DEKONTAMINASI ALAT

o DEKONTAMINASI Posted on Mei 12, 2009 by ayurai DEKONTAMINASI Memproses Alat Bekas Pakai : Pendahuluan Dekontaminasi Pencucian dan Pembilasan Disinfeksi Tingkat Tinggi dan Sterilisasi Dekontaminasi merupakan langkah pertama yang penting dalam menangani peralatan, perlengkapan, sarung tangan dan benda-benda lain yang terkontaminasi. Dekontaminasi membuat benda-benda lebih aman untuk ditangani petugas pada saat dilakukan pembersihan. Untuk perlindungan lebih jauh, pakai sarung tangan karet yang tebal atau sarung tangan rumah tangga dari lateks jika menangani peralatan yang sudah digunakan atau kotor. Segera setelah digunakan, rendam seluruh bagian benda-benda yang terkontaminasi dalam larutan klorin 0,5% selama 10 menit. Ini akan cepat mematikan virus hepatitis B dan HIV. Daya kerja larutan klorin akan cepat menurun sehingga harus diganti minimal setiap 24 jam atau lebih cepat jika terlihat telah kotor atau keruh. Rumus untuk membuat larutan klorin 0,5% dari larutan konsentrat berbentuk cair : Jumlah bagian air = (% larutan konsentrat : % larutan yang diinginkan) -1 Contoh : Untuk membuat larutan klorin 0,5% dari larutan klorin 5,25% 1. Jumlah bagian air = (5,25% : 0,5%) – 1 = 10,5 – 1 = 9,5 2. Tambahkan 9 bagian (pembulatan kebawah dari 9,5) air ke dalam 1 bagian larutan klorin 5,25 % Air tidak perlu dimasak Rumus untuk membuat larutan klorin 0,5% dari bubuk klorin kering : Jumlah bagian air = (% larutan yang diinginkan : % konsentrat) x 1000 Contoh : Untuk membuat larutan klorin 0,5% dari bubuk klorin yang bisa melepaskan klorin (seperti kalsium hipoklorida) yang mengandung 35% klorin 1. Gram/liter = (0,5% : 35%) x 1000 = 14,3 gram/liter 2. Tambahkan 14 gram (pembulatan kebawah dari 14,3) bubuk klorin 35% ke dalam 1 liter air bersih. Update : 29 Desember 2005 Sumber : Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi (JNPK-KR). Buku Acuan Asuhan Persalinan Normal. Jakarta : JNPK-KR, Maternal & Neonatal Care, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Diposkan oleh hikmahnurul85 di 06:03 0 komentar Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook

PEMROSESAN ALAT

Perlengkapan/bahan-bahan untuk mencuci peralatan Sarung tangan karet yang tebal atau sarung tangan rumah tangga dari lateks Sikat halus (boleh menggunakan sikat gigi) Tabung suntik (minimal ukuran 10 ml : untuk membilas bagian dalam kateter. Baik sterilisasi maupun desinfeksi tingkat tinggi menjadi kurang efektif tanpa proses pencucian sebelumnya. tidak usah dikeringkan sebelum proses DTT atau sterilisasi dimulai. Gantungkan sarung tangan dan biarkan dengan cara diangin-anginkan. Pencucian dan pembilasan Pencucian adalah sebuah cara yang efektif untuk menghilangkan sebagian besar mikroorganisme pada peralatan dan instrumen yang kotor atau sudah digunakan. lalu cuci dengan seksama secepat mungkin. . Peralatan yang akan didesinfeksi tingkat tinggi dengan cara dikukus atau direbus atau disterilisasi didalam autoklaf atau open panas kering. bilas peralatan dengan air untuk mencegah korosi dan menghilangkan bahan-bahan organik. Cuci setiap benda tajam secara terpisah dan hati-hati : Gunakan sikat dengan air dan sabun untuk menghilangkan sisa darah dan kotoran.Pemrosesan Alat Bekas Pakai PEMROSESAN ALAT BEKAS PAKAI Dekontaminasi Dekontaminasi adalah langkah pertama dalam menangani peralatan. Pastikan bahwa benda-benda yang terkontaminasi telah terendam seluruhnya dalam larutan klorin. Dekontaminasi membuat benda-benda lebih aman untuk ditangani petugas pada saat dilakukan pembersihan. Ambil peralatan bekas pakai yang sudah didekontaminasi (hati-hati bila memegang peralatan yang tajam. Segera setelah digunakan. Untuk perlindungan lebih jauh. masukkan benda-benda yang telah terkontaminasi ke dalam larutan klorin 0. pakai sarung tangan karet yang tebal atau sarungtangan rumah tangga dari lateks. termasuk kateter penghisap lendir) Wadah plastik atau baja anti karat (stainless steel) Air bersih Sabun dan deterjen Tahap-tahap pencucian dan pembilasan Gunakan sarung tangan yang tebal pada kedua tangan. sarung tangan dan benda-benda lainnya yang terkontaminasi. Jika benda-benda yang terkontaminasi tidak dapat dicuci segera setelah didekontaminasi. cuci sarung tangan dengan air dan sabun kemudian dibilas secara seksama dengan menggunakan air bersih.5% selama 10 menit. Ini akan dengan cepat mematikan virus hepatitis B dan HIV.5%) tempatkan peralatan dalam wadah yang bersih dan biarkan kering sebelum memulai proses DTT. Selagi masih memakai sarung tangan. seperti gunting dan jarum jahit). Jika peralatan akan didesinfeksi tingkat tinggi secara kimiawi (misalnya dalam larutan klorin 0. perlengkapan. Buka engsel gunting dan klem Sikat dengan seksama terutama dibagian sambungan dan pojok peralatan Pastikan tidak ada sisa darah dan kotoran yang tertinggal di peralatan Cuci setiap benda sedikitnya tiga kali (lebih jika perlu) dengan air dan sabun atau deterjen. Bilas benda-benda tersebut dengan air bersih Ulangi prosedur tersebut pada benda-benda lain. Agar tidak merusak benda-benda yang terbuat dari plastik atau karet. jika menangani peralatan yang sudah digunakan atau kotor. jangan dicuci secara bersamaan dengan peralatan yang terbuat dari logam.

Setelah peralatan kering. Peralatan bisa disimpan sampai satu minggu asalkan penutupnya tidak dibuka. DTT dengan uap panas Setelah sarung tangan didekontaminasi dan dicuci maka sarung tangan siap di DTT dengan uap tanpa diberi talk. Letakkan sarung tangan pada baki atau nampan pengukus yang berlubang di bawahnya. Jika air mendidih terlalu cepat. mengukus atau secara kimiawi. DTT adalah satu-satunya alternatif untuk situasi tersebut. Angkat nampan pengukus paling atas yang berisi sarung tangan dan goyangkan perlahanlahan agar air yang tersisa pada sarung tangan dapat menetes keluar. sterilisasi tidak selalu memungkinkan dan tidak selalu praktis. Jika air mendidih perlahan. Letakkan nampan pengukus diatas panci perebus yang kosong disebelah kompor. Biarkan sarung tangan kering dengan diangin-anginkan sampai kering di dalam panci selama 4-6 jam. letakkan sarung tangan dengan bagian jarinya kearah tengah panci. . gunakan segera atau simpan dalam wadah desinfeksi tingkat tinggi dan berpenutup. Susun tiga nampan pengukus yang bersisi air. Jika uap mulai keluar dari celah-celah diantara panci pengukus. Letakkan penutup diatasnya hingga sarung tangan menjadi dingin dan kering tanpa terkontaminasi. Sarung tangan tersebut bisa disimpan sampai satu minggu. Kukus sarung tangan selama 20 menit.Desinfeksi Tingkat Tinggi dan Sterilisasi Meskipun sterilisasi adalah cara yang paling efektif untuk membunuh mikroorganisme. Jika diperlukan segera. Letakkan sarung tangan tersebut dalam wadah desinfeksi tingkat tinggi lalu tutup rapat. air akan menguap dengan cepat dan bahan bakar akan terbuang. Catat lamanya waktu pengukusan dalam buku khusus. hanya sedikit uap air yang dihasilkan dan suhunya mungkin tidak cukup tinggi untuk membunuh mikroorganisme. Biarkan peralatan kering dengan cara diangin-anginkan sebelum digunakan atau disimpan. tergantung dari diameter panci) Ulangi proses tersebut hingga semua nampan pengukus terisi sarung tangan. biarkan sarung tangan menjadi dingin selama 5-10 menit dan kemudian digunakan dalam waktu 30 menit pada saat masih basah atau lembab. Rebus selama 20 menit Catat lama waktu perebusan peralatan di dalam buku khusus. mulailah perhitungan waktu. gunakan pinset desinfeksi tingkat tinggi untuk memindahkan sarung tangan. Ulangi langkah tersebut hingga semua nampan pengukus yang berisi sarung tangan tersusun diatas panci perebus yang kosong. Gulung bagian atas sarung tangan sehingga setelah DTT selesai. Jika sarung tangan tidak akan dipakai segera. Agar mudah dikeluarkan dari bagian atas panci pengukus. Letakkan penutup diatas panci pengukus paling atas dan panaskan air hingga mendidih. setelah kering. Letakkan sebuah panci perebus kosong disebelah kompor. Gunakan panci perebus yang memiliki tiga sususn nampan pengukus. DTT bisa dicapai dengan cara merebus. Jangan menumpuk sarung tangan (lima sampai sepuluh sarung tangan bisa diletakkan di panci pengukus. DTT dengan cara merebus Gunakan panci dengan penutup yang rapat Ganti air setiap kali mendesinfeksi peralatan Rendam peralatan sehingga semuanya terendam dalam air Mulai panaskan air Mulai hitung waktu saat air mulai mendidih Jangan tambahkan benda apapun kedalam air mendidih setelah perhitungan waktu dimulai. sarung tangan dapat dipakai tanpa membuat kontaminasi baru.

EGC Elly. Nutrisi dalam keperawatan. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Sumber Daya Terbatas.2004. Setelah kering peralatan dapat digunakan dengan segera digunakan atau disimpan dalam wadah desinfeksi tingkat tinggi yang bersih. Penerbit buku kedokteran EGC. Referensi : Bobak. Ruth. JNPK_KR. EGC. Nurrachmah. Catat lama waktu terendam dalam larutan kimia di buku khusus. Edisi III. Pusdiknakes. Fundamental of Nursing : Concepts. Buku 5 Asuhan Bayi Baru Lahir Jakarta. Rendam peralatan selama 20 menit. Kozier. Potter. Buku Ajar Praktek Kebidanan. sudah didekontaminasi dan dicuci dalam wadah. 2000. Bilas peralatan dengan air matang dan angin-anginkan sampai kering di wadah desinfeksi tingkat tinggi yang berpenutup. Pastikan bahwa peralatan terendam semua dalam larutan kimia. Johnson. Alih bahasa Ester Monica. Buku Ajar Praktik Kebidanan. Infection Prevention. 2005. Jakarta. 2005. Jakarta. Barbara. CV Sagung Seto. Calofornia. 2000. Samba. Taylor. Menlo Park. Suharyati. JHPIEGO. 2000. Keperawatan Dasar Ruangan Jakarta. Engenderhealt. Jensen. Perry Guide to Basic Skill and Prosedur Dasar. 2005. New York. Panduan Pengajaran Asuhan Kebidanan. EGC . 2001. 2003. Kemudian isi wadah tersebut dengan larutan kimia. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo. Jakarta. Perawatan Maternitas.DTT dengan kimiawi Letakkan peralatan yang kering. K. Depkes RI. Prosess and Practice : Sixth edition. 2000. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful