P. 1
BSE Bahasa Indonesia Kelas 7

BSE Bahasa Indonesia Kelas 7

5.0

|Views: 47,758|Likes:
Published by Mulyo Wong Cirebon
Website : http://gratis4all.com
Website : http://gratis4all.com

More info:

Published by: Mulyo Wong Cirebon on May 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2015

pdf

text

original

1.Mendata hal-hal penting dari narasumber yang
diwawancarai.

2.Menuliskan hal-hal penting dari suatu wawan-
cara dengan bahasa yang komunikatif.

Materi:

Hal-hal penting atau isi wawancara.

Nilai-Nilai Kemanusiaan

123

Sekarang, orang Aceh yang menjadi nelayan
dan mempunyai tambak sudah trauma karena diter-
jang tsunami. Sawah juga rusak. Oleh karena itu,
secara bertahap kita harus pikirkan membantu mereka
mendapatkan penghasilan kembali.

Jadi, langkah ke depan juga mulai dipikirkan?

Ya, tahap demi tahap harus jelas kita mau ke
mana sehingga orang Aceh tetap merasa betah di
daerahnya. Jika tidak demikian, ini yang saya

khawatirkan dan sudah mulai terjadi, mereka keluar
dari Aceh. Apalagi mereka kehilangan rumah, ke-
luarga, mata pencaharian, dan tinggal sendiri.
Mereka sudah mulai pindah ke Sumatra Utara dan
sudah sampai ke Batam. Mereka eksodus. Ini
berbahaya. Karena itu, kita harus ciptakan suatu
lingkungan sedemikian rupa sehingga orang Aceh
secara bertahap bisa kembali dan merasa nyaman.

(Dikutip dari Kompas, 16 Januari 2005,
dengan pengubahan)

Langkah-langkah apa saja yang perlu kamu perhatikan agar dapat menuliskan kembali hal-hal
penting yang dikemukakan narasumber dengan bahasa yang komunikatif? Ayo, simak uraian berikut ini!

1.Mendata Hal-Hal Penting dari Narasumber

Ketika mendengarkan wawancara, kita harus memusatkan perhatian (konsentrasi) pada isi
wawancara. Kita ikuti wawancara mulai awal hingga akhir. Kita juga harus mendata atau mencatat hal-
hal penting yang disampaikan narasumber berdasarkan pertanyaan pewawancara. Ayo, perhatikan
contoh berikut ini!

Pertanyaan Pewawancara

Hal-Hal Penting dari Narasumber

Bagaimana membangun ling-
kungan yang kondusif?

Kita perlu membangun tenda keluarga untuk menciptakan kondisi
rumah tangga bagi masyarakat Aceh, tetapi mencarinya sulit.

Upaya apa saja yang dilaku-
kan untuk mendapatkan
tenda keluarga itu?

Seluruh dunia sudah dihubungi untuk secepatnya mengadakan tenda
keluarga, tetapi setengah mati mencarinya karena yang butuh bukan
hanya Indonesia, tetapi juga India, Thailand, dan Sri Lanka.

Selain itu apa lagi?

Kalau sudah bisa menyatukan keluarga mereka, kita harus lihat mata
pencaharian mereka. Secara bertahap kita harus pikirkan membantu
mereka mendapatkan penghasilan kembali.

Jadi, langkah ke depan juga
mulai dipikirkan?

Tahap demi tahap harus jelas kita mau ke mana sehingga orang Aceh
tetap merasa betah di daerahnya. Kita harus ciptakan suatu ling-
kungan sedemikian rupa sehingga orang Aceh secara bertahap bisa
kembali dan merasa nyaman.

2.Menuliskan Hal-Hal Penting dengan Bahasa yang Komunikatif

Berdasarkan hal-hal penting yang telah dicatat, kita lebih mudah menuliskannya kembali
menggunakan bahasa yang komunikatif, seperti contoh berikut ini.

Dalam sebuah wawancara yang dimuat di Kompas,16 Januari 2005, Ketua Umum PMI, Mar’ie
Muhammad, menyatakan bahwa setelah terjadi gempa bumi dan tsunami di Provinsi Nanggroe
Aceh Darussalam, di tempat itu perlu dibangun tenda keluarga untuk menciptakan kondisi rumah
tangga bagi masyarakat Aceh. Akan tetapi, mencari tenda yang diperlukan untuk masa transisi
sebelum masyarakat Aceh diberi rumah oleh pemerintah, ternyata sangat sulit. Seluruh dunia sudah
dihubungi untuk secepatnya mengadakan tenda tersebut, tetapi tetap sulit didapat karena yang
membutuhkan tenda bukan hanya Indonesia, melainkan juga India, Thailand, dan Sri Lanka.

Lebih lanjut, Mar’ie Muhammad menyatakan, bahwa jika sudah bisa menyatukan keluarga,
secara bertahap mereka dibantu mencari mata pencaharian yang cocok agar mereka mendapatkan
penghasilan kembali. Selanjutnya, tahap demi tahap harus jelas arah yang hendak dituju sehingga
orang Aceh tetap merasa betah di daerahnya. Harus ada upaya untuk menciptakan suatu lingkungan
sedemikian rupa sehingga orang Aceh secara bertahap bisa kembali dan merasa nyaman.

Setelah menyimak uraian di atas, tentu sekarang kamu sudah memahami cara menuliskan hal-
hal penting dalam wawancara, bukan? Selanjutnya, ayo kerjakan kegiatan berikut!

Bahasa dan Sastra Indonesia VII

124

Kerja Mandiri 1

Coba kerjakan dengan baik di buku tugasmu!

1.Dengarkan dengan saksama wawancara yang akan diperankan oleh gurumu berikut ini!
Kemudian catatlah hal-hal penting yang dikemukakan narasumber berdasarkan perta-
nyaan yang diajukan pewawancara!

Apa yang menjadi inspirasi ketika
Anda mencipta lagu anak-anak?

Yang menjadi dasar inspirasi saya dalam
menciptakan lagu anak-anak, pertama adalah
pengamatan saya terhadap anak-anak saya.
Seperti lagu Pelangi adalah ketika anak saya
melihat pelangi yang indah, kemudian Main
Ayunan juga karena ketika itu anak laki-laki
saya begitu senangnya bermain ayunan.
Sumber inspirasi yang kedua adalah penga-
laman masa kecil dan saya ingin mengutara-
kannya dalam bahasa saya yang sederhana.
Seperti lagu Aku Anak Gembala itu bukan
sebuah mimpi, tetapi pengalaman saya di
kampung. Sumber inspirasi yang ketiga adalah
pesan pendidikan dari seorang guru dan
seorang bapak, seperti pesan tentang
bagaimana anak-anak dapat mencintai alam
sekitarnya karena alam adalah ciptaan Tuhan.

Menurut Anda, bagaimana kriteria
lagu anak-anak yang baik?

Sebuah lagu anak-anak yang baik adalah
sebuah lagu yang mampu mengembangkan
daya imajinasi, daya berpikir anak, dapat
menyalurkan emosi anak serta kemampuan
aspek sosial dan kebudayaan (bahasa yang
baik dan benar). Lagu anak-anak sekarang
lebih cenderung menyalurkan cara berpikir
dan cara berbahasa orang dewasa dan orang
tua. Seharusnya, lagu anak-anak berbicara
tentang pengalaman anak, bukan pengalaman
orang tua.

Sebagai ujian dari lagu anak-anak yang
ada sekarang adalah apakah lagu-lagu
tersebut membantu anak dalam pertumbuhan
kepribadiannya, moral, dan budi pekertinya?

Adakah upaya yang Bapak lakukan
dalam mengembalikan nilai ideal tersebut
secara praktis?

Ya ada, saya berkunjung ke berbagai
lembaga pendidikan mengadakan bimbingan
dan penyuluhan kepada guru-guru TK. Salah
satunya saya pernah berkunjung ke Surabaya,
saya berbicara di hadapan 700 guru TK di
Surabaya di bawah naungan Ikatan Guru TK
Indonesia. Dari situ kita sebarkan kembali
betapa pentingnya peran lagu anak-anak
dalam pertumbuhan perkembangan anak.
Sekarang, yang menjadi standarisasi kita
adalah apa yang selalu kita lihat di televisi.
Kegiatan saya saat ini banyak berkun-
jung ke daerah-daerah dan organisasi-organi-
sasi pendidikan. Di sana saya menjelaskan
tentang karakteristik lagu anak-anak, karena
masih banyak yang tidak tahu.

Bukankah tampilnya para penyanyi
anak-anak yang belakangan ini muncul
merupakan sebuah ungkapan ekspresi
berkesenian?

Benar ekspresi, tetapi yang menjadi
ekspresi itu bukan ekspresi anak-anak, tetapi
ekspresi orang tua. Ada penyanyi anak-anak
yang berjoget bukan seperti anak-anak, tetapi
ia diatur dan dikondisikan untuk melakukan
beberapa gerakan tertentu.
Kalau kita mau adakan pengamatan, ter-
nyata di seluruh dunia ini tidak ada penyanyi
cilik seperti yang ada di Indonesia. Di luar
negeri, anak-anak itu sudah ditangkap karena
sudah dimanfaatkan mencari duit yang dila-
rang menurut undang-undang perburuhan.

(Dikutip dari www.tokohindonesia.com,
diakses 25 Maret 2008, dengan pengubahan)

Wawancara dengan A.T. Mahmud

2.Berdasarkan hal-hal penting yang telah kamu catat, tuliskan kembali hal-hal penting
yang dikemukakan narasumber dengan bahasa yang mudah dipahami (lugas dan efektif)!

3.Laporkan hasil kerjamu di depan kelas!

4.Berikan kesempatan kepada teman-temanmu untuk menanggapi hasil kerjamu!

5.Perbaikilah pekerjaanmu berdasarkan tanggapan yang baik dari teman-temanmu, setelah
itu kumpulkan kepada guru!

Nilai-Nilai Kemanusiaan

125

B

BERBICARA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->