P. 1
Contoh Hadits

Contoh Hadits

|Views: 599|Likes:
Published by nakril

More info:

Published by: nakril on May 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/08/2015

pdf

text

original

HADITS SHAHIH LI DZATIHI Hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari di dalam kitab Shahih-nya j.4 h.

18, kitab aljihad wa as-siyar, bab ma ya‟udzu min al-jubni;

ِ ِ ِ َِ ِ ،‫حدثَنا مسدد، حدثَنا معتمر، َقال: مسعت َأِب قال: مسعت َأنس بن مالِك رضي اللَّو عنهم‬ َ َ ِ ِ ِ ِ ،‫َقال :َ كان النب صلَّى اللَّو عليو وسلَّم يُقول: اللَّهم إِين َأعوذُبِك من الْعجز، والكسل، واجلنب‬ َ َ َ َ ‫واهلرم، واعوذ بك من احملى واملمات، واعوذ بك من عذاب القرب‬

Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Mu‟tamir, ia berkata; Aku mendengar ayahku berkata; Aku mendengar Anas bin Malik ra berkata, Rasulullah saw berdo‟a ; Ya Allah, aku memohon kepada-Mu perlindungan dari kelemahan, kemalasan, sifat pengecut dan dari kepikunan, dan aku memohon kepada-Mu perlindungan dari fitnah (ujian) di masa hidup dan mati, dan memohon kepada-Mu perlindungan dari adzab di neraka. Hadis tersebut di atas telah memenuhi persyaratan sebagai hadis sahih, karena. 1. Ada sanadnya hingga kepada Rasulullah saw. 2. Ada persambungan sanad dari awal sanad hingga akhirnya. Anas bin Malik adalah seorang shahabat, telah mendengarkan hadis dari nabi saw. Sulaiman bin Tharkhan (ayah Mu‟tamir), telah menya-takan menerima hadis dengan cara mendengar dari Anas. Mu‟tamir, menyatakan menerima hadis dengan mendengar dari ayahnya. Demikian juga guru al-Bukhari yang bernama Musaddad, ia menyatakan telah mende-ngar dari Mu‟tamir, dan Bukhari -rahimahullah- juga menyatakan telah mendengar hadis ini dari gurunya. 3. Terpenuhi keadilan dan kedhabitan dalam para periwayat di dalam sanad, mulai dari shahabat, yaitu Anas bin Malik ra hingga kepada orang yang mengeluarkan hadis, yatu Imam Bukhari a. Anas bin Malik ra, beliau termasuk salah seorang shahabat Nabi saw, dan semua shahabat dinilai adil. b. Sulaiman bin Tharkhan (ayah Mu‟tamir), dia siqah abid (terpercaya lagi ahli ibadah). c. Mu‟tamir, dia siqah d. Musaddad bin Masruhad, dia siqah hafid. e. Al-Bukhari –penulis kitab as-Shahih-, namanya adalah Muhammad bin Isma‟il al-Bukhari, dia dinilai sebagai jabal al-hifdzi (gunungnya hafalan), dan amirul mu‟minin fil hadis. 4. Hadis ini tidak syadz (bertentangan dengan riwayat lain yang lebih kuat) 5. Hadis ini tidak ada illah-nya Dengan demikian jelaslah bahwa hadis tersebut telah memenuhi syarat-syarat hadis sahih, Karena itulah Imam Bukhari menampilkan hadis ini di dalam kitabnya ash-Shahih.
Taisir

HADITS SHAHIH LI GHAIRIHI

Hadits ini diriwayatkan melalui jalur Muhammad ibn „Amr ibn „Alqamah yang tidak termasuk orang yang memenuhi syarat (untuk meriwayatkan hadits). Hadits tersebut pada

‫لوال أن أشق على أمىت او على النّاس ألمرهتم بالسواك مع كل صالة‬ ّ ّ ّ

mulanya adalah hadits hasan li dzatihi. Di dalam sanad kepada Tsabit ada Mu‟ammal bin Isma‟il. عن ابيو عن جده. Hadis ini diikuti oleh Tsabit al-Banani. او جحده. “kafirlah orang yang mengaku-aku nasab orang yang tidak diketahuinya. “Amin”. Di dalam sanad hadis ini terdapat Amr bin Syu‟aib bin Muhammad. kemudian naik satu tangga lagi dan mengucap “Amin”…… Hadis tentang keutamaan Ramadlan. dalam hal hafalan.4). yang juga meriwayatkan dari Anas bin Malik. Dengan bergabungnya dua jalan ini. Hadis yang dikeluarkan oleh al-Bazar di dalam kitab Musnad. HADITS HASAN LIDZATIHI Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu al-Quththan di dalam Ziyadah „ala Sunan Ibni Majah (2744) dengan jalan Yahya bin Sa‟id. dari kakeknya. beliau naik satu tangga kemudian mengucap. وسنده حسن‬ ّ ّ ّ HADITS HASAN LI GHAIRIHI Contoh. وإن دق.7). عن عمروا ابن سعيب. عن َأنس بن مالِك، َقال :رقى رسول اهلل صلّى اهلل عليو وسلّم الْمنرب، َفارتَقى‬ ُ َ َ َ َ َ ِ ِ ِ َ ُ ِْ ‫درجة َمث َقال: آمني، َمث ارتَقى درجة َأخرى، َمث َقال: آمني، اْلديث ِف َفضائِل رمضان‬ َ َ ُ ُ ً ُ َ ُ ً Salamah bin Wardan. Ibnu Syahin di dalam Fadla‟il Syahr Ramdlan (h. hadis tersebut menjadi hasan. hanya saja kedla‟ifannya ringan. Tetapi dalam riwayat inipun terdapat kedla‟ifan yang ringan juga. dari Amr bin Syu‟aib.12) dengan jalan dari. HADITS DHAIF . berkata. Rasulullah saw bersabda. Salamah bin Wardan adalah rijal yang dla‟if.36 diriwayatkan oleh rijal yang siqah. dari ayahnya. atau menolak nasab (yang sebenarnya). Karena ada riwayat lain yang lebih tsiqah maka hadits hasan tersebut naik derajatnya menjadi shahih li ghairihi. yang hafalannya juga lemah. meskipun samar” Hadis ini sanadnya hasan. ia berkata. bahwa ia adalah shaduq. bin Abdullah bin Amr bin al-Ash. dari Anas bin Malik. al-Hafidz Ibnu Hajar di dalam kitab at-Taqrib (2/72) mengatakan. Rasulullah saw naik ke mimbar. قال : قال رسول اهلل صلّى اهلل عليو‬ ّ ‫وسلّم كفر بامرئ إدعا نسب اليعرفو. ِ ِ ‫سلمة بن وردان. dia meriwa-yatkan beberapa hadis dari Anas bin Malik yang tidak sama dengan hadis yang Taisir Ulumul Hadis-----------------------------------------------------------------------------------------. tidak berat. Abdul Ghina al-Maqdisy di dalam kitab Fadlail Ramadhan (h. sebagaimana disebutkan di dalam kitab Majma‟ az-Zawaid (10/166). Dikeluarkan oleh Ibnu Syahin (h. ‫حيى ابن سعيد.

“Dia ditinggalkan hadisnya. Hendaklah kalian (memakan makanan) yang dingin. Apabila seorang berilmu mengetahui tetapi tidak mengamalkan.‫صلّى اهلل عليو وسلّم يقول : إذا علم العامل ومل يعمل. dari Muhammad bin „Ubaidillah al-Urmuzi. Muhammad bin Ubaidullah al-„Urzumiy adalah rijal yang matruk (ditinggalkan hadisnya) karena buruk hafalannya. Di dalam sanad hadis ini. Dari Abdillah bin Khubaiq.Contoh Hadis Dla‟if dengan sebab kedla‟ifan dalam hal „adalah (keadilan) adalah. عن سليك قال: مسعت رسول اهلل‬ ّ . telah menceritakan kepada kami „Ali bin Ubaidilah alGhathfani. حدّ ثنا علي ابن عبيد اهلل الظفىن. “Dia dikenal telah memalsukan hadis”. Tentang rijal ini Imam Ahmad berkata. Dengan demikian hadis tersebut melalui sanad ini adalah maudlu‟. كان كاملصباح يضيئ للناس. karena padanya terdapat berkah. sehingga ahli hadis meninggalkan hadisnya. karena kedla‟ifan periwayatnya dalam hal „adalah (keadilannya). Murrah berkata. Dari itulah ia mengajarkan hadis tidak seperti yang tidak diajarkan oleh orangorang yang siqah. sehingga dia mengajarkan hadis dari hafalannya. “Dia orang yang paling dusta”. Contoh hadis Dla‟if yang disebabkan oleh kelemahan rawinya dalam dlabth. Rasulullah saw membenci cos dan makanan panas. yaitu hadis yang dikeluarkan oleh Abu Nu‟aim di dalam kitab Hilyatu al-Auliya‟ (8/252) dengan jalan. dari Shofwan bin Salim. maka ia seperti lampu yang menyinari orang lain tetapi membakar dirinya sendiri Di dalam sanad ini. dari Salik. ‫عن اىب داود النخعى. dan beliau bersabda. “Dia pernah memalsukan hadis”. ia berkata. Hadis yang dikeluarkan oleh al-Khathib al-Baghdadi di dalam Iqtidla‟ al-Ilmi al-„Amali (69) dengan jalan. Pada mulanya ia adalah seorang yang shalih tetapi kemudian kitabnya hilang. ‫عن عبد اهلل بن حبيق، حدثنا يوسف بن اسباط، عن حممد بن عبيد اهلل العرزمي، عن صفوان ابن‬ ّ ّ ّ ،‫سليم، عن انس بن مللك، قال: كان رسول اهلل صلّى اهلل عليو وسلّم يكوه الكي و الطّعام اْلار‬ ّ ّ ‫ويقول: عليكم بالبارد، فإنّو ذوا كة، أال وإن اْلار ال كة فيو‬ ‫ّ ّ بر‬ ‫بر‬ . Qutaibah dan Ishaq menuduhnya sebagai pendusta”. nama Abu Dawud an-Nakha‟iy adalah Sulaiman bin Amr. Ibnu Ma‟in berkata. telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Asbath. Aku mendengar Nabi saw bersabda. dari Anas bin Malik. وحيرق نفسو‬ Dari Abu Dawud an-Nakha‟i. Ketahuilah bahwa (makanan) yang panas tidak ada berkahnya. ia berkata. AlBukhari berkata.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->