P. 1
Keseimbangan Dalam Pasar Persaingan Monopolist Is

Keseimbangan Dalam Pasar Persaingan Monopolist Is

|Views: 151|Likes:
Published by Jullianti Ast

More info:

Published by: Jullianti Ast on May 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2015

pdf

text

original

Keseimbangan Dalam Pasar Persaingan Monopolistis

Ciri-ciri persaingan monopolistis seperti yang diterangkan dalam bagian yang lalu menimbulkan pengaruh yang cukup penting ke atas corak permintaan yang dihadapi oleh perusahaan dalam persaingan monopolistis. Kurva permintaan yang dihadapi oleh perusahaan dalam persaingan monopolistis adalah lebih elastis dari yang dihadapi monopoli tetapi elastisitasnya tidak sampai mencapai elastis sempurna yaitu kurva permintaan yang sejajar sumbu datar yang merupakan kurva permintaan yang dihadapi suatu perusahaan dalam persaingan sempurna. Maka pada hakikatnva permintaan ke atas barang produksi perusahaan dalam persaingan monopolistis adalah bersifat menurun secara sedikit demi sedikit (lebih mendatar dan bukan turun dengan curam). Kurva permintaan yang bersifat seperti ini berarti : (i) apabila perusahaan menaikkan harga maka jumlah barang yang dijualnya menjadi sangat berkurang, dan sebaliknya (ii) apabila perusahaan menurunkan harga maka jumlah barang yang dijualnya menjadi sangat bertambah. Oleh karena kurva permintaan dalam persaingan monopolistis tidak bersifat elastis sempurna, kurva hasil penjualan marginal (MR) tidak beri dengan kurva permintaan. Dalam persaingan monopolistis kurva MR ad sama seperti yang terdapat dalam monopolistis, yaitu kurva tersebut terletak bawah kurva permintaan. 9.1.1. Keseimbangan Jangka Pendek Oleh karena kurva permintaan adalah menurun sedikit demi sedikit, sebagai akibatnya kurva MR tidak berimpit dengan kurva permintaan keseimbangan yang dicapai suatu perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis adalah sama dengan di dalam monopoli. Bedanya, di dalam monopoli yang dihadapi adalah permintaan dari seluruh pasar, sedangkan dalam persaingan monopolistis, permintaan yang dihadapi perusahaan adalah sebagian dan keseluruhan permintaan pasar. Dua keadaan perusahaan monopolistis ditunjukkan Gambar 13.1. Yang ditunjukkan dalam gambar (i) adalah keadaan dimana perusahaan memperoleh keuntungan. Keuntungan yang maksimum akan diperoleh apabila perusahaan memproduksi pada tingkat di mana keadaan MC = MR tercapai. Maka keuntungan maksimum tercapai apabila jumlah produksi adalah Q dan pada tingkat produksi ini tingkat harga adalah P. Segi empat PABC menunjukkan jumlah keuntungan maksimum yang dinikmati perusahaan monopolistis itu. Dalam gambar (ii) yang ditunjukkan

9.1. dan perpindahan kurva DD dan MR ke kiri.1 (i).2. Ini berarti perusahaan harus mencapai tingkat produksi sebanyak Q. Dalam persaingan monopolistis tidak terdapat hambatan kepada perusahaan-perusahaan baru. Pada tingkat produksi ini harga mencapai P. akan terus berlangsung sehingga perusahaan hanya mendapat keuntungan normal saja. Sebagai akibatnya setiap perusahaan akan menghadapi permintaan yang semakin sedikit pada berbagai tingkat harga. Kerugian akan dapat diminimumkan apabila keadaan MC = MR tercapai. Dapat dilihat bahwa PL sama dengan biaya total rata-rata. Produksi berjumlah QL dan pada tingkat produksi ini tingkat harga adalah P L. Ini berarti kemasukan perusahaan baru akan menggeser kurva permintaan DD (dan tentunya juga kurva hasil penjualan marginal MR) ke sebelah kiri. dalam persaingan monopolistis setiap perusahaan hanya mendapat keuntungan normal di dalam jangka panjang. Dengan demikian. yaitu seperti ditunjukkan oleh anak panah dalam Gambar 9. Besarnya kerugian yang diderita digambarkan oleh kotak PABC.adalah keadaan di mana perusahaan mengalami kerugian. yang berarti bahwa perusahaan hanya memperoleh untung normal. Corak kegiatan perusahaan dalam persaingan monopolistis ketika mendapat keuntungan normal adalah berbeda dengan corak kegiatan perusahaan dalam persaingan sempurna yang juga memperoleh untung yang normal. Perbedaan itu adalah: Harga dan biaya produksi di pasar persaingan monopolistis lebih tinggi. Gambar 9.2 menunjukkan keseimbangan perusahaan monopolistis di dalam jangka panjang. seperti halnya dengan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna. Maka keuntungan yang melebihi normal akan menyebabkan pertambahan dalam jumlah perusahaan di pasar. Kegiatan memproduksi di pasar persaingan monopolistis belum mencapai tingkat yang optimal mencapai tingkat di mana biaya produksi per unit adalah paling rendah. Keseimbangan Jangka Panjang Keuntungan lebih dari normal yang ditunjukkan dalam Gambar 9. . Kemasukan perusahaan baru.1 (i) akan menarik perusahaan-perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri tersebut.

Kebaikan dan keburukan dari kegiatan ini akan dinilai dalam bagian berikut. Perusahaan yang mengalami kerugian tidak akan meneruskan kegiatannya.3. Pergeseran itu akan terus berlangsung sehingga perusahaan mendapat keuntungan normal. Dengan demikian ACS = ACm dan MCS = MCm Keadaan dalam Gambar 9. yaitu seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 9. 9.1 (i) tidak akan wujud dalam jangka panjang. akan dibuat suatu perbandingan dengan efisiensi perusahaan dalam pasar persaingan sempurna. yaitu ke arah yang ditunjukkan oleh anak panah. yang menunjukkan keseimbangan suatu perusahaan dalam pasar persaingan sempurna (grafik i) dan keseimbangan suatu perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis (grafik ii).2. karena tidak menderita kerugian lagi perusahaan-perusahaan tidak akan meninggalkan industri tersebut. Efisiensi Dalam Menggunakan Sumber Daya Untuk menilai sampai di mana efisiensi pasar persaingan monopolistis di dalam mengalokasikan sumber-sumber daya.1 (i).1 (ii) akan pindah ke kanan.3 (i) menunjukkan bahwa: . Salah satu kegiatan penting yang dilakukan oleh perusahaan monopolistis adalah melakukan promosi penjualan secara iklan. Kedua keadaan keseimbangan tersebut adalah di dalam jangka panjang.Seperti dengan keadaan yang ditunjukkan dalam Gambar 9.2. Dalam membuat perbandingan tersebut biaya produksi dalam perusahaan persaingan sempurna dan perusahaan monopolistis bersamaan. 9. mereka akan meninggalkan industri tersebut. tetapi juga ketiadaan keuntungan yang melebihi normal tidak akan menarik kemasukan perusahaan baru. keseimbangan seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 9. Sebagai akibatnya dalam jangka panjang permintaan yang dihadapi setiap perusahaan menjadi lebih besar ciri semula. Dengan demikian jumlah perusahaan di dalam pasar semakin lama menjadi semakin sedikit. PENILAIAN KE ATAS PERSAINGAN MONOPOLISTIS Di dalam bagian ini analisis yang dibuat hanya meliputi penilaian ke atas efek dari pasar bersifat persaingan monopolistis kepada penggunaan sumber-sumber daya. dan corak distribusi pendapatan. Perbandingan tersebut ditunjukkan di dalam Gambar 9.1. Di dalam grafik pertambahan permintaan ini digambarkan dalam bentuk pergeseran kurva permintaan dan kurva hasil penjualan ke sebelah kanan.2. Dengan demikian dalam Jangka panjang kurva DD dan MR pada Gambar 9. dorongan untuk mengembangkan teknologi dan melakukan inovasi.

Biaya produksi per unit adalah pada tingkat yang paling minimum. 9. harga barang lebih tinggi. Kesimpulan di atas menunjukkan bahwa perusahaan persaingan sempurna adalah lebih efisien dari perusahaan monopolistis di dalam menggunakan sumber-sumber daya. tetapi dalam perusahaan monopolistis biaya produksi per unit lebih tinggi. Baik ditinjau dari sudut efisiensi produktif (seperti telah diterangkan ia dicapai apabila biaya produksi per unit adalah yang paling minimum). Sedangkan keadaan dalam Gambar 9.3 (ii) menunjukkan bahwa: Biaya produksi per unit perusahaan monopolistis adalah lebih tinggi dari biaya produksi per unit yang paling minimum.2. dan jumlah produksi lebih rendah (sehingga menyebabkan kapasitas memproduksi yang digunakan adalah di bawah tingkat yang optimal). Harga yang berlaku di pasar adalah Pm. Harga yang berlaku di pasar adalah PS. yaitu ia berbeda dari segi mutu barangnya. Biaya per unit adalah Pm. Biaya per unit adalah Ps. pembukusannya. Kesimpulan pokok yang dapat dibuat dari membuat perbandingan tersebut adalah: walaupun perusahaan persaingan sempurna dan perusahaan monopolistis sama-sama mendapat keuntungan normal. maupun dari sudut efisiensi alokatif (ia dicapai apabila harga sama dengan biaya marginal) perusahaan dalam persaingan sempurna adalah lebih efisien dari perusahaan dalam persaingan monopolistis. dan pelayanan setelah penjualan.2. Jumlah barang yang diproduksikan adalah Qs. Perbedaan-perbedaan ini menyebabkan para konsumen mempunyai pilihan yang lebih baik . Jumlah barang yang diproduksikan adalah Qm. Efisiensi Dan Diferensiasi Produksi Telah diterangkan dalam analisis sebelum ini bahwa barang-barang yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan persaingan monopolistis bersifat berbeda corak.

yang jawaban sangat tergantung kepada value judgment masyarakat tersebut. maka kekurangan pilihan tidak dipandang sebagai suatu yang merugikan.dari pilihan yang dapat dibuat mereka di dalam pasar persaingan sempurna.2. Maka dalam jangka panjang keuntungan yang diperoleh dari perkembangan teknologi dan melakukan inovasi tidak dapat lagi dinikmati. Terbatasnya dorongan tersebut disebabkan karena dalam jangka panjang perusahaan hanya memperoleh keuntungan normal. Perkembangan Teknologi Dan Inovasi Sampai di manakah persaingan monopolistis akan mendorong perkembangan teknologi dan inovasi? Pada umumnya ahli ekonomi berpendapat bahwa pasar persaingan monopolistis memberikan dorongan yang sangat terbatas untuk melakukan perkembangan teknologi. Keuntungan melebihi normal yang diperoleh akan mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk masuk ke industri tersebut. ini dapatlah dipandang sebagai kompensasi kepada penggunaan sumber-sumber daya yang kurang efisien seperti yang baru saja diterangkan. Keuntungan yang melebihi normal di dalam jangka pendek dapat mendorong kepada kegiatan mengembangkan teknologi. 9. apabila masyarakat menginginkan pilihan barang yang lebih banyak. Pilihan lebih baik. Persoalannya sekarang adalah: manakah yang lebih baik kepada masyarakat? Barang yang diproduksikan secara efisien sehingga dapat dijual dengan harga murah? Ataukah harga yang lebih mahal sedikit tetapi masyarakat dapat menentukan barang yang akan dikonsuminya dan pilihan jenis barang yang lebih banyak? Ini merupakan persoalan normatif. Tetapi dorongan tersebut adalah sangat lemah karena perusahaan-perusahaan menyadari bahwa keuntungan yang diperoleh dari mengembangkan teknologi dan melakukan inovasi tidak dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. sehingga dapat dibuat pilihan yang lebih tepat. 9. Sebaiknya. Distribusi Pendapatan .3. Sekiranya mereka lebih menyukai harga yang murah.2. dan ini akan terus berlangsung sehingga keuntungan melebihi normal tidak ada lagi.4. harga yang lebih tinggi sedikit tidaklah perlu terlalu dirisaukan.

Perpindahan itu berarti pada sedap tingkat pendapatan dan kesempatan kerja. Para pembeli tidak dapat membedakan di antara produksi yang ciptakan suatu perusahaan dengan perusahaan lain. yaitu menciptakan barang sejenis tetapi berbeda coraknya dengan produksi perusahaan-perusahaan lain. maka pengusaha dan pemilik modal tidak memperoleh pendapatan yang berlebih-lebihan. Karana tidak terdapat keuntungan yang berlebih-lebihan dalam jangka panjang. Maka pada hakikatnya usaha-usaha untuk melakukan persaingan bukan-harga bertujuan untuk memindahkan kurva permintaan ke kanan. Di dalam persaingan monopolistis dan oligopoly.Persaingan monopolistis mengakibatkan corak distribusi pendapatan yang sama sifatnya seperti yang biasanya terdapat dalam persaingan sempurna. persaingan bukan harga tidak dilakukan karena barang yang diproduksikan perusahaan-perusahaan adalah serupa atau identical. Di samping itu dalam pasar terdapat banyak perusahaan. Di dalam dua pasar yang telah diuraikan terlebih dahulu. Persaingan bukan-harga dapat dibedakan kepada dua jenis: Diferensiasi produksi. Untuk monopoli alasannya tidak sukar untuk dicari. Oleh sebab itu tidak ada gunanya kepada sesuatu perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli dengan cara persaingan bukan harga. dan ini berarti keuntungan normal yang diperoleh akan dibagikan kepada jumlah pemilik modal dan pengusaha yang banyak jumlahnya. persaingan bukan harga sangat aktif dilakukan. . yaitu distribusi pendapatan adalah seimbang. PERSAINGAN BUKAN HARGA Persaingan bukan-harga pada hakikatnya mengandung arti usaha-usaha di luar perubahan harga yang dilakukan oleh perusahaan untuk menarik lebih banyak pembeli ke atas barang yang diproduksinya. Berdasarkan kepada kecenderungan ini ahli-ahli ekonomi berpendapat bahwa pasar persaingan monopolistis menimbulkan distribusi pendapatan yang lebih merata. jumlah barang yang diminta menjadi bertambah banyak. yaitu karena perusahaan monopoli tidak mempunyai saingan. Para pembeli tidak akan dapat mengetahui manakah barang yang dihasilkan oleh perusahaan yang menjalankan persaingan bukan-harga. Dalam persaingan sempurna. yaitu persaingan sempurna dan monopoli persaingan bukan harga tidak begitu dipentingkan. Iklan dan berbagai bentuk promosi penjualan. 9.3.

3. yang tidak terdapat dalam pasar persaingan sempurna.3.1. Dengan menghasilkan suatu barang tertentu yang berbeda dari barang lainnya. Ini memungkinkan mereka memilih barang yang benar-benar sesuai dengan keinginan. Segolongan konsumen tertentu akan lebih suka membeli barangnya (walaupun harganya lebih mahal) kalau dibandingkan dengan barang-barang yang sejenis yang dihasilkan produsen-produsen lain.9. Tetapi sebaliknya. barang yang sejenis tetapi berbeda tersebut menimbulkan suatu keuntungan pula. sumber-sumber daya. Kepada para konsumen. dan yang dapat dengan jelas dibedakan dari produksi perusahaan-perusahaan lainnya. barang yang dihasilkan dan diperjualbelikan adalah sepenuhnya serupa (identical). Terdapatnya barang yang beraneka ragam coraknya di pasar persaingan monopolistis menimbulkan keuntungan kepada perusahaan mau pun kepada para konsumen. sekiranya penjualan barangnya. mode. dalam pasar persaingan sempurna. Kepada setiap perusahaan. Diferensiasi Produksi Setiap dalam pasar persaingan monopolistis akan berusaha untuk memproduksikan barang yang mempunyai sifat yang khusus. Seperti telah diterangkan sebelum ini. Diferensiasi produksi memungkinkan seorang produsen dalam pasar monopolistis untuk tetap menjual produksinya (tetapi jumlahnya semakin sedikit) apabila menaikkan harga.yang memandang pilihan yang beraneka ragam itu sebagai suatu kompensasi terhadap ketidak efisienan persaingan monopolistis di dalam menggunakan. 9. Terdapatnya berbagai variasi dari sesuatu jenis barang adalah sifat istimewa dari pasar persaingan monopolis. mutu. ahli-ahli ekonomi banyak. perusahaan menciptakan suatu penghambat kepada perusahaan-perusahaan lain untuk menarik para langganannya. yaitu pilihan mereka untuk membeli sesuatu barang menjadi lebih beraneka ragam. Seperti telah disinggung sebelum ini. Maka di dalam pasar akan terdapat berbagai barang yang dihasilkan suatu industri yang mempunyai corak. desain.2 Promosi Penjualan Melalui Iklan . Dengan demikian diferensiasi produksi dapat menciptakan suatu bentuk kekuasaan monopoli. dan merek yang berbeda-beda. barang yang berbeda-beda sifatnya tersebut akan menjadi daya penarik khusus ke atas barang yang diproduksikannya. produsen itu dapat menarik sebagian dari langganan perusahaan-perusahaan lain.

Iklan itu mungkin untuk barang yang telah lama ada. KEBAIKAN DAN KEBURUKAN PENGIKLANAN . Iklan seperti ini dinamakan iklan memberi penerangan atau information advertising. yang dilakukan perusahaan dalam pasar persaingan monopolistis adalah jenis iklan yang pertama dan iklan jenis pertama terutama digunakan pada waktu perusahaan memperkenalkan hasil-hasil produksinya yang baru. Iklan seperti ini dinamakan iklan untuk bersaing atau competitive advertising. 3. Iklan ini juga dilakukan untuk menghindari larangan pengiklanan yang dilakukan pemerintah (misalnya iklan rokok) Dari ketiga jenis iklan ini. Iklan seperti ini dilakukan untuk menerangkan kepada konsumen akan kualitas yang sangat baik dari sebuah produk. Iklan mengenai hasil-hasil produksinya adalah begitu ditekankan. perusahaan lain yang menghasilkan barang yang sama yang selalu diiklankan. Pengeluaran yang dilakukan perusahaan-perusahaan untuk pengiklanan meliputi jumlah yang cukup besar yang adakalanya menimbulkan pertambahan yang nyata kepada biaya produksi. Sedangkan iklan jenis kedua digunakan untuk mempertahankan kedudukannya di pasar 9.Di dalam perusahaan-perusahaan modem kegiatan mempersiapkan dan mernbuat iklan adalah suatu bagian penting dari usaha untuk memasarkan hasil produksinya. Beberapa bentuk Iklan. kegiatan-kegiatan yang dilakukannya. Untuk memberikan informasi mengenai produk. atau untuk barang yang haru saja dikembangkan. konsumen dapat berubah sikapnya dan menjadi langganan. Iklan seperti ini dilakukan untuk memberikan penerangan kepada konsumen akan suatu produk. 2. Untuk menekankan kualitas suatu produk secara persuasif. Untuk memelihara hubungan baik dengan para konsumen Iklan tersebut lebih berbentuk memperkenalkan perusahaan tersebut mengenai. Tanpa iklan seperti ini.4. bertujuan untuk terus menerus mengingatkan para konsumen bahwa barang tersebut ada di pasar. Perusahaan-perusahaan melakukan kegiatan pengiklanan untuk mencapai salah satu atau gabungan dari tiga tujuan yang dinyatakan di bawah ini : 1.

Permintaan ke atas barang yang diproduksi oleh perusahaan itu adalah D1. Segolongan lain berpendapat bahwa iklan memberikan sumbangan yang positif kepada masyarakat karena ia dapat menurunkan biaya produksi per unit. Di samping oleh perbedaan pendapat mengenai pengaruh iklan ke atas biaya produksi dan harga. 9. Maka keseimbangan jangka panjang perusahaan monopolistis tersebut dicapai pada titik A. biaya produksi menjadi lebih tinggi. besar kemungkinan biaya produksi per unit akan menjadi lebih rendah. Biaya rata-rata jangka panjang dari suatu perusahaan monopolistis sebelum melakukan kegiatan pengiklanan adalah AC. dan ini berarti bahwa pada umumnya iklan akan menimbulkan kenaikan biaya produksi.1.Di dalam menilai apakah iklan memberikan manfaat kepada masyarakat. perbedaan pendapat mengenai kegunaan iklan dikemukakan berdasarkan beberapa argumen lain. Pada waktu yang sama usaha mempromosikan penjualan melalui iklan tersebut menyebabkan permintaan ke atas produksi perusahaan bertambah. Apabila permintaan menjadi sangat bertambah elastis. Beberapa argumen penting dalam perdebatan tersebut diterangkan di bawah ini. Tetapi kemungkinan ini tidak banyak berlaku. Iklan Dan Biaya Produksi Adakah iklan akan menaikkan atau menurunkan biaya produksi per unit? Keduanya mungkin berlaku. Segolongan. Pengiklanan tidak menambah atau memperbaiki mutu suatu barang. dan ini dicerminkan oleh kenaikan kurva biaya rata-rata dan AC menjadi AC1. dan ia tergantung kepada perubahan permintaan yang terjadi sebagai akibat kegiatan pengiklanan yang dilancarkan. Apabila permintaan tersebut .4. dan keseimbangan ini menunjukkan bahwa harga pasar mencapai P1 dan jumlah barang yang ikan diproduksikan perusahaan monopolistis tersebut adalah Q1. Perbedaan pendapat mengenal pengaruh iklan kepada biaya produksi dan harga dapat diterangkan dengan menggunakan Garnbar 9. terdapat berbagai pendapat. orang berkeyakinan bahwa iklan merupakan suatu penghamburan karena biaya produksi bertambah sedangkan konsumen tidak menerima kenikmatan tambahan dari barang yang dipromosikan melalui kegiatan pengiklanan. Apabila perusahaan melakukan pengiklanan.4.

Promosi penjualan melalui iklan. Ini berarti. golongan yang menekankan tentang kebaikan iklan mengemukakan kebaikan berikut: 1. Pertambahan penjualan yang banyak ini menyebabkan biaya produksi. atau barang lama yang telah ditingkatkan mutunya. per unit semakin rendah. 2. Maka keseimbangan jangka panjang dari suatu perusahaan monopolistis yang melakukan kegiatan iklan akan dicapai di titik C. . dan memungkinkan perusahaan menjual barangnya pada harga yang lebih rendah dari harga pada waktu belum ada iklan (P1) yaitu harga penjualan yang sekarang adalah P3. 9. Ini mengurangi biaya dan menghemat waktu konsumen untuk mencari barang tersebut.bertambah dari D1 ke D2 keseimbangan jangka panjang yang sekarang adalah ditunjukkan oleh titik B1.2.4. Dengan iklan perusahaan-perusahaan dapat menjelaskan kepada konsumen tentang barang baru yang diproduksikan. Pengiklanan membantu konsumen untuk membuat keputusan yang lebih baik di dalam menentukan jenis-jenis barang yang akan dibelinya. Maka iklan memberi dorongan kepada perusahaan untuk mengembangkan hasil produksinya sehingga mempunyai keistimewaan. Pandangan Lain Yang Menyokong Pengiklanan Di samping karana biaya produksi yang mungkin akan menjadi lebih rendah. Iklan akan menggalakkan kegiatan memperbaiki mutu suatu barang.keistimewaan tertentu kalau dibandingkan dengan barang yang sama yang diproduksikan perusahaan lain. berdasarkan kepada keadaan yang baru diuraikan segolongan hate ekonomi berpendapat bahwa iklan merupakan penghamburan karena ia menaikkan biaya produksi tanpa membuat suatu perubahan apa pun ke atas bentuk. iklan menaikkan jumlah penjualan yang cukup banyak. yaitu dari Q1 menjadi Q3. Dalam mempromosikan barangnya melalui iklan perusahaan berusaha menonjolkan sifat-sifat istimewa dari barang yang diproduksikannya. berat dan mutu suatu barang. akan menyebabkan permintaan berubah dari D1 menjadi D3. Dengan demikian iklan telah menyebabkan jumlah barang yang dijual bertambah dari Q1 ke Q2 akan tetapi iklan tersebut menaikkan harga dari P1 menjadi P2. menurut mereka. Segolongan ahli ekonomi tidak sependapat dengan kesimpulan di atas dan sebaliknya berpendapat bahwa iklan adalah sangat berguna karena ia akan dapat menurunkan biaya produksi per unit. Di samping itu iklan dapat menerangkan kepada konsumen tempat-tempat di mana suatu barang dapat dibeli.

9. Dengan demikian pengiklanan juga menyebabkan penggunaan tenaga kerja bertambah banyak. Apabila sifat barang yang dipromosikan .3 Iklan membantu membiayai perusahaan komunikasi masa seperti radio. dan menerangkan sifat-sifat sebenarnya dari barang yang diiklankan. Dengan membuat iklan dalam perusahaan-perusahaan ini sebagian biaya mereka akan dibayar oleh kegiatan pengiklanan. Iklan tidak selalu memberi informasi yang betul. Ini dapat (i) mengurangi subsidi pemerintah untuk membiayai kegiatan penyiaran radio dan televisi. Iklan yang menyatakan bahwa sesuatu barang adalah lebih istimewa dari barang yang sejenis yang tersedia di pasar. iklan juga menjadi bahan kritik karena memiliki beberapa sifat-sifat yang negatif. iklan tidaklah menaikkan jumlah barang yang diproduksikan dan dijual kepada konsumen. televisi. Pengkritik pengiklanan menambah pula. akan menarik segolongan konsumen untuk tidak menggunakan barang lain yang selalu.4. walaupun pengiklanan akan menambah penjualan suatu perusahaan pada waktu yang sama penjualan perusahaan lain berkurang. lebih banyak pekerja diperlukan. Pandangan Yang Mengkritik Pengiklanan Selain mendapat sokongan karena menimbulkan beberapa keuntungan bagi perusahaan dan masyarakat. 2. Sebelum ini pandangan tersebut telah diterangkan dengan menggunakan grafik. Tidak selalu iklan dibuat dengan jujur. Uraian berikut memberi gambaran tentang beberapa kritik terhadap pengiklanan: 1. Promosi secara iklan adalah suatu penghamburan ia menaikkan biaya produksi per unit tanpa menimbulkan perubahan apa pun ke atas suatu barang.3. Dengan demikian kalau ditinjau dari sudut keadaan yang wujud di seluruh pasar. dan (ii) menurunkan harga surat kabar dan majalah. surat kabar dan majalah. Untuk menambah produksi. 4. Iklan menaikkan kesempatan kerja. dibelinya pada masa lalu. yaitu harganya adalah lebih rendah dari yang akan diterapkan apabila tidak terdapat iklan. Telah ditunjukkan sebelum ini bahwa iklan akan menaikkan jumlah produksi.

Iklan bukanlah suatu cara yang efektif untuk menambah jumlah pekejaan dalam perekonomian Terdapat cara lain yang akan dapat menambah jumlah pekerjaan dengan lebih efektif. Iklan dapat menjadi penghambat kepada perusahaan-perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri Apabila kampanye iklan sangat berhasil dan produksi mengalami pertambahan yang sangat besar. 9. untuk memaksimumkan efek positif dari pengiklanan. 3. Kegiatan pengiklanan harus diatur secara demikian rupa sehingga ia tidak menjadi penghambat kepada perusahaan baru untuk masuk ke dalam industri tersebut . Beberapa langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut adalah: Iklan haruslah terutama bertujuan untuk memberi keterangan yang benar dan jujur mengenai barang yang dipromosikan penjualannya. perusahaan lain akan mengalami kekurangan permintaan dan efisiensi kegiatannya menurun. Maka. Menghadapi kenyataan seperti itu perusahaan-perusahaan baru menjadi lebih enggan untuk masuk ke dalam industri tersebut. 4. tetapi di samping itu kelemahannya dapat dengan mudah ditunjukkan. iklan merugikan konsumen tersebut.4.4. haruslah efek-efek buruk yang mungkin timbul dihindarkan. Pengiklanan Suatu Kesimpulan Dengan mengemukakan pandangan-pandangan yang menjelaskan buruk baiknya kegiatan pengiklanan. sekarang dapatlah dibuat penilaian tentang sampai di manakah iklan memberikan sumbangan kepada masyarakat.melalui Man adalah lebih buruk dari barang yang tidak dikonsumsi lagi oleh konsumen yang bersangkutan. Misalnya. usaha menambah pekerjaan akan lebih efektif hasilnya dengan menggunakan kebijakan fiskal dan moneter. Sudah jelas bahwa iklan mempunyai beberapa kebaikan yang nyata. Peraturan-peraturan yang tujuannya mengawasi agar perusahaan-perusahaan membuat lebih banyak iklan yang bersifat memberikan penerangan perlu dibuat.

.Lebih murah.Kedua : Perusahaan sering mengurangi pelayanannya untuk menkan harga. Magarine Blue Ben . Misalnya Koputer Accer. Racy dan Wiersema membedakan tiga strategi yang berhasil dalam diferesiasi dan kepemimpinan pasar: .Ketiga : Pesaing biasanya akan menawarkan produk yang lebih murah lagi dengan menemukan tempat produksi yang biayanya lebih rendah.Pertama : Produk yang lebih murah daripada pesaingnya sering dianggap kurang baik. perusahaan akan kalah dengan pesaing tersebut. Misalnya Bengkel Auto 2000. Biasanya hal ini resikonya lebih tinggi daripada sedikit peningkatan produk namun ada peluang untuk laba lebih tinggi . . Selain diferensiasi.Lebih cepat.Lebih Baru. artinya mendapatakan barang yang serupa dengan harga lebih murah.Keakraban pelanggan : sehingga dapat menanggapi kebutuhan khusus mereka. Perusahaan yang mengandalkan diferensiasi produk melalui Pengurangan biaya atau harga mungkin melakukan kesalahan . . artinya ujuk kerja perusahaan lebih baik dari pesaing. artinya mengembangkan solusi yang sebelumnya tidak ada. .Lebih baik . maka konsumen akan berpindah ke penjual lainnya untuk mendapatkan harga yang paling murah. 2012 Diferensiasi pasar adalah hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan. mencakup sedikit peningkatan produk yang ada. kalau perusahaan tidak dapat membedakan produknya selain dengan harga lebih murah. Dengan adanya diferensiasi.Operasi yang cermerlang : memberi pelanggan produk atau jasa yang handal dengan harga bersaing dan sudah dapat. Jika harga terlalu tinggi. Ada beberapa cara yang digunakan untuk mendiferensiasikan pasar : . artinya mengurangi waktu peyerahan atau waktu kerja yang diperlukan dalam menggunakan atau membeli suatu barang dan jasa . hal ini dapat menjauhkan kopnsumen.Diferensiasi dan Posisi Penawaran Pasar Posted on May 8. Fuji film . . penawaran atas harga pasar juga sangat berpengaruh terhadap penjualan. maka suatu perusahaan bisa melakukan penjualan dengan jumlah yang cukup banyak. walaupun sebenarnya sama baiknya.

Aqua. Industri mati langkah : yaitu industri di mana ada beberapa kemungkinan keunggulan dan masing-masing kecil ukurannya. Contoh: suatu restoran dapat membedakan diri dengan banyak cara namun pangsa pasarnya tidak akan besar. mobil. Dalam mengembangkan strategi pemasaran. Orang mau membayar lebih mahal unjuk kerja lebih baik selama selisih harganya tidak melebihi nilai yang . kamera. Ciri adalah kiat kompetitif untuk membedakan produk perusahaan. Contoh: industri baja. Pembeli produk mahal biasanya membandingkan sifat unjuk kerja beberapa merek. Jadi perusahaan dapat unggul dengan beroperasi lebih baik. di mana perusahaan dapat mencoba menjadi berbiaya rendah atau memiliki pembeda dan bisa unggul banyak. Mutu Unjuk Kerja : menunjukkan tingkat operasi sifat utama produk. Kebanyakan produk dapat ditawarkan dengan berbagai ciri. Perusahaan harus dapat menentukan ciri mana yang standar dan mana yang pilihan. sepeda motor.Keunggulan Produk : Memberi pelanggan produk dan jasa inovatif yang meningkatkan untilitas pelanggan dan memiliki unjuk kerja lebih baik daripada pesaingnya. perusahaan harus menghitung nilai pelanggan dibandingkan biaya perusahaan. perusahaan harus menemukan cara khusus untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.. Honda. dimana sulit untuk membedakan produk atau biaya produksinya. mengenal pelanggannya lelebih baik atau menghasilkan produk lebih baik dan konsisten. Jepang dapat sukses karena mereka terus memperbaiki ciri jam tangan. Industri terfragmentasi : yaitu di mana banyak kemungkinan pembedaan namun masing-masing kecil. Contoh: industri alat berat. Boston Consulting Group membagi empat jenis industri menurut kemungkinan keunggulan kompetitif dan ukurannya yaitu: Industri volume : yaitu industri di mana perusahaan dapat memperoleh sedikit keunggulan yang besar. Industri terspesialisasi : yaitu di mana banyak kemungkinan pembedaan dan masing-masing dapat bernilai tinggi. Misalnya Indomie. Contoh: perusahaan yang membuat peralatan khusus untuk segmen pasar tertentu. Peluang pembedaan ini berbeda menurut jenis industrinya. Perusahaan dapat menentukan ciri baru dengan menghubungi orang yang baru membeli dan menanyakan : Apakah Anda suka produknya? Apa ciri yang buruk? Apa ciri yang baik? Ciri apa yang perlu ditambahkan supaya Anda makin puas? Berapa Anda mau membayar untuk setiap ciri? Bagaimana pendapat Anda tentang cirri berikut yang disebut pelanggan lain? Untuk setiap ciri. kalkulator. dst. Cara-cara perusahaan membedakan Penawaran dari Pesaingnya adalah: Pembedaan Produk Ciri : adalah sifat yang menunjang fungsi dasar produk.

Diferensiasi Pelayanan . biasa. unjuk kerja. dan alat dapur. keandalan. lebih banyak pembelian ulang. Orang mau membayar lebih mahal untuk produk yang lebih andal untuk menghindari biaya kerusakan yang mahal dan waktu perbaikan. Contoh : Volvo mengiklankan bahwa mobilnya paling awet sehingga harganya lebih mahal. Pembeli dapat mencabut bagian yang rusak dan memasang penggantinya. Si perancang harus menentukan berapa banyak yang ditanamkan dalam pengembangan ciri. mendapatkan 60% lebih banyak daripada produk bermutu rendah. Contoh: Mercedes lebih handal daripada Jaguar bila kemungkinan tidak rusaknya selama setahun adalah 90% dibandingkan 60%. konsumen lebih loyal. kesan yang lebih baik. Ketahanan : mengukur harapan hidup produk. Hasil unjuk kerja yang lebih tinggi akan menurun karena lebih sedikit orang yang mau membayarnya. kemudahan diperbaiki. Idealnya barang dpat diperbaiki oleh pemakai sendiri dengan murah dan cepat. tinggi dan unggul. Namun tidak berarti perusahaan harus merancang unjuk kerja yang paling tinggi. kosmetik. Keandalan : mengukur kemungkinan produk tidak rusak selama jangka waktu tertentu. selisih harganya tidak boleh terlalu mahal dan produk tidak boleh tergantung pada mode atau teknologi sehingga bisa kuno. Semua tergantung. kesesuaian. bagaimana persepsi pasar sasaran terhadap manfaat dan biaya. Orang mau membayar lebih mahal untuk produk yang lebih awet. Pertanyaannya : apakah unjuk kerja yang lebih tinggi menghasilkan laba tinggi? Berdasarkan penelitian. Kita dapat menggunakan kemasan sebagai senjata untuk membedakan gaya. Dia harus berkompromi dengan hal yang tidak disukai. gaya dan seterusnya. Kemasan memberi kesan pertama pada pembeli dan membuatnya berkata “ya “ atau “tidak”. produk bermutu tinggi. Pabrik harus merancang unjuk kerja yang sesuai dengan pasar sasaran dan unjuk kerja pesaingnya. Tampak bahwa merancang produk itu sulit.dibayangkan. Mudah diperbaiki : kalau produk rusak mudah diperbaiki. Penyebabnya antara lain produk bermutu baik memperoleh harga baik pula. Contoh : banyak orang mau membayar mahal untuk mobil Jaguar karena modelnya menarik. Mutu Kesesuaian : mengukur sejauh mana sifat rancangan dan operasi produk mendekati standar yang dituju. karena kendala yang ada. produk memiliki ciri diagnostik sehingga teknisi dapat memperbaikinya dari jauh atau dapat memberi petunjuk pada pemakai cara memperbaikinya. terutama dalam produk makanan. Setidaknya. Kebanyakan produk mulai pada salah satu tingkat unjuk kerja : rendah. Rancangan : Faktor Penyatunya –> semua di atas adalah parameter rancangan. walaupun Jaguar tidak begitu andal. dan dengan demikian pembeli mungkin tidak mau membayar lebih mahal. Gaya : menunjukkan bagaiman penampilan produk terhadap pembeli. Syaratnya. Si perancang harus mengikuti pedoman “bentuk mengikuti fungsi”. Hal ini menunjukkan apakah barang yang diproduksi semuanya sama dan memenuhi spesifikasi.

tidak “nakal” memainkan argometer. Contoh: McDonalds mewajibkan pemegang waralabanya yang baru untuk belajar di Hamburger University selama dua minggu untuk belajar mengelola waralabanya dengan baik. Jasa Konsultasi : maksudnya jasa data. Perbaikan : maksudnya mutu pelayanan perbaikan yang dapat diperoleh pembeli produk perusahaan. Pembeli sering memilih pemasok yang reputasinya lebih baik dalam penyerahan tepat waktu. Responsif : mereka cepat tanggap terhadap kebutuhan dan masalah pelanggan 6. Jasa Lain-lain : cara lain untuk perusahaan dalam memberikan nilai tambah melalui pembedaan pelayanan dan mutu pelayanan. baik gratis maupun dikenakan biaya.000 apotek pelanggannya untuk membuat system akuntansi dan inventaris. ketepatan. Perusahaan dapat memberikan garansi atau kontrak perawatan yang lebih baik daripada pesaingnya. dan perhatian selama proses penyerahan. sebuah perusahaan besar farmasi. Instalasi : maksudnya tindakan yang dilakukan supaya produk dapat bekerja di tempatnya. Kompeten : mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan 2. Komunikatif : mereka berusaha memahami pelanggan dan berkomunikasi dengan jelas. sistem dan saran yang diberikan penjual. Citra adalah persepsi masyarakat terhadap perusahaan. Dapat diandalkan : mereka memberi jasa dengan andal dan tepat 5. Contoh: McKesson Corporation. sistem pemesanan dengan komputer. Contoh : IBM mengantar semua barangnya serentak dan tidak satu persatu. membantu 12. Sedangkan Identitas adalah cara perusahaan menampilkan dirinya pada masyarakat. dan tidak mengakali penumpang dengan berputar-putar dahulu dalam mengantar ke tujuannya. Diferensiasi Personil Perusahaan dapat memperoleh banyak keunggulan kompetitif dari mendapatkan karyawan yang lebih baik dan melatih mereka lebih baik daripada pesaingnya. dsb. Pembeli mobil umumnya mementingkan mutu pelayanan perbaikan yang dapat mereka peroleh dari penyalur mobil tempat mereka membeli mobil. sehingga tidak perlu menunggu komponen yang belum lengkap. Diferensiasi Citra Citra berbeda dengan Identitas. Perusahaan . Kredibilitas : mereka dapat dipercaya 4. Perusahaan dapat memberi hadiah pelanggan setia seperti perusahaan penerbangan dengan program penumpang setia mereka. Pelatihan Pelanggan : maksudnya pelatihan supaya pelanggan dapat menggunakan peralatan pemasok dengan baik dan efisien. Pembeli alat-alat berat mengharapkan jasa instalasi yang baik dari pemasoknya. Contoh: Taksi Blue Bird di Jakarta memiliki reputasi cemerlang dan memberi rasa aman kepada penumpangnya. meliputi kecepatan. Sopan : mereka ramah. hormat dan sopan 3. informasi. terutama karena pengemudinya dianggap ramah.Penyerahan : maksudnya seberapa baik produk atau jasa diserahkan pada pelanggan. Karyawan yang dilatih dengan baik menunjukkan enam sifat: 1.

Langkah berikutnya adalah memilih warna pengenal seperti biru (Telkom. tetapi banyak faktor lain yang menentukan citra mereka. Lambang : Citra yang kuat memiliki satu atau lebih lambang yang dikenali perusahaan atau merek. Dalam menetukan posisi. dan jarum (rokok djarum) untuk melambangkan sifat perusahaan. Pembeli tidak melihat sesuatu yang khusus. 6. 7. 2. Beda lagi dengan penentuan posisi. Dalam menentukan posisi. Setiap perbedaan dapat menjadi biaya perusahaan selain manfaat pelanggan. Contoh : Hotel Hyatt Regency membentuk citra tersendiri melalui lobby atriumnya. Perusahaan dapat memilih suatu objek seperti Kapal layar (BNI). atau menjadi suatu pembeda. Contoh: Roko Djarum Super rajin menjadi sponsor pertunjukkan musik rock untuk meneguhkan identitasnya. Kita sudah melihat bahwa perusahaan atau merek apa pun dapat dibedakan. Suasana : Tempat perusahaan membuat atau memberikan produk dan jasanya adalah pembentuk citra yang kuat juga. Iklan harus menyampaikan suatu cerita. Menentukan posisi terlalu luas : Ada perusahaan yang sadar bahwa bayangan pembeli tentang merek masih kabur. Dapat dikomunikasikan : Perbedaan itu dapat dimengerti dan dilihat oleh pembeli. 4. perasaan. Menguntungkan : Perusahaan memperoleh laba dengan menonjolkan perbedaan itu. Acara : Perusahaan dapat membangun identitas melalui acara yang didukungnya. Suatu perbedaan dapat dikembangkan kalau memenuhi syarat-syarat berikut: 1. 2. tingkat unjuk kerja – sesuatu yang unik. Penting : Perbedaan itu memberikan banyak manfaat bagi cukup banyak pelanggan. Logo perusahaan dan merek harus dirancang supaya mudah dikenali. Menentukan posisi terlalu sempit : misal: orang membeli baju di Galeria paling murah Rp . Media Cetak dan Audio/Visual : Lambang yang dipilih harus dimasukkan iklan yang menyampaikan kepribadian perusahaan atau merek. perusahaan perlu memutuskan berapa banyak perbedaan dan perbedaan mana yang akan dipromosikan kepada pasar sasarannya. Jelas : Perbedaan itu tidak dimiliki orang lain atau dikemas dengan lebih jelas. 5. Penetuan Posisi adalah Cara merancang penawaran dan citra perusahaan sehingga menepati tempat khusus dan di hargai dalam benak pelanggan nya. perusahaan perlu memutuskan berapa banyak perbedaan dan perbedaan mana yang akan dipromosikan kepada pasar sasarannya. Terjangkau : Pembeli dapat menjangkau selisih harganya. Aqua) dan kadang-kadang suara/musik tertentu. Unggul : Perbedaan itu lebih baik dari cara lain mendapatkan manfaat yang sama.merancang identitasnya untuk membentuk citra mereka di masyarakat. Umumnya perusahaan harus menghindari empat kesalahan utama dalam menentukan posisi : 1. 3. Namun demikian tidak semua perbedaan ada artinya. Mendahului : Perbedaan itu tidak mudah dittiru pesaing.

4. Misalnya perusahaan yang memiliki strategi posisi “mutu terbaik” harus mengkomunikasikannya dengan memilih ciri-ciri yang digunakan orang menilai mutu.100. Penentuan posisi yang kabur : Pembeli mungkin bingung tentang citra suatu merek karena terlalu banyak janji atau posisi merek terlalu sering berubah.000 tapi ternyata ada yang berharga Rp 50. karena pembeli sering menguji mobil dengan membanting pintunya.000. Penentuan posisi yang meragukan : Pembeli tidak percaya janji merek Perusahaan tidak hanya perlu membuat strategi posisi yang jelas tetapi juga perlu mengkomunikasikannya. Mutu kemasan. 3. saluran. promosi harus bersamasama mengkomunikasikan dan menunjang citra merek . Contoh: Pabrik mobil membuat mobil yang pintunya mudah ditutup.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->