CARA MEMBUAT MEDIA TUMBUH DALAM PENGEMBANGAN MASSAL APH GOLONGAN JAMUR Bayu Aji Nugroho POPT BBP2TP

Surabaya

Pengendalian

Organisme

Pengganggu

Tumbuhan

(OPT)

dengan

mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan tidak mengganggu keseimbangan alam menuntut tanggungjawab yang besar dari para pelaku perlindungan perkebunan. Penerapan PHT dengan memadukan berbagai cara pengendalian yang kompatibel merupakan langkah yang tepat untuk mengendalikan OPT. Penerapan PHT tersebut antara lain dengan memanfaatkan penggunaan Agens Pengendali Hayati untuk pengendalian OPT. Dalam perkembangannya ada dua macam teknologi untuk pengembangan agens pengendali hayati jenis jamur yaitu media cair dan media padat. Pengembangan media cair menggunakan media ekstrak kentang gula dan media padat menggunakan media jagung.

Standar Operasional Pembuatan Media Agar : 1. Siapkan bahan berupa : Dextrose 20 gr, Bacto agar 20 gr, aquades 1L dan kentang 200 gr. 2. Kentang di kupas, dicuci bersih dan dipotong dadu, kemudian masukkan dalam beker glass, tambahakan 1L aquades. 3. Panaskan kentang dan aquades tersebut diatas kompor/hot plate, kemudian disaring. 4. Tambahkan bacto agar dan dextrose kedalam beker glass aduk hingga larut. 5. Tambahkan volume air hingga 1 L. 6. Panaskan diatas kompor/hot plate, aduk terus hingga mengental (1-2 jam). 7. Siapkan test tube pada rak atau erlenmeyer yang telah disteril, serta spet 5ml. 8. Setelah media PDA agak mengental kompor dimatikan. 9. Ambil PDA dengan menggunakan spet sebanyak 5 ml dan tuangkan kedalam testube, kemudian ditutup kapas dan aluminium foil.

22. 24. kemudian ditutup dengan kapas dan aluminium foil. 13. untuk digunakan sebagai stok. jarum inokulasi. Setelah diinkubasikan media siap digunakan untuk perbanyakan jamur. 15. 16. media agar dalam test tube. Nyalakan bunsen. Masukkan seluruh bahan dan peralatan kedalam LAF. test tube kemudian dimiringkan. Proses Pembuatan PDA (Potato Dextrose Agar) dapat dilihat pada bagan dibawah ini: . 21. Biarkan beberapa saat (1 jam) LAF siap digunakan. bunsen dan tissue. 17. alkohol 70%. Ambil isolat Metarhizium anisopliae dengan jarum inokulasi dan pindahkan ke media miring. Sebelum digunakan terlebih dahulu LAF di sterilisasi dengan menggunakan alkohol dan sinar UV. Diamkan beberapa saat sampai jarum inokulasi agak dingin. 18. Setelah proses sterilisasi selesai. 11. dan inkubasikan kurang lebih selama 21 hari. Untuk erlenmeyer. Bahan untuk perbanyakan jamur meliputi isolat jamur Metarhizium anisopliae. Test tube dan erlenmeyer yang telah terisi PDA kemudian dibungkus plastik dan disteril dengan menggunakan autoclave. Isolat jamur siap digunakan kembali. 12. 23.10. Lakukan langkah tersebut diatas secara aseptis. 19. bakar jarum inokulasi diatas bunsen sampai merah membara. 14. Inkubasikan media tersebut selama 1-2 hari. tutup kembali test tube dengan kapas dan aluminium foil. apabila ada kontaminasi disingkirkan. Beri label. tuangkan media PDA kedalam erlenmeyer sesuai dengan yang kita inginkan. 20. 25.

Gulung plastik tersebut dan masukkan ke dalam autoclave untuk disteril. Setelah matang angkat dan tiriskan diatas angsang. 300 • Didinginkan Standart Pembuatan Media Padat (Jagung giling) : 1. Sesekali tuangkan sedikit air mendidih dan diaduk sampai merata. 5. 3.Dextrose 20 gr Bacto Agar 20 gr Aquades 1 ltr Kentang 200 gr Masukkan Beaker Glass Ekstrak Kentang • • • • Kupas Cuci Timbang Iris Kecil2 • Panaskan dengan hot plate ± 600 • Saring • Cek Volume s/d 1 liter • Panaskan sampai mendidih Media PDA Siap Pakai Masukkan test tube & Petridish • Sterilkan denan autoclave 15 PS. 2. . Jagung giling dicuci dengan air mengalir sampai bersih. tunggu sampai jagung giling tersebut agak dingin. Masukkan jagung giling tersebut kedalam plastik tahan panas sebanyak 100 gram. Setelah mendidih dan tampak uap air mengepul masukkan jagung giling ke dalam dandang tersebut dan tutup rapat. Didihkan air dalam dandang. 4.

10. kapas. buka autoclave dan biarkan sampai dingin.6. Proses Pembuatan media Jagung dapat dilihat pada bagan di bawah ini: ISOLAT Inokulasi Jagug Giling Masukkan Kantong Plastik @ 100-200gr Media Jagung siap Pakai • Cuci Bersih • Kukus Pakai dandan • Sterilkan Autoclave 15 psi. Lakukan langkah tersebut diatas secara aseptis. Tutup rapat dan inkubasikan sampai jamur tumbuh. 9. Selama 45’ 1 2 Taburkan pada media jagung Fermentor Inkubasikan ± 2-4 minggu Inokulum siap aplikasi Inokulum siap aplikasi Inkubasikan 2-4 minggu .alkohol. Pindahkan inokulum dari test tube ke media jagung giling. 7. Setelah disteril. bunsen. Siapkan entkas. 8. dll untuk inokulasi.

Panaskan kentang sampai lunak (± 20 menit). 7. Aerator 5. Masukkan kentang kedalam beaker glass yang berisi aquades. aduk sampai larut. Pindahkan EKG kedalam erlenmeyer steril. Glasswool . glasswool pada tabung pastik. 9.Standart Pembuatan Media Cair (Ekstrak Kentang Gula) : 1. 3. Siapkan erlenmeyer yang berisi larutan KMnO4. selang dan aerator. 4. dipotong dadu (1x1x1cm2) dan timbang sebanyak 150 gr. EKG 3. 8. Ekstrak kentang gula (EKG) kemudian disaring kemudian disterilkan. 5. Rangkai alat-alat tersebut seperti pada gambar dibawah ini : 5 2 1 3 4 Keterangan : 1. Kentang dibersihkan. kemudian disaring dan ambil ekstraknya saja. Siapkan beker glass yang berisi 1 L aquades. inokulasikan isolat jamur tersebut kedalam erlenmeyer. Tambahkan 10 gr gula pasir. 6. KMnO4 4. 2. Aquades 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful