P. 1
BSE IPS Kelas 7

BSE IPS Kelas 7

5.0

|Views: 23,983|Likes:
Published by Mulyo Wong Cirebon
Website : http://gratis4all.com
Website : http://gratis4all.com

More info:

Published by: Mulyo Wong Cirebon on May 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2015

pdf

text

original

Gambar 5.6Skala angka dan skala
grafis pada peta.

Sumber: Atlas Dunia Buana Raya

Informasi Keruangan

129

e.Peta geografi berskala lebih dari 1 : 1.000.000. Biasa digunakan
untuk menggambarkan wilayah negara, regional, benua, atau
dunia.
Selain berdasarkan ukurannya, jenis skala yang lazim ditemui
dalam kartografi adalah berdasarkan bentuknya. Bentuk-bentuk
skala dibedakan sebagai berikut.
a.Skala Verbal

Skala verbal adalah skala yang menunjukkan perbandingan
jarak pada peta dalam suatu kalimat langsung yang tegas.
Contohnya, pada sebuah peta dituliskan Skala 1 cm untuk 1
km
. Ini berarti bahwa setiap jarak 1 cm dalam peta setara
dengan jarak 1 km pada jarak sesungguhnya. Contoh
lainnya 1 inci = 1 mil, artinya 1 inci di peta mewakili 1 mil di
lapangan. Jadi, skalanya adalah 1 : 63.360 (1 mil = 63.360 inci).

b.Skala Angka

Skala angka menunjukkan perbandingan jarak pada peta
dalam perhitungan angka. Skala ini paling lazim ditemui
dalam kompilasi peta. Contohnya, pada sebuah peta
dituliskan Skala 1 : 1.000.000. Ini berarti bahwa setiap jarak
1 satuan jarak dalam peta setara dengan jarak 1.000.000
satuan yang sama pada jarak sesungguhnya. Misalkan satuan
yang digunakan adalah cm, maka 1 : 1.000.000 berarti setiap
jarak 1 cm di peta mewakili jarak 1.000.000 cm atau 10.000
meter atau 10 km pada wilayah sesungguhnya.
Skala jenis ini dengan satuan centimeter telah dijadikan
sebagai sistem skala peta resmi internasional. Namun, ada
pula beberapa negara yang menggunakan satuan inci
berbanding satuan mil. Beberapa negara tersebut antara lain,
Inggris dan negara-negara persemakmuran Inggris.
c.Skala Batang atau Skala Grafis
Skala batang menggunakan batang garis lurus yang memiliki
beberapa ruas dengan jarak yang sama di antara ruas-ruas
tersebut, seperti halnya garis bilangan. Skala tersebut dapat pula
berbentuk grafis (gambar) yang menunjukkan jarak antarbagian.

Contoh:

2.Perhitungan Skala

Secara umum, perhitungan skala peta dapat digunakan untuk
menghitung jarak sesungguhnya dari wilayah yang
digambarkan pada peta. Demikian pula sebaliknya, dengan
membandingkan jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya,
kita dapat mengetahui skala peta tersebut.

0

2

6 cm

4

1

3

5

20

0

40

60 km

30

50

0

1

3 km

2

0

1

3 inci

2

3 mil

1

0

2

10

Tugas Mandiri

Dalam suatu peta tercantum
skala angka 1 : 25.000. Tugasmu
mengubah skala angka tersebut
ke dalam:
a.skala verbal
b.skala batang atau skala
garis

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP dan MTs Kelas VII

130

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan dalam
perhitungan skala.
a.Perhitungan dengan Skala Angka
Pada perhitungan skala angka, untuk menghitung jarak
wilayah sesungguhnya dengan menggunakan peta, kita
dapat memakai rumus sebagai berikut.

Contoh menghitung jarak sebenarnya

Pada sebuah peta berskala 1:10.000.000, jarak antara kota A dan
kota B adalah 5 cm. Berapakah jarak sebenarnya antara kota A dan
kota B?

Jawab:

Jarak sesungguhnya=

5 cm
1 : 10.000.000

= 5 cm × 10.000.000
1
= 50.000.000 cm
Jadi, jarak sesungguhnya antara kota A dan B adalah 50.000.000 cm
atau 500 km.

Sementara, untuk mengetahui skala dengan menggunakan
peta, kita dapat menggunakan rumus sebagai berikut.

Skala =

Peta

pada

Jarak

ya

Sesungguhn

Jarak

Contoh mencari skala peta

Jarak antara kota C dan kota D pada suatu peta adalah 8 cm. Jarak
sebenarnya antara kota C dan kota D adalah 160 km. Berapakah
skala peta tersebut berdasarkan satuan cm?

Jawab:

Skala=1 : Jarak Sesungguhnya
Jarak pada Peta

=1 : 160 km
8 cm

=1 : 160.000.000 cm
8 cm

=1 : 2.000.000
Jadi, skala peta tersebut adalah 1 : 2.000.000.

b.Perhitungan dengan Skala Batang
Pada perhitungan dengan skala batang, kita menggunakan
ukuran pada batang grafis atau garis lurus yang ada di bawah
gambar peta. Pada batang garis atau, batang grafis, jarak
suatu ruas atau kolom adalah sama dan masing-masing ruas
mewakili jarak tertentu.

Tugas Mandiri

1.Pilihlah sebuah peta dari
atlasmu, kemudian bacalah
skala angkanya.
2.Tentukan skala grafis yang
sesuai untuk peta tersebut.
3.Pilihlah dua objek yang
menonjol, hitunglah jaraknya
dengan skala grafis yang
telah kamu tentukan.
4.Hitung juga jarak sebenar-
nya dengan skala angka!

Jarak sesungguhnya =Jarak pada peta
Skala

Informasi Keruangan

131

Skala batang berbeda dengan skala angka. Apabila suatu peta
diperkecil dengan difotokopi, skala batangnya masih tetap
dapat dipakai tanpa perlu dikonversi.
Biasanya pada skala batang masing-masing ruas sepanjang
1 cm, yang mewakili jarak sebenarnya. Misalkan pada suatu
peta memiliki skala 1 : 100.000, maka skala batang memiliki
panjang masing-masing ruas 1 cm.

Contoh:

Misalnya jarak antara Desa Tambakboyo dengan Desa Majasto pada
peta di bawah ini dengan skala batang adalah 4 ruas. Satu ruas pada
peta tersebut dianggap mewakili 1 km, maka berapa jarak kedua
desa sesungguhnya?
Karena setiap ruas pada peta tersebut dianggap mewakili 1 km, maka
jarak kedua desa adalah: 4 × 1 km = 4 km.
Cobalah menghitung jarak Desa Lorog ke Desa Watubonang dan jarak
Desa Kateguhan ke Desa Tambakboyo.

Gambar 5.7Peta Kecamatan Tawangsari.
Sumber: Dokumen Penerbit

KECAMATAN TAWANGSARI

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP dan MTs Kelas VII

132

Berdasarkan kebutuhannya, peta dapat dibuat besar atau
kecil. Contohnya, bila kamu pernah berjalan-jalan ke kantor
walikota atau bupati, kamu akan menemukan peta kabupaten
atau kotamu dalam ukuran yang besar. Sementara, bila kamu
membuka-buka buku atlasmu, kamu akan melihat bahwa peta
kabupaten atau kotamu dalam buku tersebut berukuran lebih
kecil dari peta yang ada di kantor walikota atau bupati.
Untuk keperluan-keperluan tertentu itu, maka ada beberapa
cara yang dapat dilakukan untuk memperbesar atau
memperkecil peta. Memperbesar atau memperkecil ukuran peta
dapat dilakukan dengan menggunakan alat, maupun tanpa alat.
Ada beberapa cara untuk memperbesar dan memperkecil peta,
yaitu sebagai berikut.
1.Menggunakan alat Pantograf dan Map-o-graf
Cara yang dilakukan antara lain sebagai berikut.
a.Siapkan pantograf, peta, dan kertas untuk memperbesar
atau memperkecil peta.
b.Pantograf distel ukurannya untuk memperbesar atau
memperkecil, apabila akan diperbesar dua kali maka
pantograf distel diangka dua.
c.Memasang pantograf pada posisi peta dan kertas untuk
memperbesar atau memperkecil.
d.Gerakkan ujung jarum sesuai dengan bentuk peta maka
pensil yang ada akan menggambar peta sesuai yang
dikehendaki.

2.Menggunakan kamera fotografi atau zoom transfercope
fotografi

Cara ini dilakukan dengan pemotretan lewat udara melalui
pengaturan jarak fokus kamera.
3.Menggunakan fotokopi
Cara ini dilakukan dengan mengatur pada alat fotokopi sesuai
dengan ukuran yang dikehendaki.
4.Menggunakan garis koordinat (square method)
Selain dengan menggunakan alat, ada cara mudah yang
populer dalam memperbesar atau memperkecil peta, yakni
dengan cara square method atau dikenal dengan istilah
metode bujursangkar atau grid. Cara ini dapat dilakukan
dengan tiga langkah, yaitu sebagai berikut.

Titik tumpu

Jarum

Pensil

Gambar 5.8 Pantograf sebagai alat untuk memperbesar atau memperkecil peta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->