P. 1
metode contoh

metode contoh

|Views: 322|Likes:
Published by Erwin_psp

More info:

Published by: Erwin_psp on May 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2014

pdf

text

original

BAB I
PENDAHULUAN

A. Data Umum Proyek.
Metode pelaksanaan ini dibuat dalam rangka mengikuti
pelelangan :
Unit Satuan Kerja:

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Provinsi DKI Jakarta

Program

:Peningkatan Sarana dan Prasarana
Kebudayaan

Kegiatan

:Pembangunan Ruang Latihan dan Gudang
Balai Latihan
Kesenian Jakarta Pusat

Kode Rekening:5.2.3.26.31
Tahun Anggaran:2009
Lokasi

:Jl. KH. Mas Mansyur No. 130 A Jakarta
Pusat

B.Data kondisi lapangan

a.Akses ke lokasi rata – rata dapat dilalui kendaraan
dengan tonase besar
b.Site berbatasan langsung dengan lingkungan
pemukiman warga.
c.Akses melewati pasar tradisional yang aktif mulai
dari pagi sampai sore.
d.Areal Proyek terdapat dalam lingkungan Gedung Balai
Latihan Kesenian Jakarta Pusat.
e.Kondisi site saat ini adalah lahan kosong.
f.Masih terdapat sloof dan pondasi sisa bangunan lama.
g.Terdapat sisa bangunan kamar mandi dan dikelilingi
pagar lama yang belum sempat dibongkar dan rumah
dinas yang masih ditempati.
h.Terdapat pohon yang menganggu pembangunan
gedung
i.Masih ada pelatihan dalam gedung lama di dalam
lingkungan komplek kantor BLKD kota administrasi
Jakarta Utara.
j.Beda elevasi site terhadap jalan rata –rata +30 cm.

C.Lingkup Pekerjaan

Lingkup pekerjaan Pembangunan Gedung Baru eks
Kandepnaker Kota Administrasi Jakarta Utara meliputi :
a.Pekerjaan Persiapan

b.Pekerjaan Struktur
Bongkaran Pondasi lama
Pekerjaan galian dan urugan
Pekerjaan pondasi dan struktur dibawah
Pekerjaan struktur lantai – 1
Pekerjaan struktur lantai – 2
Pekerjaan struktur lantai – 3
Pekerjaan Atap
c.Pekerjaan Arsitektur
d.Pekerjaan Mekanikal / Elektrikal

D.Kendala dan Pemecahan Masalah.
a.Waktu Pelaksanaan
Waktu pelaksanaan adalah 90 hari, merupakan waktu
yang singkat untuk menyelesaikan pekerjaan diatas.
Untuk dapat mencapai kualitas pekerjaan yang
disyaratkan dengan batasan waktu yang tersedia maka
dalam pelaksanaanyan proyek ini harus menggunakan
peralatan yang mengacu pada percepatan kerja seperti
alat berat. Pada proyek ini digunakan excavator/back hoe
dan dump truck untuk membantu dalam pekerjaan
pembersihan, selain itu juga digunakan elektrik jack
hammer dan thermal cutting agar memudahkan dalam
pekerjaan pembongkaran. Untuk membantu suplai
material berat digunakan mobile crane dan lift kerja
sehingga diharapkan pekerjaan dapat diselesaikan tepat
waktu.

b.Teknis
Untuk mempermudah pekerjaan sebelum pelaksanaan
pekerjaan terlebih dahulu dibuat gambar kerja ( shop
drawing ) dan perlu juga disepakati serta dipahami
tentang sistem kerja yang akan diterapkan. Untuk
mendapatkan kualitas pekerjaan yang baik dari sisi teknis
maka diperlukan tenaga ahli yang berpengalaman
sehingga hasil kerja dapat dipertanggung jawabkan.
Untuk selalu menjaga kualitas dari hasil kerja selalu
dilakukan check list pada setiap mulai dan akir dari suatu
pekerjaan.

c.Managemen

Untuk dapat mencapai kwalitas pekerjaan yang
disyaratkan dengan batasan waktu yang tersedia, maka
proyek ini haruslah ditangani dengan aspek Management
maupun aspek Teknis yang baik.
Dari aspek Management antara lain :
-Monitoring progress yang ketat mengikuti tahapan –
tahapan pekerjaan dengan metode Net Work
Planning
.
-Melakukan rapat koordinasi secara efektif yang
melibatkan, Perencana, Direksi/pengawas,dan pihak
yang terkait didalam proyek ini.
- Melaksanakan pabrikasi di luar site, sehingga beberapa
material yang masuk ke site dalam kondisi siap untuk
diinstall/dipasang.
-Dukungan dari supplier.

d.Dampak Lingkungan
Dalam pelaksanakan proyek pembangunan ini tentu akan
menghadapi permasalahan dengan lingkungan sekitar
antara lain :
-Rutinitas warga terganggu
-Polusi udara dan suara
-Getaran dari alat kerja
-Ketidak nyamanan akibat banyaknya tenaga kerja
yang hilir mudik.
Untuk mengatasi permasalahan dengan lingkungan
sekitar perlu dilakukan koordinasi dengan lingkungan
sekitar antara lain :

-

Instansi terkait

: Camat, Lurah, RW

dan RT setempat

Pihak Keamanan

-

Tokoh Masyarakat

-

Warga yang bersinggungan langsung

dengan proyek
Dengan berkoordinasi diharapkan tidak terjadi masalah
dalam melaksanakan kegiatan pembangunan proyek.

BAB II
URAIAN PEKERJAAN

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->