P. 1
Hukum Adat Kebudayaan Sebagai Asas Pancasila Bangsa Indonesia

Hukum Adat Kebudayaan Sebagai Asas Pancasila Bangsa Indonesia

|Views: 602|Likes:
Published by irfanfirmansyah

More info:

Published by: irfanfirmansyah on May 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2014

pdf

text

original

HUKUM ADAT KEBUDAYAAN SEBAGAI ASAS PANCASILA BANGSA INDONESIA MAKALAH INI DI BUAT SEBAGAI MAKALAH WAJIB MATA

KULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA JURUSAN BAHASA DAN SAATRA ARAB FAKULTAS ADAB Disusun oleh : Abdul Aziz Hasan : 10110046 Priyo Wibowo : 10110040 Daftar isi Daftar isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .(i) Bab I Pendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (ii) a. Latar belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1 b. Perumusan masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .2 c. Sistematika penulisan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..2 d. Metodologi penulisan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2 Bab II a. Pengertian hukum adat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3 b. Azas-azas hukum adat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .3 c. Wujud hukum addat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .4 d. Contoh wujud hukum adat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .4 Bab III a. Timbulnya hukum adat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .5 b. Sejarah terbentuknya pancasila . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .6 Bab IV

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10 b. . . . . . . . 14 . . . . . Korelasi pancsila dan kebudayaan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Undang-undang dasar . . . . . . . . . . . . . . Dua unsur hukum adat . . . . . . . . . . .8 c. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .11 Daftar pustaka . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10 c. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Keperibadian hukum adat . . . . Simpulan . . . . . . . . . . . . .8 b. 8 Bab V Penutup a. . . . . . . .a.

yang menurut Selo Sumardjian adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. memberi rasa damai. luhur. karya. Rumusan masalah Dari latar belakang di atas maka didapat rumusan masalah sebagai berikit : . Kebudayaan sifatnya bermacam-macam. indah berfaedah. kesenian. moral. akan tetapi oleh karena semuanya adalah buah adab (keluhuran budi). Latar belakang Kebudayaan Menurut Edward B. Tylor. dan sebagainya. yang menduduki sebuah Negara dan biasanya menunjukan beberapa ciri khas yang membedakan dari bangsa lain. dari sini sudahlah sangat jelas korelasi yang terbebetuk dari ketiga asfek tersebut dan bisa di identifikasi oleh bentuk hasilnya dari kebudayaan yang timbul dalam kehidupan berbangsa dalam masyarakat tertentu di sebuah Negara. kepercayaan.Bab I Pendahuluan A. hukum. yang di dalamnya terkandung pengetahuan. norma adat istiadat dalam konteks ini hokum adat dan dikatakan bahwa hukum itu merupakan pencerminan dan konkritisai dari nila-nilai social kebudayaan yang tumbuh di masyarakat bangsa. bahagia. maka semua kebudayaan selalu bersifat tertib. adat istiadat. dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Dari sini bahwa kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat itu abstrak dan wujudnya dapat terlihat dari hasil cipta karsa rasa yang berbentuk menjadi seni. senang. Sifat kebudayaan menjadi tanda dan ukuran tentang rendah-tingginya keadaban dari masing-masing bangsa. Adapun bebrapa hasil produk kebudayaan yang terjadi di dalam masyarakat di antaranya adalah hukum adat B. kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks. Dalam hal ini yang di maksud adalah rakyat yaitu sekumpulan manusia dari dua jenis klamin yang hidup bersama sehingga merupakan masyarakat.

Dalam berbagai seminar.Bab kedua merupakan bahasan dari perumusan masalah bagian pertama dan bab ke tiga . maka berkembang kemudian hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) yang lazim dipergunakan untuk. kemudian sistematis pembahasan sebagai penjelas beberapa materi bahasan dari makalah ini. perumusan masalah sebagai pemmbatas bahasan agar menjadi lebih terarah dan fokus.1. Apa itu hukum adat 2. Hukum adat adalah suatu hukum yang hidup karena ia menjelmakan perasaan hukum yang nyata dari rakyat. kepentingan-kepentingan yang tidak terucapkan dalam hukum tertulis . menunjukkan berbagai macam hukum yang tumbuh dan berkembang dengan sendirinya di dalam masyarakat.ke empat merupakan bahasan selanjutnya dari beberapa bahasan yang telah di rumuskan. Sejak kapan hukum adat timbul atau ada 3. Pengertian hukum adat Menurut Soepomo. Bagaimana legitimasi hukum adat di indonesia C. D.karena dari segi metode yang kami pakai yaitu kajian pustaka atau ( library research ). Penyebutan Hukum Adat untuk hukum yang tidak tertulis tidak mengurangi peranannya dalam memberikan penyaluran dari kebiasaan. SISTEMATIKA PEMBAHASAN Seluruh pembahasan dalam makalah ini di bagi ke dalam 5(lima) bab. akan tetap ada sebagai kelengkapan dari Hukum Nasional. Bab II A. Bab pertama adalah pendahuluan yang berisi latar belakang dan merupakan dasar pemikiran. metodelogi penulisan Penyesuaian dengan judul yang akan di bahas dan materi bahan yang tersedia spesifikasi yang kami lakukan tadak begitu mendetil . yang menurut Satjipto Raharjo.

yaitu dalam ruang keindonesiaan. Azas fungsi sosial hak miliknya. Azas persetujuan sebagai dasar kekuasaan umum. Azas perwakilan dan musyawaratan dalam sistem pemerintahan Secara mudah kita bisa menyebut bahwa yang dijadikan perbincangan kita adalah “Masyarakat Adat”. C. Azas azas Hukum Adat Hukum adat yang tumbuh dari cita-cita dan alam pikiran masyarakat Indonesia. Wujud hukum adat Di dalam masyarakat hokum adat Nampak dalam tiga wujud. yaitu: Azas Gotong royong. dan segala aspek yang serba indonesia sebagai sebuah negara yang berpemerintahan. namun ternyata dapat dilacak azas-azasnya. peswara-titiswara di bali dan Surakarta di aceh . Masyarakat Tradisional. yaitu sebagai: a. Hukum yang tertulis (“jus sciptum”) hanya sebagian kecil saja. Komunitas Adat. bahwa seringkali kita juga menyebut istilah Masyarakat Hukum Adat. Tetapi perlu diketahui. misalnya peraturan-peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh rajaaja/sultan-sultan dahulu seperti pranatan-pranatan di jawa. b. yang bersifat majemuk. maka bisa dimaknai adanya kaitan erat antara masyarakat adat dengan .B. Dengan sedikit tafsir. Indigineous People’s yang maksud dan artinya disamakan dengan masyarakat adat. Konteksnya juga mudah disebut. Hukum yang tidak tertulis (“Jus non scriptum”) merupakan bagian terbesar. hukum. Bahkan dalam satu waktu yang sama kita menggunakan semua istilah-istilah tersebut secara bergantian tanpa memaksudkan adanya perbedaan arti.

Timbulnya hukum adat Adat ialah tingkah laku yang oleh dan dalam sesuatu masyarakat (sudah. supomo yang diberi judul “ hokum pradata adat jawa barat” dan buku hasil penelitian Prof.sedang akan) diadatkan. Uraian-uraian hokum secra tertulis . Akan tetapi dari aturan-aturan tingkah laku itu ada pula yang merupakan aturan hokum. Dan adat tiu ada yang tebal . manakah yang “adat” dan manakah yang “hukum”? Para warga masyarakat dalam hidupnya bersama sehari-hari memang nyata melaksanakan aturan-aturan tingkah laku itu. dari kenyataan ini sendiri belum nampak mana yang “adat” dan an yang “hukum” tetapi juga bahwa di dalam masyarakat inni ada susunan badan-badan atau orang-orang tertentu yang justru mempunyai tugas untuk menentukan. djojodigoeno/Tirtawinata yang diberi judul “hukum pradata adt jawa tengah” D. disertai akibat-akibat tertentu pula. ada yang tipis dan senantiasa menebal dan menipis .c. lazimnya uraian-uraian ini adalah merupakan suatu hasil penelitian (research) yang dibukukan seperti antara lain buku hasil penelitian Prof . yang statusnya termasuk satu generasi dengan laki-laki yang bersangkutan peraturan semacam itu juga merupakan cerminan dari nilai-nilai kebudayaan yang menjadi hukum adat. kemudian hukum adat perkawinan di kalangan orangorang kapauku di reran barat melaang seorang laki-laki untuk mengawini seorang wanita dari clan yang sama . Garis hukum semacam itu merupakan pencerminan dari nilai-nilai kebudayaan dari suatu masyarakat . Bab III A. Badan-badan yang . aturan-aturan tingkah laku manusia dalam masyarakat sebagaimana dimaksud tadi adalah aturan-aturan adat. melaksanakan mempertahankan memperlakukan aturan-aturan tingkah laku tetentu dengan cara tertentu. Contoh prakti-praktik hukum adat Hukum adat waris daerah tapanuli menentukan bahwa seorang janda bukanlah merupakan ahli waris bagi suaminya. oleh karena janda di anggap sebagai orang luar (keliarga suaminya).

yaitu mengadakan sendiri maupun mengakui. Tetapi baru saat penetapanlah aturan tingkah laku adat itu tegas berwujud hokum yang positif. kemudian dihukumkan Dan istilah hokum adat baru dipergunakn secara resmi dalam peraturan perundangundangan tahun 1929. disebut “Existential moment” ( saat adanya/lahirnya ) hukum itu. “menetapkan” di sini dipakai dalm arti luas. Dr. yang dikatakkan di atas tidak berarti pula dalam hal menghukumkan itu tingkah lakunya harus terlebih dahulu menjadi adat. Mr Cornelis Van Vollenhoven dlam buku-buku karanganya. apa yang adat dihukumkan.mempunnbyai tugas demikian itu lazim disebut “yang berwajib” mereka itu tugasnya menetapkan dan mempunyai wewenang. Istilah hukum adat ini sendiri diketengahkan oleh prof. Ini tidak berarti bahwa ebelum penetapan aturan itu belum bersifat aturan hokum. Dengan kata yang bersahaja dapat disimpulkan : oleh yang berwajib dengan ketetapanya . namun ketika dikaitkan dengan hokum juga senada dengan salah satu qowa’id alfiqh yang berbunyai al addatu muhhakamah selama tidak mengundang kearah kemaksiatan (sesuatu yang negative B. Sejarah terbentukny pancasila sebagai ideologi bangsa . Kemudian isitilah hukum adat ini dipaki juga oleh prof. dan akhirnya pada tahun 1929 pemerintah colonial belanda mulai memakai istilah hukum adat (adatrecht) dengan resmi dalam peraturan perundang-un dangan istilah hokum adat sendiri ternyata di ambil dari bahasa arab yaitu al addah atau addatun yang artinya sesuatu yang sering dilakukan terusmenerus. di dalam maupu di luar sengketa. Christian Snouck Hurgronje dalam bukunya yang sangat berharga dlam perkembangan hukum adat. yang berjudul “De Atjehers” (orang-orang aceh) dua jilid yang diterbitkan tahun 1893-2894. Dan mengikat sehingga selanjutnya dapat menjadi pedoman hokum bagi masyarakat.

Unsur kenyataan : bahwa adat tiu dalam keadaan yang senantiasa selalu diindahkan oleh rakyat. Dua unsur hukum adat Hukum adat memiliki dua unsur yaitu: 1. Unsuer-unsur tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri Negara. Oleh karena cirri khas pancasila itu maka pancasila tiu memiliki kesesuaian dengan adt kebudayaan bangsa Indonesia. sehngga pancasila berkedudukan sebagai dasar Negara dan ideology bangsa dan Negara Indonesia. Bab IV A. namun pancasila diangkat dari nilai-nilai hokum adat istiadat nilai-nilai kebudayaan serta nila-nilai religious yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia bahkan pada waktu sebelum terbentuknya Negara. Selain itu pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja. melainkan pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga pancasila pada hakikatnya untuk seeluruh lapisan serta unsur-insur bangsa secara komperhensif. Unsur psikologis. dengan kata lain unsur-unsur yang merupakan materi (bahan) pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup kebudayaan masyarakat Indonesia sendiri. . dan bukanya mengngkat atau mengambil ideology dari bangsa lain.Sebagai suatu ideology bangsa dan Negara Indonesia maka pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideoloo-ideologi lain di dunia. Dengan demikian pancasila sebagai ideology bangsa dan Negara Indonesia berakar pada pandangan hidup budaya bangsa. bahwa tedapat adanya keyakinan pada rakyat. bahwa adat mempunyai nilai hukum. sehingga bangsa ini merupakan kausa materialis (asal bahan) pancasila. ynag hanya memperjuangkan satu kelompok atau golongn tertentu. 2.

demikian pula hukum yang dimaksud dalam undang-undang pokok kekuasaan kehakiman berkepribadian sama dengan hukum adat. Pancasila berakar dari kebudayaan Kita telah mengetahui bahwa kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila.Unsur inilah yang menimbulkan adanya kewajian hukum (opinion yuris necessitates) B. Dalam sebuah perusahaan yang sibuk. kegiatan yang nampaknya bersifat praktis dan sehari-hari saja.C Von Savigny pandasar dari “Historiesche Rechtsschule” melihat hokum itu sebagai hasil perkembangan historis dari asyarakat tempat hukum itu berlaku. misalnya. cara hidup atau pandangan hidup bangsa/masyarakatnya. Nilai terletak pada kerja . Bangsa Indonesia berkepribadian pancasila. C. F. ada aspek kebudayaannya. Kebudayaan juga dapat diartikan sebagai nilai atau simbol. isi hokum ditetukan oleh peerkembangan adat-istiadat rakyat di sepanjang sejarah. Itu berarti Pancasila berkaitan erat dengan kebudayaan Indonesia dan kemudian hokum adat adalah salah satu realisasnya. karena hukum itu senantiasa tumbuh dari sesuatu kebutuhan hidup yang nyata. Bagaimana Keperibadian hukum adat ? Hukum seperti halnya hukum dimana pun di dunia mengikuti jiwa dari bangsa masyarakat. Hukum merupakan salah satu penjelmaan dari kepribadian jiwa dan struktur bangsanya/masyarakatnya. Kita gambarkan sebagai sebagai suatu perusahaan. ada nilai dan simbolnya. yang keseluruhanya merupakan kebudayaan masyarakat tempat hukum adat itu belaku. sehingga hukum adat pun berkepribadian pancasila pula.

berbeda dengan manajemen perorangan atau keluarga. bangsa Indonesia. makin modern sistem semakin abstrak yang impersonal. lingkungan lingkungan peradilan militer.***) bab XII undnag-undang Pendidikan dan kebudayaan Pasal 32 . Begitu juga Indonesia sebagai bangsa dan negara. Kebudayaan itulah yang memberi ciri khas keindonesiaan. Hasil perkembangan kebudayaan dengan legitimasi hokum adat yang tercermin dalam Pancasila. sedangkan simbol modernitas ialah sistem organisasi.***) (2) Kekuasaan ehakiman diakui oleh sebuah mahkamah agung dan badan peradilan yag berada dibawahnya dalam lingkungan peradilan umum. Demokrasi Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila "Persatuan Indonesia" yang berarti sebuah (1) pluralisme. Jaminan Undang-undang dasar Bab IX Kekuasaan dan kehakiman Pasal 24 (1) Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakan hokum keadilan. Bab V A. Karena Pancasila mencerminkan kebudayaan kita.kerasnya. lingkungan peradilan agama. dan oleh sebuah mahkamah konstitusi. lingkungan peradilan tata usah. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik. dan (2) teosentrisme dari semangat sila yang pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa".

***) (3) Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Penutup SIMPULAN Kita telah melihat dan membaca bahwa Pancasila memang berakar dari budaya bangsa Indonesia. Meskipun hukum adat hanya dipandang sebagai hukum non formal tetapi dapat kita lihat eksistensinya dalam bentuk pancasila. Bagaimana bisa demikian? Karena unsur persatuan dapat kita lihat di dalam pancasila. Pancasila berakar dari kebudayaan dikarenakan di dalam pancasila terkandung nilai kebudayaan. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan serta sebaliknya.***) B. Tidak lupa dari segi pengertian. memang sepantasnya memiliki asas persatuan yang terkandung di dalam Pancasila. Kaitan di antara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dan Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikan karena keduanya saling berhubungan. C. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil karya. Sehingga kita sebagai insan berbudaya.(1) Negara menjamin kebudayaan nasional Indonesia ditengah peradababan dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. sedangkan kita sebagai negara yang memiliki beragam macam kebudayaan. Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan kebudayaan yang dijiwai oleh legitimasi hukum adat. Pancasila merupakan lima buah asas atau prinsip yang harus dijunjung tinggi kita sebagai bangsa Indonesia. Saran . rasa. harus juga berdasarkan kepada Pancasila yang adalah ideologi bangsa kita. dan cipta masyarakat.

saran dari kami kepada dosen-dosen untuk lbih mensinergikan kegiatan studi kita semua di universitas ini demi mencapai kualitas yang terbaik. tentulah masih sangat banyak kekurangan disana-sini maka kami pun berharap bimbingan anda semua sebagai fasilitator yang adalah dosen kami. Soerjono soekanto. 2008 “pedidikan pancasila”. Kaelan. 1995 “pengantar dan asas-asas hukm adat”. PT took gunung agung Jakarta.Demikian sdikit bahasan kami dalam makalah yang kami beri judul hokum adat sebagai produk dari kbudayaan . kami ucapkan terima kasih atas perhatianya dan mohon dimaklumi atas segala kekurangan dan kesalahanya. 1980 “pokok-pokok soaiologi hokum” cv rajawali Jakar a. universitas Indonesia fakultas hukum Yogyakarta 2008. . Soerjono wignjodipoero. “ilmu neagara”. untuk makalah yang lebih baik lagi. paradigm Yogyakarta. Daptar pustaka Ni’matul huda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->