10

BAB II KAJIAN TEORITIS A. Konsep Bernyanyi 1. Pengertian Bernyanyi Bernyanyi merupakan suatau bagian yang penting dalam pengembangan diri anak, Ruswandi(2004:13) dalam Asti (2007:32) mengemukakan bahwa bernyanyi bagi anak merupakan kegiatan yang menggunakan instrument suara yang dapat menambah pembendahraan kata serta wawasan mengenai hal-hal yang belum ia ketahui. Anak-anak akan banyak belajar kata-kata baru, sehingga dapat memperkaya perbendaharaan kata mereka dan lebih terampil dalam

mempergunakannya. Sementara menurut Matondang (1996:129) mengatakan bahwa ”bernyanyi adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat untuk mau belajar”. Melalui bernyanyi akan memotivasi anak untuk lebih senang mempelajari bahasa Sunda. Dengan menyanyi anak menjadi senang dan lebih mudah dalam memahami materi ajar yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, yakni bernyanyi anak senang sekali dan sangat antusias mengikuti dari syair lagu tersebut. Lain halnya Widia (2008:243) menyatakan bahwa bernyanyi adalah aktivitas musikal yang pengekspresiannya sangat pribadi karena menggunakan alat musik yang ada pada tubuh manusia serta bersifat langsung dan juga bernyanyi adalah ekspresi natural yang artistik. Sementara, itu Jamalus (1975:11) menyatakan bahwa bernyanyi merupakan suatu seni untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan manusia melalui nada dan kata-kata. Sejalan dengan diatas, A.T. Mahmud (1996) pun berpendapat bahwa

Dari beberapa pendapat diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa metode bernyanyi merupakan metode yang menekankan pada kata-kata yang dilagukan dengan suasana menyenangkan sehingga anak tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran.11 bernyanyi merupakan kegiatan mengeluarkan nada-nada dan kata-kata yang mengandung nilai estetika. dan kebahagiaan bagi anak. sehingga dapat memperkaya perbendaharaan kata mereka dan lebih terampil dalam mempergunakannya. Tantranurandi (2008:31) mengungkapkan bahwa metode bernyanyi adalah suatu metode yang melafadzkan suatu kata atau kalimat yang dinyanyikan. Bernyanyi mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan perkembangan bahasa di Taman Kanak-Kanak. . 2. Sebagaimana yang dikemukakan Ali (1984:10) bahwasannya tujuan dalam kegiatan bernyanyi adalah untuk memupuk perasaan irama dan perasaan estetis. terutama untuk meningkatkan perkembangan bahasa Sunda. kegembiraan. dan bernyanyi memberikan kepuasan. memperkaya perbendaharaan bahasa dan melatih daya ingat. Lain halnya Anwar (2008:13) berpendapat bahwa metode bernyanyi ialah suatu metode mengajar yang menggunakan lirik-lirik yang dilagukan. Metode Bernyanyi Anak-anak akan banyak belajar kata-kata baru. sehingga dapat mendorong anak berminat untuk belajar lebih giat.

Langkah-langkah Metode Bernyanyi 1) Guru melakukan apersepsi 2) Guru dan anak-anak melakukan Tanya jawab sesuai dengan tema 3) Guru mencontohkan nyanyian rumpaka Sunda 4) Anak-anak memperhatikan kata-kata yang ada dalam lirik lagu yang dinyanyikan oleh guru 5) Anak-anak mengikuti naynyian rumpaka Sunda 6) Guru menyanyikan kembali lagu rumpaka Sunda perkata untuk diikuti oleh anak 7) Anak-anak menyimak lagu rumpaka Sunda yang dinyanyikan oleh guru 8) Anak bersama guru menyanyikan kembali lagu rumpaka Sunda 9) Guru menunjuk beberapa anak untuk maju kedepan dan bernyanyi lagu rumpaka Sunda .12 3.

Tanpa penguasaan kosakata yang memadai maka keterampilan anak dalam berbahasa akan sulit dicapai. begitu juga dengan pembelajaran kosakata bahasa Sunda. Kosakata diperoleh seseorang melalui komunikasi dengan lingkungan sekitar. Kosakata juga mengajarkan bentukbentuk kata dari berbagai ranah kebahasaan dalam jumlah yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan lancar. . Menurut Badudu dan Zain dalam Kamus Umum Besar Bahasa Indonesia yaitu mengutarakan bahwa kosakata adalah perbendaharaan kata-kata yang berarti pemahaman serta keterampilan. karena kosakata merupakan hal yang terpenting dalam keterampilan berbahasa Sunda. Setiap kata merupakan satu konsep. perkembangan konseptual. Perkembangan penguasaan kosakata seseorang berpengaruh terhadap kemampuan dan keterampilan untuk mengungkapkan ide dan bahasa secara tepat. Untuk itu kosakata merupakan dasar pembelajaran bahasa Sunda karena penguasaan kosakata dalam pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. setiap penambahan kosakata baru dalam pengalaman mampu meningkatkan tarap kehidupan. Pembelajaran bahasa Sunda tidak akan terlepas dari belajar kosakata. baik itu dengan orang dewasa maupun dengan teman sebaya. Komunikasi itu sendiri terjadi ketika belajar. bermain. dan proses berpikir kritis.13 B. maka perkembangan kosakata adalah perkembangan konseptual atau perkembangan pengertian. Pembelajaran Kosakata Kosakata memegang suatu peranan yang penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. intelegensi. Kosakata 1.

3. Kosakata Bahasa Sunda Pada Anak Usia Dini Sedini mungkin bahasa Sunda dapat dikenalkan dan digunakan di lingkungan keluarga. Belajar bahasa Sunda tidak akan terlepas dari belajar koskata. Hurlock (1995:176) mengatakan bahwa bahasa dan bicara tidak sama. sehingga anak tidak akan menyadari bahwa anak telah belajar bahasa Sunda melalui percakapan seharihari. Bahasa Sunda akan mudah dipelajari oleh anak. Bahasa Sunda Bahasa Sunda merupakan bahasa yang digunakan oleh orang Sunda dalam berbagai keperluan. apabila anak mampu mempelajari bahasa Sunda dirumah bersama orang tuanya. hal itu akan mendukung anak-anak untuk memahami latar belakang identitas sendiri. Tanpa penguasaan kosakata yang memadai maka keterampilan berbahasa anak sulit dicapai dan pemahaman anak mengenai kosakata bahasa Sunda tidak . terutama anak Taman Kanak-Kanak sebagai lembaga pendidikan awal bagi anak. terutama untuk berkomunikasi dengan yang lainnya. Bahasa mencakup setiap sarana komunikasi dengan menyimbolkan pikiran dan perasaan untuk meyampaikan makna kepada orang lain. Biasanya bahasa Sunda digunakan sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Begitu juga bahasa Sunda merupakan bahasa ibu dan bahasa pengembang serta pendukung kebudayaan Sunda yang harus diperkenalkan kepada anak. penguasaan kosakata merupakan hal yang penting dalam keterampilan berbahasa Sunda.14 2.

Dengan demikian anak akan memiliki sikaf yang positif terhadap bahasa Sunda sehingga anak dapat menghargai dan mengembangkan bahasa Sunda sebagai budaya sendiri.15 akan berkembang. perkembangan konseptual. hal ini berarti perkembangan kosakata akan menempatkan konsep baru dalam tatanan yang lebih baik dari konsep-konsep yang telah ada tentang kosakata. Dengan kata lain setiap penambahan kosakata baru dalam pengalaman mampu meningkatkan taraf kehidupan . Hal ini mudah dipahami karena penguasaan kosakata sangat membantu dalam keterampilan berbahasa. semakin banyak kosakata yang dimiliki seseorang. proses berpikir kritis. Untuk itu kosakata merupakan dasar pembelajaran bahasa Sunda. Penguasaan kosakata merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai penguasaan bahasa. . intelegensi. Penguasaan kosakata dalam pembelajaran merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Keberhasilan proses belajar mengajar salah satunya ditentukan oleh penguasaan kosakata yang dimiliki oleh anak. semakin banyak pula idea tau gagasan ynag dikuasainya. Pengembangan kosakata anak sangat berpengaruh pada kemampuan atau keterampilannya dalam mengungkapkan ide dan bahasa secara tepat.

maka semakin banyak asosiasi yang terjadi dilingkungan. mengundang rasa ingin tahu anak.16 4. dan sesuai dengan dunia anak. Bahasa Sunda melalui metode bernyanyi ini merupakan salah satu metode pembelajaran yang sederhana karena dalam pembelajaran ini. Perolehan bahasa pada anak-anak merupakan suatu mekanisme yang memungkinkan tejadinya proses pada anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa. kata-kata yang didengarnya. terkait dengan situasi pengalaman langsung. kongkret. dan terkait dengan aktivitas sehari-hari dalam bermain. anak bisa meningkatkan kemampuan kosakata bahasa terutama dalam bahasa Sunda itu sendiri. Pembelajaran Kosakata Bahasa Sunda melalui Metode Bernyanyi Perkembangan bahasa seiring dengan perkembangan koognitif akan saling melengkapi dan keduanya berkembang dalam satu lingkup sosial. Metode bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang bisa menumbuhkan semangat anak untuk belajar. Dengan melalui metode bernyanyi ini anak-anak akan mengungkapkan isi pikiran dan perasaan melalui nada dan kata-kata. Dalam . Perkembangan bahasa secara kesemestaan kognitif digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan proses-proses pemerolehan bahasa anak-anak. Makin banyak rangsangan bahasa yang diterimanya dari lingkungan. Anakanak merupakan satu tabularasa. media pembelajaran yang dianggap cocok bagi anak Taman Kanak-Kanak adalah pembelajaran yang sederhana. bermanfaat. disimpan dalam ingatan melalui asosiasi. Anak Taman Kanak-Kanak belajar dalam situasi yang terkait dengan kehidupan mereka seharihari. Pada prinsipnya. Dalam kehidupan sehari-hari anak-anak akan melihat adanya satu hubungan anatara entity dengan suatu aksi tertentu.

17 hal ini bernyanyi mempunyai satu peranan yang sangat penting dalam meningkatkan perkembangan bahasa di Taman Kanak-Kanak. . Tujuan dalam kegiatan benyanyi adalah memupuk perasaan irama dan perasaan estetis. terutama untuk meningkatkan perkembangan bahasa Sunda. memperkaya perbendaharaan bahasa dan melatih daya ingat.