P. 1
BSE Bahasa Indonesia Kelas 9

BSE Bahasa Indonesia Kelas 9

|Views: 14,483|Likes:
Published by Mulyo Wong Cirebon
Website : http://gratis4all.com
Website : http://gratis4all.com

More info:

Published by: Mulyo Wong Cirebon on May 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2015

pdf

text

original

adiluhung:tinggi mutunya
agresif:bersifat atau bernafsu menyerang
agrobisnis:usaha yang berhubungan dengan
(tanah) pertanian
aplikasi:penggunaan, penerapan
artikel: karya tulis lengkap, misal laporan berita atau
esai di majalah dan surat kabar
artikulasi:lafal, pengucapan kata
atraktif: mempunyai daya tarik
berinisiatif:mempunyai prakarsa
cakrawala: jangkauan pandangan mengenai
pengetahuan
efektif:dapat membawa hasil, berhasil guna;
mangkus
efisien:ketepatan cara (usaha, kerja) dalam
menjalankan sesuatu; sangkil
ekstensifikasi:perluasan (tentang tanah, ruang,
dsb.)
esai:karangan prosa yang membahas suatu masalah
secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi
penulisnya
etika:ilmu tentang hal yang baik dan buruk
evakuasi:pengungsian atau pemindahan pen-
duduk dari daerah-daerah yang berbahaya
misalnya bahaya perang, bahaya banjir,
meletusnya gunung api
formalitas:bentuk (peraturan, tata cara, prosedur,
kebiasaan) yang berlaku
fungisida:zat kimia yang dapat mematikan atau
menghambat pertumbuhan cendawan
gen:bagian kromosom yang menjadi lokasi sifat-
sifat keturunan; faktor keturunan
imunisasi:pengebalan terhadap penyakit
inspirasi:ilham
instan:langsung dapat digunakan
intelektual:mempunyai kecerdasan tinggi,
cendekiawan
intensifikasi:perihal meningkatkan kegiatan yang
lebih hebat; pengintensifan
intern:sebelah dalam; di kalangan sendiri; dalam
lingkungan sendiri
internet:jaringan komputer internasional untuk
berkomunikasi dan memperoleh informasi
kolumnis:orang yang secara tetap menulis artikel
di surat kabar atau majalah
komite:sejumlah orang yang ditunjuk untuk
melaksanakan tugas tertentu (terutama dalam
hubungan dengan pemerintahan); panitia
kompatibel:mampu bergerak dan bekerja dengan
keserasian, kesesuaian

konstruksi:tata letak suatu bangunan
krisis:keadaan yang berbahaya; suram (tentang
ekonomi, moral, dsb.)
kualitas:tingkat baik buruknya sesuatu
kuantitas:banyaknya (benda); jumlah (sesuatu)
logistik:pengadaan, perawatan, distribusi, dan
penyediaan (untuk mengganti) perlengkapan,
perbekalan, dan keterangan
mengeliminasi:menghapuskan; menghilangkan
metafisis:ilmu pengetahuan yang berhubungan
dengan hal-hal yang nonfisik atau tidak
kelihatan
nasabah:orang yang biasa berhubungan dengan
atau menjadi pelanggan bank
paradoks: pernyataan yang seolah-olah ber-
tentangan dengan pendapat umum tetapi
kenyataannya mengandung kebenaran
pedagogis:bersifat mendidik
plastis:bersifat seperti plastik (mudah dibentuk)
prioritas:yang didahulukan dan diutamakan
daripada yang lain
reflektif:gerakan badan di luar kemauan
renovasi:pembaharuan; peremajaan; penyem-
purnaan
retorika:keterampilan berbahasa secara efektif
simposium:pertemuan dengan beberapa pem-
bicara yang mengemukakan pidato singkat
tentang topik tertentu/tentang beberapa aspek
dari topik yang sama
skenario:rencana lakon film berupa adegan demi
adegan yang tertulis secara terperinci
solusi:penyelesaian; pemecahan (masalah); jalan
keluar
stimulasi:dorongan, rangsangan
strategis:baik letaknya
survei:teknik riset dengan memberi batas yang jelas
atas data
tengkulak:pedagang perantara (yang membeli
hasil bumi dari petani atau pemilik pertama)
terisolasi:keadaan terasing satu wilayah karena
jauh dari hubungan lalu lintas
varietas:kelompok tanaman (seperti perdu) dalam
jenis atau spesies tertentu yang dapat dibedakan
dari kelompok lain berdasarkan sifat tertentu
verbalisme:ajaran (pandangan) dalam dunia
pendidikan (pengajaran) yang mendidik anak
untuk banyak menghafal

156

Cakap Berbahasa Indonesia Kelas IX

Alisyahbana, Sutan Takdir. 1989. Layar Terkembang. Jakarta: Balai Pustaka.
Alwi, Hasan, Soenjono Dardjowidjojo, Hans Lapoliwa, dan Anton M. Moeliono. 2003. Tata Bahasa Baku
Bahasa Indonesia
. Jakarta: Balai Pustaka.
Ann Ress. 1983. Mengenal Alat-Alat Musik. Jakarta: Gunung Mulia.
Anwari, M. Farid. 1986. Himpunan Khutbah Jum’ah Seri Amalan Sehari-hari. Surabaya: Amin.
Artha, Arwan Tuti. 2003. Laut Masih Gemuruh. Jakarta: Grasindo.
Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Lampiran 2:
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs.
Jakarta.
–––––. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar
Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
. Jakarta.
Dini, Nh. 2001. Pertemuan Dua Hati. Jakarta: Gramedia.
Hoerif Satyagraha, ed. 1986. Cerita Pendek Indonesia II. Jakarta: Gramedia.
Iskandar, Nur Sutan. 1988. Katak Hendak Jadi Lembu. Jakarta: Balai Pustaka.
Prananto, Jujur. 2002. Parmin: Kumpulan Cerpen. Jakarta: Kompas.
Pusat Bahasa Depdiknas. 2000. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Pusat
Bahasa dan Intan Pariwara.
Pustaka Dasar Gramedia Tari dan Sendratari. 1980. Jakarta: Gramedia.
Mahayana, Maman S., Oyon Sofyan, dan Achmad Dian. 1992. Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia
Modern
. Jakarta: Gramedia.
Marewo. 2004. Lalat-Lalat dan Burung-Burung Bangkai. Yogyakarta: Jendela.
Ramlan, M. 1987. Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: Karyono.
Roesli, Marah. 1988. Sitti Nurbaya Kasih Tak Sampai. Jakarta: Balai Pustaka.
Soedarso. 2002. Speed Reading, Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: Gramedia.
Soekmono. 1991. Satu Abad Usaha Penyelamatan Candi Borobudur. Yogyakarta: Kanisius.
Stalling, Williams. 2001. Komunikasi Data dan Komputer Dasar-Dasar Komunikasi Data. Salemba Teknika.
Suryadi, Linus. 1987. Tonggak Antologi Puisi Indonesia Modern. Jakarta: Gramedia.
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia: Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Yayasan Harapan Kita/BP3 TMII. 1996. Indonesia Indah ”Tari Tradisional Indonesia” 7.
Waluyo, Herman J. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->