Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta

. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus. Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di luar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia. Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.

[sunting] Hukum Gravitasi Universal Newton
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hukum gravitasi universal Newton Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut: Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut. Good Job!

F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut G adalah konstanta gravitasi m1 adalah besar massa titik pertama m2 adalah besar massa titik kedua r adalah jarak antara kedua massa titik, dan g adalah percepatan gravitasi = Dalam sistem Internasional, F diukur dalam newton (N), m1 dan m2 dalam kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2. Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain. isikastudycenter.com- Contoh Soal Gaya Gravitasi Materi Fisika SMA Kelas 2 SMA (11) dan Pembahasannya. Tipe-tipe soal dan logika penyelesaian pada topik gaya 1

sehingga jaraknya dari benda C adalah (1−x) 2 . Tentukan posisi benda B agar gaya gravitasi pada benda B sama dengan nol! Pembahasan Agar nol maka FBA dan FBC harus berlawanan arah dan besarnya sama. Soal No. maka gaya gravitasipun akan cepat pula dikuasai atau sebaliknya. 2 Benda A dan C terpisah sejauh 1 meter. Posisi yang mungkin adalah jika B diletakkan diantara benda A dan benda C.gravitasi sebagian besar mirip dengan soal-soal pada topik materi gaya listrik statis atau gaya Coulomb. karena sama-sama vektor dan memiliki kesamaan pola pada rumusnya. benda B juga ditarik benda C menghasilkan FBC arah gaya ke kanan. 1 Tiga buah benda A.67 x 10−11 kg−1 m3 s−2 hitung: a) Besar gaya gravitasi yang bekerja pada benda B b) Arah gaya gravitasi pada benda B Pembahasan a) Benda B ditarik benda A menghasilkan FBA arah gaya ke kiri. Sehingga bisa dibilang jika memahami gaya Coulomb. B dan C berada dalam satu garis lurus. Jika nilai konstanta gravitasi G = 6. hitung nilai masing-masing gaya kemudian cari resultannya b) Arah sesuai FBA ke kiri Soal No. Misalkan jaraknya sebesar x dari benda A.

4 Benda A.Posisi B adalah 1/3 meter dari A atau 2/3 meter dari B Soal No. B dan C membentuk suatu segitiga sama sisi dengan panjang sisi adalah 1 meter 3 . Jika benda digeser sehingga berada di titik p. 3 Sebuah benda memiliki berat 600 N berada di titik q. tentukan berat benda pada posisi tersebut! Pembahasan Soal No.

hitung nilai masing-masing gaya.Tentukan besar gaya gravitasi pada benda B Pembahasan Benda B ditarik A menghasilkan FBA dan ditarik benda C menghasilkan FBC dimana sudut yang terbentuk antara FBA dan FBC adalah 60o . 5 Tiga buah benda A. Soal No.67 x 10−11 kg−1 m3 s−2 Soal No. B dan C dengan data seperti gambar dibawah : Sebuah benda memiliki berat 120 N ketika berada di planet A. Tentukan: a) Berat benda di planet B b) Perbandingan berat benda di planet A dan di planet C Pembahasan a) Berat benda di planet B. MB dan MC . 6 Tiga buah planet A. Dengan nilai G adalah 6. silahkan dicoba. 4 . kemudian cari resultannya. B dan C membentuk segitiga siku-siku seperti gambar berikut! Tentukan besar gaya gravitasi pada benda B! Pembahasan Seperti soal sebelumnya hanya berbeda sudut. misal massa benda adalah m dan massa ketiga planet berturut-turut MA .

dan benda benda yang ada di bumi. PENGERTIAN “GAYA GRVITASI” Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. seperti bulan. termasuk makhluk hidup. namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus. besarnya sama dengan 6. meteor. Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut: Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. m1 adalah besar massa titik pertama. termasuk satelite buatan manusia.67 × 10−11 N m2 kg−2.b) Perbandingan berat benda di A dan di C (Rintisan Awal) TEORI FISIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 1. Bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda disekitarnya. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada diluar angkasa. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein. F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut diukur dalam satuan Newton (N) G adalah konstanta gravitasi. satuannya dalam kilogram (Kg) 5 . dan benda angkasa laiinnya. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.

yaitu 635. gaya berat suatu benda bisa berubah-ubah tergantung dengan percepatan gravitasi yang ada di tempat tersebut. Setiap benda memiliki gaya berat. Aristoteles menyebutnya eter. Kesimpulannya. Perbedaan berat astronot di bumi dan bulan adalah kompensasi dari hal tersebut. Ketika itu orang-orang sepakat bahwa di dalam setiap jengkal jarak terdapat semacam partikel yang sangat halus dan sempurna. berat tubuh astronot menjadi lebih ringan. Ternyata sebuah apel jatuh dan menimpa kepalanya.63 m/s2). menggantungkan beberapa bola pendulum dengan tali sepanjang 11 kaki. bulan yang mengorbit bumi. sedangkan gaya gravitasi yang bekerja pada tubuh kita disebut gaya berat kita. Jika massa astronot adalah 65 kg. di langit. Berawal dari hal ini.78 m/s2). satuannya dalam meter (M) Bagaimana gaya gravitasi bekerja? Apakah gaya gravitasi sama besarnya di setiap tempat? Mengapa berat tubuh astronot di bulan lebih ringan daripada dibumi? Seorang ilmuwan bernama Newton (abad ke-16) sedang duduk di bawah pohon apel. yang kemudian digunakan Descartes dalam vorteks. Namun Newton meyakinkan diri bahwa aksi pada jarak sama sekali tidak memerlukan eter. di bumi. Beliau lebih memerlukan aksi pada jarak yang murni. yaitu 105. yaitu 65 kg x percepatan gravitasi bulan (1. maka berat astronot di bumi adalah 65 kg x percepatan gravitasi bumi (9. Newton meyakini bahwa gravitasi berlaku umum di jagat raya ini. Berbeda dengan massa. pasti ada suatu gaya yang menyebabkan apel bisa jatuh ke bawah. Aksi pada jarak dalam gravitasi kemudian direduksi oleh Einstein sebagai semata akibat kelengkungan ruang-waktu. Berbanding lurus Mana yang benar? Percobaan-percobaan Newton. dalam percobaan tentang gravitasi. komet yang melintasi 6 . dan arah gaya berat selalu ke bawah. Beliau mengamati seolah-olah pendulum-pendulum itu saling berinteraksi. percepatan gravitasi di suatu tempat dengan berat seseorang : A. gaya beratnya akan mengarah ke bumi). lalu ditemukan gaya gravitasi. Sekarang gravitasi telah dikembangkan sedemikian rupa dalam Relativitas Umum sebagai bagian yang sama sekali berbeda dari interaksiinteraksi yang lain. satuannya dalam kilogram (Kg) r adalah jarak antara kedua massa titik.95 N. Berbanding terbalik B. Wajar saja. menuju pusat gravitasi (ketika suatu benda berada di bumi.m2 adalah besar massa titik kedua. Sedangkan percepatan gravitasi bulan adalah 1/ 6 kali percepatan gravitasi bumi. Ia lalu berpikir. dengan cara memelintirkan tali-talinya. dan di mana saja asalkan masih termasuk alam. Sumber : http://khoahoc.com/ Gaya gravitasi yang bekerja pada apel menyebabkan apel jatuh ke bawah. Gaya gravitasi yang bekerja pada apel tersebut disebut gaya berat apel.7 N. Ia menyatakan bahwa apel yang jatuh dari pohonnya di taman—yang ia saksikan dari jendela kamarnya ketika ia mendapatkan inspirasi gravitasi.

karena tidak ada benda lain untuk dibandingkan dengan gerakan bulan. Sebelum itu hanya hukum-hukum Kepler yang dianggap mampu menjelaskan fenomena tersebut. Jawaban ini tentunya keliru. Newton menyatakan bahwa banyaknya massa yang dimiliki sebuah benda mempengaruhi kuat-lemahnya tarikan gravitasi antara benda itu dan benda lain. melainkan bergerak dalam satu garis lurus tanpa mengubah lajunya. Setiap perubahan massa. Gravitasi yang tampak begitu mencolok dalam kehidupan sehari-hari adalah gabungan gravitasi dari semua partikel yang ada di tubuh raksasa bumi. Bulan berusaha menolak perubahan tersebut. seberapa kuat gravitasi tersebut? Anda mungkin akan menjawab: luar biasa kuat. Newton menemukan hukum-hukum yang menjelaskan bagaimana kerja gravitasi dalam situasi dan kondisi yang kurang-lebih normal. Hasil yang paling jelas adalah fenomena pasang-surut pantai. akan mengubah kekuatan gravitasi diantara mereka. Gaya gravitasi tersebut datang dari bumi. disebabkan oleh gravitasi. seandainya bulan satu-satunya benda di angkasa. teori tersebut tidak perlu diubah. tidak ada cara bagi kita (atau pengamat pada umumnya) untuk mengatakan bahwa bulan bergerak lurus. Misalnya. ia tidak akan diam saja. kekuatannya lebih kecil dari bumi. maka akan semakin lemah tarikan gravitasi diantara mereka. Tentu saja jika bulan satu-satunya benda di angkasa. baik dari bumi maupun dari bulan. Namun. tarikan gravitasinya terhadap bulan pasti juga akan dua kali sekarang ini. makin besar massa itu. Bayangkan gravitasi dalam kehidupan sehari-hari. serta kemudian menggelinding dan duduk tenang lagi. Benda-benda tersebut tidak duduk tenang sampai ada gaya yang datang untuk mendorong atau menariknya. Selama 200 tahun setelah masa beliau. Sementara itu. Diperlukan instrumen yang sangat peka untuk mendeteksi adanya gaya tarik-menarik yang sangat lemah antara benda-benda kecil yang kita jumpai sehari-hari. agar ia tetap bergerak menurut garis lurus. Benda-benda di jagat raya ini tidak benar-benar diam. Ini adalah prinsip relativitas. tarikan gravitasi antara bumi dan bulan hanya akan sebesar seperempat dari tarikan sekarang ini. sehingga ia terpaksa bergerak mengelilingi bumi. umpamanya 7 . Dan gravitasi sangat cocok dengan hukum-hukum tersebut. Sekarang kita masih menggunakannya. Sesungguhnya sebuah benda yang tak diusik akan melanjutkan gerakannya dalam sebuah garis lurus tanpa mengubah laju geraknya. gravitasi bulan juga mempengaruhi bumi. Newton juga menemukan bahwa semakin jauh benda-benda itu terpisah. bulan ternyata tidak sendirian. Paling baik jika kita membayangkan bahwa semua benda dalam jagat raya ini bergerak. Jika bulan berada pada jarak dua kali jaraknya yang sekarang dari bumi. Bila faktor-faktor yang lain tetap sama. tetapi tidak dapat membandingkannya ke suatu keadaan diam mutlak. Sebuah gaya yang dikenal sebagai gravitasi bekerja terhadap bulan untuk mengubah laju dan arah geraknya. akan makin besar tarikannya. dan sebagainya. karena sejauh ini gravitasi adalah gaya yang paling lemah diantara keempat gaya yang diyakini keberadaannya oleh para fisikawan. Gravitasi Newton adalah sebuah teori yang baik. Seandainya massa bumi dua kali massa sekarang ini.beberapa tata surya. Kita dapat mengukur lajunya dan arah geraknya dengan membandingkan ia dengan objek-objek lain. meskipun sekarang kita tahu bahwa teori itu tidak berlaku dalam beberapa situasi. Seandainya Anda ditanya. Namun.

kita selalu melihat matahari dalam keadaannya pada 8 menit yang lalu. dan mengakui bahwa sebenarnya ada empat dimensi di semesta ini. kita yang ada di bumi tidak akan tahu apa yang sedang terjadi dan tidak akan merasakan pengaruh apapun dalam waktu 8 menit tadi. Bendabenda yang berjalan maju lurus dalam jagat raya akan dipaksa untuk mengikuti lintasan yang melengkung. Pada awal abad 20. Menjelaskan alam raya dalam tiga dimensi sama tidak memadainya seperti menggambarkan kubus dalam dua dimensi. Pada tahun 1915. Einstein menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencoba mencari suatu teori gravitasi yang sesuai dengan teori yang telah ditemukannya mengenai cahaya dan gerakan pada kecepatan mendekati laju rambat cahaya. misalnya di dekat lubang hitam. jika matahari digerakkan menjauh. tanpa suatu faktor waktu. yang menyebabkan lekukan di situ. dimanapun Anda berada di jagat raya ini atau bagaimanapun gerak Anda. Semua benda bermassa menyumbang terhadap kelengkungan ruang-waktu. Einstein menyimpulkan bahwa tidak ada benda yang mampu bergerak melebihi kecepatan cahaya. Einstein melihat adanya masalah dengan teori Newton. Beliau meminta kita untuk membayangkan gravitasi bukan sebagai gaya yang bekerja diantara benda-benda dalam bentuk aksi pada jarak. benda-benda yang berjarak sangat jauh tidak ada bagi kita ataupun kita bagi mereka.000 kilometer setiap detik. Seperti yang telah diketahui bahwa kuat gravitasi antara dua benda tergantung dari jarak yang memisahkan mereka.seperti bila gaya gravitasi tersebut menjadi sangat kuat. kelengkungan tersebut disebabkan oleh hadirnya massa atau energi. Atau mungkin akan lebih dari itu: bola golf tersebut akan melintas dalam bentuk elips dan menggelinding kembali ke arah Anda. Bola golf tentu akan sedikit mengubah arahnya apabila menjumpai lekukan yang disebabkan bola boling. atau bila benda-benda bergerak dengan laju mendekati kecepatan cahaya. Informasi tentang seberapa jauh matahari digeser tidak dapat bergerak dalam sekejap melintasi ruang. Menurut Einstein. Implikasi relativistik jelas bahwa bila kita berbicara mengenai benda-benda yang bergerak dalam jagat raya ini. Berdasar perhitungannya. Selama 8 menit. kita akan terus beredar mengitari matahari. tidaklah realistis untuk berbicara hanya dalam tiga dimensi ruang. Cobalah menggelindingkan sebuah bola golf menurut garis lurus melewati bola boling tersebut. Jika tidak ada informasi yang dapat merambat lebih cepat dari laju rambat cahaya. melainkan dalam bentuk kelengkungan ruang-waktu empat dimensi itu sendiri. kecuali partikel-patikel yang menyusun cahaya itu sendiri. Akan jauh lebih berarti jika kita memasukkan dimensi waktu. Cahaya matahari memerlukan sekitar 8 menit untuk bisa mencapai bumi. Bayangkanlah selembar karpet dengan sebuah bola boling pada permukaannya. gravitasi adalah geometri jagat raya. seolah-olah matahari tidak bergeser. Jadi. Hal seperti itu terjadi bila bulan mencoba 8 . Dalam pikirannya. maka seandainya seseorang mengambil matahari dan menggerakkannya lebih jauh dari bumi. Mungkinkah itu? Dalam Relativitas Einstein dikatakan bahwa laju rambat cahaya akan selalu tetap besarnya. karena menurut Einstein gravitasi tidak dapat bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya. Informasi itu tidak bisa bergerak dengan kecepatan melebihi 300. Dengan kata lain. gaya gravitasi antara bumi dan matahari akan berubah dalam sekejap. Maksudnya. Jika ini benar. ia memperkenalkan Relativitas Umum. pengaruh gravitasi suatu benda terhadap benda lain tidak dapat berubah dalam waktu sekejap.

makin besar pula pembengkokannya. Anda akan mendapatkan lintasan yang hampir tepat sama. Teori Einstein meramalkan bahwa benda-benda lain di samping bulan-bulan dan planetplanet dipengaruhi oleh melengkungnya ruang-waktu. Bimasakti misalnya.000 tahun cahaya. Makin besar massanya. Jika kita melihat fotonfoton dari bintang itu dan tidak menyadari bahwa matahari membengkokkan lintasannya. Bimasakti mempunyai garis tengah sekitar 100. tepat seperti lintasan bola golf melengkung ke dalam ke arah bola boling. Anda akan mendapatkan bahwa Einstein menjelaskan gejala yang sama seperti yang dijelaskan Newton. Bagi Einstein sebuah benda bermassa melengkungkan ruang-waktu. kita akan mendapatkan gambaran yang salah mengenai posisi bintang yang sebenarnya. teori Einstein meramalkan suatu hasil yang sedikit berbeda dari hasil yang diramalkan teori Newton. Namun sayang. Akibatnya. kelengkungan ruang-waktu di dekat matahari menyebabkan lintasannya akan sedikit dibelokkan masuk ke arah matahari. kecuali dalam kasus orbit Merkurius. Galaksi ini berputar lambat-lambat.meneruskan gerakannya yang lurus ketika melewati bumi. Menurut Teori Relativitas Umum. Oleh karena itu. Matahari terlalu terang sehingga kita tidak dapat melihat cahaya bintang itu. terutama Stephen Hawking. medan gravitasi dan kelengkungan adalah satu hal yang sama. dalam tiap kasus terjadi perubahan arah gerak dari sebuah benda kedua. Jika suatu foton berjalan dari suatu bintang yang jauh dan lintasannya dekat dengan matahari. Sedangkan kita memiliki miliaran galaksi lain yang harus disatukan semuanya dalam satu sistem. sedangkan bagi Newton benda bermassa mengeluarkan gaya. maka ia mendapatkan pengaruh yang lebih besar daripada planet-planet yang lain. gagasan ini kurang cocok apabila eksistensi nukleoaktivitas diperhitungkan. Jika Anda menghitung lintasan-lintasan planet dalam tata surya dengan menggunakan teori Newton dan kemudian menghitungnya kembali dengan menggunakan teori Einstein. Para astronom memanfaatkan efek ini untuk mengukur massa benda-benda di luar angkasa dengan mengukur berapa pembengkokan lintasan cahaya yang berasal dari bintang-bintang yang jauh. bintang-bintang dalam lengan-lengan spiralnya beredar mengitari pusat galaksi sekali dalam beberapa ratus juta tahun. Sedangkan setiap galaksi sendiri memiliki beberapa ratus miliar bintang. Bumi melengkungkan ruangwaktu seperti bola boling melengkungkan lembaran karpet. bahkan foton juga harus melewati lintasan yang melengkung. tentulah ia akan sangat kesulitan menyatukan benda-benda yang ada dalam ruang-waktu yang demikian besar. Jika gravitasi dibatasi pada kecepatan cahaya. Bagaimana menyikapi hal ini? Sekarang kita tahu bahwa Bimasakti hanyalah satu dari beberapa ratus miliar galaksi yang dapat dilihat dengan menggunakan teropong modern. Karena Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari. kecuali ketika pada saat terjadi gerhana matahari. Pengamatan menunjukkan bahwa lintasan Merkurius lebih cocok dengan ramalan Einstein. Barangkali lintasan cahaya tersebut membengkok sedemikian rupa sehingga cahaya itu akhirnya menabrak bumi.* Gravitasi “Lembaran Karpet” dikembangkan lebih lanjut oleh para kosmolog. dan mengikat semua benda dalam mahadomain jagat 9 . Mungkinkah gravitasi bukan termasuk jenis interaksi kuantum? Gravitasi haruslah bisa bergerak lebih cepat dari cahaya. Inilah efek lensa gravitasi. dan menghasilkan gagasan tentang Black Hole dan Big Bang.

10 . satu-satunya satelit alam kesayangan bumi tetap berada pada orbitnya ketika mengitari bumi. eyang Newton yang waktu itu masih muda dan cakep. termasuk matahari dan bulan.raya. demikian juga bulan. Hukum dasar inilah yang menentukan interaksi gravitasi. Selain itu. Jadi apa yang dihasilkan oleh eyang Newton dibangun di atas hasil karya orang-orang sebelum dirinya. Mengapa buah mangga yang lezat dan bergizi yang terlepas dari tangkainya selalu jatuh ke permukaan bumi ? mengapa planet tetap bergerak mengitari matahari ? mengapa satelit tidak jatuh ke permukaan bumi ? masih terdapat banyak pertanyaan sejenis lainnya yang akan kita jawab setelah mempelajari pembahasan ini. Yang membedakan eyang Newton dan orang-orang sebelumnya adalah bahwa eyang memandang kedua persoalan dasar di atas disebabkan oleh satu hal saja dan pasti mematuhi hukum yang sama. teman eyang Newton ketika masih muda. Pada abad ke-17. eyang Newton juga menyelidiki gerakan planet-planet dan bulan. Ia selalu bertanya mengapa bulan selalu berada dalam orbitnya yang hampir berupa lingkaran ketika mengitari bumi. jauh sebelum eyang Newton lahir. baik antara diri kita dengan bumi. antara bumi dengan pesawat yang jatuh . Ingat bahwa hukum ini bersifat universal alias umum. Ada dua persoalan dasar yang telah diselidiki oleh orang yunani. Dikatakan bahwa eyang Newton mendapat ilham dari jatuhnya buah apel. yang pada waktu itu digolongkan menjadi planetplanet (Mengenai hal ini selengkapnya akan kita pelajari pada pengantar Hukum Kepler). Wililiam Stukeley. jika gravitasi bekerja di puncak pohon apel. Gravitasi adalah interaksi gaib ‘aksi pada jarak’ yang tidak mematuhi baik relativitas maupun kuantum Pada pembahasan mengenai Gerak Jatuh Bebas dan Gerak Parabola (Kinematika) serta pembahasan tentang konsep Gaya Berat. Hukum II Newton dan Hukum III Newton). Eyang Newton juga selalu mempersoalkan mengapa benda-benda selalu jatuh menuju permukaan bumi. bahkan di puncak gunung. gravitasi bekerja dengan cara yang sama. Perlu diketahui bahwa persoalan yang dipikirkan eyang Newton telah ada sejak zaman yunani. Pada kesempatan ini. maka mungkin saja gravitasi bekerja sampai ke bulan. eyang Newton mengembangkan teori gravitasi yang sekarang diwariskan kepada kita. Menurut eyang. eyang Newton menemukan bahwa ada interaksi yang sama yang menjadi penyebab jatuhnya buah apel dari pohon dan membuat planet tetap berada pada orbitnya ketika mengelilingi matahari. Orang-orang Yunani pada waktu itu melihat kedua persoalan di atas (benda yang jatuh dan gerakan planet) sebagai dua hal yang berbeda. Demikian hal itu berlanjut hingga zaman eyang Newton. kita akan mempelajari Gravitasi secara lebih mendalam. kita telah menyinggung mengenai Gravitasi. antara planet dengan satelit dan antara matahari dengan planet-planetnya dalam sistem tatasurya. Persoalan yang selalu dipertanyakan dan diselidiki adalah mengapa benda-benda selalu jatuh ke permukaan bumi dan bagaimana gerakan planetplanet. Mari kita belajar hukum dasar cetusan eyang Newton yang kini diwariskan kepada kita. melihat sebuah apel jatuh dari pohonnya. Selain mengembangkan tiga hukum tentang Gerak (Hukum I Newton. antara bumi dengan buah mangga yang lezat ketika jatuh. menulis bahwa ketika mereka sedang duduk minum teh di bawah pohoh apel. Dengan penalaran bahwa gravitasi bumi yang menahan bulan pada orbitnya.

3 hari. bumi memberikan gaya kepadanya sehingga apel tersebut jatuh. di mana bekerja antara dua benda yang berjauhan alias tidak ada kontak antara benda-benda tersebut. besar percepatan gravitasi di bumi adalah 9.000 km dan periode (waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu putaran) adalah 27. bola bergerak karena ditendang. eyang Newton telah melakukan perhitungan untuk menentukan besar gaya gravitasi yang diberikan bumi pada bulan sebagaimana besar gaya gravitasi bumi yang bekerja pada benda-benda di permukaan bumi. Bulan berjarak 384. sebagaimana yang kita ketahui.Oya lupa…. Akhirnya.8 m/s2. gerobak sampah bergerak karena kita memberikan gaya dorong. Diketahui orbit bulan yang hampir bulat mempunyai jari-jari sekitar 384. meskipun tidak ada kontak dan letak bumi dan bulan berjauhan.000 km dari bumi. maka percepatan sentripetal bulan dihitung menggunakan rumus percepatan sentripetal Gerak melingkar beraturan. Gaya-gaya yang umumnya dikenal adalah gaya-gaya yang bekerja karena adanya kontak. bisa bekerja tanpa sentuhan ? aneh… eyang Newton mengatakan kepada mereka bahwa ketika apel jatuh. demikian juga bumi mempertahankan bulan tetap pada orbitnya dengan gaya gravitasi. Jarak bulan dengan bumi ini sama dengan 60 kali jari11 .8 m/s2. percepatan bulan terhadap bumi adalah Jadi percepatan gravitasi bulan terhadap bumi 3600 kali lebih kecil dibandingkan dengan percepatan gravitasi bumi terhadap benda-benda di permukaan bumi. bahkan gagasan eyang Newton mengenai gravitasi pada mulanya dibantai habisan-habisan oleh banyak pemikir yang bertentangan dengan gagasannya ? kalo belum tahu. Gaya gravitasi termasuk gaya tak sentuh. berapakah percepatan di bulan ? karena bulan bergerak melingkar beraturan(gerakan melingkar bulan hampir beraturan). banyak pemikir yang mungkin saking kebingungan sulit menerima gagasan eyang Newton mengenai gaya gravitasi. Dengan demikian. Pada waktu itu. diriku mencoba menjelaskan kepada dirimu. Tahukah anda. sedangkan gravitasi. perlahan-lahan sambil bersungut-sungut mereka mulai merestui dan mendukung dengan penuh semangat Hukum Gravitasi yang dicetuskan oleh Eyang Newton HUKUM GRAVITASI NEWTON Sebelum mencetuskan Hukum Gravitasi Universal. jika gaya gravitasi bumi mempercepat benda di bumi dengan percepatan 9.

hukum yang sangat terkenal dan berlaku baik di indonesia. sebagaimana hasil yang diperoleh melalui perhitungan.jari bumi (jari-jari bumi = 6380 km). Setelah membuat penalaran mengenai hubungan antara besar gaya gravitasi dengan massa dan jarak. Eyang Newton menyatakan bahwa jika planet-planet selalu berada pada orbitnya. Berdasarkan perhitungan ini. Secara matematis ditulis sbb : MB adalah massa bumi. eyang Newton menyatakan hubungan antara massa dan gaya gravitasi. Ketika bumi memberikan gaya aksi berupa gaya gravitasi kepada benda lain. Luar biasa pemikiran eyang Newton ini. tidak puas dengan penalarannya di atas. amerika atau afrika bahkan di seluruh penjuru alam semesta. Eyang Newton juga menyadari bahwa gaya gravitasi juga bergantung pada massa benda. ia menyatakan bahwa jika gaya gravitasi bekerja antara bumi dan benda-benda di permukaan bumi. serta antara matahari dan planet-planet maka mengapa gaya gravitasi tidak bekerja pada semua benda ? Akhirnya. Jika jarak bulan dari bumi (60 kali jari-jari bumi) dikuadratkan. Berdasarkan penalaran ini. di mana massa benda sebanding dengan gaya gravitasi. maka besar gaya gravitasi juga harus sebanding dengan massa dua benda yang berinteraksi. karena besarnya gaya aksi dan reaksi sama. 12 . maka pasti ada gaya gravitasi yang bekerja antara matahari dan planet serta gaya gravitasi antara planet. sehingga benda langit tersebut tetap berada pada orbitnya masing-masing. setelah bertele-tele dan terseok-seok. eyang newton menyimpulkan bahwa besar gaya gravitasi yang diberikan oleh bumi pada setiap benda semakin berkurang terhadap kuadrat jaraknya (r) dari pusat bumi. Eyang Newton pun mencetuskan Hukum Gravitasi Universal dan memngumumkannya pada tahun 1687. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut : Selain faktor jarak. Angka 3600 yang diperoleh dengan mengkuadratkan 60 hasilnya sama dengan Percepatan bulan terhadap bumi. Hukum gravitasi Universal itu berbunyi demikian : Semua partikel di alam semesta menarik semua partikel lain dengan gaya yang berbanding lurus dengan hasil kali massa partikel-partikel tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara partikel-partikel tersebut. maka hasilnya sama dengan 3600 (60 x 60 = 602 = 3600). maka benda tersebut memberikan gaya reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah terhadap bumi. Pada Hukum III Newton kita belajar bahwa jika ada gaya aksi maka ada gaya reaksi. seyang Newton membuat penalaran baru berkaitan dengan gerakan planet yang selalu berada pada orbitnya ketika mengitari matahari. Mb adalah massa benda lain dan r adalah jarak antara pusat bumi dan pusat benda lain. kita tiba pada inti pembahasan panjang lebar ini.

Melalui pengukuran tersebut. tinggal dimasukkan aja nilai-nilai telah diketahui ke dalam persamaan Hukum Newton tentang Gravitasi 13 . m1 dan m2 adalah massa kedua partikel. pada tahun 1978. perbaikan penting dibuat oleh Poyting dan Boys pada abad kesembilan belas. r adalah jarak antara kedua partikel. Nilai G yang diakui sekarang adalah Contoh soal 1 : Seorang guru fisika sedang duduk di depan kelas dan seorang murid sedang duduk di bagian belakang ruangan kelas. Massa guru tersebut adalah 60 kg dan massa siswa 70 kg (siswa gendut).Secara matematis. G adalah konstanta universal yang diperoleh dari hasil pengukuran secara eksperimen. Jika pusat mereka (yang dimakudkan di sini bukan pusat yang terletak di depan perut manusia) berjarak 10 meter. berapa besar gaya gravitasi yang diberikan oleh guru dan murid satu sama lain ? Panduan jawaban : Gampang. Henry membuktikan dengan sangat akurat alias tepat persamaan Hukum Gravitasi Universal di atas. mirip seperti dua bola. Henry Cavendish berhasil mengukur gaya yang sangat kecil antara dua benda. 100 tahun setelah eyang Newton mencetuskan hukum Gravitasi Universal. besar gaya gravitasi antara partikel dapat ditulis sbb : Fg adalah besar gaya gravitasi pada salah satu partikel.

Sebelumnya. Besar gaya gravitasi antara bumi-bulan : 14 . gayanya sangat kecil… Contoh soal 2 : Diketahui massa bulan 7. B = bumi dan M = matahari Panduan jawaban : Gaya total yang bekerja pada bulan akibat gravitasi matahari dan bumi kita hitung menggunakan vektor.Ya.99 x 1030 kg.98 x 1024 kg dan massa matahari adalah 1.50 x 108 km (1. jarak bumi-bulan 3. terlebih dahulu kita hitung besar gaya gravitasi antara bumi-bulan dan matahari-bulan. Keterangan Gambar : b = bulan. Hitunglah gaya total di bulan yang disebabkan oleh gaya gravitasi bumi dan matahari ? anggap saja posisi bulan.84 x 108 m dan jarak matahari-bulan 1. massa bumi 5. bumi dan matahari membentuk segitiga siku-siku.35 x 1022 kg. Oya.50 x 1011 m).

kita telah meninjau gaya gravitasi sebagai interaksi gaya antara dua atau lebih partikel bermassa. Hukum gravitasi berbeda dengan Hukum II Newton. Partikel-partikel tersebut dapat saling berinteraksi walaupun tidak bersentuhan. di mana sebuah benda bermassa mengubah ruang di sekitarnya dan menimbulkan medan 15 . Pandangan lain mengenai gravitasi adalah konsep medan. Kuat Medan Gravitasi dan Percepatan Gravitasi Pada pembahasan mengenai Hukum Newton tentang Gravitasi. mohon perhatian… gaya total yang dimaksud tidak sama dengan gaya total pada Hukum II Newton. Hukum II Newton menghubungkan gaya total yang bekerja pada sebuah benda dengan massa dan percepatan benda tersebut. Hukum Gravitasi menjelaskan gaya gravitasi dan besarnya yang selalu berbeda tergantung dari jarak dan massa benda yang terlibat.Besar gaya gravitasi antara matahari-bulan. Gaya total yang dialami bulan dapat dihitung sebagai berikut : Bagaimanakah arah gaya total tersebut ? Halo.

kita telah mempelajari Hukum gravitasi Newton dan menurunkan persamaan gravitasi Universal. m1 pada persamaan di atas adalah massa bumi (mB). Gravitasi di Sekitar Permukaan Bumi Pada awal tulisan ini. mg. Vektor g tersebut dinamakan kekuatan medan gravitasi. Arahnya menuju pusat bumi dan besarnya adalah mg. yang merupakan jari-jari bumi (rB). Jika sebuah benda berada di dekat bumi. persamaan di atas kita ubah menjadi : 16 . besar g dinyatakan sebagai berikut : Berdasarkan persamaan di atas. m2 adalah massa benda (m). dan r adalah jarak benda dari permukaan bumi. Medan ini bekerja pada semua partikel bermassa yang berada di dalam medan tersebut dengan menimbulkan gaya tarik gravitasi. kita dapat mengatakan bahwa kekuatan medan gravitasi di setiap titik merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada setiap satuan massa di titik tersebut.gravitasi. Secara matematis. maka pada benda tersebut bekerja sebuah vektor g yang sama dengan percepatan yang akan dialami apabila benda itu dilepaskan. maka terdapat sebuah gaya yang dikerjakan pada benda. Kita tulis kembali persamaan gravitasi universal untuk membantu kita dalam menganalisis : Untuk persoalan gravitasi yang bekerja antara bumi dan benda-benda yang terletak di permukaan bumi. Jadi jika sebuah benda terletak di setiap titik di dekat bumi. Gaya tersebut mempunyai besar dan arah di setiap titik di ruang di sekitar bumi. Sekarang kita mencoba menerapkannya pada gaya gravitasi antara bumi dan benda-benda yang terletak di permukaannya. dengan demikian. gaya gravitasi yang bekerja pada bumi merupakan berat benda.

MOMENTUM ANGULER (L) MOMENTUM ANGULER adalah hasil kali (cross product) momentum linier dengan jari jari R. Jika pada benda bekerja gaya F tetap selama waktu t. sedangkan G adalah konstanta universal yang diperoleh dari hasil pengukuran. percepatan gravitasi dan jari-jari bumi. Apabila kita menghitung berat benda yang terletak di permukaan bumi. MOMENTUM LINIER (p) MOMENTUM LINIER adalah massa kali kecepatan linier benda. L = m v R = m w R2 L=pR Momentum anguler merupakan besaran vektor dimana arah L tegak lurus arah R sedangkan besarnya tetap. dapat diketahui bahwa percepatan gravitasi pada permukaan bumi alias g ditentukan oleh massa bumi (mB) dan jari-jari bumi (rB) G dan g merupkan dua hal yang berbeda. p=mv Momentum merupakan besaran vektor. Hal ini bisa dilakukan karena telah diketahui konstanta universal. Setelah G ditemukan. Batass 1. G adalah percepatan gravitasi. kita menggunakan mg. maka IMPULS I dari gaya itu adalah: 17 .Berdasarkan persamaan ini. dengan arah p = arah v 2. Jadi setiap benda yang bergerak melingkar pasti memiliki momentum anguler. manusia baru bisa mengetahui massa bumi lewat perhitungan menggunakan persamaan ini. Jadi setiap benda yang memiliki kecepatan pasti memiliki momentum.

m v awal Impuls merupakan besaran vektor. 18 .t1 I = F dt = F (t2 . t tidak berlaku. Impuls dapat dihitung juga dengan cara menghitung luas kurva dari grafik gaya F vs waktu t.t1) t2 ∫ I = Perubahan momentum Ft = m v akhir . Jika gaya F tidak tetap (F fungsi dari waktu) maka rumus I = F . Pengertian impuls biasanya dipakai dalam peristiwa besar dimana F >> dan t <<.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful