P. 1
Pelanggaran Ham

Pelanggaran Ham

|Views: 471|Likes:

More info:

Published by: Dimas Sigit Wicaksono on May 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2014

pdf

text

original

PELANGGARAN HAM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan lahirnya Deklarasi HAM Sedunia pada 10 Desember 1948 diharapkan keadilan di dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat di dunia ini dapat ditegakkan. Deklarasi tersebut mempunyai arti penting yang besar karena menjadi dasar untuk mengubah dan membebaskan peradaban manusia yang telah berabad-abad didominasi ketidak-adilan, di mana hak asasi manusia tidak mendapat perlindungan, jutaan manusia sampai abad XIX masih berstatus budak, yang kehilangan hak-hak asasinya dan dianggap sebagai benda yang dapat diperjual belikan. Baru di abad XX dengan meningkatnya kesadaran akan rasa keadilan dan kemanusiaan maka lahirlah Deklarasi HAM Sedunia PBB. Meskipun demikian deklarasi tersebut hanyalah suatu deklarasi semata-mata, yang tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat bagi negara anggota PBB, apalagi bagi negara yang tidak menjadi anggota PBB. Hanya sesudah materi dari deklarasi tersebut diadopsi di dalam perundang-undangan (konstitusi, UU dan lainlainnya) negara bersangkutan barulah mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Meskipun UUD 1945 (asli) tidak memuat banyak pasal tentang HAM tetapi hal itu tidak berarti bahwa RI tidak menyetujui HAM. Sebab Dasar Negara Pancasila memuat inti dasar dari norma-norma HAM. Di samping itu dalam Pembukaan UUD 1945 memuat suatu pernyataan tentang hak asasi yang lebih agung dan mulia nilainya, sebab sifatnya tidak individualistik, melainkan sifat kolektif besar manusia – bangsa: ―Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.‖ Deklarasi yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 tersebut lahir 3 tahun lebih awal dari pada Deklarasi HAM Sedunia, dan yang lebih super-penting lagi deklarasi dalam UUD 1945 tersebut adalah deklarasi Hak Asasi mengenai hak dan kedaulatan atas tanah air, atas sumberdaya alam yang berabad-abad telah dirampas oleh kaum kolonialis. Jelas di sini terdapat dikotomi antara penjajah dan yang dijajah, yang tidak mungkin dikaburkan. Sedang HAM dari Deklarasi PBB hanyalah bersifat perorangan – individualistik, meskipun tidak diragukan arti pentingnya dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat, tapi individualisme (nyawa dari ideologi libralisme) ini di era globalisasi bisa mencampur-adukkan atau mengaburkan antara sipenjajah dan yang dijajah dengan selimut hak kebebasan berpendapat dan hak asasi lainnya. Jelasnya, dalam era globalisasi neokolonialisme bisa menggunakan baju HAM. Maka kita harus dengan bijak menggunakan HAM, jangan latah, jangan sampai HAM menelan HAB – hak asasi bangsa Indonesia atas kemerdekaan dan kedaulatan atas kekayaan alamnya. Setelah mencapai kemerdekaan, stadium selanjutnya bagi bangsa Indonesia ialah berjuang menegakkan nilai-nilai HAM. Ketentuan-ketentuaan hak asasi manusia yang tercantum dalam dokumen PBB (Deklarasi HAM Sedunia, Kovenan Hak Sipil dan Politik, Kovenan Hak Ekonomi dan Sosial-budaya, dll) sudah diratifikasi dan diadopsi dalam perundangundangan Indonesia. UUD 1945 setelah mengalami 4 kali amandemen telah memuat banyak pasal mengenai hak asasi manusia. UU organik juga sudah terbentuk. Dengan telah terbentuknya UU Pengadilan HAM, seharusnya banyak kasus pelanggaran HAM yang sudah bisa dituntaskan. Tapi kenyataannya tidak demikian. Banyak kasus pelanggaran hak asasi manusia tidak mendapat penyelesaian semestinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa keadilan tidak ditegakkan. Bisa dihitung dengan jari mengenai berapa kasus HAM yang sudah diselesaikan oleh Pengadilan. Yang sangat menyolok mata dan memprihatinkan adalah belum dijamahnya oleh para

Sejatinya fakta-fakta tersebut di atas saja sudah merupakan bukti yang cukup dan tak terbantahkan adanya tindak pelanggaran HAM berat. sehingga terasa adanya perlakuan diskriminasi. Sampai kapan. berarti para korban pelannggaran HAM berat masa lampau (1965-66) sampai waktu tak tertentu tidak bakal mendapatkan keadilan. Kalau kedua jalan tersebut dewasa ini tidak dapat ditembus. Mantan rejim Suharto dan pendukungnya yang sampai sekarang masih berperan di mana-mana tidak menghendaki adanya pengadilan terhadap pelanggaran HAM berat 1965-66. Berhubung dengan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia Ifdhal Kasim. sebab masih menyisakan eksistensi impunity. ratusan warganegara Indonesia di luar negeri dicabuti paspornya. bahwa: ―Mantan terpidana kealpaan dan politik dapat menjadi pejabat publik‖. Sebab terlalu banyak oknum yang berkepentingan agar jalan tersebut tertutup. karena dianggapnya bertentangan dengan UUD 1945. Juga di dunia internasional tidak terdengar suara kepedulian para institusi/lembaga hak asasi manusia terhadap jutaan korban pelanggaran HAM berat 1965-66 dibanding dengan kepeduliannya terhadap para korban pelanggaran HAM lain-lainnya. Pejabat publik bisa diartikan sebagai presiden. Nah kasus para korban pelanggaran HAM tersebut di atas semuanya sampai detik ini belum dituntaskan oleh para penegak hukum. menteri. Ini jelas juga merupakan tindakan diskriminasi. mereka tersebut juga menjadi korban pelanggaran HAM kedua. sebab UU KKR 2004 dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi. Sudah berlalu 42 tahun pelanggaran HAM berat tersebut sepertinya dianggap tidak terjadi apa-apa. Sedang jalan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. itulah pertanyaannya.penegak hukum kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang terjadi tahun 1965-66 berkaitan dengan peristiwa G30S. Hanya kepada Ifdhal Kasim diharapkan agar pembelaan terhadap korban pelanggaran HAM masa lampau tidak mengulang atau melanjutkan praktek diskrimnatif (pilih kasih) seperti telah diterangkan di atas. Ketua KOMNAS HAM baru mempunyai niat untuk melaksanakan fungsinya sebaik mungkin sebagai penanggung jawab kebijakan institusi penegak HAM. Padahal pendiskriminasian penanganan kasus pelanggaran HAM tersebut di atas identik dengan membiarkan berlangsungnya ketidak adilan dan eksistensi impunitas. Jalan Pengadilan HAM agaknya sangat sulit dilaksanakan. tampak ada dua jalan: pertama melalui pengadilan HAM dan kedua melalui Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. yang praktis. yang dinamakan negara hukum. Meskipun UU KKR tersebut jelas tidak akan menghasilkan keadilan sejati. Fenomena tentang tindakan diskriminasi di luar negeri dan di dalam negeri yang tampak berjalan seiring tentu menimbulkan pertanyaan logis dan adil: Mengapa demikian terjadi? Apakah donasi dari luar negeri kepada lembaga-lembaga di Indonesia mempunyai pengaruh kuat terhadap timbulnya fenomena tindakan diskriminasi tersebut di atas?. Kami (para korban) melihat penanganan kasus korban pelanggaran HAM berat masa lampau (1965-66) sangat minim sekali. Tambahan pula adanya jutaan sanak saudara mereka yang tak mengerti apa-apa didiskriminasikan hak-hak politik dan sipilnya oleh penguasa Orde Baru. berkaitan dengan pelanggaran HAM berat 1965-66. kebenaran dan keadilan masih belum ditegakkan di Indonesia. Tampaknya masa waktu 42 tahun yang telah dilalui masih harus diperpanjang lagi. gubernur. Adalah suatu hal yang positif putusan Mahkamah Konstitusi baru-baru ini. Padahal tanpa dibuktikan kesalahannya berdasarkan hukum yang berlaku jutaan manusia telah dibantai. Sekali lagi kita tidak melihat . yang merupakan jalan kompromi dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lampau (terutama yang berkaitan dengan tahun 1965-66) ternyata mengalami kegagalan. toh telah dimatikan sebelum sempat berjalan. walikota dan lai-lainnya. Dalam usaha penegakan kebenaran dan keadilan. ribuan orang dibuang ke pulau Buru dan dijebloskan di penjara-penjara. Hal ini perlu didukung dan disokong sepenuhnya. Dan bersamaan dengan itu tersirat arti pembenaran terhadap tindak kejahatan melawan kemanusiaan.

yang seharusnya dalam memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia tahun ini dijadikan bagian tema penting demi transparansi dan sosialisasi penegakan HAM. 1. tetapi orang-orang yang dilanggar hak asasinya.jamahannya kepada para korban pelanggaran HAM berat 1965-66. Mengingat besarnya korban pelanggaran HAM berat 1965-66 maka penyelesaian hukum secara adil kasus pelanggaran HAM berat 1965-66 seharusnya mendapat prioritas utama. Sebab merekalah yang membuang orang-orang tersebut di atas ke pulau Buru dan menjebloskan ke dalam penjarapenjara. tetapi mereka adalah korban tindak kejahatan kemanusiaan. Kalau penyelenggara negara dan lembaga-lembaga HAM menyadari hal-hal tersebut di atas penanganan untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat 196566 paling tidak harus berjalan sejajar/paralel dengan penanganan masalah pelanggaran HAM lainnya. Tidak perlu susah-susah njlimet mencari data-data. terutama pelanggaran HAM yang menimpa TKI kita saat ini? 1. sebab tidak pernah diproses berdasar hukum. maka mantan tapol pulau Buru (korban pelanggaran HAM. Bahkan kalau pun dokumen-dokumen tersebut sudah dimusnakan. Dan kalau penegak hukum berkemauan menjalankan fungsinya sebagai penegak keadilan maka mudah saja menunjuk hidung siapa yang melakukan pelanggaran HAM berat 1965-66. Keadilan dan Konstitusi di Indonesia. Semoga masa depan penyelesaian masalah tersebut mempunyai perspektif yang positif bagi penegakan demokrasi. mestinya fakta pembuangan ke pulau Buru saja sudah merupakan bukti kuat yang tak terbantahkan tentang adanya pelanggaran HAM berat.2 Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam pembuatan makalah ini adalah sebagi berikut : a) Apa yang menyebabkan seringnya terjadi pelanggaran HAM di luar negeri ? b) Kasus pelanggaran HAM apa saja yang sering terjadi di luar negeri? c) Bagaimana tanggapan dan peranan pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan pihak hukum melihat kasus pelanggaran HAM yang terjadi di luar negeri hari ini. b) Untuk mengetahui kasus pelanggaran HAM yang sering terjadi di luar negeri. Mereka bukan pelaku kejahatan. sebab semuanya ada di arsip kopkamtib (kalau belum keburu dimusnahkan). Sedang diskriminasi dalam penanganan kasus pelanggaran HAM (terutama kasus pelanggaran HAM berat 1965-66) masih terus berjalan. Mereka di sana mendapat perlakuan yang biadab dan disiksa dengan kejam. bahkan pernah KTPnya ditempeli kata ―ET‖ sehingga di mana-mana mendapatkan kesulitan dalam hidupnya.3 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : a) Untuk mengetahuiapa penyebab atau motif seringnya terjadi pelanggaran HAM di luar negeri. Tampak perjuangan untuk tegaknya Keadilan dan Hak Asasi Manusia di Indonesia masih jauh dari sukses untuk menggeser sasarannya dari titik mati. tidak boleh menjadi guru dan larangan-larangan lainnya. Tapi sebaliknya mereka ini bahkan mendapatkan perlakuan-perlakuan yang sangat jelek – bertentangan dengan HAM. yaitu penguasa-penguasa militer rejim Suharto pada waktu itu. Mereka ini bukan orangorang terpidana politik. Contoh: ribuan orang yang dibuang ke pulau Buru belasan tahun tidak pernah dibuktikan kesalahannya berdasarkan hukum. keadilan dan HAM. c) Untuk mengetahui bagaimana peranan pemerintah yang bekerja sama dengan pihak hukum dalam menangani kasus pelanggaran HAM yang telah menimpa TKI kita sampai hari . misalnya tidak boleh menjadi pegawai negeri. Sayang sekali hal tersebut di atas tidak mendapat singgungan dari Mahkamah Konstitusi. bukan mantan terpidana) secara logika mestinya menjadi pejabat publik bukan masalah lagi. Kalau mantan terpidana politik (jadi ada putusan pengadilan) saja menurut Mahkamah Konstitusi dapat menjadi pejabat publik.

pemerintahan AS berulangkali mencoba memotret pelanggaran HAM itu sebagai insiden yang terpisah. Karena itu. Kebijakan administrasi yang menciptakan iklim Abu Ghuraib dalam tiga cara fundamental pengelakkan dari hukum intenasional. 1. promosi dan perlindungan HAM berdasarkan penghormatan pada perbedaan budaya dalam kerangka universalitas merupakan salah satu pilar kehidupan modern saat ini. Musim Semi 2007 94 halaman Direview oleh Hamid Sultan Saleki (Atase Pres Kedubes Iran di Jakarta) Jelas. Buku ini menggunakan lebih dari 117 referensi sebagai sumber data dan informasi tentang pelanggaran HAM yang dilakukan oleh AS. Situasi yang mengerikan di tempat-tempat seperti Tanjung Guantanamo dan Bagram dan kisah – kisah tentang pusat-pusat penahanan rahasia di seluruh dunia akan berdampak negatif terhadap struktur konsep hukum internasional tentang HAM dan penerapannya di dunia. Iran. Kejadian itu berasal dari keputusan yang dibuat oleh Pemerintahann AS untuk membelokkan. Lebih parah lagi. Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran. menerapkan metode interogasi yang bersifat memaksa dan pendekatan tidak melihat kejahatan. dan juga memperlakukan dengan buruk tahanan di penjara Abu Ghuraib di Irak. yaitu memperoleh informasi melalui buku – buku yang memuat isi tentang kasus pelanggaran HAM . BAB II PEMBAHASAN 2. Kendati fakta bahwa AS telah meratifikasi Konvensi PBB yang menentang penyiksaan dan . mengabaikan. ketika potret pertama muncul mengenai personel militar AS menghina.ini. termasuk penetapan standar dan aplikasi HAM di dunia. 1. Tetapi kenyataannya pola pelanggaran ini tidak berasal dari aksi beberapa tentara yang melanggar hukum. Negara-negara bertanggung jawab dalam domain HAM berdasarkan kenyataan mereka memiliki instrumen-instrumen kekuatan yang diperlukan untuk memberi arah dan efektualitas kepada kekuatan aktif globalisasi. Ketaatan. menyiksa. pelanggaran hak-hak sipil dan politik oleh Pemerintahan AS terhadap mereka yang ada di dunia dalam apa yang disebut ― perang terhadap teror ‖ tak dapat disamakan dengan pelanggaran HAM oleh sebuah pemerintahan kecil dalam wilayah yang kecil. selain itu.4 Metode Penelitian Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah melalui metode pustaka. menemukan interpretasi negatif atas ketentuan hukum internasional terhadap HAM di dalam kultur unilateralisme yang sedang tumbuh. data – data pendukung diperoleh melalui media internet. tidak mendengar kejahatan pemerintahan Bush. perangai HAM para pemain yang lebih berpengaruh di dunia memiliki dampak besar pada semua aspek kehidupan modern. itu akan digunakan sebagai rujukan oleh pihak lain.5 Kegunaan Adapun kegunaan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menambah referensi serta informasi bagi penulis. satu-satunya aspek pengecualian dari pelanggaran di Abu Ghuraib adalah potret. kerja segelintir tentara yang buruk yang bertindak tanpa perinta. Sejak April 2004. Ini merupakan buku pertama yang ditulis mengenai pelanggaran HAM berat oleh AS yang terang-terangan berdasarkan sumber-sumber dari berbagai lembaga internasional. yang ditandai dengan globalisasi yang sedang tumbuh.1 Pelanggaran Ham Amerika Serikat Artikel ini dikutip dari buku ―Human Rights Violation by The United States of America‖ yang dikeluarkan pada 2007 oleh Departemen HAM—Kementerian Politik Luar Negeri. Kenyataannya. atau mengesampingkan hukum. Di samping itu juga dapat dimanfaatkan oleh pembaca pada umumnya untuk lebih mengetahui sistem dan tata cara penanganan kasus – kasus pelanggaran HAM.

Irak. dan pada kasus-kasus kematian yang dicurigai di tempat tahanan di salah satu lokasi-lokasi ini. Fasilitas penahanan AS yang utama di Afghanistan adalah di pangkalan udara Bagram. beberapa ahli hukum telah mengungkapkan bahwa AS dapat diwajibkan untuk mengadili beberapa prajuritnya untuk kejahatan perang dan dibawah Konvensi Ketiga dan Keempat. di pangkalan udara Bagram dan lokasi lain di Afghanistan. Bagaimanapun. Human Rights Committee telah mencatat dengan keprihatinan kekuarangan-kekurangan menyangkut kemerdekaan. dan bahwa Pemerintahan AS telah mengakui bahwa perjanjian – perjanjian dimaksud mengikat dalam perang untuk pembebasan Irak. di fasilitas penahanan di Guantanmo. termasuk suatu hasil dalam kematian tahanan. deprivasi indera. CIA juga menahan tahanan yang tak jelas jumlahnya. AS telah secara eksplisit dan sistematik melanggar standar internastional menyangkut perlakukan manusiawi terhadap tahanan yang membawa pada keberatan yang dimunculkan oleh organisasi internasional inter alias Human Rights Commission and Committee Against Torture. dalam jawaban. dan lokasi di luar negeri lainnya. termasuk sifat administratif atau kurang dari satu tahun penjara. dan efektivitas investigasi menjadi tuduhan penyiksaan dan kekejian. Afghanistan. terlebih.Konvensi Ketiga dan Keempat Geneva. hukuman-hukuman dan reparasi yang dijamin buat korban. The Committee menyesal AS tidak memberikan informasi cukup menyangkut penuntutan yang dilontarkan. AS harus mengambil tindakan cepat untuk menghapus semua bentuk penyiksaan dan perlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel militer dan sipil. AS telah gagal memberi penjelasan yang cukup atas tuduhan perlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel militar dan intelijen AS di Afghanistan. dan menjamin mereka dihukum secara wajar. yang mengutip laporan-laporan bahwa para tahanan telah disiksa atau diperlakukan secara kejam. ketidak-berpihakan. di teritori mana saja dibawah juridiksinya. telah membawa pada hukuman yang lembut. termasuk di Kabul. personel militer dan intelijen AS di Afghanistan melakukan sistem interogasi yang meliputi penggunaan deprivasi tidur.. Jelas. Sejak kejatuhan pemerintahan Taliban di Afganistan. Juga menjadi keprihatinan bahwa investigasi dan penuntutan banyak kasus-kasus ini. dan pelanggaran dalam seksi itu adalah ―pelanggaran berat‖. Selain itu. Ada banyak laporan tentang pelanggaran hak asasi manusia oleh personel militer dan intelijen AS di Afghanistan. Dalam hal ini. Menurut Human Rights Watch. perlakukan atau hukuman yang tidak manusiawi atau merendahkan yang ditimpakan oleh militer dan personel non militer AS atau pekerja kontrak. dan harus segera serta melakukan tidakan investigasi secara mendalam. tidak manusiawi dan perlakukan yang menghina atau hukuman yang dilakukan oleh anggota militer dan sipil tertentu di Afghanistan dan Irak. AS juga di klaim sebagai Negara pelanggar HAM terburuk selama 50 tahun . menurut keseriusan kejahatan. Dalam hal ini. dan memaksa tahanan untuk duduk atau berdiri dalam posisi yang menyakitkan untuk periode waktu yang lama. terlihat bahwa Pemerintahan Bush mengklaim para tahanan yang diambil dari Abu Ghuraib tidak digolongkan sebagai tahanan perang di bawah hukum internasional. Sejak 2002 Kamp Guantanamo telah menjalankan perannya sebagai penjara militer dan kamp interogasi dan menahan lebih dari 775 tahanan dari 44 negara dan kebanyakan orang-orang yang dicurigai oleh pemerintahan AS sebagai operatif Al-Qaeda dan Taliban. tahanan perang orang sipil yang ditahan dalam suatu perang tak dapat diperlakukan dalam perangai yang merendahkan. menuntut semua yang bertanggung jawab bagi tindakan semacam itu. penggunaaan Guantanamo sebagai penjara militer telah diserang oleh organisasi-organisasi hak asasi manusia dan para pengritik lain. pasukan pimpinan AS telah menangkap dan menahan ribuan orang Afghanistan dan warga negara asing lain di seluruh Afghanistan. The Committee Against Torture (CAT) menyuarakan keprihatinannya atas laporan-laporan yang bisa dipercaya mengenai tindakan penyiksaan atau kekejian.

Sekretaris Jenderal Irene Khan menyatakan. yang menyebabkan kasus tewasnya sejumlah tahanan di penjara AS. Orang-orang ini ditahan atas dugaan terkait dengan Al-Qaeda. bukti-bukti menunjukkan adanya pola penyiksaan fisik maupun verbal yang dilakukan oleh para penyidik. Mereka tidak diberi akses ke keluarga atau ke penasehat hukum. di penjarakan AS tanpa proses hukum di Afghanistan. Sepanjang tahun 2003. telah menyalahgunakan senjata dan menggunakan bahan kimia terhadap para tahanannya. Selain tidak memberikan akses pada keluarganya. perang terhadap terorisme seharusnya dibarengi dengan upaya melindungi hak asasi manusia. Amnesti Internasional menyatakan. merupakan pelanggaran hak asasi. Selain itu. di penjara Guantanamo. sudah 65 orang yang menjalani hukuman mati di AS. Selain AS. mengganggu rasa keadilan dan kebebasan. Selain di Guantanamo. Laporan itu juga menyebutkan. Kuba. Disamping itu.‖ tulis laporan tersebut. diduga AS menahan sejumlah tawanannya di beberapa lokasi yang tidak diketahui. Khan mengatakan. sejak negara adidaya itu mengeluarkan kebijakan perang terhadap terorisme dan invasinya ke Iraq. Amnesti Internasional menyatakan.‖ papar laporan tersebut. sudah ada 885 orang yang menjalani hukuman mati sejak AS menerapkan kembali hukuman itu pada tahun 1976. saling bertentangan. mengkritik AS karena berupaya mendapatkan kekebalan hukum dari pengadilan internasional bagi tentaranya yang melakukan kejahatan perang. AS telah mengabaikan dan menempatkan dirinya diluar sistem hukum yang ada. kampanye anti terorisme dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. agenda keamanan global yang dipromosikan oleh AS. Amnesti Internasional. dari perburuan yang membabi buta yang dilakukan AS sejak peristiwa 11 September.terakhir. AS telah kehilangan moral dan potensinya untuk melakukan segalanya dengan cara yang damai. Yang paling hangat. Ketika AS dan . Amnesti Internasional menilai Inggris juga telah melakukan pelanggaran Ham di Iraq. AS dinilai juga telah melanggar aturan internasional dalam menerapkan hukuman mati ini. karena telah mengenakkannya pada anak dibawah umur 18 tahun. dunia telah melihat kenyataan yang sebenarnya. Apa yang dilakukan AS. ―Pengadilan di Inggris dan AS. lembaga HAM yang berbasis di London ini menyebutkan. kedua negara ini mengklaim Iraq punya senjata pemusnah massal hanya untuk membenarkan tindakannya di negara lain. penahanan sekitar 6. AS juga tidak memberi akses agar para tahanan bisa didampingi pengacar agar proses hukumnya bisa segera dilakukan. Amnesti Internasional juga mengkritisi penerapan hukuman mati di AS. ratusan orang dari sekitar 40 negara.000 anak-anak migran dengan tuduhan melakukan kenakalan remaja. antara lain. pelanggaran Ham lainnya yang dilakukan AS. miskin visi dan tidak punya dasar yang kuat. dan membuat dunia menjadi tempat yang mengerikan. Dalam laporan tahun 2004-nya. ―Lebih dari 600 warga negara asing ditahan tanpa tuduhan yang jelas atau proses hukum. Total. Amnesti Internasional (AI) menilai Amerika Serikat sebagai pelaku pelanggaran HAM terburuk selama 50 tahun terakhir. menyerang negara lain dengan mengerahkan tentaranya. polisi dan penjaga penjara di AS. Amnesti Internasional juga memaparkan.‖ kata Khan dalam keterangan persnya di London. pihak Departemen Kehakiman AS telah mengakui ada problem besar dalam menangani ratusan tahanan warga negara asing sejak peristiwa 11 September. kini mulai melakukan evaluasi atas kekuasaan eksekutif yang sudah melanggar hak asasi. menyebabkan ribuan orang di Iraq ditahan. Invasi dan penguasaan wilayah Iraq oleh otoritas yang dibentuk negara-negara koalisi. Ini adalah konsekuensi logis. Anak-anak ini ditahan sampai berbulan-bulan. setelah foto-foto penyiksaan dan pelecehan di penjara Abu Graib tersebar di masyarakat luas. tapi pada kenyataannya.

tapi yang terjadi adalah Amerika menyerang Iraq dan Afghanistan. mereka sendiri telah menjadi senjata pemusnah massal yang sesungguhnya. ancaman terorisme anti-Barat akan makin meningkat pasca aneksasi atas Irak. rasis. jika gagal dan Irak kembali menjadi negara otoriter maka harapan itu akan sirna.mana mungkin? Mereka adalah saudara kita sendiri. memperlakukannya dengan semena mena.mendukung agresor zionis membantai Palestina dan lain sebagainya. Lembaga ini bahkan menyebut Israel sebagai penjahat perang karena tindakan brutal yang dilakukannya. diskriminasi. AS-Inggris juga telah menyebabkan makin bertambahnya pengikut jaringan Al-Qaeda menjadi sekitar 18. Namun demikian. dan hal itu akan menjadi mimpi buruk bagi strategi AS dan Barat. Masih ingatkah pendapat Amerika terhadap kita. Laporan itu menilai.asal diketahui saja setelah merdeka mereka malah hidup jauh lebih susah daripada hidup bersama kita dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. keberhasilan demokratisasi di Irak akan menjadi sebuah model bagi reformasi negara-negara Teluk dan Timur Tengah di mana Timteng sebagai kunci bagi keamanan regional dan stabilitas internasional. akhirnya AS akan dipandang sebagai penjajah bukan sebagai pembebas.Tidakkah Amerika sadar bahwa setelah genderang perang ditabuh jutaan orang menderita akibat ulahnya.000 anggota yang tengah bersiap melakukan aksi penyerangan atas Barat.Inggris terobsesi dengan adanya ancaman senjata pemusnah massal. IISS adalah sebuah lembaga studi terkenal yang bermarkas di London Inggris. menurutnya. juga menyoroti masalah pendudukan Israel di Palestina.Amerika menuduh kita sebagai bangsa yang tidak becus mengatur negara kita sendiri. Maksud hati hendak menjadi polisi dunia apa daya jadi teroris dunia. terbukti setelah AS-Inggris mencaplok Irak. sepanjang tahun 2003-2004 telah terjadi intervensi AS atas Irak dalam masalah-masalah internasional. ratusan ribu orang tewas di Iraq dan Aghanistan dan rakyat Palestina juga menderita akibat senjata buatan Amerika yang . Di berbagai media internasional kita dituduh menjajah Timor Leste. Begitulah ungkapan yang klop bagi AS yang tengah dihantam kutukan dunia internasional atas kasus Abu Gharib. Mereka sudah bertindak tidak adil. Laporan lembaga hak asasi manusia Amnesti Internasional ini.bangsa Indonesia tentang pelanggaran HAM yang kita lakukan di Aceh.pembunuhan dan pembantaian. IISS juga melontarkan kritikan pedas atas AS-Inggris. penyebab munculnya kemiskinan. Selanjutnya AS mengklaim bahwa Negara kita sebagai pelanggar HAM.Kita dianggap bangsa yang tidak beradab tidak mengerti tentang apa itu hak asasi manusia. Bahkan menurut IISS. Padahal waktu itu kita tidak pernah melakukan genosida.itu bukan keputusan sedikit orang dan tidak main – main . Selain itu. mereka adalah satu tanah tumpah darah dengan kita. Adalah The International Institute for Strategic Studies (IISS) yang menuduh AS dan Inggris sebagai pemicu utama kian merebaknya rasa tak aman di dunia. perdagangan senjata gelap dan melakukan kejahatan terhadap anak-anak dan wanita. Sebelumnya IISS pada tahun 2003 telah memprediksi bahwa.Asal kita tahu saja Timor Timur itu memang daerah miskin tidak punya sumber daya alam yang dapat diandalkan. sekarang ini AS tengah menebar benih-benih perpecahan antara dirinya dengan Eropa. Hal ini menurut IISS. AS – Inggris ancaman terbesar bagi keamanan dunia. dan menelantarkanya. Menurut IISS.itu dari lubuk hati kita yang terdalam.senasib sepenanggungan dan bahkan pendahulu kita berjanji untuk mengikrarkan Indonesia Raya dari Sabang sampai Merauke. Setiap tahunnya IISS selalu merilis laporan-laporan yang berkaitan dengan isu-isu internasional strategis dan mengkaitkannya dengan perkembangan paling anyar di berbagai belahan dunia.Timor Leste (dulu Timor Timur) dan Papua. mereka tak akan mampu membayar harga kegagalannya di Irak.yang terjadi kita justru membantu Timor Timur (sebutan dahulu) membangun sarana infrastruktur dan pemerataan pembangunan. semena-mena.

mereka di maki-maki. sedang malam hari tidak ada jatah makan lagi.Israel. Dom Cafe. sedangkan untuk posisi cook (tukang masak). setelah pengurusan paspor selesai. Tidak itu saja. kelahiran Jakarta. adalah salah satu tamatan Sekolah Mengah Pariwisata (SMIP) yang mencoba menambah pengalaman dan mengadu nasib ke negeri seberang (Malaysia). Pendek kata. Dapat ditebak. (KJRI. Selanjutnya. mereka bertiga sangat terkejut. dalam sehari. mereka bertiga bersama sang calon majikan menuju rumah kediamannya di kawasan KL. Sesampai di bandara KL. sang calon majikan sudah menunggu mereka bertiga. memutuskan menerima tawaran bekerja di Malaysia. serta menyampaikan identitas mereka bertiga guna pengurusan paspor. Kesemuanya itu harus mereka kembalikan melalui pemotongan gaji. Sebagai gambaran. biaya pengurusan paspor dan transportasi.5 juta rupiah tersebut. yaitu: sejak buka restoran/kedai jam 09. di Jakarta tidak ada informasi dan perjanjian mengenai hal itu.00 hingga sekitar jam 24. Selanjutnya. kejengkelan. itupun tidak diperbolehkan mengambil lauk-pauk. Ia mempuyai pengalaman kerja di beberapa tempat di Jakarta sebagai coffee maker. gaji setara dua jutaan rupiah. dan menawari pekerjaan serupa dengan gaji yang lebih besar di Malaysia . Ketika ia sedang bekerja di tempat kerjanya di kawasan Senen. dan majikan mengetahuinya. Peter menemui sang calon majikan di sebuah hotel di kawasan Senen dan menyatakan kesanggupan beserta dua orang rekannya.2 Kasus Pelanggaran HAM Melalui Perekrutan Langsung TKI Salah satu faktor penyebab kompleksitas permasalahan yang terus silih berganti menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia adalah penipuan. antara lain: di Hotel Horison. Disamping itu. Peter yang berumur 23 tahun. pelecehan seksual/pemerkosaan dan sebagainya.diberikan kepada majikanya. tertarik pada penjelasan Peter dan menyambut baik ajakannya untuk bersama-sama bekerja di negeri jiran. tindak kekerasan. Demikianlah sehari-harinya mereka bekerja. Untuk posisi helper. dan terakhir di sebuah restoran di kawasan Senen. Kebijakan Pemerintah Malaysia yang mengizinkan calon majikan Malaysia merekrut langsung TKI di Indonesia.I. mereka hanya di beri makan nasi satu kali saja. dan diancam dipotong gaji. berangkatlah mereka bertiga menuju Kuala Lumpur (KL). untuk sekedar mengganjal perut. kepada mereka bertiga sudah disodori kuitansi atas sejumlah biaya proses pengurusan paspor dan biaya transportasi (Jakarta-KL). kekesalan mereka bertiga bertambah lagi. hitung-hitung untuk menambah pengalaman. sejak hari pertama mereka bekerja.00 waktu setempat. berikut dideskripsikan kasus yang menimpa Peter (asal Jakarta) dan dua orang rekannya (asal Sunda) berdasarkan penuturan mereka di Konsulat Jenderal R. Setelah beberapa hari berpikir. juga minta pendapat orang tuanya. ditanggung sepenuhnya oleh sang calon majikan. dan hanya dengan kuah saja. datang menghampiri seorang pria paroh baya pengunjung restoran yang memperkenalkan diri berasal dari negeri jiran (Melaysia). yang pada akhirnya . Pria tersebut juga memintanya untuk mencarikan beberapa orang pekerja lainnya. dan seorang lainnya lulusan SMP (30-an tahun) sebagai calon tukang masak. mereka hanya mendapat jatah secangkir teh (manis). Pria lajang berkulit putih dan berambut lurus. secara sembuyi-sembuyi mereka makan sesuatu. Jika. perlakuan tidak humanis juga sudah mereka rasakan. Peter yang terakhir bekerja di sebuah restoran di kawasan Senen sebagai coffe maker dan telah bergaji 1. Padahal. kedua temannya tersebut salah satunya tamatan STM (23 tahun) jurusan mesin sebagai calon helper. mereka bertiga tidak diperbolehkan duduk. Tanpa pikir panjang. namun telah banyak pengalaman sebagai tukang masak―. ia menemui beberapa orang kenalannya dan menginformasikan jenis pekerjaan dan gaji dengan bekerja di Malaysia. Pada hari pertama mereka bekerja . Sekitar tiga-lima bulanan kemudian. over worked. sekitar jam 15-16-an waktu setempat. gajinya setara tiga jutaan rupiah. atas kerjasama pria asal negeri jiran tersebut dengan ―calo‖ di Jakarta (kawasan Senen). dan beralamat di Pondok Pinang Kebayoran Lama Lebak Bulus ini. Kegundahan. 2. Pagi hari.

― Pemerintah Indonesia menegaskan kembali agar Kepala Polisi Malaysia untuk menginvestigasi.= Rp.600. Jakarta. Dengan asa yang masih tersisa. dan ini akan menjadi agenda penting hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Abdullah Badawi. masalahnya memang kelambatan di sistem peradilan Malaysia dan ini terus kita dorong. Demikian pula dengan kasus Nirmala Bonat yang majikannya sudah dihukum 20 tahun namun eksekusinya harus tertunda karena pelakunya mengajukan banding. 520.3 Penanganan Kasus TKI Di Malaysia Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Indonesia meminta Malaysia mempercepat penanganan hukum terhadap kekerasan yang menimpa TKI di negara tetangga itu . Di KJRI Johor Bahru inilah mereka bertiga untuk beberapa hari tinggal (tidur di ruang istirahat driver KJRI).000.-) dari janji semula di Jakarta (Indonesia) dua-tiga jutaan rupiah setara RM. 1. dengan susah payah (hanya) diberi gaji RM. Dino mengaku telah menelepon Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia untuk menyampaikan posisi pemerintah Indonesia yang mengutuk dan menyesalkan pembunuhan Munti. 200 (RM. Pemerintah juga akan terus melindungi TKI di Malaysia melalui tindakan preventif melalui . terutama setelah terulangnya penyiksaan terhadap TKI di negara itu beberapa waktu lalu. Untuk melindungi TKI di Malaysia sebagai tindakan preventif. dan masing-masing mereka. 2. (Kedutaan Besar R. pernah mengadakan pertemuan bilateral untuk hanya membahas 18 kasus kekerasan yang menimpa TKI di Malaysia..‖ ujar Dino. 200 X Rp. Sesampai di sana. Jadi ada beberapa kasus.‖ ujarnya.‖ ujarnya. mereka bertiga meninggalkan KBRI KL dan menuju KJRI Johor Bahru. Dino menyebutkan kasus yang mengalami kemacetan di antaranya adalah kasus Ceriyati yang belum ada keputusan sejak 2006 serta sidang pemukulan terhadap wasit karate Indonesia.200-an untuk posisi tukang masak. menyatakan Duta Besar Indonesia di Malaysia Da`i Bachtiar telah menyurati Kementerian Luar Negeri dan instansi lain di Malaysia tentang penyiksaan yang dialami TKI di Malaysia. Akhirnya. yang seharusnya dimulai pada Agustus 2009 namun ditunda hingga Januari 2010. dan dengan sangat hati-hati juga. mereka bertiga di sarankan ke KJRI di Johor Bahru. 2. 750-an lebih untuk posisi coffe maker dan helper. Dino mengakui. yang akhirnya dipulangkan ke tanah air melalui Batam/Tanjung Pinang. Pemerintah Indonesia mendorong agar kasus ini segera dituntaskan dan pelaku yang diduga majikannya diganjar hukuman yang setimpal. dan RM. ―Itu yang menjadi komplain Presiden. Kebetulan tetangga dekat Peter bertiga ada seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia yang menolong mereka. penanganan hukum kasus kekerasan TKI di Malaysia memang lambat dan bahkan macet karena masalah proses pengadilan di Malaysia. Tetapi. Juru Bicara Kepresidenan Dino Pati Djalal di Kantor Kepresidenan. pmerintah akan terus bernegosiasi dengan Malaysia untuk merevisi moratorium pengiriman TKI ke Malaysia yang saat ini masih dalam tahap finalisasi.mereka bertiga hanya bertahan sekitar 1. hingga perempuan asal Jombang itu meninggal dunia pada 26 Oktober 2009.I. ―November ini akan ada pertemuan lagi. karena di KBRI KL tidak ada shelter untuk menampung TKI laki-laki. mereka bertiga di pagi buta sebelum subuh melarikan diri dengan merangkai sarung dan apa saja yang bisa dirangkai untuk menuruni rumah sang majikan yang bertingkat itu secara bergantian. Dino menuturkan Presiden Yudhoyono dan Perdana Menteri Malaysia yang dulu. Munti Binti Bani. Atas bantuan dan petunjuk PRT itulah Peter dan dua orang rekannya dengan sangat hati-hati (menghindari aparat berwajib setempat) menuju Kantor Perwakilan R./KBRI) di Kuala Lumpur. Donald Kolopita. banyak kasus hukumannya ringan dan deadlock karena terlalu bertele.5 bulan bekerja di rumah makan milik majikan tersebut. mereka bertiga menceritakan kasus yang mereka alami kepada aparat di KBRI.I.

dalam upaya melindungi mereka dari tindakan aparat pemerintah Malaysia. Dalam mewujudkan upaya dimaksud. Meskipun demikian. Berdasarkan hasil diskusi mengenai permasalahan TKI dengan institute terkait di Malaysia . Peluncuran awarness campaign melalui berbagai media masa. shelter KBRI menampung 71 orang TKI (Wanita) bermasalah yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Hasil observasi secara umum tim peneliti terhadap TKI di Shelter menunjukkan. Pendataan dan pendampingan bagi WNI yang menghadapi masalah hukum. Mr. saat ini telah dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan dan Pelayanan Warga Negara Indonesia (PPWNI) berdasarkan SK Kepala Perwakilan RI untuk Malaysia No. dan Perguruan Tinggi. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia yang ada di Malaysia. Penanganan kasus yang menimpa WNI/TKI. Azizah Kasim dari Institut Kajian Malaysia dan Antar Bangsa (IKMA).unit khusus antar departemen di Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia. yakni Migrant Care. Dari NGO/LSM di Kuala Lumpur. Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). pihak KBRI melibatkan organisasi Dharma Wanita. Peningkatan jejaring kerja dan pertemuan reguler dengan instansi terkait di dalam negeri dan Malaysia. Selain itu juga melibatkan NGO/LSM (Migrant Care dan IOM ) . Unsur perguruan tinggi di Kuala Lumpur yang dapat ditemui adalah Prof. Pelayanan pengaduan melalui SMS 33044 4. Non Goverment Organization (NGO)/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Anggotanya meliputi elemen struktur KBRI yakni: a) Fungsi Protokol dan Konsuler b) Fungsi Sosial Budaya dan Penerangan c) Fungsi Penerangan d) Atase Imigrasi e) Atase Ketenagakerjaan f) Atase Pendidikan g) Atase Perhubungan h) Atase Riset (BIN) i) SLO POLRI Tujuan Satgas adalah: 1) meningkatkan upaya perlindungan secara maksimal bagi seluruh WNI/TKI yang berada di wilayah akreditasi KBRI Kuala Lumpur 2) meningkatkan upaya dan bentuk pelayanan WNI/TKI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) yang bermasalah 3) Upaya-upaya yang dilakukan Satgas PPWNI meliputi. yang meliputi: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). khususnya perempuan. secara individual berupaya menangani masalah pekerja migran terutama TKI bermasalah. Indonesia tetap menghargai sikap Malaysia yang menyatakan akan mengusut tuntas semua kasus penyiksaan TKI di Malaysia dan berjanji akan melindungi warga negara Indonesia sebagaimana warga mereka sendiri. ditemui satu NGO/LSM. dan tidak ada sarana penampungan bagi TKI Pria bermasalah. kondisi . Meski demikian. penelitian ini fokus pada kelembagaan. 02/SK-DB/I/2006 tanggal 9 Januari 2006. bahwa TKI yang bersangkutan dalam pengawasan KBRI Kuala Lumpur. Saat dilakukan studi ini (5 Juni 2007). Di KBRI Kuala Lumpur. pihak KBRI memberikan surat keterangan. Penampungan sementara di KBRI Kuala Lumpur. Dino mengatakan. seorang pengamat pekerja migran di Malaysia. Kegiatan outreach di kantong-kantong TKI di berbagai daerah di Indonesia. Sesuai rencana pada trip 1. Kegiatan penyuluhan dan pelayanan publik di daerah konsentrasi TKI. Dalam kunjungan ke UKM tersebut tim peneliti juga sempat wawancara dengan Darul Amin. Alex Ong.

Prof. d) Alex Ong bergerak atas dukungan Partai PAS (Partai Islam se Malaysia). Upaya yang dilakukan antara lain dengan membantu TKI dalam pelayanan konseling. Yang berarti setiap hari ada 82 orang TKI yang kehilangan dokumen resmi dan menjadi TKI ilegal. para TKI bermasalah di shelter tersebut berharap agar kasus mereka segera selesai dan segera pulang ke tanah air. Dalam permasalahan TKI ini terdapat perbedaan cara pandang pemerintah Indonesia dan Malaysia. dan . dan lain-lain. Hal ini diharapkan agar dapat mempengaruhi dalam pengambilan kebijakan. advokasi. Namun demikian pengaruh dari hasil penelitian/kajian terhadap kebijakan pemerintah bukan lagi menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Khusus permasalahan TKI korban traficking dilaksanakan melalui kerjasama dengan IOM dengan kegiatan konseling dan bantuan pemulangan ke tanah air.mereka: lesu. dimungkinkan Departemen Sosial R. Untuk mengatasi kendala tersebut. bahwa waktu penyelesaian kasus sangat tergantung pada cepat atau tidaknya hasil musyawarah kesepakatan antara majikan dan agency dengan TKI yang bersangkutan. Menurut pimpinan IKMA–UKM. pihak KBRI merekrut relawan (dari perguruan tinggi setempat). bahkan terdapat beberapa orang TKI bermasalah yang diindikasikan mengalami gangguan jiwa dan penyimpangan perilaku. pihak KBRI sering mengalami kesulitan karena tenaga yang ada tidak mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan dalam menangani masalah sosial psikologis. sementara Indonesia disamping keimigrasian juga melihat pendekatan ketenagakerjaan (perburuhan). Penanganan oleh IOM ini dalam tahun 2007 akan segera berakhir. Azizah Kasim. dimana Malaysia memandang permasalahan TKI dari sudut keimigrasian semata. Pada kasus-kasus yang diselesaikan melalui proses pengadilan ada kecenderungan memerlukan waktu yang cukup lama dan tidak adanya kepastian. dan telah disampaikan ke pihak kerajaan. dan bahkan dijadikan pekerja seks komersial (PSK). dengan kerjasama dengan KBRI. takut.I. (Depsos) mengambil peran khususnya dalam hal pemulangan TKI dari Malaysia ke tanah air. Hal tersebut dikuatkan pihak KBRI. Pada umumnya. Dalam kasus-kasus seperti tersebut itu. terkait:apakah masalah mereka bisa segera selesai dan atau dapat dimenangkan oleh TKI dan tidak adanya kepastian waktu penyelesaian masalah. masuk tanpa dokumen. dan pemberdayaan TKI di daerah asal. stress. c) Alex Ong juga membangun image kepada Parlemen Malaysia tentang dampak yang muncul bila permasalahan migran tidak tertangani. b) Alex Ong membantu permasalahan TKI terutama yang berada di luar shelter dan belum ditangani oleh KBRI. tindak kekerasan/penganiyaan. NGO/LSM: a) Menurut Alex Ong (Migrant Care). sedangkan dana untuk kegiatan operasional berasal dari perorangan baik dari pengurus maupun pihak lain yang tidak mengikat. menggunakan dokumen palsu. tetapi harus sampai pada level TKI. masuk sebagai pelancong. sejak berada di Malaysia sampai pemulangan ke tanah air dan penanganan di daerah asal TKI. memang terdapat TKI di shelter mengalami kondisi tersebut. curiga. e) Alex Ong mengharapkan agar mekanisme infrastruktur kedua negara bisa diperbaiki. Untuk itu. Ada kecemasan pada diri TKI bermasalah. Kasus-kasus menonjol yang menimpa TKI adalah: gaji tidak dibayar. dan membangun capacity building. penyuluhan sosial. Ada beberapa kasus migran ilegal yang teridentifikasi oleh perguruan tinggi. beaya pemulangan TKI bermasalah dari Malaysia ke tanah air. tidak hanya dipahami oleh penentu kebijakan. sebagai mahasiswa. Pada akhirnya pihak KBRI berharap ada program dan kegiatan Depsos yang dapat diakses WNI/TKI dalam upaya perlindungan dan pelayanan WNI/TKI bermasalah. Pengalaman menunjukkan. pelecehan seksual/perkosaan. Misalnya. banyak hasil penelitian/kajian tentang pekerja migran oleh perguruan tinggi di Malaysia. setiap hari rata-rata terjadi kasus TKI lari dari majikan sebanyak 82 orang. antara lain.

Tak hanya dari sejumlah pemimpin negara lain yang sebelumnya mendukung politik AS di Irak. Begitu pula popularitas Bush di dalam negeri AS sendiri yang cenderung merosot. bahkan mengembang-biakkan terorisme.4 Implikasi Pelanggaran HAM Amerika Serikat Di Irak Sangat tepat. seharusnya mereka tidak mempraktikkan politik teror dan teror politik atas warga sipil Irak serta tak lagi mendukung penuh terorisme negara Israel di bawah PM Ariel Sharon. sehingga penanganan migran lebih obyektif dan fokus. Terbunuhnya 40 warga sipil Irak (yang sedang merayakan pesta pernikahan) oleh pasukan pendudukan AS dan terbunuhnya 45 warga sipil Palestina oleh tentara pendudukan Israel baru-baru ini hanya merupakan bagian bentuk terorisme negara yang secara sistematis dilakukan AS dan Israel. dimungkinkan adanya pusat informasi migran (Migrant Centre Information). Probability. bahwa Amerika Serikat secara moral tak lagi memiliki hak untuk menilai pelaksanaan hak-hak asasi manusia di negara lain. Terkait dengan hal itu disarankan perlu adanya suatu lembaga yang bertugas mengontrol keberadaan TKI di Malaysia. pernyataan Departemen Luar Negeri RI melalui juru bicaranya. baik di Indonesia maupun di Malaysia. Irak. Terjalinnya persekutuan antara kaum Syiah dan Sunni Irak serta pembangkangan yang dilakukan tokoh penting Irak pro-AS. Pemerintah Inggris di bawah PM Tony Blair-yang selama ini dikenal pendukung setia Bush-menghadapi tekanan dari dalam negeri agar menjaga jarak dengan AS.menggunakan dokumen orang yang sudah meninggal. tetapi juga dari kalangan tokoh-tokoh Irak sendiri yang sebelumnya mendukung penggulingan rezim Saddam Hussein. 2.Seorang pengamat TKI menyebutkan. Setelah Spanyol (salah satu sekutu AS di Eropa) menarik dukungannya atas pendudukan AS di Irak. Rekruitmen pekerja migran dimungkinkan ditangani melalui Goverment to Govermnet (G to G) antara Indonesia dan malaysia. dalam penanganan masalah TKI. Presiden AS George Walker Bush dengan susah payah membela diri dengan mengatakan. Jajak pendapat terakhir menunjukkan hanya 42 persen warga AS yang masih mendukung politik Bush di Irak.Bagaimana AS dapat mengklaim diri sedang memerangi terorisme jika tentaranya di Irak dan Afghanistan membunuh warga sipil dan merusak tempat-tempat suci keagamaan? AS mendukung penguasa Israel yang tak henti membantai warga Palestina. yang utama adalah bagaimana kita berupaya memberdayakan (empowerment) TKI. dan atau ―family net working‖. Ahmad Chalabi. Dengan demikian diharapkan eks TKI tidak lagi menjadi TKI. pengetahuan dan keterampilan dari perusahaan tempat kerja. tidak melibatkan agen seperti saat ini. Apa yang dilakukan penguasa Israel terhadap warga Palestina serta yang dilakukan tentara pendudukan AS terhadap warga sipil Irak pada hakikatnya tak lebih dari menanamkan benih-benih terorisme. dikemudian hari bisa menjadi vendor dari perusahaan yang bersangkutan. atas pasukan pendudukan AS menunjukkan betapa makin . Bila perlu eks TKI dengan bekal pengalaman. apa yang dilakukan tentaranya di Irak tidak mewakili perilaku bangsa AS secara keseluruhan. Sementara ini. 21 Mei lalu. dinilai kurang adanya kontrol dari pemerintah Indonesia untuk melihat perkembangan TKI. seperti yang selama ini terjadi di lingkungan migran asal Bawean (Komunitas Madura -orang Malaysia umumnya menyebut ―Boyan‖-). namun mampu mengembangkan usaha di daerahnya dengan modal yang diperoleh dari hasil kerja di luar negeri. Begitu pula jika AS benar-benar hendak memerangi terorisme. Penanganan TKI mulai dari daerah asal harus terintegrasi antar lembaga pemerintah dan penyalur TKI (Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia/PJTKI).Pernyataan Departemen Luar Negeri itu mengacu pada mencuatnya skandal penyiksaan dan pelecehan seksual yang dilakukan tentara AS di penjara Abu Ghraib. Marty Natalegawa.

anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB. mengabaikan tempattempat suci agama Islam Syiah di Irak. kecuali jika sekadar meraih kemenangan dalam pemilu AS. seperti serangan yang dilakukan terhadap sejumlah masjid di kota-kota suci Najaf dan Karbala serta makam Imam Ali. Bush tak punya banyak pilihan. Dalam periode tersebut jumlah TKI yang dipulangkan kembali sebanyak 109 orang dan 2 bayi. dan membangun sistem demokrasi di Irak) dalam realitasnya justru terbalik. Idealnya. dan Gerakan Nonblok.884. Satgas PPWNI juga menjalin kerjasama dengan LSM International Organization on Migration (IOM) disamping juga meminta tanggung jawab dari agen TKA yang ada di Malaysia maupun tidak sedikit juga yang menggunakan dana KBRI. serta pihak-pihak yang berkepentingan dengan stabilitas dan pembangunan politik. Malaysia. maka gaji dan kompensasi yang berhasil didapatkan adalah RM 140. Sejauh ini. Mencermati makin banyaknya kasus TKI yang mempunyai kasus di Malaysia khususnya dan beberapa negara lain yang banyak menerima TKI. membasmi terorisme. 2. seperti Liga Arab.909. 2. Dalam proses pemulangan ini.5 Peran Perwakilan Ri Dalam Penanganan TKI Bermasalah Sebagai salah satu tugas dan fungsi Perwakilan RI di luar negeri adalah memberikan bantuan dan pelayanan kepada WNI. Satgas PPWNI telah berhasil menyelesaikan 55 kasus yang terdiri dari 44 kasus gaji tidak dibayar.6 Penanganan Kasus Pembunuhan TKW di Kuwait Kalangan pelaksana penempatan TKI swasta (PPTKIS) mempertanyakan tewasnya seorang TKI asal Cirebon yang diduga kuat dibunuh oleh majikannya di Kuwait. Dengan langkah tersebut. OKI. penyelesaian tuntas atas tragedi Irak harus dilakukan melalui sebuah konferensi internasional yang disponsori PBB dengan melibatkan seluruh elemen di dalam negeri Irak. Bekerjasama dengani berbagai instansi di Indonesia juga selalu ditekankan agar kiranya kepada calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri agar memperhatikan kontrak kerja yang akan ditandatangani serta selalu membina hubungan dengan Perwakilan RI terdekat sehingga jika mengalami masalah akan dengan cepat dapat ditangani secara baik. sosial. 1 kasus penganiayaan.809. maka Satgas PPWNI berupaya untuk melakukan upaya pencegahan dan pendidikan publik kepada TKI agar kiranya dapat terhindar dari kemungkinan masalah yang dapat menimpa mereka. Dalam kaitan ini. 1 kasus pelecehan seksual dan 9 kasus lainnya. Dalam penanganan kasus selama bulan September-Oktober 2007 terhadap TKI yang bermasalah di Malaysia. yang sedang tertimpa musibah. 398. termasuk tenaga kerja.meningkatnya ketidakpuasan rakyat Irak terhadap kebijakan Bush di Irak. 4 November mendatang. dan ekonomi di Irak. Setelah invasi dan pendudukan AS berkepanjangan. bangsa dan rakyat Irak kini dihadapkan kehancuran infrastruktur sosial-ekonomi yang luar biasa. Apalagi keganasan tentara AS kian membabi buta. maka Satgas PPWNI juga melakukan upaya pemulangan ke tempat asal masing-masing TKI. ―Jenazah telah dimakamkan di sana tanpa sepengetahuan KBRI di Kuwait.‖ kata Ketua . Satgas PPWNI melaukan beberapa langkah yaitu berupa pemanggilan majikan dan agen dari TKI yang bermasalah ataupun melakukan penyerbuan ke rumah atau kantor agen.1 atau setar Rp. Dalam proses penyelesaian. Satgas PPWNI KBRI Kuala Lumpur telah secara aktif melakukan kampanye kesadaran kepada TKI tentang hak dan kewajiban sebagai tenaga kerja asing di Malaysia. Invasi AS ke Irak yang semula bertujuan ―mulia‖ (menghancurkan senjata pemusnah massal. di beberapa Perwakilan yang mempunyai TKI cukup besar telah dibentuk Satuan Tugas Pelayanan dan Perlindungan WNI (Satgas PPWNI) yang salah satunya berada di Kuala Lumpur.00. Dalam prosedur penyelesaian TKI bermasalah selanjutnya. membebaskan rakyat Irak dari rezim tiran. negara-negara tetangga Irak. G-7.

Yunus berharap agar kasus tewasnya Royati diusut tuntas dan dia mengimbau penempatan TKI ke Kuwait dihentikan selama proses pengusutan berlangsung agar menjadi perhatian bagi pemerintah Kerajaan Kuwait. Yunus juga menjelaskan bahwa pasal 73 ayat 2 UU No. 39 tahun 2004. juga didakwa membiayai tentara yang melakukan pelanggaran hak-hak asasi manusia secara besar-besaran di wilayah kaya minyak Delta Niger. 2. merusak sumber alam di Delta dan menghancurkan pertanian dan penangkapan ikan yang merupakan dasar penghasilan rakyat asli Ogoni.39/2004 hanya memiliki satu ayat yang berbunyi segala biaya yang diperlukan dalam kegiatan perekrutan CTKI dibebankan dan menjadi tanggung jawab PPTKIS. Perusahaan minyak Royal Dutch Shell memulai produksi minyaknya di Delta Niger pada 1958. KBRI. Sejak Rabu mendatang.p. pada 25 April 2009. Antara . PT BT mempertanyakan kebenaran berita tersebut ke KBRI di Kuwait melalui Atase Ketenagakerjaan.39/2004. Pada 4 Mei 2009.13B/03/KUWAIT/V/2009 yang isinya menyatakan bahwa betul TKI atas nama Royati telah dibunuh oleh majikannya sendiri. seharusnya beban tersebut menjadi tanggung jawab majikan yang membunuh atau konsorsium asuransi perlindungan TKI. Depnakertrans dan BNP2TKI atas kasus itu. ―Kami menyesalkan tewasnya Royati dan menuntut keadilan atas kematian tersebut. Fadel Muhammad Abbas Al-Sharaf Manpower bahwa TKI bernama Royati binti Dakina Karsida. Wisantoro. pengadilan akan memulai proses perusahaan Royal Dutch Shell–perusahaan yang mendominasi sektor perminyakan Nigeria dalam beberapa dasawarsa terakhir–yang didakwa meminta bantuan junta militer Nigeria untuk membungkam aktivis hak-hak asasi manusia Saro Wiwa. Dia juga mengoreksi. bahwa Pasal 39 UU No. Yunus mendapat sejumlah pertanyaan dari kalangan PJTKI tentang kasus ini. Namun protes terhadap penekanan dan ekspolitasi baru dimulai pada awal 90 – an. kata Yunus. KBRI hanya bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan dan perlindungan TKI sesuai Pasal 39 ayat 2 UU No. Perlindungan WNI dan BHI dengan No. penebangan hutan. telah meninggal dunia. ―Tidak ada kata-kata bahwa tugas KBRI hanya melakukan pengawasan terhadap PPTKIS yang termaktub dalam ayat 2. dalam suratnya menawarkan uang diyat sebesar 11.39/2004 yang dikutip dalam surat dari KBRI Kuwait. Kami ingin pelaku pembunuhan dihukum seberat-beratnya agar memberi efek jera kepada majikan lainnya.‖ kata Yunus. Pencemaran minyak dan gas. asal Cirebon. Shell yang menyangkal keras tuduhan tersebut. PT Bidar Timur (BT) mendapat informasi dari mitra kerjanya. Sementara. KBRI menyatakan pihaknya tidak diberitau secara resmi oleh pemerintah Kuwait tentang pembunuhan tersebut dan proses pemakamannya. KBRI. Jabar. menolak penggalian kembali mayat tersebut karena hal itu tabu di Kuwait.Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) Yunus M Yamani dalam siaran persnya di Jakarta. jika kata-kata itu tercantum maka akan bertentangan dengan UU Perlindungan WNI dan BHI karena Deplu dan KBRI wajib melindungi WNI selama berada di luar negeri. Menurut dia.8 Penananganan Kasus Pelanggaran HAM di Nigeria Pengadilan New York akan dihadapkan pada kasus terbesar dalam soal pertangunggjawaban perusahaan. Keluarga TKI yang mengetahui peristiwa itu merasa sedih dan meminta agar jenazah Royati dipulangkan ke Indonesia. Dir. kematian serta pengeluaran biaya penguburan kepada PT BT dengan dalih tanggung jawab PPTKIS sesuai Pasal 73 ayat 2 UU No. mencari informasi. Dia juga menyayangkan lambannya kinerja KBRI Kuwait dan tidak adanya respon balik dari Deplu.500 Kuwait Dinar (KD) dan membebankan biaya pemberitahuan. kata Yunus. Berdasarkan informasi yang diterimanya. PT BT mendapat informasi melalui faksimili dari KBRI Kuwait yang ditujukan kepada Menteri Luar negeri u.‖ kata Yunus.

Sembilan orang dieksekusi oleh diktatur Nigeria saat itu Sani Abacha. Tibet pada pekan lalu yang menewaskan ratusan jiwa manusia tak berdosa adalah sebuah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berat. mewakili desanya di pengadilan Belanda. Ia dikenal sebagai penentang yang sering melontarkan kritik terhadap pengoperasian Shell di Nigeria. penguasa China harus segera membebaskan rakyat Tibet dari segala bentuk penindasan sebelum pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008. nelayan dan petani di Delta Niger. Insiden kekerasan yang terjadi di Lhasa. kejahatan terhadap kemanusiaan dan penyiksaan. Namun upaya itu membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya kasus ini dapat diseret ke pengadilan. Mereka menuduh Shell menyingkirkan kekhawatiran itu dengan melakukan kampanye sistematis pelanggaran hak-hak asasi manusia. Pelanggaran kemanusiaan terhadap rakyat Ogoni mencapai puncaknya pada 10 November 1995. Saro Wiwa menuduh Shell mendukung penekanan pemerntah Nigeria terhadap rakyat Ogoni serta penyiksaan terhadap pemimpinnya. Di antara pemimpin Ogoni saat itu yang paling terkenal adalah Ken Saro Wiwa (1941-1995). Pengacara hak-hak asasi manusia Amerika mencoba menyeret Shell ke pengadilan untuk dimintai pertanggungjawabannya atas pelanggaran hak-hak asasi manusia di Nigeria. meminta markas besar Shell bulan Mei lalu memberikan penjelasan peran perusahaan itu dalam pencemaran minyak minyak di Nigeria. Karena itu. Aksi damai ini diikuti oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari sejumlah lembaga antara lain . Pengadilan yang akan berlangsung pekan ini digelar berdasarkan UU 1789 yang dapat menyeret seorang warga Negara non Amerka untuk dituntut di pengadilan Amerika dengan dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan.9 Kasus Pelanggaran HAM yang terjadi di Tibet Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Jakarta mengutuk kekerasan yang terjadi di Lhasa Tibet. Shell menyangkal tuduhan pembungkaman Saro Wisa.tahun 1990 dan 1995. empat warga Nigeria. Dakwaan yang dilakukan terhadap perusahaan minyak terbesar di dunia atas kejahatan yang dilakukan di negara berkembang bukanlah yang pertama kali. Liesbeth Zegveld. bahkan sebaliknya mengatakan: berupaya membujuk pemerintah untuk memberikan grasi. yang dipimpinnya mewakili rakyat Delta yang paling terkena dampak dari kegiatan Shell. Sementara itu perusahaan itu mengatakan Nigeria lah yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Baginya China tidak layak menggelar Olimpiade jika kondisi HAM-nya masih buruk. Komunitas internasional dan para pemimpin dunia juga didesak untuk segera menekan rejim komunis China supaya memperbaiki catatan HAM-nya yang buruk di Tibet maupun di Daratan China. pembela keempat warga Nigeria itu. Gerakan untuk Perjuangan Rakyat Ogoni MOSOP. Banyak di antara desa-desa di Ogoni dibakar dan pemimpinnya dijebloskan ke penjara. Mereka juga mengatakan bahwa Shell khawatir bahwa protes akan menganggu kegiatan mereka dan menodai citra mereka di luar negeri. Chevron terancam harus membayar 27 milyar dollar atas dakwaan melakukan pencemaran hutan dan Exxon Mobil dituntut oleh penduduk desa di Aceh utara yang menuduh perusahaan tersebut menyewa tentara menjaga sumber gas dan melakukan pelanggaran terhadap kemanusiaan. Dalam kasus lainnya. Shell dinyatakan mendukung tindakan tersebut. termasuk di antaranya sejumlah eksekusi. Mereka menuduh Shell merusak sumber penghasilan mereka dan menyatakan Shell tidak mematuhi standard internasional mengenai pengelolaan minyak yang benar. 2. tentara Nigeria melakukan tindakan brutal dan besar-besaran untuk membungkam gerakan protes yang semakin meningkat. Demikian pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Masyarakat Indonesia Untuk Pembebasan Tibet yang menggelar aksi solidaritas di Depan Kedubes China Jakarta pada Rabu (19/3). tanpa peduli di mana kejahatan itu terjadi. setelah didakwa melakukan pembunuhan dan diadili oleh tribunal militer yang sengaja didirikan untuk tujuan itu.

―Di luar itu. Solidamor. tindakan represif justru semakin intensif dilakukan oleh penguasa China menjelang dilangsungkannya Olimpiade Beijing 2008. Piagam Olimpiade yang memberi penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian telah dilanggarnya. sasaran tembaknya adalah kelompok-kelompok yang dianggapnya potensial menggagalkan pesta olah raga dunia itu. Sebelumnya ribuan rakyat dan biksu tewas dalam peristiwa pengambilalihan wilayah ini.‖ tandas Muhammad Gatot. Mereka menganggap pemerintah China tidak layak menyelenggarakan Olimpiade karena tindakannya yang semakin represif menjelang Olimpiade. India untuk menuntut otonomi lebih luas. serta membebaskan rakyat Tibet dari cengkraman militer China. The Coalition to Investigate the Persecution of Falun Gong (CIPFG) perwakilan Indonesia LBH Jakarta. penganut Kristen-Katolik. rakyat Tibet berada di bawah pendudukan rejim Beijing.‖ demikian bunyi siaran pers mereka. dan Panitia Olimpiade internasional untuk menggunakan pengaruhnya– menekan penguasa China supaya segera memperbaiki keadaan HAM-nya yang buruk. Hikmah Budhi. mereka mengutuk tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan China terhadap rakyat Tibet yang mengadakan aksi damai. Malah menjadi sebuah momentum yang makin besar terutama setelah isyu Tibet ini . Menurut Masyarakat Indonesia Untuk Kebebasan Tibet. Berdasarkan kenyataan tersebut. Selain itu. Sebagai contoh. Mereka mengajak masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk memberikan solidaritasnya terhadap para korban pelanggaran HAM yang terjadi di Tibet dan China. Selain Tibet.dari Yayasan Atap Dunia. yang telah menelan korban ratusan orang. hingga pekan di awal bulan ini. Budaya setempat dihancurkan— pemimpin spiritual Dalai Lama menyebutnya sebagai ‗genosida budaya‘. perwakilan sejumlah lembaga memberikan kecamannya atas kekerasan yang masih terjadi di Tibet. Berlanjut dan meluasnya protes antiCina mengenai masalah Tibet. Tekanan terhadap kegiatan keagamaan di kuil Tibet semakin meningkat sejak akhir 20007 lalu. Tak ketinggalan. Rakyat Tibet diperlakukan sebagai warga negara kelas dua. pengacara pembela rakyat yang tergusur. ―Itu berarti penguasa China telah mengingkari janjinya pada tahun 2001 untuk memperbaiki kondisi HAM-nya jika terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade. Pahitnya keadaan ini tak menyurutkan perjuangan Dalai Lama dan para pengikutnya di Dharamsala. mereka juga menyerukan kepada para pemimpin dunia termasuk pemerintah Indonesia. sikap tersebut perlu dilakukan mengingat sejak 1959. Merujuk pada laporan Amnesty International pada tahun 2007 ditunjukan adanya peningkatan pelanggaran HAM di negeri Tirai Bambu ini. semakin memperburuk catatan hak asasi manusia di China yang sebentar lagi akan menggelar Olimpiade. Mereka juga mendesak kepada Komisi HAM PBB dan organisasi hak asasi internasional lainnya agar melakukan penyelidikan independen atas kerusuhan yang terjadi di Lhasa. Mereka adalah aktivis HAM dan lingkungan. kita harus menolak pesta olah raga dunia itu dilangsungkan di China. kasus pengambilan organ tubuh praktisi Falun Gong dalam keadaan hidup di kampkamp konsentrasi China yang sempat menjadi perhatian dunia. Apa yang terjadi di Tibet. Pemuda PGI dll. dimana sampai sekarang masih terjadi. Disebutkan. mendesak kepada penguasa China untuk segera mengakhiri kekerasan di Tibet. Dalam aksi ini. penguasa China juga terbukti melakukan pelanggaran HAM berat terhadap rakyatnya yang menuntut kebebasan berkeyakinan (pluralisme) dan demokrasi. serta bentuk pelanggaran HAM lain yang terjadi di China selama ini. pengikut Falun Gong. Sebab. Sebagian besar tokoh Tibetan masih meringkuk di tahanan. demonstrasi anti Cina sudah meluas ke beberapa negara dan juga belum berhenti. ―Kalau kondisi HAM di China semakin buruk. Perwakilan CIPFG Indonesia. Tempat-tempat ibadah banyak yang dirusak. memberi satu indikasi penting bahwa dunia internasional harus menaruh perhatian serius. muslim Uighur.

yang jika diusik secara politik. Ribuan bahkan jutaan nyawa sudah melayang dalam berbagai serbuan dan tindakan militer terhadap para pembangkang. maka kuasailah ekonominya. Barang-barang milik negara ini ada di mana-mana dan murah. kembali mati sia-sia di tangan militer Cina yang menghadapi mereka dengan kekerasan. Itu sebabnya beberapa waktu lalu muncul sebuah black campaign terhadap produk China yang dihembuskan oleh Barat. Seolah-olah. pelenggaran-pelenggaran berat HAM oleh aparat militer Cina dalam memberangus gerakan perlawanan Tibet. Pada waktu Cina menduduki Tibet di tahun 50-an. Hal inilah yang kemudian menjadikan negara-negara pejuang HAM kelas berat seperti . sejumlah aktivis Tibet antarnegara merancang sebuah obor perdamaian. Mulai dari pasar kaki lima hingga ke super market atau hyper market. Tetapi yang paling signifikan adalah sikap ambivalensi Barat yang ‘‘masa bodo‘‘ terhadap pelanggaran HAM di Tibet. Mulai dari hal-hal sederhana hingga teknologi tinggi. Dari segi isu. Barang-barang China lebih banyak masuk ke negara itu sehingga ‘‘mematikan‘‘ pengusaha dalam negeri. China sudah tampil sebagai sebuah kekuatan yang tak tertandingi.Yang menjadi pertanyaan kita adalah. Penindasan. hingga sekarang. ketika masalah pelanggaran HAM seperti ini terjadi di negara dunia ketiga yang amat bergantung pada Barat dan Eropa. Masih ingat insiden penembakan di Liquisa Timor Timur yang menimbulkan korban jiwa? Indonesia berada di dalam tekanan politik yang sangat besar. Terlihat sangat tidak adil menyaksikan tanggapan Barat dan Eropa yang seolah menutup mata atas sejumlah pelanggaran HAM berat di negara bambu kuning tersebut. China menjadi sebuah negara yang susah diatur atau didikte. justru tidak tersentuh sama sekali oleh Barat. pasti akan membawa perubahan tatanan global. Mengapa? Cina adalah sebuah negara yang sedang tumbuh menjadi sebuah raksasa ekonomi di dalam banyak hal. jika hendak menguasai sebuah negara. China adalah sebuah raksasa yang sedang menggeliat.produk tersebut menggunakan zat-zat beracun yang sangat berbahaya. kemerdekaan sudah menjadi bagian dari hak azasi manusia. apa yang berlangsung puluhan tahun di Cina. Coba kita pergi jalan-jalan ke pasar. kejadian tersebut sudah menjadi milik dunia dan menimbulkan reaksi politik cukup besar.produk yang made in China.dikaitkan dengan boikot Olimpiade Cina 2008. Beberapa waktu lalu. Kemampuan militer dan persenjataannya juga semakin dahsyat tetapi tersembunyi. Kesadaran politik masyarakat dunia juga sudah semakin mengglobal. sebagai tandingan dan mengaraknya ke sejumlah negara yang juga menjadi rute obor olimpiade. negara ini sedang mempraktikkan salah satu filosofi China yang sangat terkenal yakni. Surat kabar memberitakan. Delegasi. bahwa produk. strategi dan korban. Anggaran belanja negaranya sangat besar dan terjamin. China memang sedang tumbuh besar menjadi negara adidaya baru yang dapat menyalip hegemoni Barat. Amerika Serikat sempat gusar karena terjadi ketidakseimbangan neraca dagang dengan China. merupakan pelanggaran atas nilai-nilai universal HAM. dalam bentuk apa pun. kita menyaksikan bagaimana China mampu mengimbangi politik global yang dikotomi antara demokratis vs komunis menjadi Amerika Eropa vs Asia (baca: China). Isu dan usaha penegakan HAM sudah tidak lagi bersifat personal atau eksklusif tetapi menjadi perjuangan bersama. maka dalam hitungan dua puluh empat jam. Dengan demikian. Dalam kancah politik internasional pun. Tentu saja usaha tersebut adalah bagian dari kampanye internasional masyarakat Tibet yang mencoba mencari simpati dunia. mari kita bandingkan.delegasi China di PBB menjadi pemain baru yang patut diperhitungkan negara-negara Barat. sudah bukan rahasia umum lagi. Kita akan dengan mudah menjumpai produk. Bahkan dalam kejadian yang berlangsung bulan lalu. Terdapat beberapa alasan penting untuk itu. Sekarang. sejumlah pemrotes Tibet. Pada saat ini. Tetapi toh semua itu tidak menghambat ekspansi pemasaran berbagai produk China ke dunia internasional. Kekuatan ekonomi China semakin lama semakin kokoh.

sama seperti sikap mereka pada Taiwan.Amerika Serikat dan Eropa. maka penulis dapat memaparkan beberapa kesimpulan. Perhatian dunia yang lebih serius harus tertuju ke sana. Aneksasi China di Tibet harus diakhiri dan pemerintahan di wilayah itu harus dikembalikan ke dalam situasi seperti sebelum tahun 1951. tidak mendapat tanggapan serius dari kolegakoleganya di Barat. Satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah Tibet adalah menjadikannya sebagai isu internasional dan membawa masalah ini sebagai masalah antar-bangsa. terutama Amerika Serikat. Hanya mau tunduk jika dipukul pantatnya. Salah satu contoh terkini adalah seruan Presiden Perancis Sarkozy untuk memboikot Olimpiade China. Bukan justru sebaliknya menangkapi para pemrotes Tibet atau memenjarakan mereka atas permintaan pemerintah China. yang paradigma politiknya berbeda dengan para pendahulunya. dapat melakukan hal-hal yang akan mengejutkan kita semua BAB III PENUTUP 3. harus memotori pertemuan ini. Seruan Presiden Perancis Sarkozy sepertinya sebuah ide yang sangat menarik. diberikan otonomi khusus dengan hak-hak istimewa yang berbeda dari propinsi lain.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan. dalam pemerintahan sipil Dalai Lama. Tapi itulah China. Jika tidak. Tokoh-tokoh negara tirai bambu ini harus ditekan dan didesak oleh kekuatan politik dunia untuk duduk membicarakan masalah ini dalam jalur politik. isu Olimpiade ini dapat dijadikan batu pijakan untuk memaksa China duduk di meja perundingan dengan Dalai Lama. Barat dan Eropa. Sambil menunggu keputusan-keputusan politik. Sekalipun tetap menjadi wilayah otonomi khusus China. China dapat setiap saat mengguncang ekonomi Barat. maka mau tidak mau China akan mengakui keberadaan Dalai Lama di hadapan dunia. Tidak melulu campur tangan di wilayah Timur Tengah. maka pelanggaran HAM yang lebih berat akan terus terjadi. terutama jika mereka harus duduk semeja dengan Dalai Lama. Seperti Aceh di negara kita. dengan duduk di meja perundingan. Tekanan internasional harus diarahkan kepada pemerintah China. pengikutnya dan negara-negara Barat pejuang HAM. maka wilayah Tibet dapat dinyatakan sebagai status quo internasional dengan penempatan pasukan atau pengawas perdamaian. Soalnya. maka angkatan muda Tibet. yaitu sebagai berikut :  Negara barat yang sampai hari ini sering melakukan pelanggaran HAM adalah Amerika Serikat . seperti anak yang keras kepala. Justru sebaliknya. sesuatu yang tidak dikehendaki China selama ini. Jika tidak. tidak mampu menekan China dengan kebijakan politik atau ekonomi dan menghasilkan sikap ambivalensi. karena kekhasannya. Bukan lagi sekadar masalah dalam negeri China seperti yang selama ini didengungdengungkan oleh pemerintah China di kancah internasional. pemerintah negara tirai bambu ini harus membiarkan Tibet sebagai negara atap dunia yang unik dan khas. Sebuah solusi yang selama ini dihindari oleh China.

. Hamid Sultan. Implikasi Pelanggaran Ham. 2007. Malaysia Santosa. Solusi utama untuk mengatasi terjadinya kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia secara terus menerus. Teguh. 2009. maka perlu adanya perancangan UU yang bertugas untuk melindungi Hak Asasai Manusia. 2009. Natalegawa. Pelanggaran Hak Asasi Manusia Amerika. sekaligus mensosialisasikannya dengan cepat. Departemen Luar Negeri Republik Indonesia Luar Negeri. Catatan Tentang Pelanggaran Hak Asasi Manusia Oleh Amerika Serikat. Review On Books. 2007. Kalsum.2 Saran Adapun saran – saran yang dapat penulis sampaikan yaitu kepada para pembaca yang sempat membaca tulisan ini diharapkan dapat mengkaji lebih jauh lagi materi tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia karena materi yang penulis sajikan mengenai kasus pelanggaran HAM dalam makalah ini masih memiliki banyak kekurangan. Umi. Kedutaan Besar Republik Indonesia. DAFTAR PUSTAKA Saleki. Narty. Jakarta : Atase Pres Kedubes Iran.   Amerika adalah Negara pelanggar HAM terburuk hingga 50 tahun terakhir Motif utama seringnya terjadi pelanggaran HAM adalah lemahnya atau tidak adanya Undang – Undang yang berfungsi sebagai pelindung Hak Asasi Manusia. Kasus TKI Pertahun. 3. terutama untuk melindungi saudara – saudara kita yang sedang menjalankan berbagai profesi di luar negeri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->