pengertian segmentasi pasar &manfaat

Segmentasi Pasar Pengertian segmen pasar (Fandy Tjiptono, 2001) Pada dasarnya, segmentasi pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen ke dalam beberapa segmen, di mana masing-masing segmennya cenderung bersifat homogen dalam segala aspek. Pembagian segmen pasar: 1. Segmentasi pasar konsumen Yaitu membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen (consumer characteristic), kemudian perusahaan akan menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukkan kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda. 2. Segmentasi pasar bisnis Yaitu membentuk segmen pasar dengan memperhatikan tanggapan konsumen (consumer responses) terhadap manfaat yang dicari, waktu penggunaan, daan merek. 3. Segmentasi pasar yang efektif (Fandy Ciptono, 2001) • • • • • Dapat diukur (measurable), ukuran, daya beli, profil segmen; Besar segmen (subtantial): cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani; Dapat dijangkau (accessible): dapat dijangkau dan dilayani secara efektif; Dapat dibedakan (differentiable): secara konseptual dapat dipisahkan dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen dan program bauran; Dapat diambil tindakan (actionable): program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen tersebut.

Evaluasi terhadap segmen pasar adalah adanya pertumbuhan segmen, daya tarik struktur segmen secara keseluruhan dan SDM, serta tujuan dan sumber daya perusahaan apakah perusahaan berinvestasi dalam segmen tersebut atau tidak Penentuan Target Pasar Konsentrasi segmen tunggal Perusahaan memilih berkonsentrasi pada segmen tertentu. Hal itu dilakukan karena dana yang terbatas, segmen tersebut tidak memiliki pesaing, dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lainnya. Spesialisasi selektif Perusahaan memilih sejumlah segmen pasar yang menarik dan sesuai dengan tujuan serta sumber daya yang dimiliki. Spesialisasi pasar Perusahaan memusatkan diri pada upaya melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok pelanggan tertentu. Spesialisasi produk Perusahaan memusatkan diri pada pembuatan produk tertentu yang akan dijual kepada berbagai segmen pasar.

Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar. 4. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi. Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat. ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon. 3. Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat. antara lain: 1. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.Pelayanan penuh (full market coverage) Perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkin dibutuhkan. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif. Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini. 4. Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Segmentasi Pengusaha yang melakukan segmentasi pasar akan berusaha mengelompokkan konsumen kedalam beberapa segmen yang secara relatif memiliki sifat-sifat homogen dan kemudian memperlakukan masing-masing segmen dengan cara atau pelayanan yang berbeda. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar. Biaya produksi akan lebih tinggi. Seberapa jauh pengelompokkan itu harus dilakukan. namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungankecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah. 3. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran. 5. 2. Hanya perusahaan besar yang mampu menerapkan strategi ini. dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa. misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama. 4. karena dibutuhkan sumber daya yang sangat besar Manfaat dan Kelemahan Segmentasi Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. 2. 3. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu. 1991). sebagai berikut: 1. karena jangka waktu proses produksi lebih pendek. antara lain: 1. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periodeperiode dimana reaksi pasar cukup besar. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya. 2. nampaknya banyak faktor yang . Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

Segmentasi Psikografi Pada segmentasi ini pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan: a. 3. keluarga dengan dua anak. golongan elite. tradisional. pengalaman. Penggunaan dasar segmentasi yang tepat dan berdaya guna akan lebih dapat menjamin keberhasilan suatu rencana strategis pemasaran. agama dan keturunan misalnya: Jawa. pengguna potensial. kuno. pengguna pertama kali dan pengguna regular dari suatu produk. kawin/ belum kawin. pendidik. Segmentasi perilaku dapat diukur menggunakan indikator sebagai berikut (Armstrong. Cina dan sebagainya. Manado. b. kabupaten. jenis orang yang mencari setiap manfaat dan merek utama yang mempunyai setiap manfaat. Bali. dan oleh sebab ituperlu dipelajari. 2. Gaya hidup misalnya: modern. mantan pengguna. Dapat pula berkonotasi pada tingkat penghasilan. Pengguna potensial dan pengguna regular mungkin memerlukan imbauan pemasaran yang . kota. propinsi. 2. Kepribadian. golongan rendah.Segmentasi Geografi Segmentasi ini membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda. penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Perusahaan dapat menggunakan segmentasi manfaat untuk memperjelas segmen manfaat yang mereka inginkan. pecandu atau pemerhati suatu produk. pendidikan. Segmentasi Demografi Segmentasi ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jadi dengan segmentasi ini. Madura. 1997): 1. daerah atau kawasan. Dalam hubungan ini Kotler (1995) mengklasifikasikan jenis-jenis variabel segmentasi sebagai berikut: 1. misalnya: pemimpin masyarakat. Segmentasi manfaat menuntut ditemukannya manfaat utama yang dicari orang dalam kelas produk. wilayah. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur. seperti negara. c. jenis pekerjaan. Mereka juga dapat mencari manfaat baru dan meluncurkan merek yang memberikan manfaat tersebut. mewah dan sebagainya. Manfaat yang dicari Salah satu bentuk segmentasi yang ampuh adalah mengelompokkan pembeli menurut manfaat berbeda yang mereka cari dari produk. golongan menengah. keluarga muda dengan satu anak. misalnya: penggemar. jenis kelamin. jumlah anggota keluarga. siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak. Status sosial. Banyak pemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk segmen pasar. dewasa.terlebih dahulu perlu dicermati. remaja. keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Status Pengguna Pasar dapat disegmentasikan menjadi kelompok bukan pengguna. Variabel-Variabel Segmentasi Sebagaimana diketahui bahwa konsumen memiliki berbagai dimensi yang dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. boros. pemasar memperoleh kepastian kemana atau dimana produk ini harus dipasarkan. karakteristiknya serta merek utama yang bersaing. hemat. 4. Salah satu dimensi yang dipandang memiliki peranan utama dalam menentukan segmentasi pasar adalah variabel-variabel yang terkandung dalam segmentasi itu sendiri. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut: 1. Segmentasi Tingkah Laku Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan. sikap.

di mana masing-masing segmennya cenderung bersifat homogen dalam segala aspek. Untuk itu dibutuhkan segmentasi pasar. Pembeli lain tidak menunjukkan loyalitas pada merek apapun. Maksudnya adalah untuk merancang suatu bauran pemasaran (atau lebih) yang secara tepat sesuai dengan kebutuhan para individu dalam segmen (atau segmen-segmen) pasar yang dipilih. Konsumen dapat loyal terhadap merek. Tingkat Pemakaian Pasar dapat juga disegmentasikan menjadi kelompok pengguna ringan.mereka loyal pada dua merek atau lebih dari satu produk atau menyukai satu merek tetapi kadang-kadang membeli merek lain. Kelompok lain agak loyal. sebagian pengguna ringan dan sebagian lagi pengguna berat menurut tingkat pembelian dari produk spesifik. Jumlah pengguna berat sering kali hanya persentase kecil dari seluruh pasar. Bagi suatu perusahaan tidaklah mudah untuk memuaskan semua orang. menengah dan berat. tetapi menghasilkan persentase yang tinggi dari total pembelian. Status Loyalitas Sebuah pasar dapat juga disegmentasikan berdasarkan loyalitas konsumen. 3.berbeda. 4. berpencar dan beraneka-ragam tuntutannya membuat perusahaan harus selektif dalam menawarkan produk atau jasanya kepada kelompok-kelompok konsumen yang sekiranya dapat memuaskan kebutuhan mereka. Mereka mungkin ingin sesuatu yang baru setiap kali atau mereka membeli apapun yang diobral. Pengertian Pemasaran . Pengguna produk dibagi menjadi dua bagian sama banyak. Segmentasi pasar adalah proses pembagian pasar keseluruhan menjadi kelompok-kelompok pasar yang terdiri dari orang-orang yang secara relatif memiliki kebutuhan produk yang serupa. Beberapa konsumen benar-benar loyal. Pengertian lainnya adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk dan jasa yang bersifat heterogen ke dalam beberapa segmen. Jumlah konsumen yang begitu banyak. Pembeli dapat dibagi menjadi beberapa kelompok menurut tingkat loyalitas mereka. toko dan perusahaan. mereka selalu membeli satu macam merek.

Definisi yangpaling sesuai dengan tujuan tersebut adalah : Pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. 1996). Definisi pemasaran ini bersandar pada konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs). barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi (Kotler. dan permintaan (demands). Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini. pelaksanaan. menawarkan. sebelum ia memenuhinya. 1997). manajemen pemasaran dapat diartikan : Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai keberbagai macam kelompok social untuk memenuhi kebutuhannya. promosi serta penyaluran gagasan. dan mempertukarkan prosuk yang bernilai kepada pihak lain (Kotler. Definisi ini mengakui bahwa manajemen pemasaran adalah proses yang melibatkan analisa. Dengan demikian. aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu. keinginan (wants). Dengan demikian pemasaran bia juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual (Swasta. Definisi yang diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan ahli yang lain. perencanaan. 1997). penetapan harga. dan pengendalian yang mencakup barang. pemasaran dan konsumsi. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan para ahli tersebut dalam memandang dan meninjau pemasaran. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Dalam kegiatan pemasaran ini. Manajemen pemasaran akan terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang diinginkannya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. jasa dan .Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi. Pengertian Manajemen Pemasaran Penanganan proses pertukaran memerlukan waktu dan keahlian yang banyak.

1997). Proses perencanaan merupakan satu proses yang selalu memandang ke depan atau pada kemungkinan masa akan datang termasuk dalam pengembangan program. Konsep yang demikianlah yang disebut dengan konsep pemasaran masyarakat (Swasta. maka : . kebijakan dan prosedur untuk mencapai tujuan pemasaran. Dewasa ini konsep pemasaran mengalami perkembangan yang semakin maju sejalan dengan majunya masyarakat dan teknologi. kebutuhan pelanggan. Selanjutnya akan dibahas tiga factor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran (Swasta. pemasaran terpadu dan profitabilitas. 1996) : a. Kegiatan perusahaan yang berdasar pada konseop pemasaran ini harus diarahkan untuk memenuhi tujuan perusahaan. perusahaan memiliki konsekuensi seluruh kegiatan perusahaan harus diarahkan untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan mampu memberikan kepuasan agar mendapat laba dalam jangka panjang. Orientasi konsumen Pada intinya. Falsafah konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen. Ini menandakan bahwa kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasi dan dikelola dengan cara yang labih baik. Konsep pemasaran ini bersandar pada empat pilar. akan tetapi berorientasi pada masyarakat atau manusia. Organisasi perusahaan yang menerapkan konsep pemasaran ini disebut organisasi pemasaran. Konsep pemasaran juga menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi adalah menjadi lebih efektif daripada para pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan pasar sasaran (Kotler. Perusahaan tidak lagi berorientasi hanya pada pembeli saja. 1996). Konsep Pemasaran Suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus efi menjalankan konsep pemasaran agar keuntungan yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik. yaitu : pasar sasaran. Dalam manajemen terdapat fungsi penganalisaan. 1996). Secara definitive dapat dikatakan bahwa konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomis dan social bagi kelangsungan hisup perusahaan (Swasta.gagasan yang tergantung pada pertukaran dengan tujuan menghasilkan kepuasan bagi pihak-pihak yang terkait. pelaksanaan atau penerapan serta pengawasan. Manajemen pemasaran dapat diterapkan pada semua bidang usaha. Tahap perencanan merupakan tahap yang menentukan terhadap kelangsungan dan kesuksesan suatu organisasi pemasaran. jika suatu perusahaan ingin menerapkan orientasi konsumen ini. perencanaan. Dari definisi tersebut.

Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran dalam penjualan. Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi. Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen Salah satu tujuan dari perusahaan adalah untuk mendapatkan profit atau laba. Salah satu cara penyelesaian untuk mengatasi masalah koordinasi dan integrasi ini dapat menggunakan satu orang yang mempunyai tanggung jawab terhadap seluruh kegiatan pemasaran. 5. 1996). Koordinasi dan integrasi dalam perusahaan Untuk memberikan kepuasan secara optimal kepada konsumen. Pasar bisa diartikan sebagai orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas. Segmentasi pasar ini merupakan suatu falsafah yang berorientasi pada konsumen. hubungan antara perusahaan dan konsumen akan dapat diperbaiki yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi perusahaan. yaitu manajer pemasaran.1. Falsafah ini menunjukan usaha untuk meningkatkan ketepatan penetapan sasaran dari suatu perusahaan. semua elemen pemasaran yang ada harus diintegrasikan. apakah menitikberatkan pada mutu yang tinggi. 2. 3. sikap serta tingkah laku mereka. Dengan menggunakan konsep pemasaran ini. Menentukan produk dan program pemasarannya. Dengan mengacu pada . Sebenarnya laba merupakan tujuan umum dari sebuah perusahaan. Banyak perusahaan yang mempunyai tujuan lain disamping laba.Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur. menilai dan menafsirkan keinginan. harga yang murah atau model yang menarik. Adapun istilah segmentasi pasar dapat didefinisikan sebagai berikut : Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen (Swasta. 4. Pengertian Segmentasi Pasar Pasar terdiri atas pembeli dan pembeli berbeda dalam banyak hal. c. Hindari adanya pertentangan antara perusahaan dengan pasarnya. b. Pasar dapat dibedakan atau disegmentasikan dalam berbagai cara. uang untuk belanja dan kemauan untuk membelanjakannya. Segmen pasar ini dapat dibentuk dengan banyak cara. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap orang dan bagian dalam perusahaan turut serta dalam suatu upaya yang terkoordinir untuk memberikan kepuasan konsumen sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik. Dengan laba tersebut perusahaan bisa tumbuh dan berkembang dengan kemampuan yang lebih besar.

Ada dua factor penting yang mesti diperhatikan dalam melakukan evaluasi segmen pasar. Pada tahap evaluasi. ada berapa hal tambahan yang dapat dijadikan pertimbangan untuk memilih segmen yaitu pilihan etika atas pasar sasaran. dan mengatur waktu yang sebaik-baiknya. Ada beberapa pola berbeda yang akan muncul dalam melakukan segmenatasi pasar ini. menentukan cara-cara promosi yang paling efektif. merencanakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar. preferensi yang tersebar dan preferensi terkelompok (Kotler. segmentasi pasar dapat dilakukan. Dalam melakukan segmentasi pasar ini juga perlu suatu alasan yang cukup baik. Akan tetapi tidak semua segmentasi pasar yang dilakukan efektif. Pengertian dan Karakteristik Jasa Definisi jasa belum digunakan secara luas oleh pemasar. interelasi dan segmen-super. Ini berkaitan dengan sulitnya diketahui batasan-batasan yang jelas antara organisasi atau unit usaha yang menjadi bagian dari penyaluran barang dengan organisasi yang yang menawarkan jasa. rencana serangan segmen per segmen dan kerjasama antarsegmen. perusahaan kemudian mengambil keputusan seberapa banyak segmen yang akan dilayani. dalam jumlah besar. bisa dibedakan serta dapat diambil tindakan. Dengan menyatukan program pemasaran yang ditujukan kepada segmen-segmen pasar yang dituju. memilih media advertensi. diantaranya : dapat diukur. dapat diakses dengan mudah. Ada beberapa hal yang mungkin perlu untuk diperhatikan dalam melakukan segmentasi. yaitu daya tarik segmen secara keseluruhan dan sumberdaya perusahaan (Kotler. Dengan demikian jasa.demografi atau gaya hidup. adanya pasar yang bersifat dinamis dan adanya pasar untuk suatu produk tertentu. yaitu : preferesi homogen. 1997). 1997). Dengan demikian perlu suatu upaya agar segmentasi pasar yang dilakukan itu berjalan sesuai dengan yang diharapkan. 1996). Segmentasi pasar dapat membantu manajemen dalam hal menyalurkan uang dan usaha ke pasar potensial yang paling menguntungkan. Unsur penting dalam pengertian tersebut adalah bahwa jasa merupakan suatu produk yang tidak kentara. khususnya yang menyangkut jasa pertukaran dapat didefinisikan sebagai : Jasa adalah barang yang tidak kentara (intangible product) yang dibeli dan dijual di pasar melalui suatu transaksi pertukaran yang saling memuaskan (Swasta. misalnya. artinya barang yang dipertukarkan dengan uang adalah suatu yang tidak . Setelah evaluasi dilakukan. Perusahaan yang mengidentifikasi segmen pasarnya harus bisa mengevaluasi berbagai segmen dan memutuskan berapa banyak segmen yang akan dimasuki. manajemen dapat melaksanakan pemasaran dengan lebih baik dan dapat menggunakan sumberdaya pemasaran secara efisien.

Produk jasa ini banyak macam dan jenisnya. Dalam industri dengan tingkat hubungan yang tinggi. Tidak ada jasa yang dapat disimpan. Sifat khusus tersebut menurut Alma (1992) adalah sebagai berikut : a. yaitu : • • sesuatu yang tidak dapat disentuh. Inilah yang sering disebut dengan internal marketing. Ini ada hubungannya dengan hirarki kebutuhan manusia. pengusaha harus memperhatikan hal-hal yang bersifat internal dengan cara memelihara tenaga kerja dan mempekerjakan tenaga sebaik mungkin. yaitu kebutuhan akan jasa. distribusi langsung.berwujud. . Pada pemasaran jasa tidak ada pelaksanaan fungsi penyimpanan. tidak mudah diformulasikan Untuk pemasaran jasa ini diperlukan pemikiran yang lebih jauh bagi para pelaksana dibandingkan dengan pemasaran barang. Menurut Alma (1992) konsep tidak berwujud pada jasa mengandung dua arti yang keduanya merupakan tantangan bagi pemasaran. Secara umum ada perbedaan antara barang dan jasa yang dapat dilihat. c. yaitu penerapan prinsip marketing terhadap pegawai dalam perusahaan. tidak dapat dipahami. makin maju suatu negara akan semakin banyak permintaan akan jasa. mementingkan unsur manusia. Keberhasilan pemasaran jasa dipengaruhi oleh jumlah pendapatan penduduk. b. Dalam kenyataan. Sesuatu yang tidak dapat didefinisikan. Sifat – Sifat Khusus Pemasaran Jasa Dalam pelaksanaan pemaaran jasa oleh pemasar. Penyaluran jasa kebanyakannya langsung dari produsen ke konsumen. misalnya. Jasa juga merupakan produk yang tidak bisa ditimbun atau ditumpuk dalam suatu gudang sambil menunggu penjualan. pembelian jasa dipengaruhi oleh motif dan emosi. bersifat tidak tahan lama. ada sifat khusus yang membedakan pemasaran jasa dengan pemasaran barang. Jasa diproduksi bersamaan waktunya dengan mengkonsumsi jasa tersebut. Masyarakat yang belum banyak menggunakan jasa dapat dikatakan bahwa pendapatan masyarakat tersebut belum merata. tidak memiliki standar dan keseragaman serta jasa tidak terlalu mementingkan adanya peramalan permintaan. jasa tidak berwujud. Menyesuaikan dengan selera konsumen Gejala ini ditandai dengan pasar pembeli yang lebih dominan dalam suasana pasaran jasa. tidak dapat disimpan. Kualitas jasa yang ditawarkan tidak dapat dipisahkan dari mutu yang menyediakan jasa.

motivasi dan perilaku konsumen dapat dimengerti melalui penelitian. termasuk orang yang kepentingan utamanya adalah pemasaran. menyeluruh dan antarbudaya. Pengertian Perilaku Konsumen Perilaku konsumen memiliki kepentingan khusus bagi orang yang dengan berbagai alasan berhasrat untuk mempengaruhi atau mengubah perilaku tersebut. Subyek ini dapat diancangi dari beberapa prespektif. mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa. . Dengan demikian. Karena jasa adalah suatu produk yang tidak berwujud maka konsumen akan memperhatikan benda berwujud yang memberikan pelayanan sebagai patokan terhadap kualitas jasa yang ditawarkan. perilaku konsumen dapat dipengaruhi melalui kegiatan persuasive yang menanggapi konsumen secara serius sebagai pihak yang berkuasa dan dengan maksud tertentu serta pengaruh konsumen memiliki hasil yang menguntungkan secara social asalkan pengamanan hokum. perilaku konsumen menurut Engel (1994) adalah sebagai berikut : Perilaku konsumen merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan. Akan tetapi ada type pemasaran tertentu yang menggunakan agen sebagai perantara. Pemasar yang berusaha mempengaruhi perilaku konsumen terletak pada premis konsumen adalah raja. Penelitian terhadap motivasi dan perilaku konsumen mendapat arti dalam masyarakat komtemporer di dunia. Ada pula perspektif yang lebih menyeluruh dan memfokuskan pada upaya studi konsumsi untuk mengerti bagaimana manusia berpikir dan berperilaku dalam kegiatan hidup. Ini disebabkan dalam pemasaran jasa perantara tidak digunakan. Mutu jasa dipengaruhi oleh benda berwujud sebagai pelengkapnya. Saluran distribusi dalam pemasaran jasa tidak terlalu penting. e. etika. Tidak mengherankan jika studi tentang perilaku konsumen ini memiliki akar utama dalam bidang ekonomi dan terlebih lagi dalam pemasaran. yaitu : pengaruh konsumen. 1994).d. dan moral berada pada tempatnya untuk mengekang upaya manipulasi (Engel. termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful