P. 1
Berwudhu

Berwudhu

|Views: 10|Likes:

More info:

Published by: Prasetyo Agung Nugroho on May 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

Berwudhu Berwudhu    Yang praktis dan mencukupi Yang sebaik-baiknya Hikmah-hikmahnya

Cara atau jalan untuk membina mental dan rohani sungguh banyak sekali. Jalan yang pasti ialah mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengekalkannya yang disebut sebagai ibadah. Salah satu mata rantai ibadah itu adalah Wudhu'. Kegunaan Air Wudhu     Untuk segala macam solat hukumnya wajib. Untuk Thawaf di Ka'bah, thawaf apa saja, hukumnya wajib. Sewaktu hendak membaca Al-Qur'an hukumnya sunnat Sewaktu hendak tidur atau lain-lain perbuatan yang baik, hukumnya sunnat

Alat Yang Dipakai Alat yang dipakai ialah air. Meskipun demikian, air yang digunakan untuk berwudhu' adalah air yang suci lagi menyucikan (pengertiannya?), iaitu: Air hujan, Air Sumur, Air Sungai, Air Laut, Air dari mata Air, Air Telaga, Air Danau, Air Ais, Air Ledeng. Cara-caranya Berniat dalam hati bahawa berwudhu' untuk..., lalu:     Membasuh muka dengan air (cukup sekali asalkan merata ke seluruh muka) Basuhlan tangan hingga sampai dengan kedua siku (cukup sekali asal merata). Sapulah sebahagian kepala, cukup sekali saja Basuhlan kaki hingga sampai dengan kedua mata kaki (cukup sekali asal merata).

Bila dikerjakan seperti di atas, maka wudhu' sudah sah. Berwudhu' yang lebih sempurna Bila ingin berwudhu' lebih sempurna, yakni sempurna lahiriah dan sempurna pula dalam ganjaran, maka kerjakanlah tabahan-tambahannya dengan cara sebagai berikut: 1. Mulailah dengan mengucapkan Bismillaahir rahmaanir rahiim... 2. Menghadaplah kearah kiblat 3. Usahakanlah berwudhu' dengan tidak meminta bantuan orang lain, seperti menimba, dan sebagainya. 4. Basuhlah jari-jari tangan dengan menyelat-nyelatinya. Dan bagi jari yang bercincin, jam atau perhiasan yang dipakai di jari-jari lainnya, bukalah perhiasan tersebut agar air dapat

2. Bila selesai berwudhu'. 9. hadapkan muka ke arah kiblat dan berdoalah dengan membaca: Asyhadu an laa ilaaha illalaahu wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuuluh. Berkumur-kumur. Hal-hal yang Membatalkan Wudhu' 1. ratakan seluruhnya (letakkan ibu jari samping kiri dan kanan kepala. 14. Allahummaj'alnii minat tawwaa biinaa waj'alnii minal mutathahhiriin. lalu putarlah telapak tangan dari depan ke belakang. 8. dan sebaganya.merata membasahi seluruh jari-jari. Masukkanlah air ke dalam hidung. . maka keluarlah dari mukanya itu semua dosa yang dilihat oleh matanya bersama air atau bersama titisan yang terakhir dari air. masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang bertaubat. Hilang akal (kerana sakit. ibu jari dibelakang telinga. 12. Manakala ia membasuh kedua kakinya. maka keluarlah (terusir) semua dosa yang tersentuh oleh kedua tangannya bersama air atau bersama-sama dengan titisan terakhir dari air. lalu ia membasuh mukanya. Aku bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah. kemudian kembali ke depan (cukup sekali). dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad itu adalah hamba-Nya dan rasul-Nya. Keluar sesuatu dari "dua pintu" belakang seperti buang angin (kentut). mabuk. gila dan sebagainya) . 10. 5. Lakukanlah solat sunnat wudhu' dua raka'at. Ketika menyapu kepala. Tayammum "Manakala seorang muslim atau mukmin itu berwudhu. haid atau nifas. buang air besar atau kecil. 6. Ratakanlah air hingga membasahi seluruh anggota wudhu' 11. Ulangilah masing-masing sampai tiga kali (3X). lalu keluarkanlah kembali (istinsyaq). Gosoklah gigi untuk menghilangkan sisa makanan dan bau mulut yang kurang sedap. Basuhlah telinga dengan memasukkan telunjuk ke lubang telinga. Mulailah dengan anggota wudhu'yang sebelah kanan. 13. Bersetubuh. 3. 7. Ya allah . Manakala ia membasuh kedua tangannya. dan jadikanlah aku masuk ke dalam golongan orangorang yang suci.

dan lain-lain demikian pula. bukan pula supaya kita paling atas di dalam segala hal. Rasulullah s. bahawa wudhu ialah membasuh muka. tamak. Almarhum Buya Hamka.a.a. ertinya mencuci mata.w. kalau kita menjaga kebersihan.w." Sahabat kembali bertanya: "Bagaimanakah engkau dapat mengenal mereka yang belum datang kini dari ummatmu ya Rasulullah?" Rasulullah s. dan saudara-saudaraku yang belum datang kini. Oleh ahli tasawuf diterangkan pula hikmah wudhu itu. dan membasuh kaki hingga dua mata kaki yang diawali dengan niat dalam hati. menurunkan wahyu. sehingga kamu laksana sebutir tahi lalat di tengahtengah pipi. kalaukalau tadinya berbuat dosa ketika melihat. Allah s.a.w: "Perbaguslah pakaianmu.w Tulisnya: "Bukan kita hidup mencari puji. jalan keluar rumah. dalam hati dirasa seakan-akan membasuh tangan yang terlanjur berbuat salah.maka sirnalah semua dosa yang pernah dijalani oleh kakinya bersama air atau bersama titisan air yang terakhir. air buah-buahan. kamu adalah sahabatku.w. perbaiki tunggangan (kenderaan) mu. serta memelihara jiwa dan raga dari berbagai cacat. padahal bathinnya masih tetap kotor. membasuh kedua tangan hingga dua siku. sehingga wudhunya lima kali sehari itu tidak berbekas diterima Allah. mulut dan lidah. Meskipun itu tidak kita cari. lalu memberi salam : "Assalamu'alaikum Dara Qaumin (perkampungan orang mukmin) dan Insya Allah kami akan menyusul kemudian. Penulis "Lembaga Hidup" sengaja merangkaikan keutamaan wudhu dengan masalah kesehatan badan dan kebersihannya. Dan meskipun wudhu belum lepas. melalui bukunya "Lembaga Hidup" menulis tentang wudhu sbb: "Lima kali sekurang-kurangnya sehari semalam disuruh berwudhu dan solat. Mencuci muka. Seperti telah dijelaskan sebelumnya. thawaf. akar-akaran atau air yang sudah berubah sifat-sifatnya (warna. Air Wudhu Wudhu merupakan salah satu ibadah yang khas yang dapat dipakai untuk solat. menyapu kepala. kita akan dihormati orang juga". Sebagaimana sabdaRasulullah s. rasa dan baunya). rakus. Islam tidak membenarkan berwudhu dengan air musta'mal (air bekas dipakai)." (Hr Imam Muslim dari Abu Hurairah). Mereka perbuat hikmat-hikmat itu. dan sembahyangnya tidak menjauhkan dari pada fahsya (keji) dan mungkar (dibenci)". meskipun di dalam hadis dan dalil tidak bertemu. memberi hidayah penuntun rohani dan jasmani agar keduanya tetap berfungsi dan terpelihara. Wudhu dengan air bersih dan murni bererti meniti kosmetik tradisional dan anti biotik alamiah.t.a. sunnat pula memperbaharuinya. loba. bersabda: "Bagaimana pendapatmu jika seorang . kerana itu. Hatinya masih khizit.w bersabda: "Sesungguhnya Rasulullah s. berkata dan makan. sehingga keluar (selesailah) dalam keadaan bersih dari dosa-dosa. hidung. lalu dihubungkan dengan sabda Nabi Muhammad s.a. Mencuci tangan dengan air. pernah pergi ke kuburan. adalah supaya manusia jangan membersihkan lahirnya saja. Membasuh kaki. saya ingin benar melihat-lihat saudaraku. hendak tidur." Berkata sahabat: "Bukankah kami ini adalah saudaramu ya Rasulullah? "Ya. di dalam pergaulan dengan orang banyak".

sedang sujud sambil membaca: Allaahumma innii a'udzu biridhaaka. Kerana makan minum. dan saya akan membimbing mereka itu ke Haudh (Telaga Syafa'at)" Cahaya. Kebersihan dan Kehidupan Dalam air wudhu yang sakral terdapat cahaya. ringkasnya aku berlindung kepadaMu daripadaMu. Al-Qur'an memberi penjelasan bahawa kehidupan dimulai dari air. maka terabalah oleh telapak tanganku pada kedua telapak kakinya yang keduanya dalam keadaan berdiri. Bersentuhan antara pria dan wanita. (HR Bukhary dan Muslim. Keluar darah dari tempat yang lazim. selama tidak mengandung niat yang nafsu dan tak senonoh.w. kimia. seorang pekerja yang berpalitan dengan oli dan minyak. Tiada terhitung puja-pujiku untukMu. Sementara dalam lafazh yang lain disebutkan :"Maka jika ia akan sujud.a. berkata: Suatu malam aku kehilangan Rasulullah s. sumber Aisyah) 2." (HR Muslim dan At Turmuzy). Misalnya.a. Kerana muntah 4." "Aku tidur dihadapan Rasulullah s.w. sementara yang dianggap remeh ternyata justru membatalkan wudhunya. Maka apabila Ia sujud. berlindung dibawah naunganMu. Yang erti doanya: "Ya Allah. Dalam suatu hadis disebutkan: "Aisyah r. tidakkah mudah mengenal kudanya?" Para sahabat menjawab : "Benar Ya Rasulullah. dari tempat tidurku.w. min sakhatika.mempunyai kuda belang putih muka dan kakinya. sedang kakiku berada di arah kiblat. dirabanya". tanpa lapis. bukan dari qubul atau dubur. aku berlindung dengan ridhaMu dari murkaMu. padahal tidak. Hal-hal Yang Tidak Membatalkan Wudhu Banyak sekali perbuatan yang dikira orang membatalkan wudhu. ditengah-tengah kuda yang semuanya hitam.a. dirabanya aku dan dipegangnya kakiku".a. 3. apakah mereka belum mau juga beriman?" (Al-Anbiya:30).. wa a'uudzu bika minka laa uhshiitsanaa'an 'alaika anta kamaa atsnayta 'alaa nafsika. Islam pun melarang berwudhu dengan air yang demikian. buruk bagi fisik. kebersihan dan kehidupan.a. sudah dewasa. seperti luka. Beberapa hal yang tidak membatalkan wudhu antara lain: 1. Air bekas (mus'tamal) atau tersadur najis." "Maka itu ummatku nanti kelak pada hari kiamat bercahaya muka dan kakinya sebagai bekas wudhu. danRasulullah s.a. telah makan di rumahnya dengan . Seperti disebutkan dalam hadits nabi: "Manimunah r. Engkau sebagaimana pujianMu atas diriMu sendiri. kakiku.w. wa a'uudzu bimu' aafaatika min uquubatika. seperti disebutkan dalam firmannya: "Dan kami telah menciptakan segala sesuatu yang hidup itu dari air. padahal tidak. Air sebagai keperluan vital kehidupan. mengira air wudhunya sudah rosak dan wudhunya batal. berkata: "Rasulullah s. akan menjadi sumber penyakit. maupun biologis.

dia adalah sebagian dari tubuhmu sendiri". 2. Hal-hal lain yang perlu diketahui ialah: 1. Najis tidak menghilangkan wudhu'. Tersentuh kemaluan tanpa maksud yang lain. hanya dia cukup dibersihkan saja. Kerana itu. Satu kali tayammum dapat digunakan untuk beberapa solat atau thawaf.a.w. padahal solat sudah dikerjakan dengan tayammum. Seperti disebutkan dalam hadis: "Bahawa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s. langsung solat tanpa memperbaharui wudhu.w. bersabda: "Tidak. 2.a. (HR Lima Ahli Hadits) Perosak Tayammum Tayammum merupakan pengganti wudhu atau mandi. Apabila mendapatkan air." (HR Bukhary dan Muslim). 6. 5. ia boleh rosak atau batal apabila : 1. baik yang wajib maupun yang sunat. Tatacara Shalat Solat Wajib dan Praktiknya  Syarat-syarat Sah Solat  Praktik Solat o Berdiri Tegak Lurus o Takbiratul Ihram o Do'a Iftitah o Ta'awwudz o Al Fatihah o Ruku o I'tidal o Sujud Pertama o Duduk di Antara dua sujud o Sujud Kedua o Berdiri Pada Rakaat Kedua o Ruku di Rakaat Kedua o Bangun dari Ruku o Sujud Petama pada rakaat kedua o Duduk diantara dua sujud di rakaat kedua o Sujud Kedua pada rakaat kedua o Duduk tahiyyat .w.a. apakah ia wajib berwudhu? Rasulullah s. Langsung melihat air dan dapat menggunakannya (khusus bagi mereka yang bertayammum kerana tidak ada air). Segala sesuatu yang membatalkan wudhu'.panggangan kambing. maka solatnya tidak perlu diulangi lagi. kemudian Rasulullah s. Terkena segala jenis najis atau kotoran lainnya. tentang orang yang menyentuh kemaluannya.

yaitu Ka'bah di Makkah. maka hadapkanlah wajah kita ke mana saja yang kita merasa condong bahawa itu adalah kiblat. "Usalli fardhu. apabila takbir dilakukan dalam keadaan berdiri.. misalnya).. Bila tidak memungkinkan. Menghadap ke arah kiblat. kecuali muka dan telapak tangan. Menutup aurat bagi lelaki iaitu antara pusat dengan lutut. pakaian. Suci dari hadas besar dan hadas kecil. maka sebaiknya pengucapan takbir ini disertai dengan mengangkat kedua tangan seperti pada sikap takbiratul ihram.(zuhur. kapalterbang atau tak diketahui sama sekali. sekalipun tidak memakai alas sama sekali. Yang perlu diperhatikan. tidak tembus pandang seperti plastik bening atau benda semacam lainnya.o Memberi Salam Syarat-syarat Sah Solat Apabila kita sudah mempunyai air wudhu bererti kita sudah siap untuk mengerjakan solat. . Harus mengetahui dengan yakin sudah berada dalam waktu solat yang hendak dikerjakan. Yakin bahawa badan. Berdiri Tegak Lurus Berdiri tegak lurus dengan menghadap ke arah kiblat. Aurat wanita. sangat dianjurkan mengucapkan takbir "Allahhu Akbar". 5. Praktik Solat Sesudah mempunyai air wudhu' dan siap untuk solat. Suci disini maksudnya adalah tidak bernajis. disertai dengan niat: "Aku solat. dan tempat solat suci dari najis. Dan apabila perpindahan gerak atau sikap terjadi dalam keadaan duduk. 4. badan. seperti di atas bumi. lillahii ta'ala" Takbiratul Ihram Takbiratul Ihram dilakukan dengan mengangkat kedua tangan sampai menyentuh telinga diiringi dengan membaca: Allahhu Akbar (Allah Maha Besar) (1x) Ucapan "Allahhu Akbar" disebut Takbiratul Ihram (hukumnya wajib) kemudian pada saat peralihan gerak atau sikap. Kita boleh solat dimana saja asalkan di tempat suci.(Zhuhrii).. seluruh 2. yang penting dipersiapkan sebagai persyaratan shalat ialah: 1. 3. misalnya di atas kereta api. wajib kerana Allah". Menutup aurat boleh dengan apa saja asal suci. Meskipun demikian. Boleh menggunakan alas seperti sajadah atau apa saja yang bersih. maka kita segera dapat memulainya dengan urutan sebagai berikut..

membaca surah Al Fatihah pada setiap rakaat solat (wajib/sunnah) hukumnya wajib. Ta'awwudz Selesai membaca do'a iftitah. Aku hadapkan wajahku kepada Allah yang menjadikan langit dan bumi. pergelangan sejajar dengan pergelangan.w. Inna salaati wa nusukii wa mahyaayaa wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Semua ucapan takbir dalam shalat hukumnya sunnat. Tidak ada sekutu baginya. ibadahku. tangan langsung disedekapkan ke dada. Tuhan Semesta alam.). dengan keadaan suci lagi berserah diri. demikian akau diperintahkan. lalu membaca surah Al Fatihah. matiku hanya semata-mata bagi Allah. Laa syariikalahu wa bizdaalika umirtu wa ana minal muslimin. dan aku adalah termasuk kedalam golongan orang-orang yang berserah diri. hidupku. dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik.maka ucapan takbir tidak perlu disertai dengan mengangkat kedua tangan. Sesungguhnya shalatku.a. Doa Iftitah Selesai membaca takbiratul ihram. Kemudian membaca doa iftitah (doa permulaan dan atau doa pembuka) yaitu: Innii wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa ana minal musyrikiin. (Selain doa tersebut di atas. Al Fatihah Seudah ta'awwudz. Lafazhnya yaitu: A'uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim Aku berlinding kepada Allah dari kejahatan setan yang terkutuk. Bacaan t'awwudz hukumnya sunnat. Yang kanan menghimpit tangan kiri. masih ada doa'a-do'a iftitah yang lain yang biasa juga dibaca oleh Rasulullah s. lalu membaca "ta'awwudz". Membaca do'a iftitah hukumnya sunnat. Alhamdulillaahi rabbil'aalamin Arahmaanirrahiim Maaliki yawmiddiin Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin Ihdinash shiraathal mustaqiim Shirathal ladziina an'amta alaihim gahiril maghdhuubi'alaihin waladh dhaalliin Aaamiin . Bismillaahirrahmaanirrahiim. kecuali takbir yang pertama yaitu takbiratul ihram.

(Maha mendengar Allah akan pujian orang yang memuji-Nya." Ruku Di dalam ruku membaca : 1. Kabulkanlah permohonan kami. kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh serta mereka yang berwasiat pada jalan kebenaran dan mereka yang berwasiat pada ketabahan. Subhaana rabbiyal azhim (3x) ("Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung") atau 2. dengan memuji Engkau ya Allah. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Subhaanakallahumma rabbanaa wa bihamdika allaahummaghfirlii ("Maha suci Engkau ya Allah. Ya Tuhan kami. sedangkan pembacaan surah atau ayat lainnya tidak diwajibkan. I'tidal I'tidal atau bangun dari ruku seraya mengangkat kedua tangan membaca: Sami'allaahu liman hamidah. Rabaanaa walakal hamdu. ampunilah aku") *Boleh dipilih salah satu di antara kedua do'a tersebut. kita hanya diwajibkan membaca Al Fatihah saja. bukan jalan mereka yang engkau murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah yang memelihara sekalian Alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yang merajai hari pembalasan Hanya kepada-Mu kami meyembah dan hanya kepada-Mu saja kami mohon pertolongan Tunjukilah kami jalan yang lurus Jalan mereka yang Engkau beri ni'mat. Pada rakaat selanjutnya yaitu ketiga dan/atau keempat. ya Tuhan Kami. kita disunnatkan membaca surah-surah atau ayat yang lain.") Bagi orang yang telah lancar bacaannya. Sebaiknya usahakanlah tetap membaca surah atau beberapa ayat Al Quran sesudah al Fatihah pada rakaat pertama dan kedua (pada solat wajib) misalnya: Wal ashri innal insaana lafii khusrin illaladziina 'aamanu wa'amilus shaalihaati watawaashaw bil haqqi watawaashaw bis shabri (QS) "Demi waktu. maka pujian bangun dari ruku dapat diperpanjang . untuk-Mu lah segala puji.ya Allah! Sesudah membaca Al Fatihah pada rakaat pertama dan kedua pada solat wajib. Surah-surah atau ayat-ayat Al Quran yang diinginkan dapat saja kita pilih diantara sekian banyak surah dari Al Quran.

kasihanilah hamba. tunjukilah aku. semuanya sunat (tidak wajib) yang amat dianjurkan. warhamnii. sujud.) Atau boleh juga membaca: Rabbighfirlii. cukupilah aku. rahmatilah aku. ampunilah aku. 2 dalam ruku yaitu: Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdika Allaahummaghfirlii (Mahasuci Engkau ya Allah. angkatlah derajatku. dan berilah hamba rizki. warhamnii. warfa'nii. wahdinii. ampunilah aku) Duduk Diantara Dua Sujud Ketika duduk diantara dua sujud membaca: Allaahummaghfirlii. dan ketika duduk diantara dua sujud dalam solat.dengan: "Mil-ussamaawaati wa mil ul ardhi wa mil-umaa syi'ta min sya-in ba'du" (Untuk-Mu lah segala puji sepenuh langit dan bumi dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki. dan maafkanlah segala kesalahanku. warzuqnii (Ya Allah. tunjukilah hamba. . dengan memuji Engkau ya Allah. wajburnii. wajburnii. wahdinii. i'tidal. wa'afinii.) Sujud Pertama Bacaan dalam sujud: Subhaana rabbiyal a'la (3x) (Mahasuci Tuhanku Yang Maha Tinggi_ Atau boleh juga membaca pujian seperti pujian No. sehatkanlah aku. ampunilah hamba.) [ kembali ke atas ] Sujud Kedua Bacaan dalam sujud kedua. warzuqnii. wa'fu'annii. cukupilah hamba. ya Tuhan kami. ber rizqilah aku. (Wahai Tuhanku. sama dengan bacaan dalam sujud pertama yaitu: Subhaana rabbiyal a'la (3x)(Mahasuci Tuhanku yang Maha Tinggi) Bacaan-bacaan dalam ruku.

Ruku di Rakaat Kedua Sikap dan bacaan ruku di rakaat kedua ini sama dengan sikap dan bacaan pada ruku di rakaat pertama. Duduk Diantara Dua Sujud Bacaan doa ketika duduk diantara dua sujud pada rakaat kedua sama dengan bacaan pada rakaat pertama.) Kemudian diteruskan dengan membaca surah Al-Fatihah. Kemudian kembali melakukan ruku. Sujud Pertama pada Rakaat Kedua Bacaan di dalam sujud ini sama dengan bacaan pada sujud di rakaat pertama. Sesudah membaca Al-Fatihah. Sujud Kedua Pada Rakaat Kedua . bangkit serta mengangkat kedua tangan seraya membaca do'a i'tidal. Mulai dengan membaca ta'awwudz: A'uudzu billaahi minasy syaithaanirrajiim (Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan syaithan yang terkutuk. yang kanan di atas yang kiri. kembali pada rakaat kedua ini dianjurkan untuk membaca pula satu surah atau beberapa surah atau ayat-ayat suci Al Quran. Bangun dari Ruku Sama dengan I'tidal pada rakaat pertama. yaitu dengan bersedekap tangan ke dada.Berdiri Pada Rakaat Kedua Sikap berdiri pada rakaat kedua sama dengan sikap berdiri pada rakaat pertama.

dan berilah berkat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. maka bacaan tahiyyat pertama rakaat kedua cukup samapai pada "Allaahumma shalli 'alaa Muhammad" dan akhir rakaat ketiga bacaan tahiyyat dibaca dengan sempurna samapi "hamiidun majiid". Duduk Tahiyyat Sikap duduk pada tahiyyat pertama (Tawarruk. sedang kaki kanan tegak dengan jarijari kaki menghadap kiblat). dan rahmat Allah serta barakah-Nya. wa baarik 'alaa Muhammadin. yaitu Zohur. tak ada tahiyyat. Ashar. dan bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya Contoh di atas adalah praktek solat subuh 2 rakaat. maka akhir rakaat kedua persis sama dengan akhir rakaat kedua solat Maghrib. Bila anda solat 4 rakaat. kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari kaki menghadap ke arah kiblat). Lain dengan sikap duduk pada tahiyyat kedua atau tahiyyat akhir (ifti-rasy. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh Salam sejahtera untukmu wahai para Nabi. Bacaan ketika tahiyyat ialah: At tahiyyaatu lillaah. Ya Allah. berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Bila Anda solat Maghrib 3 rakaat. Setelah itu memberi salam. kamaa shallaita 'alaa Ibraahim wa'alaa aali Ibrahim. sebagaimana Engkau memberi berkat . Allaahumma shalli 'alaa Muhammadin wa'alaa aali Muhammadin. lalu memberi salam sebagai akhir dari shalat. atau Isya. Assalaamu'alainaa wa'ala ibaadillahis shaalihiin Salam sejahtera untuk kami dan untuk para hamba Allah yang saleh Asyhadu anlaa ilaaha illallaah. fil 'aalamiina innaka hamiidun majiid. kama baarakta 'alaa Ibrahiima wa'alaa aali Ibraahima. dan pada akhir rakaat keempat barulah anda sempurnakan bacaan tahiyyat hingga "hamiidun majiid".Sikap dan bacaan pada sujud kedua pada rakaat kedua sama juga dengan sikap dan bacaan pada sujud-sujud sebelumnya. keadaannya sama ketika duduk antara dua sujud menduduki kaki kiri. wash shalawaatu waththayibaatu Semoga kehormatan untuk Allah. Pada akhir rakaat ketiga. begitu pula segala do'a dan semua yang baik-baik. wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah. sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.

. anda memberi salam dengan membaca: Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh (Salam sejahtera untukmu. Perhatian: Ketika membaca tasyahhud (asyhadu. .) Sambil menoleh ke kanan dan ke kiri. rahmat Allah dan berkat-Nya.) dalam tahiyyat. telunjuk kanan digerakkan ke atas bagai meyakinkan bahawa Allah itu hanya Esa. Memberi Salam Menoleh ke kanan dan ke kiri. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Mulia. Setelah selesai tahiyyat.kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->