1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Ilmu pengetahuan laksana hamparan laut yang sangat luas dan dalam. Bahkan, lautan ilmu adalah lautan yang tidak bertepi dan tanpa batas akhir. Pengetahuan pula yang akan menghiasi setiap manusia menjadi lebih berkulitas. Lebih dari itu, ilmu pengetahuan merupakan sarana untuk menggapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Berbicara tentang ilmu pengetahuan, tentu saja akan terkait erat dengan pendidikan. 1 Pendidikan merupakan kebutuhan mutlak bagi kehidupan manusia yang harus dipenuhi sepanjang hayat. Tanpa pendidikan mustahil manusia dapat berkembang secara baik. Pendidikan dapat diartikan sebagai sebuah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan. 2 Oleh sebab itu, pendidikan perlu dikelola secara sistematis dan konsisten berdasarkan berbagai pandangan teoretikal dan praktikal sepanjang waktu sesuai dengan lingkungan hidup manusia itu sendiri. Begitu susahnya mengajar dan membuat siswa semangat belajar, atau jika menggunakan perspektif siswa sendiri, betapa sulitnya menumbuhkan semangat belajar dalam diri, karena proses panjang dalam pembelajaran akan memunculkan berbagai macam masalah yang dapat menghalangi dan merintangi tercapainya tujuan pendidikan yang hendak dicapai. Proses 1 Abdullah Gymnastiar, Meraih Bening Hati Dengan Manajemen Qalbu cet I (Jakarta: Gema Insani Pers, 2002) hal. 60. 2 Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru, cet.V (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2005), hal. 10. 2 pembelajaran yang tidak singkat itu membutuhkan bermacam cara dan inovasi yang dapat menumbuh kembangkan semangat dan kreatifitas pelajar maupun pengajar, sehingga seorang pengajar benar-benar memperhatikan proses pentransferan ilmu pengetahuan dan nilai – nilai budi pekerti yang luhur. Seorang guru tidak hanya sekedar memberikan muatan meteri saja, melaikan dapat menjadi contoh baik bagi para siswanya. Proses pendidikan merupakan upaya mengembangkan dan mengktualisasikan peserta didik dengan maksimal sesuai dengan bakat dan minatnya baik secara formal maupun informal. Penanaman nilai-nilai pendidikan, keagamaan dan budi pekerti. 3 Sumber pendidikan tidak hanya didapat oleh seorang pendidik namun media pendidikan baik cetak maupun elektronik memainkan peran yang sangat crusial. Dengan demikian media merupakan wahana penyalur informasi atau penyalur pesan. Secara luas media dapat diartikan dengan manusia, peristiwa benda atau peristiwa yang memungkinkan anak didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Salah satu pengertian dari media pendidikan yang cukup populer adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan proses komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah. Proses komunikasinya sendiri oleh Hovland diartikan : “The process by witch and individual (the comiicator) transmits stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behavior of other individuals (cominicatees)” (Hovland,1953:188). 3 Ahmad Afandi, “Nilai-Nilai Pendidikan dalam Film Children Of Heafen (Tinjauan Isi dan Metode dari Pendidikan Agama Islam)”, Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, IAIN Sunan kalijaga, Yogyakarta, 2005 3 “ Suatu proses dimana seseorang menyampaikan lambang-lambang dalam bentuk kata-kata, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku orang lain.” Kutipan di atas menunjukan bahwa komunikasi tidak sekedar penyampaian pesan atau informasi, melainkan yang lebih penting dari hal itu adalah, agar orang lain dapat diharapkan terjadi perubahan sikap, tingkah laku dan pola pikirnya. 4 Media pendidikan merupakan suatu bagian yang integral dari proses pendidikan. media pendidikan adalah berbagai jenis komponen yang ada dalam lingkungan sistem pengajaran diterapkan untuk merangsang minat pembelajaran atau untuk men-support kegiatan belajar mengajar agar lebih baik dalam pelaksanaanya Dan karena itu menjadi suatu bidang yang harus dikuasai oleh setiap guru yang profesional. Karena bidang ini telah berkembang sedemikian rupa berkat kemajuan ilmu dan teknologi dan perubahan sikap masyarakat, maka bidang ini telah ditafsirkan secara lebih luas dan mempunyai fungsi yang lebih luas pula serta memiliki nilai yang sangat penting dalam dunia pendidian di sekolah. Dari pengertian media pendidikan di atas penulis menafsirkan media pendidikan dari sudut pandang yang luas, dalam arti tidak hanya terbatas pada alat-alat audio/visual yang dapat dilihat dan didengar, melainkan sampai pada kondisi dimana para siswa mengalami perubahan sikap, nilai (transfer of value) dan pemindahan ilmu (transfer of knowledge) Dalam pola demikian itu, maka tercakup pula di dalamnya pribadi intelektual dan tingkah laku yang 4 Darwanto, Televisi Sebagai Media Pendidikan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007) hal.15. 4 santun. Secara menyeluruh pola media pendidikan itu terdiri dari: Bahan- bahan cetakan atau bacaan (suplementary materials), berupa bahan bacaan seperti: buku, koran, komik, majalah, bulletin, folder, periodikal, pamplet, dan lain-lain. Bahan-bahan ini lebih mengutamakan kegiatan membaca atau penggunaan simbol-simbol kata dan visual. 5 Selanjutnya alat-alat audio-visual dapat berupa televisi, radio, komputer, film dan internet. Alat pandang dengar atau audio visual yaitu media pengajaran dan media pendidikan yang mengaktifkan mata dan telinga peserta didik dalam waktu proses belajar mengajar yang berlangsung. Para pendidik baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga harus dapat memahami dan menyadari bahwa proses pendidikan baik formal maupun informal memerlukan pendekatan modern, rasional, komperhensif, mudah dihayati dan ditangkap di dalam dinamika kehidupan. Buku sebagai teks kovensional memang tidak tergantikan terhadap perkembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Tapi diperlukan media lain yang sekiranya dapat menambahkan peran tersebut. Pilihan itu jatuh kepada media audio visual, karena media gambar mempunyai kemudahan dalam menerangkan sesuatu. Sebagai sebuah media audio visual, film jelas memiliki kelebihan dibanding media lain. Dengan kelebihannya tadi, film dengan sebuah cerita yang menarik, gabungan antara ketegangan dan kelucuan di samping nilai- nilai edukatif yang dirasakan oleh penonton sebagai bagian dari hiburan itu 5 http://www.blogger.com/feeds/2754832685471863545/posts/default. Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 5 sendiri, akan menambah wahana dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Dengan media film, ia merupakan media yang cukup ampuh, karena melalui media film dapat dilihat langsung gerak-gerik, serta tingkah laku pemain, sehingga kemungkinan untuk ditiru akan lebih mudah. Ada beberapa jenis film, yaitu film dokumenter, film remaja, film porno, film anak, film kartun. 6 Di sisi yang lain media audio visual ini punya kelebihan yaitu bisa memberikan gambaran yang lebih nyata serta meningkatkan retensi memori karena lebih menarik dan mudah diingat. Hanya saja si pembuat film benar – benar memerlukan persiapan yang banyak dalam pembuatan naskah skenario. Dalam pembuatan Film yang bernuansa edukatif naskah yang menjadi bahan narasi disaring dari isi pelajaran yang kemudian dikoneksikan ke dalam apa yang ingin disampaikan pada audience. Dalam hal ini seorang penulis naskah film yang syarat muatan edukatif tidak bertendensi pada nilai material saja, namun perlu juga mengetahui perkembangan dan pergerakan alur pendidikan. Bagaimanapun kehadiran media audio visual tidak bisa kita hindari mengingat kelebihan dan daya tariknya yang luar biasa terutama untuk anak-anak. 7 Keuntungan penggunaan film sebagai media pendidikan antara lain : 6 Ahmad Afandi, “Nilai-Nilai Pendidikan dalam Film Children Of Heafen (Tinjauan Isi dan Metode dari Pendidikan Agama Islam)”, Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, IAIN Sunan kalijaga, Yogyakarta, 2005 7 http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=3283318&kat_id=23 Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 6 1. Film pendidikan dapat menyajikan secara keseluruhan proses kegiatan dan rincian bahasan secara lengkap, menyeluruh dan terpadu. 2. Film dapat menimbulkan kesan yang mendalam dalam diri pendidik atau peserta didik 3. Film dapat mengatasi ruang dan waktu. 4. Suara dan gerakan yang ditampilkan adalah penggambaran kenyataan, sesuai dengan materi pokok yang disajikan. 5. Secara psikologis film memenuhi persyaratan pendidikan yaitu gambar ditampilkan memenuhi unsur gerak bertukar-tukar, dan kontras. Menurut Rudi Bertz, film sebagai media mempunyai keunggulan dalam suara, gambar yang bergerak, garis dan symbol yang ditampilkan. 8 Artinya suguhan yang ada pada pemutaran film dapat secara langsung kita cerna dan sifat nya masih tetap melekat dalam waktu yang cukup lama. Lain hal pada masa saat-saat ini banyak Cerita menarik yang sepatutnya hadir sebagai ruh film pun semakin jarang ditemui. Sehingga dengan serta merta penonton mencerna film begitu saja Yang ada hanyalah komunitas artis dan selebritis yang melihat dunia sinema sebagai wilayah menarik untuk dijadikan lahan bisnis dan arena pamer gaya hidup belaka. Seni film sebagai bentuk ekspresi yang mampu memperkaya jiwa penonton kemudian kehilangan makna. Artinya audience hanya dapat menikmati film sebatas pelepas lelah setelah seharian bekerja dan kemudian 8 http://www.savpuskat.or.id/berita2.php?act=edit&id=12&ver=ina Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 7 berlalu setelah film usai. Sebenarnya masih banyak cara yang cukup layak dipertimbangkan untuk mengatasi keringnya gagasan di dunia sinema. Menjadikan novel sebagai tumpuan cerita adalah salah satunya. Memang tak semua novel bisa diangkat ke dalam sebuah film. Tapi bila dicermati, tak sedikit juga novel yang menawarkan wilayah baru untuk dieksplorasi sebagai skenario yang menarik. Meski tidak jelas benar kapan novel mulai dipakai sebagai sumber cerita bagi film, tapi kita bisa melihat banyak film yang digarap berdasarkan novel cukup sukses. Contoh paling mutakhir adalah sukses film Ayat-Ayat Cinta yang benar-benar fenomenal menjadi banyak perbincangan baik dalam negeri atau bahkan luar negeri. Yang konon telah mengalahkan film Harry Potter karya JK. Rowling. Film arahan sutradara Hanung Bramantyo 9 . Perkembangan terakhir memperlihatkan betapa sukses film ini banyak berhutang budi pada novel karya Habiburrahman El Shirazy 10 yang sebelumnya telah tercatat sebagai salah satu novel best seller. Film, sebagai salah satu media penghubung untuk menyampaikan pesan moral bagi penonton, tidak salah jika kemudian para 9 Setiawan Hanung Bramantyo lahir di Yogyakarta, 1 Oktober 1975, dikenal sebagai seorang sutradara muda dengan sejumlah karya berprestasi.Dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2005, Hanung terpilih sebagai sutradara terbaik lewat filmnya, Brownies untuk Piala Citra - film layar lebar. Dirinya juga dinominasikan sebagai sutradara terbaik untuk film cerita lepas, lewat Sayekti dan Hanafi. Dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Hanung_Bramantyo Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 10 Ketika Cinta Berbuah Surga (kumpulan kisah teladan), Di Atas Sajadah Cinta (kumpulan kisah teladan, 2004), Pudarnya Pesona Cleopatra (Novelet, 2004), Ayat-Ayat Cinta (Novel, 2004), Ketika Cinta Bertasbih I, Dalam Mihrab Cinta (novelet, 2007), Ketika Cinta Bertasbih II, Nyanyian Cinta, Ketika Derita Mengabadikan Cinta, .Langit Makkah Berwarna Merah (dalam proses), Bidadari Bermata Bening (dalam proses), Bulan Madu di Yerusalem (dalam proses) dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Hanung_Bramantyo Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 8 sineas, produser dan rumah-rumah produksi beranjak ikut berpikir bagaimana mencari solusi terhadap krisis multi-dimensi itu melalui film-film yang diproduksi. Agar masyarakat kemudian dapat menyikapi hidup ini, bukan dengan jalan pintas, tetapi dengan kecerdasan emosional dan rasionalitas. Film AAC yang berdurasi 90 menit ini mampu menjadi tonggak genre film religius. Pasalnya film di tanah air lama di banjiri oleh film horor dan film-film remaja yang miskin akan idealitas dan moralitas. Betapa suasana bioskop tanah air kita berubah menjadi antrian panjang hanya ingin menyaksikan hasil karya anak bangsa ini. Kisah Kejadian di Palembang, akibat “besempelan gino” orang berdesakan Hanya ingin nonton AAC, akhirnya kaca tebal Studio Cineplex 21 pun pecah , hingga terpaksa ada yang harus dibawa ke RS. Dan saat itu Palembang pun Menangis 11 Kualitas artistic pun tidak dapat di pungkiri lagi. Sehingga sejak mulai di rilis pada pertengahan februari ini telah mendapatkan tempat dihati para pemirsa. Film fenomenal Ayat-ayat Cinta dinominasikan meraih sembilan penghargaan dalam Festival Film Bandung (FFB) 2008 pada 29 April mendatang Berdasarkan penilaian dewan juri film AAC memenuhi kriteria sembilan kategori dari 11 kategori yang diperlombakan. Film Ayat-ayat Cinta dinominasikan meraih penghargaan sebagai film terpuji, editing terbaik, 11 http://smantiga86.wordpress.com/2008/03/31/tak-setenar-%e2%80%9cayat-ayat- cinta-aac%e2%80%9d/ Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 9 penata artistik terbaik, penata kamera terpuji, penata musik terpuji, penulis skenario terbaik, sutradara terpuji, pemeran utama pria terpuji, dan pemeran utama wanita terpuji. 12 MD Pictures menggandakan pita film itu hingga 100 kopi. Itu angka yang fantastis mengingat film Indonesia lain hanya dicetak 10- 20 kopi, sementara film Hollywood 65-70 kopi 13 Film Ayat-ayat Cinta sukses di tanah air maupun di negeri tetangga. Kali ini AAC akan mengadakan nonton bareng dan siap pecahkan rekor Muri. Sebuah acara nonton bareng film ‘Ayat-ayat Cinta’ (AAC) yang berlangsung di Batam akan mencoba pecahkan rekor Muri dengan jumlah penonton terbanyak. Acara ini sekaligus ajang promosi film Indonesia ke negara tetangga Singapura dan Malaysia 14 . Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Kepala Negara Indonesia menyaksikan pemutaran film Ayat-Ayat Cinta didampingi Ibu Negara dan sekitar 60 Duta Besar negara sahabat di Studio 21 Plaza Ex Jakarta, Jumat (28/3) malam. menilai film "Ayat-Ayat Cinta" (AAC) dapat menjadi salah satu media untuk memberikan pemahaman yang tepat mengenai Islam. Turut mendampingi Presiden Yudhoyono antara lain adalah Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Menteri Agama Maftuh Basyuni, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Mutia Hatta, Juru Bicara Kepresidenan Dino Pattidjalal, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie serta Menteri Sekretaris Negara Hatta 12 http://oelatboeloe.blogspot.com/2008/04/aac-pionir-kebangkitan-film-nasional.html Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 13 Sinta Yudisia, penulis best seller Lafaz Cinta, anggota Majelis Penulis FLP Pusat dalam : http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=329541 Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 14 Dikutiphttp://film.indonesiaselebriti.com/film/index.php?modul=ulasan_film&catid =281224176419&page=detail Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 10 Rajasa 15 . Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggelar acara nonton bareng film Ayat-Ayat Cinta di Plaza Senayan. Rombongan dipimpin Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah M Izzul Muslimin, serta dihadiri pengurus dan keluarga, juga beberapa tokoh seperti Hidayat Nurwahid, AM Fatwa, Imam Addaruqutni, sutradara film ini Hanung Bramantyo, serta sejumlah artis pendukung film tersebut 16 . Film tersebut bertutur tentang cara menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam sehingga banyak memperoleh pujian dari sejumlah tokoh di Indonesia, termasuk mantan Presiden BJ Habibie dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Film Ayat-Ayat Cinta (AAC) kini sudah diputar di bioskop-bioskop Asia Tenggara. Hari senin, 24 Maret 2008, film ini mulai tayang serentak di sejumlah negara Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan lain-lain). Antusiasme penonton benar-benar luar biasa. Bahkan di Malaysia, tiga hari pemutaran film AAC ini sudah sebanyak 1,5 juta penonton. Banyak warga dari luar negeri yang menyukainya. Contohnya, di bioskop Batam (yang berbatasan dengan Singapura). Ratusan warga Singapura rela antri untuk melihat film AAC Dalam perkembangan lain, banyak kalangan perfilman luar negeri (mulai dari Singapura, Malaysia, Inggris, Belanda, Kanada, Jerman, India, Thailand, Brunai Darussalam, Taiwan, Hongkong, Jepang, dan Korea) yang datang ke Indonesia. Mereka ingin membeli hak siar 15 http://ruangfilm.com/?q=image/ayat_ayat_cinta Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 16 Nurcahyo Ibnu Yahya Nonton Bareng Film Ayat-Ayat Cinta dalam : pppm@pemuda-muhammadiyah.or.id Di Akses Minggu, 02 Maret 2008 11 AAC di negara mereka. Pihak MD Entertainment yang membuat AAC sampai kewalahan 17 . Masyarakat Belanda akan mendapat tontonan film Ayat-Ayat Cinta garapan sutradara Hanung Bramantyo, pada akhir Oktober 2008 di Museon, Stadhouderslaan 37, 2517 HV, Den Haag. 18 Setelah sukses di Indonesia, ‘Ayat-ayat Cinta mulai ekspansi ke Malaysia. Dimulai dari pemutaran perdananya di Suria KLCC menara kembar Petronas. Dan rencananya akan mulai diputar diseluruh bioskop pada 19 Juni 2008. Pemutaran perdananya disaksikan oleh Kuasa Usaha Ad-Interim KBRI Kuala Lumpur Tatang B Razak, Dirjen Pemasaran Depbudpar Sapta Nirwandar, produser film Dhamoo Punjabi dan Manoj Punjabi, pemeran utama Rianti Cartwright dan Zaskia Adya Mecca, serta sutradara Hanung Bramantyo. 19 Begitu boomingnya film ayat-ayat cinta ini di perbincangkan, sehingga banyak para penonton yang memuji dan memberikan apreasi kepada film ayat-ayat cinta. Yang Secara tidak langsung mengajarkan dan mengingatkan kita bahwa Islam agama yang penuh toleransi dan menjunjung tinggi nilai-nilai moralitas kemanusiaan. Bukan lagi Islam agama teroris, atau brutal yang santer telah beredar ke luar negeri. Film ini mencoba menggambarkan 17 Ibid http://ruangfilm.com/?q=image/ayat_ayat_cinta 18 Ayat-ayat Cinta Menuju Negeri Kincir Angin Indonesiaselebriti.com, Senin, 06 Oktober 2008 19 Ayat-Ayat Cinta Serang Malaysia Indonesiaselebriti.com, Sabtu, 03 Mei 2008 12 bagaimana Islam adalah agama yang rahmatan lil alamain. Menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia. Berangkat dari latar belakang penggunaan film, keuntungan dan penggunaannya sebagai media pendidikan. Penulis tertarik untuk menganalisis dan mengkaji tentang nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam film ayat-ayat cinta yang dapat mendorong penonton untuk memiliki motivasi spiritual dengan waktu yang relatif singkat telah di terima oleh semua lapisan masyarakat. serta dapat mensugesti seseorang untuk mencermati hidup dengan penuh kesabaran, keikhlasan dan berbudi luhur. Atau sering yang orang sebut dengan film pembangun jiwa. B. Rumusan Masalah Dalam penelitian ini penulis menggunakan bentuk rumusan masalah deskriptif 20 yang memiliki satu kebenaran variabel mandiri. Jadi dalam penelitian ini peneliti tidak membuat perbandingan variabel yang lain. 21 Kemudian penulis tertarik untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai yang ingin disampaikan film ayat-ayat cinta, yang diangkat dari sebuah novel fenomenal karya Habiburrahman El Shirazy 22 Dari latar belakang yang 20 Yang dimaksud dengan rumusan masalah deskriptif adalah suatu rumusan masalah yang berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih. Prof. Dr.Sugiono Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Bandung : Alvabeta. 2008) hal.35. 21 Ibid 22 Habiburrahman El Shirazy LAHIR di Semarang, Kamis 30 September 1976, Habiburrahman el-Shirazy memulai pendidikan menengahnya di MTs Futuhiyyah 1 Mranggen; sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al-Anwar, Mranggen, Demak, di bawah asuhan KH Abdul Bashir Hamzah. Pada tahun 1992 ia merantau ke kota budaya Surakarta, untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Surakarta, lulus pada 13 dikemukakan di atas, maka rumusan masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan Islam apa saja yang terkandung dalam film ayat-ayat cinta dan mengapa film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal. C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Tujuan penelitian Berbagai literatur yang memuat betapa antusiasnya lapisan masyarakat lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan film pembangun jiwa (AAC) anak bangsa seakan ingin menunjukan kreatifitasnya meski Indonesia sedang mengalami krisi-multidimensi yang di tambah dengan melambungnya harga minyak dunia yang berimbas kepada seluruh lapisan masyarat bangsa Indonesia. Melalui film ayat-ayat cinta Hanung Bramantyo mencoba memberikan angin segar kepada insan perfilaman Indonesia untuk membangunkan kembali gairah film nasional yang telah tertidur lama. Untuk itu penulis ingin mengetahui nilai-nilai pendidikan tahun 1995. Setelah itu melanjutkan pelajaran ke Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadits di Universitas Al-Azhar, Kairo, dan selesai pada tahun 1999. Pada tahun 2001 lulus Postgraduate Diploma (Pg.D) S2 di The Institute for Islamic Studies di Kairo, yang didirikan oleh Imam Al-Baiquri. Kembali ke tanah air pada pertengahan Oktober 2002, ia diminta ikut mentashih Kamus Populer Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka, Jakarta (Juni 2003). Ia juga menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedi Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya (terdiri atas tiga jilid diteritkan oleh Diva Pustaka, Jakarta, 2003). Antara tahun 2003-2004 ia mendedikasikan ilmunya di MAN I Jogjakarta. Selanjutnya sejak tahun 2004 hingga 2006, ia menjadi dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta adalah seorang Founder dan Pengasuh Utama Pesantren Karya dan Wirausaha Basmala Indonesia di Semarang, Jawa Tengah,.Pengajar MAN 1 Yogyakarta, Pembicara di forum nasional dan internasional, sebagai dai, novelis dan penyair, seperti di Kairo, Kuala Lumpur, Hong Kong, dan sebagainya. Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 14 Islam apa saja yang terkandung dalam cerita film ayat-ayat cinta dan mengapa film itu menjadi fenomenal. 2. Kegunaan penelitian a. Dapat memberi kontribusi pemikiran berupa pertimbangan dalam meningkatkan kualitas ruh perfilman Indonesia dan nilai-nilai pendidikan Islam di dunia perfilman. b. Dapat dijadikan referensi pertimbangan pendidik dan orang tua didik dalam memilih film yang mengandung nilai-nilai pendidikan Islam. D. Telaah Pustaka Sampai saat ini penelitian ilmiah mengenai nilai-nilai pendidikan Islam dalam sebuah film masih jarang dibahas, terutama di Fakultas Tarbiyah. Namun setidaknya pernah terdapat penelitian yang dilakukan oleh Pertama Ali Muhsi yang berjudul Film Petualangan Sherina (Kajian Terhadap Isi dan Metode dari Sudut Pandang Pendidikan Agama Islam). Dalam skripsi tersebut dibahas mengenai konsep pembuatan dan gambaran umum dari film tersebut, Film sebagai media Pendidikan Agama Islam, muatan dan metode pendidikan serta kelebihan dan kelemahan film Petualangan Sherina. Adapun kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian tersebut adalah adanya muatan pendidikan keimanan dan akhlak serta metode pendidikan yaitu metode keteladanan, tanya jawab, nasihat atau mauidzah serta karyawisata dan demontrasi. 23 23 Ali Muhsi, “Film Petualangan Sherina (Kajian Terhadap Isi dan Metode dari Sudut Pandang Pendidikan Agama Islam)”, Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, IAIN Sunan kalijaga, Yogyakarta, 2002 15 Kedua Kurnia Puspita yang berjudul Kabhi Kushi Kabhi Ghum (Kajian terhadap Isi dan Metode Dari Perspektif Pendidikan Agama Islam) ” dalam skripsi tersebut mengulas tentang nilai pendidikan yang terkandung dalam film yang diulas secara umum berdasarkan isi cerita diantaranya : Muatan pendidikan nilai keimanan yang meliputi: a). Ingat kematian (zikrul maut), b). Percaya terhadap taqdir, c). Bertawakkal, d). Keimanan terhadap adanya Tuhan, e). Keimanan terhadap sifat-sifat Allah (maha kuasa/Qudrah). Muatan pendidikan tentang akhlak, meliputi: a). Rahman dan Barr (rasa kasih dan sayang), b). Kejujuran, c). Birul Walidaini (berbuat baik kepada kedua orang tua), d). Memelihara kehormatan, e). Optimis, semangat berusaha dan tidak putus asa, f). Menepati janji, g). Menjalin silaturahmi dan menghormati tamu, h). Berhemat dan rendah hati, i). Menutup aurat dan mempunyai perasaan malu, j). Mencari/menuntut ilmu, k). Dermawan dan menolong orang lain, l). Sikap perwira, m). Rela berkorban dan mengalah, n). Nasionalisme, o). Sabar dan ikhlas, p). Tanggung jawab, q). Pemaaf dan lapang dada. Adapun metode-metode pendidikan dalam film tersebut adalah metode nasihat (mau’idzah), metode tanya jawab, metode ceramah, metode keteladanan, metode drill, metode hukuman, metode problem solving. 24 Ketiga Siti Aminahwati yang berjudul ”Nilai-Nilai Pendidikan dalam Film 24 Kurnia Puspita, “Film Kabhi Khusi Kabhi Ghum, (Kajian Isi Dan Metode Dari Perspektif Pendidikan Agama Islam)”, Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2005 16 Nagabonar Jadi Dua” 25 Namun untuk judul film yang serupa dengan apa yang penulis bahas, sejauh yang penulis ketahui belum ada penelitian yang mengangkat nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalam Film Ayat- Ayat Cinta. E. Landasan Teoretik Memperoleh pengetahuan dan keterampilan, perubahan-perubahan sikap, nilai, dapat terjadi karena interaksi antara pengalaman baru dengan pengalaman yang pernah dialami sebelumnya. Artinya seorang akan lebih memperkaya pegetahuanya dan pengalamanya seiring dengnan berjalanya waktu, atau dapat tingkat pengetahuanya bertambah berdasarkan pengalaman orang lain. Menurut Bruner (1966: 10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu pengalaman langsung (enactive), pengalaman piktorial atau gambar (iconic), dan pengalaman abstrak (symbolic). 26 Pengalaman langsung adalah mengerjakan, semisal mengerjakan sholat. Arti kata sholat dipahami langsung dengan belajar sholat. Pada tahapan kedua yang diberi label iconic (gambar) yaitu orang mempelajari sholat melalui gambar, lukisan, foto, atau film. Dan pada tingkatan ketiga seseorang mencoba mengkoneksikan antara mengerjakan sholat, gambar-gambar gerakan sholat dan kemudian mencoba menghubungkanya dengan bacaan- bacaan sholat pada setiap gerakan sholat. Ketiga pengalaman ini akan saling berinteraksi dalam upaya memperoleh pengalaman baru. 25 Siti Aminahwati, “Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Film NagaBonar Jadi dua)”, Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2008. 26 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, ( Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2007) hal.7. 17 Dalam hal ini seorang guru selalu berupaya menggabungkan ketiga tingkatan ini kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman baru. Ilustrasi pembelajaran di atas tadi penulis mencoba memberikan jalan perolehan pengetahuan baru dengan mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dalam film ayat-ayat cinta. 1. Nilai Dalam Ensiklopedi Britnacia disebutkan, bahwa nilai itu merupakan suatu penetapan atau suatu kualitas suatu obyek yang menyangkut suatu jenis apresiasi. Pitagoras berpendapat bahwa nilai bersifat relatif tergantung pada waktu. Sedangkan menurut idealisme, nilai itu bersifat normatif dan obyektif serta berlaku umum saat mempunyai hubungan dengan kualitas baik dan buruk. 27 Nilai berkaitan dengan baik buruk. Tolak ukur kebenaran sebuah nilai dalam persepektif filsafat adalah aksiologi 28 perbedaan pandangan tentang aksiologi akan membedakan ukuran baik-buruknya sesuatu. Misalnya pragmatisme yang memandang sesuatu baik atau buruknya ditinjau nilai gunanya secara kontan (cash value). 29 Nilai dan implikasi aksiologi di dalam pendidikan adalah pendidikan menguji dan mengintregasikan semua nilai tersebut di dalam kehidupan manusia dan membinanya di dalam kepribadian anak. Karena untuk mengatakan suatu bernilai baik itu bukanlah hal yang 27 H. Jalaludin Dan Abdullah, Filsafat pendidikan manusia, filsafat, dan Pendidikan, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2007) hal 136. 28 Yang dimaksud aksiologi adalah suatu bidang yang menyelidiki nilai-nilai (value). Ibid. Hal.129. 29 Achmadi, Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris, cet I (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2005) hal.121. 18 mudah. Apalagi menilai secara mendalam dalam arti untuk membina kepribadian ideal. 30 Berdasarkan tinjauan aksiologi, nilai dapat dibagi menjadi nilai mutlak dan nilai relatif, nilai intrinsik (dasar) dan nilai instrumental. Nilai mutlak bersifat abadi, tidak mengalami perubahan dan tidak tergantung pada situiasi dan kondisi dan oleh karenanya selalu berubah. Nilai intrinsik ada dengan sendirinya dan tidak menjadi prasarat bagi nilai yang lain. Sebaliknya nilai instrumental adanya berfungsi sebagai syarat bagi nilai intrinsik. Islam memandang adanya nilai mutlak dan nilai intrinsik yang berfungsi sebagai pusat dan muara semua nilai. Nilai tersebut adalah tauhid (uluhiyah dan rububiyah) yang merupakan tujuan semua aktifitas hidup muslim. Semua nilai-nilai lain yang termasuk amal saleh dalam islam merupakan nilai instrumental yang berfungsi sebagai alat dan prasarat untuk meraih nilai tauhid. Dalam praktik kehidupan nilai-nilai instrumental itulah yang banyak dihadapi oleh manusia, seperti perlunya nilai amanah, kejujuran, kesabaran, keadilan, kemanusiaan, etos kerja, dan disiplin. 31 Secara garis besar nilai dibagi menjadi dua bagian yaitu nilai-nilai nurani (values of being) dan nilai-nilai memberi (values of giving). Adapun pengertian nilai-nilai nurani (values of being) adalah nilai yang ada dalam diri manusia kemudian berkembang menjadi perilaku serta cara kita memperlakukan orang lain. Yang termasuk dalam nilai-nilai nurani adalah kejujuran, keberanian, cinta damai, keandalan diri, potensi, disiplin, tahu batas, kemurnian dan kesesuaian. 30 H. Jalaludin Dan Abdullah, Filsafat pendidikan, hal. 129. 31 Achmadi, Ideologi Pendidikan Islam, hal 121-122. 19 Sedangkan nilai-nilai memberi adalah nilai yang perlu dipraktikan atau diberikan yang kemudian akan diterima sebanyak yang diberikan. Yang termasuk dalam nilai-nilai memberi adalah setia, dapat dipercaya, hormat, cinta, kasih, sayang, peka, tidak egois, baik hati, ramah, adil,dan murah. 32 Kedudukan atau hierarkhi nilai sangat tergantung pada filsafat dari masyarakat atau bangsa sebagia subjek pendukung nilai-nilai tersebut. Misalnya bangsa Indonesia nilai religius merupakan suatu nilai yang tertinggi dan mutlak, artinya nilai religius tersebut hierarkhinya di atas. Menurut Muhammad Noor Syam, pendidikan secara praktis tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai, terutama yang meliputi kualitas kecerdasan, nilai ilmiah, nilai moral, dan nilai agama yang kesemuanya tersimpan dalam tujuan pendidikan, yakni membina kepribadian yang ideal. 33 2. Pendidikan Islam Konsep manusia seutuhnya dalam pandangan Islam dapat dipahami secara garis besar sebagai pribadi muslim yakni manusia yang beriman dan bertaqwa serta memiliki berbagai kemampuan yang teraktualisasi dalam hubungan kepada sang khaliq, dengan sesama manusia dan alam sekitar secara baik. Hal itu memerlukan pendididkan yang mempunyai konsep bahwa manusia perlu mengembangkan segala potensi diri secara optimal. Pilihan itu jatuh pada pendidikan Islam adapun Pengertian pendidikan Islam adalah segala usaha untuk memelihara dan mengembangkan fitrah manusia serta 32 Zaim Elmubarok, Membumikan Pendidikan Nilai mengumpulkan yang terserak, menyambung yang terputus, dan menyatukan yang tercerai, cet.I (Bandung : Alfabeta, 2008) hal.7. 33 H. Jalaludin Dan Abdullah, Filsafat pendidikan, hal. 138. 20 sumber daya manusia yang ada padanya menuju terbentuknya manusia seutuhya (insan kamil) sesuai dengan norma Islam. 34 Sedangkan Sayid Sabiq dalam kitabnya yang berjudul “Islamuna” menulis sebagai berikut : pendidikan Islam adalah mempersiapkan anak baik dari segi jasmani, segi akal, dan segi rohaninya sehingga dia menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, baik untuk dirinya maupun bagi umatnya. Athiyah Al-Abrosyi, dalam kitabnya yang berjudul “At-Tarbiyatul Islamiyyah wa Falasafatuha” pendidikan Islam adalah mempersiapkan induvidu agar ia dapat hidup dengan kehidupan yang sempurna. Anwar Jundi dalam kitabnya yang berjudul “At-Tarbiyatul wa Bina’ul Ajyal fi Dlouil Islam” pendidikan Islam adalah menumbuhkan manusia dengan pertumbuhan yang terus menerus sejak ia lahir sampai ia meninggal dunia. Sedangkan menurut Ahmad Tafsir pendidikan Islam adalah sebuah proses yang dilakukan untuk menciptakan manusia-manusia yang seutuhnya; beriman dan bertaqwa kepada Tuhan serta mampu mewujudkan eksistensinya sebagai khalifah Allah di muka Bumi, yang berdasarkan ajaran Islam al-Qur’an dan as-Sunnah sehingga terwujudnya insan-insan kamil setelah proses pendidikan berakhir. 35 Dari uraian diatas, maka pendidikan Islam dapat diartikan sebagai : a. Upaya mempersiapkan dan menumbuhkan anak didik atau induvidu manusia yang prosesnya berlangsung secara teru menerus sejak ia lahir sampai ia meninggal. 34 Achmadi, Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris, cet I (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2005) hal. 28. 35 Ahmad Tafsir, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: PT. Remaja Rosydakarya, 2005), hlm. 1 21 b. Yang disiapkan dan ditumbuhkan itu meliputi aspek badannya, akalnya, rohaninya sebagai suatu kesatuan tanpa mengenyampinhkan salah satu aspek dan melebihkan aspek yang lain. c. Persiapan dan pertumbuhan itu diarahkan agar ia menjadi manusia yang berdaya guna dan berhasil guna bagi dirinya sendiri dan bagi umatnya serta dapat memperoleh suatu kehidupan yang sempurna 36 . Artinya dapat mengembangkan Suatu pembentukan kepribadian dan d. kemampuan anak dalam menunjukan kedewasaan. 37 3. Film Ayat-ayat Cinta Tentang ayat ayat cinta Tayang : 28 Februari 2008 Genre : Drama Religius Roman/Percintaan Sutradara : Hanung Bramantyo 38 Penulis Naskah : Salman Aristo & Ginatri S. Noer dari Novel Karya Habiburrahman El Shirazy Produser : Manooj Punjabi Rumah Produksi : MD Pictures Durasi : 95 Menit Klasifikasi Penonton : 13 Tahun Keatas (13+) Pemain : 36 Abu Tauhid, Beberapa Aspek Pendidikan Islam, cet.I (Yogyakarta : Secretariat Ketua Jurusan Fak.Tarbiyah, tanpa tahun ) hal.13. 37 Fuad Ihsan, Dasar-dasar Kependidikan, cet III (Jakarta: Rineka Cipta, 2003) Dasar-dasar Kependidikan, hal. 5. 38 Film-film yang disutradarai Hanung di antaranya, lentera merah (2006), jomblo (2006), sayekti dan hanafi (tv) (2005), catatan akhir sekolah (2005), brownies (2004), when ... (2003), gelas-gelas berdenting (2001) dan topeng kekasih (2000). Selain juga mengarahkan film tingkling glass, yang kemudian berhasil meraih juara III bronze 11th cairo international film festival (ciff) category Tv program di mesir. Karya spektakuler Hanung ditunjukkan lewat film ayat-ayat cinta (2008) . Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 22 Fedi Nuril : sebagai Fahri Rianti Cartwright sebagai Aisha Zaskia Adya Mecca sebagai Noura Melanie Putria sebagai Nurul Carrisa Putri sebagai Maria Oka Antara, Surya Saputra, Dennis Adiswara 39 Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku 40 dengan panas-debu Mesir. Berkutat 41 dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bekal pendidikan dari orang tuanya terus tetap melekat erat dalam dirinya. Belajar dan berusaha dengan sungguh-sugguh adalah tekatnya meskipun untuk hasil selalu dipasrahkan kepada Allah SWT. Fahri tidak ingin mengecewakan kedua orangtuanya. Film ini bercerita tentang seorang pemuda desa miskin bernama Fahri bin Abdillah yang merantau ke Mesir, Kairo untuk bersekolah di Universitas Al-Azhar. Fahri adalah sosok pemuda yang berperilaku Islami. Fahri berkemauan kuat dan teguh memegang janji. Pendeknya karakter Fahri adalah karakter seorang Islam yang masih berusaha menjadi Islam kaffah. Fahri juga tidak bersentuhan dengan perempuan yang bukan istri atau mahramnya. Fahri bersama teman-temannya tinggal bertetangga dengan 39 http://ayatayatcintathemovie.com/ . Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 40 Yang dimaksud Berjibaku adalah bertindak nekat, menyerang musuh dengan berbabi buta. (Em Zul Fajri Dan Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Difa Publisher) hal. 400. 41 Yang dimaksud Berkutat adalah sibuk memikirkan sesuatu (Em Zul Fajri Dan Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Difa Publisher). hal. 504. 23 keluarga Mesir beragama Kristen Koptik 42 yang sangat bersahabat. Yang paling dekat dengan keluarga itu adalah Fahri. Kamar Fahri tepat di bawah kamar anak perempuan keluarga Kristen Koptik itu. Namanya Maria. Walau berstatus Kristen, Maria suka Al-Quran bahkan dia hafal salah satu surat Al- Quran. Yang paling disukainya adalah surat Maryam seperti namanya. Maria sulit bergaul dengan lelaki tetapi dengan Fahri dia merasa nyaman dan kemudian jatuh cinta kepadanya. Di sini Fahri digambarkan seorang yang inklusif dalam bermasyarakat tapi tetap eksklusif dalam beriman. Fahri dicintai oleh empat wanita sekaligus. Perempuan yang menjadi kehilangan akal sehat karena cinta adalah Noura, perempuan yang sangat naas hidupnya. Noura mengalami kekerasan oleh ayahnya dan waktu bayi tertukar di rumah sakit. Berkat pertolongan Fahri, Noura menemukan kebahagian dan ayah sebenarnya. Namun cinta menggelapkan akal sehatnya, dia hamil dan menuduh Fahri yang melakukannya. Dia dipenjara dan disiksa. Tapi Fahri masih dapat bersyukur dan bertakwa hingga akhirnya Fahri menemukan hakekat sabar dan ikhlas di dalam penjara. Fahri saat itu sudah menikah dengan Aisha, perempuan bercadar, Fahri tidak sengaja berkenalan dalam perjalanan talaqqi 43 ke Syaikh Utsman. Aisyah yang juga seorang Islam 42 umat Kristen Koptik adalah pecahan dari Gereja Ortodoks Koptik, yang meninggalkan gereja tersebut dengan tujuan untuk masuk dalam persekutuan penuh dengan Takhta Suci Roma. Patriark Kristen Koptik di Alexandria saat ini adalah Uskup Agung Antonios Naguib. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, Ensiklopedia bebas Dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Katolik_Koptik . Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 43 Belajar face to face kepada seorang guru atau seorang syaikh Habibburrahman El shirazy dalam novel ayat-ayat cinta hal.16. 24 kehilangan pegangan saat Fahri di penjara atas tuduhan Naura. Kesedihan menggelapkan imannya. Aisyah mengutarakan rencanannya kepada Fahri untuk berdamai dengan menyuap hakim dan jaksa Uang bukanlah masalah bagi Aisyah namun Fahri menolak. Tidak mungkin baginya melanggar perintah Tuhan. Tidak mungkin baginya untuk menyuap. Satu-satunya saksi yang bisa membebaskan Fahri dengan membuktikan bahwa Noura berbohong dan merekayasa kejadian pemerkosaan itu yang menjadi kunci kesaksian itu adalah Maria namun sayangnya Maria dalam keadaan koma. Satu perempuan lagi yang jatuh cinta pada Fahri adalah Nurul, seorang anak kyai yang juga sedang belajar di Al-Azhar. F. Metode Penelitian 1. Jenis Penelitian Dalam penyusunan skripsi ini, penulis bertumpu pada studi pustaka (library reseach), maksudnya mengumpulkan data dengan cara membaca, memahami, menelaah dan menganalisa buku-buku atau tulisan-tulisan baik dari majalah, surat kabar, mengakses situs-situs internet, maupun dengan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian skripsi ini. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif yang berusaha mengungkapkan suatu masalah atau peristiwa sebagaimana adanya. Hasil penelitian ini ditekankan pada gambaran secara objektif tentang keadaan yang sebenarnya dari objek yang diteliti. Akan tetapi untuk mendapatkan 25 manfaat yang lebih luas dalam penelitian ini, perlu disertai interpretasi- interpretasi yang kuat. 44 Dalam hal ini, penulis mencoba menelaah nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat di dalam film ayat-ayat cinta, sehingga dapat diaplikasikan dan dijadikan pengalaman didalam kehidupan sehari-hari. 2. Sumber Data a. Data Primer Dalam penelitian ini data pimer yang digunakan adalah data yang bersumber dari VCD film Ayat-Ayat Cinta. b. Data Sekunder Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini diambil dari berbagai literatur seperti novel Ayat - ayat Cinta, website: http://www.google.com dan http://www.yahoo.com dan buku-buku hal lain yang berhubungan dengan objek pembahasan. 3. Pendekatan Penelitian Dalam penulisan skripsi ini digunakan pendekatan teori yang diperkenalkan oleh Abrams atau teori model Abrams, sebuah kerangka teori yang mengandung pendekatan kritis terhadap karya sastra, yaitu sebagai berikut: a. Pendekatan yang menitikberatkan terhadap karya sastra itu sendiri, pendekatan ini disebut pendekatan obyektif. Artinya bahwa pendekatan yang mendasarkan suatu karya sastra secara keseluruhan. 44 Hadari Nawawi, Metode Penelitian Bidang Sosial, (Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1993), hal. 31. 26 Pendekatan yang dilihat dari eksistensi sastra itu sendiri berdasarkan konvensi sastra yang berlaku, seperti kebulatan makna, diksi, rima, struktur kalimat, tema plot, setting, dan karakter. 45 b. Pendekatan yang menitikberatkan terhadap penulis, pendekatan ini disebut pendekatan ekspresif. Artinya bahwa sejauh manakah keberhasilan pengarang dalam mengekspresikan ide-idenya. 46 c. Pendekatan yang menitikberatkan terhadap semesta, pendekatan ini disebut pendekatan mimetik. Artinya bahwa pendekatan ini bertolak dari pemikiran bahwa karya sastra merupakan refleksi kehidupan nyata. Refleksi ini terwujud berkat tiruan dan gabungan imajinasi pengarang terhadap realitas klehidupan atau alam yang dilihatnya. 47 d. Pendekatan yang menitikberatkan terhadap audiens (pembaca/pemirsa), pendekatan ini disebut pendekatan pragmatis. 48 Artinya bahwa pendekatan yang didasarkan pada pembacanya. 49 Dari keempat model pendekatan di atas, penulis akan menggunakan pendekatan obyektif. Sebuah karya yang berorientasi objektif memiliki pendekatan yang dilihat dari eksistensi sastra itu sendiri berdasarkan konveksi sastra yang berlaku. 50 Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa 45 Zainuddin Fananie, Telaah Sastra, cet III, (Surakarta: Muhamidiyah University Pres, 2002), hal 112. 46 Ibid. hal 113 47 Ibid. hal 111 48 A. Teeuw, Sastra dan Ilmu Sastra; Pengantar Teori Sastra (Jakarta: Pustaka Jaya, 1984), hal. 50. 49 Zainuddin Fananie, Telaah Sastra….hal 113 50 Ibid hal 111 27 pendekatan objektif memberikan penilaian yang dilihat dari sejauhmana kekuatan atau nilai sastra tersebut berdasarkan keharmonisan semua unsur- unsur pembentuknya. 4. Metode Pengumpulan Data Untuk mempermudah dalam pengumpulan data, maka peneliti ini menggunakan metode dokumentasi yaitu mencari data-data mengenai hal- hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, surat kabar, buku, majalah, prasasti, agenda dan sebagainya. Adapun langkah-langkah analisa data adalah sebagai berikut: a. Merekam atau memutar film yang dijadikan obyek penelitian. b. Mentransfer rekaman ke dalam bentuk tulisan atau naskah sekenario. c. Menganalisa isi film dan mengklasifikasikannya mengenai muatan nilai materi yang terdapat dalam film tersebut. d. Mengintegrasikannya dengan kerangka teori yang digunakan. Dalam skripsi ini dilakukan pengamatan terhadap film Ayat-Ayat Cinta, catatan dan bukti dalam VCD serta buku-buku yang ada kaitannya dengan penelitian. Adapun sumber data yang penulis gunakan meliputi: a. Data primer, yaitu VCD film ayat - ayat cinta. b. Data sekunder, yaitu berbagai macam literatur yang berhubungan dengan obyek penelitian. 28 5. Teknik Analisa Data Teknik yang digunakan dalam menganalisa data dalam kajian ini adalah Content Analisys (Analisis Isi) atau analisis dokumen, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap informasi yang didokumentasikan dalam rekaman, baik gambar, suara ataupun tulisan. 51 G. Sistematika Pembahasan Untuk mempermudah dan memfokuskan kajian ini agar sistematis, runtut serta terarah, maka penulisannya disusun dengan sistematika sebagai berikut : Skripsi ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, terdiri dari beberapa halaman formalitas penulisan skripsi, yaitu : halaman sampul luar, halaman pembatas, halaman sampul dalam, surat pernyataan keaslian skripsi, halaman nota dinas pembimbing, halaman nota dinas konsultan, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar. 52 Bagian kedua, merupakan isi dari skripsi yang terdiri dari IV bab, yaitu : BAB I. Pendahuluan yang meliputi: latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian, telaah pustaka, kerangka teoritik, metode penelitian, sistematika pembahasan. 51 Suharsimi Arikunto, Manajemen Penelitian, cet. IV (jakarta: Rineka Cipta, 1998) hal. 309. 52 Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi S-1, Fakultas Tarbiyah Jurusan Kependidikan Islam UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2006 29 BAB II. Gambaran umum tentang film terdiri dari: Pertama, deskripsi teoritis tentang pengertian film, sejarah dan perkembangan film Indonesia, jenis dan Unsur-unsur pembentuk film, Kedua, deskripsi teoritik tinjauan umum tentang film ayat-ayat cinta meliputi proses produksi dan gambaran film ayat-ayat cinta. BAB III. Berisikan tentang nilai-nilai pendidikan Islam dalam film ayat-ayat cinta. Dan mengapa film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal. BAB IV. Penutup, yang terdiri dari : kesimpulan, saran-saran dan kata penutup. Bagian ketiga adalah akhir dari skripsi ini, didalamnya terdapat daftar pustaka dan lampiran. 30 BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG FILM A. Pengertian dan Sejarah Film Serta Perkembangannya di Indonesia 1. Pengertian Film Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah sebagai suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, karena gurulah yang menghendakinya untuk membantu tugasnya dalam menyampaikan pesan- pesan dari bahan pelajaran yang di berikan oleh guru kepada anak didik 53 Setiap materi pelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi dan untuk menyederhanakan tingkat kesukaran tersebut diperlukan kehadiran media sebagai alat bantu seperti : globe, grafik, gambar dan lain-lain. Kemudian orang mulai berfikir ke arah diperlukannya alat bantu pembelajaran yang bersifat audio visual, slide, gambar, pita kaset dan film. Seperti halnya film sebagai media audio visual yang ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pembelajaran. Film memiliki berbagai arti yang saling berkaitan, semisal dalam pengertian kimia fisik dan teknik, film berarti selaput halus. Dalam fotografi dan sinematografi film berarti bahan yang dipakai untuk segala Sesutu yang 53 Yudi Nugraha ST, Media Pembelajaran dalam Pendidikan. Dalam http://yudinugraha.co.cc/?p=9. Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 31 berkaitan dengan foto 54 . Film adalah suatu bentuk yang dikemas dari berbagai unsur seperti bahasa dan cara pengmabilan gambar 55 . Secara epistemologi film (sinema) adalah Cinemathographie yang berasal dari Cinema + tho = phytos (cahaya) + graphie = grhap (tulisan = gambar = citra) jadi pengertiannya adalah melukis gerak dengan cahaya. 56 Film adalah gambar yang bergerak, adapun pergerakannya disebut sebagai intermitten movement, gerakan yang muncul hanya karena keterbatasan kemampuan mata dan otak manusia menangkap sejumlah pergantian gambar dalam sepersekian detik. 57 Pendapat lain menyatakan bahwa Film yaitu untuk menamakan serangkaian gambar yang diambil dari objek yang bergerak. Gambar objek itu memperlihatkan suatu seri gerakan atau momen yang berlangsung secara terus menerus, kemudian diproyeksikan ke sebuah layar dengan memutarnya dalam kecepatan tertentu sehingga menghasilkan sebuah gambar hidup 58 . Gambar hidup, juga sering disebut movie (semula pelesetan untuk 'berpindah gambar'). Film, secara kolektif, sering disebut 'sinema'. Gambar-hidup adalah bentuk seni, bentuk populer dari hiburan, dan 54 Ensiklopedi Nasional Indonesia, (Jakarta: PT. Cipta Adi Pustaka, 1989), Jilid V, hal, 315 55 Milhan Artikel Metode Analisis Film menggunakan Teori Strukturalis dalam http://milhan16.wordpress.com/2008/07/26/metode-analisis-film-menggunakan-teori-strukturalis/ Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 56 Sinema, http://id.wikipedia.org/wiki/Sinema Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 57 http://penulisankritik.blogspot.com/2007/07/apa-itu-film-mengapa-ingin-menulis.html 58 Ibid.,Ensiklopedi Nasional Indonesia, hal.305. 32 juga bisnis. Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan atau oleh animasi 59 . Agar dapat melukis gerak dengan cahaya, harus menggunakan alat khusus, yang biasa disebut dengan kamera. Menurut Oemar Hamalik film adalah rangkaian gambar-gambar yang diproyeksikan ke layar dengan kecepatan yang teratur, bergerak secara kontinyu sehingga benar-benar menampilkan pergerakan normal orang-orang, benda-benda, lukisan cerita dalam satu kesatuan agar mudah dipahami. 60 Film menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia film adalah benda tipis seperti kertas yang terbuat dari seluloid untuk merekam gambar negatif (yang akan dibuat film) atau untuk tempat gambar-gambar positif (yang akan diproyeksikan ke layar di bioskop). 61 Film pada dasarnya adalah gambar yang diproyeksikan ke layar, agar dapat diproyeksikan, gambar diambil dengan alat semacam kamera foto pada bahan seluloid. Dalam film gambar-gambar itu berturut-turut tidak ada selanya, sehingga dapat menunjukkan urutan peristiwa film yang mengungkapkan kejadian. Sedangkan kaum formalis Rusia: mengatakan bahwa film adalah gambar-gambar yang membentuk peristiwa 62 . Dibandingkan suara, gambar memiliki kekuatan lebih dalam menceritakan sesuatu atau membuat 59 http://kedaikopi.serambinews.com/index.php?PHPSESSID=fa7ac7af55c9747faed63814 42c103c5&topic=312.msg3562#msg3562 Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 60 Oemar Hamalik, Media Pendidikan, (Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1994), hal. 43 61 Tim Penyusun Kamus, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1988), hal 242 62 http://www.in-docs.com/detailnews.cfm?chid=27420F06-8540-49EF- A8D4378582D3E753 Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 33 seseorang percaya Orang akan lebih tertarik dan percaya dengan sajian gambar atau adegan dibandingkan sajian berupa interview atau tuturan seseorang. yang terjadi dalam masyarakat, baik kejadian masa lalu, masa kini, atau masa akan datang yang tentunya kesemuanya mempunyai tujuan tersendiri. Sejak di temukannya film, para pendidik segera melihat manfaat nya bagi pendidikan. Film pendidikan sekarang telah sangat berkembang di Negara-negara maju seperti halnya di Indonesia. Telah banyak perpustakaan film yang meminjamkan film tentang segala macam topik dalam tiap bidang studi. Beberapa keuntungan film dalam pendidikan adalah: a. Film sangat baik menjelaskan suatu proses, bila perlu dengan mengguakan slow motion. b. Tiap peserta didik dapat belajar sesuatu dari film, tanpa membedakan intelektualitas. c. Film sejarah dapat menggambarkan peristiwa-peristiwa masa lalu secara realistis dalam waktu yang singkat. d. Film dapat membawa anak dari Negara yang satu ke Negara yang lain dan dari masa yang satu ke masa lain. e. Film dapat diulangi bila perlu untuk menambah kejelasan 63 . Film pendidikan dianggap efektif untuk digunakan sebagai alat Bantu pengajatran. Film yang diputar di depan peserta didik harus merupakan bagian integral dari kegiatan pengajaran. Film mempunyai 63 Nasution, Teknologi Pendidikan cet. III (Jakarta : Bumi Aksara, 2005), hal.104. 34 nilai tertentu seperti halnya dapat melengkapi pengalaman-pengalaman dasar, memberikan inspirasi baru, menarik perhatian penyajian lebih baik karena mengandung nilai-nilai hiburan, pendidikan, informasi, dapat menjelaskan hal-hal yang yang abstrak, mengatasi rintangan bahasa 64 . Film harus dipilih agar sesuai dengan pelajaran yang sedang diberikan. Untuk itu guru harus mengenal film yang tersedia dan lebih selektif dalam mengetahui manfaatnya karena sampai sekarang banyak Production House (PH) belum bertendensi di dunia pendidikan masih banyak yang bertujuan di luar itu. . Film menjadi media yang sangat berpengaruh, melebihi media-media yang lain, karena secara audio dan visual dia bekerja sama dengan baik dalam membuat penontonnya tidak bosan dan lebih mudah mengingat, karena formatnya yang menarik 65 . 2. Sejarah Film Film yang merupakan gambar bergerak dimulai dari sejumlah temuan teknologi di akhir abad ke-19. Kelak temuan tersebut menjadi titik picu kelahiran industri film. Aneka piranti semacam permainan optis (seperti mainan teropong yang diputar-putar memberikan gambaran geometris tertentu dengan bantuan kaca cermin di tiga sudut sisinya), pertunjukan bayangan (semacam wayang), lentera ajaib dan alat yang 64 Sudarwan Danim, Media Komunikasi Pendidikan ( Pelayanan Professional Pembelajaran dan Mutu Hasil Belajar. Proses Belajar Mengajar di Pergururuan Tinggi ) cet. I ( Jakarta : Bumi Aksara, 1995.) hal.19. 65 http://penulisankritik.blogspot.com/2007/07/apa-itu-film-mengapa-ingin-menulis.html Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 35 dikembangkan kemudian. Sebuah alat dinamai roda kehidupan alias "zoopraxiscope" yang bisa memperlihatkan gambar animasi atau foto bergerak dipatenkan William Lincoln di Amerika Serikat (AS) tahun 1867 Untuk melihat gambar itu bergerak, sebuah celah lubang menjadi sasaran mata penonton. Mungkin mirip dengan gambar to'ong. Orang pertama yang menerapkan peralatan fotografi dalam bidang perfilman adalah Eadweard Muybridge. Awalnya adalah kegemaraanya pada bertaruh balapan kuda pada tahun 1977, Muybridge menempatkan 12 kamera sepanjang jalur balapan, dan merentangkan tali-tali menyeberangi jalur setiap melewati kuda diabadikan oleh satu kamera. Muybridge merealisasikan semua gerakan asli dan memproyeksikannya dengan lentera ajaib. 66 Namun temuan tersebut jauh dari bentuk gambar bergerak atau biasa disebut film saat ini. Film saat ini bermula dari temuan kamera film. Seorang warga Perancis, Louis Lumiere kerap disebut sebagai penemu kamera film pertama di tahun 1895. Temuan Lumiere berupa kamera film yang bisa dibawa ke mana saja, lalu alat pemroses film dan projektor yang dinamai Cinematographe. Ketiga fungsi tersebut menjadi satu kesatuan temuannya. Cinematographe telah membuat gambar bergerak atau film menjadi sangat populer pada masanya. Kalau boleh dikatakan temuan Lumiere telah membuka pintu era film. Dari negara lain, perusahaan yang didirikan Thomas Alva Edison 66 Ensiklopedi Nasional Indonesia, (Jakarta: PT. Cipta Adi Pustaka, 1989), Jilid V, hal, 308 36 memperkenalkan temuan Kinetoscope di tahun 1891. Temuan itu memungkikan satu orang untuk menonton gambar bergerak. Belakangan temuan itu disempurnakan menjadi projektor Vitascope pada tahun 1896. Pada awal 1885, telah diproduksi gambar bergerak pertama namun, film karya Lumiere bersaudara yang dianggap sebagai film sinema yang pertama. Judul film karya mereka adalah “Workers Leaving the Lumiere Factory.” Pemutaran film ini di Grand Cafe menandai lahirnya industri perfilman 67 . Film-film yang ditampilkan adalah rekaman kehidupan sehari-hari warga kota Paris seperti buruh-buruh yang keluar dari pabrik dan seorang ibu yang sedang memberi makan bayinya. Yang paling membuat kegaduhan adalah rekaman gambar kereta yang berjalan ke arah layar. Ketika kereta semakin “mendekati” layar, penonton pun dibuat panik, mereka merasa kalau kereta tersebut akan menabraknya. Film akhirnya semakin berkembang khusunya di Eropa termasuk Belanda. Penemuan demi penemuan terus berkembang, apalagi setelah penemuan Lumiere mengundang banyak peminat produser pada saat itu. Pada awal abad ke-20, produksi film Prancis mempunyai peranan penting di dunia, bahkan merupakan pembuat film kolosal pertama hasil karya Charles Pathe. Perang Dunia I menghancurkan industri perfilman Eropa dan pasaran Internasional, dan memberikan peluang perfilman Amerika 67 http://kedaikopi.serambinews.com/index.php?PHPSESSID=fa7ac7af55c9747faed63814 42c103c5&topic=312.msg3562#msg3562 Di Akses Sabtu, 15 Maret 2008 37 Serikat mencapai keberhasilan. Ketika perang berakhir, Hollywood mendominasi perfilman dunia. 68 3. Perkembangan Film di Indonesia Hari Film Nasional diperingati oleh insan perfilman Indonesia setiap tanggal 30 Maret. Tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Film Nasional karena pada 30 Maret 1950 adalah hari pertama pengambilan gambar film “Darah & Do’a” atau “Long March of Siliwangi” yang disutradarai oleh Usmar Ismail. Alasan disakralkannya film “Darah & Do’a” karena film ini dinilai sebagai film lokal pertama yang bercirikan indonesia. Selain itu inilah film pertama yang benar-benar disutradarai oleh orang Indonesia asli dan juga dilahirkan dari perusahaan film milik orang Indonesia asli. Perusahaan ini bernama Perfini (Perusahaan Film Nasional Indonesia) Usmar Ismail juga pendirinya. 12 tahun sesudah produksi film “Darah & Do’a” tepatnya pada 11 oktober 1962 konferensi kerja Dewan Film Nasional dengan organisasi perfilman menetapkan hari shooting pertama film tersebut yaitu 30 Maret 1950 sebagai Hari Film Indonesia. Ketetapan tersebut sempat mendapat perlawanan dari golongan kiri yang sangat agresif dalam menghadapi pihak yang dianggap sebagai lawan-lawannya. Pada 1964 golongan kiri membentuk PAPFIAS ada dua versi arti dari PAPFIAS: yang pertama Panitia Aksi Pemboikotan Film Imperialis Amerika Serikat, yang kedua 68 Ensiklopedi Nasional Indonesia, (Jakarta: PT. Cipta Adi Pustaka, 1989), Jilid V, hal, 310 38 Panitia Aksi Pengganyangan Film Imperialis Amerika Serikat. Golongan kiri melakukan serangan-serangan kepada film Usmar Ismail yang dianggap tidak nasionalis atau kontra-revolusioner. PKI dan golongan kiri pun tidak mengakui tanggal 30 Maret 1950 sebagai Hari Film Nasional, tapi menuntut 30 April 1964 yang dijadikan sebagai Hari Film Nasional, saat berdirinya PAPFIAS. Pada 1966 terjadi peristiwa Gestapu, golongan komunis yang dianggap sebagai biang keladi peristiwa ini dihabisi. Artinya wacana penggantian tanggal hari film nasional ikut lenyap dan tanggal 30 Maret 1950 tetap diakui sebagai hari lahirnya Film Nasional sampai saat ini. 69 Film Nasional telah disepakati lahir pada tanggal 30 Maret 1950, namun sebenarnya sejarah pembuatan film cerita di Indonesia yang dulunya bernama Hindia Belanda, sudah dimulai pada tahun 1926. Bahkan sampai tahun 1942 industri film lokal sudah cukup berkembang, meskipun masih kalah bersaing dengan film-film asing terutama dari Amerika. Pada masa itu para pemilik perusahaan-perusahan film lokal adalah orang-orang Cina & Belanda. Judul film cerita yang pertama kali dibuat di negeri ini adalah: “Loetoeng Kasaroeng” yang masih berupa film bisu. Pemain-pemainya adalah orang-orang pribumi, pembuatnya adalah dua orang Belanda: G. Krugers & L. Heuveldorf. Ketika film ini dibuat penduduk di kota-kota 69 http://petualangwaktu.multiply.com/journal/item/2/Sebelum_Lahirnya_Hari_Film_Nasi onal Di Akses Minggu, 06 April 2008 39 besar seperti Batavia, Bandung, Surabaya dll sudah tidak asing lagi dengan pemutaran film yang dulu dikenal dengan sebutan “Gambar Idoep”. Mereka sudah biasa melihat film-film cerita yang berasal dari Amerika, Cina dan Belanda. Penduduk Hindia Belanda khususnya warga Batavia untuk pertama kalinya bisa menyaksikan film di penghujung tahun1900 70 . Di Indonesia proses pertumbuhan perfilman tidak mengalami proses kelahiran kembali, yang awalnya dicap rendahan menjadi sesuai dengan nilai-nilai seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelas menengah ke atas, juga intelektual dan budayawan. Sejarah film Indonesia menunjukkan unsur-unsur gabungan dan akulturasi dari film tidak mengalami pertumbuhan berarti. Akibatnya ketika masyarakat dimanjakan unsur visual dan audio, dari perkembangan teknologi media dan seni lainnya seperti televisi, seni rupa, dan lain-lain, masyarakat Indonesia tak mendapatkannya dalam film. Perfilman Indonesia pernah mengalami krisis hebat ketika Usmar Ismail menutup studionya tahun 1957. 71 Pada tahun 1992 terjadi lagi krisis besar. Tahun 1991 jumlah produksi hanya 25 judul film (padahal rata-rata produksi film nasional sekitar 70 - 100 film per tahun). Yang menarik, krisis kedua ini tumbuh seperti yang terjadi di Eropa tahun 1980, yakni tumbuh dalam tautan munculnya industri cetak raksasa, televisi, video, dan radio. Dan itu didukung oleh kelembagaan distribusi pengawasannya yang melahirkan mata rantai penciptaan dan pasar yang beragam sekaligus 70 Ibid 71 http://www.geocities.com/Paris/7229/film.htm Di Akses Minggu, 06 April 2008 40 saling berhubungan, namun juga masing-masing tumbuh lebih khusus. Celakanya di Indonesia dasar struktur dari keadaan tersebut belum siap. Seperti belum efektifnya jaminan hukum dan pengawasan terhadap pasar video, untuk menjadikannya pasar kedua perfilman nasional setelah bioskop. Faktor yang mempengaruhi rendahnya mutu film nasional salah satunya adalah rendahnya kualitas teknisi karyawan film. Ini disebabkan kondisi perfilman Indonesia tidak memberikan peluang bagi mereka yang berpotensi untuk berkembang. Penurunan jumlah film maupun penonton di Indonesia sudah memprihatinkan. Jumlah penonton dalam skala nasional tahun 1977/78 - 1987/88 tercatat 937.700.000 penonton dan hingga tahun 1992 menurun sekitar 50 persen. Bahkan di Jakarta dari rata-rata 100.000 - 150.000 penonton, turun menjadi 77.665 penonton tahun 1991. Demikian juga dengan jumlah film, dari rata-rata 75 - 100 film pertahun, tahun 1991 / 92 menurun lebih daripada 50 % tahun 1993 surat izin produksi yang di keluarkan Deppen RI, sampai bulan Mei baru tercatat 8 buah film nasional untuk diproduksi. 72 B. Jenis Dan Unsur-Unsur Pembentuk Film 1.Jenis-Jenis Film Secara umum, film dapat dibagi menjadi tiga jenis, yakni : film dokumenter, film fiksi dan film eksperimental. Pembagian ini didasarkan 72 http://www.geocities.com/Paris/7229/film.htm Di Akses Minggu, 06 April 2008 41 atas cara bertuturnya yakni, naratif (cerita) dan non-naratif (non cerita). Film fiksi memiliki struktur naratif yang jelas sementara film dokumenter dan film eksperimental tidak memiliki struktur naratif. Film dokumenter yang memilki konsep realisme (nyata) berada di kutub yang berlawanan dengan film eksperimental yang memilki konsep formalisme (abstrak). Sementara film fiksi berada persis diantara dua kutub tersebut. Adapun skema tentang jenis-jenis film adalah sebagai berikut: 73 Dokumenter _________ Fiksi _________ Eksperimental (nyata) (rekaan) (abstrak) a. Film Dokumenter Dokumenter adalah sebutan yang diberikan untuk film pertama karya Lumiere bersaudara yang berkisah tentang perjalanan (travelogues) yang dibuat sekitar tahun 1890-an. Tiga puluh enam tahun kemudian, kata ‘dokumenter’ kembali digunakan oleh pembuat film dan kritikus film asal Inggris John Grierson untuk film Moana (1926) karya Robert Flaherty. Grierson berpendapat dokumenter merupakan cara kreatif merepresentasikan realitas. Sekalipun Grierson mendapat tentangan dari berbagai pihak, pendapatnya tetap relevan sampai 73 Himawan Pratista, Memahami Film, cet I (Yogyakarta: Homerian Pustaka 2008), hal. 4. 42 saat ini. 74 Film Dokumenter (Documentary Film) Dokumenter menyajikan realita melalui berbagai cara dan dibuat untuk berbagai macam tujuan. Namun harus diakui ,film dokumenter tak pernah lepas dari tujuan penyebaran informasi, pendidikan dan propaganda bagi orang atau kelompok tertentu. Intinya film dokumenter tetap berpijak pada hal-hal senyata mungkin. 75 Film documenter tidak menciptakan suatu peristiw atau kejadian namun merekam peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi atau otentik. Tidak seperti film fiksi, film documenter tidak memilki plot namun memilki struktur yang umumnya didasarkan oleh teama atau argumen dari sineasnya. Film documenter juga tidak memililiki tokoh protagonist dan antagonis, konflik serta penyelesaian seperti halnya film fiksi. Struktur bertutur film documenter umumnya sederhana dengan tujuannya agar memudahkan penonton untuk memahami dan mempercayai fakta- fakta yang disajikan. 76 Seiring dengan perjalanan waktu, muncul berbagai aliran dari film dokumenter misalnya dokudrama (docudrama). Dalam dokudrama, terjadi reduksi realita demi tujuan-tujuan estetis, agar 74 http://elearning.unej.ac.id/courses/SSI1037/document/Materi/001_bab_I_Pendahuluan.p df?cidReq=SSI1037 Di Akses Minggu, 06 April 2008 75 Yoki Yosanto, dalam http://trimarsela.blogspot.com/2008/05/jenis-jenis-film.html Di Akses Minggu, 06 April 2008 76 Himawan Pratista, Memahami Film,……….hal 4 43 gambar dan cerita menjadi lebih menarik. Sekalipun demikian, jarak antara kenyataan dan hasil yang tersaji lewat dokudrama biasanya tak berbeda jauh. Dalam dokudrama, realita tetap jadi pakem pegangan. 77 Content film dokumenter selain mengandung fakta juga mengandung subyektiftas pembuat yaitu sikap atau opini sutradara terhadap suatu peristiwa. 78 Dokumenter sering dianggap sebagai rekaman dari ‘aktualitas’ potongan rekaman sewaktu kejadian sebenarnya berlangsung, saat orang yang terlibat di dalamnya berbicara, kehidupan nyata seperti apa adanya, spontan, dan tanpa media perantara. 79 b. Film Fiksi Berbeda dengan jenis film documenter, film fiksi terikat oleh plot. Dari sisi cerita, film fiksi sering menggunakan cerita rekaan di luar kejadian nyata serta memiliki konsep pengadeganan yang telah dirancang sejak dari awal. Dari sisi produksi, film fiksi relative lebih kompeks jika dibandingkan dengan jenis film jenis lainya, baik masa pra-produksi, produksi, maupun pasca-produksi. Manajemennya pun terkadang lebih kolmpleks, terbukti dengan jumlah para pemain dan serta kru yang sangat banyak. Produksi 77 Ibid Yoki Yosanto…… 78 Andreas Eko, Artikel Movie; About The Content And Genre dalam http://www.goethe.de/Ins/id/lp/prj/art/ksd/med/ein/id59991.htm Di Akses Minggu, 06 April 2008 79 http://cinemaholic.endonesa.net/lanjut.php?cat=news&id=10 Di Akses Minggu, 06 April 2008 44 film fiksi juga memekan waktu yang lama selain persiapanya dilakukan secara matang dan maksimal. Film fiksi yang berada di tengah-tengah dua kutub, nyata dan abstrak, sering kali memiliki tedensi ke salah satu kutubnya, baik secara naratif maupun secara sinematik. 80 c. Film Eksperimental Film eksperimental merupakan jenis film yang sangat berbeda dengan dua jenis film lainnya. Film eksperimental tidak memilki plot namun tetap memiliki struktur. Strukturnya sangat dipengaruhi oleh insting subjektif sineas seperti gagasan, ide, emosi, serta pengalaman batin mereka. Film-film eksperimental umumnya berbentuk abstrak dan tidak mudah dipahami. Karena hal ini disebabkannya mereka menggunakan symbol-simbol personal yang mereka ciptakan sendiri. 81 Film eksperimental adalah film yang tidak dibuat dengan kaidah kaidah film yang lazim. Tujuannya untuk mencari cara pengungkapan pengungkapan baru lewat film. Film eksperimental ini merupakan film yang lahir dari tradisi menonton TV dan dalam perkembangan lebih lanjut disebut sebagai video art. Berbeda dengan film film biasa, film eksperimental atau video art merupakan penggabungan antara konsep waktu (waktu untuk visualisasi ditentukan sebelumnya oleh si pembuat film jadi durasi 80 Himawan Pratista, Memahami Film,……….hal 6 81 Ibid hal 8 45 tidak tergantung kepada hasil editan) konsep visual (visualisasi membebaskan apakah penonton tetap sebagai penonton atau penonton sebagai subjek yang diaktualisasikan untuk ditonton) digitalisasi dan personalitas (efek efek digital tertentu mutlak diperlukan untuk menunjang visualisasi serta setiap karya harus mencerminkan gaya dan kekuatan personal dari si pembuat tanpa memperdulikan pemahaman penonton) 82 Dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia, jenis film (genre film) terbagi menjadi beberapa kategori seperti: a. Film instruktif, film instruktif dibuat dengan isi berupa pengarahan yang berkaitan dengan sebuah pekerjaan atau tugas. Bentuk film ini bisa berupa animasi boneka atau film yang diperankan oleh aktor dan aktris. b. Film penerangan, film penerangan merupakan film yang memberi kejelasan suatu hal, semisal film tentang mengisahkan pentingnya program KB. c. Film jurnal, film jurnal dibuat untuk mendukung sebuah berita. Film ini bisa diartikan sebagi film dokumenter. d. Film gambar atau animasi, film gambar atau animasi dibuat dari gambar-gambar tangan (ilustrasi). 82 http://cinemaholic.endonesa.net/lanjut.php?cat=news&id=10 Di Akses Minggu, 06 April 2008 46 e. Film boneka, film boneka ditampilkan dengan pemain berupa boneka, terkadang beberapa boneka dimainkan oleh seorang dalang sekaligus diatas panggung. f. Film Iklan, film iklan isinya mempropagandakan produk-produk tertentu. Film iklan umumnya dimainkan oleh bintang-bintang ternama untuk menarik minat penontonya. g. Film dokumenter, film dokumenter berisikan rekaman segala sesuatu sesuai dengan apa yang dilihat. Biasanya film ini berisikan peristiwa penting yang diperkirakan tidak akan terulang lagi. h. Film Cerita, film cerita adalah film yang berisi kisah manusia (roman) yang dari awal sampai akhir merupak suatu keutuhan cerita dan dapat memberikan kepuasan emosi kepada penontonnya. 83 Menurut Andreas Eko dalam artikelnya yang berjudul Movie About The Content And Genre jenis film terbagi atas enam jenis yaitu: a. Film cerita Film cerita memiliki berbagai jenis genre yang ditandai oleh gaya, bentuk dan isi tertentu, mulai dari drama, horor, action, science fiction, kamedi musical. b. Film faktual Film faktual termasuk kategori film non cerita dan masih dibagi lagi kedalam dua kelompok yaitu film berita dan film dokumentasi. Film berita menitikberatkan pada segi pemberitaan kejadian aktual 83 Ensiklopedi Nasional Indonesia, ………hal, 306 47 sementara film dokumentasi hanya merekam kejadian tanpa dialah lagi. c. Film dokumenter Content film dokumenter selain mengandung fakta juga mengandung subyektiftas pembuat yaitu sikap atau opini sutradara terhadap suatu peristiwa. d. Film eksperimental Film eksperimental adalah film yang tidak dibuat dengan kaidah kaidah film yang lazim. Tujuannya untuk mencari cara pengungkapan pengungkapan baru lewat film. e. Film animasi Film animasi merupakan film yang memanfaatkan gambar dan benda benda mati yang lain seperti boneka, meja, kursi. dll yang bisa dihidupkan dengan teknik animasi. 84 Sedangkan menurut M.Bayu Widagdo dan Winastwan Gora S. dalam bukunya yang berjudul Bikin Film Indie Itu Mudah jenis film terbagi menjadi empat yakni : a. Film Action (laga) Film Action adalah film yang bertema laga dan mengetengahkan perjuangan hidup biasanya dibumbui dengan keahlian setiap tokoh untuk bertahan dalam pertarungan hingga akhir cerita. Kunci sukses dari jenis tersebut adalah kepiawaian sutradara untuk menyajikan aksi pertarungan secara apik dan detail, seolah penonton ikut merasakan ketegangan yang terjadi. 84 http://www.jogjamedianet.com/article_full.php?id=132 Di Akses Minggu, 26 April 2008 48 b. Film Comedy (Humor) Film comedy atau humor adalah jenis film yang mengandalkan kelucuan sebagai factor penyajian utama. Jenis tersebut tergolong paling disukai dan bisa merambah usia segmentasi penonton. Namun, ada kesulitan dalam menyajikannya. Jika kurang waspada, komedi yang ditawarkan bisa terjebak dalam humor yang slapstick, yakni terkesan memaksa penonton untuk menertawakan kelucuan yang dibuat-buat. Salah satu kunci suksesnya adalah meminta tokoh humoris yang sudah dikenal masyarakat untuk memerankan suatu tokoh dalam film, layaknya saat menghibur penonton. c. Film Romance (Drama) Film romance atau drama adalah jenis film yang populer dikalangan masyarakat penonton film. Faktor perasaan dan realitas kehidupan nyata ditawarkan dengan senjata simpati dan empati penonton terhadap tokoh yang diceritakan. Kunci utama kesuksesan berjenis roman drama adalah dengan mengangkat tema klasik tentang permasalahan manusia yang tak pernah puas mendapatkan jawaban. Mungkin masalah cinta remaja, perselisihan antara menantu dsan orang tua, atau juga perjalanan manusia untuk mencapai cita-citanya. d. Film Mistery (Horor) Film mistery atau horor adalah sebuah jenis khusus dunia perfilman. Dikatakan jenis khusus karena meskipun cakupannya 49 sempit dan berkisar padahal yang itu-itu saja, tetapi jenis itu cukup mendapatkan perhatian dari para penontin. Hal tersebut disebabkan keingin tahuan manusia pada sebuah dunia yang membuat mereka selalu bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi di dunia lain tersebut. Kunci suksesnya terletak pada cara mengemas dan menyajikan fisualisasi hantu dan konstruksi dramatik scenario. Selain itu, alur cerita juga harus masuk akal sengga tidak ada ganjalan dan sanggahan penonton sesudah pemutaran film. Perkembangan dunia film saat ini memunculkan jenis film sebagai hasil dari kolaborasi beberapa diantaranya, misalnya komedi laga, horor komedi, drama komedi, drama laga, horor laga, roman laga dan semacamnya. 85 Berdasarkan penggolongan jenis film diatas, maka film ayat-ayat cinta termasuk dalam katagori jenis film roman atau drama percintaan. Dari uraian di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa film memiliki jenis-jenis tertentu sesuai keperluannya yang kadangkala berbenturan dengan aspek seni dan komersialisasi, sebagai sebuah industri film. 2. Unsur-Unsur Pembentuk Film Memahami sebuah film tidak lepas dari unsur-unsur pembentuk film. Pemahaman terhadap unsur-unsur pembentuk film tentu akan banyak 85 M.Bayu Widagdo dan Winastwan Gora S, Bikin Film Indie Itu Mudah, (Yogyakarta : CV. Andi Ofset, 2007), hal 26 50 membantu kita untuk memahami film dengan lebih baik. Terkadang tanpa kita sadari, setelah melihat atau menikmati sebuah film kita tertarik aksi pertempuran realistik hal ini mendorong daya imajinatif kita, sehingga seolah-olah kita terlibat di dalamnya. Atau bahkan tertarik dengan alur ceritanya yang heroik atau yang terlalu melankolis dan tidak jarang kita sering menitikan air mata kita. Secara umum, film terbagi menjadi dua unsur pembentuk yaitu, unsur naratif dan unsur sematik. Unsur naratif adalah perlakuan terhadap cerita filmnya. Unsur naratif berhubungan dengan aspek cerita atau tema film. Setiap film cerita tidak mungkin lepas dari unsur naratif. Setiap cerita pasti memilki unsur-unsur seperti tokoh, masalah, konflik, lokasi, dan waktu. Sedangakan unsur sinematik merupakan aspek-aspek teknis dalam produksi sebuah film. Unsur sinematik memilki berbagai bagian pembentuknya seperti: a. Mise-en-scene Mise-en-scene adalah segala hal yang berad didepan kamera seperti latar, tata cahaya, kostum dam make-up. b. Sinematografi Sinematografi adalah perlakuan terhadap kamera dan filmnya serta hubungan kamera terhadap objek yang diambil. c. Editing Editing adalah transisi sebuah gambar (shot) ke gambar shot 51 lainnya. 86 Dalam hal editing bukanlah sekedar memilih gambar dan mengabungkannya saja. Tetapi memberikan sentuhan-sentuhan juga perlu dilakukannya. Seperti memberi visual effect atau soundt effect 87 d. Suara Suara dalah segala hal dalam film yang mampu kita tangkap melalui indra pendengaran. Unsur naratif dan unsur sematik tersebut saling berinteraksi dan berkesinambungan satu dengan yang lain untuk membuat sebuah film. Artinya film tidak dapat dinikmati secara maksimal jika kedua unsur di atas tadi tidak saling melengkapi atau bahkan berdiri sendiri-sendiri. Secara altikuratif 88 C. Proses Produksi Dan Gambaran Film Ayat-Ayat Cinta. 1. Proses Produksi Film Ayat-Ayat Cinta Film ayat-ayat cinta yang diproduksi oleh MD Entertainment dan disutradarai oleh Hanung Bramantiyo adalah Film yang diangkat dari Novel best seller karya Habiburahman El-Shirazy. Mulai memasuki tahap persiapan dan riset ke Kairo. Dan persiapan dimulai, Hanung dengan semangat menggelora membaca buku-buku tentang Fiqih dan sunnah. Ia melibatkan mahasiswa Al-Azhar untuk mendampinginya. Dalam proses pembuatan film ayat-ayat cinta tidak lah semudah film-film lain yang telah 86 Himawan Pratista, Memahami Film,……….hal 2 87 M.Bayu Widagdo dan Winastwan Gora S, Bikin Film Indie Itu Muda……….hal 8 88 Himawan Pratista, Memahami Film,……….hal 2 52 diproduksinya, film ini banyak mengalami halangan dan rintangan. Halangan dimulai dengan datangnya kesangsiaan, sinis, dan cemoohan para pembaca novel ayat-ayat cinta, mereka pesimis dengan difilmkanya novel ayat-ayat cinta. Dalam proses pembuatan film ini, pihak MD bekerjasama dengan ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin sebagai penasehatnya. Sebelum mengadakan casting, diadakannya diskusi dengan kang Abik (sebuatan akrab Habiburahman El-Shirazy). Kang abik sangat concern dengan sosok Fahri. Dia harus turut serta memilih tokoh Fahri. Casting di mulai pertama di pesantren-pesantren. Tetapi hasilnya Nol. Bukan berarti para santri tidak ada yang ganteng dan pintar seperti fahri. Tetapi banyak diantara mereka sudah menganggap 'Film' adalah produk sekuler. Oleh sebab itu banyak diantara mereka tidak mau ikut casting. Casting dilakukan lebih dari 5 bulan. Semua yang ikut casting adalah pemain-pemain terkenal. Tapi diantara mereka banyak terjebak pada tuntutan atas 'Kesucian Fahri'. Banyak diantara mereka beracting 'sok suci' dengan melantunkan ayat-ayat dan menyebut asma Allah dengan berlebihan, mirip seperti ustadz-ustadz di TV-TV. Pernah ada calon pemain yang menurut sutradara sangat pas untuk memerankan tokoh Fahri. Tetapi lelaki itu tidak beragama Islam. Kang Abik tidak setuju. Lalu ditengah keputusasaannya datang seorang lelaki. Ganteng, tetapi tidak sombong (tidak merasa dirinya ganteng). Dia sangat santun. Bahasanya pun santun. Ketika berucap Allah, dia agak-agak canggung. Bahkan tidak fasih seperti ustadz. Dia adalah Fedi Nuril. 53 Antara sutradara dengan kang Abik terjadi tarik ulur dan perdebatan panjang mengenai Fedi Nuril sebagai Fahri. Namun Hanung bersikukuh bahwa Fedi Nuril cocok untuk memerankan tokoh Fahri dengan alasan Fahri bukan lelaki sempurna. Tapi yang membuat Fahri tampak sempurna karena dia sadar bahwa dirinya tidak sempurna. Akhirnya mereka sepakat memutuskan dia yang main sebagai Fahri. Keputusan Fedi Nuril sebagai Fahripun mengundang banyak kesangsian di kalangan pembaca fanatik AAC, terutama di Malaysia. Karena film Fedi Nuril sebelumnya menampilkan Fedi ciuman dengan perempuan bukan muhrim. Pada saat mencari sosok Aisyah dan Maria, semula ada kesepakatan untuk mencari pemain Mesir. Tetapi setelah dilakukan riset disana, sangat mmngejutkan. Perempuan-perempuan Mesir lebih tua dari umurnya. Tidak mudah mencari pemain Indonesia yang cantik sekaligus solihah. Pak Din Syamsudin berpesan kalau bisa pemain Aisyah kesehariannya berjilbab seperti Zaskia Meca yang berjilbab dan cantik. Namun Zascia tidak bertampang bule. Dia sangat sunda. Pernah dilakuakn casting. Akhirnya dipilihlah Ryanti sebagai Aisyah dan Carrisa Putri sebagai Maria. Ketiga pemain itu dikursuskan bahasa arab secara privat untuk mendalami kehidupan Muslim di kairo. Mereka sangat antusias. Namun antusiasme itu harus berhadapan dengan kenyataan bahwa mereka juga punya kesibukan lainnya. Ryanti sebagai VJ di MTV dan Carrisa bermain sinetron. Ryanti yang sangat 54 keteter ketika berperan sebagai Aisyah. Aisyah adalah sosok yang memiliki beban berat. Sementara Ryanti sebagai VJ MTV harus selalu tampak riang dan ringan. Sering sekali benturan itu membuat proses pendalaman karakter tidak sempurna. Dalam pembuatan film ini kesabaran Hanung benar-benar di uji. Impiannya untuk mewujudkan keindahan dan kedalaman Islam terbentur oleh kenyataan sebaliknya: Ringan, Riang, Hedonistik dan Pop. Apalagi ketika producer tiba-tiba berubah pikiran melihat kenyataan penonton Film Indonesia banyak di dominasi anak-anak muda yang pop, ringan dan tidak menyukai hal-hal bersifat perenungan. Pihak produser lantas ingin mengubah karakterr film AAC menjadi sangat pop seperti Kuch Kuch Hotahai Tidak jarang terjadi perang mulut dengan producer ketika meminta adegan Talaqqi dibuang. Karena boring dan membuat penonton mengantuk. Lalu beberapa adegan yang bersifat perenungan, seperti pada saat Fahri dipenjara dan menemukan hakikat kesabaran dan keikhlasan dari seorang penghuni penjara yang absurd. Semua adegan itu diminta untuk dibuang atau dikurangi dan lebih mementingkan adegan romans seperti AADC ataupun Kuch Kuch Hotahai. 89 89 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/8/KISAH_DI_BALIK_LAYAR_A AC_I Di Akses Minggu, 26 April 2008 55 Kemudian Hanung datang bersama tim kecil ke Kairo, menjalin kerjasama dengan local production house, Egypt Production. Mereka sangat senang menyambut kedatangan tim dari AAC. Kata mereka, tidak mudah membuat film di kairo. Skenario film harus dapat ijin dari sensor film. Tidak seperti di Indonesia. Bisa dengan gampang membuat film apa aja. Karena waktu yang ada sangat sempit, ijin yang seharusnya 3 bulan, bisa diurus dalam 2 minggu oleh seorang local producer bernama Tammer Abbas; seorang muslim kairo, cerdas, berpengalaman di bidang film dan kharismatik. Tammer mem-provide apa yang dibutuhkan: hunting lokasi, akomodasi dan transportasi hingga penyewaan alat. Dalam benak Hanung, sudah tergambar sedemikian jelas film AAC ini akan sedetil seperti yang kang abik tuliskan di novel. Setelah riset selesai dan skenario jadi, 20 tim dari Jakarta datang untuk melakukan hunting lokasi sekaligus test kamera. Tim AAC melakukan shooting di sebuah tempat di El Giza. Mereka sangat disupport disana. Mereka melakukan persiapan di Kairo selama 2 minggu. Tammer akan mensupport semua shooting di Kairo berikut kostum, lokasi, crew dan pemain pendukung. Film ini benar-benar akan menjadi film Indonesia yang shooting total di Luar Negeri. Baru pertama kali terjadi dalam sejarah perkembangan film nasional. Hanung akan mempersembahkan yang terbaik. Sebuah film agama yang indah dan bersahaja. Yang akan dikenangnya dan semua umat muslim Indonesia dan dunia. Mendadak semua berhenti begitu saja. Impian itu kandas. Producer membatalkan shooting di Kairo dengan 56 alasan bujet produksi yang ditawarkan Egypt Production tidak masuk akal. Tammer Abbas menawarkan angka 3 kali lipat produksi standart Film Indonesia. 1 Film AAC di produksi sama saja memproduksi 3 film layar lebar di Jakarta. Siapapun producer di negeri ini akan berfikiran sama yakni untuk membatalkan produksi Film. Tapi producer Hanung tidak begitu saja berniat membatalkan produksi film ini. Bersama-sama mereka mulai memikirkan bagaimana AAC bisa diproduksi sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Kemudian mereka mencari sponsor untuk bisa tetap shooting di Kairo. Mereka mulai menjalin kerjasama dengan The Embassy of Egypt di Jakarta. Lewat hubungan baik dengan ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin, mereka setuju dengan tawaran ini. Kata Dubesnya, Film ini akan dikelola oleh dua Negara: Indonesia dan Mesir. Sebelum di putar di bioskop, film ini harus diputar dihadapan presiden Negara-Negara Islam di Asia dan Timur Tengah, begitu kata Dubes. Akhirnya dibuatkan kesepakatan antara dua Negara melalui Dutabesar Mesir, Departemen Budaya Pariwisata dan PP Muhammadiyah. Bersama-sama mereka melakukan pers conference, mengabarkan berita gembira ini ke masyarakat. Namun lagi-lagi semua itu tidak ada artinya pemerintah Mesir, sekalipun memberikan dukungan buat kerjasama, tidak bisa melakukan intervensi terhadap harga-harga termasuk di dalamnya Equiptment, lokasi, dan property. Itu adalah hak perusahaan swasta. Artinya, sekalipun di 57 dukung pemerintah, tetap tidak bisa mempengaruhi harga. Harapan shooting di Kairo akhirnya kandas. Terlebih lagi pihak Egypt Production tiba-tiba mengirimkan tagihan atas hunting, pelayanan persiapan dan test kamera selama di kairo sebesar 500 juta rupiah. Producer tidak mau membayarnya. Terjadilah perselisihan antara keduanya. Pihak Egypt Production melayangkan surat gugatan ke pihak KBRI di Kairo. Pihak KBRI kairo mengirimkan surat ke Departemen Luar Negeri Indonesia dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata yang isinya terjadi penipuan pihak MD kepada perusahaan Kairo. Berita ini membuat Deplu dan Depbudpar menarik kembali dukungannya. Begitu juga dengan pihak Dubes Mesir. Seperti sebuah drama tragedi, nasib produksi Ayat- Ayat cinta tidak terselamatkan. 90 Bersamaan dengan itu film produksi pertama MD yang berbudjet besar drop di pasaran. Sebuah film yang dianggap idealis, bahkan tidak mampu menembus angka 100 ribu penonton. Keyakinan producer mulai goyah. Hanung tahu pada waktu itu kondisi psikologis producerknya sedang drop. Tidak hanya satu-dua juta kerugian yang dia tanggung di film pertama. Wajar jika sudah menggoyahkan keyakinannya. Hanung berusaha meyakinkan produsernya lagi kalau AAC adalah film yang ditunggu penonton. Dan juga meyakinkan kalau kita di dukung oleh 90 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/9 Di Akses Minggu, 26 April 2008 58 Muhammadiyah. Tapi alasan itu tidak cukup buat produsernya. Sebagian pemain Ayat-Ayat Cinta adalah pemain dengan jadwal ketat. Fedi Nuril sibuk dengan album dan tour Garasi. Ryanti sibuk dengan jadwal MTV, Carissa dan tante Marini sibuk dengan sinteron striping, Melanie putria dan Surya Saputra sibuk dengan presenter. Kalau produksi ini mundur schedule pemain yang akan sulit. Di bulan kedepan para pemain tersebut sudah masuk schedule lain diluar Ayat-Ayat Cinta. Hal itu membuat Iqbal Rais, asisten Hanung kelabakan mengatur schedule. Hal mendasar yang membuat produksi ini mengalami kendala kreatif adalah saat producer mulai menekan bujet produksi akibat kerugian di film pertama. Pemindahan shooting di Indonesia dilakukan dengan asumsi budjet produksi tidak semahal di Kairo. Padahal kenyataan di lapangan tidak semudah asumsi itu. Sesuatu yang diciptakan dengan set akan lebih mahal dibanding kita menggunakan set yang sudah jadi. Kalau toh ditemukan rumah yang mirip dengan yang ada di Kairo, perabot didalam rumah itu tidak bisa dipakai. Menjelang shooting Hanung dan producer banyak bertengkar soal itu. Pengajuan budjet untuk tata artistik di potong. Begitupun dengan pengajuan lampu. Pada awal persiapan, konsep film AAC adalah menghadirkan keindahan kota Kairo dengan memotret landsceap sebagaimana tertulis di novelnya kang Abik. Kini, terpaksa harus Hanung persempit mengingat lokasi shooting tidak memadai dan peralatan pendukung dikurangi. 59 Kemudian memperkuat dramatik cerita daripada keindahan gambar. Oleh sebab itu beban jatuh pada para pemain. Pemain harus mampu secara meyakinkan membawakan karakter yang diperankan. Pernah suatu kali Hanung minta mundur lagi karena pemain belum siap, terutama Rianti dan Carrisa. Producer tidak memberikan ijin. Alasanya melihat Rianti dan Cariisa masih jauh dari harapan sutradara. Pada awalnya tokoh Aisyah diperankan Carrisa dan Rianti sebagai Maria. Saat latihan berlangsung, keduanya tidak pernah mencapai klimaks. Selalu saja ada yang salah. Kemudian Whani Darmawan selaku acting coach (Penata laku) mencoba merobah posisi. Rianti sebagai Aisyah dan Carrisa sebagai Maria. ada perubahan yang lebih baik. Tapi Hanung masih belum yakin dengan itu, dikarenakan banyak persoalan kreatif lain yang menghimpitnya lalu Hanung minta bantuan kepada Salman Aristo untuk ikut memutuskan. Setelah melewati test kamera, Hanung ,Salman Aristo dan Producer bersama-sama melihat dan memutuskan siapa yang pantas menjadi Aisyah. Waktu itu rapat untuk memutuskan siapa yang pantas menjadi Aisyah dilakukan 10 menit sebelum acara pers conference yang menghadirkan PP Muhammdiyah Din Sayamsudin dan wartawan dari media cetak dan TV. Akhirnya, mereka memutuskan Rianti yang menjadi. Aisyah Cadarpun terpasang menutup sebagian wajah cantik Rianti Ketika hari Shooting ditentukan, pemain sudah disiapkan secara schedule, Set sudah dibangun, mendadak ada kabar Ryanti akan di deportasi karena masa 60 tinggalnya sudah habis (Rianti masih menjadi warga Negara Inggris saat ini), sehingga dia harus kabur ke Singapura beberapa hari sambil mengurus perpanjangan masa tinggalnya di Indonesia. Shooting yang sudah ditentukan harus mundur lagi. Set yang sudah dibangun harus dibongkar. Akhirnya merekapun mundur. Karena set yang sudah dibuat tidak bisa dibongkar, terpaksa shooting satu hari tapi setelah itu break seminggu. Pada saat shooting, Hanung melihat Kairo berdiri di Jakarta dan semarang. Juga melihat metro yang dibangun bangsa Prancis berada di stasiun Manggarai. Hanung juga melihat perpustakaan Al-Azhar dan ruang Talaqqi masjid Al-Azhar di Gedung Cipta Niaga Jakarta Kota. Flat Fahri, Flat Maria dan Pasar El Khalili di kota lama dan Gedung Lawang Sewu Semarang. Ruang sidang pengadilan Fahri di Gereja Imanuel Jakarta. Pada saat shooting berlangsung, tidak begitu saja mulus dan on schedule. Hari-hari pertama berhasil menghadirkan suasana Kairo dengan menyewa orang-orang arab sebagai extras. Karena shooting selalu selesai tengah malam, orang-orang Arab lama-lama tidak mau diajak shooting lagi. Maklum, mereka bukan berprofesi sebagai pemain. Kebanyakan dari mereka pedagang, mahasiswa, karyawan bahkan ada yang dokter. Suatu kali pernah si dokter marah-marah karena shooting sampai malam, padahal sebagai dokter dia tidak pernah berpraktek sampai malam. Di hari-hari menjelang akhir shooting AAC, bahkan untuk mengajak gembel Arab pasar Tanah Abang pun tidak bisa. 61 Di Kota lama dan Lawang sewu Semarang, mereka menghadapi persoalan kamera terbakar, hujan, berhadapan dengan preman Kota Lama, ruang sempit dan lapuk karena tua yang membuat set lampu lama. Dengan begitu scene yang seharusnya diambil jadi banyak terhutang. Tidak jarang Hanung melakukan improvisasi demi efisiensi. Banyak adegan yang disederhanakan. bahkan dibuang. Tapi cukup senang karena Hanung bisa merubah salah satu sudut kota lama semarang menjadi pasar di El-Giza. Mereka menghadirkan unta dari kebun binatang Gembiraloka Jogjakarta. Penduduk kota lama Semarang dibikin heboh dengan munculnya unta secara tiba-tiba di sana. Shooting paling berat yang rasakan Hanung adalah pada saat adegan sidang Fahri. Gereja Imanuel Jakarta di set sebagai ruang pengadilan. Hanung menghadirkan lebih dari 300 ekstrass. Semua pemain utama kumpul jadi satu. Penata kostum, penata make-up kewalahan menghadapi banyaknya pemain. Ini salah satu scene dengan jumlah pemain paling banyak. melihat hal yang unik di sana. Banyak pemain memakai Jilbab bahkan bercadar, tapi mereka berada di dalam gereja. Tanda salib bertebaran di atas kepala mereka. Suatu hal yang lucu dan menarik bagi Hanung . Lalu Hanung ingat, pada saat masuk masjid Al-Azhar, bahkan untuk ijin memotret saja tidak mudah, apalagi shooting. Tapi di gereja Imanuel ini, sutradara tidak hanya membawa kamera dan lighting. Bahkan memasukkan teralis penjara sebesar 3 meter persegi didalamnya. Tidak 62 terasa, persoalan sudah menjadi bagian dari produksi ini. Hingga shooting ini selesai. 91 Ketika Shooting di Jakarta sudah selesai. Hanung puas dengan kerja tim AAC yang solid. Sekalipun berat, tetap commit untuk menyelesaikan film ini apapun hambatannya. Padahal secara legal, kontrak crew sudah habis 1 bulan sebelumnya. Artinya, mereka bekerja tanpa ikatan kontrak lagi. Ini yang membuat Hanung terharu atas commitment mereka. Terlebih lagi, banyak diantara mereka non-muslim. Tapi tidak satupun dari mereka yang mengkaitkan keyakinan itu dengan kualitas kerja mereka. Sebagaimana sudah direncanakan sebelumnya, meski Allan bisa menyulap Semarang dan Jakarta jadi Kairo. Secara geografis, tidak akan tergambar jika tidak ada shooting di Kairo. Awalnya producer sudah puas dengan hasil shooting di Indonesia tanpa perlu shooting di Kairo. Tetapi Hanung masih sangat keberatan. Sebenarnya, dari hasil sisa adegan yang belum diambil, hanya membutuhkan waktu 5 hari saja shooting di kairo. Akhirnya producer mengerti dan menjalin hubungan dengan local production lain di kairo. Local producer itu sering menangani film-film asing yang shooting di Cairo. Sebuah perusahaan yang juga berpengalaman d bidang produksi film. Setelah melihat konsep film AAC, dia menawarkan harga untuk 91 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/10 Di Akses Minggu, 26 April 2008 63 shooting disana selama 5 hari. Jumlah yang diajukan sebesar 3 Milyar untuk shooting 5 hari. Nilai yang bahkan di Indonesia bisa membuat satu film. ‘Angka yang tidak masuk akal’ kata producer. Hanung sepakat dengan producernya, konsekwensi membuat film sesuai dengan novel Kang Abik memang berbudjet besar. Tetap Hanung tidak percaya degan penawaran itu. Setelah mereka mengecek quota yang diajukan, dan melihat item-item yang tidak rasional. Misalnya, makan per orang mereka budjet kan 100 US$ sehari. Padahal pada saat riset di sana, crew bisa makan dengan 25 ribu sehari. Budjet penawaran itu tidak bisa ditawar kecuali mengurangi jumlah hari dan crew. Negosiasi tertutup. Kemudian muncul gagasan shooting di India dari salah seorang staf perusahaan MD yang orang India. Dia berjanji bisa menyediakan lokasi yang dibutuhkan mirip Kairo. Semula ragu, tetapi setelah ditunjukkan foto-foto lokasi di India, Hanung jadi yakin. Dalam foto itu tergambar Sungai Nil, sudut kota Kairo, Taman Al-Aazhar University, Padang Pasir lengkap dengan unta-unta dan kafilah. Hanya pyramid saja yang tidak ada. Tapi itu bisa dibuat di studio menggunakan Computer Graphics Imagery (CGI) yang lebih dikenal dengan special effect. Disaat persiapan menuju India, tercetus ide untuk tetap bisa shooting di Kairo dengan dibarengi workshop film buat mahasiswa Indonesia- Al-Azhar. Lalu Hanung menghubungi PCIM (Pimpinan Cabang Islam Muhammadiyah). Mereka setuju dengan ideku. Kita bahkan dibantu KBRI. Di Kairo, dengan PCIM, Hanung berencana menggelar 64 workshop dengan peserta anggota PCIM (mereka adalah mahasiswa Indonesia yang sekolah di Al-Azhar Universitas yang menjadi anggota Muhammadiyah) dan akan Shooting mengambil suasana kota dengan kamera kecil bersama dengan mahasiswa peserta workshop tersebut. Biasanya, kegiatan yang mengatasnamakan mahasiswa tidak perlu ijin berbelit-belit. Maka segala sesuatu dipersiapkan. Dari Jakarta, tim yang berangkat ke India 20 orang termasuk pemain, tetapi 6 diantaranya berangkat duluan ke Kairo selama 4 hari. 6 orang tersebut adalah, Fedi Nuril, Faozan Rizal (Kamera), Kasnan (Asisten Kamera), seorang pengawal alat, Adi molana (tata suara) dan Hanung. Producer setuju dengan rencana tersebut. Tapi ditengah persiapan itu, muncul kendala di pengurusan Visa. Karena hari shooting di India dan Kairo berurutan, membuat pengurusan visa tarik-tarikan antara keduanya. Waktu mereka hanya 1 minggu sebelum keberangkatan shooting. Akhirnya Hanung minta tolong pihak PCIM dengan bantuan KBRI menguruskan visa on arrival. KBRI setuju dan sudah menghubungi pihak emigrasi Kairo bahwa akan datang tim dari Indonesia berjumlah 6 orang untuk workshop. Bahkan pihak KBRI bisa menyediakan fasilitas khusus masuk kawasan pyramid dengan bebas. Rasa optimis sutradara bangkit lagi. Akhirnya Hanung bisa shooting di Kairo. Tapi, semua itu hanya mimpi. Sesampainya di bagian Check In Bandara Sukarno-Hatta, Hanung dan 5 kru lainnya tidak boleh berangkat. 65 Waktu itu tim berencana terbang ke Kairo dengan Singapore Airlines (SQ). Pihak SQ tidak bisa memberangkatkan hanung bersama timnya dengan alasan tidak ada visa. Hanung menjelaskan, bahwa timnya dapat fasilitas Visa on Arrival dari KBRI Kairo. Mereka minta bukti tertulis dari pihak KBRI sebagai pegangan. Hanung menunjukkan undangan dari PCIM untuk workshop atas nama Muhammadiyah ke pihak SQ. Mereka tidak mau terima. Yang mereka minta adalah surat tertulis yang menjamin 6 orang yang diterbangkan SQ bisa diterima di Kairo. Itu tanggungjawab Airlines atas keselamatan penumpang. Hanung segera menelpon pihak PCIM untuk menghubungi KBRI. Ternyata hari itu kantor KBRI libur. Sekalipun bisa terhubung secara pribadi dengan bagian konsulat KBRI, tapi untuk urusan administrasi harus melalui kantor. Akhirnya, mereka tidak jadi berangkat. Kamera yang sudah Hanung sewa, tiket yang sudah kita beli dan segala harapan untuk bisa shooting di Kairo gagal. Tidak ada harapan lagi kecuali shooting ke India. Untuk saat ini, sebuah kemewahan bisa membayangkan film ini sesuai dengan harapan Kang Abik dan pembaca fanatik AAC. Pesawat Malaysia Airlines take off dari Jakarta membawa 20 Kru dan pemain AAC beserta dua kopor berisi Kostum pemain, 3 kopor berisi property keperluan Artistik dan dua kopor lain berisi bahan baku film 35mm serta kabel- kabel. 66 Kira-kira 8 jam perjalanan, mereka mendarat di Banglore untuk transit. Pesawat yang membawa mereka ke Bombay baru besok pagi sekitar jam 10 take off dari bandara. Menurut travel agent di Jakarta, di Banglore mereka disediakan penginapan. Tetapi kenyataannya bukan penginapan sebagaimana layaknya sebuah hotel transit di bandara international. mereka disediakan satu apartement dengan 6 kamar. Padahal mereka berjumlah 20 orang dimana tidak semuanya laki-laki. Belum terhitung Koper yang banyak. Tidak layak mereka untuk menempati satu apartement. Malam itu sudah jam 12 malam. Pihak administrasi apartement sudah tutup untuk meminta tambahan satu apartement lagi. Setelah beberapa lama terkatung-katung, salah seorang pembantu apartement lain menawari bisa memakai apartementnya kalau hanya semalam, karena pemiliknya sedang keluar kota. Akhirnya mereka menyewanya. Apartement itu untuk crew dan pemain perempuan. Hanung bersama crew laki-laki lainnya saling tumpang tindih di apartement satunya. Tepat jam 11 siang meninggalkan Banglore menuju Bombay. Mereka sudah dijemput sebuah bis yang akan membawa tim AAC 15 jam menuju Jodhpur. 15 jam perjalanan, bayangan mereka, seperti perjalanan Jakarta Surabaya. Setelah keluar dari bandara Bombay dengan tumpukan koper-koper, mereka melihat bis yang disediakan kecil. Bis tersebut bukan selayaknya kendaraan tempuh Jakarta-Surabaya. 67 Bis itu seperti bis Jakarta-Sukabumi yang diberi AC. Tempat duduknya sempit hanya memuat 20 orang saja. Sedangkan koper-koper banyak. Hanung komplain dengan orang india (staff MD) yang mengurusi disana. Dia bilang, bis ini disediakan berdasarkan bujet dari producer. Mereka tetap tidak mau naik. Setelah berdebat lama, akhirnya disediakan satu mobil kijang khusus untuk koper-koper. Seorang supir bernama Ganesh membawa mereka membelah negeri India melintasi Gujarat. Sebuah perjalanan panjang dan melelahkan terbayang. Perjalanan Bombay-Jodhpur mirip seperti perjalanan Jakarta- Surabaya. Bis kami melaju bersama dengan puluhan bahkan ratusan truk- truk. Terkadang bis berhenti sekedar minum teh hangat India yang dicampur susu bersama sopir-sopir berkulit hitam. Di perbatasan Gujarat mereka mendapat persoalan. Bis kami dilarang melintasi perbatasan karena dokumen tidak lengkap. Sementara Ganesh mondar-mandir dari post satu ke post lainnya yang jaraknya 1 km untuk menyelesaikan administrasi. Terlihat dia begitu stress, dia meminjam Hp Tika untuk menghubungi seseorang. Terlihat dari cara bicaranya, Ganesh sedang bertengkar. Mungkin orang itu yang menyebabkan Ganesh mendapat persoalan. Mereka nyaris pulang ke Bombay karena tidak ada ijin melintas. Ditengah situasi panik itu Rianti, Clarrisa, Oka dan Fedi didatangi militer bersenapan karena mereka foto-foto. ‘Ini bukan tempat wisata!’ kata Militer itu. Terlihat wajah Rianti pucat karena takut. Akhirnya 68 Ganesh menjelaskan ketidaktahuan mereka. Setelah 2 jam dengan perasaan tidak menentu, mereka bisa melintasi perbatasan, melanjutkan perjalanan atas perjuangan Ganesh. Malam yang panjang terasa. Sekalipun sulit buat tidur di tempat sempit seperti itu, mereka tidak bisa melewatkan rasa ngantuk. Pagi berikutnya berhenti di sebuah kota kecil. menyewa losmen kecil untuk mandi dan sarapan. Mereka istirahat selama 4 jam dengan memberikan kesempatan Ganesh tidur. Di tempat itu baru sadar bahwa mereka sudah menempuh 15 jam perjalanan. Tetapi kami masih berada setengah perjalanan menuju Jodhpur. Setelah membuka peta baru sadar berapa jarak sebenarnya dan berapa waktu tempuh sebenarnya antara Bombay-Jodhpur. Bombay-Jodhpur berjarak 850km, Kira-kira 24 jam waktu perjalanan darat jika ditempuh secara non-stop. Merasa ditipu. Fedi yang biasanya diam, kini marah-marah, dia protes ke producer atas perlakuan ini. Jawab producernya, pihak MD tidak tahu menau soal ini. Mereka juga minta maaf. Pak Rajish, salah satu karyawan MD dari India bagian make-up artis banyak membantu kami. Setidaknya membantu kami berkomunikasi. Ternyata, dibalik semua itu ada yang tidak jujur, memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan. Hanung marah, Akibat dari kesalahpahaman ini mereka kehilangan waktu dan tenaga yang seharusnya bisa dimanfaatkan Shooting. Jam 20.00, tepat 30 jam perjalanan dari Bombay, mereka masuk Hotel. Sepanjang hidup Hanung, tidak pernah membayangkan melintasi negeri 69 Gujarat naik bis. Tanpa asuransi, tanpa perlindungan apapun. Untung tidak ada teroris menghadang nya. Pagi harinya mereka mulai shooting. Dan persoalan seperti tidak selesai. Dari mulai peralatan yang dipakai sudah ditinggalkan industri India 5 tahun yang lalu, Lampu-lampu yang fliker (menghasilkan cahaya kelap- kelip seperti neon yang habis watt nya), Kamera tua yang ketika dipakai mengeluarkan bunyi berisik, generator yang lebih layak dipakai buat menyalakan mesin pemarut kelapa dibanding untuk shooting. Lalu kru-kru India yang disediakan untuk membantu mereka bukan kru profesional. Di bagian akomodasi makanan kami selalu datang telat sehingga banyak yang protes. Di lokasi gurun, harus mendaki gunung pasir dengan jalan kaki sebelum menuju lokasi utama. Menggunakan Unta untuk mengangkat Kamera dan perlengkapannya. . Sebelum mencapai tempat lokasi, mereka istirahat mirip kafilah-kafilah yang kehausan ditengah sahara. Kecuali lokasi Gurun, lokasi Nil, Taman, Rumah Sakit berada di satu hotel peninggalan Kasultanan Pakistan. Lokasi gurun Pasir ditempuh 4 jam perjalanan dari Jodhpur. Melelahkan tapi juga menyenangkan. 3 hari mereka melakukan shooting dan 2 hari sisanya adalah perjalanan.Di hari ketiga, rombongan kembali ke Jakarta. proses pembuatan film Ayat-Ayat Cinta yang semakin lama semakin rumit secara teknis. Sehingga mengakibatkan jadwal Tayang Ayat-Ayat Cinta mundur di bulan Januari 92 . 92 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/10 Di Akses Minggu, 26 April 2008 70 2. Gambaran Film Ayat-Ayat Cinta Film ini bercerita tentang seorang pemuda desa miskin bernama Fahri bin Abdillah yang merantau ke Mesir, Kairo untuk bersekolah di Universitas Al-Azhar. Fahri adalah sosok pemuda yang berperilaku Islami. Fahri yang berkemauan kuat dan teguh memegang janji. Pendeknya karakter Fahri adalah karakter seorang Islam yang masih berusaha menjadi Islam kaffah. Fahri juga tidak bersentuhan dengan perempuan yang bukan istri atau mahramnya. Fahri bersama teman-temannya tinggal bertetangga dengan keluarga Mesir beragama Kristen Koptik yang sangat bersahabat. Yang paling dekat dengan keluarga itu adalah Fahri. Kamar Fahri tepat di bawah kamar anak perempuan keluarga Kristen Koptik itu. Namanya Maria. Walau berstatus Kristen, Maria suka Al-Quran bahkan dia hafal salah satu surat Al-Quran. Yang paling disukainya adalah surat Maryam seperti namanya. Film diawali dengan adegan Fahri yang tengah kebingungan, karena file-file komputernya hilang, sehingga harus meminta bantuan tetangganya, Maria, dengan menampilkan dialog bahasa arab (yang kemudian juga mengisi sebagian film) beserta teks terjemahan. Duarr, Sebuah awalan yang sangat tidak terduga dan mengejutkan, pilihan yang 71 cukup cerdas, namun khas. Dengan bahasa gambar, Hanung merangkai sebuah kekikukan saat seorang perempuan bukan muhrim memasuki flat bertuliskan Baiti Jannati tempat Fahri dan kawan-kawan tinggal, mulai dari membetulkan posisi duduk hingga saat Syaiful telat memberitahu kawannya (Dennis Adhiswara) untuk tidak keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk dan celana pendek. Kejadian yang merupakan simbolisasi yang baik dari akhlak Fahri dan kawan-kawan saat Maria yang cantik dengan ringan tangan membantu Fahri mengetik ulang proposal tesisnya. Lalu, ceritapun bergulir, ke saat Fahri hendak pergi talaqqi ke tempat ustadz Utsman, dengan runtun tergambar bagaimana Maria kemudian meminta tolong untuk membelikan disket dan menghadiahkan ashir mangga kepada Fahri, langkahnya sempat terhenti sebentar oleh adegan Noura yang sedang disiksa oleh Bahadur didepan orang banyak tanpa ada yang berani menghalangi hingga akhirnya ia sampai di tempat ustadz Utsman. Perjalanan pulang dari talaqqi membawa Fahri dalam perkenalan secara tidak sengaja dengan Aisyah yaitu saat ia hendak menghalangi seorang Mesir yang membentak Aisyah karena memberi tempat pada orang Amerika, meski untuk itu ia mendapat pukulan Fahri bin Abdullah Shiddiq Mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi S2-nya di Universitas tertua di dunia, Al-Azhar. Seorang pemuda bersahaja yang memegang teguh prinsip hidup dan 72 kehormatannya. Cerdas dan simpatik hingga membuat beberapa gadis jatuh hati. Dihadapkan pada kejutan-kejutan menarik atas pilihan hatinya. Peran Fahri dalam film ini dimainkan oleh Fedi Nuril. Aisyah Greimas Mahasiswi asing bercadar keturunan Jerman dan Turki, cerdas, cantik dan kaya raya. Dalam film ini, Aisyah diperankan oleh Rianti Cartwright. Maria Girgis Gadis Kristen Koptik yang jatuh cinta pada Islam. Ia sangat mencintai Fahri, namun cintanya hanya diungkapkannya lewat diarinya yang selanjutnya membuat dia menderita karena cinta itu. Tokoh Maria diperankan oleh Carissa Puteri. Zaskia Adya Mecca memerankan tokoh Noura dalam film ini. Perempuan yang menjadi kehilangan akal sehat karena cinta Noura, perempuan yang sangat naas hidupnya. Noura mengalami kekerasan oleh ayahnya dan waktu bayi tertukar di rumah sakit. Berkat pertolongan Fahri, Noura menemukan kebahagian dan ayah sebenarnya. Namun cinta menggelapkan akal sehatnya, dia hamil dan menuduh Fahri yang melakukannya. Dia terobsesi pada Fahri untuk menjadi ayah dari calon bayinya. Fahri dipenjara dan disiksa. Tapi Fahri masih dapat bersyukur dan bertakwa hingga akhirnya Fahri menemukan hakekat sabar dan iklas di dalam penjara. Fahri saat itu sudah menikah dengan Aisha, perempuan bercadar, Aisyah yang juga seorang Islam kehilangan pegangan saat Fahri di penjara atas tuduhan Naura. Kesedihan menggelapkan imannya. Aisyah mengutarakan rencanannya kepada Fahri untuk menyuap hakim dan jaksa Fahri menolak. Tidak mungkin baginya melanggar 73 perintah Tuhan. Tidak mungkin baginya untuk menyuap. Satu-satunya saksi yang bisa membebaskan Fahri dengan membuktikan bahwa Noura berbohong dan merekayasa kejadian pemerkosaan itu yang menjadi kunci kesaksian itu adalah Maria namun sayangnya Maria dalam keadaan koma. Satu perempuan lagi yang jatuh cinta pada Fahri adalah Nurul, seorang anak kyai yang juga sedang belajar di Al-Azhar. Nurul binti Ja'far Abdur Razaq Anak kyai besar di Jawa Timur. Dia sangat percaya diri untuk meminang Fahri sebagai suaminya. Peran ini dimainkan oleh Melanie Putria 74 BAB III KANDUNGAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA FILM AYAT-AYAT CINTA A. Kandungan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Pada Film Ayat-Ayat Cinta 1. Nilai-Nilai Keimanan Dalam Film Ayat-Ayat Cinta a. Rasa Kasih Dan Sayang Allah SWT Gb. 1 Teman penjara menasehati Fahri Teman Penjara : Tembok itu terlalu tebal untuk kamu robohkan ha…ha…ha….ha.., terima saja…, kita disini semua sama. Fahri : Tidak…, aku tidak sama, aku disini di fitnah, aku tidah salah, aku justru disini karena perempuan yang aku bela kehormatannya. aku beda sama kamu, Teman Penjara : Semua yang ada dibalik pintu penjara adalah sama, Tuhan bukan hanya ada untuk orang-orang yang taat saja tetapi juga orang-orang yang berdosa. 75 Dalam hal ini, film ayat-ayat cinta mencoba menjelaskan bahwa Allah mempunyai sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Maha pengasih mempunyai arti bahwa segala makhluk Allah yang berada di dunia ini di cukupkan oleh Allah, baik secara fisik maupun non-fisik, karena Allah SWT yang selama ini memberikan sesuatu kepada hamba-hambanya. Ar-Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar-Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya. 93 Ada juga ulama yang memahami kata Ar-Rahmaan sebagai sifat Allah SWT yang mencurahkan rahmat yang bersifat sementara di dunia ini, sedangkan Ar-Rahiim adalah rahamtanya yang bersifat kekal. Rahmatnya di dunia yang sementara ini meliputi seluruh makhluk tanpa kecuali dan tanpa membedakan antara mukmin dan kafir. Sedangkan rahmat yang kekal adalah rahmatnya di akhirat, tempat kehidupan yang kekal yang hanya akan dinikmati oleh makhluk-makhluk yang mengabdi kepada-Nya. 94 Terkadang manusia lah yang sombong dan ingkar terhadap apa-apa yang ada kepada mereka, Allah maha pengasih dan maha penyayang. Nabi Muhammad lah salah satu hamba kesayanga-Nya, cinta dan rasa kasih Allah tidak di berikan kepada semua makhluk-Nya hanya orang-orang yang beriman 93 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya. ( Bandung : CV. Diponegoro, 2000), Hal. 488. 94 M. Quraisy Shihab, Tafsir Al-Misbah, Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an vol I (Jakarta : Lentera Hati, Tanpa Tahun) hal 22 76 dan bertaqwalah yang Allah sayangi karena dengan taqwa yang dapat membedakan kadar keimanan seseorang. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt dalam Q.S Al-Hujurat ayat 13 Og¬³Ò^4C +EEL¯- ^^)³ 7¯E4^³ÞUE= }g)` ¯OE·O _/·6^q¡4Ò ¯ª7¯E4·UE¬E_4Ò 6ON¬7- ºj*.4l·~4Ò W-EO¬·4OE¬4-g¯ _ Ep)³ ¯7¯4`4O-±Ò¡ E³4gN *.- ¯ª7¯¯·³^>Ò¡ _ Ep)³ -.- N®7)U4N ¬OO)lE=^¯@÷ Artinya : Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. 95 b. Iman Kepada Al-Quran Gambar 1 dan 2 Ketika Fahri Mengikuti Talaqqi 95 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.412. 77 Fahri :…… ÷}E·uO·O¯- ^¯÷ =ª^U4× 4p-47¯O¬³^¯- ^g÷ ¬4ÞUE· =}=Oee"- ^@÷ +OE©^U4N 4p4O4:^¯- ^j÷ ÷·;©O=¯- NOE©·³^¯-4Ò ±p4l¯O+4·± ^)÷ Nª;×EL¯-4Ò NOE×O=¯-4Ò ÷p-E³¬×¯OEC ^g÷ 47.E©OO¯-4Ò E_E¬··4O E7=¯4Ò4Ò ¬]-4OOg©^¯-^_÷ Pada bagian ini nilai-nilai yang ingin di sampaikan adalah penting seseorang memperdalam serta mengkaji Al-Quran yang merupakan pedoman dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Adapun keutamaan dalam membacanya adalah seperti yang diriwatyatkan oleh Bukhari dan Muslim sebagai berikut : “Orang yang pandai membaca Al Qur'an akan bersama malaikat yang mulia lagi berbakti, dan yang membaca tetapi sulit dan terbata-bata maka dia mendapat dua pahala”. (HR. Bukhari dan Muslim) tidak berhenti pada tahap mempelajarinya saja, namun seseorang dapat mengamalkannya atau bahkan dapat mengajarinya kepada orang lain. Yang disebut dengan ilmu bermanfaat adalah yang dapat menuai kebaikan diri sendiri dan orang lain. Dalam hadits juga di sebutkan bahwa : Sebaik-baik kamu ialah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari) dan pada hadits yang lainpun disebutkan bahwa : Orang yang 78 dalam benaknya tidak ada sedikitpun dari Al Qur'an ibarat rumah yang bobrok. (Mashabih Assunnah) Artinya isi dan kandungan Al-Quran dapat menjadi akhlak seseorang. c. Iman Kepada Nabi-Nabi 1) Nabi Muhammad Saw Gambar 1 Gambar 2 Aisyah dan Muslim keras Muslim keras dengan Fahri Muslim keras :Mereka itu bukan orang asing !! Amerika itu teroris..kafir..!! Fahri :“Muhammad saw bersabda / berkata barang siapa menyakiti orang asing, berarti dia menyakiti diriku dan barang siapa menyakiti diriku berarti menyakiti Allah” Nabi Muhammad saw mewasiatkan kepada umat manusia jika menginginkan keselamatan baik di dunia maupun di akhirat maka cobalah menjadikannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup juga mengamalkan sunnah nabi. Seperti di sebutkan dalam hadits : Aku tinggalkan untuk kalian dua 79 perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Al Qur'an) dan sunnah Rasulullah saw. (HR. Muslim) 96 Maka jalan yang ditempuh oleh Rasullah saw dalam kehidupan beliau adalah jalan lurus yang diridhai oleh Allah SWT. Melalui beliaulah, Allah SWT menunjukan kepada umat manusia jalan lurus tersebut lengkap dengan rambu-rambunya. 97 karakter Fahri yang study di Al-Azhar memandang sesuatu dengan kaca mata sunah nabi yang selalu dilengkapi oleh Al-Qur’an. Fahri tau benar apa yang telah diucapkannya. Karena dalam Al-Qur’an Q.S Ali-Imran ayat 32 dijelaskan bahwa: ¯¬~ W-ON¬OgCÒ¡ -.- ¬[O÷c·O¯-4Ò W p)¯·· W-¯O-¯4O·> Ep)¯·· -.- ºº OUg47©4ׯjOg¼·¯^¯-^@g÷ Artinya : Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir". 98 Ayat di atas merupakan manifestasi keimanan seseorang Sehingga ketika menjelaskan sesuatu atau bahkan melangkah sesuatu Fahri selalu tenang karena Fahri berbijak pada sunnah dan Al-Qur’an. Nabi Yusuf As 96 Dr. Muhammad Faiz Almath ,1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) Gema Insani Press dalam http: //opi.110mb.com/ Di Akses Minggu, 26 April 2008 97 Yunahar Ilyas, Kuliah Akhlaq, cet. IX ( Yogyakarta : LPPI Pustaka Pelajar ), Hal.74. 98 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.42. 80 Gambar 1 dan 2 Ketika Fahri kehilangan arah Teman Penjara : Ha…ha…ha.., Istighfar Indonesia…, istighfar…, ingatlah lagi siapa dirimu, ha…ha..ha.., apa yang kau lakukan selama ini? ha..ha..ha.., tidak kah kau sombong Fahri? Kau merasa paling benar, kau merasa paling suci, bahkan dihadapan istrimu sendiri, ha…ha…ha…, kau ingat kisah Yusuf As dan Zulaihah? Ha…ha…ha…, Zulaihah menuduh Yusuf telah memperkosanya, padahal dia sendiri yang tidak tahan melihat ketampanan Yusuf. Ha…ha…ha…, finah, itu semua fitnah Fahri, Zulaihah memfinah Yusuf memperkosa dia, hingga Yusuf dipenjara, apakah Yusuf berontak? Tidak Fahri, Yusuf tau Allah sedang berbicara padanya, kamu mau tau apa yang dikatakan Yusuf? Kamu tau apa yang dikatakan Yusuf? Ha… kata Yusuf, ya Allah… jika kehidupan penjara lebih berarti bagiku dari pada kehidupan diluar, maka aku boleh memilih tinggal di penjara tapi dekat dengan-Mu, dari pada aku hidup dengan manusia pendusta, Allah sedang berbicara kepadamu tentang sabar dan ikhlas, sabar dan ikhlas itu Islam Fahri. 81 Ujian (fitnah) berasal dari kata bahasa Arab fa-ta-na yang berarti imtihaan, ikhtiyaar, ibtilaa’, yang artinya ujian. Kalimat fatanu adz-dzahabb berarti membakar emas untuk memurnikannya, artinya emas perlu dibakar (diuji) dulu sampai ketahuan kualitasnya. Demikian pula ujian bagi manusia diberikan untuk menguatkan jiwanya dan membersihkan dosanya. 99 Satu hal pelajaran penting yang ingin di sampaikan melalaui sejarah nabi Yusuf as adalah ketika nabi Yusuf di fitnah oleh Zulaihah, adalah ketika nabi Yusuf tabah dan sabar menerima hukuman yang tidak pernah dilakukannya. Namun akhirnya Allah hanya ingin mengangkat derajat nabi Yusuf melalui cobaan tersebut. Rasulullah saw adalah orang yang paling tinggi derajatnya disisi Allah, tapi ia juga orang yang paling banyak dan paling berat cobaannya. Para nabi as yang lain juga adalah manusia-manusia paling mulia dan paling dikasihi Allah SWT tapi mereka juga adalah yang paling banyak dan berat dicoba oleh Allah SWT. Dan tidaklah cobaan yang datang kepada seorang mu’min, kecuali hal itu baik baginya sepanjang ia bersabar dan bersyukur, sebagaimana sabda Nabi saw: Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam 99 http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=230 Di Akses Minggu, 26 April 2008 82 sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud) 100 d. Iman Kepada Hari Akhir Gambar.1 Saat Fahri menolak tentang suap Aisyah : Kita harus melepaskan Fahri, (sambil memegang muka Fahri), lihat muka kamu... Iqbal : Bagaimana kalau hakimnya kita suap? Aisyah : Berapapun akan saya bayar…, Asalakan… Fahri : Jangan… Fahri : Kita tidak selamanya hidup di dunia, jangan kau lakukan itu Aisyah…, Wallahi aku tidak rela, kenapa keluarga Girgis tidak dijadikan saksi? 100 Dr. Muhammad Faiz Almath ,1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) Gema Insani Press dalam http: //opi.110mb.com/ Di Akses Minggu, 26 April 2008 83 Iman kepada hari akhir adalah masalah yang esensial dalam kehidupan ini untuk menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih sempurna. Kehidupan manusia terbagi menjadi dua: kehidupan pendek di dunia dan kehidupan abadi di akhirat. Dunia adalah tempat dan waktu yang diberikan kepada kita untuk melakukan amal yang kita kehendaki. Sedangkan yang dimaksud dengan akhirat, tempat manusia mendapatkan balasan semua perbuatannya. Siapa yang beramal shalih di dunia, Allah SWT. akan membalasnya dengan ganjaran pahala. Barangsiapa berbuat buruk, Allah SWT. mengancamnya dengan hukuman setimpal. Fahri mengerti sadar benar akan masalah dan kedudukan suap di matanya, Fahri tidak ingin di hari akhir suap menghalanginya menjadi hamba yang sholeh. sebab dalam suatu hadits dikatakan bahwa Allah melaknat penyuap, penerima suap dan yang memberi peluang bagi mereka. (HR. Ahmad). Hari kemudian adalah alat kendali dan pengawasan yang bersumber dari dalam, yang akan memberikan system pengawasan melekat yang mandiri, agar manusia selalu berada di jalan terbaiknya, terhindar dari kesalahan yang dibuatnya. 101 Menyuap dalam masalah hukum adalah memberikan sesuatu, baik berupa uang maupun lainya kepada penegak hukum agar terlepas dari ancaman hukum atau mendapat hukuman ringan. Perbuatan seperti itu sangat 101 Ary Ginanjar Agustian, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ Emotional Spiritual Quotient The Way ESQ 165 1 Ihsan 6 Rukun dan 5 Rukun Islam,cet XXVII (Jakarta : Arga, 2005), Hal.213. 84 dilarang dalam Islam 102 Allah melarang hal suap dan menyuap seperti dalam firmanya Q.S Al-Baqoroh ayat 188 yang berbunyi : ºº4Ò W-EO¬U7··> ª7¯·¯4O^`Ò¡ ª7¯E4uO4 ÷gC4:^¯) W-O7¯;³¬>4Ò .E_) OÞ¯)³ g¬O:+4^¯- W-O¬U¬±·4-g¯ L³C@O·· ;}g)` ´·4O^`Ò¡ +EE4¯- ´¦^¦e") ¯¦+^Ò¡4Ò 4pO÷©ÞUu¬·> ^¯gg÷ Artinya: Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu Mengetahui. 103 e. Iman Kepada Qodha dan Qadhar (ketetapan Allah SWT) Gambar 1 dan 2 Maria meninggal dalam shalatnya 102 Rachmat Syafe’I, Al-Hadits Aqidah, Akhlak, Sosial dan Hukum, cet ke-II (Bandung: Pustaka Setia 2003), Hal 152. 103 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.23. 85 Maria :Fahri ajari aku sholat…aku ingin sholat dengan kalian.(Maria kemudian tayamum, dan meninggal dalam keadaan masih sholat) Ketetapan Allah pada semua makluknya adalah Qodho dan Qhodar- NYA salah satu contoh yaitu kematian, karena kita semua yang bernyawa akan menemui ajalnya (kematianya) O7 ¯·^¼4^ ¬O·³j*.-·O gª¯OE©^¯- W ·ª¬¦ 4L^O·¯)³ ¬]ON¬E_¯O¬>^)_÷ Artinya : Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada kami kamu dikembalikan. (Al' Ankabuut 57). 104 Banyak cara yang menjadi perantaranya. Baik dengan datangnya sakit, atau bahkan dengan menuanya usia. Kematian pun tidak dapat diprediksi, semua itu diluar kekuaasan manusia sebagai hamba Allah. Manusia pun tidak dapat lari dari ajalnya, tidak pula dapat menghindarinya. Seperti dalam Q.S Yunus ayat 49 disebutkan bahwa : ¬~ ·º ¬l)U^`Ò¡ /´O^¼4Lg¯ -4Oºg ºº4Ò ¬^¼4^ ·º)³ 4` 47.E- +.- ¯ ÷]7¯g¯ ·OE`q¡ NE_Ò¡ _ -·O)³ 47.~E} ¯¦÷_¬UE_Ò¡ ºE·· 4pÒNOgC^*4¯O4C LO4NEc W ºº4Ò4pON`g³^³4¯OEC^j_÷ Artinya : Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah". tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah 104 Ibid, Hal. 322. 86 datang ajal mereka, Maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). 105 Kematian yang berakhir dengan keburukan di dalam ajaran Islam disebut dengan Su’ul Khotimah. Dan sedangkan akhir dengan segala kebaikan disebut Khusnul Khotimah. khusnul khotimah adalah berakhir dengan segala kebaikan, Barangsiapa akhir ucapannya "Laa ilaaha illallah" artinya 'Tiada Tuhan selain Allah' niscaya dia masuk surga. ( HR. Abu Dawud) khusnul khotimah merupakan bentuk buah keimanan yang tinggi, karena banyak mengandung unsur ikhlas dan ridho kepada Allah dalam hadits dikatakan : Barang siapa yang meninggal dunia dalam keadaan ikhlas kepada Allah laa syariika lahu dalam keadaan telah menegakkan shalat dan menunaikan zakat, maka ia meninggalkan dunia dalam keadaan Allah ridho kepadanya. (HR. Ibnu Majah). Bagi hamba Allah adalah berusaha dan berdoa agar supaya akhir kehidupan kita berakhir dengan husnul khotimah dan bukan su`ul khotimah. Allah SWT menginformasikan kepada kita melalui nabi Muhammad Saw tentang tanda-tanda seseorang yang mati dengan membawa gelar husnul khotimah, yang dapat kita ketahui saat seseorang dalam keadaan sakaratul maut yaitu: Barangsiapa mengucapkan "Laa ilaaha illallah" dengan ikhlas, masuk surga. Para sahabat bertanya, "Apa keikhlasannya, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Memagarinya (melindunginya) dari segala apa yang diharamkan Allah." (HR. Ath-Thabrani) 105 Ibid, Hal.171. 87 2. Nilai-Nilai Pendidikan Islam Menuntut Ilmu a. Menuntut Ilmu Di Al-Azhar University Gambar 1 Gambar 2 Fahri ketika di Al-Azhar Fahri ketika ingin ketalaqqi Sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Dengan cukup menunjukan kemulyaan ilmu, dan adanya menjadi wasilah (perantara) taqwallah, di mana dengan taqwa itu pula orang bisa menduduki tempat kemulyaan di sisi Allah dan kebahagian yang abadi. 106 Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat. (HR. Ar-Rabii'). Ibn Hazm dalam bukunya Mudawat an Nufus menyebutkan bahwa salah satu faedah dari ilmu adalah menghindarkan bisikan setan di dalam jiwa menghilangkan keresahan, kesuntukan, dan kesedihan. 107 Demikian pula usaha untuk mencari dan menggali ilmu diganjar oleh Allah dengan pahala seumpama orang yang 106 H.Aliy As’ad, Terjemah Ta’limul Muta’allim Bimbingan Bagi Penuntut Ilmu Pengetahuan. (Yogyakarta : Menara Kudus,1978), Hal. 6. 107 ‘Aidh Al-Qarni, La Tahzan (Jangan bersedih !) Penerjemah Samson Rahman cet. XXXV (Jakarta : Qisthi press), Hal. 304. 88 sedang berjuang di jalan Allah. ''Siapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu maka ia berjuang fisabilillah hingga kembali ke rumahnya.'' (At- Tirmidzi).Menuntut ilmu adalah satu keharusan bagi kita kaum muslimin, orang muslim wajib mempelajari ilmu yang selalu dibutuhkan pada setiap saat 108 Banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan ilmu, para penuntut ilmu dan yang mengajarkannya. Islam mengajarkan menuntut ilmu itu berlangsung seumur hidup. Tidak dikenal batasan waktu dalam mencarinya. Rasulullah mengajarkan, ''Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi setiap Muslim.'' (HR Thabrani). Dalam hadis dengan perawi lain, Rasulullah saw juga menekankan hal yang sama. ''Tuntutlah ilmu dari masa buaian sampai menjelang masuk liang kubur.'' (HR Bukhari). b. Mencari Ilmu Di Dalam Majlis Ilmu (KBRI) Gambar.1 dan 2 108 Ibid. H.Aliy As’ad, Terjemah Ta’limul Muta’allim Bimbingan Bagi Penuntut Ilmu Pengetahuan. Hal.4. 89 Fahri berdiskusi dengan teman Fahri :Jadi regenerasi itu sangat penting, organisasi ini ibarat api unggun, anggotanya kayu bakar. Untuk membuat api ini terus besar, harus ada kayu bakar baru yang terus masuk di organisasi kita harus memiliki rasa kebersamaan yang kuat. Ilmu adalah cahaya yang dikaruniakan Allah kepada manusia. Tidak diragukan lagi kedudukan orang yang berilmu disisi Allah adalah lebih tinggi beberapa derajat. Hanya orang-orang yang berilmu & berakal lah manusia dapat memahami kebesaran Allah melalui penciptaan alam semesta beserta segala isinya "Sampaikanlah dariku walupun cuma satu ayat (HR: Bukhari) Oleh karenanya, kedudukan orang yang mencari ilmu sangat luhur sampai Allah menjanjikan posisi yang amat tinggi bagi mereka. Og¬³Ò^4C 4ׯg~-.- W-EONL4`-47 -·O)³ º1g~ ¯ª7¯·¯ W-O÷·OOE¼·> ©)× +·)UE×E©^¯- W-O÷·=O^··· gE=O^¼4C +.- ¯ª7¯·¯ W -·O)³4Ò º1g~ W-Ò+O¬=e- W-Ò+O¬=e·· ;7··¯O4C +.- 4ׯg~-.- W-ONL4`-47 ¯ª7¯Lg` 4ׯg~-.-4Ò W-O¬>Òq¡ =¦·Ug¬^¯- ±eE_4OE1 _ +.-4Ò E©) 4pO¬UE©u¬·> ¬OO)lE=^¯¯÷ Artinya :Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya 90 Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang- orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS Al-Mujadilah : 11). 109 Islam mengajarkan kepada hambanya untuk selalu menjaga hubungan baik, dengan menjalin persaudaraan dan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah karena dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Islam adalah agama yang tauhid, sehingga ummatnya di anjurkan untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan.pernyaataan tersebut sesuai dengan Q.S Al-Anbiya': ayat 92 dan Q.S Ali-Imran ayat 103 Ep)³ ¼·jÞ´OE- ¯ª7¯+E`q¡ LOE`q¡ LEE³gO4Ò ¦4^Ò¡4Ò ¯ª¬:¬4O ]Ò÷³+l;N·· ^_g÷ Artinya : Sesungguhnya (agama Tauhid) Ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, Maka sembahlah Aku.(QS al-Anbiya': 92). 110 W-O÷©´4-;N-4Ò ÷¯lO4·± *.- 4¬Og©E_ ºº4Ò W-O¬~·OE¼·> _ W-ÒNO7^O-4Ò =eE©u¬g^ *.- ¯ª7¯^OÞU4× ^O)³ u®7+L7 w7.-E³;NÒ¡ E--¯Ò·· 4×u-4 109 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.434 110 Ibid, Hal.263. 91 ¯ª7¯)O¬U¬~ ®7+¯·4l;Ò·· ¼·gOg4©u¬gL)L^4Ou=)³ u®7+L74Ò _OÞ>4N E¼E- ±E4O^¼NO =}g)` jOEL¯- ª7EO·³^Ò·· Ogu+g)` ¯ Elg¯EOE ÷×))-4:NC +.- ¯ª7¯·¯ ·gOg-4C-47 u7¯+UE¬·¯ 4pÒ÷³4-¯g·¯ ^¯´@÷ Artinya :Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk 111 . 3. Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Ibadah a. Pada Bab Sholat Gambar.1 Gambar.2 Fahri shalat dalam penjara Fahri berusaha khusyuk 111 Ibid, Hal.50. 92 Teman Penjara : Huaha….ha..ha…ha…, anak Al-Azhar kok tidak tau apa itu kunci sholat, ha…ha...ha…ha…, jangan-jangan kau solat cuma ketika ada masalah? Dalam adegan di film ayat-ayat cinta ini Fahri tetap mencoba menegakan sholatnya, dalam berbagai situasi dan kondisi baik dalam keadaan susah maupun senang. Atau bahkan dalam keadaan diuji mendapat fitnah sekalipun. Fahri mencoba untuk khusyuk dalam menjalankannya hanya terkadang terbayang masalah yang sedang dihadapinya. Shalat merupakan salah satu pilar agama yang menduduki peringkat kedua setelah sahadat. Mengerjakannya pada awal waktu, sedangkan meninggalkannya adalah perbuatan kufur. Shalat merupakan pondasi terbaik bagi setiap amal kebaikan di dunia ini serta rahmat dan kemulyaan di akhirat kelak. 112 Shalat lima waktu mampu membawa pelakunya berbuat adil dan mensucikan serta mendekatkan diri kepada Allah azza wa jalla, sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat kelak. Shalat juga mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan munkar. Dalam hal ini Allah berfirman : 113 N^>- .4` =/^ÒÒq¡ El^O·¯)³ ¬;g` ´U4-´¯^¯- ´¦g~Ò¡4Ò ÞE_OÞUO¯- W ·])³ ÞE_OÞUO¯- _O·euL·> ^;4N g7.4=¯·E¼^¯- @O·¯L÷©^¯-4Ò ¯ NO^g~·.4Ò 112 Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah, Fiqih Wanita edisi lengkap, cet XXIII (Jakarta : Pustaka Al-Kautsar, 2006), Hal. 112. 113 Ibid, hal 113 93 *.- +O4¯-±Ò¡ ¯ +.-4Ò O¦ÞUu¬4C 4` 4pON¬E4¯·> ^j)÷ Artinya : Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) Dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut : 45) 114 W-ONL1g¬4¯c-4Ò )O¯¯O¯)jE_OÞUO¯-4Ò _ OgE+)³4Ò NE4OO)l·¯·¯ ·º)³ OÞ>4N 4×-g¬g=·C^¯-^j)÷ Artinya : Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu' (QS.Al Baqoroh : 45). 115 b. Pada Bab Nikah 1.) Hikmah Menikah 114 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 321. 115 Ibid, Hal.7. 94 Gambar.1 Syaikh utsman menasehati Fahri Fahri :Menyodorkan surat cinta dari orang lain. Syaikh utsman :Apa ini? Surat cinta lagi? Fahri :Tolong syaikh utsman saja yang menyimpannya saja saya takut memegangnya. Syaikh utsman :(Sambil tertawa kecil seraya berkata : inilah kenapa kita diperintahkan akan menikah, selain menyempurnakan agama. Menikah juga untuk menghindari fitnah dan sekaligus menenangkan batin. Sebagaimana Rasulullah, sebagai suri teladan kita telah diajarkan bahwa menikah itu adalah ibadah. Banyak hikmah yang tersirat dalam kata- kata itu, yang perlu kita fahami dan lekatkan dalam hati. Menikah itu ibadah, tidaklah Allah menciptakan diri ini melainkan hanya untuk beribadah kepadaNya. 4`4Ò ¬e^³ÞUE= O}´_^¯- "·^e"-4Ò ·º)³ ÷pÒ÷³+lu¬4Og¯ ^)g÷ 95 Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Q.S Adz-Dzariyat 56 116 Seluruh gerak kita sepatutnya kita niatkan untuk beribadah kepadaNya. Dalam firman Allah Q.S Arrum ayat 21 dikatakan bahwa salah satu hikmah menikah adalah menenangkan batin. ;}g`4Ò ¼·gOg-4C-47 upÒ¡ 4-ÞUE· 7¯·¯ ;}g)` ¯ª7¯´O¬¼^Ò¡ ~w}4Ò^eÒ¡ W-EONL7¯¯O4g¢¯ E_^1·¯)³ ºE¬E_4Ò ª¬:4LuO4 LEE14OE` OE©;O4O4Ò_Ep)³O)× Elg¯·O ±e4C±E ±¬¯O·³g¢¯ 4pÒNO-¯E¼4-4C^g¯÷ Artinya : Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. 117 Nabi Muhammad saw memerintahkan orang Islam agar segera menikah begitu dia mampu. Keluarga adalah inti masyarakat Islam. Hanya menikahlah sebagai cara untuk membentuk lembaga masyarakat terkecil ini. 118 Pernikahan juga berfungsi untuk mengatur hubungan anatara laki-laki dan pertempuan berdasarkan pada asas saling menolong dalam wilayah kasih sayang dan cinta serta penghormatan. 119 116 Ibid, Hal.417. 117 ibid, Hal.324. 118 A. Rahman I Doi, Karakteristik Hukum Islam Dan Perkawinan ( Syariah 1 ) cet. 1 (Jakarta : RajaGrafindo Persada,1996 ), Hal. 206. 119 Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah, Fiqih Wanita edisi lengkap, Hal. 377. 96 2.) Akhlak Baik Dan Rezeki Menikah Gambar.1 Gambar.2 Syaikh utsman dan istri Aisyah membuka cadar Gambar.3 Aisyah menampakan wajahnya kepada Fahri Fahri : Saya ini Cuma anak penjual tape, saya belum punya pekerjaan tetap, saya ….saya…, saya merasa engga pantas.. Syeh Utsman : Istighfar Fahri… pernikahan itu bentuk ibadah, Insya Allah akan di bukakannya pintu rizqi kepadamu. Iqbal : Yang paling penting akhlaknya. Aisyah : Assalamuaalaik ya Fahri.. Fahri : Waalaikumsalam 97 Istri Syekh : Sekarang buka cadarmu Aisyah…, calon suamimu berhak melihat wajah aslimu. Syekh Utsman : Bagaimana Fahri? Islam adalah agama yang syumul (universal). Agama yang mencakup semua sisi kehidupan. Tidak ada suatu masalah pun, dalam kehidupan ini, yang tidak dijelaskan. Dan tidak ada satu pun masalah yang tidak disentuh nilai Islam, walau masalah tersebut nampak kecil dan sepele. Itulah Islam, agama yang memberi rahmat bagi sekalian alam. Dalam masalah perkawinan, Islam telah berbicara banyak. Dari mulai bagaimana mencari kriteria bakal calon pendamping hidup, hingga bagaimana memperlakukannya kala resmi menjadi sang penyejuk hati. Islam menuntunnya. Nikah merupakan jalan yang paling bermanfa'at dan paling afdhal dalam upaya merealisasikan dan menjaga kehormatan, karena dengan nikah inilah seseorang bisa terjaga dirinya dari apa yang diharamkan Allah. Allah memerintahkan untuk menikah, dan seandainya mereka fakir pasti Allah akan membantu dengan memberi rezeki kepadanya. Allah menjanjikan suatu pertolongan kepada orang yang nikah, dalam firman-Nya: W-O÷·´¯^Ò¡4Ò _OE©4C·- ¯¦7¯Lg` 4×-´·)UO¯-4Ò ;}g` ¯7g14:gN ¯ª¬:j*.4`)³4Ò _ p)³ W-O+^O7¯4C 47.-4O·³¬· Nª)_g4^¯NC +.- }g` ·g¡)-;_·· ¯ +.-4Ò 77´c4Ò _¦1)U4× ^@g÷ Artinya : Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu 98 yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (An-Nur : 32). 120 Aisyah membuka cadar saat proses ta’aruf yang dilakukan Fahri, berharap salah satu kecantikan fisik Aisyah dapat menjadi daya tarik bagi Fahri. Sesuai dengan hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Dari Jabir, Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu melamar perempuan, jika ia bisa memandang bagian tubuhnya yang menarik untuk dinikahi, hendaknya ia lakukan." Riwayat Ahmad dan Abu Dawud dengan perawi-perawi yang dapat dipercaya. Hadits shahih menurut Hakim. Selain kecantikan fisik, seorang istri dituntut pula dengan cantik akhlaknya. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh HR. Abu Ya'la dan Al-Baihaqi yang artinya : Kamu tidak bisa memperoleh simpati semua orang dengan hartamu tetapi dengan wajah yang menarik (simpati) dan dengan akhlak yang baik. Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia." Muttafaq Alaihi dan Imam Lima 120 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 282. 99 3.) Tanggungjawab Suami Gambar.1dan 2 Fahri ketika Ijab Qobul Fahri : Aisyah……… Aisyah : Hemmm Fahri : Aku kepikiran untuk bekerja sampingan, maksudku bukan sebagai penulis artikel lepas saja. Aisyah : Untuk apa? Uang kita kan sudah cukup, kamu konsen aja atas S2 kamu. Fahri : Tapi aku kan kepala keluarga sekarang…, aku tidak biasa diam begitu saja. Aisyah : Fahri…, tanggung jawab kamu bukan hanya materi, kita sudah menikah, tidak ada batasan materi…, uang aku uang kamu juga sayang…. Agama Islam adalah agama fithrah, dan manusia diciptakan Allah Ta'ala cocok dengan fitrah ini, karena itu Allah Subhanahu wa Ta'ala menyuruh manusia menghadapkan diri ke agama fithrah agar tidak terjadi penyelewengan dan penyimpangan. Sehingga manusia berjalan di atas fithrahnya. Pernikahan adalah fitrah kemanusiaan, maka dari itu Islam 100 menganjurkan untuk nikah, karena nikah merupakan gharizah insaniyah (naluri kemanusiaan). Allah Firman dalam Q.S An-Nisa ayat 34 N·~E}@´O¯-¬]ON`·O·~ OÞ>4N g7.=Og)4¯- E©) º·_·· +.- ¯¦÷_º_u¬4 _OÞ>4N ¯*u¬4 .E©)4Ò W-O¬³E¼^Ò¡ ;}g` ¯ª)_g¯4O^`Ò¡_^@j÷ Artinya : Laki-laki (suami) adalah pemimpin atas kaum perempuan (istrinya) karena allah telah melebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lain, dan dengan sebab apa yang mereka nafkahkan dari harta benda mereka". 121 Yang dimaksud dari ayat di atas adalah, tanggung jawab suami itu tidak hanya terbatas pada soal-soal lahir saja, seperti makan, pakaian, tempat tinggal, dan sebagainya, akan tetapi juga bertanggung jawab terhadap soal- soal batin, seperti memberi ketenangan, mengajarinya dalam memahami hukum-hukum agama, membimbingnya dalam melakukan kewajiban- kewajibannya dan sebagainya. Selain itu seorang suami juga bertanggung jawab terhadap anak-anaknya, bukan saja terhadap kebutuhan jasmaninya tetapi terutama sekali terhadap kebutuhan rohania-nya, seperti kasih sayang, pendidikan yang baik, petunjuk-petunjuk kearah kebaikan, dan sebagainya. Firman Allah dalam Surat At-Tahrim ayat 6, 121 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.66. 101 Og¬³Ò^4C4ׯg~-.- W-ONL4`-47 W-EO¬~ ¯7¯=O¬¼^Ò¡¯7¯O)Uu-Ò¡4Ò -4O4^…….. ^g÷ Artinya : Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka 122 Suami yang bertanggung jawab harus membiayai keperluan rumah tangganya. Ia tidak boleh selalu mengharapkan bantuan dari orang tua dan saudara- saudaranya. Suami adalah pembimbing terhadap istri dan rumah tangganya, akan tetapi mengenai hal-hal urusan rumah tangga yang penting- penting diputuskan oleh suami-istri secara bersma-sama.suami juga memberikan segala sesuatu keperluan hidup berumah tangga sesuai dengan kemampuannya. 123 4.) Dasar Poligami 122 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.448. 123 M.Idris Ramulyo, Hukum Perkawinan Islam Suatu Analis Dari UU No.1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam,cet II ( Jakarta : Bumi Aksara,1996), Hal.89. 102 Gambar.1 Ustaz Jalal dan Istri Pak De Nurul : Maafkan kami Fahri…, kalau kami harus datang kesini, Nurul kehilangan cahaya hidupnya. Fahri : Apa ustadz dan ustadzah yang ingin saya lakukan? Bu De Nurul : Nikahi Nurul… Pak De Nurul : Tolong Fahri…, aku yakin kamu bisa berlaku adil. Fahri : Maaf saya tidak mampu, bahkan saya tidak pernah berfikir melakukan itu. Bu De Nurul : Tapi dia sangat mencintaimu. Fahri : Cinta saja tidak cukup ustadzah, bukan hanya itu dasar menikah dalam Islam, saya kira ustadz dan ustadzah lebih mengerti. Islam telah menjadikan ikatan pernikahan yang sah berdasarkan Al- Qur'an dan As-Sunnah sebagai satu-satunya sarana untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang sangat asasi, dan sarana untuk membina keluarga yang Islami. Pernikahan merurut hukum Islam adalah yaitu akad yang sangat kuat karena untuk mentaati perintah Allah dan melakukannya merupakan ibadah. 124 Penghargaan Islam terhadap ikatan Pernikahan besar sekali, ikatan itu ditetapkan sebanding dengan separuh agama. Anas bin Malik radliyallahu 'anhu berkata : "Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Artinya : Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi". (Hadist Riwayat Thabrani dan Hakim) 124 Ibid, Hal.70. 103 5.) Syarat Poligami Gambar.1 Gambar.2 Fahri menikah dengan Maria Suasana poligami Fahri : Aisyah, poligami tidak semudah itu, ada banyak hal yang harus dipertanggung jawabkan, kamulah yang aku pilih dengan nama Allah, satu-satunya yang aku pilih, kamulah jodohku Aisyah. Aisyah : Jodoh itu rahasia Allah Fahri, ada diri muslimah pada diri Maria, dia butuh kamu dan bayi dalam kandunganku butuh ayah, nikahi Maria. Poligami adalah syariat Islam yang merupakan sunnah Rasulallah SAW, tentunya dengan syarat sang suami memiliki kemampuan untuk adil diantara para istri, sebagaimana pada QS An-Nisa, ayat ke-3 up)³4Ò u®7+^¼´= ·ºÒ¡ W-O7C´O^³¬> O)× _O4©4-4O^¯- W-O÷·´¯^·· 104 4` =··C ª7¯·¯ =}g)` g7.=Og)4¯- _/E_u14` E+ÞU¬¦4ÒE74+O4Ò Wup)¯·· ¯¦+^¼´= ·ºÒ¡ W-O7¯g³u¬·> EE³gÞ4O·· uÒÒ¡ 4` ;e·¯ÞU4` ¯ª7¯N4E©uCÒ¡ _ Elg¯·O -OE+u1Ò¡ ·ºÒ¡ W-O7¯ON¬·> ^@÷ Artinya : Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak- hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.(QS An-Nisa ayat ; 3) 125 Ayat di atas bermakna bahwa apabila kamu khawatir tidak dapat berlaku adil terhadap perempuan jika kamu mengawininya, maka kawinilah manita merdeka satu sampai dengan empat, atau budak-budak perempuan yang kamu miliki. “Barangsiapa yang mempunyai dua istri, lalu ia lebih condong kepada salah satunya dibandingkan dengan yang lain, maka pada hari Kiamat akan datang dalam keadaan salah satu pundaknya lumpuh miring sebelah.” (HR. Lima) 6.) Adil Kunci Poligami 125 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 61. 105 Gambar 1 Gambar 2 Suasana sarapan pagi Saat Maria memeluk Aisyah Fahri :Aku bingung Ful?! Gimana caranya menyatukan antara Aisyah dengan Maria? Saiful :Aku ini satu istri aja belum punyae…kamu nanya dua,,, Fahri :Aku cape Ful,,, Saiful :ini sok tau ku aja lo ya? Kamu tidak akan pernah bisa menyatukan mereka, yang bisa kamu lakukan adalah berusaha untuk adil, tapi ingat satu istri aja belum tentu adil apalagi dua Ri,,,,semua kembali lagi ke iman mu Ri,,,serahkan semuanya pada Allah. Pesan moral yang bisa saya tangkap adalah ketika adil untuk bisa berbagi tanggung jawab karena dua cinta dan ikhlas bagai mana menerima segala sesuatu dengan hati yang tulus, karena keadilan itu terlalu sulit untuk di terapkan oleh manusia. Berlaku adil dalam bermuamalah dengan istri-istrinya, yaitu dengan memberikan kepada masing-masing istri hak-haknya dalam hal ini adil adalah menyamakan hak yang ada pada para istri dalam perkara- perkara yang memungkinkan untuk disamakan di dalamnya. Jika tidak mampu berlaku adil, maka sebagaimana ayat lainnya: }·¯4Ò W-EON¬OgC4¯OÞ pÒ¡ W-O7¯g³u¬·> 4×u-4 106 g7.=Og)4¯- ¯O·¯4Ò ¯ª+;4OEO W ºE·· W-O¬U1g©·> E¬± ÷^1E©^¯- E-Ò+OEO4-·· gO·³^UE¬÷©^¯E _ p)³4Ò W-O÷·)U¯¬> W-O¬³+-·>4Ò ·])¯·· -.- 4p~E -4OO¬¼EN V©1gO·O^¯g_÷ Artinya : Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri- isteri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. (An-Nisa': 129) 126 Lagi-lagi Allah SWT memberikan ultimatum dalam melangkah ke poligami, poligami tidak semudah apa yang menjadi syaratnya saja, yaitu jika seseorang telah dan dengan dapat mengaplikasikan tentang konsep keadilan. Namun Allah memberi petunjuk kepada seseorang jika perasaanya khawatir , Maka Allah telah berfirman di dalam Q.S An-Nisa ayat 3. up)¯·· ¯¦+^¼´= ·ºÒ¡ W-O7¯g³u¬·>EE³gÞ4O·· ^@÷ Artinya : Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja..." 127 4.. Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Akhlaqul Karimah a. Adab Bertamu 126 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 78. 127 Ibid, Hal. 61. 107 Gambar. 1 dan 2 Fahri sedang mengetuk pintu Fahri :Tok..tok..tok…Maria..Maria… Maria :Ya Fahri Islam mengajarkan kepada umatnya agar menjalin muammalah dengan baik, meski hanya ingin bertamu maka gunakanlah adap yang sesuai dengan norma agama Islam. Di dalam bertamu hendaknya yang paling penting untuk diperhatikan adalah memilki i'tikad dan niat yang baik. Bermula dari i'tikad dan niat yang baik ini akan mendorong kunjungan yang dilakukan itu senantiasa terwarnai dengan rasa kesejukan dan kelembutan kepada pihak yang dikunjungi. Disini Fahri beradegan mengetuk pintu seorang non-muslim. Meminta izin bisa dengan kata-kata, dan bisa pula dengan ketukan pintu atau tekan tombol bel atau cara-cara lain yang dikenal oleh masyarakat setempat. 128 Allah berfirman dalam Q.S An-nur ayat 27 Og¬³Ò^4C 4ׯg~-.- W-ONL4`-47 ºº W-O¬U7=;³·> >ONO+ 4O¯OEN 128 Yunahar Ilyas, Kuliah Akhlaq, Cet. IX ( Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007 ) Hal.196. 108 ¯ª¬:g>ONO+ __4®EO W-OOO)e·4-¯OÞ W-O÷©ggU=O¬4Ò -OÞ>4N E_)Uu-Ò¡_ ¯ª7¯g¯·O ¬O¯OE= ¯ª7¯-¯ ¯ª7¯+UE¬·¯ ¬]ÒNO-EO·>^g_÷ Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. 129 Berbuat baik kepada tetangga adalah awal sifat keutamaan sosial kemasyarakatan setelah seseorang berbuat baik terhadap diri sendiri dan keluarganya serta indikator keimanan seseorang. 130 Sehingga adab dan tingkah laku seorang muslim dapat tercemin meski hanya dalam mengetuk pintu, Islampun telah mengaturnya dalam etika meminta izin. ُناَﺬْﺌِﺘْﺳﻻا ،ٌثَﻼَﺛ ْنِﺈَﻓ َنِذُأ َﻚَﻟ ﱠﻻِإَو ْﻊِﺟْرﺎَﻓ Artinya : Meminta izin itu tiga kali, apabila diizinkan, maka masuklah, jika tidak, maka kembalilah." (Muttafaqun 'Alaihi) Hadits tersebut memberikan bimbingan kepada kita bahwa batasan akhir meminta izin itu tiga kali. Jika penghuni rumah mempersilahkan masuk maka masuklah, jika tidak maka kembalilah. 129 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.281. 130 W.Abdul Ghafur, Tafsir Sosial Mendialogkan Teks Dengan Konteks. Cet.I ( Yogyakarta : elSAQ pres. 2005 ), Hal.161. 109 b. Pada Bab Manusia Sebagai Makhluk Sosial. 1.) Tolong Menolong Dalam Kebaikan Gambar.1 Fahri ketika kehilangan file Gambar 1. Gambar.2 Membacakan tugas Fahri Tugas Fahri telah selesai Fahri :Tafadholi (silahkan) Aku ga tau ini kenapa? Maria :kau pasti lupa, meng-up-date anti virus lagi? Fahri : Ohya?! Maria :Semua file mu habis terkena virus Fahri :Aduh... … Maria :Punya back-upnya? Budi :File apa aja mas? Fahri :Banyak, tapi yang terpenting tulisan proposal tesis ku. Saiful :Dead linenya kapan? 110 Fahri :Tiga hari lagi Maria :Fahri..kamukan ga sendirian disini? Dalam cerita di atas digambarkan bahwa arti sebuah persahabatan sangat lah penting. Hal penting yang ingin disampaikan adalah rasa saling memiliki satu sama lain, sebuah rasa empati yang dalam. Hadis riwayat Nukman bin Basyir ra., ia berkata: Rasulullah saw. Bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam. (Shahih Muslim No.4685) Mencoba merasakan musibah yang dialami orang lain. Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya seumpama bangunan saling mengokohkan satu dengan yang lain. (Kemudian Rasulullah Saw merapatkan jari-jari tangan beliau). (Mutafaq'alaih) Buah dari kesabaran dalam menghadapi ujian dari Allah SWT, hingga ternyata dead-line pengumpulan proposal Fahri diundur satu minggu kedepan. Barangsiapa diuji lalu bersabar, diberi lalu bersyukur, dizalimi lalu memaafkan dan menzalimi lalu beristighfar maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang-orang yang memperoleh hidayah. (HR. Al-Baihaqi) Sungguh Fahri merasa lebih mudah dalam mejalani cobaan itu. Seorang menjadi kuat karena banyak kawannya. (HR. Ibnu Abi Ad-Dunia dan Asysyihaab) 2.) Amar Ma’ruf Nahi Munkar Rasa Empati Terhadap Sesama 111 Gambar.1 Gambar.2 Fahri melihat penyiksaan Naura Fahri melihat penyiksaan Naura dari flat Bahadur :Naura dasar mutho!!(pelacur) sambil menampar Naura. Fahri :Maria kau dengar itu kan? Maria :Iya..iya..(sambil menengok dari jendela) Fahri :kamu bisa menolongnya kan?aku tidak tega melihatnya. Maria : Aduh Fahri..kamu tahu sendiri kan Bahadur itu gimana? Fahri : Ini sudah keterlaluan Maria. Tolonglah…aku paling tidak tahan kalau melihat perempuan menangis. Maria… Amar makruf nahi munkar merupakan salah satu ciri yang hanya dijumpai pada kaum Muslim, tidak ada pada umat-umat lain. Bahkan keistimewaan umat Islam justru dengan adanya sifat amar makruf nahi mungkar. Nabi bersabda : Barangsiapa melihat suatu kemungkaran hendalah ia merobah dengan tangannya. Apabila tidak mampu, hendaklah dengan lidahnya (ucapan), dan apabila tidak mampu juga hendaklah dengan hatinya dan itulah keimanan yang paling lemah. (HR. Muslim) Banyak ayat yang menyebut tentang amar makruf nahi mungkar dan menggandengkannya dengan sifat-sifat kaum Muslim: seperti terdapat dalam QS Ali Imran ayat 110 112 ¯ª+-L7 4O¯OE= ·OE`q¡ ;eE_@Ou=q¡ +EE4Ug¯ 4pÒ+O÷···> ´ÒNOu¬E©^¯) ¬]¯OE_u4·>4Ò ^}4N @OE:L÷©^¯- 4pONLg`u·¬>4Ò *.) ¯ ¯O·¯4Ò ¬;4`-47 Nu-Ò¡ ´U4-´:^¯- 4p~·¯·¯ -LO¯OE= ª÷_-¯ _ Nª÷_uLg)` ¬]ON4g`u·÷©^¯- Nª¬-+O·4-±Ò¡4Ò 4pO¬³´OE¼^¯-^¯¯´÷ Artinya: Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. sekiranya ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. 131 Yang disebut dengan ma’ruf menurut timbangan syariat Islam adalah setiap itikad (keyakinan), perbuatan (amal), perkataan (qawl), atau isyarat yang telah diakui oleh as-Syâri‘ Yang Mahabijaksana dan diperintahkan sebagai bentuk kewajiban (wujûb) maupun dorongan (nadb). 132 Jadi, mungkar di sini berarti as-syarr (keburukan). Oleh karena itu, nahi mungkar berarti perintah untuk menjauhi perkara-perkara yang mungkar (keburukan), yang dihindari oleh akidah dan syariat Islam. 133 Amar makruf 131 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.50. 132 Muhammad Abdul Qadir Abu Faris, Amar Ma‘ruf Nahi Munkar, (Darul Furqan), Hal. 19 133 Buletin Bulanan Rohis GMF Al Ihsan” Edisi 23 dalam http://arifrahmanlubis.wordpress.com/2008/07/14/amanah/ Di Akses Senin, 07 Mei 2008 113 nahi mungkar diwajibkan oleh syariat Islam. Melalui firman Allah dalam QS Ali Imran ayat :104 }7¯4^¯4Ò ¯ª7¯4g)` ¬OE`q¡ 4pONN;³4C OÞ¯)³ )O¯O·C^¯- 4pÒNON`·4C4Ò ´ÒNOu¬O^·¬) 4p¯OE_uL4C4Ò ^}4N @O·¯4÷©^¯- _ Elj·^·¯Òq¡4Ò Nª¬- ¬]O÷·)U^¼÷©^¯-^¯´j÷ Artinya : Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. 134 Adapun taghyîr al-munkar (mengubah kemungkaran) adalah juga diwajibkan atas setiap Muslim. Hanya saja, caranya telah ditentukan oleh Rasulullah saw. Beliau bersabda yang artinya : Siapa saja di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak mampu, hendaklah dengan lisannya, jika tidak mampu, hendaklah dengan hatinya. Akan tetapi, yang demikian itu adalah selemah-lemahnya iman. (HR Muslim). Adapun akhlak baik dengan sopan santun disyaratkan sehingga tidak berlaku kejam agar tidak melampaui batas syariat atau menghadapi sesuatu yang dibenci. 135 134 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.50. 135 Ghazali, penerjemah Irwan Kurniawan, Mutiara Ihya Ulumuddin cet.II (Bandung : Mizan, 1997), Hal.178 114 3.) Kewajiban Tolong Menolong Gambar.1 Gambar.2 Naura disiksa Bahadur Fahri bicara dengan nurul Fahri :Nurul tolong, buat sementara Naura bersama kamu. Aku akan minta bantuan temen ku di Intelegen untuk mencari orang tua Naura yang sebenarnya. Nurul :Mas tapi aku takut… Fahri :Nurul, membantu sesama muslim itu wajib hukumnya. Aku sering melihat dia dipukuli…tolong Nurul… Manusia adalah makhluk sosial yang tidak mungkin bisa hidup sendiri- sendiri. Oleh sebab itu kaum muslimin harus saling tolong menolong sebagai wujud pengamalan firman Allah Robbul 'aalamin (Tuhan semesta alam) dalam kitabnya yang mulia. W-O+^4ÒE¬·>4Ò OÞ>4N )´O´¯^¯- ¯O4O^³+-¯-4Ò W ºº4Ò W-O+^4ÒE¬·> OÞ>4N ´¦^¦e"- ÷p4Ò;³N¬^¯-4Ò _ W-O¬³E>-4Ò -.- W Ep)³ -.- ÷³Cg³E- ´··³g¬^¯-^g÷ ِArtinya : Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan 115 pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Al-Maa-idah : 2) 136 Sedangkan dalam hadits lain disebutkan hubungan antara sesama kaum muslim di ibaratkan hubungan antara anggota badan, yang salah satu sama lain saling membutuhkan, merasakan, dan tidak dapat dipisahkan. Jika salah satu anggota badan tersebut sakit, anggota badan lainnya ikut merasakan sakit. 137 Nabi Bersabda yang artinya : Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya seumpama bangunan saling mengokohkan satu dengan yang lain. (Kemudian Rasulullah saw merapatkan jari-jari tangan beliau). (Mutafaq'alaih). Dalam hadits tersebut menggambarkan bahwa bangunan tidak akan berdiri kalau salah satu komponennya tidak ada ataupun rusak. Itulah salah satu kelebihan yang seharusnya dimiliki oleh kaum mukmin dalam berhubungan antara sesama kaum mukminin. Sifat egois atau mementingkan diri sendiri sangat ditentang oleh islam. 138 136 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 85. 137 Rachmat Syafe’I, Al-Hadits Aqidah, Akhlak, Sosial dan Hukum, cet ke-II (Bandung: Pustaka Setia 2003), Hal 201 138 Ibid, Hal .201. 116 c. Menjaga Amanah Gambar.1 Perjuangan Aisyah Istri Syeh Utsman : Saya minta maaf Aisyah, almarhum sangat menjaga amanat, jadi Selama ini dia tidak pernah memberi tahu saya dimana dia menyimpan benda-benda yang dipercayakan orang kepadanya. Saya minta maaf. Amanah dalam pengertian yang sempit adalah memelihara titipan dan mengembalikannya kepada pemiliknya dalam bentuk semula. Sedangkan dalam pengertian yang luas, amanah mencakup banyak hal : menyimpan rahasia orang, menjaga kehormatan orang lain, menunaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya dan lain sebagainnya. 139 Syaikh ustman dalam cerita ini digambarkan sosok yang penuh tanggung jawab serta dapat menjaga amanah hingga akhir hayatnya. Orang yang diserahi amanah ini, akan mendapatkan kebaikan yang banyak jika menunaikan amanah pun akan mendapatkan keburukan yang banyak jika 139 Yunahar Ilyas, Kuliah Akhlaq, Hal 89. 117 amanah ini di khianati. Seorang mukmin menyadari hal ini, karenanya ia akan menunaikan amanah dengan sebaik-baiknya. Karena Allah berfirman : Og¬³Ò^4C =}Cg~-.- W-ONL4`-47 ºº W-O+^O¬CÒ` -.- 4·O÷c·O¯-4Ò W-EO+^O¬CÒ`4Ò ¯ª7¯g-E44`Ò¡ ¯ª+^Ò¡4Ò4pO÷©ÞUu¬·>^g_÷ Artinya Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah danRasul Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS Al Anfal ayat 27) 140 . Nabi pun bersabda dalam salah satu hadist nya yang berbunyi : Barangsiapa ingin dicintai Allah dan rasulNya hendaklah dia berbicara benar (jujur), menepati amanat dan tidak mengganggu tetangganya. (HR. Al- Baihaqi) d. Memberi Hadiah Gamabar.1 Madam Nehat memberi hadiah 140 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 143. 118 Ibu Maria : Fahri…, Aisyah…, ini kenang-kenangan dari kami jangan dilihat dari nilainya tapi keihlasannya. Fahri : Syukron ya madam… Memberi hadiah Hari yang istimewa bagi seseorang misalnya hari pernikahan adalah hal yang baik. Pada hari yang dianggap istimewa tersebut merupakan kesempatan yang paling tepat untuk mengungkapkan penghargaan kepada orang-orang yang teristimewa dalam kehidupan kita. Rasul saw. juga pernah bersabda: Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang rasa dengki; dan saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian kalian akan saling mencintai dan akan lenyap rasa permusuhan (HR Malik) Dalam beberapa riwayat, Rasul sangat mendorong agar kaum Muslim saling memberi hadiah, bahkan meskipun hadiah itu tampak bernilai kecil. Nabi Muhammad Saw menerima hadiah dan tidak menerima sedekah. Dalam hadits Abu Hurairah RA, ia berkata;” Bila Rasulullah saw dihidangkan makanan, Dia selalu bertanya: Apakah ia hadiah atau sedekah? Jika dijawab, ‘Sedekah’ maka Dia berkata kepada para shahabatnya, ‘Makanlah oleh kalian’ sementara dia tidak ikut memakannya. Sedangkan bila dijawab, ‘hadiah’ maka beliau mencuci tangannya lalu memakannya bersama mereka. Muttafaqun ‘alaih. Memberi Hadiah Jangan Diukur Nilainya. Anjuran Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam agar saling memberi hadiah walaupun sedikit tidak ditinjau dari sisi nilainya tetapi lebih kepada nilai maknawinya 119 e. Berbuat Baik Gambar.1 Gambar.2 Aisyah menolong Ibu wartawan AS Maria menolong Noura Teman fahri :Fahri..Fahri.. Hiya kafiroh…?( dia orang kafir) Aisyah :No…no…please take my sit it’s ok! (tidak…tidak…jangan duduk di bawah pintu) duduklah di tempat duduk saya … Saya minta maaf atas perlakuan orang-orang yang tidak sopan dengan anda.. Muslim keras :Ya muslimah …, kenapa kamu berikan tempat duduk buat dia (Alicia dengan ibunya yang keletihan) mereka kafir..!!! Aisyah :Saya tidak tega melihat ibu ini…,!! Mulim keras :Itu memang pantes untuk mereka kita memeng sengaja tidak kasih tempat untuk mereka.kamu muslimah atau bukan? (dengan nada kasar) Aisyah :Islam mengajarkan kita berbuat baik kepada siapa pun. 120 Islam adalah agama rahmah atau Islam adalah agama perdamaian. Dalam rangka mewujudkan kedamaian dalam masyarakat, maka umat Islam dituntun atau diajarkan bagaimana seharusnya berakhlak kepada sesama, baik Muslim maupun non-Muslim. Pada intinya, ajaran Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bersikap baik semua manusia. Bahkan dalam sebuah ayat Allah menyatakan jangan sampai kebencian kita terhadap suatu kelompok membuat kita berlaku tidak adil kepada mereka. Allah berfirman dalam Q.S Al-Maidah ayat : 8 Og¬³Ò^4C ¬-¯g~-.- W-ON44`-47 W-O+^O7 ¬--g`·O·~ *. 47.-E³Og¬+ ´O¯O´³^¯) W ºº4Ò ¯ª¬:EL4`@O;×4C Np4*E4E- `¬¯O·~ -OÞ>4N ·ºÒ¡ W-O7¯g³u¬·> _ W-O7¯g³;N- 4O¬- C·4O^~Ò¡ ¯O4O^³+-Ug¯ W W-O¬³E>-4Ò -.- _ ·])³ -.- lOO):E= E©) ¬]O¬UE©u¬·>^g÷ Artinya : Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa,” (QS Al-Maidah : 8). 141 141 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 86. 121 Ayat ini menandaskan bahwa umat Islam dalam menjalin hubungan sosial harus menegakkan kebenaran dan berlaku adil kepada siapa saja. Menegakkan kebenaran dan keadilan adalah salah satu syarat terciptanya kedamaian di tengah masyarakat. tanpa hal ini, susah rasanya kita mengharapkan terciptanya perdamaian. Hanya dengan berlaku adil, akan tercipta ketentraman di tengah masyarakat. Karena itu, Islam mengharuskan umatnya untuk berlaku adil kepada siapa saja. Bahkan dalam ayat ini, Allah menyatakan berlaku adil lebih dekat dengan takwa. Itu berarti, ketakwaan umat Islam bisa dilihat dari tingkah laku mereka. Jika seseorang bisa berlaku adil, maka kita bisa menyatakan bahwa mereka adalah orang yang takwa. Ketidakmampuan berlaku adil menunjukkan lemahnya kualitas ketakwaan seorang Muslim.Dalam Al-Quran ayat yang membahas tentang keimanan selalu disandingkan dengan perintah atau anjuran berbuat baik kepada sesama. Banyak ayat yang membahas hal ini. Salah satu di antaranya terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 25 )O´]¯E´4Ò ¬-¯g~-.- W-ON44`-47 W-O¬Ug©4N4Ò geE·)UO¯- EpÒ¡ ¯ª+¤O± ±eE4E_ O@O^_Ò` }g` E_g^4Ò` NOE_u^·- W E©^U¬± W-O¬~)e+O Ogu+g` }g` ±E4OE©Ò¦ +~^ej´O · W-O7¯·~ -EOE- Og~-.- E4^~)e+O }g` N¯:·~ W W-O¬>q¡4Ò ·gO) 4_)l4=4N` W ¯¦÷_·¯4Ò .E_1g· /¤4Ò^eÒ¡ 122 ¬E4OO_·CG` W ¯ª¬-4Ò E_1g· ¬]Ò¬)-E=^g)÷ Artinya : Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah- buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya,” (QS Al-Baqarah : 25). 142 f. Tidak Boleh Suudzhon Gambar.1 Fahri dan Aisyah sedang berdiskusi Aisyah : Fahri, kenapa ya Maria kelihatannya tidak suka padaku? Fahri : Sudahlah jangan suutdzan, mungkin maria cape habis dari Urghada, dia memang gampang sakit. 142 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 5. 123 Buruk sangka adalah menyangka seseorang berbuat kejelekan atau menganggap jelek tanpa adanya sebab-sebab yang jelas yang memperkuat sangkaannya 143 . Allah SWT menyebutkan bahwa sebagian dari prasangka adalah dosa. Sesuai dengan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari yang artinya : “Hati-hatilah terhadap prasangka. Sesungguhnya prasangka adalah omongan paling dusta”. Berprasangka yang dimaksudkan di sini adalah prasangka buruk. Al-Khuthabi mengatakan : yang prasangka buruk yang diharamkan adalah yang tertanam dalam hati secara terus-menerus 144 . Karena pada kenyataannya prasangka itu hampir selalu mengikuti keinginan hawa nafsu. Ketika seseorang mendapatkan sesuatu berita negatif, maka dengan pantasnya syaitan duduk di sampingnya, menambahkan berita itu dengan beribu macam dugaan dan membisikannya ke dalam hati manusia. Hendaklah kita segera menepis segala pemikiran, dugaan, prasangka yang terlintas, agar kita tidak terjerumus ke dalam dosa dan segera beristighfar minta ampun kepada Allah. g. Kunci Menghadapi Fitnah 143 Rachmat Syafe’I, Al-Hadits Aqidah, Akhlak, Sosial dan Hukum, cet ke-II (Bandung: Pustaka Setia 2003), Hal. 183. 144 Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah, Fiqih Wanita edisi lengkap, Hal. 694. 124 Gambar.1 Gambar.2 Fahri dibawa polisi mesir Fahri dikeluarkan dari Al-Azhar Gambar.3 Gambar. 4 Fahri dipenjara karena fitnah Fahri dinasehati teman penjara Teman Penjara :Ha..ha..ha..ha..ha.. dikeluarkan dari Al-Azhar, ha..ha..ha..ha..ha.., (sambil mengangkat tubuh Fahri), ayo bangun, bangun Fahri, bangun..,bangun…,bangun … Fahri bangun…, Allah sedang berbicara denganmu Fahri, Allah sedang mengingatkanmu untuk tidak sombong ha…ha…he…he…he…he… Fahri : Apa salah saya pada Allah? Teman Penjara : Ha…ha…ha..ha..ha.. Fahri : Kenapa Allah begitu tega? Teman Penjara : Ha…ha…ha.., Istighfar Indonesia…, istighfar…, ingatlah lagi siapa dirimu, ha…ha..ha.., apa yang kau lakukan selama ini? ha..ha..ha.., tidak kah kau sombong Fahri? Kau merasa paling benar, kau merasa paling suci, bahkan dihadapan istrimu sendiri, ha…ha…ha…, kau ingat kisah Yusuf As dan Zulaihah? Ha…ha…ha…, Zulaihah menuduh Yusuf telah memperkosanya, padahal dia sendiri yang tidak tahan melihat ketampanan Yusuf. Ha…ha…ha…, finah, itu semua fitnah Fahri, Zulaihah memfinah Yusuf memperkosa dia, hingga Yusuf dipenjara, apakah Yusuf berontak? Tidak 125 Fahri, Yusuf tau Allah sedang berbicara padanya, kamu mau tau apa yang dikatakan Yusuf? Kamu tau apa yang dikatakan Yusuf? Ha… kata Yusuf, ya Allah…., jika kehidupan penjara lebih berarti bagiku dari pada kehidupan diluar, maka akau boleh mimilih tinggal di penjara tapi dekat dengan-Mu, dari pada aku hidup dengan manusia pendusta, Allah sedang berbicara kepadamu tentang sabar dan ikhlas, sabar dan ikhlas itu Islam Fahri. Adakalanya manusia menganggap bahwa masalah seseorang yang sedang dihadapi adalah yang paling berat dari pada orang-orang sekitarnya, maka sabar dalam menghadapi suatu masalah adalah langkah awal untuk mendampingi sebuah masalah ataupun ujian. Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan baginya maka dia diuji (dicoba dengan suatu musibah). (HR. Bukhari) Hal yang masih jarang kita lakukan adalah instropeksi diri, bahwasanya hal buruk yang kita alami belum tentu buruk dihadapan Allah SWT, begitu juga sebaliknya hal yang kita anggap baik, belum tentu baik pula dihadapan Allah SWT. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi) Maka bijaksana dalam mencermati musibah dan belajar mengambil sebuah pelajaran atau hikmah dibalik ini semua lebih baik dari pada kita meratapinya. 126 Keikhlasan memancarkan cahaya cemerlang di dalam jiwa, dan lebih cemerlang lagi pada saat orag sedang mengalami penderitaan berat. Fahri dalam adegan ini benar-benar akan diangkat derajatnya. Sabar adalah separo iman dan keyakinan adalah seluruh keimanan. (HR. Ath-Thabrani dan Al- Baihaqi) ketahuilah bahwa kesabaran tersusun dari ilmu, keadaan, dan perbuatan. Ilmu di dalam hali itu adalah seperti pohon, keadaan seperti ranting, dan perbuatan seperti buah. 145 4` ¯¦7E³4gN ÷³E¼L4C W 4`4Ò E³LgN *.- ±-4 ¯ ·-4¯@O;×4L·¯4Ò 4ׯg~-. W-¼Ò+OE¯= ¦¬-4O;_Ò¡ ^}=O;OÒ) 4` W-O+^º± ¬]O¬UE©u¬4C^_g÷ Artinya : Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. dan Sesungguhnya kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang Telah mereka kerjakan. 146 An-Nahl ayat 96 h. Ikhlas Gambar.1 dan 2 Ketika Fahri menasehati Aisyah 145 Ghazali, Penerjemah Irwan Kurniawan, Mutiara Ihya Ulumuddin cet.II ( Bandung : Mizan, 1997 ), Hal. 316. 146 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal.222. 127 Ekbal al arkam :Saya bukannya tidak mau mengantarkan kamu ke turki tapi, apa harus sekarang? Fahri :Ikhlas ya Aisyah….itu yang sekarang berusaha aku jalani,, Setiap sesuatu seringkali ternoda oleh yang lain. Jika sesuatu itu bersih dan terhindar dari kotoran, maka itu dinamakan khalis (yang bersih). Pekerjaan membersihkan disebut ikhlas. 147 Ikhlash adalah pembersihan setiap amalan yang berpahala dari setiap yang mengotorinya dan mempersembahkannya hanya kepada Allah. Ikhlash adalah dasar keberhasilan di dunia dan di akhirat. 148 Orang-orang yang ikhlas adalah orang yang kualitas amalnya dalam kondisi ada atau tidak adanya orang yang memperhatikan adalah sama. Ikhlas, satu kata yang gampang diucap tapi susah dipraktekkan. Padahal ini menjadi salah satu syarat penting diterimanya satu amalan Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud) ikhlas adalah hilangnya pandangan keikhlasan. Karena barang siapa melihat keikhlasan di dalam ikhlasnya, maka ikhlasnya memerlukan keikhlasan. 149 i. Sabar Dan Iklas Membebaskan Fahri 147 Ghazali, Penerjemah Irwan Kurniawan, Mutiara Ihya Ulumuddin cet.II ( Bandung : Mizan, 1997 ), Hal. 390. 148 Abu Abdillah Muhammad Yahya, Buletin Jum'at Risalah Tauhid -Depok- edisi 82 Dalam http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&opt=default&action=detail&arid=114 149 Ghazali, Penerjemah Irwan Kurniawan, Mutiara Ihya Ulumuddin cet.II ( Bandung : Mizan, 1997 ), Hal. 391. 128 Gambar.1 dan 2 Ketika Fahri dinyatakan bebas dari tuduhan Naura : Bahadur yang salah… Dia yang memperkosa saya…bahadur telah lama melecehkan saya. “hari itu saya sengaja lewat di depan flat Fahri. Karena…karena dia tidak membalas surat cinta saya. Saya mencintai Fahri..lalu saya tau kalau Fahri sudah menikah .hati saya hancur.. Hakim :Dengan ini saya menyatakan Fahri Abdullah Assiddiq terbebas dari tuduhan. Sabar ketika fitnah menimpa Fahri itu lah pesan yang ada dalam adegan ini, kesabaran yang diuji merupakan bagian dari sebuah usaha untuk meningkatkan kualitas dari diri seseorang. Setiap permasalahan yang muncul dan di berikan kepada seseorang tersebut maka orang tersebut sedang berada pada sebuah arena dimana dia akan menjalani sebuah tingkatan yang lebih tinggi dari yang sebelumnya. Karena Allah ingin mengangkat derajat Fahri, maka ujian adalah sebagai perantara yang mesti dilewati jika ingin mendapat derajat di sisi Allah. Rasullah telah bersabda tentang sabar ketika mendapat ujian (fitnah) 129 yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani Jangan mendekati fitnah jika sedang membara dan jangan menghadapinya bila sedang timbul, bersabarlah bila fitnah datang menimpa. (HR. Ath-Thabrani) kemudian ketika telah bersabar menghadapi ujian yang diberikan oleh Allah, buah dari kesabaran adalah kita dapat menuainya hasilnya dengan kesuksesan. Wujud dari kesuksesan adalah rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan dalam menghadapinya, Rasulullah saw bila menerima berita yang menggembirakan, beliau sujud syukur kepada Allah 'Azza wajalla. (HR. Al Hakim) 5. Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Hukum Islam a. Menjabat Tangan Bukan Mahrom Gambar.1 Fahri dengan teman Teman fahri :Mas selamat ya? 130 Fahri :Terima kasih. Gambar.1 Fahri menolak berjabat tangan kecuali dengan mahrom Alicia : Hai..saya Alicia terima kasih atas bantuanaya. Fahri : Ah..ah..sama-sama nama saya Fahri. Maaf dalam Islam laki-laki tidak boleh menyentuh perempuan kecuali dengan mahromnya. Alicia :oh ya? Saya seorang wartawan Amerika yang sedang meneliti tentang Islam. bisa kita berdiskusi lebih jauh? Ini kartu nama saya. Fahri :Baik.. Saya akan Bantu. ini kartu nama saya. Dari Aisyah sesungguhnya Rasulullah saw. tidak pernah menjabat tangan seorang perempuan pun (HR Ibnu Hibban). Perbuatan Rasulullah yang tidak menyentuh perempuan yang bukan mahram menjadi ketetapan tata aturan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram 150 . Apalagi laki-laki dan perempuan tidak boleh berdesakan sehingga perempuan dan laki-laki bukan mahram bersentuhan bebas begitu rupa. Hal ini tidak dibenarkan oleh beliau dan beliau pun tidak pernah melakukan hal itu 150 Muhammad Thalib, Tuntunan Muslimah Berpakaian Berhias Dan Bergaul. Cet.II (Bandung : Irsyad Baitus Salam 2002), Hal.138. 131 sekalipun ketika membai’at para perempuan mukmin. 151 Ibnu Bawaih pun meriwayatkan hadist nabi yang artinya: Barangsiapa berjabatan tangan dengan perempuan yang bukan mahramnya maka dia dimurkai Allah Azza wajalla. (HR.Ibnu Bawaih) b. Menutup Aurat Gambar 1. menutupi batas aurat 151 Ibid, hal.138. 132 Gambar 2. Gambar 3. Ketika tidak sengaja melihat maria Ketika berbicara dengan Maria Hasan :E….Subhanallah ya Maria. Dalam adegan film ini, menceritakan bahwa maria sedang berada di depan flat Fahri. Seketika itu Rudi menjulurkan celananya untuk menutupi lutut kaki kirinya, sementara hamdi yang spontan lari menutupi auratnya dengan menggunakan sarung kemudian baru menyapa maria. Nilai-nilai pendidikan Islam yang coba diangkat adalah memberikan pengertian serta batasan-batasan aurat laki-laki mulai dari di bawah pusar sampai di atas lutut. Menurut mayoritas ulama, batasan aurat laki-laki bagi laki -laki adalah antara pusar dan lutut, sebagaimana sabda Nabi saw. Ketika duduk-duduk bersama para sahabatnya dan salah seorang sahabat ada yang terbuka pahanya lalu Rasulullah bersabda : "Yang aku tahu paha itu adalah aurat". 6. Nilai-Nilai Budaya Dan Tradisi Islam a. Menebar Salam dan Menjabat Tangan 133 Gambar 1 Gambar 2. Fahri dengan teman Fahri dengan syaikh Ahmad Fahri :Assalamualaikum.. Teman fahri :Waalaikumussalam..mabruk ya?(selamat ya?) Pada bagian cerita singkat ini, Fahri mengucapkan salam pada temannya, hal ini sesuai dengan ajaran Islam tentang budayakan salam. Orang yang paling dekat dengan Allah ialah yang memulai memberi salam. (Abu Dawud) sedangkan dalam riwayat hadist lain diceritakan bahwa : Seorang bertanya kepada Nabi saw, "Islam yang bagaimana yang baik?" Nabi saw menjawab, "Membagi makanan (kepada fakir-miskin) dan memberi salam kepada yang dia kenal dan yang tidak dikenalnya." (HR. Bukhari) Saling berjabat tangan dengan mahram dapat menghilangkan rasa dendam juga kebencian diantaranya. Rasulullah saw. juga pernah bersabda: Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang rasa dengki; dan saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian kalian akan saling mencintai dan akan lenyap rasa permusuhan (HR Malik). b. Manajemen Waktu 134 Gambar. 1 dan 2 Target dan plaining Fahri Setiap yang hilang dapat dikembalikan kecuali waktu. Bila waktu telah hilang tidak dapat diharapkan bias kembali lag. Oleh karena itu, waktu adalah milik manusia yang paling berharga. 152 Sungguh betapa banyak seorang yang cukup potensial, tetapi tidak bisa menjadi unggul. Salah satu sebabnya adalah karena ketidakmampuannya dalam mengelola waktu. Padahal kesuksesan atau kegagalan seseorang dalam urusan dunia maupun akhirat adalah sangat bergantung pada bagaimana kesungguhannya dalam menyikapi waktu. 153 Membuat komitmen untuk mengontrol waktu merupakan langkah pertama bagi manajemen waktu yang sukses. Langkah selanjutnya adalah merencanakan dan memprioritaskan waktu dengan menuliskan tujuan hidup Manajemen waktu secara tertulis tidak hanya membuat rencana Anda lebih efektif, namun juga akan memperdalam komitmen terhadap tujuan.. Sebuah daftar kerja bisa jadi sangat bernilai untuk menolong mengendalikan waktu. Pesan yang ingin disampaikan melalui film ini adalah bagaimana seseorang dapat memanejemen waktunya sesuai dengan 152 Muhammad Al Ghazali, Akhlak Seorang Muslim cet.I (Bandung : Alma’arif, 1995), Hal. 425. 153 Abdullah Gymnastiar, Kiat Praktis Manajemen Waktu.cet I (Bandung: MQS Pustaka Grafika, 2001), Hal. 32. 135 kebutuhanya. Baik yang bersifat jangka pendek, menengah. dan panjang.Karena waktu yang telah berlalu tidak dapat kembali lagi. Bahkan dalam suatu mahfudzot dikatakan waktu bagaikan pedang, jika seseorang tidak dapat menggunakannya, maka pedang (waktu) yang akan memotong dirinya. 7. Pokok-Pokok Ajaran Islam (Hablu Minannas) a. Ahlu Zhimmi Gambar.1 Gambar .2 Muslim keras marah Fahri menunjukan kartu identitasnya Muslim keras :Kamu siapa? Apa urusan kamu? Fahri :Saya orang Indonesia dan kau telah menyakiti Rosululloh. Kau telah menantang Rosululloh untuk berseteru dihadapan Allah SWT kelak dihari akhir muslim keras :Ah…h.(ingin memukul Fahri) kemudian dilerai oleh teman Fahri yang berada disana. Teman fahri :Dia mahasiswa al-Azhar dari Indonesia salah satu murid talaqqi syaikh Utsman. Muslim keras :Kalau kamu anak Al-Azhar! Kamu tahu apa tentang penderitaan bangsa arab? Fahri :Orang asing yang telah ke sebuah negara dengan syah, berarti dia orang ahlu dzimmah yang harus dilindungi keselamatanya dan kehormatanya. 136 Muslim keras :Mereka itu buakan orang asing !! Amerika itu teroris..kafir..!! Fahri :“Muhammad saw bersabda / berkata barang siapa menyakiti orang asing, berarti dia menyakiti diriku dan barang siapa menyakiti diriku berarti menyakiti Allah” Dialog ini benar-benar tampaknya gambaran dari realitas kehidupan nyata atas sekelompok kecil muslim yang kurang memiliki toleransi dan memandang hidup sebagai hitam dan putih, Islam dan kafir dan tidak melihatnya dalam sisi Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Pesan moderatisme Islam dan penghargaan terhadap perempuan juga digambarkan dalam dialog lainnya antara Fahri dan Alicia yang sedang mengadakan riset tentang Islam. 154 Mereka (ahlu dzimmi) ini dalam istilah sekarang disebut warga negara dalam suatu negara Islam. Seluruh ummat Islam dari dahulu sampai sekarang sudah sepakat, bahwa apa yang bermanfaat buat mereka bermanfaat juga bagi ummat Islam dan apa yang membahayakan mereka, berbahaya juga bagi ummat Islam. 155 Adapun kafir ‘ahdi atau kafir dzimmi (kafir yang berada di bawah naungan pemerintah Islam), darahnya tetap di lindungi, tidak diperkenankan memusuhinya. 156 Allah berfirman dalam Q.S Al- An’am ayat 151 ...... ºº4Ò W-O¬U+-^³·> ¬w^¼EL¯- /´®-¯- 4¯·OEO +.- ·º)³ ÷--E·^¯) _ ¯7¯g¯·O 154 http// www.nu.or.id/page.php? Lang=id&menu=news_list & vatagori_id=1. Di Akses, Senin 03 September 2008 155 Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi, Alih Bahasa Mu’ammal Hamidy, Halal dan Haram Dalam Islam (Singapura : Himpunan Belia Islam, Bina Ilmu.1993), Hal. 468. 156 Ibid, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi, Hal. 450. 137 ª7¯´O4Ò ·gO) u7¯+UE¬·¯ 4pO¬U´³u¬·>^¯)¯÷. Artinya : Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar. demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya). 157 b. Tips Melerai (meredam amarah) Gambar.1 dan 2. Muslim keras dan orang muslim bersholawat kepada nabi Muhammad saw Muslim keras :Tapi tidak buat kafir Amerika, kamu tau apa yang dilakukan Amerika di Afganistan?, Palestin?, Irak?.... Hah…..mereka menuduh Islam adalah teroris, padahal mereka sendirilah yang teroris. Aisyah :Saya tidak peduli dengan semua itu! Muslim keras :Seketika itu mengumpulkan tenaga untuk memukul Aisyah tapi sepat dilerai oleh Fahri dan orang-orang sekitar.. Fahri : Sholluu ala annabi… sholluu ala annabi 158 (sholawat kepada nabi) 157 Departemen Agama RI,Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 117. 158 Cara menurunkan amarah orang mesir adalah dengan mengajak shalawat Habibburrahman El Shirazy dalam novel ayat-ayat cinta Hal. 44 138 Dalam peristiwa melerai orang yang sedang berselisih adalah dengan salah satu cara mengajak orang tersebut untuk bersholawat kepada nabi Muhammad saw karena orang muslim tidak mau dikatakan orang bakhil. Dan tiada yang lebih bakhil dari orang yang mendengar nama nabi, atau diminta bershalawat tapi tidak mau mengucapkan sholawat 159 . Sebuah cara yang santun dari pada kita dengan nada keras mengucapan jangan marah. Ini lah kiranya salah satu dari berbagai pendidikan yang tekandung dalam ajaran Islam, dapat di terima di berbagai zaman dan Islam telah mengaturnya dengan sedemikian rupa. c. Perempuan dan nusyuz Gambar.1 Gambar.2 159 Habibburrahman El Shirazy, Ayat-Ayat Cinta (sebuah novel pembangun jiwa) cet.XXXI (Semarang : Republika, 2008), Hal. 44. 139 Fahri, Aisyah dan Alicia berdiskusi Alicia bertanya dengan antusias Alicia :Jadi Islam sangat melindungi perempuan? Fahri :Islam mengajarkan kita kalau syurga itu berada di bawah telapak kaki ibu. Begitu hadits meriwayatkan yang menjadi dasar Islam sangat menjunjung tinggi perempuan. Alicia :Lalu bagaimana dengan kekerasan dalam rumah tangga?bukan kah Al-Quran memberikan ijin suami memukul istrinya? Fahri :Banyak lelaki muslim menggunakan surat An-Nisa untuk melakukan tindakan pengecut memukul perempuan padahal sebenarnya surat itu untuk menjelaskan tiga hal. Apabila seorang istri berlaku nusyuz, yaitu melanggar komitmen pernikahan, pertama dinasehati, kedua diperingati, dan ketiga baru dipukul. Tetapi tidak boleh di muka dan niatnya bukan menyakiti. Dahulu, kaum jahiliyah sangat merendahkan dan menghina kaum perempuan. Diantara perbuatan mereka adalah mengubur anak perempuan hidup-hidup. Allah telah mencela mereka karena perbuatan biadab tersebut 160 , Allah berfirman : 160 Abu Abdillah Muhammad Yahya, Artikel Kasih Sayang Islam Kepada Kaum Perempuan dalam http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&opt=default&action=detail&arid=36. Di Akses, Senin 03 September 2008 140 ¯O4O4O4-4C =}g` g¬¯O·³^¯- }g` g7EO÷c 4` 4O´]¯+´ ¼·gO) _ +O7¯´O;©NCÒ¡ _OÞ>4N ·]O¬- ;¬Ò¡ +OOc÷³4C O)× ´·-4Oe¨¯- ¯ ººÒ¡ 47.Ec4` 4pO÷©7¯^4·©^)_÷ Artinya : Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup). Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu 161 . Ahmad dan Ibnu Majah telah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir secara marfu’ Artinya : “Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, kemudian bersabar terhadap mereka, memenuhi kebutuhan makan, minum, pakaian mereka dari jerih keringatnya, maka ketiganya akan menjadi tameng baginya dari api neraka”. Berdasarkan kedua literatur di atas menunjukan bahwa Islam telah mengangkat kedudukan kaum wanita dan bahkan kehadirannya dapat melengkapi kebahagian dunia dan akhirat. Secara lughawi (bahasa) nusyuz berarti durhaka. Menurut Abu Manshur Al-Laghawi mengatakan nusyus adalah rasa bencinya masing-masing suami dan istri terhadap pasangannya. 162 ÷p)³4Ò NEÒ¡=O¯·- ;e··~·· }g` E_)Uu¬4 -eO¬=+^ uÒÒ¡ L¯-·O;N)³ ºE·· 161 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 218. 162 Abu Yazid , Fiqh Realitas Respon Ma’had Aly Terhadap Wacana Hukum Islam Kontemporer, cet I (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2005), Hal. 333. 141 EEE4N_ .E©jg¯OÞU4× pÒ¡ E·)U¯NC E©×´4LuO4 w··U÷ _ ÷E·UO¯-4Ò ¬O¯OE= ¯ gª4O´×;Oq¡4Ò ·w¬¼^·- OEO=¯- _ p)³4Ò W-ONL´O¯·¬> W-O¬³+-·>4Ò ·])¯·· -.- ¬]~E E©) ¬]O¬UE©u¬·>-LOO):E=^¯gg÷ Artinya : Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz 163 atau sikap tidak acuh dari suaminya, Maka tidak Mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir. dan jika kamu bergaul dengan isterimu secara baik dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap tak acuh), Maka Sesungguhnya Allah adalah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. 164 Dan kalau seorang suami menjumpai istrinya ada tanda-tanda nusyuz (durhaka) dan menentangnya, maka dia harus berusaha mengadakan Islah dengan sekuat tenaga, diawali dengan kata-kata yang baik, nasihat yang mengesan dan bimbingan yang bijaksana. Kalau cara ini tidak lagi berguna, maka boleh dia tinggalkan dalam tempat tidur sebagai suatu usaha agar insting kewanitaannya itu dapat diajak berbicara. Kiranya dengan demikian dia akan sadar dan kejernihan akan kembali. Kalau cara tersebut kurang mengena, 163 Yang dimaksud dengan nusyuz : yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya. nusyuz dari pihak suami ialah bersikap keras terhadap isterinya; tidak mau menggaulinya dan tidak mau memberikan haknya. 164 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 78. 142 maka dicoba disadarkan dengan tangan, tetapi harus dijauhi pukulan yang berbahaya dan muka. 165 Sedangkan menurut Abu Yazid dalam bukunya Fiqh Realitas Respon Ma’had Aly Terhadap Wacana Hukum Islam kontemporer, usaha seorang suami jika seorang istrinya nusyuz : pertama menasehati dan mengingatkan apa yang mesti dilaksanakannya. Juga mengingatkan bahwa durhaka akan menimbulkan persoalan yang tidak baik di dunia maupun di akhirat. Kedua berpisah ranjang, membiarkan istri tidur sendiri, tidak ditemani hingga damai. Sebab pada umumnya perasaan istri akan guncang ketika ditinggal sendiri. Jika istri masih membangkang, usaha selanjutnya adalah ketiga, memukulnya dengan batas tidak sampai mengakibatkan jatuh sakit. Pukulan yang dimaksudkan disini adalah pukulan yang beradab, bukan pukulan yang membabi buta. Jadi, suami tidak boleh seenaknya seumpamanya langsung memukulnya. 166 d. Nasehat-Menasehati 165 Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi, Alih Bahasa Mu’ammal Hamidy, Halal dan Haram Dalam Islam (Singapura : Himpunan Belia Islam, Bina Ilmu.1993), Hal. 281. 166 Abu Yazid , Fiqh Realitas Respon Ma’had Aly Terhadap Wacana Hukum Islam Kontemporer, …… Hal. 335. 143 Gambar. 1 dan 2 Syaikh Utsman memberi masukan kepada Fahri Syaikh utsman :Melihat keadaan mu seperti sekarang ini, kamu seharusnya sudah dapat melakukan suatu hal Fahri. Ini hanya sekedar saran kamu boleh menolaknya, mantan muridku mencari jodoh untuk kemanakanya, kamu mau melakukan taaruf? Aku ada calon untuk mu… Gambar.3 Fahri diskusi dengan Saiful Saiful : Terima aja lah ri…dari Syaikh Utsman to? Fahri : Ya aku tau Ful tapi……… Saiful : Aku ngerti, aku ngerti, kamu masih ragu soal konsep jodoh to? Taaruf Ri….. itu kalian hanya saling ketemu disaksikan fihak keluarga, kalo sama-sama suka, y….lanjut kepernikahan. Tapi, kalaupun tidak… Ya kamu bisa anggap itu kaya semacam dua 144 keluarga yang sudah saling mengenal dan menjalin silaturahmi, kamu juga dapat teman baru. Semua tergantung imanmu sekarang. Dalam adegan di atas, Syaikh Utsman dan Syaiful memberi masukan (nasehat) kepada Fahri tentang ihwal kebaikan jalan hidup Fahri. Saling memberi nasehat merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim terhadap sesamanya. Sebab, hal ini termasuk bagian dari hal-hal yang dapat membahagiakan hati muslim. 167 Nasehat, pada asalnya berarti bersih dari campuran atau adanya keserasian Memberi nasehat sebenarnya merupakan kewajiban kita selaku muslim, seperti tertera antaralain dalam Q.S. Al-Ashr : 3 ·º)³ 4ׯg~-.- W-ONL4`-47 W-O¬Ug©4N4ÒgeE·)UO¯- W-¯O=-4O·>4Ò ÷--E·^¯) W-¯O=-4O·>4Ò )O¯¯O¯)^@÷ Artinya : Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. 168 Rasulullah bersabda “agama itu nasihat” maksudnya adalah, agama itu berupa nasihat dari Allah bagi umat manusia melalui para nabi dan Rasulnya agar manusia hidup bahagia, selamat dan sejahtera di dunia dan di akhirat. 169 167 Majdi As-Sayid, Membahagiakan Sesama Muslim.cet. IV (Jakarta : Gema Insani Press,1999), Hal. 56. 168 Departemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahnya, Hal. 482. 169 Heri Jauhari Muchtar, Fiqh Pendidikan, cet I (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2005), Hal. 20. 145 e. Islam Agama Yang Toleran Gambar. 1 Gambar. 2 Saat Fahri menolong Naura Islam Agama Cinta Damai Diary Maria : Aku pikir orang muslim itu tertutup dan merasa benar, tapi setelah bertemu Fahri, aku melihat kedamaian, aku bisa merasakan kalau Islam memang agama yang memberikan kedamaian, lewat sikapnya Fahri telah membukakan mataku atas segalanya. Kejujuran, ketulusan, sikap rendah hati tapi tidak pengecut. Fahri yang mengajariku kalau manusia semua itu sama tidak laki-laki, tidak perempuan. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur , Islam sangat menghargai kedamaian, tolong menolong, kejujuran, rasa cinta dan saling menyayangi satu sama lain. Cinta adalah kecenderungan rasa atau kehendak yang kuat kepada sesuatu, karena ia nikmat menurut sang pencipta. 170 Islam adalah suatu pola hidup yang khas, yang sangat berbeda dengan pola hidup lainya. Islam mewajibkan pemeluknya untuk hidup dalam satu warna kehidupan tertentu secara konstan, tidak berganti dan berubah 170 Syaikh Muhammad Amin Al-Khurdi, Menyucikan Hati dengan Cahaya Ilahi. Cet. I (Yogyakarta : Mitra Pustaka, 2003), Hal. 184. 146 karena situasi maupun kondisi. 171 Sehingga Maria yang non-muslim merasa damai ketika melihat seorang muslim sejati, bukan seseorang yang egois, dan tidak pula seseorang yang hanyut dalam rutinitas hidup diri sendiri tanpa mau melihat kehidupan sosial. f. Antara Jodoh Dan Keinginan Memiliki Tidak Sama Gambar 1 dan 2 Saat Maria sakaratul maut Fahri : Maria,,,Maria,,,Maria,,,,Maria,,,, Panggil suster cepet (kepda Maria) Maria menolaknya dengan memegangi tangan Aisyah. Maria : maafkan aku …Fahri Aisyah. Fahri : Maria tidak ada yang salah sehingga kamu harus minta maaf. Maria :Aku …aku minta maaf bukan karena kesalahan aku. Sekarang aku baru ngerti antara cinta dan keinginan untuk memiliki tidak sama. Maafkan aku Fahri Aisyah,,,maafkan aku. Dari jalannya cerita film ini sedikit bisa digambarkan bahwa sebuah cinta sejati datangnya hanya dari Allah SWT. Sehingga demi cinta itu juga orang diajarkan untuk iklas dan rela berjuang demi pasanganya. Begitu juga 171 Muhammad Ismail, Bunga Rampai Pemikiran Islam.cet. VI (Jakarta : Gema Insani Press, 2000), Hal. 9. 147 soal poligami dalam Islam, meski diperbolahkan namun ternyata sangat berat untuk menjalaninya. Seorang suami harus adil dalam segala hal, baik fisik maupun batiniyah 172 . Dalam adegan ini, rasa kasih dan sayang Fahri terhadap kedua istrinya, seolah mendapat perlindungan atau naungan dari Allah SWT. Hal ini sekiranya sesuai dengan hadits Rasulullah yang di Riwayatkan Bukhari Muslim yang mempunyai arti : Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda: “Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan- Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: “Sungguh aku takut kepada Allah”, seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata”. (H.R.Bukhary - Muslim) Poin ini terambil dari kalimat “dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah”. Bersahabat karena Allah SWT. maksudnya kita mencintai seseorang atau membencinya 172 Nurcahyo Ibnu Yahya, Nonton Bareng Film Ayat-Ayat Cinta,dalam pppm@pemuda- muhammadiyah.or.id 148 bukan karena faktor harta, kedudukan, atau hal-hal lain yang bersifat material, namun murni semata-mata karena Allah SWT. Kalau sahabat kita berbuat baik, kita mendukungnya, dan kalau berbuat salah kita mengingatkannya, bahkan kita berani meninggalkannya kalau sekiranya sahabat tersebut akan menjerumuskan kita pada gelimang dosa dan maksiat. Inilah yang dimaksud dengan persahabatan karena Allah SWT. B. MENGAPA FILM AYAT-AYAT CINTA MENJADI FENOMENAL Telah diketahui banyak orang bahwa film ayat-ayat cinta kedatangannya telah mencuri perhatian para pemirsa, bukan hanya banyak dikalangan para remaja saja namun juga para ibu-ibu penganjian tertentu yang secara sengaja berbondong-bondong datang ke bioskop untuk menyaksikan film fenomenal tersebut, bahkan ada juga dikalangan ormas seperti muhammadiyah dan NU juga tidak luput dari bagian penikmat film yang telah menduduki reting tertinggi di Indonesia ini. Juga tidak kalahnya Bapak Kepala Negara RI meluangkan waktunya bersama kurang lebih 60 duta besar yang berada di Indonesia untuk diajak melihat dan menyaksikan film ayat-ayat cinta garapan Hanung Bramantyo itu. Menurut Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono diakhir pemutaran film ayat-ayat cinta mengatakan bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti yang luhur. Jauh dari kesan yang selama ini di tuduhkannya di negeri barat yaitu sebagai teroris. Pada film ini kurang lebih di gambarkan Islam juga menghormati kerukunan antar umat 149 beragama. Yang merupakan salah satu isi dari tripologi umat beragama di Indonesia. Juga di penghujung acara pemutaran film ayat-ayat cinta juru bicara kepresidenan Dr. Dino Patti Djalal mengatakan bahwa ada sebuah artikel Koran luar negeri menyatakan bahwa Indonesian Becoming The Nexs Asian Art Tiger sungguh dengan film ayat-ayat cinta telah menjadi tonggak kemajuan film-film nasional di tanah air Indonesia. MD Pictures menggandakan pita film itu hingga 100 kopi. Itu angka yang fantastis mengingat film Indonesia lain hanya dicetak 10-20 kopi, sementara film Hollywood 65-70 kopi. 173 Dari uraian di atas penulis mencoba mengungkap di balik kesuksesan film ayat- ayat cinta, yang dalam kurun waktu singkat menjadi motivasi para insan perfilman Indonesia. Dan mengapa film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal. Jawabannya adalah karena dalam film AAC memiliki beberapa faktor pertama faktor instrinsik yaitu beberapa hal yang mempengaruinya dari dalam film itu sendiri. Faktor ekstrinsik yaitu faktor yang mempengaruhi ada di luar wilayah film. Dan ketiga faktor pendukung utama yaitu segala hal berkaitan dengan cara atau strategi. Adapun rahasia dibalik fenomenalnya ayat-ayat cinta adalah sebagai berikut: 173 Sinta Yudisia, penulis best seller Lafaz Cinta, anggota Majelis Penulis FLP Pusat dalam http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=329541 .Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 150 1. Faktor-Faktor Instrinsik a. Dedikasi Sutradara Muda Berbakat Hanung Bramamantyo. Hanung Bramantyo menurut penulis merupakan salah satu factor penting utama yang membuat film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal. Sejak mempelajari dunia film di Jurusan Film Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta. Hanung dikenal sebagai seorang sutradara muda dengan sejumlah karya berprestasi. Dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2005, Hanung terpilih sebagai sutradara terbaik lewat filmnya, Brownies untuk Piala Citra - film layar lebar. Dirinya juga dinominasikan sebagai sutradara terbaik untuk film cerita lepas, lewat Sayekti Dan Hanafi 174 , inilah kiranya latar belakang prestasi Hanung mengawali membuat film ayat-ayat cinta. Singkatnya Hanung memeng memiliki bakat di bidang penyutradaraan film. Kemudian Hanung mampu menemukan kelemahan novel yang menampilkan Fahri tokoh utama novel nyaris sempurna direduksi menjadi lelaki yang nyaris tidak kuat dan hampir putus asa ketika ia dipenjara. Bukti itu ditunjukkan Hanung dengan melalui petuah orang gila satu sel Fahri yang justru menasehatinya untuk ikhlas dan sabar. film ini bisa menutupi lubang atau ketimpangan lain dalam novel tatkala dialihkan dalam bentuk gambar. Maka, ada "tuntutan" kreativitas Hanung dan duo penulis naskah 174 Dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Hanung_Bramantyo. Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 151 Salman Aristo dan Ginatri S. Noer. Mereka mencoba memberikan ruang kepada penontonnya untuk memaknai dan membangun semangat humanisme menyebarkan pesan bahwa Islam itu begitu indah. Islam itu begitu humanis 175 . b. Niat Hanung Bramantyo Telah diketahui oleh banyak orang atau dari bloger Hanung sendiri. Niat ini berawal dari meremehkan teknis pembuatan film ayat-ayat cinta yang di tandai oleh bidikan target market penjualan sebelum terjun di lapangan. Penduduk indonesia 80 persen muslim. Kenapa saya tidak membuat film tentang mereka? Kalau saya minta 1 persen dari 80 persen masak tidak bisa.' 1% dari 80% penduduk muslim Indonesia berarti sekitar 2 juta penonton. dikalikan 10 ribu per tiket. Berarti pendapatan kotor 20 milyar. Kalau bujet produksinya 10 milyar, keuntungan yang didapat 10 milyar. 176 Kemudian ternyata merasa dengan niat tersebut begitu banyak kendala dan rintangan yang tidak berujung. Hingga suatu saat Hanung hampir putus asa dengan target market penjualan di atas. Apalagi kepercayaan diri Hanung telah memudar ketika sang Produser memangkas segala fasilitas karena melihat terlalu besarnya budjet pada film ayat-ayat cinta. Yang rencana total syuting di Kairo Mesir kemudian berubah pindah ke Jakarta, India, dan Semarang. Niat baik di mata seorang hamba Allah yang belum tentu baik di sisi Allah. Selanjutnya Hanung tersadar akan pesan ibunya : kalau kamu sudah bisa membuat film, buatlah film tentang agamamu: Islam. Ini yang merubah 175 Eko Hendrawan Sofyan, Ayat-Ayat Cinta: Sepenggal Kisah tentang Kemuliaan Cinta, dalamhttp://www.acehforum.or.id/ayat-ayat-cinta t11843.html?s=93f82cffeb8e84a151445d765702ca4c&. Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 176 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/8/KISAH_DI_BALIK_LAYAR_A ACI Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 152 pandangan Hanung tentang teknis pembuatan film ayat-ayat cinta meskipun tetap tehitung sulit namun semua itu di jadikannya sebagai ujian-NYA Sabar ... Sabar ... Ikhlas ... ikhlas!!! begitulah yang aku dapatkan di film ini. Film ini tidak hanya mampu merobah pandanganku tentang Film. Film ini mampu dan sudah merobah pandangan hidupku: tentang agama, kesetiaan, kerjakeras, komitmen, dan ... cinta. Berkali- kali aku berucap syukur yang besar kepada Tuhanku yang sudah memberikan aku jalan menuju kedewasaan. Berkali-kali aku berucap terima kasih kepada Kang Abik yang sudah secara tak langsung mempercayaiku menyutradarai film ini, dimana telah membuatku kembali merasa dekat dengan Islam yang indah, bersahaja dan penuh dengan toleransi. Dan terakhir, berkali-kali aku berucap syukur kepada Ibuku yang telah berpesan untuk membuat film tentang agama. Sekarang aku mengerti, kenapa Kau berpesan begitu Ibu. Tidak lain hanyalah untuk membuatku selalu dekat dengan Islam ... La haula wa kuwwata illa billahi ... 177 Inilah kiranya kunci kesuksesan film ayat-ayat cinta, sebelum memberikan pelajaran tentang sabar dan ikhlas kepada orang lain para crew yang telibat baik secara langsung maupun tidak langsung telah dulu mengerti tentang arti sabar dan ikhlas. Sehingga menurut penulis kesan secara teknis telah merubah pandangan kali pertamanya niat ini di bangun. c. Film Ayat-Ayat Cinta Menghabiskan 10 Milyar Menurut penulis menarik memberikan informasi aktual kepada masyarakat luas (penonton) biaya total pembuatan film ayat-ayat cinta kurang lebih 10 Milyar angka yang fantastis yang jarang ada film layar lebar Indonesia yang menghabiskan dana di atas. Itulah kiranya yang membuat para 177 Ibid. KISAH_DI_BALIK_LAYAR_AACI Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 153 khalayak umum bertanya-tanya film apakah yang telah menghabiskan dana sebanyak itu. Mengingat budjet yang dipersiapkan untuk memproduksi AAC dua kali lipat budjet standart Film Indonesia., sekitar 7 Milyar. Lalu produk seperti apa yang ditonton oleh satu juta penonton. 178 Alasan itulah yang membuat orang (para penonton) penasaran ingin sekali menyaksikannya film hahal itu. Bahkan telah ada di internet Bukan hanya itu, VCD dan DVD bajakan film AAC pun menjamur. Membajak film ayat-ayat cinta sebelum diliris, Begitu kejadian yang tidak biasa di film layar lebar tanah air Indonesia. d. Kandungan Film Ayat-Ayat Cinta Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam film AAC adalah sebuah realitas kehidupan yang ada di sekitar kita. Sehingga para penonton dengan mudah dan cepat menghayati isi kandungan film ayat-ayat cinta. Apalagi alur cerita tersebut bersifat melankonis yang diselipi berbagai unsur filosofi.adapun nilai-nilai yang signifikan adalah sebagai berikut: 1) Nilai Pendidikan Keimanan 2) Nilai kebutuhan kita akan ilmu, 3) Nilai pendidikan ibadah, yaitu hubungan kita kepada Allah (habluminallah) 4) Nilai Pendidikan Akhlak, 178 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/10 Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 154 5) Nilai pendidikan dalam hukum Islam 6) Nilai-nilai budaya dan tradisi Islam 7) Nilai-nilai pendidikan dalam pokok-pokok ajaran Islam Sehingga dengan nilai tersebut presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani berani menyebarkan nilai-nilai Islami dengan mengundang kurang lebih 60 duta besar yang ada di Indonesia dan yang kemudian mendapat apreasi yang bagus dari Menteri kebudayaan Djero Wacik di sela- sela sambutanya. Tidak juga kalah ketinggalan wakil presiden Jusuf kalla beserta Istri dan mantan Presiden RI BJ.Habibie bersama istri yang bertolak dari jerman untuk menyaksikan film ayat-ayat cinta. 2. Faktor-Faktor ekstrinsik a. Novel Best Seller Novel ayat-ayat cinta sudah berulang kali naik cetak dengan jumlah total 400 ribu lebih ekslempar buku yang tersebar saai ini. Sebuah rekor yang ajaib untuk sebuah novel karya anak bangsa. Pertumbuhan tersebut makin beranjak naik dengan kehadiran film ayat-ayat cinta. Belum lagi begitu banyak sanjungan dan penghargaan yang disandang oleh penulis novel ayat- ayat cinta Habibburrahman El Shirazy, mulai dari penghargaan sebagai novel nomor 1 Indonesia versi Insani Award universitas Diponegoro Semarang, meraih penghargaan dari Forum Lingkar Pena (FLP) pusat sebagai novel terpuji nasional, menganugrahkan Pena Award 2005. Lembaga sekaliber IKAPI DKI Jakarta juga ikut memberikan penghargaan berupa IBF Award 2006 dengan kategori buku fiksi dewasa 155 terbaik, majalah muslimah dan Koran Republika menyebutkan karya Kang Abik (nama akrab Penulis AAC) mampu menggeser popularitas Novel Harry Potter (selisih 4 suara) dan Penulis AAC dianggap sebagai salah satu Tokoh Perubahan Indonesia 2007 dengan predikat The Sound of Moral. Untuk itu novel ayat-ayat cinta dapat di katakana sebagai buku megabestseller bukan lagi bestseller hal itu merupakan penilaian seorang sastrawan nasional Ahmadun Yosi Herfanda. 179 Dan karena novel ini lah Hanung berhutang budi terhadap fenomenalnya film ayat-ayat cinta. b. Niat Habibburrahman El Shirazy Menulis novel ayat-ayat cinta dijadikannya ladang dakwah Karena dengan menulis novel kang Abik dapat mengajak orang untuk berbuat baik. Sebenarnya dakwah melalui film nasional ini sudah mulai dilakukan oleh beberapa sinaes Indonesia, salah satunya bang Dedi mizwar. Ada beberapa sinetron beliau yang bernafaskan ‘religi’ namun dengan scene lebih ‘memasyarakat’ sehingga bisa di terima semua kalangan baik sebagai hiburan dan sekaligus media dakwah, begitu yang beliau inginkan. Jadi film-film religi itu tidak selalu terkesan kaku, ‘kuno’, dan untuk kalangan tertentu 180 .Ini sesuai ketika kang Abik di wawancarai oleh seorang wartawan post Lampung. Di sela-sela tiga kunjungan itu, wartawan Lampung Post Dwi Wahyu Handayani, sempat mewawancarainya. Berikut petikan wawancaranya. 179 http://oelatboeloe.blogspot.com/2008/04/aac-pionir-kebangkitan-film-nasional.html Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 180 http://erliandy.multiply.com/journal/item/12/Fenomenal_AAC Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 156 Bagaimana awal Anda menulis? Awalnya saya lebih sering menulis puisi dan naskah drama ketika bersekolah di Madrasah Aliah Solo. Mulai menulis untuk komersial berawal ketika kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, hingga S-2. Beasiswa yang saya dapatkan terbatas. Dalam kondisi itu saya harus tetap survive demi terus bisa tolabul 'ilmi. Saya banyak menulis puisi dan cerpen. Juga menerjemahkan naskah dari bahasa Arab ke Indonesia, saat itu 1 halaman dihargai 1 dolar. Bagaimana proses menulis novel AAC? Konsentrasi, energi dan semangatnya benar-benar tercurah, sehingga kelar dalam waktu sebulan. Semangat menulis AAC, terdorong keinginan membuktikan bahwa saat kondisi tidak berdaya tetap dapat berkarya. Saya menulis novel ini ketika berada pada waktu kejenuhan, kala dokter memvonis harus diam di rumah karena kaki kanan patah akibat kecelakaan. Tahun 2003, dalam perjalanan Solo-Yogyakarta untuk menunaikan tugas mengajar di MAN 1 Yogyakarta, saya mengalami kecelakaan di Mlati--Sleman. Dokter menyatakan kaki kanan patah, akhirnya harus dirawat selama 9 hari di rumah sakit. Dokter menyarankan selama 10 bulan, kaki kanan tersebut tidak boleh menjadi tumpuan sehingga tidak boleh bepergian. Satu dua bulan saya bertarung dengan rasa sakit. Tiga bulan saya merasa bosan. Terbetiklah motivasi untuk menulis novel. Setelah selesai, print out-nya saya kopi sebanyak tujuh salinan. Saya kirimkan ke beberapa sastrawan, di antaranya Ahmadun Yosi Herfanda, Ahmad Tohari, Helvy Tiana Rosa, Faudzil Adzim, Joni Ariadinata, Anna R. Nawaning, dan Hamizar "Bazarvio" Ridwan. Mereka merespons bagus dengan penuh perhatian dan sayang. Respons itu, akhirnya menjadi petikan tulisan di cover belakang novel. Bahkan, Ahmadun yang kebetulan redaktur sastra Republika, menawarkan naskah Kondisi tidak berdaya justru membuat motivasi berkarya. Seberapa hebat motivasi itu Anda rasakan saat itu? Kondisi karena kecelakaan itu, seolah membuat batas hidup dan mati sangat tipis. Banyak kecelakaan seperti itu, mengakibatkan nyawa bablas. Tetapi, saya diberi tambahan umur. Saya justru merasa belum berbuat sesuatu. Niatan, karya saya ini kelak menjadi saksi di akhirat bahwa saya sudah mengajak orang berbuat baik. 157 Dari mana inspirasi novel itu sehingga bisa membius banyak orang? Inspirasi AAC itu berasal dari ayat Alquran Surat Al-Zuhruf Ayat (67). Dalam surat tersebut, Allah swt. berfirman bahwa orang- orang yang saling mencintai satu sama lain itu dimuat secara bersambung. Jadilah novel dengan tokoh utama Fahri tersebut dikisahkan di harian tersebut selama 159 hari. pada hari kiamat akan bermusuhan, kecuali orang-orang yang bertakwa. Saya pikir jatuh cinta dan saling mencintai tetap akan bermusuhan juga pada hari kiamat, kecuali orang yang bertakwa. Jadi, hanya cinta yang bertakwa yang tidak mengakibatkan orang bermusuhan. Itu yang kemudian menjadi renungan saya. Saya pengin juga menulis novel tentang cinta, tetapi yang sesuai dengan ajaran Islam, yang menurut saya benar. Karya saya adalah perpaduan antara sastra dan pesantren. Rujukan saya adalah karya para ulama dahulu. Pedoman menulis saya adalah Alquran. Dengan Alquran, insya Allah orang akan selamat dan sukses. Bagaimana kiat Anda untuk penulis muda lain agar bisa menghasilkan karya sefenomenal novel AAC? Pertama, rajin membaca karya sastra. Kedua, terus berlatih menulis. Saya sejak sekolah di madrasah aliah dahulu, kerap menulis apa pun yang saya rasakan di buku harian. Tiga tahun di Aliah, saya punya tiga buku dari catatan harian itu. Saya ungkapkan semua dalam catatan harian, termasuk ketika menaksir seorang cewek, tetapi tidak berani mengungkapkan, hanya dipendam. Saya menulis seolah menulis surat kepadanya. Andai surat itu saya sampaikan kepadanya, pasti akan kelenger he...he...dengan hati membubung tinggi karena banyak kata-kata indah. Dalam semua novel yang Anda tulis, selalu bertema cinta, mengapa? Siapa yang tidak ingin dicintai...tidak ingin mencintai? Siapa?! Saya justru ingin dakwah dengan cinta. Cinta itu universal, semua orang pasti merasakan. Itu jawabannya. Selain, novel Anda ingin menulis yang lain? Insya Allah, ke depan ini masih fokus menulis sastra berupa novel dan cerpen. Baru kemudian mungkin juga buku-buku ilmiah. 158 Bagaimana tanggapan terhadap film AAC? Saya belum puas. Jadi pada film selanjutnya, ingin lebih baik lagi. Skenario film tersebut berbeda dengan ide cerita yang ditulis dalam novel. Tetapi, tetaplah kita harus menghargai karya film AAC. Menteri Pariwisata Jero Wacik Djalal pun berucap kalau di Belanda ada film Fitna, di Indonesia Allah mentakdirkan ada film AAC. Film AAC kok mengesankan lebih menonjolkan poligami. Padahal dalam novelnya tidak? Saya tidak terlibat pembuatan film itu. Jadi kalau bertanya mengapa film lebih memperpanjang poligami, tanyakan kepada sutradara filmnya. Dalam novel, saya lebih menggambarkan sosok Fahri yang tegar menghadapi cobaan hidup. Juga, bagaimana semangat belajarnya yang tinggi, hingga ia mendapat beasiswa untuk kuliah di Al Azhar, Mesir. Itu yang tidak tergambar dalam film. Tanggapan Anda sendiri tentang poligami? Poligami dalam pandangan Islam sebenarnya sudah jelas. Dalam hal ini ada ruhsoh atau keringanan yang mengartikan poligami sebagai solusi, tetapi dilaksanakan dengan syarat, yang telah diungkapkan jumrul ulama. Dalam surat An-Nisa, ayat ketiga diungkapkan "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap hak-hak perempuan yatim bilamana kamu mengawininya, kawinilah wanita-wanita lain yang kamu senangi: Dua, tiga, atau empat...." Tetapi, sekali lagi solusi bukan tujuan. Saya pun menyatakan istri saya tetap satu. Dalam An-Nisa: 129, "Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istrimu, walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung kepada yang kamu cintai sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung." Lalu, An Nisa: 3 "Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, kawinilah seorang saja...." Bahkan ungkapan Ibnu Kudaimah, wanita boleh mensyaratkan agar suaminya tidak melakukan poligami. Saya tidak ingin ekstrem memopulerkan poligami, tetapi juga tidak secara ekstrem menolak poligami. Menolak poligami...berarti juga tolak ayat-ayat Alquran, yang sama saja nilainya dengan menolak Alquran. Jelasnya, harus menempatkan ini secara adil. Kenapa saya katakan solusi? Saya mempunyai istri yang sangat dicintai dan mencintai saya. Tetapi, ini semoga tidak terjadi (sembari menghela napas). Suatu ketika 159 istri sakit yang membuat tidak bisa melaksanakan kewajiban. Sementara itu, saya normal yang butuh istri untuk memenuhi juga. Pilihannya, apakah cerai, zalim engga? Kedua, mencari perempuan lain berarti zina, ketiga saya merusak diri sendiri. Anda ingin hal itu? Lalu terakhir mencari wanita untuk dinikahi. Kalau perlu istri yang mencarikan, itulah mulianya sebagai istri. Jadi, mana yang lebih manusiawi? Beginilah poligami, bukan tujuan. Tetapi, pemahaman seorang habib ini bisa keliru juga. Novel Ketika Cinta Bertasbih (KCB), rencananya juga difilmkan, harapan Anda? Harapan saya film ini tidak kalah heboh dari AAC. Novel KCB ini terdiri dari dua jilid yang merupakan novel best seller yang diterbitkan Penerbit Republika. Saya harap alur persis dengan novel. Oleh sebab itu, saya akan banyak terlibat penggarapan, mendampingi sutradara senior Khairul Umam, baik proses audisi para pemainnya sehingga bisa mendapatkan aktor dan aktris yang karakternya mendekati tokoh di novel. Siapa tahu aktor dan aktrisnya ada yang dari Lampung (berkelakar). Dalam film KCB lebih menonjolkan semangat keberanian, tetapi bukan berarti romantisme tidak ada. Film mengisahkan seorang pemuda bernama Azam, yang penuh keberanian menghadapi hidup. Ia harus belajar keras hingga akhirnya berhasil kuliah di Al Azhar, tetapi ia pun tetap harus berjualan bakso,untuk membiayai hidup adik-adiknya. n M-1 Penulis pun Bisa Jadi Miliarder ADA ungkapan menarik dari Ahmadun Yosi Herfanda, redaktur sastra Republika, yang mendampingi Kang Abik pada bedah buku Ayat-Ayat Cinta (AAC), di Gramedia, Jumat (4-4), yang sebelumnya digelar di Kampus IAIN Raden Intan Bandar Lampung. Ahmadun yang juga sastrawan, mengatakan penulis novel AAC dapat membuktikan bahwa menjadi penulis di Indonesia itu bisa kaya atau menjadi miliader. Namun, dengan syarat harus ditekuni dengan profesional dan totalitas," ujar Ahmadun yang terkenal lewat puisinya Sembahyang Rerumputan. Dia mengatakan dari kondisi ketidakberdayaan, justru motivasi besar untuk menulis. "Dari balik jeruji, Pramudya Ananta Toer pun menghasilkan novel yang bagus, Bumi Manusia. Jadi kuncinya bagaimana konsentrasi benar-benar tercurah untuk menulis novel," jelas dia. Prie G.S., budayawan, pengamat sastra, dalam situsnya menuliskan selama 21 bulan mengorbit, sejak Desember 2004 hingga Agustus 2006, novel terjual rata-rata sebanyak 7.000 lebih eksemplar per bulan. Dengan perhitungan lazim royalti 160 seorang penulis di Indonesia, yakni 10 persen dari harga banderol, angka yang dihasilkan AAC sangat luar biasa. Jika harga novel setebal 410 halaman ini sebesar Rp43.500, penulisnya memperoleh royalti Rp4.350 per buku. Jika buku terjual sebanyak 150 ribu eksemplar, hasilnya" mencapai Rp652,5 juta. Sementara itu, ketika ditanya berapa novel sudah laris. Kang Abik, alumnus Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir, sebuah universitas Islam terkemuka di dunia ini, tidak dapat menyebutkan angka pastinya. Ia hanya memperkirakan novel yang diterbitkan Republika pertama kali pada Desember 2004, telah terjual sekitar 500 ribu novel. "Dengan hadirnya film AAC, jika sudah ada 3,5 juta penonton, mungkin sudah separonya membaca novel ini," ujar dia kepada Lampung Post. Larisnya novel pun menjadi daya tarik bagi rumah produksi untuk memfilmkan kisah dengan tokoh utama Fahri tersebut. Film yang beredar perdana 28 Februari 2008 besutan sutradara Hanung Bramantyo itu, hingga kini sudah disaksikan 3,5 juta pasang mata. Sukses film AAC, kembali mengilhami pembuatan film kedua dari novel Kang Abik, Ketika Cinta Bertasbih (KCB). Novel KCB terdiri dari dua jilid, yang merupakan novel best seller, diterbitkan oleh Penerbit Republika. Rencananya, setelah novel ini akan hadir novel Dari Sujud ke Sujud. 181 Kedua niat Habibburrahman El Shirazy ketika bertekat mendirikan pondok pesantren Basmala 182 dengan keringat, kerja keras bahkan dengan menggunakan royalty jika mendapat sesuatu dari Novel ayat-ayat cinta (Dana). Terbukti pada cetakan ke-1 sampai cetakan ke-10 pendapatan dari penjualan novel ayat-ayat cinta akan di gunakan untuk perintisan pembangunan pesantren Basmala yang bersemangatkan atas kemandirian, keteladanan, dan di bangun di atas bingkai indahnya da’wah dengan karya- karya qurani. 181 Di kutip dalam ://www.lampungpost.com/cetak/cetak.php?id=2008041213592614 Di Akses Senin, 29 Oktober 2008 182 Pesantren Basmala Indonesia Jln. Raya Boja-Ngalian, Km.2. perum Bank Niaga Blok B-9 Ngalian Semarang. 161 3. Faktor-Faktor Pendukung Pada faktor pendukung penulis mencoba memberi gambaran bahwa dalam faktor ini adalah hal-hal yang berkenaan dengan teknis dan cara bagaimana film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal. a. Timing yang Tepat Film ayat-ayat cinta merupakan genre baru di Indonesia Artinya film ayat-ayat cinta keluar diliris bagaikan angin segar dikancah perfilman Indonesia, karena pada era akhir-akhir ini, perfilman Indonesia mengalami pendangkalan idealisme. Ketika ingin membangunkan kembali kejayaan perfilman Indonesia. Justru yang ada hanya lah ketakutan para pembuat film yang tidak berani mengambil resiko sehingga perfilman Indonesia penuh dengan film-film yang bertemakan Horor dan percintaan bahkan mengarah pornografis. kemudian Kehadiran film ayat-ayat cinta diharapkan mampu mengubah image tentang perfilman Indonesia yang negatif, seperti klenik dan cinta picisan yang tidak senonoh bahkan cenderung pornografis. 183 183 Ardhi Ridwansyah artikel Headline sebuah koran ibu kota yang dijajakan di pasar becek stasiun Depok; “Hantu dilibas Film Religi”. Dengan melihat foto yang terpampang di halaman depan koran, kita semua mungkin bisa langsung menebak film apa yang dimaksud. Sebuah wajah yang hanya menyisakan sepasang mata indah memang telah identik dengan novel dan film Ayat-Ayat Cinta. Yang menarik, dalam artikel tersebut digambarkan bagaimana visualisasi novel Habiburrahman El Shirazy ini bisa menggeser popularitas film-film horor. Tak ayal, poster dan baliho bergambar pocong, hantu ambulan dan kuntilanak pun hanya sebentar bertengger di depan beberapa bioskop ibu kota. Dalam www.KabariNews.com/?31263 http://www.kabarinews.com/article.cfm?articleID=31263 Di Akses Selasa, 30 Oktober 2008 162 b. Launching Besar-Besaran Baik Dalam Maupun Di Luar Negeri Berbagai upaya dilakukan MD picture dalam mempromosikan film ayat-ayat cinta ini, mulai dari menjalin kerjasama dengn PP muhammadiyah dan berbagai cara dipromosikan melalui kecanggihan teknologi di internet. Setelah selesainya promosi di Indonesia Kali ini AAC akan mengadakan nonton bareng dan siap pecahkan rekor Muri. Sebuah acara nonton bareng film ‘Ayat-ayat Cinta’ (AAC) yang berlangsung di Batam akan mencoba pecahkan rekor Muri dengan jumlah penonton terbanyak. Acara ini sekaligus ajang promosi film Indonesia ke negara tetangga Singapura dan Malaysia. 184 Pencapaian jumlah penonton film Ayat-ayat cinta (AAC) ini menyaingi film-film besar seperti “Nagabonar jadi 2” dan “Ada Apa Dengan Cinta?”(AADC). Bahkan pada saat ini telah melampui film tersebut. Masyarakat Indonesia pada pada umumnya mendapat kesejukan dan kesegaran setelah lama insan perfilman tertidur pulas dengan tidak memberikan suguhan yang syarat idealisme dan moralisme tinggi. Kiranya film ayat-ayat cinta akan menjadi pelopor dan menunjukan bahwa nilai-nilai film moralitas layak jual dan berani bersaing dengan film-film yang telah ada. Tidak hanya di situ saja film ayat-ayat cinta dijadikan sebagai media co- marketing dan untuk promosikan Visit Indonesian Year ( VIY ) tahun 2008. 185 184 http://film.indonesiaselebriti.com/film/index.php?modul=ulasan_film&catid=28122417 6419&page=detail Di Akses Selasa, 30 Oktober 2008 185 Film AAC Digunakan Sebagai Media 'Co-Marketing' untuk Promosikan VIY 2008 di Asia Tenggara Dirjen Pemasaran Depbudpar DR. Sapta Nirwandar mengatakan, film Ayat-ayat Cinta (AAC) digunakan sebagai media co-marketing untuk mempromosikan program Visit Indonesia Year (VIY) 2008 di kawasan Asia Tenggara antara lain Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. "Film AAC diminati oleh masyarakat Malaysia, saat launching di Kuala Lumpur pada 22 Juni mendatang kita gunakan untuk co-marketing VIY 2008," kata Sapta 163 Selanjutnya salah satu alasan mengapa film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal adalah kerena sifat masing-masing novel dan film mempunyai kualitas bisnis yang baik di dunia marketing. Artinya benar-benar memiliki daya jual yang tinggi bahkan satu-sama lain saling melengkapi. Adapun klasifikasi mengenai evolusi pembagian pemasarannya melalui tiga tahapan. era Marketing 1.0 (product-centric marketing), bergeser ke Marketing 2.0 (customer- centric marketing), dan konon saat ini kita sedang memasuki era Marketing 3.0 (human-centric marketing) 186 . Nirwandar di gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (13/5). Film bernuansa religi yang menyedot sekitar 4 juta penonton di Indonesia ini, selama beberapa bulan ke depan juga diputar di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Pada kesempatan pemutaran film tersebut, digunakan sebagai media untuk mempromosikan program VIY 2008. Pada kesempatan itu Sapta Nirwandar melaporkan bahwa pada tiga bulan pertama (Januari-Maret) jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sebesar 1,405 juta atau tumbuh 15,68% dibanding periode yang sama tahun lalu, merupakan awal yang cukup menggembirakan di mana pertumbuhan tersebut diharapkan akan menjadi dua kali lipat pada bulan-bulan berikutnya. "Tiga bulan pertama Januari-Maret, saat low seasons, kita sudah meraih 1,405 juta wisman atau naik 15,68%. Pada bulan mendatang saat , high seasons pertumbuhan itu kita harapkan akan naik dua kali lipat," kata Sapta Nirwandar, yang didampingi Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pusformas) Depbudpar Surya Dharma, Direktur Sarana Promosi Esthy Reko Astuty, Direktur MICE Nia Niscaya, dan Direktur Promosi Luar Negeri Gde Pitana. Jumlah komulatif kunjungan wisman Januari-Maret 2008 sebesar 1.405.456 itu masuk melalui 15 pintu utama sebesar 1.190.102 kunjungan dan pintu lainnya 215.354 kunjungan. Dari lima belas pintu masuk itu, kontribusi terbesar adalah Soekarno- Hatta Jakarta sebesar 335.648 kunjungan, Ngurah Rai Bali, dan Batam masing-masing mencapai 466.886 dan 257.036 kunjungan. Dalam http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=3919 Di Akses Selasa, 30 Oktober 2008 186 ArdhiRidwansyah Ada Apa Dengan Ayat-Ayat Cinta Fenomena AAC mengingatkan saya pada sebuah buku yang ditulis oleh Hermawan Kartajaya bersama dengan Prof. Philip Kottler. Buku berjudul “Marketing 3.0: Value-Based Marketing” ini diluncurkan pada saat ulang tahun ASEAN bulan Agustus tahun lalu di Jakarta, dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa Menteri. Evolusi pemasaran, demikian mungkin inti cerita buku ini. Di awali dari era Marketing 1.0 (product-centric marketing), bergeser ke Marketing 2.0 (customer- centric marketing), dan konon saat ini kita sedang memasuki era Marketing 3.0 (human-centric marketing). Evolusi pemasaran, demikian mungkin inti cerita buku ini. Di awali dari era Marketing 1.0 (product-centric marketing), bergeser ke Marketing 2.0 (customer-centric marketing), dan konon saat ini kita sedang memasuki era Marketing 3.0 (human-centric marketing). Era pemasaran pertama terjadi kala dunia masih minim kompetisi. “Gua ada loe (mau ndak mau) beli”. Yang dijual adalah apa yang bisa dibuat. Dalam dunia perfilman, ini kita alami saat masa keemasan TVRI. Jika saat itu AC Nielsen sudah memberikan rating, barangkali acara kelompencapir pun akan memperoleh nilai setinggi sinetron favorit saat ini, Ketika keran TV 164 Terakhir dalam faktor pendukung adalah siapa-siapa saja yang berjasa dalam kesuksesan film ayat-ayat cinta. Baik secara teknis maupun secara non- teknis. cinta adalah seperti : Anif Sirsaeba Alafsana, Ginatri S. Noer & Salman Aristo, Allan Sebastian & Retno Ratih Damayanti, Melly Goeslow dan Tya subiyakto 187 swasta dibuka, masuklah kita ke era marketing 2.0. Program-program TV dituntut untuk benar- benar bisa memahami keinginan konsumennya. Tidak lagi bisa “asal-asalan” membuat program, karena kini konsumen punya banyak pilihan. Pendulum pun bergoyang dari satu tren ke tren yang lain. Ada masanya sinetron remaja menjamur, kala lain sinetron religi yang laris. Creative team dari tiap stasiun TV dipaksa untuk selalu buka mata buka telinga memantau pergerakan selera pemirsanya.Era ketiga bagi saya adalah era yang paling menarik. Jika dalam marketing 2.0 strategi dan taktik pemasaran berotasi di sekitar konsumen, maka di marketing 3.0 manusialah yang menjadi pusatnya. Apa bedanya? Sebagai konsumen, Anda adalah kumpulan need, want, dan expextation yang menantang untuk dipuaskan. Tugas para marketer adalah memuaskan Anda, tentu sembari menebak-nebak berapa banyak uang di saku Anda. Dalam pemasaran (atau kapitalisme?) tak ada makan siang gratis, kan? Sebagai human, Anda tidak lagi dipandang secara individual. Anda adalah bagian dari umat manusia yang secara fitrah memiliki kesamaan- kesamaan universal. Maka marketer bertugas meramu jampi-jampi pemasaran yang berorientasi pada nilai-nilai tadi. Jika ummat manusia bersepakat bahwa kemiskinan itu buruk, maka marketer pun mendesain produk penawarnya. Tidak gratis tentunya, karena ingat, kita sedang bicara tentang pemasaran! Marketing 3.0 tidak membahas tentang aktivitas sosial semacam kampanye anti kemiskinan. It’s still about business….. and money. Untuk versi filmnya saya hanya berani memberi rating 2.0. Sedangkan untuk novelnya, Sebelum menjawab itu, saya tertarik untuk mendiskusikan sebuah paradoks. Novel AAC begitu booming sementara di dalamnya bertebaran hal-hal yang dalam kehidupan nyata justru tidak populer. Konsep pacaran misalnya, dalam novel ini telah disubstitusi dengan ta’aruf. Yang lebih kontroversial lagi adalah masalah poligami, yang dalam versi film justru digambarkan secara lebih dramatis. Dengan berbagai ”ketidakpopuleran” yang ada di dalamnya, tetap saja AAC mampu merambah berbagai segmen pembaca. Ada apa dengan Ayat-Ayat Cinta?Apa yang dituturkan Kang Abiek (sang penulis) bisa jadi adalah sebuah refleksi dari kegelisahannya atas kegelisahan manusia di sekelilingnya. Tayangan infotainment yang telah menjadi media launching perceraian, maraknya aborsi akibat sang wanita belum lagi berstatus istri, adalah gelombang kegetiran yang akhirnya memuncak dalam sebuah pertanyaan universal: masih adakah cinta?Di sinilah barangkali Ayat-Ayat Cinta tampil sebagai pelepas dahaga, menjadikannya simbol baru yang menjembatani pahitnya realita dengan gambaran ideal akan cinta. Dalam istilah marketing 3.0, AAC telah menjelma menjadi iconic brand. Ya, bahkan melalui cerita poligami pun kita tetap diajak untuk bisa menyelami makna cinta (pernikahan) tak hanya sebagai bentuk hak untuk memiliki, tetapi sebagai kolaborasi pengorbanan dua insan. Dalam www.KabariNews.com/?31263 Di Akses Selasa, 30 Oktober 2008 187 Iren, sebuah Opini Satu Keunikan Ayat-Ayat Cinta Anif Sirsaeba Alafsana Lelaki yang disapa sebagai kang Anif inilah yang begitu mengkuratori novel AAC, dari mulai “memperindah” novel hingga berjuang bersama Republika menerbitkan novel tersebut. Anif pun bertindak sebagai “aranjer” dan negoisiator ketika muncul penawaran dari beberapa Production House (PH) untuk mengangkat novel AAC ke layar lebar. Anif pun sadar dan maklum sebagai suatu konsekuensi novel yang diangkat ke layar lebar, tidak akan memuaskan, persis sama, ataupun sedikit membuat kecewa para pembaca novel yang juga menonton filmnya. Kang Abik 165 dan Anif pun membebaskan Hanung dan tim-nya berkreasi, sejauh itu masih dapat ditolerir. Dan luar-biasa, film AAC tersebut laris dan tentunya ini tidak terlepas “faktor” novel yang dilabeli megabest seller, karya Kang Abik tersebut. Ginatri S.Noer & Salman Aristo Pasutri ini memang boleh diacungkan jempol sebagai pengemban tugas penulis skenario (written by). Proses adaptasi dari sebuah novel menjadi penulisan skenario, jika tidak benar akan membuat sebuah novel indah menjadi “penyet” , membosankan dan tidak manusiawi ataupun tidak logis. Namun berkat kerja keras pasutri ini, kesan yang didapat setelah menonton film ini adalah “good-work”. Semua tervisualisasikan secara lebih logis dan manusiawi serta “dakwah” yang ingin disampaikan : “dapat”. Di novel, Fahri digambarkan sosok sempurna, akan tetapi di Film, digambarkan dengan lebih manusiawi. Beberapa titian adaptasi dari novel terjadi sedikit “penghilangan”, namun tidak membuat film AAC sendiri kehilangan “greget” nya. Kesuksesan di novel AAC, membuat beban yang begitu berat bagi pasutri ini meng-adaptasi-nya menjadi “skenario” yang bermutu. Dan terlepas dari hasilnya, Aris dan Gina telah cukup berhasil membuat orang “berbondong-bondong” nonton AAC. Allan Sebastian & Retno Ratih Damayanti Dengan adanya kendala biaya dan perizinan, maka pembuatan film AAC yang semula maunya di Kairo akhirnya “dipindahkan” ke tempat lain. Dan ini menjadi tugas utama Allan Sebastian, sebagai Art Director AAC, sempat melakukan riset ke Kairo, Dengan pengamatan dan “ instingnya” Allan memilih daerah Lawang Sewu dan Kota Lama, Semarang untuk “disulap” menjadi mini Kairo di AAC. Menurut Allan, arsitektur bangunan di Mesir “agak miripan” dengan bangunan-bangunan tua di Semarang., dengan sedikit polesan dan tambahan seperti pintu-pintu dan jendela, maka jadi juga miniatur “Kairo”. Allan membutuhkan tidak kurang 8 truk untuk mensupplai properti peralatan dan asesorisnya serta mendatangkan unta dan ratusan “orang Arab (wong kuto)”. Untuk ruang persidangan, Allan menilai bangunan pengadilan di Mesir memiliki arsitektur dan testur yang mirip dengan Gereja Imanuel Jakarta, dan perlu ditambah lagi ruang penjara buat “Fahri”.Khusus untuk adegan di pinggir sungai Nil, gurun pasir dan eksterior masjid, syuting diambil di Jodphur, India dan Sungai i Gangga pengganti Sungai Nil di Mesir. Secara umum, baik eksterior dan interior AAC, Allan cukup berhasil membawa film ini ke “aroma & nuansa “ di Novel-nya, meskipun jika jeli, masih ada sedikit yang belum mengena.Penata kostum, Retno Ratih Damayanti, lumayan harus mensinkronisasi-kan antara kostum artis dengan ekspresinya artis, di novel. Pada pakaian cadar , pertimbangan artistik dan bebas ekpresi harus bisa ditangkap kamera dengan baik. Warna abaya dan cadar tidak monoton di dominasi hitam khas Mesir, tapi ada juga warna lain. Retno sempat juga berkonsultasi dengan kang Abik soal pemilihan kostum artis di film AAC ini. Satu hal yang desain Retno yang paling “Okay”, adalah desain baju pengantin Aisha, meskipun beda dengan novelnya, ternyata lebih indah dari desain pakaian asli pengantin Turki.Melly Goeslow dan Tya SubiyaktoSebelum mulai membuat lagu theme songnya AAC, Melly G membaca novel dan berkali-kali membaca skenario filmnya., hingga akhirnya menemukan tema utama lagu tersebut, Melly menyebutnya keikhlasan. Setelah feel-nya didapat, setelah 5 hari lagu tersebut diserahkan ke Rossa sebagai penyanyinya. Usai menonton ulang AAC Melly cuma bilang “Bila orang sudah bisa merasakan ikhlas, the best deh. Hidupnya berarti.”Laen lagi, dengan Tya Subiyakto (Music Composer), sang peracik ilustrasi Musik di film AAC, cukup direpotkan dengan keinginan besar menampilkan kehadiran musik yang bernuansa Islami dan monumental. Lewat bantuan Hanung juga, muncul kolaborasi pemilihan suara kang Emha Ainun Najib, berkumandang di-awal film dan membuat “merinding”, belum lagi suara “ngaji” Uztad Jefri. Tya Subiyakto, berhasil membuat film AAC semakin “hidup dan mendesir hati” apalagi ketika prosesi “Ta’aruf’. Bagi yang nonton pakai VCD/DVD nya, rasanya agak sulit “ndapetin” nuansa rasa ilustrasi musik film ini. dalam http://smantiga86.wordpress.com/2008/03/31/tak- setenar-%e2%80%9cayat-ayat-cinta-aac%e2%80%9d/ Di Akses Selasa, 30 Oktober 2008 166 Dari uraian di atas serta berbagai literatur yang ada bahwa dapat disimpulkan film ayat-ayat cinta ternyata syarat akan muatan moralitas bangsa Indonesia dan dapat menjadikan gambaran muslim ideal di Indonesia yang damai, menghargai akan nilai-nilai Ilamiyah. itulah kiranya mengapa film ayat-ayat cinta menjadi booming dan menjadi fenomenal, baik di Indonesia maupun Negara tetangga. Adapun alur kisah dan ceritanya ternyata membutuhkan banyak waktu dan proses yang sangat panjang. Begitu banyak cobaan dan terpaan yang menimpa dalam film ayat-ayat cinta ini. Semakin tinggi dan besar suatu pohon, maka semakin pula besar angin yang menerpanya, itulah kiasan yang dapat di ambil dari fenomenalnya film ayat- ayat cinta versi Hanung Bramantyo yang di angkat dari novel Mega bestseller karya Habibburrahman El Shirazy 167 BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pengkajian terhadap kandungan nilai-nilai pendidikan Islam dalam film ayat-ayat cinta dan mengapa menjadi fenomenal yang telah di uraikan di atas , dapat disimpulkan bahwa: Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam film AAC adalah sebagai berikut: 1. Nilai Pendidikan Keimanan, meliputi Percaya akan adanya Tuhan, Fahri tetap konsisten dengan menjalankan shalat fardhu dan sunah (tahajjud) meski dalam keadaan menderita ia tetap komitmen dengan akidah Islamiyah dengan tidak menggunakan cara curang dalam menghadapi fitnah. Mempelajari Kitab Allah yang menganjurkan kita untuk selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan hanya itu saja Al- Qur’an dapat dijadikan penerang jalan dalam menjalani hitamnya hiruk pikuk masalah duniawi. Meyakini dan mengikuti sunah para nabi dan menjadikannya ibrah atau suatu kejadian penting untuk pengalaman hidunya, ingat ketika kejadain Fahri difitnah dan dimasukan kedalam penjara, Fahri menemukan hakekat sabar dan ikhlas dari cerita nabi Yusuf yang juga difitnah oleh zulaikha dalam menjalani sebuah ujian, sabar dan ikhlas akan mengangkat kebenaran. Bagaikan intan yang dibersihkan dari lumpur yang kotor, kebenaran pasti akan terungkap, baik dengan waktu yang singkat atau bahkan memerlukan banyak waktu. Bisa terungkap di dunia atau bahkan terungkap dalam kehidupan akhirat. Yang tidak lain hanya Allah akan menguji sesuai dengan kemampuan orang itu. Atau 168 bahkan Fahri akan di angkat derajatnya oleh Allah. Selanjudnya adalah keimanan kepada hari akhir ini dibuktikan bahwa Fahri menolak untuk berdamai menghalal kan suap, karena bukan hanya di dunia saja kita hidup namun Fahri telah berfikir jauh kedepan. Fahri tetap ikhtiar dengan menyibak berbagai macam cara berikutnya. yang terakhir adalah iman kepada ketetapan Allah yaitu Qodha dan Qodhar-Nya umur, jodoh, hingga kematian merupakan ketetapan Allah kita hanya dapat berusaha namun Allah jua lah tempat kita kembali. 2. Nilai kebutuhan kita akan ilmu, yaitu ketika Fahri dengan antusias mengerjakan tesisnya di Al-Azhar, suatu cita-cita yang jarang di miliki oleh orang-orang. Baik menuntut ilmu secara formal maupun non-formal (talaqqi dan diskusi dengan teman) dalam Film ini kita dihadapkan ilmu akan mengantarkan kita pada jalan keridhaan Allah, hingga segala sesuatu yang kita lakukan haruslah berdasarkan dengan ilmunya. Dengan ilmu manusia akan diangkat beberapa derajatnya oleh Allah, dan dengan ilmu juga kita akan dijaga, bukan seperti harta lainya, justru kita yang kewalahan dan bingung untuk menjaganya dari orang lain. 3. Nilai pendidikan ibadah, yaitu hubungan kita kepada Allah (habluminallah) dengan pentingnya kedudukan shalat dalam Islam, pada nilai tersebut Fahri memberikan contoh pada keluarga dan orang lain bahwa hadapi ujian dengan sabar dan shalat tentunya juga di sertai ikhlas lillahi ta’ala, bukan tedensi apapun yang akhirnya kita dapat dengan khusyuk menjalankannya, hingga dapat kita berkeluh kesah langsung oleh 169 Allah. Yang kedua hubungan kita kepada makhluknya tetapi dalam kisah ini lebih di tekankan pada hubungan suami-istri. Hal-hal pernikahan dan poligami, yaitu hikmah menikah, dalam alur cerita ini kita lebih mengagungakan nikah dari pada hanya sekedar hubungan tanpa ikatan, hikmah menikah dapat menenangkan batin seseorang baik secara lahir maupun batin, terlebih terhindar dari fitnah-fitnah orang yang tidak bertanggungjawab. Selanjudnya Islam lebih menghargai ta’aruf sebagai proses menikah dengan menikah rezeki akan dibukakanya dengan lebar. Dan yang telebih penting kita dapat memiliki suami atau istri yang baik akhlaknya artinya cobalah kita pilih yang baik agamanya. Setelah itu yang jauh lebih penting adalah komitmen dan tanggungjawab seorang suami terhadap istrinya, baik secara fisik maupun psikis. Hal yang menarik dalam Islam para suami diperbolehkan beristrikan lebih dari satu, atau yang kita sebut dengan poligami, Islam membolehkan asalkan mengetahui dasar poligami baik syarat dan pelaksanaanya. 4. Nilai Pendidikan Akhlak, yaitu terdiri akhlak berbuat baik kepada siapapun, memiliki adab sopan santun dalam bertamu, mau tolong- menolong dalam segi kebaikan dapat menjaga amanah yang telah dipercayakan kepada kita, dapat memberi hadiah sesuai dengan kemapuan dalam event tertentu sebagai perekat solidaritas kita sebagai makluk sosial, sabar dan ikhlas dalam menjalani sebuah ujian dari Allah, dan melarang kita untuk berburuk sangka (suudzhon) terhadap orang lain. 170 5. Nilai pendidikan dalam hukum Islam yaitu, tidak menyentuh atau bahkan berjabat tangan kecuali dengan mahramnya, karena Allah melarangnya, dalam nilai ini Fahri dengan tegas dan tanpa pilah-pilih dalam melakukan ini dan batasan aurat laki-laki yaitu antara di bawah pusar sampai di atas lutut. Pada nilai tersebut secara keseluruhan film ini memberikan tempat yang khusus dalam menjaga aurat yang tidak penting adalah ketika orang muslim memaknai dengan menjaga pandangan orang lain. 6. Nilai-nilai budaya dan tradisi Islam yaitu Islam sangat menganjurkan kita untuk saling mengenal satu sama lain, menciptakan kerukunan bukan huru-hara. Hal itu dapat terlaksana dengan berawal menebar salam pada siapapun, karena salam merupakan salah cara memperkuat tali silaturahmi. Menejemen waktu artinya memprioritaskan kegiatan penting serta dapat mengakumulir plaining handal, sehingga waktu akan selalu berguna baik untuk diri sendiri maupun orang lain, cara itu telah biasa Fahri lakukan. 7. Nilai-nilai pendidikan dalam pokok-pokok ajaran Islam yaitu hal-hal yang berkaitan dengan toleransi hubungan antar umat beragama, ahlu zimmi adalah semua orang non-muslim yang berada di dalam Negara kaum muslim secara baik-baik, tidak illegal, dengan membayar jizyah dan mentaati peraturan yang ada dalam Negara itu. darah dan kehormatannya mereka harus dijaga, saling nasehat-menasehati seperti halnya Islam adalah nasehat, begitu juga umatnya mereka merugi kecuali yang saling nasehat dan menasehati dalam hal kebaikan., Islam lagi-lagi menghargai kerukunan satu sama lain, sehingga Allah tidak menyukai pertengkaran 171 dan saling bermusuhan. Meskipun terjadi hal demikian orang mesir bahkan orang muslim lebih dapat menghargai cara melerai dengan mengajak kita bershalawat atas nabi Muhammad saw dari pada kita dengan langsung menegur dengan kata-kata jangan marah. Ini lah seni cara Islam dalam meredam amarah. 8. Perjuangan seorang istri solehah terhadap suami hal ini dibuktikanya Aisyah yang sangat mengerti akan posisi dan kedudukannya sebagai istri sholihah. Perjuangan Aisyah tanpa mengenal lelah hanya demi untuk mengembalikan keluarga seutuhnya, meski dengan merelakan suaminya untuk memilih berpoligami dengan Maria. Disitulah terlihat betapa tegar dan gigihnya perjuangan Aisyah demi mengembalikan keluarganya. 9. Menurut analisa yang telah penulis kemukakan diatas mengenai kesuksesan film ayat-ayat cinta, yang telah menjadi fenomenal. Satu hal yang perlu dijadikan pemahaman kita adalah kesuksesan datang bukan tanpa ketidaksengajaan artinya, banyak upaya dan kerja keras serta komitmen yang tinggi dalam meraih kesuksesan. Meskipun untuk segala hasil selalu kita serahkan kepada pengendali segala isi jagat raya ini yaitu Allah SWT. Tetapi untuk segala proses dan plainning waktu manusia dapat mengupayakannya dengan dedikasi dan kualifikasi visi dan misi yang tinggi. Selanjudnya fenomenal nya film ayat-ayat cinta banyak belajar dari pengalaman crew dan para pemain serta orang-orang dibalik kamera. Banyak faktor yang memjadikan film ayat-ayat cinta menjadi fenomenal, berangkat dari dedikasi seorang Hanung Bramantyo yang telah 172 berpengalaman dalam melahirkan produk film juga niat baik seseorang dalam mengerjakan sesuatu. Ini terbukti hasil karya Hanung dipersembahkan hanya kepada ibunya sehingga Hanung dapat secara langsung mendapatkan core di dalam produksi film aya-ayat cinta. Selain itu film ini telah memekan begitu banyak biaya sehingga banyak penonton penasaran ingin menyaksikan film termahal di Indonesia yang syarat nilai- nilai pendidikan. Suatu hal yang menarik ketika novel best seller difilmkan, ini menjadikan tantangan tersendiri di dalam kejelihan memilih sebuah trend. Terakhir begitu cermat dan tepat sekali bagian pemasaran film ayat-ayat cinta ini mulai menjalin berbagai kerjasama dan launching baik dalam maupun luar negeri. B. Saran-saran Berdasarkan uraian kesimpulan di atas, kiranya penulis dapat memberikan saran-saran membangun yang berkaitan dengan nilai-nilai pendidikan Islam dalam film ayat-ayat cinta sebagai berikut. 1. Bagi para orang tua, hendaknya kita telah menyadari bahwa pengaruh globalisasi telah memasuki ruang segala aspek dimensi. Orang tua tidak sepenuhnya menolak bahkan menghindar dari pengaruh globalisasi, cara tepat untuk menghadapinya adalah dengan menyaringnya melalui pendidikan Artinya orang tua harus dengan benar-benar menjaga anak sebagai amanah yang suatu saat dimintai pertanggungjawabanya, contoh kecil bentuk amanah adalah memberikan pendidikan yang layak. menurut Ki Hajar Dewantara sentra pendidikan terdiri dari sentra keluarga, 173 masyarakat, dan sekolah. sentra keluarga adalah yang pertama dan utama Status orang tua yang sibuk dengan karir akan melemahkan pengawasan kita terhadap anak, terlebih jika anak menonton TV sendiri. Anak dengan mentah menelan apa yang dilihatnya, inilah kiranya mengapa keluarga penting dalam mendampingi anak dalam menonton TV. Apalagi berbagai macam acara TV belum memihak ke arah pendidikan. 2. Bagi para sineas, sudah saatnya membuat hasil karya tidak selamanya bertedensi dengan sisi rasional-irasional saja, Ada baiknya penulis naskah mulai memahi hasil karya di terima diberbagai aspek moralitas, religuitas dsb Film, sebagai salah satu media penghubung untuk menyampaikan pesan moral bagi penonton, tidak salah jika kemudian para sineas, produser dan rumah-rumah produksi beranjak ikut berpikir bagaimana mencari solusi terhadap krisis multi-dimensi itu melalui film-film yang diproduksi. Atau minimal, para sineas dan rumah-rumah produksi dapat memberikan muatan ideologi bagi penonton, agar masyarakat kemudian dapat menyikapi hidup ini, bukan dengan jalan pintas, tetapi dengan kecerdasan emosional dan rasionalitas. selama ini sineas hanya berkiblat pada hal materi, takut menjual karya yang bersifat renungan yang penuh nilai-nilai, atau bahkan mengangkat citra Islam. Tetapi itu semua telah ditepis oleh film ayat-ayat cinta yang mudah-mudahan akan menjadi tonggak dan pelopor sineas-sineas yang lain. Terakhir memberikan para novelis kesempatan mengapresiasikan diri dalam layer lebar dengan memfilmkan novel-novelnya yang syarat muatan ideologi. 174 3. Bagi LSF ( lembaga sensor film ) dan FFI ( festifal film Indonesia ) sudah waktunya film nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri, LSF dan FFI lebih dapat mengedepankan ideology para pemain film, dengan cara menjalankan tugas sesuai dengan tugas yang telah di embannya. Lembaga Sensor Film (LSF) adalah sebuah lembaga yang bertugas menetapkan status edar film-film di Indonesia. Sebuah film hanya dapat diedarkan jika dinyatakan "lulus sensor" oleh LSF. LSF juga mempunyai hak yang sama terhadap reklame-reklame film, misalnya poster film. Selain tanda lulus sensor, lembaga sensor film juga menetapkan penggolongan usia penonton bagi film yang bersangkutan. LSF lebih tegas dalam memberikan sensor batasan nya, sehingga dengan jelas film nasional jauh dari hal-hal perusak moral. Demikian juga dengan FFI agar lebih dapat menghargai hasil karya anak bangsa dengan memberikan apresiasi terhadap insan perfilman Indonesia seobjektif mungkin tanpa berbau unsur subjektif. Selain itu perlu adanya pengajuan ketegasan badan hukum perfilman Indonesia yang marak dengan pembajakan kekayaan intelektual. 175 C. Kata Penutup Puja-Puji tahmid, syukur dan takbir kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan barokahnya, dalam setiap waktu dan tempat sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan dengan baik meski banyak halangan yang merintang. Baik dari segi teknis maupun non-teknis Segala upaya telah penulis lakukan untuk kesempurnaan skripsi ini, namun penulis menyadari bahwa dalam skripsi ini masih banyak terdapat kesalahan. Penulis sadar skripsi ini jauh dari sempurna, karena kesempurnaanlah hanya milik Allah SWT Penulis berharap hasil dari penulisan skripsi ini dapat bermanfaat baik secara langsung maupun tidak langsung bagi semua pihak perfilman terutama di dalam dunia pendidikan. Semoga mampu dan menjadi solusi bahkan bahan pertimbangan dalam menjawab salah satu masalah ketakutan multi-dimensi dalam dunia pendidikan dan pemilihan film sesuai moralitas dan religuitas saat ini. Akhirnya penulis ucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dan mensupport dalam penulisan skripsi ini. Ucapan terimakasih kepada ibu pembimbing, keluarga tercinta, serta mba Rina lestari yang selalu memberikan motivasi, saran dan kririk yang membangun. Adapun segala bentuk bantuannya secara fisik maupun non-fisik mudah-mudahan menjadi berkah dan barokah serta menjadi amal jariyah. Yogyakarta, 21 November 2008 Wahyudi 176 DAFTAR PUSTAKA A. Teeuw 1984. Sastra dan Ilmu Sastra Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pusata Jaya A. Rahman I Doi 1996. Karakteristik Hukum Islam Dan Perkawinan ( Syariah 1 ) cet. 1 Jakarta: RajaGrafindo persada Abdullah Gymnasti 2001. Kiat Praktis Manajemen Waktu. cet I Bandung: MQS Pustaka Grafika Abdulah Gymnastiar 2002. Meraih Bening Hati Dengan Manajemen Qalbu. Jakarta: Gema Insani Pers. Abu Abdillah Muhammad Yahya, 2008, Kasih Sayang Islam Kepada Kaum Perempuan http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&opt=default&action=detail &arid=36, Dalam www.google.com. Abu Abdillah Muhammad Yahya, 2008, Risalah Tauhid, Depok Edisi 82 http://mimbarislami.or.id/?module=artikel&opt=default&action=detail &arid=114, Dalam www.google.com. 177 Abu Yazid 2005. Fiqh Realitas Respon Ma’had Aly Terhadap Wacana Hukum Islam Kontemporer, cet I Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Abu Tauhid Tanpa Tahun. Beberapa Aspek Pendidikan Islam, cet.I (Yogyakarta : Secretariat Ketua Jurusan Fak.Tarbiyah. Achmadi 2005. Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris. Yogyakarta : Pustaka pelajar. Ahmad Afandi 2005. “Nilai-Nilai Pendidikan dalam Film Children Of Heafen (Tinjauan Isi dan Metode dari Pendidikan Agama Islam)”. Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam. IAIN Sunan kalijaga, Yogyakarta. Ahmad Tafsir 2005. Ilmu Pendidikan Islam Bandung: PT. Remaja Rosydakarya. Aidh Al-Qarni 2003. La Tahzan (Jangan bersedih !) Penerjemah Samson Rahman cet. XXXV Jakarta : Qisthi press. Ali Muhsi 2002. Film Petualangan Sherina (Kajian Terhadap Isi dan Metode dari Sudut Pandang Pendidikan Agama Islam). Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, IAIN Sunan kalijaga. Yogyakarta. 178 Andreas Eko 2008. Movie; About The Content And Genre http://www.goethe.de/Ins/id/lp/prj/art/ksd/med/ein/id59991.htm, Dalam www.google.com. Ardhi Ridwansyah 2008. Ada Apa dengan Ayat-Ayat Cinta, www. kabariNews.com/?31263, Dalam www.google.com. Arifrahmanlubis 2008. Buletin Bulanan Rohis GMF Al Ihsan” Edisi 23. http://arifrahmanlubis.wordpress.com/2008/07/14/amanah/. Dalam www.google.com. Ary Ginanjar Agustian 2005. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ Emotional Spiritual Quotient The Way ESQ 165 1 Ihsan 6 Rukun dan 5 Rukun Islam,cet XXVII Jakarta : Arga. Azhar Arsyad 2007. Media Pembelajaran, Jakarta: Rajagrafindo Persada. Darwanto 2007.Televisi Sebagai Media Pendidikan.Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Departemen Agama RI 2000. Al-Qur’an Dan Terjemahnya. Bandung : CV. Diponegoro. 179 Eko Hendrawan Sofyan 2008. Ayat-Ayat Cinta: Sepenggal Kisah tentang Kemuliaan Cinta, http://www.acehforum.or.id/ayat-ayat-cinta t11843.html?s=93f82cffeb8e84a151445d765702ca4c&. Dalam www.google.com. Em Zul Fajri & Ratu Aprilia Senja Tanpa Tahun. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Difa Publisher. Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid V 1989. Jakarta: PT. Cipta Adi Pustaka. Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga 2006. Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi S-1, Yogyakarta: Jurusan Kependidikan Islam. Fuad Ihsan 2003. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Ghazali 1997. Penerjemah Irwan Kurniawan, Mutiara Ihya Ulumuddin cet.II Bandung : Mizan. H. Aliy As’ad 1978 Terjemah Ta’limul Muta’allim Bimbingan Bagi Penuntut Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta : Menara Kudus. H. Jalaludin & Abdullah. 2007. Filsafat pendidikan manusia, filsafat, dan Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. 180 Habibburrahman El shirazy 2008 Ayat-ayat cinta (sebuah novel pembangun jiwa) cet.XXXI Semarang : Republika. Hadari Nawawi 1993. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Heri Jauhari Muchtar 2005. Fiqh Pendidikan, cet I Bandung : Remaja Rosdakarya. Himawan Pratista 2008, Memahami Film, cet I, Yogyakarta : Homerian Pustaka. http://ayatayatcintathemovie.com/ 2008. Dalam wwww.googe.com. http://cinemaholic.endonesa.net/lanjut.php?cat=news&id=10 2008. Dalam wwww.googe.com. http://elearning.unej.ac.id/courses/SSI1037/document/Materi/001_bab_I_Pend ahuluan.pdf?cidReq=SSI1037 2008. Dalam wwww.googe.com. http://erliandy.multiply.com/journal/item/12/Fenomenal_AAC 2008. Dalam wwww.googe.com. http://film.indonesiaselebriti.com/film/index.php?modul=ulasan_film&catid= 281224176419&page=detail 2008. Dalam wwww.googe.com. 181 http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/8/KISAH_DI_BALIK_LA YAR_AAC_I 2008. Dalam wwww.googe.com. http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/9 2008. Dalam wwww.googe.com. http://hanungbramantyo.multiply.com/journal/item/10 2008. Dalam wwww.googe.com. http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Katolik_Koptik 2008. Dalam wwww.googe.com. http://id.wikipedia.org/wiki/Hanung_Bramantyo 2008. Dalam wwww.googe.com. http://kedaikopi.serambinews.com/index.php?PHPSESSID=fa7ac7af55c9747f aed6381442c103c5&topic=312.msg3562#msg3562 2008. Dalam wwww.googe.com. http://oelatboeloe.blogspot.com/2008/04/aac-pionir-kebangkitan-film- nasional.html 2008. Dalam wwww.googe.com. http://penulisankritik.blogspot.com/2007/07/apa-itu-film-mengapa-ingin- menulis.html 2008. Dalam wwww.googe.com. http://petualangwaktu.multiply.com/journal/item/2/Sebelum_Lahirnya_Hari_F ilm_Nasional 2008. Dalam wwww.googe.com. 182 http://ruangfilm.com/?q=image/ayat_ayat_cinta 2008. Dalam wwww.googe.com. http://smantiga86.wordpress.com/2008/03/31/tak-setenar-%e2%80%9cayat- ayat-cinta-aac%e2%80%9d/ 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.blogger.com/feeds/2754832685471863545/posts/default 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=3919 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.geocities.com/Paris/7229/film.htm 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.in-docs.com/detailnews.cfm?chid=27420F06-8540-49EF- A8D4378582D3E753 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.jogjamedianet.com/article_full.php?id=132 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=230 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.lampungpost.com/cetak/cetak.php?id=2008041213592614 2008. Dalam wwww.googe.com. 183 http// www.nu.or.id/page.php? Lang=id&menu=news_list & vatagori_id=1 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=3283318&kat_id=23 2008. Dalam wwww.googe.com. http://www.savpuskat.or.id/berita2.php?act=edit&id=12&ver=ina 2008. Dalam wwww.googe.com. Iren 2008, sebuah Opini Satu Keunikan Ayat-Ayat Cinta, http://smantiga86.wordpress.com/2008/03/31/tak-setenar- %e2%80%9cayat-ayat-cinta-aac%e2%80%9d/. Dalam www.google.com. Kurnia Puspita 2005. Film Kabhi Khusi Kabhi Ghum, (Kajian Isi Dan Metode Dari Perspektif Pendidikan Agama Islam), Skripsi Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. M.Bayu Widagdo & Winastwan Gora S 2007. Bikin Film Indie Itu Mudah, Yogyakarta : CV. Andi Ofset. M.Idris Ramulyo 1996. Hukum Perkawinan Islam Suatu Analis Dari UU No.1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam,cet II Jakarta : Bumi Aksara. M. Quraisyihab Tanpa Tahun. Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasian Al- Qur’an. Vol I. Jakarta : Lentera Hati. 184 Majdi As-Sayid 1999. Membahagiakan Sesama Muslim.cet. IV (Jakarta : Gema Insani Press. Milhan 2008. Metode Analisis Film menggunakan Teori Strukturalis http://milhan16.wordpress.com/2008/07/26/metode-analisis-film- menggunakan-teori-strukturalis/. Dalam www.google.com. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris Tanpa tahun. Amar Ma‘ruf Nahi Munkar, Darul Furqan. Muhammad Al Ghazali 1995. Akhlak Seorang Muslim cet.I Bandung : Alma’arif. Muhammad Faiz Almath 2008, 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) Gema Insani Press dalam http: //opi.110mb.com/. Dalam www.google.com. Muhammad Ismail 2000. Bunga Rampai pemikiran Islam.cet. VI Jakarta : Gema Insani Press. Muhammad Thalib 2002. Tuntunan Muslimah Berpakaian Berhias Dan Bergaul. Cet.II Bandung : Irsyad Baitus Salam. Muhibbin Syah 2005. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosda Karya. 185 Nurcahyo Ibnu Yahya Tanpa tahun. Nonton Bareng Film Ayat-Ayat Cinta dalam : pppm@pemuda-muhammadiyah.or.id dalam www. Google.com. Nasution 2005. Teknologi Pendidikan cet. III Jakarta : Bumi Aksara. Oemar Hamalik 1994. Media Pendidikan, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti. Rachmat Syafe’I 2003. Al-Hadits Aqidah, Akhlak, Sosial dan Hukum, cet ke-II (Bandung: Pustaka Setia. Sinema 2008. http://id.wikipedia.org/wiki/Sinema. Dalam www.google.com. Sinta Yudisia Tanpa tahun Lafaz Cinta, anggota Majelis Penulis FLP Pusat dalam : http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=329541 dalam www. Google. Com. Sudarwan Danim 1995. Media Komunikasi Pendidikan ( Pelayanan Professional Pembelajaran dan Mutu Hasil Belajar. Proses Belajar Mengajar di Pergururuan Tinggi ) cet. I Jakarta : Bumi Aksara. Suharsimi Arikunto. 1998. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. 186 Sugiono 2008 Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D Bandung : Alvabeta. Syaikh Muhammad Amin A-Khurdi 2003. Menyucikan Hati dengan Cahaya Ilahi. Cet. I Yogyakarta : Mitra Pustaka. Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi 1993. Alih Bahasa Mu’ammal Hamidy, Halal dan Haram Dalam Islam Singapura : Himpunan Belia Islam, Bina Ilmu. Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah 2006 Fiqih Wanita edisi lengkap, cet XXIII Jakarta : Pustaka Al- Kautsar. Tanpa Nama 2008. Ayat-ayat Cinta Menuju Negeri Kincir Angin Indonesiaselebriti.com. Dalam www.google.com. Tanpa Nama 2008. Ayat-Ayat Cinta Serang Malaysia Indonesiaselebriti.com. Dalam www.google.com. Tim Penyusun Kamus 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Yoki Yosanto 2008.http://trimarsela.blogspot.com/2008/05/jenis-jenis-film.html. Dalam www.google.com. 187 Yudi Nugraha STs 2008. Media Pembelajaran dalam Pendidikan. Dalam http://yudinugraha.co.cc/?p=9. Dalam www.google.com. Yunahar Ilyas 2007. Kuliah Akhlaq, cet. IX Yogyakarta : LPPI pustaka Pelajar. W.Abdul Ghafur 2005. Tafsir Sosial Mendialogkan Teks Dengan Konteks. Cet.I Yogyakarta : elSAQ pres. Zainuddin Fananie 2002. Telaah Sastra, Surakarta: Muhammadiyah University Press. Zaim Elmubarok 2008. Membumikan Pendidikan Nilai mengumpulkan yang terserak, menyambung yang terputus, dan menyatukan yang tercerai, Bandung : Alfabeta. 188 189
Sign up to vote on this title
UsefulNot useful