FALSAFAH AGAMA Resume Guna untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Agama Pada Stikes Bhakti Negara

Jember Tahun Akademik : 2010/2011

Disusun Oleh :

Aries Sikwandi Khusnul Hotimah Nisaatul Anis Nur Hadi

Dosen Pembimbing :
Achmad Al-Muhajir SAM, MHI

PROGRAM DIII KEBIDANAN DAN S1 KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) BHAKTI NEGARA JEMBER 2011

Lembar Resume

Mata Kuliah : Pendidikan Agama

Kelompok : Kelompom 1

Topik

: Falsafah Agama

Tanggal

: 24 September 2011

1.

Pokok Bahasan 1.1. Prinsi-prinsip Kaidah Agama

2.

Sub Pokok Bahasan 2.1. Falsafah Agama 2.2. Fungsi Agama bagi kehidupan (Hubungan manusia dengan agama). 2.3. Prinsip-prinsip Kehidupan. 2.4. Manusia dan alam semesta 2.5. Agama dan Iptek 2.6. Sumber Ajaran Agama dan ruang lingkupnya 2.6.1. Sumber Ajaran Agama Samawi. 2.6.2. Sumber Ajaran Agama Ardhi.

berasal dari manusia juga dan bertujuan untuk menjaga akhlak pribadi. Kaidah kepercayaan/agama menyangkut hubungan antara manusia dengan Tuhannya.sosial di masyarakat Kaidah Hukum berasal dari hukum positif yang ada di suatu negara. Kaidah Agama mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan yang menjadi kepercayaannya. kaidah kesopanan/adat dan kaidah hukum. dan kaidah lainnya termasuk kedalam pemicu terciptanya kaidah hukum.1 FALSAFAH AGAMA Kaidah Agama Kaidah atau norma adalah pedoman atau ukuran berperilaku atau bersikap dalam kehidupan bermasyarakat. Hubungannya sangat erat kaitannya yaitu Kaidah Hukum itu sebagai "Pusat" daripada kaidah lainnya. kaidah kesusilaan. Kaidah kesopanan ukurannya kebiasaan. Misalnya: Kalau ada orang yang melanggar salah satu diantara 4 kaidah yang Anda sebutkan. Hukum ini bersifat memaksa bagi semua individu yang tercakup dalam negara. pasti dia akan berhubungan juga dengan Kaidah Hukum yang ada di negaranya. kepatutan atau kepantasan dan mempunyai tujuan untuk pencapaian ketertiban masyarakat. Kaidah kesusilaan berhubungan dengan manusia sebagai makhluk individu. Ada kaidah kepercayaan/agama. Kaidah kesusilaan bersumber dari hati mengatur hubungan manusia dalam hidup sosial agar manusia itu bersusila sesuai dengan tingkah laku yang diinginkan masyarakat.2. berupa sanksi-sanksi yang tegas dan hukuman kurungan penjara. bisa berupa Larangan dan Anjuran bagi pemeluknya. yang didasarkan pada ajaran agama berupa perintah dan larangan serta bertujuan untuk menyempurnakan hidup di dunia. Kaidah Kesopanan mengatur hubungan manusia dengan manusia agar tingkah laku manusia itu teratur dalam hubungan. Lalu bagaimana jika norma agama? Dia . dan hukum dikenalkan pada masyarakat umum melalui sosialisasi terhadap hukum itu.

sehingga membentuk taqwa berdasarkan al-Qur‟an dan Sunnah. tetap di tempat. selain bagi orang-orang tertentu. Selain itu dalam al-Qur‟an terdapat kata din yang menunjukkan pengertian agama. menyatakan diri berhubungan dengan Dia dalam bentuk ritus. “a” yang berarti tidak dan “gam” yang berarti pergi. Muhammad Abdul Qadir Ahmad mengatakan agama yang diambil dari pengertian din al-haq ialah sistem hidup yang diterima dan diridhoi Allah ialah sistem yang hanya diciptakan Allah sendiri dan atas dasar itu manusia tunduk dan patuh kepada-Nya. Gazalba mengemukakan definisi Agama Islam. Sistem hidup itu mencakup berbagai aspek . Agama. sedangkan kata dain diartikan dengan utang. yaitu ilmu yang meneliti hubungan antara manusia dengan “Yang Kudus” dan hubungan itu direalisasikan dalam ibadat-ibadat. Dick Hartoko menyebut agama itu dengan religi. Agama memang merupakan kumpulan cara-cara mengabdi kepada Tuhan dan semua cara itu terkumpul dalam kitab suci yang harus dibaca. Sidi Gazalba memberikan definisi bahwa Agama ialah kepercayaan kepada Yang Kudus. Pengertian Agama Kata “agama” berasal dari bahasa Sansekerta. Ternyata agama memang mempunyai sifat seperti itu. selalu menjadi pola hidup manusia. Karena dalam definisi yang dikemukakan di atas terlihat kepercayaan yang diungkapkan dalam agama itu masih bersifat umum. ya dan nun diungkapkan dalam dua bentuk yaitu din dan dain. Al-Qur‟an menyebut kata din ada menunjukkan arti agama dan ada menunjukkan hari kiamat.. diwarisi turun temurun dalam kehidupan manusia. Kata religi berasal dari bahasa Latin relegere yang berarti mengumpulkan. Kata din dengan akar katanya dal. yaitu : kepercayaan kepada Allah SWT yang direalisasikan dalam bentuk peribadatan. membaca. kultus dan permohonan dan membentuk sikap hidup berdasarkan doktrin tertentu. disamping itu juga dia kena hukuman penjara "kalo terbukti bersalah".akan menerima balasan perbuatannya di akhirat.

berarti mencari latar belakang terdalam kejadian sesuatu dengan kajian secara filsafati. Philos berarti senang. Pemujaan terhadap kekuatan ghaib yang timbul dari perasaan lemah dan perasaan takut terhadap kekuatan misterius yang terdapat dalam alam sekitar manusia. Dengan begitu filsafat dapat diartikan sebagai suatu kecintaan kepada kebijaksanaan. Filsafat berasal dari kata Yunani yang tersusun dari dua kata yaitu philos dan Sophia. Mengikatkan diri kepada suatu bentuk hidup yang mengandung pengakuan pada suatu sumber yang berada di luar diri manusia dan yang mempengaruhi perbuatan-perbuatan manusia. ibadah dan amal perbuatan yang disyari`atkan Allah untuk manusia. Ajaran-ajaran yang diwahyukan Tuhan kepada manusia melalui seorang Rasul. 8. jadi kalau ada orang yang mengatakan. Kata lain dari filsafat adalah hakikat dan hikmah. 6. 5. “Apa hikmah dari semuanya ini?”. . 7. yaitu: 1. Pengakuan terhadap adanya hubungan manusia dengan kekuatan ghaib yang harus dipatuhi.kehidupan. Pengertian Filsafat Filsafat adalah berpikir dan merasa sedalam-dalamnya terhadap segala sesuatu sampai kepada inti persoalan. Harun Nasution mengemukakan delapan definisi untuk agama. akhlak. Suatu sistem tingkah laku yang berasal dari kekuatan ghaib. Kepercayaan kepada sesuatu ikatan ghaib yang menimbulkan cara hidup tertentu. Pengakuan terhadap adanya kewajiban-kewajiban yang diyakini berasal dari suatu kekuatan ghaib. yang dalam filsafat disebut dengan ontologi. epistemologi dan aksiologi. bagaimana dan mengapa sesuatu itu terjadi. 3. yaitu apa. 4. Pengakuan terhadap adanya kekuatan ghaib yang menguasai manusia. 2. sedangkan Sophia dapat diartikan sebagai kebijaksanaan. gemar atau cinta. termasuk aqidah.

Antropologi mengamati dan berusaha ikut menghayati bagaimana masyarakat yang diteliti menghayati Yang Ilahi. seperti antropologi budaya. lalu dijadikan ilmu yang tersendiri. melainkan berusaha untuk memahami apa yang merupakan kenyataan keagamaan dalam masyarakat. Hamka. bentuk-bentuk penghayatan agama dalam masyarakat itu diteliti. apa sebenarnya kedudukan agama dalam sebuah masyarakat. yang ketiga. . Antropologi budaya meneliti pola kehidupan sebuah masyarakat dan kerangka spiritual hidup. khususnya pengaruh agama terhadap kelakuan manusia dalam masyarakat. Sosiologi agama meneliti hubungan timbal balik antara agama dan masyarakat. Pelajaran Agama Islam. Antropologi adalah ilmu deskriptif. 1984: 7) Filsafat Agama Filsafat Agama adalah filsafat yang membuat agama menjadi objek pemikirannya. Dan itupun tidak mungkin. la tidak menilai apakah penghayatan itu baik atau buruk dan tidak berusaha untuk mengubah penghayatan itu. Dalam hal ini. Sosiologi agama dapat memberi petunjuk yang berharga untuk mengetahui. Dalam rangka itu. filsafat agama dibedakan dari beberapa ilmu yang juga mempelajari agama. dia hanya dapat memperkembangkan pada kedua soal itu saja.Menurut kesimpulan Prof. Jakarta. Atau memisah-misahkan soalsoal yang timbul dari pokok filsafat. PT Bulan Bintang. Belum dapat filsafat itu mengemukakan soal lain. yang diluar daripada ada dan tidak ada. Itu sebabnya maka bagaimanapun kemajuan filsafat. Dan berhenti membicarakan bukanlah artinya bahwa soal ”ada tidak ada” tidak ada lagi. bahwa akhir filsafat itu tidak lain daripada mengumpulkan berbagai-bagai bentuk pikiran. hanya tentang dua soal. dan dihentikan pembicaraan dari hal Yang Ada atau Tidak Ada. yaitu: ada atau tidak ada. (Hamka. sosiologi agama dan psikologi agama. Kekhasan ilmu-ilmu itu adalah bahwa mereka bersifat deskriptif.

Reduktifkritis adalah teori Durkheim yang melihat agama sebagai jaminan kekokohan kesatuan sebuah masyarakat. Filsafat agama dapat dijalankan oleh orang-orang beragama sendiri yang ingin memahami dengan lebih mendalam arti. bentuk-bentuk dan perkembangan pengalaman religius pada individu-individu dan kelompok-kelompok. Psikologi agama meneliti perasaan religius dalam hati. antara lain adalah : . Segala bentuk penghayatan keagamaan serta fungsinya dalam perkembangan kepribadian diselidiki. Kritis. Ada juga filsafat agama yang reduktif (mau mengembalikan agama kepada salah satu kebutuhan manusia dengan menghilangkan unsur transendensi).apakah agama itu masih berpengaruh. Psikologi agama meneliti hakekat. kritis (mau menunjukkan agama sebagai bentuk penyelewengan dan kemunduran) dan anti agama (mau menunjukkan bahwa agama adalah tipuan belaka). apakah sikap-sikap masyarakat masih dipengaruhi oleh agama. Marx yang melihat agama sebagai pelarian orang yang tertindas. dan Freud yang memahami agama sebagai gejala neurotik. penganut kristen protestan yang alim) yang mau mengembalikan peran agama sebagai penunjang moralitas manusia. Reduktif misalnya filsafat Immanuel Kant (salah seorang filosof terbesar zaman modern.2 FUNGSI AGAMA BAGI KEHIDUPAN Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia. pertobatan. semangat kenabian. reduktif dan anti agama misalnya filsafat Feuerbach yang mereduksikan agama pada usaha keliru manusia untuk merealisasikan diri. teori pengetahuan dan metafisika agama. 2. dan perbedaan penghayatan keagamaan dalam masyarakatmasyarakat sederhana dan dalam kebudayaan-kebudayaan tinggi. Berbeda dengan ilmu-ilmu deskriptif. Filsafat agama mengembangkan logika. filsafat agama mendekati agama secara menyeluruh. makna dan segi-segi hakiki agama-agama. apakah masyarakat masih mentaatinya.

Agama. Apa saja dipertanyakan oleh manusia dengan akalnya. untuk diketahui.1. Dari sinilah kemudian juga lahir moral. hidup 1868 – 1932) berkata. Agama sesungguhnya adalah himpunan perintah dan larangan Tuhan. . Agama. Ahmad Syauqi (penyair arab. bahkan juga makhluk tukang bertanya. Tanpa moral. kehidupan akan kacau balau. 1. Manusia tanpa moral pada hakikatnya adalah binatang. Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka. Adalah kewajiban manusia untuk taat terhadap semua perintah dan larangan Tuhan ini. bahwa Tetapi agama sebagai sumber moral tidak hanya karena agama mengajarkan iman kepada Tuhan dan kehidupan akhirat. Moral adalah mustika hidup yang membedakan manusia dari hewan. Dan manusia yang membinatang ini sangatlah berbahaya. 2. petunjuk kebenaran Manusia adalah makhluk berakal. Ia akan lebih jahat dan lebih buas dari pada binatang buas itu sendiri. melainkan juga karena adanya perintah dan adanya larangan dalam agama. Machiavellisme adalah doktrin Machiavelli “tujuan menghalalkan segala cara”. sebab apa yang diperintahkan oleh Tuhan selalu yang baik-baik dan apa yang dilarangNya selalu yang buruk-buruk. Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika 4. sebab baik buruk atau halal haram tidak lagi diperdulikan orang. Karena agama merupakan sumber moral 2. Karena agama merupakan petunjuk kebenaran 3. ini namanya sudah Machiavellisme. bisa saja kemudian bangsa dan negara hancur binasa. maupun di kala duka. karena moral sangatlah penting dalam kehidupan. Kalau betul ini yang tarjadi. Dan kalau halal haram tidak lagi dihiraukan. tidak saja kehidupan perseorangan tetapi juga kehidupan masyarakat dan negara. sumber moral Manusia sangatlah memerlukan akhlak atau moral.

Tinggallah kewajiban manusia untuk beriman dan patuh terhadap agama kebenaran ini. kemana gerangan sang nyawa itu pergi ? Lelakon apa kira-kira yang bakal di alaminya ? Bagaimana sebenarnya keadaan alam . Firman Allah menyebutkan. (QS al-Nisaa‟ :105) Dan firman-Nya pula. sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yan ragu”. sumber informasi metafisika Lebih dari itu. dan inilah pula sesungguhnya kebenaran yang dicari-cari oleh manusia sejak dahulu kala. Misalnya persoalan. bahkan rahasia metafisika juga termasuk hal yang ingin di singkap oleh manusia. (QS al-Baqarah :147). Tuhan.Kemudian dari akal lahirlah ilmu dan filsafat. kalau nyawa bercerai dari badan. Masukilah gedung itu dengan membuka pintunya. neraka. yaitu kebenaran yang mutlak dan universal. Wahyu atau agama inilah agama Islam. agar kamu memberi kepastian hukum di antara manusia dengan apa yang telah di tunjukkan oleh Allah kepadamu”. sorga. “Agama sesungguhnya bagaikan satu gedung besar perpustakaan kebenaran. Tetapi hanya dengan anak kunci istimewa pintu gedung itu dapat dibuka. Padahal masalah metafisika ialah masalah ghaibghaib seperti hidup sesudah mati (akhirat). “Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu. Dengan ilmu dan filsafat ini mungkin besarlah keinginan manusia untuk mengetahui segala sesuatu dan makin besar kemampuannya untuk itu. atau halhal lain yang dibalik alam nyata ini. Nabi-nabi dan Rasul-rasul ini diberi-Nya wahyu atau agama untuk disampaikan kepada manusia. “Sesungguhnya telah kami turunkan al-Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran. sejak Nabi pertama yaitu Adam sampai dengan Nabi terakhir yaitu Muhammad SAW. yaitu anak kunci yang bernama: iman”. Agama. 3. Sekarang. bagaimana manusia mesti mencapai kebenaran ? Sebagai jawaban atas pertanyaan ini Allah SWT telah mengutus Nabi-nabi dan Rasul-rasul di berbagai masa dan tempat.

Maklumlah dunia bukanlah sorga. Keadaan hidupnya seluruhnya serba baik. dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan”. Fungsi Agama Kepada Manusia Dari segi pragmatisme. Firman Allah SWT. Agama. Dengan begitu orang beriman selalu setabil. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Firman Allah SWT. bahkan tentram dan bahagia. ”Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. tetapi juga bukan neraka. kecuali Allah". tidak ada goncangan-goncangan. agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. ”Katakanlah: "tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib. Kenyataan menunjukkan. (QS al-Anbiya‟: 35) Hendaknya orang beriman bersyukur kepada Allah pada waktu memperoleh sesuatu yang menggembirakan. Bersyukur dikala suka dan sabar dikala duka inilah sikap mental yang hendaknya selalu dimiliki oleh orang beriman. Bagi kebanyakan orang. fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang diuraikan di bawah ini : .akhirat yang serba ghaib itu? Masalah-masalah pelik penuh misteri ini ingin di ketahui oleh manusia. bimbingan rohani bagi manusia. dan tabah atau sabar pada waktu ditimpa sesuatu yang menyedihkan. Jika dunia itu neraka tentulah hanya penderitaan yang terjadi. Inilah hal yang menakjubkan dari orang beriman seperti yang dikatakan oleh Nabi. (QS al-Naml : 65) 4. seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. bahwa kehidupan dunia adalah rangkaian dari suka dan duka yang silih berganti. di kala suka dan duka Hidup manusia di dunia yang fana ini kadang-kadang juga duka. Tetapi dari segi sains sosial.

Memberi pandangan dunia kepada satu-satunya budaya manusia. dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan bagi perkara ini sebenarnya sukar dicapai melalui indera manusia. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kode etik yang wajib dilakukan oleh penganutnya. yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan (integrative factor) dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang bersifat destruktif dan memecah-belah (desintegrative factor). agama itulah berfungsi untuk menjawab persoalan-persoalan ini.a. Memainkan fungsi kawanan sosial. matlamat menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. Kebanyakan agama di dunia adalah menyarankan kepada kebaikan. Menjawab berbagai persoalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawanan sosial. agama Islam menerangkan kepada umatnya bahwa dunia adalah ciptaan Allah SWT dan setiap manusia harus mentaati Allah SWT. Maka. Sesetangah persoalan yang senantiasa ditanya oleh manusia merupakan persoalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya. malah tingkah laku. Agama merupakan satu faktor dalam pembentukan kelompok manusia. pengaruh agama bisa dilihat dari dua sisi. b. melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Memberi rasa kecintaan kepada suatu kelompok manusia. Contohnya persoalan kehidupan selepas mati. pandangan dunia dan nilai yang sama. Fungsi Sosial Agama Secara sosiologis. Agama dikatakan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia senantiasa memberi penerangan mengenai dunia (sebagai satu keseluruhan). c. d. . Ini adalah karena sistem agama menimbulkan keseragaman bukan saja kepercayaan yang sama.

2. pada saat yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang mencerai-beraikan. Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang mendasari sistem-sistem kewajiban sosial didukung bersama oleh kelompok-kelompok keagamaan sehingga agama menjamin adanya konsensus dalam masyarakat. 1. Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain 2. Peningkatan iman. Fungsi Disintegratif Agama Meskipun agama memiliki peranan sebagai kekuatan yang mempersatukan. memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu masyarakat. dan memelihara eksistensi suatu masyarakat. yaitu: Pertama.Pembahasan tentang fungsi agama disini akan dibatasi pada dua hal yaitu agama sebagai faktor integratif dan sekaligus disintegratif bagi masyarakat. Kedua. mengikat. ibadah dan mujahadah.3 PRINSIP AGAMA BAGI KEHIDUPAN Pada dasarnya prinsip-prinsip kehidupan dalam beragama secara global dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) prinsip utama. Fungsi Integratif Agama Peranan sosial agama sebagai faktor integratif bagi masyarakat berarti peran agama dalam menciptakan suatu ikatan bersama. baik diantara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban- kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. Prinsip Pertama : Merujuk kepada al-Qur‟an dan al-Hadits “Al-Quran dan Sunah yang suci merupakan rujukan setiap Muslim dalam mengetahui hukum-hukum Islam”. Selalu merujuk kepada al-Qur‟an dan al-Hadits dalam menjalani kehidupan ini. .

dan beramal dengan anggota badan. Ibadah dan Mujahadah “Iman yang tulus. Disebut Qur‟an karena ia menghimpun dan memuat surat-surat. ibadah yang benar dan mujahadah akan membuahkan cahaya dan kelezatan yang Allah percikkan ke dalam hati siapa saja yang la kehendaki. kasyaf. seperti lafadz kufran dan rujhan. maka ikutilah bacaannya itu” (QS al-Qiyamah: 18). Imam Syafi‟i dalam kitabnya al-Umm berkata. Iman yang benar berarti mengikrarkan dengan lisan. “Kesepakatan para sahabat. Barangsiapa menjalani suatu cara hidup yang bak dalam Islam. dan niat. menurut ahlussunah ungkapan yang mengatakan bahwa iman adalah ucapan dan perbuatan termasuk syiar-syiar Sunah”. lintasan hati. “Apabila Kami telah selesai membacakannya. “Karena itu. dan mimpi tidak termasuk dalil-dalil syar‟i dan tidak pula diperhitungkan (dianggap). Imam Ahmad berkata. sabda Nabi SAW. dan generasi sesudah mereka yang kami ketahui. maka ia memperoleh pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya. Adapun al-Sunnah. tabi‟in. perbuatan.Al-Qur‟an asalnya adalah bentuk mashdar dari kata kerja Qara-a. salah satu di antara ketiganya tidak mencukupi kecuali dengan yang lain”. Adapun artinya adalah himpunan. kecuali dengan syarat tidak bertentangan dengan hukum-hukum agama dan nash-nashnya”. Akan tetapi ilham. . Prinsip Kedua : Peningkatan Iman. mengatakan bahwa iman adalah ucapan. Allah SWT berfirman. Termasuk menerangkan makna ini. membenarkan dengan hati. makna asalnya adalah cara dan perjalanan hidup.

teori kinetik materi. dan konsep medan. 75 watt dan sebagainya. selain itu juga dibatasi oleh kecepatan cahaya dan usia alam semesta (15 miliar tahun). metode sains mencoba dengan lebih cermat menerangkan realitas alam semesta yang berisi banyak sekali benda langit (dan lebih banyak lagi yang belum ditemukan). Demikianlah.4 MANUSIA DAN ALAM SEMESTA Pemahaman manusia tentang alam semesta mempergunakan seluruh pengetahuan di bumi. berbagai prinsip-prinsip. Mekanika kuantum melayani persoalan mekanika untuk semua massa yang kecepatannya kurang dari kecepatan cahaya. Mekanika Relativistik memecahkan persoalan mekanika massa yang lebih besar dari 10-27 kg dan bagi semua kecepatan. gagasan awal atau tentatif dikemukakan untuk menjelaskan fenomena. sebagai penuntun tepi alam semesta yang bisa diamati. Melalui sebuah kerangka besar gagasan yang menghubungkan berbagai fenomena (teori relativitas umum. Tentu gagasan tersebut masih perlu diuji kebenarannya untuk dapat dikatakan sebuah hukum. Mekanika Newton (disebut juga mekanika klasik) menjelaskan fenomena benda yang relatif besar.2. kepercayaan umum dalam sains (seperti ketidakpastian Heisenberg tentang pengukuran simultan dimensi ruang dan waktu). Pembahasan Mekanika pun sangat luas. hukum konservasi. Pengetahuan tentang luas alam semesta dibatasi oleh keberadaan objek berdaya besar. Dunia fisika membahas konsep energi. sedangkan Matahari berdaya 1026 watt dan berjarak satu sa* dari Bumi. dengan kecepatan relatif rendah. dalam kehidupan sehari-hari ada lampu penerangan berdaya 10 watt. Berbicara tentang daya objek. konsep gerak gelombang. dari Mekanika klasik ke Mekanika Kuantum Relativistik. seperti Quasar atau inti galaksi. Mekanika Kuantum Relativistik mengakomodasi pemecahan persoalan mekanika semua benda. Jika kita . menghangatinya. serta berbagai aturan untuk keperluan praktis. Berbagai hipotesa. Itulah sebabnya ruang alam semesta yang pernah diamati manusia berdimensi 15-20 miliar tahun cahaya. teori relativitas khusus) coba dikemukakan satu penjelasan. tapi juga bisa dipergunakan sebagai pendekatan fenomena benda mikroskopik.

.5 AGAMA DAN IPTEK Perkembangan Iptek yang begitu mengagumkan. Medan menyebabkan gaya. Berbagai hipotesa. metode sains mencoba dengan lebih cermat menerangkan realitas alam semesta yang berisi banyak sekali benda langit (dan lebih banyak lagi yang belum ditemukan). gagasan awal atau tentatif dikemukakan untuk menjelaskan fenomena. Ilmu pengetahuan pada waktu itu menyatakan bahwa. medan-listrik menyebabkan gaya listrik dan sebagainya. Dalam pembahasan interaksi partikel. lampu-lampu Pemahaman manusia tentang alam semesta mempergunakan seluruh pengetahuan di bumi. kepercayaan umum dalam sains (seperti ketidakpastian Heisenberg tentang pengukuran simultan dimensi ruang dan waktu). alam atau universe itu kekal dan ada dengan sendirinya. masalah penciptaan sama sekali tidak pernah disinggung. teori kinetik materi.lihat. juga teori tentang hubungan cahaya dan elektromagnet. suatu masalah yang sebelumnya bukan merupakan kajian ilmu pengetahuan. ada prinsip larangan Pauli. Pada waktu ilmu pengetahuan masih menggunakan teori Newtonian. Dalam penjelajahan akal manusia di dunia elektromagnet dikenal persamaan Maxwell untuk mendeskripsikan kelakuan medan elektromagnet. berbagai prinsip-prinsip. Mekanika statistik (kuantum klasik) adalah suatu teknik statistik untuk interaksi benda dalam jumlah besar untuk menjelaskan fenomena yang besar. interaksi gravitasi. Melalui sebuah kerangka besar gagasan yang menghubungkan berbagai fenomena (teori relativitas umum. serta berbagai aturan untuk keperluan praktis. dan interaksi elektromagnet. Tentu gagasan tersebut masih perlu diuji kebenarannya untuk dapat dikatakan sebuah hukum. teori relativitas khusus) coba dikemukakan satu penjelasan. tidak terbatas dan tidak akan hancur. medangravitasi menyebabkan gaya gravitasi. teori kinetik dan termodinamik. 2. Demikianlah.ternyata mampu menyentuh masalah penciptaan.

maka menurut Baiquni ini sesuai dengan pernyataan di dalam ayat 30 surat al. yang merupakan kajian keagamaan. seperti yang dijelaskan melalui . terdapat tujuh dimensi ruang-waktu yang lain selain dimensi ruang-waktu yang lain selain ruang-waktu yang kita diami. sangat tertarik untuk menggunakan temuan-temuan baru di bidang Astrofisika. Big-bang theory yang menyatakan bahwa sebelum terjadinya dentuman besar ruang alam dan waktu adalah satu.anbiya‟ yang menyatakan: “Dan tidaklah orang-orang kafir itu mengetahui bahwa sama‟(langit yang berarti ruang alam) dan ardh(bumu. ada saat kejadiannya. Dan dunia di sini bukanlah planet. Demikian pula dengan ditemukannya ilmu biologi mokuler. Abdulsalam yang memenangkan hadiah Nobel Fisika tahun 1979 dan Prof. Kita ini sekarang berada pada dimensi ruang-waktu yang dikenal jagad raya dan seisinya. Dengan adanya Ilmu Fisika Kuantum. tapi dunia yang dimaksudkan adalah bumi ini serta universe. Menurutnya. Perhitunga fisika kuantum menjelaskan adanya dimensi ruang-waktu yang lain selain dimensi ruang-waktu kita. Contoh-contoh diatas merupakan contoh-contoh yang sangat dekat dengan pandangan keagamaan dan lebih-lebih lagi agama islam. alam)itu dahulunya sesuatu yang padu. Ahmad Baiquni. kemudian kami pisahkan keduanya” Adanya tujuh dimensi ruang-waktu yang lain. jika dua orang yang masing-masingpakar dalm fisika inti. Prof. Contoh yang lain adalah tentang dunia lain. sesuatu yang dahulunya merupakan monopoli bidang keagamaan. fisika kuantum bahkan biologi mokuler untuk menafsirkan ayai-ayat Qur‟aniyah yang berkenaan dengan penciptaan alam semesta maupun yang berkenaan dengan ayatayat kauniyah lain yang terdapat di dalam al-qur‟an. adanya dunia lain tersebut sudah mulai dapat dikuak oleh ilmu pengetahuan.Sedang astrofisika yang lahir dari paradigma probabilistic justru menyatakan bahwa. jagad raya itu ada saat awalnya yang di sebut penciptaan. Maka tak aneh. materi. ilmu pengetahuan yang mampu berbicara tentang nasib. dan alam semestinya akan mengalami akhir pula yang diperkirakan seratus milyard tahun mendatang. berupa singularitas.

. Yang akhirnya ada suatu materi yang masanya atau beratnya itu adalah 0. Akan sangat berat untuk membuktikan tuhan. dan itu pun belum tuntas. hal ini pun telah disinggung oleh al-qur‟an didalam surat al-thalaq ayat 12: “Allah yang telah menciptakan tujuh langit (sama‟) dan (ardl)seperti itu pula” Itulah dintara dimensi-dimensi yang telah bisa dikuak dengan pendekatan paradigma pribabilita. masih bisa dibelah lagi menjadi quark. Materi yang paling kecil yang kita kenal sebagai atom ternyata masih bisa di belah menjadi proton dan electron. Meskipun demikian masih terdapat keraguan. Sehingga wajar bila kebebasan otak manusia itu akan terbentur kalau kita sudah membicarakan masalah-masalah ketuhanan. Lalu. Stuktur manusia masih dipelajari dalam anatomi.perhitungan fisika kuantum. Sehubungan dengan manusia. Namun masih terbatas dalam arti manusia sebagai body. Tetapi bahwa fisika kuantum sekarang sudah menjangkau masalah-masalah yang metafisis. Dan materi dengan masa yang sekecil itulah yang memungkinkan kita bisa melihat apa saja. Hal ini sama dengan komputer untuk membuktikan adanya manusia. probabilistic-relatifistik yang paling dekat dengan ketuhan-an. Bagian-bagian dari manusia yang dikatakan nyawa ataupun kata hati tidak sampai jangkauan ilmu pengetahuan.001 atau praktis nol. kecil. paradigma probabilita tidak bisa meninggalkan semuanya dari paradigma mekanistik – ditermistik. proses kejadian metabolisme dipelajari dalam fisiologi. kecil. Apakah ilmu pengetahuan dan teknologi dengan paradigma yang baru itu akan sampai kesana? Jawabnya wallahu a‟lam. Tetapi untuk masalah –masalah yang sangat krusial yang menyangkut dunia-dunia yang paling halus itu pasti dengan probabilita. jika dengan ilmu pengetahuan kita mampu membuktikan tuhan. sebetulnya ilmu pengetahuan sejak paradigma Newtonian telah banyak menyorotinya. tapi bisa dideteksi tentangnya dengan alat tertentu. Membuktikan ciptaan tuhan yang namanya universe saja membutuhkan evolusi yang begitu lama. masih bisa lagi dibelah kecil. Hal ini disebabkan. Hal ini karena masing-masing paradigma saling melengkapi. apakah paradigma probabilita itu bisa punah? Tidak.

yang akhirnya tidak akan terdapat penyelewengan ilmu. Mengapa demikian? Karena temuan-temuan ilmiah baru itu sangat mencocoki dengan pernyataan-pernyatan Qur‟aniah dan.Dengan demikian dapat dikatakan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sudah mulai bersinggungan dengan masalah-masalah yang sebelumnya merupakan aras keagamaan. Tetapi untuk menyakinkan kita akan kebenaran yang terdapat didalam al-qur‟an.yang sebelumnya belum ditafsirkan dengan tepat. . oleh karena itu. sehingga akan didapatkan perkembangan iptek yang terikat oleh nilai-nilai etik agama. Hal tersebut seharusnya menarik perhatian para ulama atau peminat keagamaan. tetapi kita lihat. Hal ini bukan suatu langkah untuk mencocok-cocokan ataupun apologetik. dapat ikut membantu dalam memahami ayat-ayat Qur‟aniah. Dan juga sebagai pengendali dari perkembangan iptek yang begitu pesat.

Tidak disampaikan oleh Nabi/Rasul Allah. Agama Bumi. bersih dari campur tangan manusia. bahkan kadangkadang Dinamisme. tidak berubah-rubah. Disampaikan oleh manusia yang dipilih oleh Allah sebagai Nabi/RasulNya. d. Agama Profetis. Berasal dari wahyu Allah. Natural Religion. c.2. Agama Budaya disebut juga Agama Ardhi. Non Revealed Religion. . Kedua agama tersebut mempunyai ciri-ciri yang sangat berbeda.6 SUMBER AJARAN AGAMA DAN RUANG LINGKUPNYA Agama Wahyu dan Agama Budaya Dilihat dari asal atau sumbernya. Agama Langit. b. Mempunyai kitab suci yang autentik (asli). Agama Wahyu disebut juga Agama Samawi. Revealed Religion. Hasil fikiran dan atau perasaan manusia. jadi bukan ciptaan manusia atau siapapun selain Allah. Agama Wahyu mempunyai ciri-ciri antara lain : a. Agama Filsafat. dapat diketahui apa yang disebut Agama Wahyu dan ada pula yang disebut Agama Budaya. walaupun tafsirannya dapat berubah sesuai dengan kecerdasan dan kepekaan pengikutpengikutnya. c. Agama Ra‟yu. dapat dibedakan antara Agama Wahyu dan Agama Budaya. dan dengan memperhatikan ciri-ciri yang ada. Ajaran-ajarannya bersifat tetap. Agama Budaya mempunyai ciri-ciri antara lain : a. e. b. Ajaran ketuhanannya Monotheisme (Tauhid) mutlak. Animisme atau Politheisme. Ajaran ketuhanannya paling tinggi Monotheisme Nisbi.

sebagaimana firman Allah dalam Q. sedang selebihnya.S. Menurut al-Qur‟an. e. quranan). termasuk Agama Budaya. As-Sunnah. Ajaran-ajarannya berubah-ubah sesuai dengan perubahan akal fikiran pengikut-pengikutnya. Sedangkan yang ketiga merupakan hasil pemikiran umat Islam. 1990 : 21-22). yaqrou. sudah mengalami perubahan-perubahan (bertambah dan berkurang) dalam perjalanan sejarahnya. Adapun agama Nasrani dan Yahudi dalam bentuknya seperti yang ada sekarang. .1 Sumber Ajaran Agama Samawi  Sumber Ajaran Islam Sumber ajaran Islam (Hukum Islam. Agama Nasrani dan Yahudi dalam bentuknya yang asli juga termasuk Agama Wahyu. kecuali agama Nasrani dan Yahudi. 1. dan Ijtihad. Yang termasuk agama wahyu satu-satunya ialah agama Islam. tidak bisa disebut sebagai Agama Budaya. 2.. sebab kedua agama tersebut dalam bentuknya yang asli tidak lain adalah Agama Islam. Kalaupun ada. Syariat Islam) itu ada tiga. Umumnya tidak mempunyai kitab suci. (Humaidi Tatapangarsa. Kedua agama tersebut dalam wujudnya seperti yang ada sekarang dapat digolongkan sebagai Semi Agama Wahyu. yakni Al-Quran. Quran artinya “bacaan” (qoroa.6.d. agama yang dianut oleh semua Nabi ialah Agama Islam. Yang pertama dan kedua asalnya langsung dari Allah SWT dan Nabi Muhammad Saw. Ed. Al-Quran Secara harfiyah. tetapi juga kurang memenuhi persyaratan untuk dikatakan sebagai Agama Wahyu. dengan tetap mengacu kepada Al-Quran dan As-Sunnah. 75:17-18. yakni para ulama mujtahid (yang berijtihad).

yakni wahyuwahyu yang diterima para Nabi/Rasul Allah. 35:31). Al-Quran diturunkan Allah dalam dua periode: .“Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya dan „membacanya‟.. Al-Quran adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw. Allah SWT memberikan mukjizat Al-Quran yang kekal abadi sepanjang zaman sehingga dapat disaksikan oleh semua umat manusia dari semua zaman dan tempat sampai akhir nanti Al-Quran membenarkan Kitab-Kitab sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkan sebelumnya. Kepada Nabi Muhammad Saw. Mukjizat para nabi terdahulu lebih bersifat inderawi. Al-Quran tersusun dalam 114 surat dengan 6. dan budi pekerti. 10:37). peribadahan. Al-Quran adalah kumpulan wahyu atau firman Allah yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw.S.236 ayat. berisi ajaran tentang keimanan. untuk menampilkan rasa takjub terhadap kaumnya. 74. Al-Quran merupakan salah satu Kitabullah atau Kitab-Kitab Allah. maka ikutilah „bacaan‟ itu”. Jika Kami telah selesai membacakannya.” (Q. “Tidak mungkin Al-Quran ini dibuat oleh selain Allah. dan 325..437 kalimat. Akan tetapi ia membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang ditetapkannya. bahkan terbesar pula dibandingkan mukjizat para nabi sebelumnya.S. Tidak ada keraguan di dalamnya dari Tuhan semesta alam” (Q. Secara definitif dapat dikatakan. membenarkan kitab-kitab sebelumnya. “Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu yaitu Al-Quran itulah yang benar.345 huruf. yakni bisa diamati dan dilihat langsung oleh indera penglihatan atau lainnya.

ketika Nabi Muhammad berkhalwat di Gua Hira tanggal 17 Ramadhan atau 6 Agustus 610 M yang dikenal sebagai “Malam Qadar” (Lailatul Qadr). 2. serta sejarah bangsa-bangsa terdahulu. Periode Makkah. serta hukum antaragama dan lain-lain. . Al-Quran yang merupakan sumber utama ajaran Islam ini benar-benar merupakan kebenaran sejati sebagai pedoman hidup (way of life) manusia. hukum internasional. dengan ciri khas: umumnya panjang-panjang. Melalui AlQuranlah Allah SWT menyatakan kehendak-Nya. Di Madinah pula ayat terakhir turun. 5:3. dan berisi ajaran tentang hukum-hukum. dan berisi hal-hal yang berhubungan dengan tauhid. Karenanya. Ayat-ayat yang turun di Madinah disebut “Ayat-Ayat Madaniyah”.S. Periode Madinah. Al-‟Alaq:1-5. yakni selama 12 tahun 13 hari. Ayat pertama turun adalah Q. ditujukan kepada umat manusia (diawali kalimat “Ya Ayuhan Naas”. Al-Quran dalam wujud sekarang merupakan kodifikasi atau pembukuan yang dilakukan para sahabat. ancaman dan pahala. perang. Ayat-ayatnya disebut Ayat Makiyah. keimanan. kenegaraan. ketika Nabi Saw tengah menunaikan ibadah haji Wada di Arafah (9 Dzulhijjah 10 H/Maret 632 M). Wahai Orang-Orang Beriman).1. ditujukan kepada kaum beriman (diawali dengan “Ya Ayuhal Ladzina Amanu”. yakni Q. Ayat-ayat yang turun di Makkah disebut “Ayat-Ayat Makiyah” dengan ciri khas: ayatnya pendek-pendek. Mengikuti tuntunan dan tuntutan Al-Quran berarti mengikuti kehendak-Nya. mushaf Al-Quran yang sekarang disebut pula Mushhaf Utsmany. Wahai Manusia). Pertama kali dilakukan oleh shabat Zaid bin Tsabit pada masa Khalifah Abu Bakar. ayat-ayatnya disebut Ayat Madaniyah. kemasyarakatan. lalu pada masa Khalifah Utsman bin Affan dibentuk panitia ad hoc penyusunan mushaf Al-Quran yang diketuai Zaid.S.

tanpa sedikit pun perubahan. Makanya. Al-Quran sudah menunjukkan bahwa ia rahmat dan bimbingan bagi manusia. hingga kini apa yang ada dalam Al-Quran. “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kami tetap memeliharanya” (Q. “Katakanlah: Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk mengadakan yang serupa dengan Al-Quran ini. sekiranya kamu benar (bisa melakukan hal itu). bahkan huruf. Panggilah saksi-saksi (pemuka dan para ahli) kamu (untuk membantumu) selain Allah. Jika kamu tidak sanggup membuatnya dan sekali-kali kamu tidak akan sanggup. Allah SWT sendiri menantangnya. niscaya tidak mereka akan dapat membuatnya. Hingga kini isinya masih dalam teks asli. “Jika kamu masih ragu-ragu tentang kebenaran apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad).S. takutilah api neraka yang kayu bakarnya manusia dan bantu yang disediakan bagi orang-orang kafir (yang menentang kebenaran al-Quran)” (Q. ayat.S. Tidak tercampur di dalamnya ucapan Nabi Muhammad Saw atau perkataan para sahabat. biarpun sebagian mereka membantu sebagian yang lain” (Q. baik dalam jumlah surat. 17:88). Salah satu indikasi keaslian al-Quran adalah tidak adanya “Quran tandingan” karena manusia yang paling cerdas sekaligus paling membenci al-Quran pun tidak akan sanggup membuatnya. baik dengan pancaindera maupun mata hati. Dengan . Dari ayat pertama itu saja. Ayat pertama yang diturunkan adalah Iqra‟ (bacalah!) yang mengindikasikan kewajiban pertama manusia adalah membaca.S. silakan kamu membuat satu surat saja yang sama dengannya (al-Quran). itu pula yang diterima dan dicatat para sahabat Nabi Saw. 15:9). 2:23-24). Membaca adalah jalan untuk memperoleh ilmu.Itulah sebabnya Allah sendiri yang menjamin keaslian Al-Quran sejak pertamakali diturunkan.

apalagi jika mengamalkannya. Kewajiban manusia untuk mengimani. Secara maknawi (terminologis). dan mengamalkan ajaran Al-Quran secara keseluruhan. sehingga tercipta ketentraman.ilmu itu manusia bisa mengenal baik dan buruk menurut Allah SWT. mengenal dirinya. membaca. “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian harta dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan. Penetapan (taqrir) adalah persetujuan atau diamnya Nabi Saw terhadap perkataan dan perilaku sahabat. dan kebahagiaan hidup. menghayati. Mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi” (Q. Rahasia alam akan tersingkap denan membaca. Sunnah berarti adat-istiadat (traditions). 35:29). Jika kita memang benar-benar beriman kepada Allah SWT atau mengaku Muslim.S. keharmonisan. Al-'Ashr:1-3). Kedudukan As-Sunnah sebagai sumber hukum Islam dijelaskan Al-Quran dan sabda Nabi Muhammad Saw. serta mendakwahkannya (Q. juga mengenal Tuhannya. dan penetapan Nabi Muhammad Saw. manusia akan menjalani kehidupan ini dengan baik dan benar. Membacanya saja sudah berpahala. Dengan pedoman itu. As-Sunnah As-Sunnah disebut juga Al-Hadits.S. perbuatan. menelaah. Secara harfiyah (etimologis). Sunnah adalah segala perkataan. 2. juga pembentukan kebudayaan termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk “menaklukkan” alam. . Allah SWT mewahyukan Al-Quran tidak lain agar menjadi pedoman bagi hidup umat manusia. bahkan kata Nabi Saw satu huruf mengandung 10 pahala.

yakni Kitabullah (Quran) dan Sunnah Rasul-Nya”. Al-Quran menegaskan tentang kewajiban shalat dan berbicara tentang ruku‟ dan sujud. 3. Ijtihad merupakan dinamika Islam untuk menjawab tantangan zaman. Secara terminologis. Pelakunya disebut Mujtahid. Kalian tidak akan tersesat selamalamanya. Sunnah atau Hadits Rasulullah-lah yang memberikan contoh langsung bagaimana shalat itu dijalankan. doa iftitah.S. gerakan ruku. Ia adalah “semangat rasionalitas Islam” dalam rangka hidup dan kehidupan modern yang kian kompleks permasalahannya.R. mulai takbiratul ihram (bacaan “Allahu Akbar” sebagai pembuka shalat). bacaan AlFatihah. memeras pikiran. artinya mencurahkan tenaga. hingga bacaan tahiyat dan salam. Banyak masalah baru yang muncul dan tidak . Sebagai contoh. Ijtihad adalah berpikir keras untuk menghasilkan pendapat hukum atas suatu masalah yang tidak secara jelas disebutkan dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Abu Daud).S. “Kutinggalkan untuk kaliam dua perkara. Ijtihad Ijtihad berasal dari kata ijtahada. “Apa yang diberikan Rasul (Muhammad) kepadamu maka terimalah dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah” (Q. selama kalian berpegang kepada keduanya.“Demi Tuhanmu. 4:65). berusaha keras. Sunnah merupakan “juru tafsir” sekaligus “juklak” (petunjuk pelaksanaan) AlQuran. lalu mereka tidak merasa berat hati terhadap putusan yang kamu berikan dan mereka menerima sepenuh hati” (Q. 59:7). sujud. mereka pada hakikatnya tidak beriman sehingga mereka menjadikanmu (Muhammad) sebagai hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan. bekerja semaksimal mungkin. “Berpegangteguhlah kalian kepada Sunnahku dan kepada Sunnah Khulafaur Rasyidin setelahku” (H.

juga berakhlak baik dan menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan. hamba akan memutuskannya menurut Sunnah Rasulillah. As-Sunnah. diindikasikan oleh sebuah Hadits (Riwayat Tirmidzi dan Abu Daud) yang berisi dialog atau tanya jawab antara Nabi Muhammad Saw dan Mu‟adz bin Jabal yang diangkat sebagai Gubernur Yaman. sejarah Islam. sepanjang ia menguasai Al-Quran. Ijtihad diperlukan untuk merealisasikan ajaran Islam dalam segala situasi dan kondisi. siapa yang berhak melakukan Ijtihad? Pada dasarnya. “Bagaimana memutuskan perkara yang dibawa orang kepada Anda?” “Hamba akan memutuskan menurut Kitabullah (Al-Quran. Kedudukan Ijtihad sebagai sumber hukum atau ajaran Islam ketiga setelah AlQuran dan As-Sunnah.pernah ada semasa hayat Nabi Muhammad Saw.” “Dan jika Anda tidak menemukan sesuatu mengenai hal itu dalam Sunnah Rasulullah?” “Hamba akan mempergunakan pertimbangan akal pikiran sendiri (Ijtihadu bi ra‟yi) tanpa bimbang sedikit pun. maka dapat dikatakan bahwa Ijtihad adalah “sarana ilmiah” untuk menetapkan hukum sebuah perkara yang tidak secara tegas ditetapkan Al-Quran dan As-Sunnah.” “Dan jika di dalam Kitabullah Anda tidak menemukan sesuatu mengenai soal itu?” “Jika begitu. Lazimnya. Mujtahid adalah para . semua umat Islam berhak melakukan Ijtihad. Persoalannya sekarang.” “Segala puji bagi Allah yang telah menyebabkan utusan Rasulnya menyenangkan hati Rasulullah!” Dari kedua keterangan di atas.

Mujtahid merupakan tingkatan tertinggi.S. menimbang-nimbang. dengan tidak menggunakan pertimbangan rasio dan tidak berusaha mengetahui sumber fatwa itu dikeluarkan. Istinbath. Pekerjaan demikian tercela dalam ajaran Islam karena Islam mengajarkan penggunaan potensi akal seoptimal mungkin. 2:219) dan riba diharamkan karena mengandung unsur penganiayaan (Q. yakni Qiyas. “Hukum itu berputar menurut „illah-nya”. Pekerjaan Muqallid disebut Taklid. Ada sejumlah metode dalam pelaksanaan Ijtihad. Ijma‟. dan Istihsan. yakni berusaha memikirkan. Qiyas Qiyas artinya mengukur atau mempersamakan. lalu memilih mana yang dianggap paling benar. Muqallid artinya mengikuti sebuah fatwa apa adanya sebagai hal yang wajib ditaati atau diikuti. arak (khamr) diharamkan karena memabukkan (Q. Mashalih Mursalah. Kaidah Ushul Fiqih menyatakan. Dalam hal penggunaan potensi akal dalam kehidupan beragama. maka hasilnya disebut Ijma‟ atau kesepakatan. Muttabi‟ artinya mengikuti fatwa atau ijma‟ secara kritis. 2:275). dan membandingkannya dengan fatwa lain. benda dan hal lain pun jika ternyata memabukkan atau mengandung unsur penganiayaan menjadi haram juga. yakni memperbandingkan atau mempersamakan hukum suatu perkara dengan perkara lain berdasarkan persamaan „illah (sebab yang mendasari ketetapan hukum). Hasil Ijtihad mereka dikenal sebagai fatwa.S. . di bawahnya adalah Muttabi‟ dan Muqallid. a. Jika Ijtihad dilakukan secara bersama-sama atau kolektif. secara Qiyas. Pekerjaan Muttabi‟ disebut Ittiba‟. Maka.ulama yang integritas keilmuan dan akhlaknya diakui umat Islam. Misalnya.

tetapi sangat diperlukan untuk memelihara kelestarian dan keselamatan agama. tetapi untuk modal usaha atau memperbesar modal perusahaan yang telah berjalan. membukukan dan mencetak Al-Quran dan Al-Hadits. khotib. Misalnya soal riba (pembayaran berlebih atas utang atau pinjaman yang disyaratkan pemberi pinjaman). Hasilnya dijual dan disediakan untuk biaya pembangunan masjid. yakni untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. akal. maka haram hukumnya bunga yang ada dalam pinjaman itu. tidak dianjurkan Quran dan Sunnah. Contoh lain adalah lupa makan dan minum selagi berpuasa. Hadits menyebutkan. c.b. imam. Mashalih Mursalah. Istinbath Istinbath yaitu menghukumi suatu perkara setelah mempertimbangkan permasalahannya. serta mengadakan perayaan peringatan Hari-Hari Besar Islam. dan guru agama. menggaji muadzin. diri. Kalau pinjaman itu konsumtif. Tidak ada ilat penganiayaan dalam bunga pinjaman itu karena pinjaman yang diberikan adalah bukan pinjaman-konsumtif. Misalnya. Istihsan Istihsan adalah penetapan hukum dengan penyimpangan dari hukum umum kepada hukum khusus untuk mencapai kemanfaatan. tanpa penjelasan . menanami tanah wakaf yang diwakafkan untuk pendirian masjid sambil menunggu biaya pembangunan. Bunga pinjaman bank secara istinbath dibolehkan karena pinjaman yang diberikan bersifar pinjaman-produktif. ada pula pendapat yang tetap mengharamkan bunga pinjamanproduktif karena tetap mengandung unsur penganiayaan --bank tidak mau tahu apakah usaha seseorang itu untung atau rugi. d. harta. Namun demikian. dan keturunan. orang yang berbuat demikian dianjurkan meneruskan puasanya. Mashalih Mursalah adalah melakukan hal-hal yang tidak melanggar hukum. Misalnya.

dan Yahya (100 M). a.    Sumber Ajaran Kristen . yaitu kesepakatan yang tidak diucapkan namun tercermin dalam kesamaan sikap dan pengamalan. yang terdiri dari 4 injil. jumlah kitab suci yang terhimpun adalah 49 buah. meliputi:  Ijma‟ Qauli. Perjanjian Baru. Ijma‟ „Amali. Lukas (75 M). yaitu Markus (60 M). m enurut gereja katolik. Kitab Suci Sebagaimana agama lain. Ulama tertentu mengetapkan hukum atas suatu perkara dan ulama lain tidak membantahnya. Ijma’ Ijma‟ adalah kesepakatan para ulama tentang suatu perkara. e. Kitab suci agama Kristen adalah “Kitab Injil” atau “Bibel” dan juga bisa dinamakan “Alkitab” yang terdiri dari perjanjian lama dan perjanjian baru. kesepuluh kitab yang tidak diakui disebut “Deuterokanomika” yaitu kitab-kitab dongeng atau jiplakan yang tidak termasuk kanon Yahudi. “tata cara keselamatan yang diadakan Allah dalam diri Yesus”. Sumber-Sumber Pokok Agama Katolik 1. yaitu para ulama berijtihad bersama-sama atau sendiri-sendiri tentang suatu masalah lalu memutuskan hukum yang sama. namun menurut . Perjanjian Lama. b. Dari keempat ini dikarang oleh manusia.batal-tidaknya puasa orang tersebut. selisih lebih banyak dari yang diakui protestan. istilah ini mempunyai arti. ditetapkan batal wudhunya. Isi perjanjian baru mencakup 27 kitab. Ijma‟ Sukuti. Matius (70 M). agama Kristen mengakui bahwa merekapun memiliki kitab suci yang mereka yakini sebagi sumber dan pandangan hidup. yakni “menyetujui dengan cara mendiamkan”. Namun orang yang berwudhu lalu lupa atau tanpa sengaja mengeluarkan angin.

6. Termasuk juga Kalekismus yaitu sebuah buku yang disusun dalam bentuk tanya jawab tentang keimanan. Kitab Suci Weda dikenal pula dengan Sruti. Traditio konstituve. Traditio Dekratative yang artinya gereja merupakan satu-satunya badan yang dapat menerangkan isi kitab tanpa berbuat salah. yaitu gereja mempunyai tradisi yang melengkapi isi kitab Suci. 2. laksana sumber air yang mengalir terus melalui sungai-sungai yang amat panjang dalam sepanjang abad. 3. yang artinya bahwa kitab suci Weda adalah wahyu yang diterima melalui pendengaran suci dengan kemekaran intuisi para . Penagakuan Iman Rosuli Pengakuan Iman Rosuli merupakan ringkasan yang di hasilkan dari kesepakatan-kesepakatan antar jemaat mengenai keyakinan iman (rumusanrumusan hasil “konsili”). yang disamakan dengan kitab suci. Weda adalah sabda suci atau wahyu Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi Tradisi yang ada dalam gereja dipandang sebagai sumber kebenaran. Weda merupakan jiwa yang meresapi seluruh ajaran Hindu.2 Sumber Ajarana Agama Ardhi  Sumber Ajaran hindu Sumber ajaran agama Hindu adalah Kitab Suci Weda. yang artinya mengetahui atau pengetahuan. Weda secara ethimologinya berasal dari kata "Vid" (bahasa sansekerta).kepercayaan kristiani penulisnya mendapat bimbingan dari Roh Kudus yang diinspiratori oleh Allah. 2. Kedua. yaitu kitab yang berisikan ajaran kesucian yang diwahyukan oleh Hyang Widhi Wasa melalui para Maha Rsi. lazimnya dipakai dan diucapkan oleh siapa saja yang menerima pembaptisan. Kekuasaan gereja terbagi menjadi dua macam. yaitu pertama. Weda adalah ilmu pengetahuan suci yang maha sempurna dan kekal abadi serta berasal dari Hyang Widhi Wasa.

Jejak Patanjali diikuti pula oleh Rsi Wararuci. sedangkan kelompok Smerti isinya bersumber dari Weda Sruti. Juga disebut kitab mantra karena memuat nyanyian-nyanyian pujaan. baik yang telah berkembang dan tumbuh menurut tafsir sebagaimana dilakukan secara turun temurun menurut tradisi maupun sebagai wahyu yang berlaku secara institusional ilmiah. maha Rsi Manu membagi jenis isi Weda itu ke dalam dua kelompok besar yaitu Weda Sruti dan Weda Smerti.maha Rsi. jadi merupakan manual. yaitu seorang penulis Tata Bahasa Sensekerta yang berjudul Astadhyayi yang sampai kini masih menjadi buku pedoman pokok dalam mempelajari Sansekerta. isi dan luas lingkupnya. Sebelum nama Sansekerta menjadi populer. Pembagian dan Isi Weda Weda adalah kitab suci yang mencakup berbagai aspek kehidupan yang diperlukan oleh manusia. keduanya adalah sumber ajaran agama Hindu yang tidak boleh diragukan kebenarannya. Agaknya sloka berikut ini mempertegas pernyataan di atas. Dengan demikian yang dimaksud dengan Weda adalah Sruti dan merupakan kitab yang tidak boleh diragukan kebenarannya dan berasal dari Hyang Widhi Wasa. Kelompok Weda Sruti isinya hanya memuat wahyu. Pembagian ini juga dipergunakan untuk menamakan semua jenis buku yang dikelompokkan sebagai kitab Weda. Nama sansekerta dipopulerkan oleh maharsi Panini. maka bahasa yang dipergunakan dalam Weda dikenal dengan nama Daiwi Wak (bahasa/sabda Dewata). Baik Sruti maupun Smerti. . Bahasa Weda Bahasa yang dipergunakan dalam Weda disebut bahasa Sansekerta. Berdasarkan materi. Kemudian dilanjutkan oleh Rsi Patanjali dengan karyanya adalah kitab Bhasa. Tokoh yang merintis penggunaan tatabahasa Sansekerta ialah Rsi Panini. yakni buku pedoman yang sisinya tidak bertentangan dengan Sruti. maka jenis buku weda itu banyak.

Dukha ialah penderitaan.  Dukkha Samudaya Ariya Sacca (Kebenaran Ariya tentang Asal Mula Dukkha). Dukha menjelaskan bahwa ada lima pelekatan kepada dunia yang merupakan penderitaan. maka Kitab Suci Agama Buddha dinamakan Tipitaka (Pali). umur tua. Sutta Pitaka. Nirodha ialah pemadaman. mati. Samudaya ialah sebab. Pemadaman kesengsaraan dapat dilakukan dengan menghapus keinginan secara sempurna sehingga tidak ada lagi tempat untuk keinginan tersebut.  Dukkha Nirodha Ariya Sacca (Kebenaran Ariya tentang Terhentinya Dukkha). sakit. Sumber Ajaran Budha Kitab Suci Kitab Suci yang dipergunakan dalam agama Buddha Theravada adalah Kitab Suci Tipitaka yang dikenal sebagai Kanon Pali (Pali Canon). tertulis dalam Bahasa Pali. dan Abhidhamma Pitaka. yang terbagi dalam tiga kelompok besar (yang disebut sebagai "pitaka" atau "keranjang") yaitu: Vinaya Pitaka. Karena terdiri dari tiga kelompok tersebut. Kelima hal itu adalah kelahiran. disatukan dengan yang tidak dikasihi. dan tidak mencapai yang diinginkan. . Kitab suci Agama Buddha yang paling tua. yang diketahui hingga sekarang. meliputi:  Dukkha Ariya Sacca (Kebenaran Arya tentang Dukkha). Ajaran dasar dikenal sebagai Empat Kebenaran Mulia. Setiap penderitaan pasti memiliki sebab.  Dukkha Nirodha Ariya Sacca (Kebenaran Ariya tentang Jalan yang Menuju Terhentinya Dukkha). contohnya: yang menyebabkan orang dilahirkan kembali adalah adanya keinginan kepada hidup.

Marga ialah jalan kelepasan. merupakan wujud penderitaan seperti yang sudah dijelaskan diatas. Inti ajaran Buddha menjelaskan bahwa hidup adalah untuk menderita. karena tidak ada sesuatu yang tetap berada. Semua hal yang terjadi pada manusia merupakan wujud dari penderitaan itu sendiri. Ada 12 pokok permulaan yang menjadi fokus pratitya samutpada. Percaya yang benar (Samma ditthi). dianggap sebagai sumber penderitaan karena tidak ada kesenangan yang kekal di dunia ini. Jalan kelepasan merupakan cara-cara yang harus ditempuh kalau kita ingin lepas dari kesengsaraan. sebagai yang membawanya kepada kelepasan. dan percaya setelah menyerahkan diri kepada jemaat sebagai jalan yang dilaluinya. artinya pokok permulaan yang bergantungan. Untuk menerangkan hal ini diajarkanlah yang disebut pratitya samutpada. Sraddha atau iman yang terdiri dari “percaya yang benar” ini memberikan pendahuluan yang terdiri dari: Percaya dan menyerahkan diri kepada Buddha sebagai guru yang berwenang mengajarkan kebenaran. percaya menyerahkan diri kepada dharma atau ajaran buddha. Jika di dunia ini tidak ada penderitaan. Setiap kejadian pasti memiliki keterkaitan dengan pokok permulaan yang sebelumnya. Sila yaitu usaha untuk mencapai moral yang tinggi . dipisahkan dari yang dikasihi dan lain-lain. sakit. Bahkan kesenangan yang dialami manusia. Kesenangan atau kegirangan bergantung kepada ikatannya dengan sumber kesenangannya itu. yaitu: Sradha / iman 1. Delapan jalan kebenaran akan dibahas lebih mendalam pada pokok pembahasan yang selanjutnya. Ajaran tentang Delapan Jalan Kelepasan Agar terlepas dari penderitaan mereka mereka harus melalui 8 jalan kebenaran yang dibagi menjadi 3 tahap bagian. Saat hidup. Sumber itu tidak mungkin dipengang atau diraba oleh manusia. padahal sumber kesenangan tadi berada di luar diri manusia. Semua penderitaan disebabkan karena kehausan. maka Buddha pun tidak akan menjelma di dunia.

rencana atau emosi yang merusak kesehatan moral Semadi 8. dan upakkha (tidak tergerak oleh apa saja yang menguntungkan diri sendiri. maksudnya secara lahir dan batin orang harus murni atu bebas dari penipuan diri 6. Perbuatan yang benar (Samma kammanta). Semadi yang benar (Samma samadhi) Semadi itu sendiri terbagi menjadi 2 bagian yaitu persiapan atau upcara semadi dan semadinya sendiri. Persiapan atau upacara semadi ini maksudnya kita harus merenungi kehidupan dalam agamannya seperti 7 jalan kebenaran yang dibahas tadi dengan 4 bhawana. maksudnya orang harus menjauhkan diri dari kebohongan dan membicarakan kejahatan orang lain. 5. teman. Hidup yang benar (Sama ajiva). dan rasa hatinya disudikan. Usaha yang benar (Samma vayama). karuna (belas kasih yang universal). musuh dan sebagainya. 4.2. menghilangkan kegirangannya sehingga menjadi orang yang tenang. Sesudah merenungkan hal-hal tersebut barulah masuk kedalam semadi yang sebenarnya dalam 4 tingkatan yaitu: mengerti lahir dan batinnya. . maksudnya bahwa dalam segala perbuatan orang tak boleh mencari keuntungan sendiri. mendapatkan damai batiniahnya. merupakan hasil “percaya yang benar” yakin bahwa jalan petunjuka budha adalah jalan yang benar 3. mengucapkan kata-kata yang kasar. serta melakukan percakapan yang tidak senonoh. maksudnya pengawasan akal. maksudnya seperti pengawasan hawa nafsu agar jangan sampai terjadi tabiat-tabiat yang jahat. 7. Dengan demikianlah orang sampai pada kelepasan dari penderitaan. Kata-kata yang benar (Samma vaca). Ingatan yang benar (Samma sati). . mudita (kesenangan dalam keuntungan dan akan segala sesuatu). Maksud yang benar (Samma sankappa). sampai akhirnya sukha dan dukha lenyap dari semuanya.yaitu: metta (persahabatan yang universal).

http://www.mutadinkafirun.com (diakses tanggal 24 Septemper 2011) . 2011. 2010.zainesaedi. Mata Kuliah Agama Murtadin K. Buku Pendidikan Agama Islam. IPTEK dan Agama.DAFTAR PUSTAKA AchmadAl-Muhajir.net (Diakses tanggal 24 September 2011) Moh. Zein. http://www.forumotion. Materi Agama Tentang Islam dan IPTEK.blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful