LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK II

oleh

Fariz Ad Fiqih Saepi Herdiansyah

AKADEMI KIMIA ANALISIS CARAKA NUSANTARA DEPOK 2010

ion Ag+2 bereaksi dengan air dan melepaskan oksigen.HCl 6M .3 Volt Larutan cair yang mengandung Cu2+ ummnya berwarna (biasanya biru sampai hijau) tergantung jenis dan konsentrasi ion.NaOH 6M .Tabung reaksi IV.Pipet tetes . Alat dan Bahan Alat : .== Cu(s) Eo = 0.AgNO3 0.Teori Dalam percobaan ini akan diselidiki sifat kimia dari ion golongan 1b yaitu tembaga dan perak.Cu (NO3)2 0. Konfigurasi tembaga yaitu [Ar] 3d10 4s sedangkan perak yaitu [Ar] 4d10 5s. III.== Ag (s) Eo = 0. 2Cu+ === Cu (s) + Cu2+ Potensial elektroda standar untuk reduksi ion menjadi logam ialah: Cu2+ + 2e. logam Cu dan Ag tidak larut dalam 1M H+ tapi larut pada HNO3 panas.1M dengan mencampurkan 5 ml Cu(NO3)2 1M dan 45 ml air dalam tabung 125 ml.Rak tabung . Karena kemudahan elektron s untuk di lepaskan maka ion stabil dalam bentuk Cu+ dan Ag+. Cara Kerja A.1N . Pada percobaan ini akan diselidiki reaksi dari Ag+ . reaksi dengan ion hidroksida 1. Meskipun sebagai oksidator kuat namun masih dapat dioksidasi Ag+ menjadi Ag2+ dan Ag3+ .TEMBAGA DAN PERAK I. dilakukan juga pada AgNO3 1M Bahan : .NH3 6M . Ag+ + e.Tujuan Percobaan Mempelajari sifat dari tembaga dan perak serta reaksi yang terjadi dari kedua unsur tersebut jika direaksikan dengan ion-ion tertentu II. Disiapkan Cu(NO3)2 0.1M .799 Volt Karena nilai Eo positif.Na2CO3 .

ditambahkan 3ml NaOH 6M B. Reaksi • Cu(NO3)2 + 2NaOH ---- Cu(OH)2 ↓ + 2NaNO3 Cu(OH)2 + NaOH ---- [Cu(OH)4]2.1M V. Reaksi denghan larutan ammonia 1. endapan yang terbentuk adalah AgO. Cu(NO3)2 0. Kedalam 1ml Cu(NO3)2 0. Reaksi dengan ion klorida 1. Ditambahkan 3 ml NH3 6M dikocok dan dicatat pengamatannya 2. Diulangi percobaan dengan AgNO3 0.1M dicatat warna endapan dari larutan.1M ditambahkan 1 tetes NaOH 6M. Ditambahkan beberapa tetes HCl 6m kedalam 5ml aquadest lalu ditambahkan 2 tetes AgNO3 0. Ditambahkan 1ml Na2CO3 ke dalam 3ml Cu(NO3)2 0.1M 2. Ditambahkan 2tetes NH3 6m ke dalam 3 ml Cu(NO3)2 0.1M C. Diulangi percobaannya dengan Cu(NO3)2 0.1M lalu ditambahkan 5ml NH3 6M 3.2.+ 2Na+ • AgNO3 + NaOH ---- AgOH↓ + NaNO3 + H2O AgNO3 + 2NH3 ---- [Cu(NH3)4]+ + NO3• Cu(OH)2 + 2NH3 berlebih ---- [Cu(NH3)4]2+ Cu(NO3)2 + Na2CO3---- CuCO3 ↓ + 2NaNO3 • • 2AgNO3 + Na2CO3---- Ag2CO3 + 2NaNO3 Cu(NO3)2 + 2HCl ----- CuCl2 + 2HNO3 AgNO3 + 2HCl ----- AgCl↓ + HNO3 AgCl↓ + 2NH3 ---- [Ag(NH3)2]+ + Cl- .1M sebanyak 3 ml ditambahkan 3 tets NaOH 6M dicatat warna endapan larutan 3. 3 ml AgNO3 0. Reaksi dengan ion karbonat 1. Ditanbahkan 3ml NH3 6M D.1M ditambahkan 3m HCl 6M 2.

Dalam larutan HNO3 yang lebih pekat atau asam panas. Rapatannya tinggi (10. Pembahasan  Perak adalah logam yang putih. H2SO4.05M ------ endapan putih koloid + 5ml NH3 6M ---- jernih D. dapat ditempa dan liat. perak tak larut dalam HCl.  Reaksi dengan ion CO32-.05M + 3ml NH3 6M ---- jernih 2ml 0.5 g/m) melebur pada 960. Reaksi dengan Na2CO3   1ml Na2CO3 1M + 2ml 0.1M Cu(NO3)2 + 3ml HCl 6M ---- larutan hijau kekuningan 5ml HCl 6M + 5ml Aquadest + 2tetes AgNO3 0. Data Pengamatan A.1M Cu(NO3)2 + 2 tetes 12M NaOH ---- endapan biru muda + 3ml atau berlebih NaOH 12M ---- larutan biru  3ml AgNO3 12M + 2 tetes NaOH 12M ---- endapan coklat + 3ml NaOH 12M ---- jernih endapan coklat B. Reaksi dengan NaOH  3ml 0.  Reaksi dengan OH-. Reaksi dengan HCl   VII.1M Cu(NO3)2 + 2 tetes NH3 6M ---- endapan biru muda + 3ml NH3 6M ---- endapan biru koloid  3ml AgNO3 12M + 2 tetes NH3 6M ---- keruh + 3ml NH3 6M ---- jernih C. Endapan melarut pada larutan ammonia dan asam nitrat. perak akan membentuk endapan coklat perak oksida.VI. Suspense endapan tak larutdalam reagensia berlebihan. ia larut. perak akan membentuk endapan putih kekuningan perak karbonat (Ag2CO3) bila dipanaskan terurai dan . Reaksi dengan NH3  3ml 0.1M Cu(NO3)2 + 3ml NH3 6M ---- jernih 1ml Na2CO3 1M + 2ml AgNO3 0.5°C. atau HNO3.

. Sifat zat itu sendiri Pustaka 1.A . S vehla.terbentuk endapan coklat perak oksida. Asam nitrat dan larutan ammonia melarutkan endapan  Tembaga adalah logam merah muda yang lunak. PT KalmanMedia Pustaka. endapan melarut dengan penambahan NaOH berlebih membentuk kompleks [Cu(OH)4]2 AgNO3 teoksidasi oleh udara. Melebur pada 1038°C. dapat ditempa dan liat. diterjemahkan oleh S etiono. . 2. dan Pudjaatmaka. HNO3 yang sedang pekatnya mudah melarutkan tenbaga  Reaksi dengan OH-.. H. tembaga akan membentuk endapan biru muda tembaga hidroksida. Temperatur 3. Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro. sehingga mudah teroksidasi Factor yang mempengaruhi kesetimbangan : 1. Jakarta. Akademi Kimia Analisis Caraka Nusantara Depok. Oleh karena itu setelah menggunakan AgNO3 wadah harus segera ditutup VIII. Penuntun praktikum kimia anorganik II. Tekanan 2. L. Kesimpulan • • Ion tembaga (I) tidaklah membentuk tembaga (II) stabil. Konsentrasi 4. tak larut dalam HCl dan H2SO4 meskipun dengan adanya oksigen ia bisa larut sedikit. 1979. G.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful