P. 1
BSE IPS Kelas 8

BSE IPS Kelas 8

4.75

|Views: 9,673|Likes:
Published by Mulyo Wong Cirebon
Website : http://gratis4all.com
Website : http://gratis4all.com

More info:

Published by: Mulyo Wong Cirebon on May 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2014

pdf

text

original

A.

Peta 1.1

Wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)

Begitu subur dan makmurnya bumi pertiwi yang
kita cintai ini. Posisi Indonesia yang terletak pada garis
khatulistiwa menyebabkan Indonesia memiliki tipe
iklim tropis yang sesuai untuk difungsikan sebagai lahan
pertanian dan perkebunan. Indonesia dikaruniai tanah
air yang subur. Tanahnya yang mengandung banyak
unsur hara disebabkan oleh posisi Indonesia yang berada
pada jalur pegunungan dunia. Indonesia tepat berada di
jalur lalu lintas antarwilayah di dunia. Semuanya tentu
akan berdampak pada laju pembangunan yang sedang
gencar dilakukan dewasa ini.
Setiap wilayah di permukaan bumi memiliki letak
dan luas yang beragam. Faktor letak dan luas dari suatu
bentang wilayah di permukaan bumi menjadi unsur
penting dalam menunjang pengembangan wilayah yang
bersangkutan.

Kepulauan Indonesia memiliki batas-batas wilayah

sebagai berikut.
1. Sebelah utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura,
Filipina, Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Cina
Selatan, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik.
2. Sebelah selatan berbatasan dengan Australia,
Samudra Hindia, Laut Timor, dan Laut Arafura.
3. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia.
4. Sebelah timur berbatasan dengan Papua Nugini.

Iklim adalah tipe atau keadaan
rata-rata udara di suatu tempat
tertentu.

Climate is the typical or
average of water condition in
particular place.

Ilmu Sosial

Social Science

Sumber: www.nationalarchief.nl

Malaysia

S
e
la
t M
a
la
k
a

Singapura

Samudra Hindia

Laut Cina Selatan

Laut Sulawesi

Laut Banda

Laut Timor

Laut Arafura

Laut Jawa

Kalimantan

Sulawesi

Papua

Jawa

S
u
m
a
tra

Samudra Pasifik

Kamboja

Brunei

Australia

Papua Nugini

Filipina

Jelajah Cakrawala Sosial untuk Kelas VIII

4

1. Letak Astronomis

Setiap wilayah di muka bumi memiliki letak astronomis
yang berbeda-beda. Letak astronomis merupakan letak dari
suatu wilayah di permukaan bumi berdasarkan perbedaan
letak garis lintang dan garis bujur. Berdasarkan letak
astronomisnya, wilayah Indonesia di permukaan bumi
terletak antara 60

LU–110

LS dan 950

BT–1410

BT.
Indonesia merupakan negara di kawasan Asia
Tenggara yang dilalui oleh garis lintang 00

atau garis
khatulistiwa (ekuator). Garis khatulistiwa, yaitu garis
khayal pada peta atau globe yang membagi wilayah bumi
men jadi dua bagian utara dan selatan yang sama besar.
Terdapat beberapa kota di Indonesia yang dilalui garis
khatulistiwa, salah satunya yaitu Pontianak (Kalimantan
Barat). Di Pontianak dapat ditemukan tugu khatulistiwa
yang menjadi ciri dilaluinya Kota Pontianak oleh garis
khatulistiwa (ekuator). Batas wilayah Indonesia paling
utara tepat melewati Pulau Weh di Provinsi Nanggroe
Aceh Darussalam.

Sumber: www.dharssi.org.uk

Peta 1.2

Batas wilayah paling utara tepat
melewati Pulau Weh (Nanggroe Aceh
Darussalam).

2. Letak Geografis

Letak geografis merupakan posisi atau letak
suatu wilayah yang sebenarnya di permukaan bumi.
Berdasarkan letak geografisnya Kepulauan Indonesia
membentang luas diapit oleh dua benua, yaitu Benua
Asia dan Benua Australia. Indonesia juga diapit oleh dua
samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Letak Astronomis

Letak Geografis

Greenwich MeanTime

WIB, WITA, dan WIT

Pojok Istilah

Kondisi Fisik dan Sosial Kepulauan Indonesia

5

3. Pengaruh Letak Astronomis
dan Geografis bagi Kehidupan

Luas wilayah Indonesia jika dibandingkan dengan
negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara jauh lebih
luas. Apalagi jika dibandingkan dengan Singapura yang
memiliki luas wilayah sekitar 622 km2

. Luas wilayah
Indonesia menempati posisi kelima di dunia setelah Rusia.
Luas, letak astronomis, dan letak geografis menjadi potensi
yang dimiliki untuk menjadi salah satu negara maju.
Berikut pengaruh letak astronomis dan geografis bagi
kehidupan di Indonesia.

a. Pembagian Wilayah Waktu
di Kepulauan Indonesia

Posisi dan letak garis bujur Kepulauan Indonesia yang
membentang dari 950

BT–1410

BT berpengaruh terhadap
pembagian wilayah waktu di Indonesia. Indonesia
terdiri atas tiga pembagian wilayah waktu, yaitu Waktu
Indonesia Bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia Bagian
Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Bagian Timur.
Adapun pembagian wilayahnya sebagai berikut.
1) Waktu Indonesia Barat (WIB) meliputi wilayah Sumatra,
Jawa, Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,
dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Perbedaan waktu
antara waktu Indonesia Bagian Barat dengan Greenwich
Mean Time
(GMT) adalah 7 jam. GMT digunakan sebagai
patokan waktu dan meridian 00
.
2) Waktu Indonesia Tengah (WITA) meliputi wilayah
Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTT, NTB,
Sulawesi, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Perbedaan
waktu antara WITA dan GMT adalah 8 jam.
3) Waktu Indonesia Timur (WIT) meliputi Kepulauan
Maluku, Papua, dan pulau-pulau di sekitarnya.
Perbedaan waktu antara Wilayah Indonesia Timur
dan GMT adalah 9 jam.

b. Kondisi Iklim di Indonesia

Letak astronomis dan geografis Kepulauan Indonesia
berpengaruh terhadap kondisi iklim di Indonesia. Iklim
sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian dan
aktivitas masyarakatnya. Indonesia terletak pada lintang
rendah atau berada di sekitar garis khatulistiwa. Adapun
kondisi iklim di Indonesia, antara lain sebagai berikut.

Untuk mengembangkan
wawasan kebangsaan dan
kontekstual yang kamu miliki,
jawablah pertanyaan berikut.
Berdasarkan letak geografis
dan astronomisnya, Indonesia
memiliki berbagai keuntungan
dan kerugian. Kemukakan
keuntungan dan kerugian letak
Indonesia tersebut. Kerjakan
pada buku tugasmu.

Aktivitas
Individu

Jelajah Cakrawala Sosial untuk Kelas VIII

6

1) Indonesia berdasarkan letak lintangnya berada pada
zona iklim tropis.
2) Indonesia memiliki temperatur udara cukup tinggi
dan tingkat curah hujan yang dipengaruhi oleh
perbedaan musim.
3) Pada dasarnya Indonesia memiliki tipe iklim tropis
yang lembap karena curah hujannya relatif tinggi.
4) Bertiupnya angin muson (musim) yang merupakan
gerakan massa udara karena pengaruh perbedaan
tekanan udara antara benua dan lautan.

c. Kaitannya dengan Kondisi Perekonomian

Jika dilihat dari sudut ekonomi, posisi Indonesia
ber dasarkan letak geografisnya memiliki keuntungan.
Indonesia diapit oleh beberapa negara maju di dunia dan
memiliki jalur perdagangan antarwilayah yang lebih luas.

Pengaruh letak geografis terhadap perubahan dan
kondisi musim di Indonesia, yaitu sebagai berikut.
1. Posisi Indonesia yang diapit dua samudra besar di
dunia, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia
mengakibatkan wilayah Kepulauan Indonesia
memiliki tingkat kelembapan (humidity) tinggi.
2. Kondisi musim di Indonesia dipengaruhi intensitas
penyinaran matahari dan penguapan. Posisi Indonesia
yang dilalui oleh garis khatulistiwa menyebabkan
penyinaran matahari berlangsung sepanjang tahun.
Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang
beriklim tropis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->