9- STRUKTUR BASEMENT

 Struktur basement gedung bertingkat (tidak termasuk pondasi tiang), secara garis besar terdiri dari
1. 2. 3. 4. Raft foundation Kolom Dinding basement Balok dan plat lantai Sistem konvensional (bottom up) Sistem top down

Pelaksanaan struktur basement saat ini ada 2 cara, yaitu :
1. 2.

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo

1

tetapi menggunakan dewatering sitem predrainage dan struktur dinding penahan tanahnya menggunakan steel sheet pile  Bila pekerjaan dewatering akan diberhentikan.9. balok dan slab dicor di tempat  Pada sistem ini sering tidak menggunakan dewatering cut off. Oleh karena itu proses pengecoran pada struktur basement harus dilakukan dengan teliti dalam mencegah terjadinya kebocoran pada dinding atau lantai. struktur basement dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan galian selesai mencapai elevasi rencana  Raft foundation dicor dengan metode papan catur. agar tidak terjadi deformasi dari bangunan yang dapat menyebabkan keretakan struktur  Kebocoran yang terjadi pada basement merupakan masalah yang tidak mudah mengatasinya dan bahkan memakan biaya yang besar. PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 2 .1 Sistem Konvensional (Bottom Up)  Pada sistem ini. harus dihitung lebih dulu apakah struktur basement yang telah selesai dibangun mampu menahan tekanan ke atas dari air tanah yang ada. kemudian basement diselesaikan dari bawah ke atas dengan menggunakan scafolding  Kolom.

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 3 .

Menggunakan additive beton untuk waterprofing  Posisi water stop biasanya ada 2 jenis yaitu dipasang ditengah ketebalan beton (central). disamping luas arealnya juga volumenya cukup besar. Penggunaan water stop pada setiap sambungan tahap pengecoran 2. Proses pengecoran. baik lantai maupun dinding basement biasanya tidak mungkin dilakukan sekaligus. maka semakin banyak titik lemah terhadap kemungkinan kebocoran  Untuk mengatasi kebocoran biasanya dilakukan 2 hal yaitu : 1. dan mudah disambung di lapangan dengan menggunakan alat pemanas saja  Fungsi water stop ada 2 yaitu untuk expansion joint dan construction joint PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 4 . Disini masalah kebocoran yang sering timbul sebagai akibat tidak rapatnya hubungan antara permukaan beton tahap pengecoran sebelumnya dengan permukaan beton tahap pengecoran berikutnya  Semakin banyak tahapan pengecorannya. dan dipasang rata dengan permukaan beton (external)  Material water stop terbuat dari karet/pvc.

 Sistem pemasangan water stop harus direncanakan dengan baik agar dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan. dan selama proses pengecoran letak water stop harus senantiasa dijaga. PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 5 . Water stop harus dipasang pada tempat yang direncanakan sebelum proses pengecoran beton dimulai. letak water stop harus dikaitkan dengan kemampuan pengecoran yang ada. Oleh karena itu.

2 Sistem Top Down  Pada sistem ini. dan selama proses pelaksanaan. dan sekaligus diaphragm wall tersebut berfungsi sebagai cut off dewatering. struktur basement dilaksanakan bersamaan dengan pekerjaan galian basement  Urutan penyelesaian balok dan plat lantainya dimulai dari atas ke bawah. struktur pelat dan balok tersebut didukung oleh tiang baja yang disebut King Post (yang dipasang bersamaan dengan bored pile)  Sedang dinding basement dicor lebih dulu dengan sistem diaphragm wall.9.  Pada tahap 1 : • • Pengecoran bored pile dan pemasangan king post Pengecoran diaphragm wall PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 6 .

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 7 .

Disediakan lubang lantai dan ramp sementara untuk pembuangan tanah galian Lantai basement 2 dicor di atas tanah dengan lantai kerja Galian basement 2 dilaksanakan seperti galian basement 1. Pada tahap 2 dan seterusnya : • • Lantai basement 1 dicor di atas tanah dengan lantai kerja Galian basement 1 dilaksanakan setelah lantai basement 1 cukup kekuatannya. pada saat pelaksanaan basement dapat dimulai struktur atas. sesuai dengan kemampuan dari king post yang ada (sistem up & down) • • • • • PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 8 . begitu seterusnya Terakhir mengecor raft foundation King post dicor sebagai kolom struktur Bila diperlukan. menggunakan excavator kecil.

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 9 .

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 10 .

 Pengecoran struktur atas dilaksanakan seperti biasa yaitu dari bawah ke atas PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 11 . Biasanya untuk penggalian basement digunakan alat khusus. galian dilakukan langsung untuk 2 lantai sekaligus. nantinya dilaksanakan dengan cara biasa. sehingga space cukup tinggi untuk kebebasan proses penggalian  Lantai yang dilalui. seperti excavator ukuran kecil.  Bila jumlah lantai basement banyak. maka untuk kelancaran pekerjaan. menggunakan scafolding (seperti pada sistem bottom up)  Bila struktur basement telah selesai.  Lubang-lubang lantai basement yang dipergunakan untuk pengangkutan tanah galian ditutup kembali. misal 5 lantai. maka tiang king post di cor beton dan bila diperlukan dapat ditambah penulangannya.

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 12 .

dengan memasang starter bar untuk kolom Lantai berikutnya juga dicor dengan cara yang sama. Kemudian starter bar kolom bawah dan atasnya disambung. Salah satu detail king post dapat dijelaskan sbb : • • Lantai pertama dan sebagian kolom dicor. kemudian kolom yang bersangkutan dicor PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 13 .

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 14 .

PELAKSANAAN GEDUNG MKPB-144024-Unnar-Dody Brahmantyo 15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful