P. 1
Sistem Ekskresi Pada Hewan

Sistem Ekskresi Pada Hewan

|Views: 182|Likes:
Published by Awan Doubleprinces

More info:

Published by: Awan Doubleprinces on May 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2013

pdf

text

original

Sistem Ekskresi Pada Hewan Vertebrata

Posted on Juni 7, 2008 by ka462 Sistem Ekskresi Pada Hewan Vertebrata Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru, kulit, ginjal, dan hati. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal.

1. Sistem ekskresi pada mamalia
Sistem Ekskresi pada mamalia hampir sama dengan manusia tetapi sedikit berbeda karena mamalia dipengaruhi/disebabkan oleh lingkungan tempat tinggalnya. Paru-paru mamalia mempunyai permukaan ber spon (spongy texture) dan dipenuhi liang epitelium dengan itu mempunyai luas permukaan per isipadu yang lebih luas berbanding luas permukaan paru-paru. Paru-paru manusia adalah contoh biasa bagi paru-paru jenis ini. Paru-paru terletak di dalam rongga dada (thoracic cavity), dilindungi oleh struktur bertulang tulang selangka dan diselaputi karung dwi dinding dikenali sebagai pleura. Lapisan karung dalam melekat pada permukaan luar paru-paru dan lapisan karung luar melekat pada dinding rongga dada. Kedua lapisan ini dipisahkan oleh lapisan udara yang dikenali sebagai rongga pleural yang berisi cecair pleural ini membenarkan lapisan luar dan dalam berselisih sesama sendiri, dan menghalang ia daripada terpisah dengan mudah. Bernafas kebanyakannya dilakukan oleh diafragma di bawah, otot yang mengucup menyebabkan rongga di mana paru-paru berada mengembang. Sangkar selangka juga boleh mengembang dan mengucup sedikit. Ini menyebabkan udara tetarik ke dalam dan keluar dari paru-paru melalui trakea dan salur bronkus (bronkhial tubes) yang bercabang dan mempunyai alveolus di ujung yaitu karung kecil dikelilingi oleh kapilari yang dipenuhi darah. Di sini oksigen meresap masuk ke dalam darah, di mana oksigen akan d angkut melalui hemoglobin. Darah tanpa oksigen dari jantung memasuki paru-paru melalui pembuluh pulmonari dan lepas dioksigenkan, kembali ke jantung melalui salur pulmonari. 2.Sistem ekskresi pada ikan Ikan mempunyai system ekskresi berupa ginjal dan suatu lubang pengeluaran yang disebut urogenital.Lubang urogenital ialah lubang tempat bermuaranya saluran ginjal dan saluran kelamin yang berada tepat dibelakang anus. Ginjal pada ikan yang hidup di air tawar dilengkapi sejumlah glomelurus yang jumlahnya lebih banyak. Sedangkan ikan yang hidup di air laut memiliki sedikit glomelurus sehingga penyaringan sisa hasil metabolisme berjalan lambat.

dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya. Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Pada tempat tertentu. paru-paru. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagai protonefridium. pada katak jantan saluran kelamin & saluran urin bersatu dengan ginjal. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih (Planaria). .kulit dan kloaka. Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi.Sistem ekskresi pada amfibi Saluran ekskresi pada katak yaitu ginjal. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia.Reptil yang hidup di darat sisa hasil metabolismenya berupa asam urat yang dikeluarkan dalam bentuk bahan setengah padat berwarna putih.3. Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. SISTEM EKSKRESI PADA HEWAN INVERTEBRATA Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Pada umumnya. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Saluran ekskresi pada katak jantan & betina memiliki perbedaan. Beberapa zat sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air. Walaupun begitu alat lainnya bermuara pada satu saluran dan lubang pengeluaran yang disebut kloaka. invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana. 1. paru-paru. saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). dan sel api. Kloaka merupakan satu-satunya lubang untuk mengeluarkan zat-zat hasil metabolisme. nefridium. cacing gilig (Annellida). Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. sedangkan pada katak betina kedua saluran itu terpisah.Sistem ekskresi pada reptil Sistem ekskresi pada reptil berupa ginjal. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata.dan kulit. 4. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini. dan belalang.

Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi.2. sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan . yaitu ureum. Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. bahan-bahan yang berguna seperti air. Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi. Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuh melalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua. anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi. Zat sisa ada dua bentuk. Lubang yang pertama berupa corong. Di samping pembuluh Malphigi. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. 3. Bahanbahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut. dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium. setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida. Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. disebut nefridiofor. disebut nefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebut metanefridium. molekul makanan. Metanefridium memiliki dua lubang. Sistem trakea ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata. kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir. bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat. yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik.Alat ekskresi pada Belalang (Insekta) Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi. Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2.

Cabang dari kedokteran yang mempelajari ginjal dan penyakitnya disebut nefrologi. Kedua ginjal terletak di sekitar vertebra T12 hingga L3. . Sebagai bagian dari sistem urin. Lokasi Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen. 1. Di bagian atas (superior) ginjal terdapat kelenjar adrenal (juga disebut kelenjar suprarenal). Ginjal bersifat retroperitoneal.transpor aktif. Beberapa organ yang terlibat dalam peristiwa pengeluaran zat-zat sisa metabolisme antara lain paruparu.Ginjal ini terletak di kanan dan kiri tulang belakang. dan sisa air akan diserap lagi.Ginjal Ginjal dilihat dari belakang (tulang rusuk dihilangkan) Ginjal adalah organ ekskresi manusia yang berbentuk mirip kacang. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses.1Anatomi dasar a. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus. SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA Sistem eksresi pada manusia tersusun dari beberapa organ yang bekerja secara sinergis yakni berperan dalam proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme. dan hati. ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. 1. ginjal. di bawah hati dan limpa. yang berarti terletak di belakang peritoneum yang melapisi rongga abdomen. kulit.

Organisasi Bagian paling luar dari ginjal disebut korteks. Pada bagian medulla ginjal manusia dapat pula dilihat adanya piramida yang merupakan bukaan saluran pengumpul. Hasil akhir yang kemudian diekskresikan disebut urin. Sebuah nefron terdiri dari sebuah komponen penyaring yang disebut korpuskula (atau . setiap ginjal memiliki ukuran panjang sekitar 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. c. Unit fungsional dasar dari ginjal adalah nefron yang dapat berjumlah lebih dari satu juta buah dalam satu ginjal normal manusia dewasa. kemudian mereabsorpsi cairan dan molekul yang masih diperlukan tubuh. Nefron berfungsi sebagai regulator air dan zat terlarut (terutama elektrolit) dalam tubuh dengan cara menyaring darah.Struktur detail Pada orang dewasa.Ginjal kanan biasanya terletak sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi tempat untuk hati Sebagian dari bagian atas ginjal terlindungi oleh iga ke sebelas dan duabelas. vena renal. Di tiap ginjal terdapat bukaan yang disebut hilus yang menghubungkan arteri renal. Bagian paling dalam disebut pelvis. Kedua ginjal dibungkus oleh dua lapisan lemak (lemak perirenal dan lemak pararenal) yang membantu meredam goncangan. dan ureter. Molekul dan sisa cairan lainnya akan dibuang. Potongan membujur ginjal b. Ginjal memiliki bentuk seperti kacang dengan lekukan yang menghadap ke dalam. Reabsorpsi dan pembuangan dilakukan menggunakan mekanisme pertukaran lawan arus dan kotranspor. Ginjal dibungkus oleh lapisan jaringan ikat longgar yang disebut kapsula. bagian lebih dalam lagi disebut medulla.

Filtrat plasma darah tidak mengandung sel darah ataupun molekul protein yang besar. lapisan kaya protein sebagai membran dasar 3. menghasilkan 125 cc filtrat glomerular per menitnya.2 liter per menit. Lengkung Henle menjaga gradien osmotik dalam . Filtrat yang dihasilkan akan masuk ke dalan tubulus ginjal. Lengkung Henle diberi nama berdasar penemunya yaitu Friedrich Gustav Jakob Henle di awal tahun 1860-an. kapiler selapis sel endotelium pada glomerulus 2. Laju penyaringan glomerular ini digunakan untuk tes diagnosa fungsi ginjal. Di antara darah dalam glomerulus dan ruangan berisi cairan dalam kapsula Bowman terdapat tiga lapisan: 1. Protein dalam bentuk molekul kecil dapat ditemukan dalam filtrat ini. Bagian selanjutnya adalah lengkung Henle yang bermuara pada tubulus konvulasi distal. selapis sel epitel melapisi dinding kapsula Bowman (podosit) Dengan bantuan tekanan. Darah yang telah tersaring akan meninggalkan ginjal lewat arteri eferen. Bagian yang mengalirkan filtrat glomerular dari kapsula Bowman disebut tubulus konvulasi proksimal. Dinding kapiler dari glomerulus memiliki pori-pori untuk filtrasi atau penyaringan.badan Malphigi) yang dilanjutkan oleh saluran-saluran (tubulus). melewati ketiga lapisan tersebut dan masuk ke dalam ruangan dalam kapsula Bowman dalam bentuk filtrat glomerular. Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1. Setiap glomerulus mendapat aliran darah dari arteri aferen. Darah dapat disaring melalui dinding epitelium tipis yang berpori dari glomerulus dan kapsula Bowman karena adanya tekanan dari darah yang mendorong plasma darah. Setiap korpuskula mengandung gulungan kapiler darah yang disebut glomerulus yang berada dalam kapsula Bowman. Warna biru menunjukkan satu tubulus Tubulus ginjal merupakan lanjutan dari kapsula Bowman. cairan dalan darah didorong keluar dari glomerulus. Jaringan ginjal.

Akibatnya konsentrasi cairan jaringan akan kembali menjadi 98%. konsentrasi ion mineral. Sel yang melapisi tubulus memiliki banyak mitokondria yang menghasilkan ATP dan memungkinkan terjadinya transpor aktif untuk menyerap kembali glukosa.tubulus kloektivus medularis Tempat lengkung Henle bersinggungan dengan arteri aferen disebut aparatus juxtaglomerular. Kenaikan atau penurunan tekanan osmotik darah karena kelebihan atau kekurangan air akan segera dideteksi oleh hipotalamus yang akan memberi sinyal pada kelenjar pituitari dengan umpan balik negatif. Cairan mengalir dari tubulus konvulasi distal ke dalam sistem pengumpul yang terdiri dari: 1. Kelenjar pituitari mensekresi hormon antidiuretik (vasopresin. Sel juxtaglomerular adalah tempat terjadinya sintesis dan sekresi rennin. Akibatnya.tubulus kolektivus kortikal 3.tubulus penghubung 2.Duplicated ureter 4.Congenital obstruction of urinary tract 3. mengandung macula densa dan sel juxtaglomerular. dan berbagai ion mineral. asam amino.pertukaran lawan arus yang digunakan untuk filtrasi. yang kemudian dibawa ke kandung kemih melewati ureter. Kadar ion natrium dikendalikan melalui sebuah proses homeostasis yang melibatkan aldosteron untuk meningkatkan penyerapan ion natrium pada tubulus konvulasi. Ginjal mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7.7%) dalam filtrat masuk ke dalam tubulus konvulasi dan tubulus kolektivus melalui osmosis. Ø Fungsi homeostasis ginjal Ginjal mengatur pH. Sebagian besar air (97. dan komposisi air dalam darah.Congenital hydronephrosis 2.4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. untuk menekan sekresi air) sehingga terjadi perubahan tingkat absorpsi air pada tubulus ginjal. urin yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8. Ø Penyakit dan ketidaknormalan Bawaan 1.Ginjal sepatu kuda . Cairan menjadi makin kental di sepanjang tubulus dan saluran untuk membentuk urin.

Unilateral small kidney Ø Penyakit yang didapat a.Lupus nephritis h.Diabetic nephropathy b. maka seseorang perlu mendapatkan suatu Terapi Pengganti Ginjal (TPG). Bila kedua ginjal tidak berfungsi normal.Pyelonephritis adalah infeksi ginjal dan seringkali disebabkan oleh komplikasi infeksi urinary tract. Dalam sindrom nephrotic.Gagal ginjal akut k.Interstitial nephritis e.Glomerulonephritis c.1.Batu ginjal ketidaknormalan yang umum dan biasanya menyakitkan.2Renal cell carcinoma g.Renal dysplasia 7. glomerulus telah rusak sehingga banyak protein dalam darah masuk ke urin. and high cholesterol. low serum albumin. seseorang dapat hidup normal dengan hanya satu ginjal.2.Tumor ginjal f.Minimal change disease i.5. d. j. f.Gagal ginjal kronis Ø Dialisis dan transplantasi ginjal Umumnya. TPG ini dapat dilakukan baik bersifat sementara waktu maupun terusmenerus.Hydronephrosis adalah pembesaran satu atau kedua ginjal yang disebabkan oleh terhalangnya aliran urin. TPG terdiri atas tiga. kGagal ginjal k. yaitu: Hemodialisis (Cuci Darah).Penyakit ginjal polycystic 6. Peritoneal Dialisis (Cuci Rongga Perut) dan Cangkok Ginjal (transplantasi).1. Prinsip dasar dari . Other frequent features of the nephrotic syndrome include swelling.Wilms tumor f.

127 (Th.489 Spanyol 1.297 Amerika 8.736 (Th. Murray.medulla(sumsumginjal) 3. 2003) 1. yang pada 1990 menerima Penghargaan Nobel dalam fisiologi atau kedokteran. A. v Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu: a. Massachusetts.5% dari berat badan.Hemodialisis adalah dengan membersihkan darah dengan menggunakan Ginjal Buatan.Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam. Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga . Berat ginjal diperkirakan 0. ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan.1. Sekresi dari ginjal berupa urin. misalnya vitamin yang larut dalam air. Struktur Ginjal Bentuk ginjal seperti kacang merah. Transplantasi ginjal sekarang ini lumayan umum. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal.468 Transplantasi total 1.pelvis renalis (rongga ginjal). Ø Statistik transplantasi ginjal Transplantasi kadaverik Kanada 724 Prancis 1. donor dapat dites secara menyeluruh sebelum transplantasi dan ginjal tersebut cenderung memiliki jangka hidup yang lebih panjang. dan panjangnya ± 10 cm.051 (Th. 2000) 2. Ada beberapa keuntungan untuk transplantasi dari donor yang masih hidup.112 (Th.624 (Th. 2003) 15. Joseph E. Operasi ini dilakukan oleh Dr.korteks(bagianluar) 2. Sedangkan Peritoneal dialisis menggunakan Selaput rongga perut (peritoneum) sebagai saringan antara darah dan cairan Dianial. serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. 2003) 2. Transplantasi yang berhasil pertama kali diumumkan pada 4 Maret 1954 di Rumah Sakit Peter Bent Brigham di Boston.991 Britania Raya 1. melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. termasuk kecocokan lebih bagus. 2003) Ø Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. 2003) 1.670 Serikat Negara Transplantasi donor hidup 388 136 135 60 439 6. jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang.991 Italia 1.138 (Th. Transplantasi ginjal dapat dilakukan secara “cadaveric” (dari seseorang yang telah meninggal) atau dari donor yang masih hidup (biasanya anggota keluarga). mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan. Selain itu.

kalium. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. seperti glukosa. Pada badan Malphigi terdapat kapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. natrium. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial.1. Oleh karena itu. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. B. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. kalium. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin.permukaan kapiler ginjal menjadi luas. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. dan garamgaram lainnya. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. .03. klorida. 2. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Sebaliknya. asam amino. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. dan augmentasi. glukosa. b. Pada urin sekunder. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. keping darah. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. dan 150 g glukosa. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. dan sebagian besar protein plasma. Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Selain penyaringan. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah.Proses-proses di dalam Ginjal : Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. misalnya ureum dari 0. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. bikarbonat. reabsorbsi. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. natrium. 1200 g garam. Sisa sampah kelebihan garam. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. garam lain. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin sekunder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer.Penyaringan (filtrasi) Filtrasi terjadi di kapiler glomerulus pada kapsul Bowman.

Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. 3. 2. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Hasilnya. 1. Saraf Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi.Banyaknya jumlah air yang akan dikonsumsi setiap hari Akibat banyaknya air yang diminum.Selain ADH. Akibatnya. c.5% garam. jika hormon ADH banyak. banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut : c. sedangkan air melalui peristiwa osnosis. akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif.2. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer. Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warna dan bau pada urin. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. c. C. dan sisa substansi lain. Sebaliknya. . sehingga orang akan sering mengeluarkan urin. filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun. Banyak sedikitnya hormon insulin Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus). Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. 2. Paru-paru (Pulmo) Paru-paru merupakan organ dalam system pernafasan dan termasuk dalam sistem kitaran vertebrata yang bernafas.1.3. urin yang diproduksi banyak. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus.5% urea. penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karena meningkatkan permeabilitias sel terhadap air.

Paru-paru berfungsi untuk menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah dengan bantuan hemoglobin. Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam . Karbon dioksida dan air hasil metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung. Setiap satu mengandungi anggaran 1500 batu laluan udara dan 300 juta alveolus. Paru-paru manusia Gambar hadapan paru-paru dikupas. Istilah perubatan berkaitan paru-paru selalunya bermula dengan “pulmo” dari perkataan Latin pulmones untuk paruparu. Selanjutnya. karena mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. dengan sebelah kiri terbagi kepada 2 bagian dan bagian kanan kepada 3 bagian. dengan luas permukaan dianggarkan seluas 140 meter bagi orang dewasa (secara kasarnya seluas gelanggang tennis). H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis. Proses ini dikenali sebagai respirasi atau pernafasan. Ø Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan.dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. dan Trakea bercabang ke bronkus Manusia mempunyai dua paru-paru.Akan tetapi.

(4) quadrate lobe. Hati berwarna perang kemerahan dan terletak di bawah diafragma iatu di dalam rongga abdomen. Ia menghasilkan empedu yang penting bagi penetralan racun. (5) arteri hati dan vena portal hepar. Hati merupakan organ homeostasis yang memainkan peranan penting dalam proses metabolisme dalam manusia dan hewan. Ia melaksanakan dan mengawal berbagai fungsi biokimia dalam jumlah besar yang memerlukan tisu khas. (6) nodus limfa hati. 3. (3) caudate lobe. (7) pundi hempedu. sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02). (2) lobus kiri.bentuk senyawa HC03. Istilah perobatan yang berkaitan dengan hati sering kali bermula dari perkataan Greek bagi hati iatu hepar.A. Kedudukan hati dalam badan manusia. 3. menjadi hepato atau hepatic.Hati (Hepar) Gambar penampang hati Hati biri-biri: (1) lobus kanan.Hati menerima makanan terlarut dalam darah apabila makanan ini tercerna dan diserap di usus.Struktur .Senarai kandungan 1. dan menyahtoksik darah. Hati mempunyai berbagai fungsi termasuk menyimpan glikogen. mensintesis protein plasma.

Hati membawa darah dari ke vena portal hepar lobul hati. Disinilah hati menjalankan fungsi-fungsinya seperti menyahtoksik darah dan menghasilkan cairan hempedu. lobus kiri (left lobe). d. Berikut adalah salur-salur yang berhubung dengan setiap lobul hati: 1. caudate lobe. Lobul-lobul ini merupakan pusat pemprosesan utama bagi hati. Hati adalah organ lembut berwarna perang kemerahan.Arteri hati yang membekalkan darah beroksigen kepada lobul-lobul hati. Sebagian besar permukaan hati terletak di dalam sangkar toraks bagi melindunginya daripada kecederaan.Vena hati yang membawa darah terdeoksigen dari hati.0 kilogram.B.1. dan quadrate lobe. hati dapat dibagikan kepada empat lobus yaitu lobus kanan (right lobe).2.3 – 3.Mikrostruktur Hati terdiri daripada koleksi unit-unit mikroskopik yang dipanggil lobul (jangan dikelirukan dengan lobus di atas) yang setiapnya berbentuk heksagon (secara kasar). Kedua vena ini bersambung terus dengan vena kava inferior.Terdapat dua vena hati iaitu vena hati kanan dan vena hati kiri.Duktus hempedu yang membawa cecair hempedu dari lobul ke pundi hempedu untuk disimpan. 3. Hati merupakan organ kedua terbesar manusia (organ terbesar adalah kulit dan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia.1. c.Permukaan inferior Hati manusia dewasa mempunyai berat antara 1.2.1Portal triad yang terdiri daripada 3 salur yaitu: a. Hati terletak di bawah diafragma di sebelah kanan badan manusia.Hati juga menjadi alas bagi pundi empedu yang menyimpan cairan hempedu. 1. b.Peredaran Darah . Secara anatomi.Hepatic portal capilarry atau kapilari portal hati.

3. V. X and XI g. j. Menyingkirkan hormon-hormon berlebihan. Arteri hati membawa darah beroksigen dari jantung untuk dibekalkan kepada sel-sel hati. VII.Image tambahan . Menghasilkan faktor-faktor pembekuan darah I (fibrinogen). c. Menghasilkan hempedu yang akan disimpan di dalam pundi hempedu. Sebagai tempat penghasilan sel-sel darah merah fetus. b. lipid dan asid amino. Menghasilkan protein-protein plasma tertentu seperti albumin. Vena portal hepar pula membawa darah dari usus untuk dinyahtoksik.D. Mengatur metabolisme karbohidrat. II (protrombin). Duktus hempedu membawa hempedu ke pundi hempedu untuk disimpan dan dipekatkan sebelum dirembes ke dalam duodenum. e. Selain darah. Menguraikan molekul hemoglobin tua.Hati menerima darah melalui arteri hati dan vena portal hepar. f. Fungsi Hati Berikut adalah fungsi-fungsi hati: a.C. Darah dari kedua-dua salur darah ini dibawa keluar dari hati melalui vena hati ke dalam vena kava inferior untuk dibawa balik ke jantung. d. Mengawal aras glukosa darah dengan menyimpan glikogen di dalam hati. i. IX. Menyahtoksik bahan-bahan beracun terutama darah dan bahan-bahan bernitrogen seperti ammonia h. Menyimpan vitamin dan garam mineral tertentu. 3. hempedu juga dialirkan keluar dari hati.

Kulit (Cutis) Diagram kulit manusia. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein. Kulit sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan sekitar. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning. Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. bagian tengah mesodermis. seperti panas matahari. Kulit adalah lapisan terluar pada tubuh manusia Kulit dibagi menjadi 3 bagian: bagian terluar disebut epidermis. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu.Stratumkorneum berupa zat tanduk (sel mati)dan selalu mengelupas . a. dan bagian dalam dermis. Ø Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis. pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal. dan asap knalpot. 4.Hubungan hati dengan organ lain Portaltriad secara mikroskopik Permukaan superior Lobul hati Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan.Epidermis(bagian terluar)dibedakan atas beberapa bagian yaitu: 1. debu. dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin.

Ø Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karena mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. mengeluarkan sisa metabolisme. penyinaran. sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium. Selanjutnya. penguapan. atau buluh Malphigi. gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal). serta pengatur suhu tubuh. paru-paru. kelembapan udara. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. gangguan emosional. dan hati. yaitu melakukan osmoregulasi. dap urea. Dalam kondisi normal. kelenjar minyak. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi. Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilang melanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan. air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. sel api. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap. PENJELASAN Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. sebagai organ penerima rangsang (reseptor).2.Stratum germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel -sel kearah luar b.Stratumlusidum 3. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat. kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik. kulit.Dermis Pada bagian ini terdapat akar rambut. larutan garam.Stratum granulosum adalah zat yang banyak mengandung pigmen 4. serabut saraf. Keringat mengandung air. Selain berfungsi mengekskresikan keringat. aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi. serta otot penegak rambut. serangan kuman. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal. dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik. dan mengatur konsentrasi sebagian . pembuluh darah. keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam.

Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda. NHS. CO2.Alat penyembuhan kulit 2. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.Alat Operasi Cuci darah 4. yaitu dalam bentuk urea. zat warna empedu.Batu ginjal b. ALAT-ALAT PENYEMBUHAN SISTEM EKSKRESI 1.Alat penyembuhan ginjal a. Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. misalnya sebagai pelarut. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. dan asam urat.besar penyusun cairan tubuh. Namun demikian. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh.Alat penyembuhan penyakit paru-paru 3. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. Sisa metabolisme antara lain. merupakan zat yang beracun bagi sel. lemak dan protein. Oleh karena itu. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. H20. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Amonia(NH3).Alat penyembuhan hati .hasil pembongkaran/pemecahan protein. karena daya larutnya di dalam air rendah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->