ANALISIS KRITIS KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP Oleh : Sukirman A.

PENDAHULUAN Menganalisis sebuah kurikulum berarti kita akan mengkritisi komponen-komponen yang ada di dalam kurikulum tersebut yang mencakup ; tujuan, Isi (conten, SK, KD), Strategi (metode), dan evaluasi (Penilaian dan hasil (SKL). Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa Sekolah harus menyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan KTSP, kalender pendidikan, dan silabus dengan cara melakukan penjabaran dan penyesuaian Standar Isi yang ditetapkan dengan Permendiknas No. 22 Tahun 2006 dan Standar Kompetensi Lulusan yang ditetapkan dengan Permendiknas No. 23 Tahun 2006. Maka dengan memperhatikan Landasan UU Sisdiknas 2003 Psl. 20, kedudukan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menjadi sebagai berikut: 1. PAI merupakan mata pelajaran yang dikembangkan dari ajaran-ajaran pokok (dasar) yang terdapat dalam agama Islam, sehingga PAI merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. 2. Ditinjau dari segi muatan pendidikannya, PAI merupakan mata pelajaran pokok yang menjadi satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dengan mata pelajaran lain yang bertujuan untuk pengembangan moral dan kepribadian peserta didik. Semua
Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jatim 2010

Page 1 of 45

mata pelajaran yang memiliki tujuan tersebut harus seiring dan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh mata pelajaran PAI. 3. Diberikannya mata pelajaran PAI, khususnya di SMP, bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., berbudi pekerti yang luhur (berakhlak yang mulia), dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam, terutama sumber ajaran dan sendi-sendi Islam lainnya, sehingga dapat dijadikan bekal untuk memelajari berbagai bidang ilmu atau mata pelajaran tanpa harus terbawa oleh pengaruh-pengaruh negatif yang mungkin ditimbulkan oleh ilmu dan mata pelajaran tersebut. 4. PAI adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman, tetapi PAI lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengahtengah masyarakat. Dengan demikian, PAI tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif dan psikomotornya.
5. Secara umum mata pelajaran PAI didasarkan pada ketentuan-

ketentuan yang ada pada dua sumber pokok ajaran Islam, yaitu al-Quran dan al-Sunnah/al-Hadits Nabi Muhammad Saw. (dalil naqli). Dengan melalui metode Ijtihad (dalil aqli) para ulama mengembangkan prinsip-prinsip PAI tersebut dengan lebih rinci dan mendetail dalam bentuk fiqih dan hasil-hasil ijtihad lainnya.
6. Prinsip-prinsip dasar PAI tertuang dalam tiga kerangka dasar

ajaran Islam, yaitu aqidah, syariah, dan akhlak. Aqidah
Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jatim 2010

Page 2 of 45

merupakan penjabaran dari konsep iman; syariah merupakan penjabaran dari konsep islam, syariah memiliki dua dimensi kajian pokok, yaitu ibadah dan muamalah, dan akhlak merupakan penjabaran dari konsep ihsan. Dari ketiga prinsip dasar itulah berkembang berbagai kajian keislaman (ilmu-ilmu agama) seperti Ilmu Kalam (Theologi Islam, Ushuluddin, Ilmu Tauhid) yang merupakan pengembangan dari aqidah, Ilmu Fiqih yang merupakan pengembangan dari syariah, dan Ilmu Akhlak (Etika Islam, Moralitas Islam) yang merupakan pengembangan dari akhlak, termasuk kajian-kajian yang terkait dengan ilmu dan teknologi serta seni dan budaya yang dapat dituangkan dalam berbagai mata pelajaran di SMP.
7. Tujuan akhir dari mata pelajaran PAI di SMP adalah

terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia (budi pekerti yang luhur). Tujuan ini yang sebenarnya merupakan misi utama diutusnya Nabi Muhammad Saw. di dunia. Dengan demikian, pendidikan akhlak (budi pekerti) adalah jiwa Pendidikan Agama Islam (PAI). Mencapai akhlak yang karimah (mulia) adalah tujuan sebenarnya dari pendidikan. Hal ini tidak berarti bahwa pendidikan Islam tidak memerhatikan pendidikan jasmani, akal, ilmu, ataupun segisegi praktis lainnya, tetapi maksudnya adalah bahwa pendidikan Islam memerhatikan segi-segi pendidikan akhlak seperti juga segi-segi lainnya. Peserta didik membutuhkan kekuatan dalam hal jasmani, akal, dan ilmu, tetapi mereka juga membutuhkan pendidikan budi pekerti, perasaan, kemauan, cita rasa, dan kepribadian. Sejalan dengan konsep ini maka semua mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan kepada peserta didik haruslah mengandung muatan

Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jatim 2010

Page 3 of 45

pendidikan akhlak dan setiap guru haruslah memerhatikan akhlak atau tingkah laku peserta didiknya. 8. PAI merupakan mata pelajaran wajib yang harus diikuti oleh setiap peserta didik, terutama yang beragama Islam, atau bagi yang beragama lain yang didasari dengan kesadaran yang tulus dalam mengikutinya. Itulah gambaran tentang karakteristik Pendidian Agama Islam (PAI) pada umumnya dan mata pelajaran PAI di SMP pada khususnya yang dapat dikembangkan oleh para guru PAI dengan variasi-variasi tertentu, selama tidak menyimpang dari karakteristik umum ini. Dengan berpedoman kepada panduan ini, para guru PAI atau sekolah diharapkan dapat melakukan pengembangan silabus mata pelajaran PAI di SMP dengan mudah dan variatif.(Panduan Pengembangan Silabus PAI, Depdiknas 2006) B. KURIKULUM PAI SMP (KTSP 2006) Dengan memperhatikan maksud diwajibkannya kurikulum Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah , maka Pendidikan Agama islam menjadi sangat urgen untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, mengingat survei menunjukkan bahwa Indonesia masih rendah dalam menangani kualitas sumberdaya manusianya. Apalagi dikaitkannya tingkat korupsi diindonesia yang sudah mencapai peringkat yang paling menakutkan. Karena itu kegagalan pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan merosotnya nilai-nilai kejujuran dan keadilan seringkali disebabkan kurang berhasilnya pendidikan Agama islam diterapkan.(Muhaimin, Pengembangan Kurikulum PAI, 2007) Tulisan makalah ini bukan bermaksud untuk merendahkan kedudukan mata pelajaran PAI dibandingkan dengan mata
Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jatim 2010

Page 4 of 45

Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan. baik personal maupun sosial. 3. setidaknya kita mempunyai gambaran bagaimana sebaiknya kurikulum PAI SMP diarahkan untuk bisa menjawab berbagai kritik tentang kegagalan PAI diajarkan pada siswa. dan akhlak. takwa. Tuntutan visi ini mendorong dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan yang secara nasional ditandai dengan ciri-ciri: (Depdiknas. khususnya dalam memajukan peradaban bangsa yang bermartabat. adil. Materi PAI SMP/MTs. Pendidikan Agama Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. hambatan. Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia. etis. lebih menitik beratkan pencapaian kompetensi secata utuh selain penguasaaan materi. serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan. mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang tersedia.2006) 1. tetapi dengan manganalisis kurikulum PAI khususnya di SMP. nasional. 2. disiplin. dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat baik dalam lingkup lokal. Jatim 2010 Page 5 of 45 . serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur.pelajaran non PAI. harmonis dan produktif. memberiklan kebebasan yang lebih luas kepada pendidik di lapangan untuk mengembangkan strategi dan program pembelajaran seauai dengan kebutuhan dan ketersedian sumber daya pendidikan. berbudi pekerti. saling menghargai. regional maupun global.

Pencapaian seluruh kompetensi dasar perilaku terpuji dapat dilakukan tidak beraturan. mulai dari cara membaca “Al”Syamsiyah dan “Al”Qomariyah sampai kepada menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf VII/1 1.1 Menjelaskan hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah 1. Makalah ini akan menganalisis kurikulum PAI SMP berdasarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) serta Standar Kompetensi Lulusan (SKL) ANALISIS KURIKULUM BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI (SK) DAN KOMPETENSI DASAR(KD) PAI SMP ASPEK AL-QUR’AN & HADIST SKL MP PAI KLS/ SMT Al-Qur’an SK KD KET. Peran semua unsur sekolah. Jatim 2010 Page 6 of 45 . 1.3 Menerapkan bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah dalam bacaan suratsurat Al-Qur’an dengan benar Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. orang tua siswa dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam. Menerap kan Hukum bacaan ”Al” Syamsiya h dan ”Al”Qoma riyah 1. Menera pkan tata cara membaca Alqur’an menurut tajwid.Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar.2 Membedakan hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah Tekanan pada tata cara baca alqur’an Tidak menunjukkan kompetensi untuk Memahamai isi bacaan Menerima kandungan isi bacaan Menjadikanp edoman hidup isi bacaan 1.

Menjelaskanmakna QS AtTin 6. VIII/ 1 Al-Qur’an 3. M enerapka n hukum bacaan nun mati/tan win dan mim mati 1.Mempraktikkan bacaan mad dan waqaf dalam bacaan surat-surat AlQur’an 5.1.2. Jatim 2010 6. Mene rapkan hukum bacaan mad dan waqaf 4.Membedakan hukum bacaan nun mati/tanwin dan mim mati 1.Menjelaskan hukum bacaan nun mati/tanwin dan mim mati 1.3.1. VIII/ 2 Al-Qur’an 4.3.Menerapkan hukum bacaan Qalqalah dan Ra dalam bacaan suratsurat Al-Qur’an dengan benar.2. IX/1 Al-Qur’an dan AlHadits 5. Membaca hadits tentang menuntut ilmu KEMAMPUAN HASIL BELAJAR TIDAK TERUMUSKA N DALAM 6. Menerapk an hukum bacaan Qalqalah dan Ra 3.2. 6.1. 3.Menjelaskan hukum bacaan mad dan waqaf 4.2. Menyebutkan arti Hadits tentang menuntut ilmu Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Mem ahami Ajaran Al – Hadits tentang Page 7 of 45 .3.Menunjukkan contoh hukum bacaan mad dan waqaf dalam bacaan surat-surat Al-Qur’an 4.Menyebutkan arti QS AtTin TIDAK TERUMUSKA N DALAM SKL-MP 5.2. VII/2 Al-Qur’an 2.2. Menerapkan hukum bacaan nun mati/tanwin dan mim mati dalam bacaan surat-surat AlQur’an dengan benar.Menjelaskan hukum bacaan Qalqalah dan Ra 3.1.Membaca QS At-Tin dengan tartil 5. 4.1. Mem ahami Ajaran Al Qur’an surat AtTin KEMAMPUAN HASIL BELAJAR 5.

Memahami Asmaul Husna 2.2. SK KD KET.Memaham i Ajaran Al – Hadits tentang kebersihan KEMAMPUAN HASIL BELAJAR TIDAK TERUMUSKAN DALAM SKL-MP ASPEK AQIDAH SKL MP PAI KLS/ SMT 1.3. Memahami Al-Qur’an surat AlInsyirah KEMAMPUAN HASIL BELAJAR TIDAK TERUMUSKAN DALAM SKL-MP 8. Menampilkan perilaku bersih seperti dalam hadits SKL-MP 7.Mempraktikkan perilaku dalam bekerja selalu berserah diri kepada Allah seperti dalam QS Al-Insyirah 8. Menampilkan perilaku sebagai cermin keyakinan akan sifatsifat Allah SWT 2. 2.1.menuntut ilmu IX/2 6.Meningkatk an keimanan kepada Allah SWT melalui pemahama n sifatsifatNya 1.1.2.1.3.1 Membaca ayat-ayat AlQur’an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah 1. Membaca hadits tentang kebersihan 8. 2. Menjelaskan makna menuntut ilmu seperti dalam Al-Hadits 7. 8. Menampilkan bacaan QS Al-Insyirah dengan tartil dan benar 7. Meningkatkan pengenalan dan keyakinan terhadap aspek-aspek rukun iman mulai dari iman kepada Allah sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta Asmaul Husna VII/1 Aqidah 1.2.3. Menyebutkan arti ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah SWT 1. Menunjukkan tandatanda adanya Allah SWT 1. Menyebutkan arti hadits tentang kebersihan 8. Menyebutkan arti ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan 10 Asmaul Husna TEKANAN PADA KARAKTRISTIK MATERI KEMAMPUAN BACA ALQUR’AN BELUM PADA PENGAMALAN NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM BACAAN. Mengamalkan isi Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Menyebutkan arti QS Al-Insyirah 7. Al-Qur’an dan Al Hadits 7.1. Jatim 2010 Page 8 of 45 .2.3.

3.2.1. VII/2 Aqidah 3. VIII/ 2 Aqidah 5. Menyebutkan nama Kitab-kitab Allah SWT yang di turunkan kepada para Rasul 4. Menjelaskan tugastugas Malaikat 4. Aqidah 4.1. IX/2 Aqidah 7. Meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW 6. Menjelaskan pengertian beriman kepada Kitab-kitab Allah 4. Menampilkan sikap mencintai Al-Qur’an sebagai Kitab Allah 5.Meningkatk 7.2. Menjelaskan arti beriman kepada Malaikat 3. Jatim 2010 Page 9 of 45 . Menyebutkan ciri- 4. Menyebutkan ayat AlQur’an yang berkaitan dengan hari Akhir 6.kandungan 10 Asmaul Husna 3.1. IX/1 Aqidah 6.2.3.Meningkatk an keimanan kepada Malaikat VIII/ 1 3. Menjelaskan pengertian beriman kepada Hari Akhir 6.Meningkatk an keimanan kepada Hari Akhir 6. Menyebutkan nama dan sifat-sifat Rasul Allah 5.1.1.Meningkatk an keimanan kepada Rasul Allah 5.3.Meningkatk an keimanan kepada Kitab-kitab Allah Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Menjelaskan pengertian beriman kepada Rasul Allah 5.2. Menceritakan proses kejadian kiamat sughro dan kubro seperti terkandung dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits 7.

2.Membiasak an perilaku terpuji 1. ulet dan teliti 2. ta’at. Menjelaskan arti kerja keras. hasad. ta’at.4. sebatas menyebutkan contoh – contoh Perlu tindakan nyata SK KD KET. qana’ah dan sabar VII/2 Akhlak 2. Menyebutkan contoh-contoh qadha dan qadhar dalam kehidupan sehari-hari 7.an keimanan kepada Qadha dan Qadhar ciri beriman kepada qadha dan qadhar 7. Menjelaskan pengertian tawadhu.3. tekun dan teliti 3. ta’at. Membiasak an perilaku terpuji 2.3. dan teliti 2. qana’ah dan sabar 1. Membiasakan perilaku kerja keras. Jatim 2010 Page 10 of 45 . VIII/ 1 Akhlak Baru pada pengetahuan belum pada pengamalan.1. ASPEK AKHLAK SKL MP PAI KLS/ SMT 1. Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadhu.2. Menyebutkan ayatayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan qadha dan qadhar.2.1. tekun. Menjelaskan dan membiasakan perilaku terpuji seperti qanaah dan tasamuh dan menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah. ghadab dan namimah VII/1 Akhlak 1. ulet. Membiasakan perilaku tawadhu. qana’ah dan sabar 1. tekun. Menampilkan contoh perilaku kerja keras. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. ulet. 2.3. Menjelaskan hubungan antara qadha dan qadhar 7.

6. IX/1 Akhlak Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. ghibah dan namimah dalam kehidupan sehari-hari. Meng hindari perilaku tercela 4. Menjelaskan pengertian perilaku dendam dan munafik 6.3.1. ghadab.3. Membiasakan perilaku zuhud dan tawakkal dalam kehidupan sehari-hari. Menampilkan contoh adab makan dan minum 5. hasad. ghadab. 4. hasad. ghibah dan namimah 4.1. 4.3.3.1.2. Memb iasakan perilaku terpuji 3. Jatim 2010 Page 11 of 45 .1.2. Menjelaskan pengertian zuhud dan tawakkal 3. Menjelaskan pengertian ananiah. 5. Menyebutkan contoh contoh perilaku ananiah. ghibah dan namimah 4. hasad. Memperaktekkan adab makan dan minum dalam kehidupan sehari-hari Sebatas etika makanminum tidak memberi makan minum kepada orang lain 6.2. Menjelaskan ciri-ciri pendendam dan munafik 6. VIII/ 2 Akhlak 5. ghadab. Menampilkan contoh perilaku zuhud dan tawakkal 3. Menghindari perilaku pendendam dan munafik dalam kehidupan sehari-hari Upaya menghindari tidak memberi solusi 7. Meng hindari Perilaku tercela 6.3. Memb iasakan perilaku terpuji 5.2. Menjelaskan adab makan dan minum 5. Menghindari perilaku ananiah.

7.1. Memahami tatacara shalat Page 12 of 45 . Menampilkan contoh perilaku qana’ah dan tasamuh 7. Menghindari perilaku takabbur dalam kehidupan sehari-hari Upaya menghindari saja tidak ada solusi ASPEK FIQIH SKL MP PAI KLS/ SMT 1.2.3. Memb iasakan perilaku terpuji 7.2. Menjelaskan pengertian qana’ah dan tasamuh 7. Meng hindari perilaku tercela 8. Menjelaskan ketentuan –ketentuan mandi wajib 1. VII/1 Fiqih 1.2. Menjelaskan ketentuan –ketentuan shalat wajib 2. Menyebutkan contohcontoh perilaku takabbur 8. 2.1.2.1. Menyebutkan pengertian takabbur 8. Jatim 2010 Bersifat kognitif belum afektif apalagi psikomotorik SK KD KET.1. Disuruh menerima saja tidak disuruh mencari untuk mendapatkan 8. Menjelaskan perbedaan hadas dan najis 2. Memahami ketentuan – ketentuan thaharah (bersuci) 1.3. Memperaktikkan shalat wajib Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. IX/2 Akhlak 8. Menjelaskan tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfarid dan jamaah baik shalat wajib maupun shalat sunat 2. Membiasakan perilaku qana’ah dan tasamuh dalam kehidupan sehari-hari.

Menjelaskan shalat jama’ dan qashar 5. Menjelaskan pengertian sujud syukur.2.Memahami tatacara shalat Jum’at 4.1.3. sujud sahwi. Menjelaskan tatacara sujud syukur. sujud sahwi.2. Memperaktikkan shalat jama’ah dan shalat munfarid 4. sujud sahwi. Mempraktekkan shalat jum’at Memahami tatacara belum mengambil nilai-nilai yang terkandung didalamnya 5. 8. Memperaktikkan sujud syukur.2.2.Memahami macammacam sujud 8.1. dan sujud tilawah 7. 6.2. dan Arafah Inti dari puasa ada pada hikmah melaksanaka n puasa itu. Bukan pada arti dan sekedar berpuasa Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Memperaktikkan shalat sunnat rawatib 7. Menjelaskan ketentuan puasa wajib 8. 5.3. 7. 3. dan sujud tilawah 7. dan sujud tilawah 7.1.1. Memperaktekkan puasa wajib 8. Memahami tatacara shalat jamaah dan munfarid (sendiri) 3. Jatim 2010 Page 13 of 45 .Memahami tatacara puasa 8. Syawal. Menjelaskan ketentuan puasa sunnah Senin – Kamis.2. Menjelaskan ketentuan – ketentuan shalat jum’at 4.1.1. Menjelaskan ketentuan shalat sunnat rawatib 6. Memahami tatacara shalat jama’ dan qashar VIII/ 1 Fiqih 6. Mempraktekkan shalat jama’ dan qashar 6. Mengenal tatacara shalat sunnat 5. VII/2 Fiqih 4.3. Menjelaskan pengertian shalat jama’ah dan munfarid 3.

Menjelaskan jenishukum Islam jenis hewan yang halal tentang dan haram dimakan hewan 10.2. Memperaktikkan puasa sunnah Senin – Kamis.1. Memperagakan pelaksanaan ibadah haji dan umrah Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov.1.3.Memaha mi hukum Islam tentang penyembeli han hewan 11.Memaha mi hukum Islam tentang Haji dan Umrah 12. Menjelaskan tatacara penyembelihan hewan 11. 12. dan Arafah tetapi tidak peka pada keadaan di sekitarnya. Menyebutkan pengertian dan ketentuan haji dan umrah 12. termasuk gaya hidup orang berpuasa. VIII/ 2 10. Menghindari sebagai makanan yang sumber bersumber dari bahan binatang yang makanan diharamkan. Fiqih 11. IX/1 12. Membedakan antara zakat fitrah dan zakat mal 9.Memahami 10. Substansi zakat adalah memberikan susuatu yang kita cintai untuk orang lain dan orang tersebut mampu terangkat status sosialnya 9. 9. Memperaktikkan pelaksanaan zakat fitrah dan zakat mal 10.2.8.Memahami zakat 9.1.1. Menjelaskan ketentuan aqiqah dan qurban 11.4. Jatim 2010 Page 14 of 45 . Menjelaskan pengertian zakat fitrah dan zakat mal 9. Syawal.1.4.2.3. Menjelaskan orang yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat mal 9. Memperagakan cara penyembelihan hewan aqiqah dan hewan qurban 11.

Memaha mi tatacara berbagai shalat sunnah 13. Menyebutkan contoh shalat sunnat berjamaah dan munfarid 13. Menjelaskan sejarah Nabi Muhammad SAW 1.Memahami sejarah Nabi Muhammad SAW 1.2. IX/2 Fiqih 13. ASPEK SKI SKL MP PAI KLS/ SMT 1. Menjelaskan misi nabi Muhammad untuk semua manusia dan bangsa SK KD KET. Jatim 2010 Page 15 of 45 .2. Menyebutkan pengertian dan ketentuan sholat sunnat berjamaah dan munfarid 13.1. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Mempraktikkan shalat sunnat berjamaah dan munfarid dalam kehidupan sehari-hari.3.1.13. Memahami dan meneladani sejarah Nabi Muhammad dan para shahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangny a Islam di nusantara VII/1 Tarikh dan kebudayaan Islam 1.

VIII/ 1 Tarikh dan Kebudayaan Islam 4. Meneladani perjuangan Nabi dan para Sahabat di Madinah Belum menerapkan nilai -nilai yang terkandung di dalamnya 4.1. pembawa kedamaian. Menceritakan sejarah masuknya Islam di Nusantara melalui perdagangan. sosial. dan pengajaran 5.2. VIII/ 1 Tarikh dan Kebudayaan Islam 3.2.1.3. kesejahteraan.1. Menjelaskan misi Nabi Muhammad SAW untuk menyempurnakan akhlak. sosial.Memahami Sejarah Nabi 3. Menyebutkan tokoh ilmuwan muslim dan perannya sampai masa daulah Abbasiyah. 5. Menceritakan sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan Islam sampai masa Abbasiyah DAULAH UMAYAH TIDAK ADA Belum pada apa yang bisa kita ambil (ibrah) 4. dan kemajuan masyarakat 2. Menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan 3.2.1. IX/1 Tarikh dan Kebudayaan Islam Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov.2. 5. Jatim 2010 Page 16 of 45 . VII/2 Tarikh dan Kebudayaan Islam 2. Menceritakan sejarah beberapa kerajaan Islam di Jawa. Memahami sejarah dakwah Islam 4. Menceritakan sejarah masuknya Islam di Nusantara melalui perdagangan.1. Sumatera dan Sulawesi 6.Memahami sejarah Nabi Muhammad SAW 2.2. membangun manusia mulia dan bermanfaat 2.Memahami sejarah perkembang an Islam di Nusantara 6. Menjelaskan misi Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi alam semesta. VIII/ 2 Tarikh dan Kebudayaan Islam 5. Meneladani perjuangan Nabi dan para Sahabat dalam menghadapi masyarakat Makkah 3.

Menerapkan tata cara membaca Al-qur’an menurut tajwid. AL-QUR’AN: Menerapkan tata cara membaca Al-qur’an menurut tajwid.Qomariyah sampai kepada menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf Meningkatkan pengenalan dan keyakinan terhadap aspekaspek rukun iman mulai dari iman kepada Allah sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta Asmaul Husna Menjelaskan dan membiasakan perilaku terpuji seperti qanaah dan tasawuh dan menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah.PERLU DITAMBAHKAN “ Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Memberikan apresiasi terhadap tradisi dan upacara adat kesukuan Nusantara. 4.Syamsiyah dan “Al”. mulai dari cara membaca “Al”. Sumatera dan Sulawesi 7.2. Jatim 2010 Page 17 of 45 . Memahami sejarah perkembang an Islam di Nusantara 7. Menceritakan sejarah beberapa kerajaan Islam di Jawa. hasad. IX/2 Tarikh dan Kebudayaan Islam 7. 3.1. ghadab dan namimah Menjelaskan tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfarid dan jamaah baik shalat wajib maupun shalat sunat Memahami dan meneladani sejarah Nabi Muhammad dan para shahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di nusantara 2. HANYA TEKANAN TATA CARA BACA.2. ANALISIS SKL PAI SMP SK-MP PAI SMP/MTS 1.6. HASIL ANALISIS SKL PAI SMP SK-MP PAI SMP/MTS 1.Memahami sejarah tradisi Islam Nusantara dan pengajaran 6. 5. Menceritakan seni budaya lokal sebagai bagian dari tradisi Islam 7.

Jatim 2010 Page 18 of 45 . MEMAHAMI DAN MEMPEDOMANI AYATAYAT ALQUR’AN YANG BERKAITAN DG . AQIDAH Meningkatkan pengenalan dan keyakinan terhadap aspek-aspek rukun iman mulai dari iman kepada Allah sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta Asmaul Husna MENINGKATKAN PENGENALAN DAN MENGUATKAN KEYAKINAN RUKUN IMAN DAN ASMAUL HUSNA 3. hasad. FIQIH Menjelaskan tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfarid dan jamaah baik shalat wajib maupun shalat sunat KEMAMPUAN DI SMP MENURUN DARI SD SISWA SEKEDAR MEMILIKI KEMAMPUAN MENJELASKAN TATA CARA MANDI DAN SHOLAT 6. MENGARTIKAN... kami memperoleh penilaian bahwa para perumus kurikulum semua mempunyai maksud untuk mengantar siswa menjadi manusia yang beriman Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov.. ghadab dan namimah PENEKANAN PADA PRILAKU TIMBUL MELALUI PENGALAMAN LANGSUNG... BIMBINGAN DAN PEMBELAJARAN DALAM PROSES PEMAHAMAN DAN PEMBIASAAN 4.. SKI Memahami dan meneladani sejarah Nabi Muhammad dan para shahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di nusantara C.KEMAMPUAN MENGHAFAL. AKHLAK Menjelaskan dan membiasakan perilaku terpuji seperti qanaah dan tasawuh dan menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah... ANALISIS KRITIS Dari analisis yang kami lakukan terhadap kurikulum pendidikan agama Islam KTSP 2006 untuk jenjang SMP..... MEMBACA MENURUT HUKUM ILMU TAJWID. 2.

5. Proses KBM Indikator Panduan silabus 7. Tahun 2003 Membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.No. Dalam kurikulum agama Islam tidak menyebut secara spesifik bagaimana mereka bisa menjalankan agamanya dengan baik.20. Tetapi hanya pada sekedar pengetahuan tentang apa (what) atau hanya pada aspek kognitif belum menyentuh aspek afektif dan psikomotorik.id NO 1.berakhlak mulia dll Isi ditentukan 5 aspek PAI tetapi materi ajar sangat standar diserahkan pada guru dan siswanya Menggunakan MBS yang otonom tergantung dari sekolah Dserahkan pada sekolah masing-masing Tenaga pendidik diberi kesempatan untuk mengembangkan sesuai kebutuhan sekolah Menggunakan standar isi pendidikan dan standar kompetensi lulusan 3. Bisa dikatakan bahwa dalam kurikulum-kurikulum pendidikan agama tersebut tidak mengusahakan upaya penyadaran tentang relaitas kehidupan agama yang majemuk. 2. ULASAN Landasan sama Tujuan sama KURIKULUM 2004 UU. KBK-KTSP. maka Kurikulum PAI Tahun 2006 (KTSP) tidaklah berbeda jauh dengan kurikulum tahun 2004 (KBK).No. Pendekatan Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jika dianalisis secara keseluruhan. berikut paparan Ahmad Zain: http//www. Demikian pula standar kompetensi yang diharapkan dicapai siswa juga tidak mencantumkan kemampuan dalam berinteraksi dan menerapkan agama dalam masyarakat. Isi (conten) 4. 6. Co. Jatim 2010 Page 19 of 45 .berakhlak mulia dll Ada materi yang akan diajarkan. Tahun 2003 Membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.20.dan bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa. Namun maksud tersebut umumnya –tidak terjabarkan dalam pengorganisasian materi yang langsung dihadirkan di kelas untuk dibahas bersama siswa. syarat isi termasuk sumber bacaan dtentukan Menggunakan KBK ada wewenang dari pemerintah Ditentukan oleh Puskur Telah disediakan oleh pemerintah Didasarkan pada kompetensi lulusan KURIKULUM 2006 UU.

belum pada pengamalan prilaku sehari-harinya di masyarakat. Akidah (keimanan). Akhlak yang hanya sekedar memahami dan mencari bentuk-bentuk akhlak baik dan buruk. Sebenarnya kurikulum PAI SMP sudah merespon kebutuhankebutuhan siswa setingkat usianya. sekolah dan masyarakat Guru sebagai fasilitator yang masih sering menggunakan ceramah Pemerintah. fiqh (ibadah) yang syarat dengan simbolik belum pada substansi.sekolah dan masyarakat Guru sebagai fasilitator tetapi pembelajaran berpusat pada keaktifan siswa D. Akhlak (tingkah laku). tetapi karena pesatnya perkembangan yang terjadi di masyarakat seolah-olah agama hanya menjadi kebutuhan sesaat. belum cukup memberi bekal kepada anak didik untuk merespon perkembangan zaman yang menuntut kualitas lebih terutama masalah kehidupan dunia yang serba canggih. belum bisa mengambil ibrah (kejadian) ubtuk kehidupan sekarang. belum pada penginternalisasian diri. Fiqh (Ibadah) dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Rekomendasi dari analisis terhadap isi kurikulum ini adalah bahwa kurikulum pendidikan agama Islam. Mengingat kekurangan dalam kurikulum ini maka fungsi guru perlu dimaksimal-kan dengan mengupayakan pemberdayaan Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov.8. PENUTUP Dari analisis ini akan direkomendasikan beberapa hal yang ditemui dalam kurikulum pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP yang meliputi: Aspek Al-Qur. 9. Jatim 2010 Page 20 of 45 . Tarikh (sejarah) yang hanya sekedar nostalgia masa Nabi.an-Hadits. tidak cukup dengan materi Al-Qur’an yang menonjolkan pada cara membaca (tajwid). Aqidah yang hanya menyentuh aspek keimanan dalam batinnya. Evaluasi sama Strategi Pemerintah. Belum lagi jika gurunya tidak bisa menggunakan pendekatan dan metode mengajar dengan baik.

Materi Pendidikan Agama Islam SMP/MTs. Panduan Pengembangan Silabus PAI. Jatim 2010 Page 21 of 45 . Kanwil Departemen Agama Prov. Analisis Kurikulum PAI SD-SMP-SMA. 2007 Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jakarta: Rajawali Pres. Materi Workshop KTSP. amal sholeh. Depdiknas 2006) BSNP. dan yang lebih penting adalah mereka mampu mengimplementasikan agamanya dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bahan Referensi BSNP.2006) Muhaimin.melalui penyadaran dan peningkatan wawasan tentang nilai-nilai kejujuran. Jakarta: Rajawali Pres. Jawa Timur. Co. Depdiknas. KBK-KTSP.id diakses tanggal 20 Juni 2010 Suti’ah. 2009 Ahmad Zain: http//www. Pengembangan Kurikulum PAI. 2007) Muhaimin. Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam.

Strategi pelaksanaan kurikulum Strategi merujuk pada pendekatan dan metode serta peralatan mengajar yang digunakan dalam pengajaran. pelaksanaan bimbiungan dan mengatur kegiatan. Pembicaraan strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Kurikulum yang baik tidak akan mencapai hasil yang maksimal. mengadakan penilaian. Tetapi pada hakikatnya strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Strategi pelaksanaan kurikulum berhubungan dengan bagaimana kurikulum itu dilaksanakan disekolah. ide. harapan. Komponen strategi pelaksanaan kurikulum meliputi pengajaran. Pembicaraan strategi pengajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam melaksanakan pengajaan. yang harus diwujudkan secara nyata disekolah. penilaian. Jatim 2010 Page 22 of 45 . Kurikulum merupakan rencana. baik yang secara \umum berlaku maupun yang bersifat khusus dalam pengajaran. • • • • Home Blog Folder 1 Folder 2 Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. jika pelaksanaannya menghasilkan sesuatu yang baik bagi anak didik. bimbingan dan penyuluhan dan pengaturan kegiatan sekolah. sehingga mampu mampu mengantarkan anak didik mencapai tujuan pendidikan.

berakhlak mulia. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Hal tersebut sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan sebagaimana yang tercantum dalam UU No. 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003 dinyatakan pada pasal 3 yaitu : Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Latar Belakang Masalah Pendidikan secara historis maupun filosofis telah ikut mewarnai dan menjadi landasan moral.Makalah Kurikulum Pendidikan Agama Islam SMP | Pengembangan Kurikulm PAI SMP Makalah Kurikulum Pendidikan Agama Islam SMP | Pengembangan Kurikulm PAI SMP Diposkan oleh PETA ILMU di 05:17 BAB I PENDAHULUAN oleh: Ujang Nurjaman A. dan etik dalam proses pembentukan jati diri bangsa. sehat. cakap. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar manjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kurikulum adalah niat dan harapan yang dituangkan dalam bentuk rencana atau program pendidikan untuk dilaksanakan oleh guru di sekolah. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Pusat dan Informasi Balitbang Depdiknas 2003) Semua program pendidikan di berbagai jenjang dan jenis pendidikan dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut. Rancangan program pendidikan di setiap jenjang dan jenis pendidikan disebut dengan istilah kurikulum. mandiri. Kurikulum merupakan salah satu alat untuk membina dan mengembangkan siswa menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kreatif. berilmu. Pendidikan merupakan variabel yang tidak dapat diabaikan dalam mentransformasi ilmu pengetahuan. Jatim 2010 Page 23 of 45 . keahlian dan nilai-nilai akhlak.

sehat. berilmu. termasuk salah satunya pendidikan agama Islam. Menurut Azra (1999 : 57). mandiri. dimana mereka berusia antara 15-18 tahun yang hampir disepakati para ahli jiwa kelompok umur ini berada pada masa remaja. bahwa "kedudukan pendidikan agama Islam di berbagai tingkatan dalam sistem pendidikan nasional adalah untuk mewujudkan siswa yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia". Keudukan tersebut menjadi lebih urgen lagi untuk jenjang pendidikan tingkat SMP. Menurut Daradjat (2001 : 172). Pendidikan agama merupakan bagian integral dari pendidikan nasional. berbangsa dan bernegara serta untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi (GBPP PAI 1995). 1975 : 11-12). serta penggunaan pengalaman. bertaqwa. Tujuan tersebut menggambarkan akan kesadaran tentang pentingnya pendidikan yang memberikan kepedulian pada pembentukan manusia yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia. melalui kegiatan bimbingan. sebagai berikut : Upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal. Pendidikan agama Islam demikian adalah untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta berakhlak mulia. pengajaran dan latihan. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. cakap. memahami. Sedangkan lebih khusus pengertian pendidikan agama Islam yang diungkapkan oleh Puskur Balitbang Depdiknas (2001 : 8). dengan situasi dan kondisi sosial dan emosionalnya yang belum stabil (Drajat. kreatif. sementara tuntutan yang akan dihadapinya semakin besar dan rumit yaitu dunia perguruan tinggi atau dunia kerja/masyarakat. hal tersebut dijelaskan dalam UU tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 33 ayat 2 bahwa "kurikulum pendidikan dasar dan menengaw wajib memuat antara lain pendidikan agama". Keasadaran tersebut didasarkan pada keyakinan Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. dan berakhlak mulia dalam mmenjalankan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Qur'an dan Hadits.berakhlak mulia. Karenanya rumusan tujuan pendidikan agama islam di sekolah Menengah Pertama adalah dalam rangka untuk : Meningkatkan keyakinan. penghayatan dan pengalaman siswa tentang agama islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi. bahwa pendidikan agama adalah usaha yang secara sadar dilakukan guru untuk mempengaruhi siswa dalam rangka pembentukan manusia beragama. Pendidikan agama Islam dilaksanakan untuk mengembngkan potensi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta akhlak mulia. menghayati hingga mengimani. pemahaman. Jatim 2010 Page 24 of 45 . bermasyarakat.

Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Sehingga pembelajaran PAI mengandung makna serta fungsi dalam kehidupan mereka. (2) waktu/jam pelajaran agama Islam terbatas. (3) minat siswa lebeih besar pada mata pelajaran lain. Para pakar menyatakan bahwa. Dengan demikian maka model dan strategi pembelajaran PAI di SMP disajikan untuk memfasilitasi perkembangan kemampuan berfikirnya melalui penggunaan metode mengajar yang mendorong siswa untuk aktif bertanya. hubungan manusia dengan sesamanya yang membentuk kesahalehan sosial (solidaritas sosial). 2001 : 193) bahwa. Menurut Gage (1964 :139). Kondisi pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah umum menurut Departemen Agama (1999 : 33).bahwa manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia akan dapat menciptakan keharmonisan dalam kehidupan baik pribadi. betapapun bagusnya kurikulum (official). berbangsa dan bernegara. Keimanan dan ketaqwaan serta kemuliaan akhlak sebagaimana yang tertuang dalam tujuan akan dapat dicapai dengan terlebih dahulu jika siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman yang utuh dan benar terhadap ajaran agama Islam. pertumbuhan otak mencapai kesempurnaan dari mulai usia 12-20 tahun. melakukan dialog dan diskusi. Jatim 2010 Page 25 of 45 . serta hubungan manusia dengan alam sekitar. atau menguji cobakan suatu materi. Menurut Sigelman & Shafer (Yusuf. sedangkan tingkah laku yang belajar sebagai "efek" dari berbagai proses. memiliki ciri-ciri seperti : "(1) kemampuan siswa heterogen. Faktor lain yang mempengaruhi kualitas pembelajaran PAI adalah siswa. bahwa perilaku guru dipandang sebagai "sumber pengaruh". Guru PAI merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam. hasilnya sangat tergantung pada apa yang dilakukan guru dalam kelas "curriculum actual" (Syaodih. Amal shaleh itu menyangkut keserasian dan keselarasan hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan dirinya yang membentuk keshalehan pribadi. 1997 : 194). Siswa SMP dilihat dari tingkat perkembangan intelektualnya telah mampu berfikir logis tentang berbagai gagasan yang abstrak. mengemukakan pendapat. sehingga terinternalisasi dalam penghayatan dan keasadaran untuk melaksanakannya dengan benar. Dengan demikian kurikulum dan pembelajaran PAI yang dirancang seharusnya dapat menghantarkan siswa kepada pengetahuan dn pemahaman yang utuh dan seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan tentang agama Islam dengan kemampuan pelaksanaan ajaran serta pengembangan nilai-nilai akahlakul karimah. tingkah laku dan kegiatan interaktif. dan (4) sarana dan prasarana pendidikan agama Islam masih terbatas. iman merupakan potensi rohani yang harus diaktualisasikan dalam bentuk amal shaleh. Menurut konsep islam. Kurikulum dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP dirancang untuk mengantarkan siswa kepada peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta pembentukan akhlak yang mulia. sehingga menghasilkan prestasi rohani yang disebut taqwa.

Jatim 2010 Page 26 of 45 . Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. latar belakang masalah. prosedur dan pemecahan masalah dan sistematika penulisan. Bagaimana model pembelajaran pada bidang studi pendidikan agama Islam di SMP? D. Bagaimana pengembangan kurikulum dan pembelajaran di SMP pada bidang studi pendidikan agama Islam? 2. Bagaimana model pengembangan kurikulum dan pembelajaran di SMP pada bidang studi pendidikan agama Islam? C. dapat diklasifikasikan bahwa rumusan masalah adalah: 1. BAB II ORIENTASI PENGEMBANGAN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP A. Sistematika penulisan Sistematika penulisan ini terdiri dari: bab 1 pendahuluan. Mendeskripsikan tentang pengembangan kurikulum dan pembelajaran pada bidang studi pendidikan agama Islam di SMP? 2. maka makalah yang akan disajikan dibatasi sekitar permasalahan "Bagaimana pengembangan Kurikulum dan pembelajaran Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama (SMP)". Kurikulum Bidang Studi Pendidikan Agama Islam SMP 1) Pengertian. Prosedur pemecahan masalah Prosedur pemecahan masalah sebagai berikut: 1. B. perumusan masalah. pengembangan kurikulum dan pembelajaran pada bidang studi agama Islam di SMP dan model pembelajarannya pada bidang studi pendidikan agama Islam.Dari uraian di atas. Bab II pembahasan. Perumusan Masalah Uraian latar belakang masalah tersebut.

menghayati. 2) Tujuan dan fungsi. yaitu : Usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik dalam meyakini. (2) Menyiapkan anak didk untuk hidup di dunia dan akhirat. memahami. Jatim 2010 Page 27 of 45 . bahwa tujuan pendidikan Islam adalah untuk menjadi manusia baik. Dalam UU No. mengemukakan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia yang berkepribadian muslim. Secara umum tujuan pendidikan agama Islam adalah untuk membentuk peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia.Pendidikan agama Islam adalah bagian integral paripada pendidikan nasional sebagai suatu keseluruhan. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 37 ayat 1 menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat antara lain pendidikan agama. v Al-Abrasyi (1974 : 15). 2001 : 172). pengajaran dan/atau latihan dengan memperhatikan tuntutan untuk menghormati agama lain dalam hubungan antar umat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan nasional". Dalam penjelasaannya dinyatakan bahwa pendidikan agama dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Menurut GBPP PAI (1999). Berikut dikemukakan beberapa pendapat tokoh pendidikan Islam : v Al-Attas (1979 : 1). (4) Ketrampilan bekerja dalam masyarakat. (3) Penguasaan ilmu. bahwa tujuan umum pendidikan Islam adalah manusia yang menyerahkan diri kepada Allah secara mutlak v Ashraf (1989 : 2). Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. secara rinci menjelaskan tujuan akhir pendidikan Islam adalah : (1) Pembinaan akhlak. v Konpensi Dunia Islam (1977). menjelaskan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah untuk membentuk manusia yang berakhlak mulia. dan mengamalkan agama Islam melalui kegiatan bimbingan. Pendidikan agama adalah suatu usaha yang secara sadar dilakukan guru untuk mempengaruhi siswa dalam rangka pembentukan manusia beragama (Daradjat dkk. bahwa pengertian pendidikan agama Islam di sekolah umum. v Marimba (1964 : 39).

Dengan demikian pendidikan agama di sekolah adalah sebagai salah satu bentuk untuk mengmbangkan kemampuan siswa dalam meningkatkan pemahaman keagamaan. pengajaran agama Islam (Kurikulum 1999) meliputi tujuh unsur. Seluruh pengajaran yang diberikan di sekolah/madarasah diorganisasikan dalam bentuk kelompok-kelompok mata pelajaran yang disebut bidang studi (broadfields) dan dilaksanakan melalui sistem kelas. 3) Ruang lingkup. amal saleh dan akhlak yang mulia 3) Menumbuhkembangkan semangat untuk mengolah alam sekitar sebagai anugrah Allah swt. yaitu: a) Al-Qur'an b) Hadits c) Keimanan d) Akhlak e) Bimbingan ibadah f) Syariah/fiqh g) Sejarah islam Hal tersebut merupakan perwujudan dari keserasian. Jatim 2010 Page 28 of 45 .Sedangkan fungsi pengajaran agama Islam adalah untuk menanamkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. baik negeri atau swasta. Menurut Daradjat (2001 : 174). serta membiasakan siswa berakhlak mulia. bahwa fungsi pendidikan agama Islam yaitu : 1) Menanamtumbuhkan rasa keiman yang kuat 2) Menanamkembangkan kebiasaan (habit vorming) dalam melakukan amal ibadah. keselarasan dan Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Pengajaran agama Islam diberikan pada sekolah umum dan sekolah agama (madrasah). yakni meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah swt serta kemuliaan akhlak. Dalam struktur program sekolah umum.

makhluk lainnya maupun lingkungannya. Sistem evaluasi. b) Metogologi PAI tidak berubah. muamalah. tetapi dalam pelaksanaannya lebih menekankan pada aspek kognitif. menghayati dan mengamalkan ajaran Islam dan atau menumbuhkembangkan nilai-nilai Islam. ini terlihat pada tujuan umum PAI yang lebih bererientasi pada pengembangan sikap dan kemampuan keberagamaan. tradisonal dan monoton. b) Padat materi yaitu materi PAI yang terdiri dari tujuh unsur poko yakni keimanan. diri sendiri. metodologi pembelajaran masih bersifat konvesnsional. quran. ibadah. ini terlihat dari sejumlah fungsi dan tujuan yang diharapkan siswa setelah belajar PAI.keseimbangan hubungan manusia dengan Allah swt. Jatim 2010 Page 29 of 45 . konvensional. akhlak. bentuk soal ujian agama Islam menunjukkan prioritas pada kognitif. 4) Analisis kurikulum Kurikulum pendidikan agama Islam berarti seperangkat rencana kegiatan dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran PAI serta cara yang digunakan dan segenap kegiatan yang dilakukan oleh guru agama untuk membantu siswa dalam memahami. sementara alokasi waktunya terbatas. Menganalisis isi kurikulum PAI khususnya pendidikan agama Islam di tingkat SMP yang tercantum dalam GBPP 1994 terdapat beberapa kritik antara lain : a) GBPP PAI terlalu pada misi. Sedangkan pada proses pelaksanaan kurikulum PAI terlihat ada kesenjangan antara konsep kurikulum dengan pelaksanaan kurikulum PAI 1994. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. syariah dan tarikh yang diajarkan secara terpisah menyebabkan materinya padat. Secara rinci kelemahan kurikulum PAI adalah : a) Pendidikan agama Islam (PAI) lebih terkonsentrasi pada persoalan-persoalan teoritis keagamaan yang bersifat amalan ibadah praktis kognitif. c) Berorientasi kuat pada domain kognitif ini terutama dilihat dari segi tujuan setiap pokok bahasan serta alat evaluasi yang digunakan. Pendekatan PAI cenderung normatif tanpa dibarengi ilustrasi konsteks sosial budaya sehingga siswa kurang menghayati nilai-nilai agama sebagai nilai yang hidup dalam keseharian. dan jarang pertanyaannya mempunyai bobot nilai dan makna spiritual keagamaan yang fungsional dalam kehidupan sehari-hari. yakni pembelajaran lebih bersifat verbalistis dan formalistis. dan masih kurang pada usaha mengubah pengetahuan agama yang bersifat kognitif menjadi makna dan nilai yang perlu diinternalisasikan dalam diri siswa. sesama manusia.

d) Selalu mencari model-model pembelajaran PAI atau mengembangkan metodologi PAI secara konstekstual yang dapat menyentuh aspek kognitif. tugas dan jenjang belajar secara konstekstual. Sedangkan yang dimaksud dengan pebelajaran pada hakekatnya adalah merupakan Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. sehingga tercipta suasana religius. e) Berusaha melakukan rekayasa fisik. d) Pendekatan PAI cenderung normatif tanpa dibarengi ilustrasi konteks sosial budaya. c) Mampu menggerakkan guru-guru lain (teman sejawat) untuk berpartisipasi aktif dalam membina pendidikan agama di sekolah. b) Melakukan seleksi materi. Kesempatan itu semestinya dipergunakan guru agama Islam secara proaktif dengan melakukan antara lain : a) Mendudukan GBPP sebagai ancer-ancer. Jatim 2010 Page 30 of 45 . afektif dan psikomotor. sehingga berimplikasi pada keberanian guru PAI untuk melakukan analisis materi.c) Pembelajaran PAI bersifat menyendiri. desentralisasi atau keunggulan daerah dan sekolah. mana yang perlu diberikan di dalam kelas atau sekolah lewat kegiatan intra dan ekstra kurikuler. psikis. mana yang dilakukan di luar sekolah untuk diserahkan kepada keluarga dan atau masyarakat melalui pembinaan secara terpadu. bahwa model adalah seperangkat prosedur dan berurutan untuk mewujudkan suatu proses. B. hal tersebut sesuai dengan pendapat Briggs (1978 : 23). pada prinsipnya lebih memberikan kesempatan kepada sekolah dan guru secara leluasa untuk melakukan inovasiinovasi pembelajaran. kurang berinteraksi dengan yang lain. Model Pembelajaran 1) Pengertian Model pembelajaran merupakan suatu rencana mengajar yang memperhatikan pola pembelajaran tertentu. KBK yang sekarang masih diuji cobakan. yaitu kualitas keluaran pendidikan. bukan pedoman yang baku. Dengan demikian pengertian model pembelajaran adalah seperangkat prosedur yang berurutan untuk melaksanakan proses pembelajaran. Kurikulum SMP 2004 yang dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sebagai jawaban pemerintah atas berbagai permasalahan pendidikan nasional. sosial dan spiritual dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran PAI di sekolah.

evaluasi dan kegiatan belajar siswa. proses atau fungsi. diantaranya : 1) Model Classroom Meeting. dan berani menolak perilaku yang tidak bertanggung jawab. penguasaan. Kehangatan antar pribadi bermanfaat bagi keberhasilan belajar. (c) model pengembangan pribadi. Mekanisme pembelajaran secara umum. meliputi : a) Tahap persiapan. metode. sumber. Jatim 2010 Page 31 of 45 . meskipun demikian adakalanya sekolah gagal membina kehangatan hubungan antar pribadi. c) Tahap evaluasi. siswa dengan siswa untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. d) Tahap refleksi. di dalamnya meliputi tujuan.proses komunikasi transaksional yang bersifat timbal balik. media. naik antara guru dengan siswa. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Tokoh model ini adalah William Glasser. Menurut Glasser dalam (Moejiono (1992 : 155). (d) model behavior. Berdasarkan kajian teoritis yang penulis lakukan terhadap beberapa model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam. dipahami dan disepakati oleh-oleh pihak-pihak yang terkait dalam proses pembelajaran sehingga menunjukkan adanya perolehan. (b) model pemprosesan informasi. 2) Jenis-jenis model Joyce (2000) mengungkapkan bahwa ada empat rumpun model pembelajaran. agar sekolah dapat membina kehangatan hubungan antar pribadi. Komunikasi transaksional adalah bentuk komunikasi yang dapat diterima. yakni promosi dan rehabilitasi. persiapan proses pembelajaran yang menyangkut penyusunan desain (rancangan) kegiatan belajar mengajar yang akan diselenggarakan. Promosi adalah penetapan untuk melangkah dan peningkatan lebih lanjut atas keberhasilan siswa. evaluasi merupakan laporan dari proses pembelajaran. khususnya laporan tentang kemajuan dan prestasi belajar siswa. pelaksanaan proses pembelajaran menggambarkan dinamika kegiatan belajar siswa yang dipandu dan dibuat dinamis oleh guru. b) Tahap pelaksanaan. 2) Guru dan siswa harus berani menghadapi realitas. Rehabilitasi adalah perbaikan atas kekuarangan yang telah terjadi dalam proses pembelajaran. bahwa sekolah umumnya berhasil membina prilaku ilmiah. maka dipersyaratkan : 1) Guru memiliki rasa keterlibatan yang mendalam. hasil. yaitu : (a) model interaksi sosial. tindak lanjut dalam proses pembelajaran dapat dipilah menjadi dua hal.

Di samping itu pembelajaran dengan materi yang terpisah-pisah tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami permasalahan secara utuh. Kelemahan model ini lebih karena terfokus bagaimana mengaktifkan siswa dan mampu bekerjasama. Kelemahan model ini terletak pada kedalaman dan keluasan pembahasan materi. 3) Model Integrated Learning Model pembelajarn terpadu pada hakkekatnya merupakan suatu sistem pembelajaran dengan menyajikan bahan pelajaran dalm bentuk keseluruhan dan meniadakan batas-batas antara berbagai mata pelajaran/sub mata pelajaran.3) Siswa mau belajar cara-cara berprilaku yang lebih baik. Model ini menawarkan adanya keaktifan dan ketertiban siswa dalam proses pembelajaran. sehingga materi perlu dikaji secara mendalam agar dapat dipahami dan dihayati serta diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Model ini akan membuka suasana belajar yang berkembang. Model ini membagi siswa dalam kelompok-kelompok diskusi. tetapi tidak membahas materi pembelajaran sehingga organisasi materi tidak menjadi perhatian. Sementara pembelajaran PAI menghendaki keutuhan pemahaman dan kemampuan serta yang dapat memberikan makna sehingga timbul kesadaran dan motivasi untuk mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Model pertemuan tatap muka merupakan salah satu model yang bermanfaat bagi pembinaan kehangatan hubungan antar pribadi. Model pertemuan tatap muka adalah pola belajar mengajar yang dirancang untuk mengembangkan : 1) Pemahaman diri sendiri. 2) Rasa tanggung jawab pada diri sendiri dan kelompok Strategi mengajar model ini mendorong siswa belajar secara aktif. karena lebih berorientasi pada proses. sedangkan PAI di samping menekankan pada proses tetapi juga menekankan pada penguasaan materi. Jatim 2010 Page 32 of 45 . masih mengutamakan penguasaan materi secara terpisah-pisah. 2) Model Coopetarive Learning Model ini dikembangkan salah satunya oleh Robert E. Slavin. dimana satu kelompok terdiri dari 4 atau 5 orang. aktif Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Pembelajaran terpadu memungkinkan siswa baik individual maupun kelompok. merangsang dan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. dengan demikian pembelajaran belum dapat memberikan makna bagi pesertabelajar.

Menurut Su'ud (1997). Dampak dari tujuan pengajaran dan pengiringnya secara langsung dapat terlihat dalam rumusan tujuan tersebut. keterpaduan. mengemukakan bahwa : Model pembelajaran terpadu pada hakekatnya merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa. Rancangan pembelajarn terpadu secara ekspilisit merumuskan tujuan pembelajaran. Hakikat pembelajarn terpadu merupakan suatu sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa. keluwesan (sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setempat). 1994 : 2). a) Pengertian pembelajaran terpadu. Tyler (Oliva. menggali dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistik. Atau interdiciplinerary programe (Curriculum Services Branch Tasmania. Depdikbud (1996 : 3). Pembelajarn terpadu salah satu daintaranya yaitu memadukan pokok bahasan atau sub pokok bahasan antar bidang studi. komunikatif. Dengan prinsip pengorganisasian pembelajaran yang bermakna. baik secara individual maupun kelompok untuk aktif mencari. bahwa implementasi kurikulum terpadu merupakan wahana yang efektif dalam membantu peserta didik untuk tumbuh dan berkembang secara alami sebagai individu yang utuh dalam konsteks kehidupan sehari-hari. otentik. menggali dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistik. Pada dampak pengiring umumnya akan membuahkan perubahan dalam perkembangan sikap dan kemampuan berfikir logis. Jatim 2010 Page 33 of 45 . menggali dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistik. baik secara individual maupun kelompok untuk aktif mencari. atau lintas bidang studi (Maryanto. dan otentik (Depdikbud. kebermaknaan dalam komunikatif. serta kesinambungan berbagai ketrampilan hidup. prediktif dan imajinatif. integration as the horizontal relationship of curriculum experiences" dan manfaat Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Pembelajaran terpadu akan terjadi apabila peristiwa-peristiwa otentik atau eksplorasi topik/tema menjadi pengendali di dalam kegiatan belajar sekaligus proses dan isi berbagai disiplin ilmu/mata pelajaran/pkok bahasan secara serempak di bahas. 1992 : 517) mengemukakan "…. Konsep tersebut sesuai dengan beberapa tokoh yang mengemukakan tentang model pembelajaran terpadu. 1994 : 2). memahami dan mengahayati. 1996 : 3).mencari. dengan menganut azas kesederhanaan. Pendekatan pembelajaran terpadu. atau yang disebut juga lintas kurikulum.. kewajaran konsteks. holistik. dan otentik. dimaksudkan agar pengorganisasian bahan kajian secara tematis. dan otentik. wajar dan luwes memungkinkan peserta didik lebih termotivasi untuk aktif menguasai. kreatif.

c) Model Nested. d) Model Sequenced. dengan tidak ada usaha untuk menghubungkan atau mengintegrasikannya. especially when applying this knowledge…. Pada model ini integrasi dimaksudkan untuk menggabungkan atau menghubungkan sejumlah tujuan-tujuan pemebelajaran dan pengalaman belajar serta ketrampilan sejenis dalam suatu unit pelajaran. Kuncinya model ini adalah suatu upaya untuk mempertimbangkan pertalian (hubungan) kurikulum di dalam suatu mata pelajaran dan diharapkan siswa akan memahami secara otomatis hubungan-hubungan tersebut. model ini adalah penyusunan kurikulum tradisional berdasarkan ilmu-ilmu yang berbeda dan terpisah. Mereka tahu bagaimana memperoleh keuntungan yang paling banyak dari suatu pelajaran atau setiap pelajaran. hubungan satu ketrampilan dengan ketrampilan lainnya. Dalam kurikulum standar. perencanaan yang teliti diperlukan untuk menyusun sasaransasaran yang multi. Learning is more effective when facts and principles from one field can related to another. Tetapi dalam pendekatan nested. Setiap mata pelajaran dipandang sebagai satu kesatuan yang murni. atau ide-ide dalam satu catur wulan dengan catur wulan berikutnya. memperkenalkan 10 model pembelajaran terpadu. Keterpaduan dalam suatu pembelajaran dapat baik dalam satu rumpun bidang studi dan dapat juga memadukan antar bidang studi penting untuk memadukan keseluruhan kurikulum. 1992 : 517). b) Tipe pembelajaran terpadu Fogarty (1991 : xiv). model ini memfokuskan dengan membuat hubungan-hubungan secara eksplisit di dalam setiap wilayah mata pelajaran.". bahwa "…. dengan keterbatasan artikulasi jarak lintas disiplin-disiplin Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Pembelajaran akan lebih efektif apabila guru dapat menghubungkan atau mengintegrasikan antara pelaksanaan pembelajaran di sekolah dengan temuan di lapangan. 1991 : xii). yaitu : a) Model fragmented.keterpaduan menurut Taba (Oliva. b) Model Connented. Implementasi kurikulum terpadu merupakan wahana yang efektif dalam membantu siswa untuk tumbuh dan berkembang secara alami sebagai individu yang utuh dalam konsteks kehidupan sehari-hari. Kurikulum terpadu dapat diartikan sebagai suatu model yang dapat memadukan materi dalam bahan pembelajaran (Fogarty. model ini merupakan rancangan yang kaya yang digunakan oleh guru-guru yang berpengalaman. mata pelajaran diajarkan secara terpisah. hubungan satu topik dengan yang lainnya. Jatim 2010 Page 34 of 45 . hubungan sekarang dengan yang akan datang. baik dalam kelompok disiplin ilmunya maupun pada disiplin ilmunya sendiri.

memperluas dan mengeksplorasi atau memperbaiki ide-ide. begitu pula sebaliknya. c) Karakteristik Beberapa karakteristik pembelajaran terpadu yang diekemukakan oleh Collin (1991). h) Model Integrated. Dengan rangkaian perintah di dalam topik yang diajarkan. f) Model Webbed (jaringan). Model ini merupakan model pengintegrasian kurikulum yang dilakukan oleh calon siswa tingkat sarjana atau doktoral dari setiap bidangnya. e) Model Shared. Siswa mengarahkan proses pengintegrasian melalui pemilihan jaringan yang diperlukan. Secara essensial. Mereka yang melakukan penyaringan terhadap isi materi kurikulum dengan atau tanpa melibatkan pakar/pihak luar. yaitu model pembelajaran diumpamakan sebagai kaca pembesar yaitu ide cemerlang yang memperbanyak seluruh isi melalui pendekatan metakurikuler. Dua mata pelajaran (disiplin ilmu) yang berhubungan dapat dirangkaikan sehingga isi keduanya diajarkan secara bersamaan. Secara khusus. j) Model Networked. model ini merupakan model penjaringan yang mengintegrasikan pembelajaran berdasarkan sumber-sumber masukan dari luar secara berkelanjutan yang dimaksudkan untuk memperbaharui. merupakan pola baru dan rancangan yang menggunakan elemen dasar tiap-tiap disiplin ilmu. merupakan dua disiplin ilmu yang saling mengisi konsep dan skill. intelegensi yang tinggi. mempertinggi/meningkatkan aktivitas lainnya. skill sosial. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov.(mata pelajaran) guru dapat menyusun kembali topik-topik agar unit-unit yang serupa tepat dengan yang lainnya. Pendekatan kurikuler memasang benang skill berfikir. teknologi. i) Model Immersed. Pada model ini. Bagian perencanaan dan pengajaran pada dua disiplin ilmu dimana pengisian ilmu dan konsep muncul sebagai unsur yang terorganisir. g) Model Threaded. Cara interdisiplin ini mencocokan subjek-subjek untuk mengisi topik dan konsep dengan beberapa tim pengajaran di dalam satuan model integrasi yang otentik. merupakan model yang mempunyai pandangan yang sangat pribadi. model ini diartikan sebagai pendekatan tematik. di samping sumber informasi dari pada pakar. Jatim 2010 Page 35 of 45 . untuk mengintegrasikan mata pelajaran. satu bidang studi/pokok bahasan memuat materi pelajaran bidang studi lainnya. dan studi skill melalui berbagai disiplin ilmu. pendekatan tematik untuk pengembangan kurikulum dimulai dengan sebuah tema seperti transportasi atau penemuan. siswa merupakan sumber informasi utama untuk menyaring keahlian dan minat mereka. namun hanya siswa yang mengetahui seluk beluk dan dimensi bidang mereka yang mencapai sasaran sumber-sumber yang diperlukan.

melalui hasil interaksi dan belajar dari fakta dan peristiwa. f) Alami. b) Bermakna. c) Otentik. d) Aktif. maksudnya kebermaknaan dalam komuniaksi adanya keterkaitan antara pengetahuan yang dimiliki siswa dengan materi yang dipelajari. (c) keterpaduan penyelenggaraan. dengan demikian proses pembelajaran dirasakan lebih berarti bagi siswa. Dengan demikian informasi dan pengetahuan yang diperoleh siswa menjadi lebih otentik. Dalam pemebelajaran terpadu hasrat. sehingga siswa termotivasi untuk mencari informasi dan pengetahuan dalam memahami konsep yang dipelajarinya. yaitu terjalinnya hubungan kerjasama antara sekolah. baik secara individual ataupun kelompok. keterpaduan. kewajaran konsteks. tidak dari sudut pandang yang terkotak-kotak. maksudnya siswa memahmi secara langsung konsep dan prinsip yang ingin dipelajari. serta adanya kesinambungan berbagai ketrampilan hidup. sesuai tingkat perkembangan siswa yang selalu mengalami proses dan tidak terisolasi dari lingungan yang alami. artinya suatu fenomena yang menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran terpadu diamati dan dikaji dari beberapa disiplin ilmu sekaligus. C. sehingga pada akhirnya siswa mampu menerapkan perolehan belajarnya untuk memcahkan masalah-masalah yang nyata di dalam kehidupannya. (d) wilayah pengembangan. Menurut Depag RI (1999 : 59). artinya siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Jatim 2010 Page 36 of 45 . yang karakteristiknya dapat disimpulkan sebagai berikut : a) Holistik (menyeluruh). Pengembangan model pembelajaran terpadu 1) Relevasi model pembelajaran terpadu dengan PAI Konsep terpadu dalam pendidikan agama Islam meliputi: (a) keterpaduan proses. materi yang disajikan secara sederhana. keluwesan (sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setempat). minat dan kemampuan siswa dipertimbangkan.Miller (1990). e) Akesederhanaan. maksudnya pembelajaran terpadu memberikan lingkungan yang memungkinkan siswa belajar secara alami. bermakna dan mudah dipahami. (b) keterpaduan materi. tim pengembang pembelajaran terpadu PGSD dan S2 (1997). Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. bahwa pembinaan pendidikan agama Islam terpadu sebagai berikut : a) Keterpaduan kelembagaan. Hal ini dimaksudkan untuk melatih siswa memahami suatu fenomena dari segala sisi. Rujukan yang nyata dari berbagai konsep dan keterkaitannya dengan konsep-konsep lainnya akan menambah kebermaknaan konsep yang dipelajari.

al-qur'an. a) Tahap perencanaan. d) Keterpaduan proses pendidikan. akhlak. proses pembelajaran dan evaluasi. yaitu diperlukan adanya kerjasama yang bertanggung jawab antara guru pendidikan agama Islam dengan Kepala Sekolah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan agama Islam. yaitu keserasian antara kegiatan pengajaran. yang meliputi keterpaduan antara aspek kognitif. 3) Guru danm peneliti menentukan tema pembelajaran pada setiap unit pelajaran. afektif dan psikomotor. ketrampilan dan sikap pada pokok bahasan lainnya dalam materi pelajaran di kelas. syariah dan sejarah Islam sesuai GBPP yang berlaku. b) Tahap pelaksanaan. yaitu agar mata pelajaran selain pendidikan agama Islam mampu untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional. hadits. kemampuan. kemampuan. 2) Tahapan pengembangan Hamalik (1989 : 71). 2) Guru dan peneliti mengkaji konsep. pelaksanaan dan kulminasi. pelaksanaan. bimbingan ibadah. 4) Guru dan peneliti menyusun rancangan pembelajaran terpadu yang meliputi penetapan tujuan. ketrampilan dan sikap yang harus dimiliki siswa pada suatu pokok bahasan dan mencari keterhubungannya dengan konsep. b) Keterpaduan materi. 1) Guru dan peneliti menyusun konsep dan kemampuan yang harus dimiliki siswa pada setiap pokok bahasan dalam bidang studi pendidikan agama Islam yang meliputi : Aqidah/tauhid. dan penilaian. amteri. mengemukakan bahwa proses pembelajaran terpadu meliputi tahapan perencanaan. Selanjutnya Depdikbud (1996 : 16). Jatim 2010 Page 37 of 45 .keluarga dan masyarakat guna saling mengisi dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan agama islam di sekolah yang dikoordinasi oleh Pendidikan Guru Agama Islam. e) Keterpaduan ketenagaan. bimbingan dan latihan. mengemukakan bahwa komponen pembelajaran terpadu meliputi : perencanaan. c) Keterpaduan wilayah pengembangan pendidikan agama Islam. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov.

Selanjutnya kegiatan menyajikan materi pelajaran dengan diskusi kelompok dan diskusi kelas. kegiatan inti dan evaluasi. pemandu. Secara umum dalam merencanakan pembelajaran terpadu melalui langkah-langkah sebagai berikut : 1) Menentukan atau memilih tema sentral 2) Mengidentifikasi konsep yang akan di bahas. Kegiatan pembelajaran di dalam kelas mencakup kegiatan pendahuluan. yang akan dijadikan masukan untuk memperbaiki desain pembelajaran terpadu beserta implementasinya pada pertemuan selanjutnya.Pada tahap pelaksanaan pembelajaran terpadu kegiatan guru dan peneliti meliputi : guru agama melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan desain pembelajaran terpadu. Pada tahap ini guru mata pelajaran pendidikan agama Islam bersama peneliti mengidentifikasi berbagai masalah yang muncul pada setiap pertemuan dan mendiskusikan serta mencari alternatif pemecahannya. c) Tahap kulminasi. dengan teknik tes dan non tes. 3) Evaluasi pengembangan Evaluasi pembelajaran terpadu dilakukan terhadap proses dan hasil pembelajaran. Tahap ini menampilkan hasil dan proses pembelajaran terpadu pada setiap pertemuan pembelajaran. Jatim 2010 Page 38 of 45 . pembicara dan sebagainya Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. 3) Memilih kegiatan belajar yang sesuai 4) Menyusun jadwal kegiatan secara sistematik. Selanjutnya kegiatan evaluasi dan tindak lanjut dengan melaksanakan penilaian formatif dan memebrikan tugas-tugas ekstra untuk meningkatkan dan mengembangkan hasi belajar siswa. Evaluasi terhadap proses dilakukan dengan teknik observasi yaitu melihat aktivitas siswa secara individu dan kelompok pada setiap tahap kegiatan dengan memperhatikan aspek-aspek : a) Rasional argumen/alasan b) Kejujuran ilmiah c) Peranan siswa dalam setiap kegiatan seperti pendengar.

pengajaran dan/atau latihan dengan memperhatikan tuntutan untuk menghormati agama lain dalam hubungan antar umat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan nasional. pengertian pendidikan agama Islam di sekolah umum. Kurikulum Bidang Studi Pendidikan Agama Islam SMP a) Pengertian. sedangkan non tes (Observasi digunakan untuk melihat dampak penggiring pelaksanaan model terpadu. maka dapat disimpulkan bahwa : 1. baikd an benar. dan mengamalkan agama Islam melalui kegiatan bimbingan. kebermaknaan. Teknik tes digunakan untuk melihat kemampuan siswa memahami konsep-konsep PAI. pengajaran agama Islam (Kurikulum 1999) meliputi tujuh unsur. Sedangkan fungsi pengajaran agama Islam adalah untuk menanamkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Evaluasi guru terhadap hasil adalah dengan tulisan. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Jatim 2010 Page 39 of 45 . c) Ruang lingkup. b) Tujuan dan fungsi. yaitu : Usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik dalam meyakini. Kesimpulan Dari uraian-uraian tersebut di atas. kejelasan dan keluasan argumentasi. menghayati. Dalam struktur program sekolah umum. Secara umum tujuan pendidikan agama Islam adalah untuk membentuk peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia. Sedangkan evaluasi terhadap hasil dilakukan dengan teknik tes dan non tes. akhlak. yaitu : v Al-Qur'an Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. memahami.d) Kerjasama kelompok dan produktivitas e) Pembagian tugas dan tanggung jawab terhadap tugas f) Penggunaan bahasa yang sopan. Pengembangan model terpadu pada bidang studi pendidikan agama Islam ini menggunakan tema dengan menyajikannya secara terpadu dengan unsur aqidah. fiqh dan tarikh. serta membiasakan siswa berakhlak mulia.

siswa dengan siswa untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. model pembelajaran adalah seperangkat prosedur yang berurutan untuk melaksanakan proses pembelajaran. 2. memperkenalkan 10 model pembelajaran terpadu. Model Pembelajaran a) Pengertian. naik antara guru dengan siswa. ibadah.v Hadits v Keimanan v Akhlak v Bimbingan ibadah v Syariah/fiqh v Sejarah islam d) Analisis kurikulum. muamalah. Sedangkan yang dimaksud dengan pebelajaran pada hakekatnya adalah merupakan proses komunikasi transaksional yang bersifat timbal balik. v Berorientasi kuat pada domain kognitif ini terutama dilihat dari segi tujuan setiap pokok bahasan serta alat evaluasi yang digunakan. akhlak. Fogarty (1991 : xiv). syariah dan tarikh yang diajarkan secara terpisah menyebabkan materinya padat. yaitu : Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Menganalisis isi kurikulum PAI khususnya pendidikan agama Islam di tingkat SMP yang tercantum dalam GBPP 1994 terdapat beberapa kritik antara lain : v GBPP PAI terlalu pada misi. Berdasarkan kajian teoritis yang penulis lakukan terhadap beberapa model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran pendidikan agama Islam. v Padat materi yaitu materi PAI yang terdiri dari tujuh unsur poko yakni keimanan. b) Jenis-jenis model. ini terlihat dari sejumlah fungsi dan tujuan yang diharapkan siswa setelah belajar PAI. diantaranya : v Model Classroom Meeting v Model Coopetarive Learning v Model Integrated Learning. Jatim 2010 Page 40 of 45 . quran. sementara alokasi waktunya terbatas.

c) Karakteristik. Pengembangan model pembelajaran terpadu. (c) keterpaduan penyelenggaraan. a) Tahap perencanaan. ý Otentik. 10) Model Networked. 3. ý Alami. 5) Model Shared. 9) Model Immersed. tim pengembang pembelajaran terpadu PGSD dan S2 (1997). 4) Model Sequenced. Beberapa karakteristik pembelajaran terpadu yang diekemukakan oleh Collin (1991). 4) Tahapan pengembangan. Jatim 2010 Page 41 of 45 . Konsep terpadu dalam pendidikan agama Islam meliputi : (a) keterpaduan proses. 3) Model Nested. yang karakteristiknya dapat disimpulkan sebagai berikut : ý Holistik (menyeluruh). ý Bermakna. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. (d) wilayah pengembangan. ý Akesederhanaan. ý Aktif. 8) Model Integrated. 7) Model Threaded. (b) keterpaduan materi. 6) Model Webbed (jaringan).1) Model fragmented. 2) Model Connented. Miller (1990).

pemandu. Evaluasi pembelajaran terpadu dilakukan terhadap proses dan hasil pembelajaran. supervisor di sekolah hendaknya meningkatkan kreativitas dan dedikasi kerjanya guna meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya.b) Tahap pelaksanaan. baikd an benar. Secara umum dalam merencanakan pembelajaran terpadu melalui langkah-langkah sebagai berikut : ý Menentukan atau memilih tema sentral ý Mengidentifikasi konsep yang akan di bahas. c) Tahap kulminasi. B. maka dirasakan perlu untuk memberikan saransaran sebagai berikut : 1) Kepada kepala sekolah sebagai pembina. ý Memilih kegiatan belajar yang sesuai ý Menyusun jadwal kegiatan secara sistematik. 5) Evaluasi pengembangan. Jatim 2010 Page 42 of 45 . Evaluasi terhadap proses dilakukan dengan teknik observasi yaitu melihat aktivitas siswa secara individu dan kelompok pada setiap tahap kegiatan dengan memperhatikan aspekaspek : ý Rasional argumen/alasan ý Kejujuran ilmiah ý Peranan siswa dalam setiap kegiatan seperti pendengar. pembicara dan sebagainya ý Kerjasama kelompok dan produktivitas ý Pembagian tugas dan tanggung jawab terhadap tugas ý Penggunaan bahasa yang sopan. Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Saran Setelah melakukan penganalisisan terhadap pengembangan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP. dengan teknik tes dan non tes.

G. Departemen Agama RI. (2003). Pendidikan Agama Islam untuk SMU kelas III. Instruksional Design. (1992). (1976). Departemen Agama RI. (1999). Teechn. Pengembangan dan Inovasi Kurikulum. 4) Kepada peneliti lain. (1995). hendaknya senantiasa meningkatkan terus sumber daya gurunya atau kompetensinya. Departemen Agama RI. Jakarta : Bumi Aksara. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Lesslei. 3) Siswa-siswa di sekolah sebagai subyek dan obyek pendidikan hendaknya memiliki motivasi belajar yang lebih baik lagi guna mempersiapkan generasi ayang akan datang. A. Departemen Agama RI. Publ. A. Z. Paradigma pendidikan Nasional : Rekonstruksi dan Demokratisasi. (1978). Garis-garis Besar program Pengajaran Pendidikan Agama Islam. dan Dixon. DAFTAR PUSTAKA Abrasyi. Departemen Agama RI. Briggs. Jakarta : Proyek Departemen Agama. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Bulan Bintang Cet. (1991) Integrated Learning. (1974).2) Guru sebagai tenaga yang paling menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Jakarta : Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Jatim 2010 Page 43 of 45 . (2002). Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Dasar-Dasar Pokok Pendidikan islam. Jakarta : Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam dan Iniversitas Terbuka. Jakarta : Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam. Collin. dengan jalan belajar dan belajar terus. Jakarta : Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam. bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna oleh karena diharapkan untuk dilakukan penelitian yang lebih mendalam dan seksama. Australia : Bookshelf Publishing. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. (1995). Daradjat. New Jersey : Ed. (1985). II Azra. H. Jakarta : Direktorat Jenderal Pembinaan Agama Islam. Pola Pembinaan Agama Islam Terpadu. Jakarta : Penerbit Buku Kompas.

Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Sistem. M. Skyligh Publissing Inc. (1996/1997). F. Hamalik. Cetakan kedua. Sumber : http://zalva-kapeta. (2001) Psikologi Perkembangan Anak dan remaja. Gage. Oliva. (1991) How to Integrate the Curricula. S.II PGSD dan S. & Drake. Jakarta : Depdikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan. Chicago : rand McNally. Weill. Syamsu.html Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook « Posting Lebih Baru Posting Lama » Beranda FreeWebSubmission. Jatim 2010 Page 44 of 45 . Jakarta : Dikti. Holistic Education Review. (1990). Fogarty. P. Jakarta : Bumi Aksara. Polatine Illions. (1964). NL. Makalah disampaikan pada Pertemuan Alumni IKIP Bandung. Implementing a holistic curriculum. Sukmadinata. (2004) Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. (2001). (1992). Yusuf. Balitbang Depdiknas.. (2000) Models of teaching. Bandung : Remaja Rosda Karya Udin S. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.Pusat data dan Informasi Pendidikan. Handbook of Research on Teaching. Boston : Allyn and Bacon Miller. Suud (1999) Implementasi Kurikulum Terpadu. Fall 1990 Moedjiono (1991/1992) Strategi Belajar Mengajar. New York : HarperCollinsPublishers.blogspot. N. J. O.2 Pendidikan dasar. Developing The Curriculum. LN. Tim Pengembang PGSD Pembelajaran Terpadu D. Joyce.com Automatic directory Free SEO Tools Popular Post • Makalah Kurikulum Pendidikan Agama Islam SMP | Pengembangan Kurikulm PAI SMP Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. B. bandung : Remaja Rosda Karya.com/2009/05/desain-kurikulum-pai.

..... Pengertian Tafsir Secara etimologi tafsir bisa berarti Penjelasan. • Pengertian Filsafat.. Cabag-Cabang Filsafat.BAB I PENDAHULUAN oleh: Ujang Nurjaman A. • PENGERTIAN TAFSIR AL-QURAN | ULUMUL QURAN ILMU TAFSIR AL-QUR’AN A. Aliran-Aliran Filsafat Arti filsafat Apakah filsafat itu? Bagaimana definisinya? Demikianlah pertanyaan pertama yang kita hadapi tatkala akan mempelajari ilmu fils. dan Menjabarkan kata yang sama.... Aliran. Blog Archive • ▼ 2011 ( 3 ) o ▼ Maret ( 3 )  Pengertian Filsafat. Latar Belakang Masalah Pendidikan secara historis maupun filosofis telah ikut mewarnai dan men. Jatim 2010 Page 45 of 45 .. Pengungkapan.  PENGERTIAN TAFSIR AL-QURAN | ULUMUL QURAN About Us PETA ILMU Lihat profil lengkapku © PETA ILMU | Pusat Skripsi Makalah Tesis 2010 is proudly powered by Blogger Design by Fresh Blogger Templates Makalah Lomba Guru Berprestasi PAI SMP Kemenag Prov. Cabag-Cabang Filsafat.  Makalah Kurikulum Pendidikan Agama Islam SMP | Pen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful