BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Pembiayaan konsumen adalah suatu pinjaman yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada debitor untuk pembelian barang dan jasa yang akan langsung dikonsumsi oleh konsumen dan bukan untuk tujuan produksi atau distribusi. Perusahaan yang memberikan pembiayaan disebut perusahaan pembiayaan konsumen. Adapun jenis perusahaan pembiayaan konsumen yaitu perusahaan pembiayaan konsumen yang merupakan anak perusahaan dari pemasok, perusahaan pembiayaan konsumen yang merupakan satu grup usaha dengan pemasok, dan perusahaan pembiayaan konsumen yang merupakan satu grup usaha dengan pemasok. Kebanyakan konsumen lebih memilih melakukan kredit dengan perusahaan pembiayaan konsumen ketimbang kredit di bank karena syarat dan administratifya relatif lebih mudah dibanding dengan bank. B. RUMUSAN MASALAH 1. Apa yang dimaksud pembiayaan konsumen ? 2. Jelaskan jenis-jenis pembiayaan konsumen ! 3. Jelaskan dokumen-dokumen dalam pembiayaan konsumen ! 4. Apa manfaat pembiayaan konsumen ? C. TUJUAN PENULISAN 1. Mengetahui pengertian dari pembiayaan konsumen. 2. Mengetahui jenis-jenis pembiayaan konsumen. 3. Mengetahui dokumen-dokumen dalam pembiayaan konsumen. 4. Mengetahui manfaat dari pembiayaan konsumen.

1

untuk memperlancar penjualan barang atau jasanya. 2.BAB II PEMBAHASAN 1. PENGERTIAN Pembiayaan konsumen adalah suatu pinjaman yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada debitor untuk pembelian barang dan jasa yang akan langsung dikonsumsi oleh konsumen dan bukan untuk tujuan produksi atau distribusi. Pembiayaan konsumen bias dilakukan oleh suatu bank maupun lembaga keuangan bukan bank. Perusahaan pembiayaan konsumen yang berbentuk lembaga keuangan bukan bank dapat didirikan oleh suatu institusi non bank maupun oleh bank. yaitu : A. 2 . Perusahaan Pembiayaan Konsumen yang Merupakan Anak Perusahaan dari Pemasok Perusahaan pembiayaan konsumen ini dibentuk oleh perusahaan induknya. perusahaan pembiayaan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) jenis. JENIS Atas dasar kepemilikannya. maka perusahaan pembiayaan konsumen jenis ini biasanya hanya melayani barang dan jasa yang diproduksi atau ditawarkan oleh perusahaan induknya. yaitu pemasok. tetapi dasarnya antara bank yang mendirikan dengan perusahaan pembiayaan konsumen yang didirikan di sini merupakan suatu badan usaha yang terpisah satu dengan yang lainnya. Mengingat perusahaan ini sengaja dibentuk untuk memperlancar penjualan barang atau jasa perusahaan induknya. Perusahaan yang memberikan pembiayaan disebut perusahaan pembiayaan konsumen.

Usaha Jaya. yaitu suatu perusahaan pembiayaan konsumen yang khusus melayani kredit pembelian segala merek mobil baru dan bekas pada PT. PT. Usaha Jaya (perusahaan pembiayaan konsumen) Gambar 12.PT.1 Sebagai contoh. Pembuatan perjanjian kerja sama pembiayaan konsumen 3 . Tahap-tahap pelaksanaan pembiayaan konsumen dari skema di atas adalah sebagai berikut : 1. Contoh ini diuraikan lebih jauh dengan gambar 12. Maju Mapan. Pembentukan anak perusahaan 2.1. Maju Mapan ingin memperlancar penjualan mobilnya dengan cara mendirikan PT. Mengingat daya beli masyarakat sedang lemah. Maju Mapan adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli mobil baru dan bekas. Maju Mapan (pemasok) 3 a 4 b Konsumen Debitor 1 2 4 a 5 3 b PT. atau singkatnya disebut dealer mobil baru dan bekas. maka PT.

. Salah satu perusahaan yang tergabung dalam grup ini adalah PT Multi Electronics yang merupakan produsen televisi. 4.3. a) Pembayaran tunai harga mobil b) Penyerahan mobil 5.2. membentuk satu perusahaan lagi dengan nama PT Multi Finance yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen. Perbedaannya hanya terletak pada hubungan antara pemasok dengan perusahaan pembiayaan konsumen. Mempunyai salah satu anak perusahaan 2. b) Perjanjian pembiayaan pembelian mobil dari PT. Perusahaan pembiayaan konsumen ini biasanya juga hanya melayani pembiayaan pembelian barang dan jasa yang diproduksi oleh pemasok yang masih satu grup usaha dengan perusahaan tersebut. Pelaksanaan pembiayaan konsumen di atas dapat diuraikan lebih rinci dengan gambar 12. yaitu suatu grup usaha yang bergerak di berbagai macam bidang usaha. Tahap-tahap pelaksanaan pembiayaan konsumen dari skema adalah sebagai berikut : 1. Membentuk anak perusahaan baru 4 . Perusahaan Pembiayaan Konsumen yang Merupakan Satu Grup Usaha dengan Pemasok Perusahaan pembiayaan konsumen jenis ini pada dasarnya tidak berbeda dengan perusahaan pembiayaan konsumen yang merupakan anak perusahaan dari pemasok. Maju Mapan oleh konsumen. Pembayaran (angsuran pokok dan bunga) hingga lunas selama jangka waktu tertentu. Pembiayaan konsumen yang dilayani oleh PT Multi Finance juga hanya pembelian televisi pada PT Multi Electronics. B. maka Metro Inc. Sebagai contoh. Metro Inc. Demi peningkatan penjualan televisi yang diproduksi oleh PT Multi Electronics. a) Perjanjian jual beli mobil yang dibiayai oleh perusahaan pembiayaan konsumen.

Pembayaran (angsuran pokok dan bunga) hingga lunas selama jangka waktu tertentu.3. Metro Inc. a) Pembayaran tunai harga televisi b) Penyerahan televisi 6. Pembuatan perjanjian kerja sama pembiayaan konsumen 4.2 5 . 1 2 3 PT Multi Electronics (pemasok) 5 PT Multi Finance (perusahaan pembiayaan konsumen) a 4 a 5 b Konsumen Debitor 6 4 b Gambar 12. a) Perjanjian jual beli televise yang dibiayai oleh perusahaan pembiayaan konsumen b) Perjanjian pembiayaan pembelian televisi dari PT Multi Electronics oleh konsumen 5.

Contoh : PT Tentram Damai adalah sebuah perusahaan produsen mebel di kota Surabaya dan untuk memperlancar penjualannya perusahaan ini berusaha untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan pembiayaan konsumen yang bernama PT Rumah Sejahtera yang merupakan sebuah perusahaan pembiayaan konsumen yang melakukan pembiayaan pembelian bermacam-macam jenis mebel dari berbagai produsen mebel dari berbagai produsen mebel di kota Surabaya. dan lain-lain. PT Tentram Damai (pemasok) 1 PT Rumah Sejahtera (perusahaan pembiayaan konsumen) 3 a 2 a 3 b Konsumen Debitor Gambar 12.3 4 2 b 6 . Perusahaan Pembiayaan Konsumen yang Tidak Mempunyai Kaitan Kepemilikan dengan Pemasok Perusahaan pembiayaan konsumen yang tidak mempunyai kaitan kepemilikan dengan pemasok biasanya tidak hanya melayani pembiayaan atas pembelian barang pada suatu pemasok saja. sedangkan spesialisasi perusahaan pembiayaan konsumen biasanya pada jenis atau tipe barang dan daerah pemasarannya. Perusahaan pembiayaan konsumen ada yang berspesialisasi pada pembiayaan pembelian barang elektronik. ada yang berspesialisasi pada pembiayaan pembelian mebel.C. ada yang berspesialisasi pada pembiayaan pembelian mobil. Perusahaan pembiayaan ini bisa melayani pembiayaan pembelian pada pemasok yang lain.

neraca dan rugi laba. Paspor. rekomendasi pihak yang dapat dipercaya dan lain-lain 7 . a) Perjanjian jual beli mebel yang dibiayai oleh perusahaan pembiayaan konsumen b) Perjanjian pembiayaan pembelian mebel dari PT Tentram Damai oleh konsumen 3. Pembayaran (angsuran pokok dan bunga) hingga lunas selama jangka waktu tertentu 3. DOKUMEN Dokumen yang diperlukan selama proses pembiayaan konsumen. meliputi dokumen-dokumen berikut ini :  Dokumen kelayakan konsumen Adalah dokumen yang diperlukan oleh perusahaan pembiayaan konsumen untuk menentukan apakah suatu konsumen layak dibiayai ataukah tidak. a) Pembayaran tunai harga mebel b) Penyerahan mebel 4. Dokumen ini antara lain berupa :  Identitas konsumen (KTP. anggaran dasar. dan lain-lain)  Bukti penghasilan atau keadaan keuangan konsumen (slip gaji.Tahap-tahap pelaksanaan pembiayaan konsumen dari skema tersebut adalah sebagai berikut : 1. SIM. surat izin usaha. Pembuatan perjanjian kerja sama pembiayaan konsumen 2. dan lain-lain)  Laporan survey oleh petugas pembiayaan konsumen pada tempat tinggal atau usaha dari konsumen  Dokumen pendukung seperti persetujuan istri/suami. sejak adanya perjanjian awal sampai dengan proses pelunasan pinjaman. NPWP.

Akta Pembebanan Hak Tanggunan. Di samping itu dalam kenyataannya terdapat juga konsumen yang mempunyai niat utnuk membeli barang namun tidak cukup mempunyai uang tunai. sertifikat. Konsumen tertentu berkemampuan membayar secara tunai. bukti penyerahan barang. Daya beli dan kemampuan cash-flow calon konsumen yang akan membeli barang pada pemasok sangat beragam. dokumen ini anatar lain berupa :  Perjanjian kerja sama antara pemasok dengan perusahaan pembiayaan konsumen  Perjanjian jual beli antara konsumen dengan pemasok  Perjanjian pembiayaan antara konsumen dengan perusahaan pembiayaan konsumen  Perjanjian pengikatan berbagai macam bentuk jaminan (cassie piutang. dan lain-lain)  Dokumen kepemilikan objek pembiayaan Adalah dokumen yang merupakan bukti kepemilikan atas barang yang dibiayai dengan pembiayaan konsumen. Dokumen perjanjian Adalah dokumen yang menunjukkan kesepakatan-kesepakatan antara pihakpihak yang terkait dalam proses pembiayaan konsumen. MANFAAT a) Bagi Pemasok Manfaat utama bagi pemasok dengan adanya perusahaan pembiayaan konsumen adalah peningkatan penjualan.  Dokumen kepemilikan jaminan Adalah dokumen yang terkait dengan kepemilikan jaminan atas pemenuhan kewajiban calon debitor. faktur dan lain-lain. fidusia. faktur. Dokumen ini antara lain berupa BPKB. sertifikat tanah. Dokumen ini antara lain berupa BPKB. 4. Perusahaan pembiayaan konsumen menjembatani kepentinagn konsumen semacam ini sehingga penjualan barang oleh pemasok tidak 8 . bukti pemesanan barang dan lain-lain.

Singkatnya. Risiko tidak terbayarnya kredit konsumen yang semula ditanggung oleh pemasok juga menjadi dapat dialihkan kepada perusahaan pembiayaan konsumen. konsumen sebenarnya bisa juga memperoleh pembiayaan dari kredit bank. Apabila pemasok melakuan penjualan dengan cara kredit maka dana tunai akan diterima secara bertahap adanya perusahaan dan setelah jangka waktu tertentu.hanya dapat dilakukan pada konsumen yang mempunyai cukup dana tunai. b) Bagi Konsumen Manfaat utama bagi konsumen adalah kesempatan untuk membeli atau memiliki barang meskipun dana yang tersedia saat ini belum cukup untuk menutup seluruh harga barang atau jasa. konsumen tidak harus membeli tunai atau dapat membeli dengan cara kredit. Manfaat di atas juga dapat ditinjau dengan pendekatan lain. Apabila pembiayaan ini dibandingkan dengan kredit bank. Dengan konsumen maka pemasok dapat pembiayaan memperoleh pembayaran secara tunai dan angsuran konsumen dialihkan kepada perusahaan pembiayaan konsumen. Di samping memperoleh pembiayaan dari perusahaan pembiayaan konsumen. Keunggulan pembiayaan konsumen dibandingkan kredit bank antara lain adalah :    Prosedur yang lebih sederhana Proses persetujuan yang biasanya lebih cepat Perusahaan pembiayaan konsumen biasanya tidak mensyaratkan penyerahan agunan tambahan sepanjang konsumen atau debitorcukup layak untuk dipercaya kemampuan dan kemauannya memenuhi kewajibannya. maka pembiayaan konsumen mempunyai manfaat atau keunggulan lain bagi konsumen.  Konsumen tertentu (terutama di Indonesia) mengalami keengganan untuk berhubungan dengan bank dalam hal peminjaman dana karena 9 . melainkan juga pada konsumen yang ketersediaan dana tunainya terbatas.

dan survey singkat ke lokasi usaha atau tempat tinggal calon debitor. Cara itu menyebabkan kesimpulan mengenai tingkat kelayakan calon debitor memperoleh pinjaman sering kali kurang mencerminkan keadaan calon debitor yang sebenarnya. Analisis sering kali hanya berdasarkan formulir sederhana yang diisi oleh calon debitor. Mengingat keunggulan-keunggulan tersebut.  Analisis dilakukan dalam waktu yang sangat singkat. dokumen identitas calon debitor. sehingga kesimpulannya kadang kala kurang mencerminkan keadaan calon debitor yang sebenarnya. Risiko yang ditanggung perusahaan pembiayaan konsumen relatif lebih besar daripada bank yang menyalurkan kredit antara lain karena :  Perusahaan pembiayaan konsumen cenderung melakukan analisis terhadap kelayakan konsumen atau calon debitor dengan cara yang lebih sederhana.minimnya informasi tentang jasa-jasa bank dan cara berhubungan dengan bank. dokumen penghasilan calon debitor. c) Bagi Perusahaan Pembiayaan Konsumen Manfaat utama yang dapat diperoleh perusahaan pembiayaan konsumen adalah penerimaan dari bunga dan biaya administrasi yang dibayarkan oleh konsumen. Tingkat bunga yang ditetapkan oleh perusahaan konsumen biasanya lebih tinggi daripada tingkat bunga kredit bank. Hal ini sebagai konsekuensi atau kompensasi karena perusahaan pembiayaan konsumen menanggung risiko yang relative lebih besar daripada penyaluran dana bank dalam bentuk kredit kepada debitornya. banyak konsumen yang lebih menyukai untuk menggunakan jasa pembiayaan konsumen dalam pembelian barang secara kredit. atau tidak beralih ke 10 . meskipun besarnya bunga yang harus dibayar sering kali lebih besar daripada bunga kredit bank. Analisis harus dilakukan dengan cepat agar calon debitor tidak beralih ke pemasok lain.

atau bahkan beralih kepada kredit bank. perusahaan pembiayaan konsumen biasanya tidak mensyaratkan penyerahan agunan tambahan. objek yang dibiayai dengan pembiayaan konsumen tidak selalu ada atau masih dalam keadaan baik pada saat jatuh tempo.perusahaan pembiayaan konsumen yang lain. sehingga risiko yang ditanggung oleh perusahaan pembiayaan konsumen menjadi relatif tinggi daripada bank yang menyalurkan kredit dengan syarat penyerahan agunan tambahan. 11 . Pada kenyataannya.  Sepanjang kemampuan dan kemauan calon debitor cukup bias diandalkan. maka perusahaan pembiayaan hanya dapat mengandalkan pada agunan pokok berupa barang atau objek yang dibiayai dengan pembiayaan konsumen. Apabila pada saat jatuh tempo debitor ternyata tidak memenuhi kewajibannya karena barbagai alasan.

Manfaat yang diperoleh dalam pembiayaan konsumen yaitu :   Bagi pemasok. perusahaan pembiayaan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) jenis. 12 . 2. Pembiayaan konsumen adalah suatu pinjaman yang diberikan oleh suatu perusahaan kepada debitor untuk pembelian barang dan jasa yang akan langsung dikonsumsi oleh konsumen dan bukan untuk tujuan produksi atau distribusi. Adapun dokumen yang diperlukan selama proses pembiayaan konsumen meliputi :     Dokumen kelayakan konsumen Dokumen perjanjian Dokumen kepemilikan objek pembiayaan Dokumen kepemilikan jaminan 4. Atas dasar kepemilikannya. adanya kesempatan untuk membeli atau memiliki barang meskipun dana yang tersedia saat ini belum cukup untuk menutup seluruh harga barang atau jasa. yaitu :    Perusahaan Pembiayaan Konsumen yang Merupakan Anak Perusahaan dari Pemasok Perusahaan Pembiayaan Konsumen yang Merupakan Satu Grup Usaha dengan Pemasok Perusahaan Pembiayaan Konsumen yang Tidak Mempunyai Kaitan Kepemilikan dengan Pemasok 3. akan mengalami peningkatan penjualan Bagi konsumen.BAB III PENUTUP KESIMPULAN 1.

13 . Bagi perusahaan pembiayaan konsumen. adanya penerimaan dari bunga dan biaya administrasi yang dibayarkan oleh konsumen.

Edisi Ketiga. 14 . (2001).DAFTAR PUSTAKA Siamat. Dahlan. Jakarta: Lembaga Penerbitan Fakultas Ekonomi Ui. Manajemen Lembaga Keuangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful