan Amerika Serikat Sistem pemerintahan Amerika Serikat didasarkan atas konstitusi (UUD) tahun 1787. Adanya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif. konstitusi tersebut telah mengalami beberapa kali amandemen. Sistem presidensial inilah yang selanjutnya dijadikan contoh bagi sistem pemerintahan negara-negara lain. yaitu Senat dan Badan Perwakilan (The House of Representative). meskipun telah mengalami pembaharuan sesuai dengan latar belakang negara yang bersangkutan. d.2 4. Dengan demikian. Amerika Serikat adalah negara republik dengan bentuk federasi (federal) yang terdiri atas 50 negara bagian. c. Semua Negara Bagian harus Pokok-pokok sistem pemerintahan Amerika Serikat adalah: a. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh presiden. Pusat pemerintahan (federal) berada di Washington dan pemerintah negara bagian (state). Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. legislatif dan yudikatif. Adanya pembagian kekuasaan untuk pemerintah federal yang memiliki kekuasaan yang didelegasikan konstitusi. Presiden dan wakil presiden dipilih dalam satu paket (ticket) oleh rakyat secara langsung. mengikuti Sistem Pemerintahan Negara Federal (Amerika Serikat) yang juga melaksanakan pemisahan kekuasaan dengan tegas antara eksekutif (Gubernur). Tiap negara bagian punya 2 orang wakil. Anggota Senat adalah perwakilan dari tiap negara bagian yang dipilih melalui pemilu oleh rakyat di negara bagian yang bersangkutan.

pemilu untuk pemilihan anggota badan perwakilan. Mahkamah Agung menjamin tegaknya kebebasan dan kemerdekaan individu. serta pemilu untuk anggota senat dan badan perwakilan negara bagian.2 Senate of United State. h. yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik. Sistem pemilu menganut sistem distrik. Sistem kepartaian menganut sistem dwipartai (bipartai). f. Di samping itu. Badan perwakilan merupakan perwakilan dari rakyat Amerika Serikat yang dipih langsung untuk masa jabatan 2 tahun.A. kedua partai ini saling memperebutkan jabatan-jabatan politik.. Ada parlemen yang terdiri atas 2 badan. MAHKAMAH AGUNG (YUDIKATIF) PRESIDEN (EKSEKUTIF) PARLEMEN (LEGISLATIF) BADAN ATAU KONGGRES SENAT PERWAKILAN PEMILIHAN UMUM R A K Y A T Keterangan : : Checking Power With Power TETAP PEMILIHAN UMUM P E M I L I H Sumber : Drs. Inu Kencana Syafii. Pemilu sering dilakukan di Amerika Serikat. Inggrislah yang . serta jabatan publik lainnya. e. 1996. serta tegaknya hukum. Pemilu di tingkat federal. Dalam setiap pemilu. Jakarta. misalnya pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden. terdapat pemilu untuk memilih walikota/dewan kota. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme Court) yang bebas dari pengaruh dua badan lainnya. M. Untuk lebih jelasnya tentang sistem pemerintahan presidensial yang diterapkan di Amerika Serikat dapat dilihat pada bagan berikut ini. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang sama dengan pemerintahan federal. g. Tiap negara bagian dipimpin oleh gunernur dan wakil gubernur sebagai eksekutif. Masa jabatan Senat adalah enam tahun. Akan tetapi dua pertiga anggotanya diperbaharui tiap 2 tahun. pemilu untuk pemilihan anggota senat. Di tingkat negara bagian terdapat pemilu untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Ada dua partai yang menentukan sistem politik dan pemerintahan Amerika Serikat. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara.  Sistem Pemerintahan Inggris Negara Inggris dikenal sebagai induk parlementaria (the mother of parliaments) dan pelopor dari sistem parlementer. yaitu Senat mewakili daerah yang lebih rendah setingkat kabupaten dan badan perwakilan sebagai perwakilan rakyat negara bagian.

Scotland. d. karena selain diisi oleh orang-orang dari partai yang menang dalam Pemilihan Umum. House of Commons memiliki keuasaan yang lebih besar daripada House of Lord. juga Perdana Menterinya berasal dari kalangan mereka sendiri selama kepercayaan masih diberikan kepadanya. suatu parlemen yang dipilih oleh rakyat melalui pemilu yang mampu bekerja memecahkan masalah sosial ekonomi kemasyarakatan. Melalui pemilihan yang demokratis dan prosedur parlementaria. b. hukum dan konvensi. Raja/ratu/mahkota memimpin tapi tidak memerintah dan hanyalah tituler dengan tidak memiliki kekuasaan politik.2 pertama kali menciptakan suatu parlemen workable. Kabinet inilah yang benar-benar menjalankan praktek pemerintahan. Kekuasaan pemerintah terdapat pada kabinet (perdana menteri beserta para menteri). sedangkan raja atau ratu hanya sebagai kepala negara. . tapi tersebar dalam berbagai peraturan. Anggota kabinet umumnya berasal dari House of Commons. Namun demikian. Dengan demikian. oposisi dibiarkan tumbuh subur agar demokrasi tetap berjalan lancar. Parlemen memiliki kekuasaan membubarkan kabinet dengan mosi tidak percaya. Wales dan Irlandia Utara. Inggris menganut Parliament Soverengnity. Sistem pemerintahannya didasarkan pada konstitusi yang tidak tertulis (konvensi). Inggris adalah negara kesatuan (unitary state) dengan sebutan United Kingdom yang terdiri atas England. Parlemen atau badan perwakilan terdiri atas dua bagian (bikameral). c. artinya kekuasaan yang sangat besar pada diri parlemen. Fokus Kita : Kedudukan parlemen dikatakan kuat. Ia merupakan simbol keagungan. yaitu House of Commons dan House of Lord. Masa jabatan kabinet sangat tergantung pada kepercayaan dari House of Commons. Inggris berbentuk kerajaan (monarki). Konstitusi Inggris tidak terkodifikasi dalam satu naskah tertulis. Cara seperti ini banyak dicontoh negara-negara lain. terutama negaraPokok-pokok Pemerintahan Inggris adalah: a. Inggris dapat mengatasi masalah sosial sehingga menciptakan kesejahteraan negara (welfare state). Kabinet adalah kelompok menteri yang dipimpin oleh perdana menteri. House of Commons atau Majelis Rendah adalah badan perwakilan rakyat yang anggotaanggotanya dipilih oleh rakyat di antara calon-calon partai politik. e. kedaulatan dan persatuan negara. Artinya. House of Lord atau Mejelis Tinggi adalah perwakilan yang berisi para bangsawan dengan berdasarkan warisan. Perdana menteri adalah pemimpin dari partai mayoritas di House of Commons. pelaksanaan pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh perdana menteri.

Jakarta. termasuk memutuskan sengketa antara warga dengan pemerintah. Badan peradilan ditunjuk oleh kabinet sehingga tidak ada hakim yang dipilih. Inu Kencana Syafii. : Pertanggungjawaban dari pihak Eksekutif (PM dan Kabinetnya) kepada parlemen (legislatif). 1996. Sumber : Drs. Di Inggris terdapat 2 partai yang saling bersaing dan memerintah. Partai yang menang dalam pemilu dan mayoritas di parlemen merupakan partai yang memerintah. h. Oposisi dilakukan oleh partai yang kalah dalam pemilihan.2 f. Meskipun demikian. Untuk lebih jelasnya tentang sistem pemerintahan parlementer yang diterapkan di negara Inggris dapat dilihat pada bagan berikut ini. Sekarang ini. Para pemimpin oposisisi membuat semacam kabinet tandingan. Inggris sebagai negara kesatuan menganut sistem desentralisasi. Inggris menganut sistem dwipartai. M.A. Kekuasaan pemerintah daerah berada pada Council (dewan) yang dipilih oleh rakyat di daerah.  Sistem Pemerintahan Republik Rakyat Cina Cina dengan nama lengkap Republik Rakyat Cina (people’s Republic of Cina) merupakan negara terbesar di daratan Asia yang masih bertahan . mereka menjalankan peradilan yang bebas dan tidak memihak. Jika sewaktu-waktu kabinet jatuh. yaitu England. partai oposisi dapat mengambil alih penyelenggaraan pemerintah. Adanya oposisi. sedangkan partai yang kalah menjadi partai oposisi. Wales dan Greater London. Partai tersebut adalah Partai Konservatif dan Partai Buruh. PERDANA MENTERI DEWAN MENTERIMENTERI (KABINET) PARLEME N Pemilih an Umum Artikulasi Kepenting an PEMILIH Keterangan : : Mosi tidak percaya dari pihak Legislatif (Parlemen) kepada Pemerintah (Eksekutif).. Inggris terbagi dalam tiga daerah. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. g.

978 hsien. Tetapi baru tahun 1954. berdiri tahun 1949 setelah menumbangkan dinasti Cing yang berusia ratusan tahun. Local Peoples Courts dan Special Peoples Courts. Anggotanya merupakan perwakilan dari Komisi Tetap Perdana Menteri wilayah. diperintah secarajelasnya tentang sistem pemerintahan parlemen satu Untuk lebih langsung partai yang diterapkan di negara Republik Rakyat Cina dapat dilihat pada bagan berikut ini. yaitu Kongres Rakyat Nasional (National People’s Congress or Quanguo Renmin Daibiao Dahui) Dewan Negara : dengan jumlah 2. Kekuasaan yudikatif dijalankan secara bertingkat kaku oleh Pengadilan Rakyat di bawah pimpinan Provinsi.2 dengan sistem komunis. 1995 . dan 78 unit lain Sumber : Mohtar Mas’oed dan Colin MacAndrews. Bentuk negara adalah kesatuan yang terdiri atas 23 provinsi b. sedangkan kepala pemerintahan adalah perdana menteri. KonggresPengadil Dewan-Dewan Rakyat konggres Rakyat anPengadil anRakyat Tertinggi Pengadil anPengadil anRakyat Menenga h Kejaksaa n Rakyat Daerah-daerah Istimewa dan chou otonom Kejaksaa n Rakyat Tingkat Kabupaten : 2. Yogyakarta.partai komunis. dan 2 kota yang Tingkat Provinsi : 21 Mahkamah wilayahCina. Badan 15 Wakil Perdana ini memiliki kekuasaan penting di Cina dengan anggotanya dari orangMenteri. kota dan provinsi untuk masa jabatan 5 tahun. Perbandingan Sistem Politik. Dalam bidang politik. Kepala negara adalah presiden. 58 hsien otonom. 5 Agung otonom. Konstitusi Cina ditetapkan dalam Konggres Rakyhat Nasional yang antara lain menyebutkan bahwa demokrasi rakyat dipimpin oleh kelas pekerja dalam hal ini dikelola oleh Partai Komunis Cina sebagai inti Pokok-pokok sistem pemerintahan di Cina adalah : a.291 unit. Cina menerapkan sistem ekonomi pasar. Fokus Kita : Republik Rakyat Cina. Produk-produk Cina sekarang ini banyak yang membanjiri pasaran dunia. n Rakyat bertindak sebagai badan legislatif (biasanya Rakyat didominasi oleh Partai Kepala-Kepala Rakyat Nasional Tertinggi Tertinggi Komisi Komunis Cina). Sedangkan untuk jabatan Perdana menteri (Sekretaris Jenderal Konferensi Pertahanan Ketua Negara Partai) diusulkan oleh presiden dengan persetujuan Kongres Rakyat Nasional Tertinggi Nasional d. Menggunakan sistem unikameral. Kejaksaa ah e. Lembagadan negara tertinggiKonggresKonggres Rakyat Nasional yang adalah menteri. 177 Kotamadya. Cina menerapkan sistem komunis dengan kontrol yang ketat terhadap warganya. f. Sekretaris Mahkam orang MenteriJenderal. Presiden dipilih oleh Kongres Rakyat Nasional untuk masa jabatan 5 tahun (biasanya merangkap sebagai Ketua Dewan Partai). 49 Kementerian Kekuasaan yudikatif (Badan kehakiman) terdiri atas Supreme Peoples dan Komisi Court. Dalam bidang ekonomi. daerah. Bentuk pemerintahan adalah republik dengan sistem demokrasi komunis c. 1.979 orang.

dan keterampilan administratip yang bisa disumbangkan oleh masyarakat bukan anggota partai. barangkali merupakan konsep yang paling rumit dan menyeluruh dalam doktrin PKC. PKC bertujuan meniadakan penyelewengan-penyelewengan dan menciptakan jenis birokrat baru. Dalam dimensi kedua. calon-calon anggota baru. tetapi tergantung pula pada dukungan. bekerja. dengan mempercayakan tugas-tugas administratip kepada kelompok-kelompok rakyat. garis massa dengan anjuran-anjuran “makan. Dalam satu dimensi. Garis massa. Bagi elite PKC. suatu prinsip pokok PKC yang berasal dari keadaankeadaan yang dihadapi ketika berjuang merebut kekuasaan. politik bukanlah semata-mata merupakan persoalan kompetensi politik secara damai atau pengelolaan sumber-sumber daya materi. dan . tetapi merupakan usaha untuk memobilisasikan dan menggiatkan sumber-sumber daya manusia dalam suatu keadaan yang kritis. yang merupakan unsur pokok Maoisme. garis massa itu mempunyai fungsi pengendalian atas tingkah-laku kaum birokrat dan intelektual. maka diharapkan bisa mengurangi atau melemahkan struktur birokrasi. konsep ini merupakan suatu pengakuan akan kenyataan bahwa suatu gerakan tidak bisa didukung oleh anggota-anggota partai saja.2 Bonus Info Kewarganegaraan SEJARAH PARTAI KOMUNIS CINA (PKC) PKC berkuasa dalam tahun 1949 dengan suatu keyakinan bahwa mobilisasi dan perjuangan adalah merupakan inti dari politik. hidup. kepahlawanan. intelegensi. penyediaan pangan. Dengan menugaskan bahwa para penjabat harus berinteraksi dengan massa. Yang terakhir. dan usaha bersama – mendapatkan nilai yang tinggi. Sifat-sifat seperti militer – antusiasme. pengorbanan. Berhubungan erat dengan tema-tema ini adalah konsep “garis massa” (mass line) dalam kepartaian.

1995. mati hidupnya tergantung pada swa-sembadanya dalam bidang militer dan ekonomi. Sekalipun mereka menyambut dukungan internasional dan ingin pula membantu negara-negara lain dari gerakan-gerakan yang mendapat simpati mereka. karena golongan Komunis Cina tidak dapat berbicara tentang dukungan atau kewajiban rakyat tanpa berbicara tentang golongan petani. Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia Menurut UUD 1945 Menurut UUD 1945. Penugasan Praktik 3 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Sistem pemerintahan Kewarganegaraan negara Amerika Serikat. Sumber : Mohtar Mas’oed dan Colin MacAndrews. mereka tetap menegaskan bahwa setiap negara atau gerakan harus bersandar pada sumber-sumber dayanya sendiri demi mencapai tujuannya. bahwa sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia tidak menganut sistem pemisahan kekuasaan atau separation of power (Trias Politica) murni sebagaimana yang diajarkan Montesquieu. dan ditulis pada lembar kertas. mengarahkan perjuangan yang berorientasi pada petani. ekonomis dan politik sejak tahun 1927 sampai tahun-tahun berikutnya. Diberikan “wacana” atau kliping sesuai dengan topik pembelejaran. PELAKSANAAN INDONESIA Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 – 5 orang. adalah ungkapan dari rasa senasib yang dikembangkan selama periode Soviet itu. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok. lakukan Strategi Pembelajaran dengan Penugasan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis. akan tetapi menganut sistem pembagian kekuasaan (distribution of power). Kondisikondisi yang mendorong timbulnya gagasan seperti itu adalah terisolasinya daerah-daerah pangkalan komunis secara geografis. Dalam skala internasional. Penutup. Yogyakarta. SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA 1. Langkah-langkah : C. Inggris dan Republik Rakyat Cina. Perbandingan Sistem Politik. kaum Komunis Cina tetap sensitif terhadap campur tangan dan penguasaan asing. karena Undang-Undang Dasar 1945 :  Tidak membatasi secara tajam. Gagasan tentang “percaya pada diri-sendiri” merupakan unsur lain dalam gaya politik PKC yang selama ini berhasil menciptakan kekuatan besar. Hal-hal yang mendukung argumentasi tersebut. . Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap wacana/kliping. Setiap daerah pangkalan harus berdiri di atas kaki sendiri. Buatlah kesimpulan bersama. bahwa tiap kekuasaan itu harus dilakukan oleh suatu organisasi/badan tertentu yang tidak boleh saling campur tangan.2 berkonsultasi dengan massa”. Asaz percaya diri-sendiri itu mempunyai implikasi-implikasi nasional maupun internasional.

DPR terdiri atas para wakil rakyat yang dipilih melalui pemilu dengan sistem proporsional terbuka. Bali. terdapat DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang anggotanya juga dipilih melaui pemilu. Daerah Istimewa Yogyakarta. Sulawesi Barat. yaitu pengadilan tinggi dan pengadilan negeri serta sebuah Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial. karena Presiden tetap sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Maluku Utara. yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sulawesi Utara. Jawa Barat. 3) Pemegang kekuasaan eksekutif adalah Presiden yang merangkap sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. DKI Jakarta. pasal 1 ayat 2. 7) Sistem pemerintahan negara Indonesia setelah amandemen UUD 1945. Sulawesi Tenggara. Gorontalo. Para anggota DPR dan DPD merupakan anggota MPR. Jawa Timur. 2) Bentuk pemerintahan adalah republik. Papua. Bengkulu. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. Banten. Presiden juga berada di luar pengawasan langsung DPR dan tidak bertanggung jawab pada parlemen. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan. Kalimantan Tengah. Namun sistem pemerintahan ini juga mengambil unsur-unsur dari sistem parlementer . a. masih tetap menganut Sistem Pemerintahan Presidensial. Riau. kepada lembaga-lembaga negara lainnya. dan Sumatra Selatan. Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket untuk masa jabatan 2004 – 2009. Sumatra Barat. serta bertanggung jawab kepada presiden. Nusa Tenggara Timur. Presiden dan wakilnya dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan 5 tahun. Kalimantan Barat. Papua Barat. Provinsi tersebut adalah Nanggroe Aceh Darussalam. Selain lembaga DPR dan DPD. Jambi. Namun pada pemilu tahun 2004.2  Tidak membatasi kekuasaan itu dibagi atas 3 bagian saja dan juga tidak membatasi kekuasaan dilakukan oleh 3 organ saja  Tidak membagi habis kekuasaan rakyat yang dilakukan MPR. 4) Kabinet atau menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden. Anggota DPD dipilih oleh rakyat melalui pemilu dengan sistem distrik perwakilan banyak. Kepulauan Riau. Sulawesi Selatan. Sulawesi Tengah. Anggota DPD adalah para wakil dari masing-masing provinsi yang berjumlah 4 orang dari tiap provinsi. Jawa Tengah. Bangka Belitung. Sumatra Utara. 5) Parlemen terdiri atas 2 bagian (bikameral). sedangkan sistem pemerintahan adalah presidensial. Nusa Tenggara Barat. Maluku. Kalimantan Timur. Pokok-pokok Sistem Pemerintahan Republik Indonesia 1) Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi yang luas. 6) Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya. Kalimantan Selatan. Lampung.

hukum. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas. sistem politik. Panglima TNI dan kepala kepolisian. pertahanan keamanan dan sebagainya. 4) Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran). Gubernur Bank Indonesia. Berikut ini dapat dilihat perbandingan model sistem pemerintahan negara republik Indonesia sebelum dan setelah dilaksanakan amandemen Undang-Undang Dasar 1945 : Masa Orde Baru (Sebelum amandemen UUD 1945) Masa Reformasi (Setelah Amandemen UUD 1945) . kelemahan- b. penjelasan tentang Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia tidak ditemukan secara Secara umum dengan dilaksanakannya amandemen Undang-Undang Dasar 1945 pada era reformasi. Fokus Kita : Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia sebelum dilakukan amandemen. 2002). pemberian gelar. Hal itu diperuntukkan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. telah dengan jelas tercantum di dalam Penjelasan UUD 1945. sistem bikameral. Perubahan baru tersebut antara lain. Setelah dilaksanakan amandemen terhadap UUD 1945 (dari tahun 1999 s. pemberian amnesti dan abolisi. DPR tetap memiliki kekuasaan mengawasi presiden meskipun secara tidak langsung. tanda jasa. Dengan demikian dapat dengan mudah diketahui oleh kalangan akademisi yang berminat untuk mendalami tentang sistem pemerintahan negara. Beberapa variasi dari Sistem Pemerintahan Presidensial RI 1) Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul DPR.d. 3) Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan dan/atau persetujuan DPR. adanya pemilihan presiden langsung. 2) Presiden dalam mengangkat pejabat negara perlu pertimbangan dan/atau persetujuan DPR.2 dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahan yang ada dalam sistem presidensial. telah banyak membawa perubahan yang mendasar baik terhadap ketatanegaraan (kedudukan lembaga-lembaga negara). Contohnya pembuatan perjanjian internasional. Contohnya dalam pengangkatan Duta untuk negara asing. Jadi. hak asasi manusia. dapat difahami bahwa dalam perkembangan sistem pemerintahan presidensial di negara Indonesia (terutama setelah amandemen UUD 1945) terdapat perubahanperubahan sesuai dengan dinamika politik bangsa Indonesia. tanda kehormatan. mekanisme cheks and balance dan pemberian kekuasaan yang lebih besar pada parlemen untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran.

Ini Tercantum di dalam Pasal 1 mengandung arti bahwa negara. Kekuasaan negara tertinggi c. namun secara substantif dapat dilihat pada pasal-pasal sebagai berikut : . dalam melaksanakan tugasnya/ tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.2 Di dalam Penjelasan UUD 1945. b. Peraturan Pemerintah. Kedaulatan rakyat dipegang oleh suatu badan yang bernama MPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia Tugas Majelis adalah: 1) Menetapkan Undang-Undang Dasar. Melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden. c. 3) Mengangkat kepala negara (Presiden) dan wakil kepala Sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) bahwa MPR terdiri dari anggota DPR dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Kekuasaan negara tertinggi di tangan Majelis di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat. dicantumkan pokok-pokok Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia sebagai berikut : a. dengan sendirinya juga ketentuan dalam hukum lain yang merupakan produk konstitusional. belaka (machtsaat). termasuk di dalamnya pemerintah dan lembagalembaga negara lain. MPR berdasarkan Pasal 3. Undang-Undang Dasar 1945 berdasarkan Pasal II Aturan Tambahan terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal.Pasal 4 ayat (1) . tanpa ada penjelasan. .Dan lain-lain 2) Sistem Konstitusional Pemerintahan berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar).Pasal 2 ayat (1) . ayat (3). Sistem Konstitusional Secara eksplisit tidak tertulis. Permusyawaratan Rakyat. mempunyai wewenang dan tugas sebagai berikut : Mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar. tidak 1) Negara Indonesia adalah berdasarkan atas kekua-saan negara Hukum.Pasal 5 ayat (1) dan (2) . seperti Ketetapan-Ketetapan MPR. dan sebagainya. Sistem ini memberikan ketegasan cara pengendalian pemerintahan negara yang dibatasi oleh ketentuan konstitusi. Tentang sistem pemerintahan negara republik Indonesia adalah negara Indonesia dapat dilihat di dalam hukum (rechtssaat) Negara Indonesia berdasar atas pasal-pasal sebagai berikut : hukum (rechtsstaat). Undang-undang. 2) Menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara.Pasal 3 ayat (3) .

d. dan DPR pun tidak dapat menjatuhkan Presiden. Dalam hal pembentukan undang-undang dan menetapkan APBN. artinya kedudukan Presiden tidak tergantung dari Dewan. Presiden tidak bertanggungjawab kepada Dewan. Presiden adalah “mandataris” dari Majelis yang berkewajiban menjalankan ketetapan-ketetapan Majelis. Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2). Masih relevan dengan jiwa Pasal 3 ayat (2). Majelis inilah yang memegang kekuasaan negara tertinggi. maka ketentuan bahwa Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR masih relevan. Dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan bertanggungjawab ke-pada Perwakilan Rakyat. Presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. Presiden harus bekerja sama dengan DPR. Hal itu karena Presiden bukan saja dilantik oleh Majelis. Oleh karena itu.d. Dewan Perwakilan Rakyat. - Dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD.d. dan Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 19 s.3 negara (wakil presiden). sedang Presiden harus menjalankan haluan negara menurut garis-garis besar yang telah ditetapkan oleh Majelis. 22B). 22 Presiden tidak e. tunduk dan bertanggungjawab kepada Majelis. Presiden tidak dapat membu-barkan DPR seperti dalam kabinet parlementer. Presiden yang diangkat oleh Majelis. Negara yang tertinggi menurut UUD. tanggung jawab penuh ada di tangan Presiden. Kedudukan Presiden dengan DPR adalah neben atau sejajar. Sistem pemerintahan negara republik Indonesia masih tetap menerapkan sistem presidensial. ialah 22 Menteri negara ialah . 16. Presiden ialah penyelenggara 22 Presiden ialah peme-rintah Negara yang penyelenggara peme-rintah tertinggi menurut UUD. 22 Menteri negara Dengan memperhatikan pasalpasal tentang kekuasaan pemerintahan negara (Presiden) dari Pasal 4 s. tetapi juga dipercaya dan diberi tugas untuk melaksanakan kebijaksanaan rakyat yang berupa Garis-garis Besar Haluan Negara ataupun ketetapan MPR lainnya.

juga harus memperhatikan sungguhsungguh suara-suara dari DPR karena DPR berhak mengadakan pengawasan terhadap Presiden (DPR adalah anggota MPR). antara lain . Menteri-menteri merupakan pembantu presiden. MPR berwenang memberhentikan Presiden dalam masa jabatanya (Pasal 3 ayat 3). secara yuridis konstitusional berpengaruh pula pada iklim politik dan struktur ketatanegararaan. Struktur Ketatanegaraan Negara Republik Indonesia Perubahan yang terjadi pada sistem pemerintahan negara republik Indonesia sebagai akibat dari dilukannya amandemen Undang-Undang Dasar 1945. dan menyatakan pendapat. Perubahan iklim politik. kekua-saannya dibatasi oleh undang-undang. tetapi bukan berarti ia “diktator” atau tidak terbatas. Demikian juga DPR. tetapi tergantung pada Presiden. 2. 22 Kekuasaan Kepala Negara 22 Kekuasaan Kepala tidak tak terbatas. menyampaikan usul dan pendapat serta hak imunitas (Pasal 20 A ayat 2 dan 3).. Presiden memilih. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwa-kilan Rakyat. selain mempunyai hak interpelasi. tindak pidana berat lainnya atau perbuatan tarcela. Presiden. Menteri-mentri itu tidak bertanggungjawab kapada DPR dan kedudukannya tidak tergantung dari Dewan.3 pembantu Presiden. Menterimenteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden yang pembentukan. penyuapan. DPR juga mempunyai wewenang mengajukan usul kepada MPR untuk mengadakan sidang istimewa guna meminta pertanggungjawaban Presiden. Presiden dibantu oleh menterimenteri negara. Presiden sebagai kepala negara. apabila dianggap sungguhsungguh melanggar hukum berupa pengkhianatan terhadap negara. Negara tidak tak terbatas. hak angket. selain harus bertanggung jawab kepada MPR. Meskipun kepala negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. pembantu Presiden. juga hak mengajukan pertanyaan. mengangkat dan memberhentikan mentrimentri negara. korupsi. pengubahan dan pembubarannya diatur dalam undang-undang Pasal 17).

JIWA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA PANCASILA PEMBUKAAN UUD 1945 UNDANG-UNDANG DASAR 1945 MPR MA BPK DPR PRESIDEN DPA . Struktur Kekuasaan di dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut. terjadi penambahan nama lembaga negara dan sekaligus penghapusan suatu lembaga negara. Struktur Ketatanegaraan (sebelum amandemen UUD 1945). Dalam struktur ketatanegaraan. Untuk lebih jelasnya. Dominasi eksekutif (Lembaga Kepresidenan).IX/MPR/MPR/1978.3 ditandai dengan adanya keberanian anggota dewan dalam mengkritisi kebijakan pemerintah dan semakin produktif dalam menghasilkan peraturan perundang-undangan yang pada masa orde baru hal ini tidak terjadi. yang kemudian dikukuhkan kembali dengan Ketetapan MPR No. Demikian juga MPR dan lembaga-lembaga negara lain yang sudah mampu menunjukkan keberadaannya. Berdasarkan Ketetapan MPRS No. dapat dilihat bagan atau struktur kelembagaan negara (ketatanegaraan) berikut ini.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No.XX/MPRS/1966 tentang Memorandum DPR-GR Mengenai Sumber Hukum Republik Indonsia dan Tata Urutan Peraturan Perundangan Republik Indonesia. a. sudah diminimalisir dengan salah satu amandemen UUD 1945 Pasal 7 tentang jabatan Presiden yang maksimal 2 periode (10) tahun. Keluarnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat.

2. yakni : pertama mencakup 9 pasal (disahkan tanggal 19 Oktober 1999). 7. 5. MH. Penghapusan DPA diganti menjadi Dewan Pertimbangan. 6. 3. kedua mencakup 25 pasal (disahkan tanggal 18 Agustus 2000).. Penghapusan GBHN sebagai salah satu tugas MPR. Dr. Masa jabatan Presiden maksimal 2 (dua) kali periode (Pasal 7). MPR bikameral yaitu terdiri dari DPR dan DPRD (Pasal 2). dan dilakukan menurut UUD (Pasal 1).3 b. adalah sebagai berikut : 1. . UNDANG-UNDANG DASAR 1945 MPR BPK DPD DPR Legislatif PRESIDEN WAPRES Eksekutif KEHAKIMAN MK KY MA Yudikatif Bonus Info Kewarganegaraan Hal-hal yang mendasar dalam ketatanegaraan negara republik Indonesia setelah dilakukan amandemen terhadap Undang-Undang Dasar 1945. ketiga mencakup 32 pasal (disahkan 9 November 2001). Pencamtuman Hak asasi Manusia (Pasal 28A s. di bawah Presiden. Jimly Asshiddigie dan I Dewa Gde Palguna SH. 4. Presiden dan Wakil Presiden dipilih langsung. 28J). Kedaulatan berada ditangan rakyat. 8.) adalah sebagai berikut. Pembentukan Mahkamah Konstitusi (MK)dan Komisi Yudisial (KY) tercantum dalam Pasal 24B dan 24C. Struktur Ketatanegaraan (Setelah Amandemen UUD 1945) Pelaksanaan amandemen terhadap UUD 1945 telah dilakukan selama 4 (empat) kali. dan keempat mencakup 13 pasal (disahkan tanggal 10 Agusutus 2002).d. Struktur Kekuasaan di dalam Negara Republik Indonesia setelah amandemen UUD 1945 (menurut Prof.

Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 dihapus. hingga sekarang ini pernah menerapkan sistem pemerintahan presidensial maupun parlementer. berkelanjutan.I. Fokus Kita : Suatu sistem pemerintahan yang diterapkan oleh negara manapun baik sistem monarkhi. 10. Hal ini telah memberikan kepastian hukum dan supremasi hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. 12. Perbedaan pelaksanaan terletak pada cara pandang dan pemahaman rezim yang berkuasa serta kebijakan-kebijakan politik dan produk-produk hukumnya. berwawasan lingkungan. Sistem Pemerintahan Presidensial Negara R. Kelebihan dan Kelemahan Pemerintahan Negara R. Namun pada akhirnya sejak Dekrit Presiden 5 Juli 1959 kembali ke sistem Untuk dapat melihat secara komprehensif kelebihan dan kelemahan pelaksanaan sistem pemeriantahan negara republik Indonesia. Apapun sistemnya sepanjang dibuat oleh manusia pasti ada kelebihan maupun kelemahannya. N o 1. efisiensi keadilan. Anggaran Pendidikan minimal 20% (Pasal 31). parlementer.3 9.d. sistem pemerintahan presidensial yang diterapkan di negara republik Indonesia baik pada masa orde lama (1959 – 1966). Negara republik Indonesia yang berdiri sejak tahun 1945. Jaksa dan Hakim) masih ada oknum yang belum bekerja secara profesional sehingga dapat diajak berkolusi. dapat dilihat pada berikut ini. Penegasan demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. . Pelaksanaan Sistem Berdasarkan landasan yuridis konstitusional. tidak akan ada yang sempurna. orde baru (1966 – 1998) dan era reformasi (1998 s. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi ekonomi nasional. Majelis Permusyawaratan Rakyat yang terdiri dari anggota DPR. sekarang) secara substantif tidak mengalami perubahan. 11. Utusan Daerah dan Utusan golongan Kelemahan Produk hukum belum banyak memihak kepentingan rakyat demikian juga aparat penegak hukum (Polisi. Majelis Permusyawaratan Rakyat yang anggota-anggotanya terdiri anggota DPR. Utusan Daerah dan Utusan golongan (sekarang DPR 2. 3. kemandirian. Negara Kesatuan tidak boleh dirubah (Pasal 37). Kelebihan Adanya pernyataan bahwa Indonesia adalah negara berdasar atas hukum dan sistem konstitusional. maupun presidensial.I.

dan DPD). berwenang mengubah UUD dan memberhentikan Presiden/Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD. 4. kolusi dan nepotisme (KKN).H. Jabatan Presiden (eksekutif) tidak dapat dijatuhkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. 3. meskipun harus diakui adanya keberhasilan di bidang pembangunan fisik. Presiden dapat membubarkan DPR dan lembaga-lembaga negara lain tidak berfungsi bahkan seakan menjadi pembantu presiden. sehingga ada kecenderungan eksekutif lebih dominan bahkan dapat mengarah ke otoriter. program-program pemerintah tidak berjalan efektif dan populis (berpihak kepada rakyat). Hal ini dimungkinkan karena kabinet (menterimenteri) yang diangkat dan diberhentikan Presiden. dan Presiden K. meskipun banyak suarasuara rakyat yang menghendaki amandemen.J. Contoh : Pada masa orde lama. meskipun ada lembagalembaga negara lain namun kurang berfungsi sebagaimana mestinya. merupakan lembaga negara yang sarat dengan muatan politis sehingga keputusan maupun ketetapan-ketetapannya sangat bergantung kepada konstelasi politik rezim yang berkuasa pada saat itu. Jika para menteri tidak terdiri dari orang-orang yang jujur. Demikian juga pada masa orde baru. Contoh pada masa orde baru. hanya bertanggung jawab kepada Presiden. Pengawasan rakyat terhadap pemerintah kurang berpengaruh. Presiden B. Contoh : Presiden Soekarno (1967). Hal ini akan berakibat munculnya arogansi kekuasaan. Secara umum hal ini terjadi pada masa pemerintahan orde baru. dikeluarkannya Ketetapan MPR No.3 (sekarang DPR dan DPD). . Jalannya Pemerintahan cenderung lebih stabil karena program-program relatif lancar dan tidak terjadi krisis kabinet. Hal ini pernah dilakukan karena Presiden dinilai telah melanggar haluan negara atau UUD 1945. Abdurachman Wahid (2002). salah urus dan tumbuh suburnya korupsi. Habibie (1999). dan sebaliknya Presiden juga tidak dapat membubarkan DPR. Menterimenteri adalah pembantu Presiden. bersih dan profesional. Presiden dengan DPR bekerja sama dalam pembuatan Undang-Undang. Keputusan politik masa itu.IV/MPR/1983 tentang Referandum bila ingin merubah UUD 1945. wewenang MPR untuk mengubah UUD tidak pernah dilakukan.

koran.3 Penugasan Praktik 4 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. merupakan unsur mutlak dalam terdiri dari Mahkamah Agung. Misalnya. buletin dan Carilah sumber informasiIndonesia baik sebelum maupun setelah amandemen sebagainya. serta konvensi Partai Golkar menjelang pemilu tahun . Mereka bisa pula mengadopsi sistem pemerintahan negara lain sebagai sistem pemerintahan negara yang bersangkutan. seperti halnya negara Indonesia yang mengadopsi praktek pemerintahan di Amerika Serikat. Jadi. majalah. internet. Kewarganegaraan buletin dan sebagainya. pemilihan presiden secara langsung dan mekanisme cheks and balances. peran dan fungsi lembaga eksekutif dan legislatif sebelum dan setelah amandemen UUD 1945 dalam sistem pemerintahan negara republik Indonesia ! D. Salah satu keguanaan penting sistem pemerintahan suatu negara adalah menjadi bahan perbandingan bagi negara lain.PERBANDINGAN PELAKSANAAN SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERLAKU DI INDONESIA DENGAN NEGARA LAIN 1. Mahkamah Konstitusi dan Komisi berdirinya suatu negara ! Yudisial dengan tugasnya masing-masing ! Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) contoh persamaan dan berbedaan antara warga negara Berikan sekurang-kurangnya hak (dua) faktor dengan bukan warga negara berdasarkan 2 dan kewajibannya ! yang mendorong pemikiran bahwa UUD 1945 perlu diamandemen Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah batas suatu !negara dengan negara lain ! Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah perubahan kedudukan. kemudian lakukan hal-hal berikut : Rumuskan kembali pemahaman anda tentang pelaksanaan sistem pemerintahan di lain baik dari buku. Tujuan selanjutnya adalah negara dapat mengembangkan suatu sistem pemerintahan yang dianggap lebih baik dari sebelumnya setelah melakukan perbandingan tadi. Fokus Kita : Pembangunan sistem pemerintahan di Indonesia juga tak lepas dari hasil perbandingan dengan sistem pemerintahan negara lain. kemudian lakukan hal-hal berikut : UUD 1945 ! Rumuskanpenjelasan hubungan antara secara sosiologisUUD 1945 dengan Berikan kembali bagaimana suatu bangsa amandemen maupun politis dapat terbentuk ! perubahan yang terjadi dalam sistem pemerintahan presidensial di Berikan penjelasan hubungan antara adanya manusia dengan terbentuknya bangsa di Indonesia ! dalam suatu negara tertentu ! Berikan penjelasan kembali tentang kekuasaan kehakiman yang Berikan penjelasan kembali mengapa unsur konstitutif. majalah. Pengaruh Suatu Sistem Pemerintahan yang Dianut Suatu Negara terhadap Negara Lain Sistem pemerintahan suatu negara berguna bagi negara lain. koran. internet. negara-negara lainpun dapat mencari dan menemukan beberapa persamaan dan perbedaan antara sistem pemerintahannya.

Contoh negara yang menggunakan sistem pemerintahan presidensial antara lain . antara lain . Bahkan negaranegara tertentu memakai sistem campuran antara presidensial dan parlementer (mixed parliamentary presidential system). Negara ini memiliki presiden sebagai kepala negara yang memiliki kekuasaan besar. Australia. Indonesia dan Argentina. bahwa terjadinya negara ketika suatu wilayah diserahkan kepada salah satu negara yang kalah pada Perang Dunia I berdasarkan suatu perjanjian tertentu. Contohnya. India. Cessie (Penyerahan) atau Mandat. sistem pemerintahan presidensial dan parlementer merupakan dua model sistem pemerintahan yang dijadikan acuan oleh banyak negara. Jepang. negara Perancis sekarang ini.3 Sistem pemerintahan negara-negara di dunia ini berbeda-beda sesuai dengan kondisi sosial budaya dan politik yang berkembang di negara yang bersangkutan. Amerika Serikat dan Inggris-lah yang masing-masing dianggap pelopornya. tapi juga terdapat perdana menteri yang diangkat oleh presiden untuk menjalankan pemerintahan sehari-hari. Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pemerintahan suatu negara dapat diuraikan sebagai berikut : 2 Faktor Sejarah Dari perjalanan sejarah dunia kita dapat mencermati bahwa terdapat beberapa sebab kemunculan suatu negara baru. dan penaklukan. Contoh: Negara Kamerun bekas jajahan Jerman menjadi mandat Perancis. kemudian menyatakan kemerdekaannya. Sedangkan yang menganut sistem pemerintahan parlementer. Amerika Serikat. Misalnya. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. bahwa terjadinya suatu negara ketika berada di suatu wilayah yang dikuasai oleh bangsa lain tanpa reaksi berarti. Mesir. Meskipun sama-sama menggunakan sistem presidensial atau parlementer. c. Beberapa contoh negara yang pernah melalui masa-masa pembentukan tersebut di atas. Separatise (Pemisahan). Malaysia dan Australia. Kanada dan sebagainya. intervensi. Anexatie/Kolonial (Pencaplokan/Penguasaan). b. Contoh: sejak abad ke 15 Inggris telah melakukan penguasaan wilayah atas Afrika Selatan. Brazil. Pakistan memisahkan diri dari India dan menyatakan kemerdekaannya. anexatie maupun separatise. terdapat variasi yang disesuaikan dengan perkembangan ketatanegaraan negara. Inggris. antara lain : N Negara Negara Dalam Hubungan Sistem . Contoh: pada tahun 1948. dapat menjadi sebab-sebab timbulnya suatu negara baru. Filipina. Berikut ini contoh proses terbentuknya suatu negara : a. Dari beberapa contoh terbentuknya negara baik melalui cessie. Indonesia yang menganut sistem presidensial tidak akan benar-benar sama dengan pemerintahan Amerika Serikat. Selandia Baru. India. bahwa terjadinya suatu negara ketika ada suatu wilayah negara yang memisahkan diri dari negara yang semula menguasainya. Seperti terjadinya revolusi. sudah barang tentu sedikit banyak akan berpengaruh terhadap sistem pemerintahannya.

bahwa ideologi bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri lepas dari kenyataan hidup masyarakat. Aljazair. Kaledonia Baru. Afghanistan. Dalam sejarah perkembangan ideologi suatu negara dan pengaruhnya terhadap sistem pemerintahan di negara lain. Republik Afrika Tengah. Pemerintahan Parlementer 2. Argentina. Bulgaria dan lainlain. Australia. Afrika Selatan. bahwa pengaruh sistem pemerintahan satu negara dengan negara-negara lain sangat dimungkinkan dalam hubungan ideologis baik secara sukarela diterima maupun dengan keterpaksaan). 5. Alfian bahwa ideolgi merupakan pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya. yaitu secara moral dianggap benar dan adil. Kuba. Bolivia. Guetamala. hubungan manusia dengan kekuasaan (politik Berdasarkan pandangan para ahli.3 o 1. mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan. Filipina. adalah sebagai berikut : a. India. Burundi dan lain-lain. Inggris Parlementer 3. Induk Perancis Sejarah Kamerun. Korea Utara. Vietnam. Ukraina. Rusia/ Uni Soviet Amerika Serikat Spanyol Presidensial 4. Kanada. Irak. Selandia Baru. Presidensial Presidensial 2 Faktor Ideologi Dalam pandangan alam pemikiran Hegel. Chili. dan lain-lain. Ideologi pada umumnya mewujudkan “pandangan khas” baik dalam hubungan kerja sama antar manusia. dan lainlain. Salah satu fungsi ideologi adalah sebagai kekuatan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan. Fokus Kita : Menurut Dr. RRC. Fasisme . Ideologi adalah produk kebudayaan suatu masyarakat dan karena itu dalam arti tertentu merupakan manifestasi kenyataan sosial juga. Ecuador. ideologi merupakan satu pilihan yang jelas dalam membawa komitmen untuk mewujudkannya. dan lainlain. Chad. Kamboja. Sebagai produk kebudayaan.

tentu saja akan berpengaruh dalam penerapan sistem pemerintahnnya. yaitu mempersatukan seluruh bangsa di dunia menjadi satu tenaga atau kekuatan bersama. dan Jepang semasa Tenno Heika (PD II). Pasca perang dunia kedua. Perancis. Negara Induk Amerika Dalam Hubungan Ideologi Inggris. c. Individualisme/ Liberalisme Dalam arti luas. Tujuan negara dalam sistem pemerintahan fasis adalah “Imperium Dunia”. pada umumnya menerapkan sistem pemerintahan demokrasi konstitusional dengan presidensial kabinet maupun parlementer dan lebih dari satu partai politik. b. Beberapa contoh negara yang berdasarkan ideologi dapat menerima dengan sukarela atau terpaksa adalah sebagai berikut : N o 1. Komunisme Aliran politik komunisme berdasarkan Historis Materialisme ialah bahwa sejarah manusia semenjak dunia terkembang. Untuk negara-negara yang berideologi komunis. Italia. Berdasarkan faktor ideologi yang diyakininya seperti fasisme. Kelompok ini menamakan dirinya Fascio de Combattimento artinya Barisanbarisan Tempur. Contoh negara fasis adalah Italia semasa Benito Mussolini.3 Berasal dai kata fascio yang berarti kelompok . pada umumnya menerapkan sistem pemerintahan demokrasi rakyat (diktator proletariat)dengan sistem presidensial yang hanya terdiri satu partai politik (partai tunggal komunis). Jerman semasa Adolf Hitler. Di negara-negara yang berideologi liberal. Dalam bidang politik. Tujuan negara dalam sistem pemerintahan ini yaitu menjaga keamanan dan ketertiban individu serta menjamin kebebasan seluas-luasnya dalam memperjuangkan hidupnya atau sebagai “Penjaga Malam” (Nachtwakerstaat ). Contoh negara yang menjalankannya adalah Amerika Serikat dan di sebagian besar negara-negara Eropa. individualisme dan sosialisme/ komunisme. Ideologi liberal di bawah pimpinan Amerika (sekutu) dengan anggotanya mayoritas Eropa Barat dan bekas koloninya. terutama Uni Soviet. liberalisme melahirkan demokrasi dengan sistem parlementer atau atau presidensial. fasisme hancur dan muncul perseteruan ideologi besar untuk saling memperebutkan pengaruhnya. individualisme atau liberalisme dapat dikatakan sebagai usaha perjuangan menuju kebebasan. Sedangkan idelologi komunis di bawah pimpinan Uni Soviet (Rusia) dengan anggotanya mayoritas Eropa Timur dan beberapa negara di Asia. Sejarah yang terakhir adalah perjuangan kelas antara kaum borjuis melawan kelas proletariat (kaum melarat) yang dimenangkan oleh kaum proletariat. merupakan perjuangan kelas melawan kelas. Diterapkan oleh negara-negara Eropa Timur. Sistem Pemerintahan Presidensial atau .

Di negara-negara Eropa Timur. Asas komunisme sebagai suatu gerakan politik mulai muncul di masa Revolusi Perancis. dan lain-lain. Vietnam. karena ajaran-ajarannya (Marxisme) semula disamakan dengan komunisme. istilah komunisme dimonopoli oleh partai komunis. Dalam kenyataan.4 Serikat (Liberal) 2. Rusia. Rumania. mencapai status resmi di masing-masing negara antara lain : di Cekoslavia dicapai dalam tahun 1948. kedudukan serta peranan partai komunis sangat dominan. Dengan ditundukannya Nazi Jerman oleh pasukan Uni Soviet yang tergabung dalam Tentara Merah. Parlementer dengan lebih satu parti Presidential hanya dengan satu partai tunggal komunis Bonus Info Kewarganegaraan Komunisme (berasal dari bahasa Latin communis= secara kemasyarakatan): Bentuk sistem masyakat di mana sarana-sarana produksi dimilik secara bersama dan pembagian produksi dilakukan berdasarkan asas bahwa setiap anggota masyarakat dapat memperoleh hsil bagian sesuai dengan kebutuhan. Jerman. RRC. Demokrasi ala komunis (demokrasi rakyat) yang lahir di Eropa Timur. Dalam perkembangan dari bentuk dan sebutan demokrasi rakyat ke negara komunis. Australia. Komunisme tidak hanya merupakan sistem politik. partai-partai komunis minoritas setempat berhasil merebut pucuk pimpinan dan kekuasaan pemerintahan negara. Albania. Hal ini disebabkan karena perkembangan selama dan sesudah Perang Dunia II di mana pendudukan Nazi Jerman atas negara-negara Eropa Timur. Kuba. memaksa golongan-golongan komunis saling bekerjasama dalam masyarakat setempat guna melancarkan perlawanan terhadap tentara pendudukan. Cekoslovakia untuk meresmikan tahun 1960. dan Rumania pada tahun 1965. yang diterapkan secara “revolusioner” dan “radikal” sehingga Lenin dianggap sebagai pendiri aliran komunisme modern. Korea Selatan. akibat pengaruh Rusia sejumlah negara (terutama di Eropa Timur dan sebagian Asia) mengambil komunisme sebagai suatu bentuk sistem politik dan sosial ekonomi. dan lainlain. tetapi juga mencerminkan suatu gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu. . Korea Utara. Istilah komunisme didengungkan kembali oleh Lenin pada tahun 1917. pola Uni Soviet senantiasa dianggap sebagai model yang patut ditiru. Cekoslovakia. Uni Soviet (Komunis) Kanada. Kemudian Karl Marx membawa pengaruh besar. Setelah Perang Dunia II. di Polandia dan Rumania pada tahun 1952. Ukraina. di Hongaria pada tahun 1949. Bulgaria.

4 1. 2. dipakai untuk diabdikan untuk tercapainya komunisme (sering disebut sistem mobilisasi atau mobilization system. Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme . Prof. 2. Berikut ini akan dilihat bagaimana pelaksanaan sistem pemerintahan di negara Indonesia dan perbandingannya dengan negara-negara lain baik yang menerapkan sistem pemerintahan presidensial maupun parlementer. Gagasan monisme (sebagai lawan dari pluralisme). Kalau ciri paksaan dewasa ini di Uni Soviet kurang menonjol. kejaksaan. baik para penyelenggara negara maupun rakyat dan bangsa Indonesia telah merasa sesuai. kedua terhadap pengikutnya sendiri yang dianggap masih kurang insyaf. maka hal ini hanya mungkin karena selama empat puluh tahun telah diselenggarakan suatu diktatur yang kejam di mana setiap oposisi dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Akibat dari gagasan ini adalah bahwa persatuan mau dipaksakan dan oposisi ditindas. Perbandingan Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia dengan Negara Lain Sistem pemerintahan negara republik Indonesia berdasarkan UndangUndang Dasar 1945 adalah sistem presidensial kabinet. karena dipilih langsung oleh rakyat. . Sejalan dengan perkembangan dan dinamika politik masyarakat. Jakarta. 1984. tentara. penyelenggaraan negara dengan sistem presidensial kabinet telah mengalami perubahan dan penyempurnaan hingga sekarang ini. Ini mengakibatkan suatu campur tangan negara yang sangat luas dan mendalam di bidang politik. Sumber : Miriam Budiardjo. karena itu semua alat kenegaraan seperti polisi. Paksaan ini dipakai dalam dua tahap: pertama terhadap musuh. sebagai lawan dari sistem pendamaian atau conciliation system). sosial. Pada dewasa ini paksaan fisik sebagian besar telah diganti dengan indoktrinasi secara luas. yang terutama ditujukan kepada angkatan muda. dan budaya. 3. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Prancis UUD 1945 2 Bentuk pemerintahan • adalah republik.. Perbandingan Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Negara-negara lain Setelah Amandemen 1. dengan Kedudukan eksekutif (Presiden) kuat. Di bidang hukum ini berarti bahwa hukum tidak dipandnag sebagai “a good in itself” tetapi dianggap sebagai alat revolusi untuk mencapai masyarakat komunis. Gagasan ini menolak adanya golongan-golongan di dalam masyarakat sebab dianggap bahwa setiap golongan yang berlainan aliran pikirannya merupakan perpecahan. Kekerasan dipandang sebagai alat yang sah yang harus dipakai untuk mencapai komunisme. Dengan sistem pemerintahan tersebut.

4 sistem peme-rintahan • adalah presidensial. 2 Kekuasaan eksekutif ada pada Presiden. pemisahan jabatan kepala negara dan kepala pemerintahan memang menunjukkan ciri parlemenrterisme. Catatan : bahwa sistem pemerintahan yang dikembangkan oleh Perancis ini sebenarnya bukan parlementer murni. Jika terjadi pertentangan antara kabinet dengan legislatif. presiden boleh membubarkan legislatif. Kepala negara dipegang Presiden dengan masa jabatan selama tujuh tahun. yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Jika suatu undang-undang yang telah disetujui legislatif namun tidak disetujui Presiden. Inggris • Kepala negara dipegang oleh Raja/Ratu yang bersifat simbolis dan tidak dapat diganggu gugat. 2 Parlemen terdiri atas 2 bagian (bikameral). 2 Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya. maka dapat diajukan langsung kepada rakayat melalui referandum atau diminta pertimbangan dari Majelais Konstitusional. serta bertanggung jawab kepada presiden. Presiden diberikan wewenang untuk bertindak pada masa darurat dalam menyelesaikan krisis. Penerimaan mosi dan interpelasi dipersukar. • 2. 2 Kekuasaan legislatif ada pada DPR yang memiliki tugas membuat UU dan mengawasi jalannya pemerintahan. baik • sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan. 2 Kabinet atau menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden. Peraturan perundangan dalam penyelenggaraan negara lebih banyak • . Tetapi. • 2 Presiden dan wakilnya dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket untuk masa • jabatan 2004 – 2009. harus didukung oleh 10% dari jumlah anggota badan itu. misalnya sebelum sebuah mosi boleh diajukan dalam sidang badan legislatif. yaitu pengadilan tinggi dan pengadilan negeri serta sebuah Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial.

Kabinet yang tidak memperoleh kepercayaan dari badan legislatif harus segera meletakkan jabatan. • (peraturan tidak Kekuasaan pemerintahan berada di tangan Perdana Menteri yang memimpin menteri atau sering disebut Cabinet Government (pemerintahan kabinet). dan d) memimpin partai mayoritas. Perdana Menteri mempunyai kekua-saan cukup besar. • • • 3. Badan eksekutif terdiri dari seorang presiden sebagai kepala negara dan menteri-menteri yang dipimpin oleh seorang perdana menteri. Dalam penyelenggaraan pemerintahan. antara lain : a) memimpin kabinet yang anggotanya telah dipilihnya sendiri. Perdana Menteri sewaktu-waktu dapat mengada-kan pemilihan umum sebelum masa jabatan Parlemen yang lamanya lima tahun berakhir. sangat mirip dengan Inggris dengan model Cabinet Government.4 bersifat konvensi tertulis). India • • • • . Hanya ada dua partai besar (Partai Konservatif dan Partai Buruh) sehingga yang menang pemilu (posisi) memperoleh dukungan mayoritas. Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh anggota-anggota badan legislatif baik di pusat maupun di negara-negara bagian. Pemerintah dapat menyatakan “keadaan darurat” dan pembatasanpembatasan kegiatan bagi para pelaku politik dan kegiatan media masa agar tidak mengganggu usaha pembangunannya. sedangkan yang kalah menjadi oposisi. c) menjadi penghubung dengan raja. b) membimbing Majelis Rendah.

maka presiden di samping boleh memilih menterinya sendiri. Demikian pula untuk setiap perjanjian internasional yang sudah ditan-dangani presiden. Presiden tidak dapat membubarkan Konggres dan sebaliknya Konggres juga tidak dapat membubar-kan Presiden. terdiri dari presiden beserta menteri-menteri yang merupakan pembantunya. harus pula disetujui oleh Senat. Tapi jika rancangan tersebut diterima dengan mayoritas 2/3 dalam setiap majelis. Badan eksekutif terdiri dari presiden yang beragama Islam beserta menterimenterinya. tetapi untuk jabatan Hakim Agung dan Duta Besar harus disetujui oleh Senat. Perdana menteri adalah pembantunya yang tidak boleh merangkap anggota legislatif. Presiden mempunyai wewenang memveto rancangan undang-uindang yang • • • • • • 5. Presiden dinamakan “Chief Executif” dengan masa jabatan selama 4 (empat) tahun dan dapat diperpanjang menjadi 8 (delapan) tahun. Presiden memiliki wewenang untuk mem-veto suatu rancangan undangundang yang telah diteri-ma baik oleh Konggres.4 4. Amerika Serikat • Badan eksekutif. Dalam rangka checks and balance. Pakistan • • • . Mayoritas undang-undang disiapkan pemerintah dan diajukan dalam Konggres dengan perantaraan anggota separtai dalam Konggres. maka veto presiden dianggap batal. Presiden sama sekali terpisah dari badan legislatif dan tidak mempengaruhi organisasi dan penyelenggaraan pekerjaan Konggres.

presiden berhak mengeluarkan ordinances yang diajukan kepada legislatif dalam masa paling lama 6 (enam) bulan. jika rancangan undang-undang tersebut diterima oleh mayoritas 2/3 suara. • Presiden juga berwenang membubarkan badan legislatif. namun demikian presiden juga harus mengundurkan diri dalam waktu 4 (empat) bulan dan mengadakan pemilihan umum baru. dan sekarang kembali ke sistem parlementer kabinet. Catatan : Sistem presidensial di Pakistan hanya berlangsung berdasarkan UUD 1962 – 1969.4 telah diterima oleh badan legislatif. • • . Namun veto dapat dibatalkan. Presiden dapat dipecat (impeach) oleh badan legislatif kalau melanggar undang-undang atau berkelakuan buruk dengan ¾ jumlah suara badan legislatif. Dalam keadaan darurat.

................................................ .......................................... Demokrasi konstitusional : ................ dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1.................................. .............................. N o 1....................... .............................. ............................................................................................................ .................... Senat ................................................................ Contoh Negara Uraian Singkat Penugasan Praktik Kewarganegaraan 5 3... ........................................................................................................ selain Presiden dan Mahkamah Agung............ ...... Di negara-negara yang berideologi liberal....................................................................................................... ................................... ........................................... . 2........ Berikan penjelasan................ ....... ............................... ................................................................. Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Parlemen ......................................................... .................. 2........................................................... pada umumnya menerapkan sistem pemerintahan demokrasi konstitusional dengan presidensial kabinet maupun parlementer dan lebih dari satu partai politik....... b......................... ............................................................................ . Pada sistem pemerintahan presidensial di Amerika Serikat....................................................... juga terdapat Konggres (terdiri dari parlemen dan senat).................... .................................... .............................. Presidensial kabinet: ......... bagaimana pengaruh suatu sistem pemerintahan yang dianut oleh suatu negara terhadap negara lain ! Berikan Contohnya ! Penjelasan : .................................................... ............................... ....... ........46 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Perbandingan Pelaksanaan Sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain.................................................................. Berikan penjelasn singkatnya yang dimaksud dengan ! a.......................................................................... ... ..................

...................................................... ........................................... ................................ 5................ ............................................... .. .............. ................................................................................................................ ............ .................................................................................................................... ............................................... Perbedaan ........................................ ................... ............................................................. .............................................................................. ................................. ............................................... mengapa sistem pemerintahan presidensial di negara republik Indonesia tidak menerapkan teori trias politika Mostesqueu secara murni ! ............................... ........ .................................. .... Berikan tanggapan penjelasan........................................ .........................................................................................................................................................................47 4.... ................................ Tuliskan perbedaan dan persamaan pada sistem pemerintahan presidensial dengan pemisahan kekuasaan (separation of power) dan pembagian kekuasaan (distribution of power) di bawah ini ! Persamaan . .....................................

khususnya dalam mendukung setiap kebijakanan pemerintah yang akan berdamnpak pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Setelah terbentuk badan eksekutif dan legislatif. Pelaksanaan pemerintahan dimulai dengan penyelenggaraan pemilu. Berpartisipasi aktif pada proses demokratisasi yang dijalankan pemerintah . Untuk pertama kalinya pemilu tahun 2004 akan memilih 3 kelompok. peran serta aktif dari warga negara dalam hal membantu efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan negara. Mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat b. Masa jabatan lembaga-lembaga negara tadi adalah 5 tahun dan sesudah itu dimulai kembali pemerintahan yang baru. badan-badan tersebut akan melaksanakan tugas. amandemen terhadap UUD ’45 yang telah dilakukan bangsa Indonesia merupakan langkah yang sangat penting bagi keseluruhan penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Memilih anggota DPR dan DPRD c. Efektivitas penyelenggaraan negara sangat ditentukan oleh partisipasi warga negaranya. Untuk mewujudkan sistem pemerintahan demokratis perlu mendasarkan pada UUD yang demokratis pula. tapi telah diadakan perubahan dan pembaharuan agar kesalahan dalam pelaksanaan sistem pemerintahan di masa lalu tak terulang lagi. Sistem pemerintahan yang berjalan saat ini adalah sistem pemerintahan presidensial dengan berdasarkan UUD ’45 hasil amandemen keempat. Sistem pemerintahan baru ini mulai berlaku pada tahun 2004. Memilih anggota DPD. Sistem baru ini tetap menggunakan sistem presidensial. yaitu: a. Sistem pemerintahan baru menurut UUD ’45 hasil amandemen ini pada dasarnya untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan dari sistem pemerintahan yang lama.48 22 Sikap Warga Negara terhadap Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Republik Indonesia Warga negara pada hakikatnya merupakan bagian dari sistem ketatanegaraan . Jadi. Demikian pula halnya dengan sistem ketatanegaraan yang sedang berlangsung saat ini. Presiden sebagai kepala pemerintahan membentuk kabinet yang menjalankan pemerintahan sehari-hari. masyarakat patut berbangga dan mendukung sistem pemerintahan ini karena sistem pemerintahan Indonesia dimaksudkan untuk mewujudkan sistem pemerintahan demokratis. dibutuhkan partisipasi. Dengan demikian. kewenangan dan fungsinya masingmasing sesuai dengan UUD 1945. Dengan demikian hal-hal yang harus dilakukan warga negara sebagai sikap peduli terhadap penyelenggaraan negara adalah : a. Memilih presiden dan wakjil presiden dalam satu paket b.

saran dan masukan yang bersifat konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang kurang berorientasi pada rakyat banyak d. dengan jalan upaya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme sehingga mampu menjadi “agent of changes”. .49 c. Berupaya sekuat tenaga untuk menjadi warga negara yang baik. Melakukan kontrol sosial pada setiap kebijakan dan program pemerintah yang berorientasi pada pembangunan nasional e. Memberikan kritik.

misalnya komunisme yang berjaya pasca perang dunia II. Model tersebut dapat dilakukan melalui suatu proses sejarah panjang yang dialami oleh masyarakat. Sistem pemerintahan negara republik Indonesia sebelum diadakan amandemen UUD 1945. Pada umumnya. bentuk absolut. Berdasarkan faktor ideologi. Sedangkan dalam pemerintahan Republik. jujur dan profesional maka akan terjadi salah urus dan tumbuh suburnya . Salah satu contohnya adalah terjadinya kolonialisme Inggris pada abad 15 terhadap negara Australia. Selandai Baru dan sebagainya yang sampai sekarang kita lihat hampir sama dengan yang diterapkan di Inggris (parlementer). Jika dibandingkan dengan sistem pemerintahan di negara lain. Bentuk pemerintahan yang banyak dikenal luas yaitu pemerintahan Monarkhi yang terdiri dari monarkhi konstitusional dan parlementer. Terbentuknya sistem pemerintahan di dalam suatu negara. bangsa dan negara KESIMPULAN E tersebut baik melaui kajian-kajian akademis maupun dipaksakan melalui penjajahan. Adapun kelemahannya jika menteri-menterinya tidak bersih. sedangkan dalam arti sempit adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. pangeran atau kaisar) hanya sebagai lambang atau simbol yang tidak dapat diganggu gugat. bentuk absolut. Pemerintahan dalam arti luas adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislatif. hukum hak asasi. pertahanan keamanan dan sebagainya. sistem politik. negara-negara di dunia menganut salah satu dari sistem pemerintahan tersebut dengan banyak mengacu pada negara Inggris dan Amerika Serikat. Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua sistem pemerintahan di atas. ciri yang paling menonjol antara lain dikepalai oleh seorang presiden dan presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. dapat menjadi model bagi pemerintahan di50 negara lain. secara eksplisit tercantum di dalam Penjelasan UUD 1945. antara Presiden dan DPR tidak dapat saling menjatuhkan atau membubarkan. sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah pemerintahan cenderung stabil. eksekutif dan yudikatif di suatu negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Ciri utama pada sistem parlementer adalah kekuasaan legislatif lebih kuat dari pada kekuasaan eksekutif dan kedudukan kepala negara (ratu. Sistem pemerintahan di dunia terbagi atas sistem pemerintahan parlementer dan presidensial. Pada umumnya negara-negara liberal menerapkan sistem pemerintahan demokrasi konstitusional. dengan dipimpin Uni Soviet dapat mempengaruhi negara-negara Eropa Timur dan sebagian negara Asia menjadi sekutunya. Pada sistem pemerintahan presidensial. raja. Dengan amandemen terhadap UUD 1945 (1999 – 2002) telah banyak membawa perubahan mendasar baik terhadap ketatanegaraan. Oleh sebab itu. Kanada. juga terdiri dari republik konstitusional dan parlementer. programnya lancar dan tidak terjadi krisis kabinet. Sistem pemerintahan yang pada umumnya berlaku yaitu sistem pemerintahan parlementer dan sistem pemerintahan presidensial. tidak terlepas dari latar belakang sejarah atau ideologi yang berbeda-beda.Suatu sistem pemerintahan yang diselenggarakan oleh satu negara yang sudah mapan.

saling curiga e. menjadi penghubung dengan raja. sangat erat 4... Presiden dan Wakil Presiden d. Pilihan Ganda Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap paling benar ! 1. Berikut ini adalah kekuasaan PM di Inggris yang dianggap memiliki kekuasaan cukup besar. memimpin kabinet dari anggotanya b. Presiden dengan Perdana Menteri 7... a. MPR.. a. presidensial 3.. konstitusional. Presiden bersama dengan DPR b.. a. Presiden dan menterimenterinya c. Kepala negara dengan Menteri e. 5. melakukan perundingan dengan negara lain 6. dan . penerapan sistem parlementernya agak berbeda dengan negara lain terutama karena . dapat dibedakan yaitu republik absolut. ekstra parlementer c.. hubungan antara eksekutif dan legsilatif cenderung .. kecuali . DPR dan Wakil Presiden 2. Presiden dan Menteri b. Presiden. Negara Pakistan menerapkan pernah sistem . d. Dalam sistem presidensial. a.. sangat harmonis c.. a. Seluruh menteri dan parlemen dari partai yang sama e.. kabinet dapat dijatuhkan kapan saja e. Kepala negara dipilih langsung oleh rakyat. demokratis b.. Pada sistem pemerintahan parlementer. MPR. pemerintahn cenderung labil 8.. Di negara Perancis..51 LATIHAN UJI KOMPETENSI A. parlementer d.. Presiden memegang jabatan selama 2 kali periode d. Presiden dengan Wakil Presiden d. yaitu mencakup . kerakyatan e. a. Presiden sebagai kepala negara turun temurun c. Perdana menteri berkuasa untuk selama 7 tahun b. memimpin partai yang mayoritas e. a. berpengaruhnya pengawasan DPR d.. Presiden. yang menyelenggarakan pemeriantahan da-lam arti yang sebenarnya adalah . sering terjadi krisis kabinet b.. membimbing Majelis Rendah c. tidak harmonis b. DPR dan Presiden c. program pemerintah cenderung terhambat c... Salah satu kelemahan atau keburukan yang menonjol dari sistem pemerin-tahan parlementer adalah . kurang baik d.. Dalam pelaksanaannya bentuk peme-rintahan republik. Wapres dan Menteri e. Pemerintah dalam arti sempit..

Peraturan Peralihan UUD 1945 e. a.. 1964 . Menurut pendapat anda. Batang Tubuh UUD 1945 Ps. Beri penjelasan bagaimana penerapan sistem pemerintahan di negara dengan satu partai. 1962 . mengapa faktor sejarah dan ideologi dapat mempengaruhi pemerintahan satu negara terhadap negara lain dan berikan contohnya ! 10. Jelaskan yang pemerintahan” ! anda ketahui yang dimaksud dengan “sistem 2. terdapat di dalam ... tumbuh suburnya praktik KKN b.15 10. a.1966 c.. Tuliskan sekurang-kurangnya 3 (tiga) ciri utama penerapan sistem presidensial yang diterapkan di Amerika ! 7. 1960 .. Pencantuman sistem pemerintahan negara republik Indonesia sebelum amandemen UUD 1945.. mengapa dalam sistem pemerintahan cenderung lebih stabil . Berikan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kelebihan dan kelemahan dalam penerapan sistem presidensial menurut pengamatan anda ! C. Pembukaan UUD 1945 Alinea II b. apa langkah-langkah yang paling mungkin dilaksanakan pemerintah Indonesia dalam rangka melaksanakan pemerintahan yang efektif dan efisien ! 9. Kelemahan terbesar pelaksanaan sistem pemerintahan masa orde baru adalah .1970 e.. Jelaskan. Pembukaan UUD 1945 Alinea IV d. Berikan alasan. Uraian Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! 1.52 pemerintahan presidensial.. usaha tidak didukung keamanan e. 1965 . a.. 4 . para pejabatnya tidak profesional B.1969 d... Tugas dan Diskusi .1960 b. yaitu dari tahun . 1954 . Beri penjelasan salah satu penerapan bentuk pemerintahan Monarkhi Konstitusional yang ada di negara Arab saudi dan Brunai Darussalam ! 4. Berikan penjelasan perbedaan antara pemerintah dengan pemerintahan ! 3. dua partai dan referandum ! 6. kebutuhan pokok sulit didapat c.1975 9. Penjelasan Umum UUD 1945 c. Berikan sekurang-kurangnya 3 (tiga) ciri utama dalam penerapan sistem pemerintahan parlementer ! 5. ! presidensial jalannya 8. ditinggalkannya pembangunan fisik d..

........ ....... ............. Bentuklah kelompok sesuai dengan kebutuhan ! a.............. d...................... ..... ........................ .................. .....53 1.................... ...................... ....... .............................. ........ majalah.. ..................... orde baru dan era reformasi........... b..... Jelaskan kembali pengaruh amandemen UUD 1945 terhadap sistem presidensial di Indonesia ! c................ ....... Berikan contoh perubahan-perubahan yang terjadi ketatanegaraan Indonesia pasca amandemen UUD 1945 ! terhadap d.. Bidang Dampak Positif Dampak Negatif Politik ................... Carilah referensi lain baik dari buku........................ 2..................... ........................................... ...................................... Penerapan sistem pemerintahan parlementer di di Indonesia tahun 1950 – 1959............................. ................... ........ internet dan sebagainya yang berhubungan dengan penerapan sistem presidensial di Indonesia pasca amandemen UUD 1945.. koran................ ..... .... buletin..Inquiry Isilah titik-titik pada kolom berikut ini untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem pemerintahan presidensial di Indonesia pasca amandemen UUD 1945 terhadap bidang-bidang lain ! N o 1...................... Pengaruh ideologi liberal dan komunis terhadap sistem pemerintahan di Asia pasca perang dunia II. ........... Tantangan penerapan demokratisasi di negara monarki palementer......... c............ 2............... Lakukan analisis bagaimana penerapan sistem presidensial di Indonesia ! b.... Ekonomi .......................... Perbedaan penerapan sistem presidensial masa orde lama............ Diskusikan dengan teman-temanmu tentang topik-topik berikut ini ! a.............. ............................................................ Buatlah makalah sehubungan dengan pembahasan tersebut dan presentasikan hasilnya di depan kelas ! D........... Carilah perbandingan dengan salah satu negara di Asia Tenggara yang menerapkan sistem presidensial tentang kelebihan dan kelemahan dalam pelaksanaannya ! e.................................. ...........................

........ ..... .... 4......................................... ........................................................................................ ............... ..................................... Pertahan dan Kemanan ................................................... 3........................................................................ 5................ ...............................................................................................................................54 .................. ..................... ..... ...................... ............................................. Budaya .................................. ..................... ................................. Hukum .......................... .................... ...................................................... ... ............... ................ .... ....... ... ............ ............................ ... ...................... Sosial dan ....................... .......... ................. .......... ................................................................. . ............................................ ... .............................................................................................. ...................................................

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->