BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi. Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae (tidak termasuk) Monocots (tidak termasuk) Commelinids Ordo: Poales Famili: Poaceae Genus: Zea Spesies: Z. mays Nama: binomial

Berdasarkan temuan-temuan genetik, antropologi, dan arkeologi diketahui bahwa daerah asal jagung adalah Amerika Tengah (Meksiko bagian selatan). Budidaya jagung telah dilakukan di daerah ini 10.000 tahun yang lalu, lalu teknologi ini dibawa

1

2 . pada umumnya jagung tidak memiliki kemampuan ini. masuk gengen dari subspesies lain.000 tahun oleh penduduk asli setempat. Meskipun tanaman jagung umumnya berketinggian antara 1m sampai 3m. Ruas terbungkus pelepah daun yang muncul dari buku. sebagaimana sorgum dan tebu. terutama Zea mays ssp. Jagung merupakan tanaman semusim (annual). parviglumis). Batang jagung cukup kokoh namun tidak banyak mengandung lignin. mays) merupakan keturunan langsung dari teosinte (Zea mays ssp. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif. baik yang terbentuk secara alami maupun dirakit melalui pemuliaan tanaman. Rambut jagung sebenarnya adalah tangkai putik. Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. mays.000 tahun yang lalu. Terdapat mutan yang batangnya tidak tumbuh pesat sehingga tanaman berbentuk roset. [1] Kajian filogenetik menunjukkan bahwa jagung budidaya (Zea mays ssp. Pada tanaman yang sudah cukup dewasa muncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman. namun tidak seperti padi atau gandum. Dalam proses domestikasinya. Istilah teosinte sebenarnya digunakan untuk menggambarkan semua spesies dalam genus Zea. Jagung termasuk tanaman bijinya berkeping tunggal monokotil. Meskipun beberapa varietas dapat menghasilkan anakan (seperti padi). dan mencapai daerah pegunungan di selatan Peru pada 4. Tinggi tanaman biasa diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga jantan. mexicana.ke Amerika Selatan (Ekuador) sekitar 7000 tahun yang lalu. Bunga betina jagung berupa "tongkol" yang terbungkus oleh semacam pelepah dengan "rambut". yang berlangsung paling tidak 7. kecuali Zea mays ssp. ada varietas yang dapat mencapai tinggi 6 m. Hingga kini dikenal 50. jagung tergolong berakar serabut yang dapat mencapai kedalaman 8 m meskipun sebagian besar berada pada kisaran 2 m. Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi. Batang jagung tegak dan mudah terlihat.000 kultivar jagung. Batang beruas-ruas. Proses domestikasi menjadikan jagung merupakan satu-satunya spesies tumbuhan yang tidak dapat hidup secara liar di alam.

yang khas dimiliki familia Poaceae. di antara batang dan pelepah daun.2 gr Lemak : 3. Bunga betina tersusun dalam tongkol.9 gr Karbohidrat : 73. dua floret dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Jagung manis diketahui mengandung amilopektin lebih rendah tetapi mengalami peningkatan fitoglikogen dan sukrosa. berupa karangan bunga (inflorescence). Bentuknya memanjang. Setiap stoma dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas. Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin.Daun jagung adalah daun sempurna. yang disebut floret. Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman. Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious). Pada jagung ketan. Struktur ini berperan penting dalam respon tanaman menanggapi defisit air pada sel-sel daun. tetapi lebih berarti dalam pengolahan sebagai bahan pangan. Permukaan daun ada yang licin dan ada yang berambut. Pada umumnya. Tiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae. 2. Kalori : 355 Kalori Protein : 9. Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif. sebagian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin. satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. dan disebut sebagai varietas prolifik. Pada jagung. 3. Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri). Stoma pada daun jagung berbentuk halter.7 gr 3 . Tongkol tumbuh dari buku. Biji jagung kaya akan karbohidrat. Antara pelepah dan helai daun terdapat ligula. Perbedaan ini tidak banyak berpengaruh pada kandungan gizi. Tulang daun sejajar dengan ibu tulang daun. Sebagian besar berada pada endospermium. 4. Kandungan gizi Jagung per 100 gram bahan adalah : 1. Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji.

Jambi dan Gorontalo) dengan ratarata produksi jagung nasional 16 jt ton per tahun. 9. diikuti China 20. Total produksi jagung pada tahun 2008/2009 adalah sebesar 791. 10.97%. modal. Untuk ukuran yang sama.34%.5. Sedangkan untuk negara-negara Uni Eropa sebanyak 7. B. Di Palangka Raya maupun di Kalimantan Tengah banyak terdapat kawasan budidaya 4 . dan tenaga agar lahan tersebut menjadi produktif.2 jt ton.3 jt ton.4 mg Vitamin A : 510 SI Vitamin B1 : 0. Jagung merupakan tanaman semusim (annual).3 juta MT. India 2. alternatif tidak banyak dan memaksa kita menguras pikiran.92% dan negara-negara lainnya 14. Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Afrika Selatan 1. Salah satu perusahaan di Jepang telah mencampur polimer jagung dan plastik menjadi bahan baku casing komputer yang siap dipasarkan.61%. 7. Permasalahan Hidup di lingkungan lahan marjinal membuat pilihan menjadi terbatas. sisa lainnya (NTT. Mexico 3. saat ini jagung juga dijadikan sebagai sumber energi alternatif. Lebih dari itu. Provinsi penghasil jagung di Indonesia : Jawa Timur : 5 jt ton. Sumatera Utara : 1. Brazil 6. Lampung : 2 jt ton.45%. namum mempunyai kandungan protein yang lebih banyak.34%. Produsen jagung terbesar saat ini adalah Amerika Serikat (38. Selain sebagai bahan pangan dan bahan baku pakan. Jawa Tengah : 3. NTB.3 jt ton. Lahan marjinal yang memiliki produksi dibawah rata-rata dan tidak menguntungkan secara ekonomis untuk budidaya pertanian harus diperbaiki.44% dan Canada 1. meski jagung mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih rendah.85% dari total produksi dunia). saripati jagung dapat diubah menjadi polimer sebagai bahan campuran pengganti fungsi utama plastik.38 mg Air : 12 gr Dan bagian yang dapat dimakan 90 %.16%. Jawa Barat : 700 – 800 rb ton. 8. Sulawesi Selatan: 1. 6. Ukraina 1. Kalsium : 10 mg Fosfor : 256 mg Ferrum : 2.34%.

Kaolin adalah material berukuran lempung halus yang memiliki kadar besi yang rendah.01 .pertanian produktif yang semula berasal dari lahan marjinal. dan berat jenis 2. 2010). Fe2O3 0. b.5 skala mosh.3 – 3.2%. TiO2 0. Al2O3 5 – 36%.2H2O) dengan kekerasan 2-2. Palangka Raya memiliki cadangan kaolin sekitar 14 juta ton.2. podsolik merah kuning. dan MgO 0. C. Dari uraian diatas penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut : a. dan haloisit (Al2(OH)4SiO5. 5 . Kaolin cocok untuk pembuatan keramik. dikit. Bagaimana daya dukung kaolin terhadap budidaya tanaman jagung manis. kualitas kaolin tersebut memiliki kadar SiO2 42 – 70%. Bagaimana teknik budidaya tanaman jagung manis yang baik secara umum. berwarna putih atau agak keputihan. Kaolin umumnya tersusun dari mineral kaolinit. Untuk mengetahui cara tehnik budidaya tanaman jagung manis yang baik secara umum.6-2. b. tanah pasir kuarsa.63.08 – 1. ada pula tanah liat putih yang umumnya terletak dilapisan tanah bawah atau subsoil yang dikenal sebagai kaolin. Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : a. nakrit.45% (BKPM.64%. Untuk mengetahui daya dukung kaolin terhadap budidaya tanaman jagung manis. Kawasan tersebut selain di tanah gambut.

1.1. sedangkan benih betina sebanyak 9 kg/ha.2. Isolasi ada dua cara. yaitu dengan cara dibajak dan digaru. Pengolahan Tanah Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi tertinggi diperoleh lewat pengolahan tanah yang baik dan benar. 6 . Kebutuhan Benih Benih yang digunakan ada dua macam yaitu benih tanaman jantan yang nantinya akan dimanfaatkan serbuksarinya. Dengan catatan pembersihan lahan harus tetap dijaga untuk mengurangi serangan hama atau penyakit sisa dari tanaman terdahulu. Isolasi Lahan yang akan ditanami jagung manis harus bebas dari tanaman sejenis varietas lain (isolasi). 1. Akan tetapi penanaman tanpa olah tanah (TOT) bisa juga dilakukan untuk mengejar waktu tanam. mengurangi keberadaan gulma serta memperbaiki sirkulasi udara dalam tanah.3. dan benih tanaman betina yang akan dimanfaatkan tongkol untuk benih. Hasil Budidaya Tanaman Jagung Manis I. Kegiatan ini dilakukan minimal 15 hari sebelum tanam. serta isolasi jarak. Kebutuhan benih jantan adalah 3 kg/ha. Untuk tiap 4 meter perlu dibuatkan got yang berfungsi sebagai jalur irigasi dan drainase. untuk menjamin kemurnian benih yang akan dihasilkan nanti. Persiapan Lahan Untuk Budidaya Tanaman Jagung manis 1. Dengan pengolahan tanah akan diperoleh media yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan akar. yaitu isolasi waktu yang berhubungan dengan saat tanam dengan tanam jagung varietas lain yaitu sekitar 30 hari.BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN A. yang berhubungan jarak minimal dengan lokasi tanaman jagung varietas lain yaitu sekitar 400 m.

tanam antar betina adalah 75 x 25 cm.1.  Pemisahan waktu tanam dimana benih jantan ditanam lebih dahulu dan diberi tanda patok berbendera. o Umur 45 hst dengan dosis ZA sebanyak 140 kg yang diaplikasikan dengan digejik pada jarak 10 cm dari lubang tanam dan ditutup lagi. o Umur 15 hst dengan dosis ZA : SP-36 adalah 70 : 70 yang diaplikasikan dengan cara tugal 10 cm dari lubang tanam dan ditutup lagi. dangir dan bumbun. kemudian benih dimasukkan satu benih perlubang dan ditutup lagi dengan abu atau sekam. 3. serta pengendalian hama dan penyakit. dan jarak baris betina dengan baris jantan adalah 50 cm. mencabut tanaman tipe simpang (roguing). Penanaman Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penanaman adalah split tanam antara jantan dan betina. III.II. penugalan dan jumlah benih perlubang.  Perbandingan  Jarak populasi jantan dengan betina adalah 1 : 4. jarak tanam.  Lahan ditugal dengan kedalaman 5 cm. Pemupukan Pupuk yang digunakan adalah pupuk campuran antara ZA : SP-36 : KCl dengan perbandingan dosis perhektar adalah 280 : 210 : 35. perbandingan populasi jantan :betina. 7 . pemupukan pupuk campuran ini dilakukan dalam tiga aplikasi berturut-turut adalah : Umur 0 hst dengan dosis ZA : SP-36 : KCl adalah 70 : 140 : 35 yang diaplikasi dengan tugal pada jarak 5 cm dari lubang dan ditutup lagi. Pemeliharaan Pemeliharaan tanaman meliputi pemupukan pengairan. baru 6 hari kemudian benih betina ditanam.

45 hst. 3. 3.4. yang penting dijaga agar tanaman tidak kekurangan atau kelebihan air. 3. Syarat yang harus diperhatikan adalah jangan membiarkan kuncup bunga jantan sampai mekar dan pollen sudah pecah. yang berpotensi sebagai kompetitor bagi tanaman jagung. Dangir dan Bumbun Pendangiran adalah usaha untuk mengurangi keberadaan gulma di areal tanaman.3. Pengairan diberikan sesuai kebutuhan. Cabut Bunga (Detaseling) Yang dimaksud adalah mencabut bunga jantan tanaman betina saat tanaman berumur antara 40-50 hst. Babat Jantan Tanaman jantan harus dibabat untuk menjaga kerahasiaan perusahaan bila proses serbuk silang sudah selesai dan untuk menghindari tercampurnya buah jantan pada saat panen.00 wib sampai selesai dan diulangi lagi sebanyak 7-10 hari sampai benar-benar tidak ada lagi bunga jantan di tanaman betina. Standart kelulusan cabut bunga (detaseling) adalah 2. karena akan mengakibatkan self pollinations. Jadwal pengairan yang dianjurkan adalah -3.3. 8 . Pengairan Tiga hari sebelum tanam lahan perlu diairi untuk menciptakan kondisi tanah yang lembab dan hangat.4. Pekerjaan ini dilakukan pada pagi hari mulai pukul 06.2. Hal ini dapat dilihat dengan adanya ciri-ciri rambut pada tongkol jagung sudah kering dan berwarna kecoklatan. Pekerjaan ini dilakukan cukup sehari yaitu pada umur 65 hst. sehingga mempercepat terjadinya perkecambahan benih serta ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Dangir dilakukan sebelum perlakuan pemupukan yaitu pada umur 21 dan 28 hst. 30. Sedangkan membumbun adalah usaha untuk memperbaiki sirkulasi udara serta membantu pertumbuhan perakaran tanaman. 15. Pengairan diberikan setiap kali selesai pemupukan.

9 . serta mengendalikan dengan semprot pestisida menggunakan Dursban 20 EC. akhirnya tanaman menjadi layu. Hostation 40 EC. Hama dan pengendaliannya 1. dan dilakukan dengan kontrol setiap minggu. terutama setelah selesai panen jagung. Perlakuan ini dilakukan baik pada tanaman jantan maupun betina. serta warna bunga yang merah. Hama dan Penyakit 3. warna telur putih mutiara. Ini dapat dilihat antara lain dengan ciri-ciri sebagai berikut : penampilan yang terlalu subur dengan daun yang lebar. serangan ditandai dengan adanya bekas gigitan pada batang. warna perut coklat kekuningan.  Ciri-ciri lalat bibit adalah warna lalat abu-abu dengan warna punggung kuning kehijauan bergaris. Mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang.4. Lalat bibit (Atherigona exigua S. Rouguing Rouguing adalah kegiatan membuang tanaman yang bersifat menyimpang dari tanaman yang diharapkan. 2.5.1. disekitar gigitan atau bagian yang diserang mengalami pembusukan. 3. ulat penggerek buah adalah Helicoverpa armigera. berfungsi untuk menjaga kemurnian induk sebagai penghasil benih. pertumbuhan tanaman menjadi kerdil atau mati. Marshal 25 ST dengan dosis sesuai anjuran.5. menjaga kebersihan lahan dari gulma. Ulat pemotong dan penggerek buah  Contoh  Contoh  Contoh  Gejala ulat pemotong adalah Agrotis sp. ulat penggerek adalah Ostrinia furnacalis. panjang lalat 3 – 3.)  Gejala serangan hama ini pada saat tanaman berumur 7 – 14 hst dengan gejala daun berubah menjadi kekuning-kuningan. adanya tanaman muda yang roboh.3.5 mm. warna pangkal batang yang merah.. Spodoptera litura.  Pengendalian hama ini adalah dengan penanaman serentak dan menerapkan pergiliran tanaman untuk memutus siklus hidup.

Penyakit gosong bengkak Disebabkan jamur Ustilago sp. Penyakit dan pengendaliannya 1. Pengendalian dengan cara pergiliran tanaman serta dengan menyemprot bahan kimia seperti Daconil dan Difolatan. mencari dan membunuh secara manual. 2. dengan gejala adanya bercak memanjang berwarna kuning dikelilingi wanra kecoklatan. serta menggunakan benih yang sudah dicampur dengan fungisida misalnya Saromyl. yang menyerang biji. Pengendalian hama-hama tersebut adalah dengan tanam secara seremmpak pada areal yang luas. 3. sehingga menyebabkan pembengkakan yang mengakibatkan pembungkus menjadi rusak. pertumbuhan terhambat. Penyakit busuk tongkol dan busuk biji Penyebabnya adalah jamur Fusarium atau Giberella zeae. 10 . 4. Penyakit bercak daun Disebabkan oleh jamur Helminthosporium sp. Penyakit bulai (Downy mildew) Disebabkan cendawa peronosporta maydis yang berkembang pesat pada suhu udara 27 derajat ke atas serta keadaan udara yang lembab. 3.2.5. Semula. dan akhirnya menjadi coklat tua. daun runcing dan kaku. Pengendalian dengan jalan mengatur irigasi dan drainase. warna daun kuning dan terdapat spora berwarna putih pada sisi bawah daun. Gejala serangan adalah pada tanaman umur 2 – 3 minggu. Penyakit ini baru dapat diketahui setelah klobot dibuka. bercak tampak basah kemudian berubah warna menjadi coklat kekuningan. Biji-biji yang terserang berwarna merah jambu atau merah kecoklatan yang akan berubah warna menjadi coklat sawo matang. memotong bagian yang terserang dan dibakar. serta melakukan semprot dengan insektisida dengan dosis sesuai anjuran.

Anang Firmansyah pada bulan Juli . Tanaman indikator adalah jagung manis (Sweet Boy). pergiliran tanaman. maka peneliti BPTP Kalteng M. dan hanya dilakukan pemupukan urea sebanyak 520 kg/ha 11 . P1=4 t/ha. bila kelobot dibuka biji sudah tampak kisut 100%. Seleksi buah. Teknis panen dapat dilakukan sebagai berikut : 1. karena lengket bila basah dan keras bila kering.Pengendalian adalah dengan menggunakan benih varietas unggul. Kajian pertama untuk melihat daya dukung pupuk kandang ayam di tanah kaolin dan kajian kedua adalah demplot pemupukan berimbang di tanah kaolin. Sedangkan yang busuk dibuang dan tidak perlu dikirim ke pabrik. dimana pada saat tersebut. 2. Lahan ini memiliki kendala pengolahan yang berat. untuk kemudian ditimbang dan dikirim ke pabrik. serta melakukan penyemprotan dengan bahan aktif Mancozep bila ada gejala serangan. Daya Dukung Kaolin Terhadap Tanaman Jagung Manis Beberapa petani di Palangka Raya memanfaatkan tanah kaolin yang berasal dari galian excavator untuk lahan bercocok tanam. 3. dan P4=16 t/ha. Panen Panen jagung manis dilakukan sekitar umur 95-100 hst. Kajian pupuk kandang ayam digunakan rancangan RAK 4x3. buah tanaman sudah dikatakan masak secara fisiologis dengan ciri-ciri daun dan kelobot sudah mengering(menguning). IV. seed treatment. Untuk menghancurkan bongkahan tanah kaolin hingga siap tanam di luasan 300 m2 dibutuhkan waktu sebulan dengan dua tenaga kerja. dengan luas satuan petak percobaan 4x5m.September 2010 melakukan 2 kajian sekaligus di 2 lahan petani kooperator. P2=8 t/ha. Guna mengetahui daya dukung kaolin terhadap tanaman budidaya. Kelobot pembungkus buah dikupas dengan cara disobek dengan tangan. perlakuan berbagai dosis pupuk kandang. Buah-buah normal dimasukkan ke dalam zak-zak yang sudah disiapkan. P3=12 t/ha. dengan cara dipisahkan antara buah normal dengan yang masih muda serta busuk. Buah yang muda dipisahkan untuk kemudian dijemur dahulu. serta ada black layer pada daerah titik tumbuh.

32** 4.4 0. B. Umumnya peningkatan dosis pupuk kandang ayam meningkatkan parameter produksi yang diamati.7 4. Umumnya liat putih kaolin terletak di bawah permukaan tanah (subsoil). Kajian Daya Dukung Tanah Kaolin untuk Produksi Jagung Manis Berat Berat Panjang Panjang Diameter Diameter Berat Perlakuan tongkol tongkol tongkol tongkol tongkol tongkol brangkasan berklobot bersih berklobot bersih berklobot bersih panen (gr/tgkl) (gr/tgkl) (cm/tgkl) (cm/tgkl) (cm/tgkl) (cm/tgkl) (kg/tnm) Kajian pupuk kandang ayam P1 180 123 24.-/kg. KCl 300 kg/ha. dan pupuk kandang ayam 4 t/ha. Hasil kedua kajian tersebut dapat dilihat pada Tabel 1.3 4.2 14.59 4.39 0. 12 .51 0.6 15.4 t/ha.2 12.3 212.26 P2 240 172* 25.7 14.41 P3 243 174* 25. Tabel 1.5 28 16. 5000. SP-18 200 kg/ha.4 5.6 5.06 0.8 6.15** 4.8 5. saat ini (24 September 2010) harga jagung manis tongkol bersih dipasar pagi Martapura Palangka Raya mencapai Rp.17** 4. Kajian demplot pupuk berimbang digunakan luasan total 280 m2 dengan pemberian urea sebanyak 780 kg/ha.diberikan dalam 2 tahap. Jika di konversi ke hektar dengan jarak tanam 30x75 cm maka diperoleh tongkol berklobot hingga 12 t/ha dan tongkol bersih 8. Pembahasan Kajian pertama menunjukkan ada perbedaan nyata pada berat tongkol bersih dan diamater tongkol berklobot. dan dosis petani (P1) menunjukkan hasil yang lebih rendah.36 P4 271 189** 26.7 berimbang Keterangan: * Beda nyata pada taraf BNT 5%.33 Demplot Pupuk 333. ** beda nyata pada taraf BNT 1%.

Produksi tongkol ber klobot mampu mencapai 14. (Dr. Kajian ini membuktikan bahwa lahan marjinal tidak selamanya marjinal. 13 .Hasil Demplot pemupukan berimbang ternyata jauh lebih baik dibandingkan pemupukan tidak berimbang (karena pupuk kimia sering langka). pengelolaan yang baik akan merubah lahan tersebut menjadi produktif.4 t/ha. Palangka Raya. Anang Firmansyah – Peneliti BPTP Kalimantan Tengah Keragaan tanaman jagung manis umur 14 hari setelah tanam di tanah kaolin. M.8 t/ha dan tongkol bersih mencapai 9.

Tanah liat atau kaolin ternyata mampu memberikan hasil produksi yang baik pada demplot yang dilakukan oleh Peneliti BPTP Kalimantan Tengah dengan hasil produksi tongkol ber klobot mampu mencapai 14.4 t/ha. segera konsultasikan dengan penyuluh pertanian yang ada atau semprotkan pestisida yang disarankan Dinas Pertanian. dan KCL). dimana pada saat tersebut.8 t/ha dan tongkol bersih mencapai 9. penugalan dan jumlah benih perlubang. hal-hal yang harus diperhatikan dalam penanaman adalah split tanam antara jantan dan betina. 14 . Pemeliharaan tanaman jagung manis seperti biasa pemberian pupuk dengan berimbang (Urea. bila kelobot dibuka biji sudah tampak kisut 100%. namun perlu dicerrmati pula hasil ini diperoleh dengan pemberian pupuk berimbang. Jika ada gejala serangan hama atau penyakit.BAB III PENUTUP A. TS. baru disemprot. Kesimpulan Secara teknis menanam jagung manis relatif mudah yang diantaranya meliputi : penyiapan lahan. diharapkan penelitian ini juga dapat dikembangkan terus oleh peneliti BPTP di daerah lain yang memiliki lahan marjinal sehingga lahan marjinal yang hasil produktivitasnya rendah dapat dimanfaatkan dan mengahasilkan hasil produktivitas yang tinggi untuk kesejahteraan para petani kita. kebutuhan benih. penanaman. buah tanaman sudah dikatakan masak secara fisiologis dengan ciri-ciri daun dan kelobot sudah mengering(menguning). serta ada black layer pada daerah titik tumbuh. Artinya. Kemudian langkah selanjutnya penanaman. jika serangan hama/penyakit di atas ambang batas serangan. Penggunakan pestisida digunakan secara bijaksana. B. Saran Penelitian yang dilakukan oleh peneliti BPTP Kalimantan Tengah merupakan suatu hal yang sangat penting dan berharga bagi para petani yang melakukan budidaya dilahan marjinal terutama tanah kaolin. pengolahan tanah. pemeliharaan. jarak tanam. perbandingan populasi jantan :betina. pemanenan. Sementara panen jagung manis dilakukan sekitar umur 95-100 hst. Dalam penyiapan lahan terdapat isolasi.

Sumber Direktorat Gizi.com/news/2006/03/0302_060302_peru_corn. Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Indonesia) Jurnal KeSimpulan. The Plant Cell 7 (4): 417-429.read/tahun/2008/bulan/01/tgl/09/time/0913 02/idnews/876754/idkanal/317 http://www.DAFTAR PUSTAKA http://news.php/bisnis/news/37303/Produksi-Jagung-NasionalTerganjal-Cuaca http://www.org/corn 15 .html James.detikinet. a Determinant of Starch Composition in Kernels".grains..kontan.nationalgeographic. M.com .id/index. "Characterization of the Maize Gene sugary1.php/detik. G.co.com/index.Transfer Gen Mutan Jagung ke Rumput Gajah Untuk Biofuel http://www.