P. 1
MODUL Struktur Tumbuhan

MODUL Struktur Tumbuhan

|Views: 723|Likes:
Published by Irmawati Skye'Zt
semoga bermanfaat
semoga bermanfaat

More info:

Published by: Irmawati Skye'Zt on May 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2014

pdf

text

original

Hak Cipta © pada Penyusun Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Indonesia

Dilarang memperbanyak sebagian ataupun seluruh modul ini dalam bentuk apa pun tanpa seizin dari penyusun Edisi Pertama April, 2012 Penyusun : Irmawati Dosen Pembimbing : Drs. Adnan, M.S. Desain Cover dan Ilustrasi : Irmawati Layouter : Irmawati

Diketik dalam Microsoft Office Word 2007 ® Olah gambar dengan Microsoft Paint v. 6.1 ®

Daftar Isi
Daftar Isi .................................................................................... Pendahuluan ..................................................................... Peta Konsep ....................................................................... Kegiatan Belajar ................................................................ Rangkuman ....................................................................... Tes .................................................................................... Umpan Balik ..................................................................... DAFTAR PUSTAKA ............................................................. ii 1 3 4 15 16 22 25

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

i

PENDAHULUAN
__Tinjauan Umum Modul__
Proses pembelajaran pada dasarnya adalah proses komunikasi yang diwujudkan melalui kegiatan penyampaian informasi kepada peserta didik. Informasi yang disampikan dapat berupa pengetahuan, keahlian, skill, ide, pengalaman, dan sebagainya. Informasi tersebut biasanya dikemas sebagai satu kesatuan yaitu bahan ajar (teaching material). Bahan ajar merupakan seperangkat materi/substansi pelajaran yang disusun secara sistematis, menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Dengan adanya bahan ajar memungkinkan peserta didik mempelajari suatu kompetensi atau kompetensi dasar secara runtut dan sistematis sehingga secara akumulatif mampu menguasai semua kompetensi secara utuh dan terpadu.Pembelajaran dengan modul adalah pendekatan pembelajaran mandiri yang berfokuskan penguasaan kompetensi dari bahan kajian yang dipelajari peserta didik dengan waktu tertentu sesuai dengan potensi dan kondisinya. Pembuatan modul ini mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan StandarIsi 2006, yang terdiri dari Standar Kompetensi :2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan, Kompetensi Dasar2.1 Mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tersebut tumbuhan. Tubuh tumbuhan tersusun atas banyak sel. Sel akan membentuk jaringan. Pada tumbuhan terdapat dua tipe jaringan,

yaitu jaringan meristem dan kayu. Dengan adanya jaringan meristem mengakibatkan tumbuhan bertambah tinggi, panjang , dan basar. Jaringan kayu terdiri atas sel-sel dewasa yang tidak membelah lagi. Materi modul terdiri atas pendahuluan yang merupakan pengantar, uraian materi, rangkuman dari materi, tes yang wajib untuk diselesaikan dan kunci jawaban yang dilengkapi dengan umpan balik yang bertujuan agar siswa mengetahui alasan pemilihan jawaban.

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

1

__Sasaran Umum Pembelajaran__
Sasaran umum pembelajaran adalah satuan pendidikan tingkat SMP kelas IX dengan: SK:2. Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan KD: 2.1 Mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan

_Tujuan Pembelajaran__
1. Menjelaskan jenis-jenis jaringan pada tumbuhan 2. Menjelaskan morfologi (struktur luar) akar. 3. Menjelaskan anatomi (struktur dalam) akar. 4. Menyebutkan fungsi akar. 5. Membedakan batang tumbuhan dikotil dan monokotil. 6. Menyebutkan fungsi batang. 7. Menjelaskan morfologi (struktur luar) daun. 8. Menjelaskan anatomi (struktur dalam) daun. 9. Menyebutkan fungsi daun. 10. Membedakan fungsi jaringan xilem dan jaringan floem. 11. Mengamati bagian-bagian bunga. 12. Menjelaskan struktur buah.

__PETA KONSEP__
Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan
2

Sistem dalam Kehidupan Tumbuhan

Struktur Tumbuhan

Jaringan

Organ

 Meristem  Dewasa  epidermis  parenkim  penunjang  pengangkut  gabus

   

Akar Batang Daun Bunga

KEGIATAN BELAJAR
Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan
3

Tubuh tumbuhan terdiri atas sejumlah jaringan. Berdasarkan sifatnya, ada dua macam jaringan yang menyusun tubuh tumbuhan, yaitu jaringan muda dan jaringan dewasa. Jaringan muda mempunyai sifat membelah, sehingga mempunyai fungsi menambah panjang akar maupun batang, karena biasanya terdapat pada bagian ujung. Pertumbuhan yang diawali oleh jaringan yang letaknya di bagian ujung yang dikenal sebagai pertumbuhan primer, dan semua jaringan yang terbenuk disebut jaringan primer.

JARINGAN PADA TUMBUHAN
A. Jaringan meristem (jaringan muda) Jaringan meristem merupakan jaringan yang bersifat embrional artinya selselnya selalu membelah. Sifat meristem biasanya merupakan sel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi. Ciri-ciri jaringan meristem adalah dinding tipis, banyak protoplasma, vakuola kecil, inti besar, dan plastida belum matang. Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibagi menjadi 3, yaitu:    meristem apikal (ujung), meristem lateral (samping), meristem interkalar (antara).

Berdasarkan asal bentuknya, jaringan meristem dibedakan menjadi: 1. Meristem primer yaitu berkembang dari sel embrional. Contoh pada kuncup, ujung batang, ujung akar. Adanya meristem primer menyebabkan terjadinya pertumbuhan primer sehingga batang bertambah tinggi dan akar bertambah panjang. Tumbuhan monokotil hanya memiliki jaringan meristem primer sehingga hanya mengalami pertumbuhan primer. 2. Meristem sekunder yaitu berkembang dari jaringan permanen/ dewasa yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi tetapi menjadi embrional kembali. Contoh, kambium gabus, kambium vaskuler dan felogen. Meristem sekunder menyebabkan pertumbuhan sekunder sehingga batang bertambah besar. Jaringan meristem yang terus menerus membelah ialah meristem apikal dan meristem lateral (kambium)

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

4

gambar. sruktur jaringan meristem pada batang

B. Jaringan permanen (dewasa) Jaringan permanen merupakan jaringan yang telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi. Diferensiasi adalah perubahan bentuk sel disesuaikan dengan fungsinya. Sedangkan spesialisasi adalah pengkhususan sel yang mendukung suatu fungsi tertentu. Jaringan permanen sel-selnya tidak mengalami pembelahan diri. Jaringan permanen terdiri atas: 1. Epidermis Epidermis tersusun atas selapis sel yang pipih dan rapat serta tidak terdapat ruang antar sel dan berfungsi sebagai proteksi. a) Epidermis daun Jaringan epidermis daun terletak pada permukaan atas dan bawah daun, tidak berklorofil, kecuali pada sel penutup stomata. Modifikasi epidermis daun adalah terbentunya kutikula, lapisan lilin, bulu-bulu halus dan stomata untuk pertukaran gas. b) Epidermis batang Modifikasi epidermis batang adalah terbentuknya kutikula dan bulu/rambut sebagai pelindung c) Epidermis akar Modifikasi epidermis akar berbentuk bulu akar yang berfungsi untuk menyerap air tanah. 2. Parenkim

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

5

Parenkim merupakan jaringan dasar, tersusun atas sel-sel persegi banyak, terdapat ruang antar sel, dinding sel tipis dan sel-selnya berukuran besar. Jaringan parenkim terdapat pada akar, batang, daun, buah, dan endosperm. Sel parenkim masih mampu melakukan pembelahan dalam proses regenerasi atau penggantian sel yang rusak. Kolenkim merupakan sel parenkim yang mempunyai klorofil. Berdasarkan bentuknya parenkim terdiri atas  Parenkim palisade: bentuk sel memanjang, tegak, rapat, dan banyak kloroplas. Parenkim ini menyusun mesofil letak palisade, daun dibedakan atas: Daun dorsiventral (daun bermuka dua)Artinya daun memiliki palisade di bawah epidermis atas. Sehingga warna daun di permukaan atas lebih hijau dibanding di permukaan bawah. Daun isolateral (daun bermuka sama)Artinya daun memiliki palisade di bawah epidermis atas dan di atas epidermis bawah sehingga warna daun di permukaan atas dan bawah sama. daun dan biji. Dilihat dari

gambar. jaringan spons dan palisade pada daun

 Parenkim bunga karang/spons bentuk dan susunan sel tidak teratur, terdapat ruang antar sel dan mengandung sedikit kloroplas. Parenkim bunga karang dengan palisade membenuk mesofil daun.  Parenkim bintang, bentuk sperti bintang, ujung saling berhubungan, banyak terdapat ruang antar sel

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

6

 Parenkim lipatan dinding sel mengadakan pelipatan ke dalam dan banyak mengandung kloroplas Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi  Parenkim asimilasi berfungsi dalam asimilasi. Contoh: palisade dan bunga karang/spons  Parenkim penimbun bahan makanan berfungsi sebagai tempat menimbun hasil asimilasi. Contoh pada akar, batang, biji, dan buah  Parenkim transportasi berfungsi sebagai alat transportasi.  Parenkim air berfungsi menyimpan air. Contoh pada batang tanaman xerofit  Parenkim udara berfungsi menyimpan udara pernapasan. Contoh pada batang tumbuhan air 3. Jaringan penunjang Jaringan ini membuat tanaman dapat bersifat tebal dan keras sehingga dapat berdiri kokoh dan kuat. Macam jaringan penunjang: a. Jaringan kolenkim, tersusun atas sel hidup dengan penebalan dinding yang tidak merata/ pada sudut-sudut sel. Protoplasma aktif dapat mengandung kloroplas dan biasanya terbentuk di bawah epidermis. Jaringan kolenkim merupakan jaringan yang terdapat pada tumbuhan yang masih muda dan organ pada tumbuhan lunak.

gambar.jaringan kolenkim dan sklerenkim

b. Jaringan sklerenkim, tersusun atas sel-sel mati, dinding sel tebal, kuat dan mengandung lignin. Dinding sel mengalami penebalan primer dan penebalan sekunder secara merata. Menurut terbentuknya, sklerenkim dibedakan menjadi 2 yaitu serabut sklerenkim dan sklereida (sel batu). Sklereida sering ditemukan pada berkas pengankut, tangkai daun, akar, buah, dan kulit biji.

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

7

Fungsi sklerenkim menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa. Serat banyak ditemukan pada sekitar floem atau kulit kayu. 4. Jaringan pengangkut Jaringan pengangkut meliputi xilem dan floem yang disebut sebagai berkas pengangkut (vaskuler) a) Xilem Tersusun atas sel-sel sklereid, trakea dan parenkim. Xilem tersusun atas sel mati dengan dinding sel mengalami penebalan dari zat lignin (kayu). Xilem mula-mula terbentuk dari meristem apikal sehingga disebut xilem primer, kemudian mengalami pertumbuhan sekunder dan terbentuk xilem sekunder (adanya kambium). Trakeid berbentuk sel runcing panjang dengan dinding berlubang-lubang dan ujungnya saling berhubungan membenuk pembuluh, Fungsi utama xilem adalah untuk trnasportasi air dan garam-garam mineral tanah. b) Floem Tersusun atas buluh tapisan, sel pengiring, parenkim, serabut dan sklereid. Floem meliputi floem primer dan floem sekunder. Pembentukan xilem dan floem sekunder dari kambium secara periodik akan menyebabkan lingkaran tahun pada tumbuhan dikotil. Xilem dan floem bersatu membenuk ikatan pembuluh (berkas pengangkut). Tipe-tipe ikatan dan pembuluh adalah:  Ikatan pembuluh koleteral yaitu xilem dan floem terletak bersebelahan di dalam jari-jari, meliputi: Koleteral terbuka: bila xilem dan floem dipisahkan oleh kambium. Contoh: tumbuhan dikotil Koleteral tertutup : bila xilem dan floem tidak dipisahkan oleh kambium. Contoh: tumbuhan monokotil.  Ikatan pembuluh radial: xilem dan floem letaknya bersebelahan, tidak dalam jari-jari yang sama, contoh pada akar dikotil.  Ikatan pembuluh konsentris : xilem dan floem berbentuk cincin sekunder meliputi: Konsentris amfikribal : letak xilem di tengah dan dikelilingi floem Konsentris amfivasal : letak floem di tengah dan dikelilingi xilem

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

8

5. Jaringan gabus Tersusun atas sel-sel yang dindingnya terbuat dari bahan suberin yaitu sejenis selulosa yang berlemak. Jaringan gabus merupakan bagian yang mati dan berfungsi sebagai pelindung untuk keluar masuknya air. Jaringan gabus berkembang dari parenkim yang berubah menjadi meristematis yang disebut felogen (kambium gabus) yang akan membentuk felem (gabus) ke arah luar dan feloderm ke arah dalam. Jaringan gabus membentuk celahcelah yang disebut noktah sebagai ventilasi/ pertukaran udara.

ORGAN PADA TUMBUHAN
Macam-macam jaringan pada tumbuhan membentuk organ. Organ pokok pada tumbuhan meliputi: 1. Akar Akar merupakan tempat masuknya air dan mineral dari dalam tanah menuju ke seluruh bagian tumbuhan. Pada beberapa tumbuhan, akar juga menjadi tempat penyimpanan cadangan makanan (pada ketela pohon). Pertumbuhan akar diawali dari biji yaitu calon akar yang disebut radikula. Calon akar yang tumbuh menjadi akar disebut akar primer, sedang pertumbuhan akar akibat aktivitas kambium disebut akar sekunder. Sistem perakaran pada tumbuhan tingkat tinggi meliputi:   akar serabut pada tumbuhan monokotil akar tunggang pada tumbuhan dikotil Sedangkan struktur akar meliputi: a. Struktur akar luar, terdiri dari batang akar, cabang akar, bulu akar dan tudung akar (kaliptra). Kaliptra dibentuk oleh kaliptrogen. Kaliptra berfungsi sebagai penentu arah pertumbuhan akar sesuai dengan pertumbuhan akar sesuai dengan pengaruh gaya gravitasi. Di belakang kaliptra terdapat titik tumbuh yakni berupa sel-sel meristematis yang selalu membelah. Di belakang titik tumbuh terdapat daerah pemanjangan dan dibelakangnya lagi terdapat daerah diferensiasi yang membentuk protoderma dan prokambium. b. Struktur anatomi akar, terdiri atas jaringan epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat (stele)

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

9

1) Epidermis Epidermis protoderma. sel-sel akar Akar berkembang berbenuk termodifikasi dan pipih dari dan

berdinding tipis. Pada daerah ujung akar epidermis akar menajadi untuk bulu-bulu 2) berfungsi

penyerapan air. Korteks Korteks terletak di antara epidermis dengan silinder pusat. Korteks terdiri atas sel-sel parenkim. Lapisan terluar korteks yang berbatasan dengan epidermis mengadakan diferensiasi menjadi hipodermis yang dinding selnya mengandung suberin atau lignin yang disebut eksodermis. Korteks tersusun atas sel-sel dengan dinding tipis dan mempunyai banyak ruang antarsel untuk pertukaran gas, pada korteks juga terdapat jaringan kolenkim dan sklerenkim. 3) Endodermis Lapisan dalam pada korteks berdiferensiasi menjadi endodermis. Endodermis terdriri dari selapis sel-sel yang tebal. Terdapat penebalan dinding oleh zat suberin/lignin membentuk rangkaian berbentuk pita yang disebut pita kaspari. Penebalan bermula dari penebalan yang berupa titik atau disebut titik kaspari. Fungsinya untuk mencegah air masuk melintasi dinding sel endodermis. Air melewati endodermis melalui dinding yang tidak menebal yang disebut sel penerus air. 4) Silider pusat (stele) Stele pada akar tersusun oleh jaringan-jaringan pengangkut xilem, floem, dan perisikel. Perisikel terdiri atas sel bertipe parenkim yang berada di antara endodermis dan jaringan pembuluh. Perisikel berkembang dari prokambium. Kambium dan jari-jari empulur dibentuk dari perisikel.

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

10

Akar merupakan organ tumbuhan yang berada di dalam tanah dan berfungsi menyerap air dan mineral dari tanah, melekatkan, menyimpan cadangan makanan dan menyokong tetap tegaknya tubuh tumbuhan. 2. Batang Batang merupakan bagian tumbuhan yang berada di permukaan tanah. Pertumbuhan dan perkembangan batang meliputi pemanjangan dan diferensiasi. Daerah pertumbuhan (titik tumbuh) terletak di ujung batang yang tersusun atas jaringan meristem apikal. Adanya jaringan tersebut maka batang tumbuhan bertambah panjang. Batang berdasarkan keadaanya dibedakan menjadi: a. Batang herba: lunak, berwarna hijau, kecil, epidermis tipis, dan berstomata. b. Batang berkayu : keras, tebal, mempunyai epidermis dan lentisel, batang muda berfotosintesis tetapi batang tua tidak. Pada ujung batang di belakang titik tumbuh berbentuk jaringan primer dari luar ke dalam, yaitu: 1) protoderma membentuk epidermis 2) prokambium membentuk berkas pengangkut 3) meristem dasar membentuk empulur dan korteks Jaringan penyusun batang terdiri atas: a) jaringan primer monokotil terdiri dari epidermis, berkas pembuluh, empulur dan sklerenkim b) jaringan primer dikotil terdiri dari epidermis, korteks, dan stele yang tersusun oleh xilem primer, kambium vaskuler, floem primer, empulur. Tumbuhan dikotil yang sudah tua selain memiliki jaringan sekunder akibat aktivitas kambium, yaitu: floem sekunder dan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus (felogen) ke arah luar. Sedangkan ke arah dalam membentuk feloderma dan parenkim gabus. Pembeda Percabangan Letak angkut Monokotil batang tidak bercabang pembuluh pembuluh angkut tersebar Dikotil batang cabang pembuluh lingkaran angkut teratur dalam susunan bercabang-

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

11

Kambium Meristem interkalar Jari-jari empulur Pembatas korteks

tidak berkambium ada tidak ada tidak empulur dapa

berkambium tidak ada ada terletak di antara berkas pengangkut

dibedakan dapat dibedakan

antara daerah korteks dan

gambar. perbedaan monokotil dan dikotil

Batang merupakan struktur organ tumbuhan di atas tanah yang berfungsi sebagai tempat duduk daun, transportasi, alat perkembangbiakan vegetatif, menyimpan bahan makanan dan menegakkan tubuh tumbuhan.Batang memiliki titik tumbuh pada ujung batang. Jaringan meristem pada titik tumbuh akan mengalami diferensiasi membentuk jaringan-jaringan sesuai dengan teori Histogen dari Hanstein dan teori Tunika Korpus dari Scamid. Teori Histogen Titik tumbuh terdiri atas 3 lapisan yaitu:  Lapisan luar membentuk epidermis disebut dermatogen  Lapisan tengah membentuk korteks disebut periblem  Lapisan dalam menbentuk stele disebut pleron Teori Tunika Korpus Titik tumbuh terdiri atas dua lapisan yaitu:

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

12

 Lapisan luar terdiri dari sel-sel yang aktif membelah ke arah luar disebut tunika  Lapisan dalam terdiri atas sel-sel yang membelah ke segala arah disebut korpus. Dibagian bawah titik tumbuh berbentuk bakal daun sebagai pelindung titik tumbuh. Calon cabang batang muncul di antara bakal daun dan disebut bersifat eksogen, sedangkan pada calon cabang akar yang tumbuh karena aktivitas perikambium disebut bersifat endogen. 3. Daun Daun merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis. Daun memiliki bentuk bermacam-macam, misal lembaran pipih, berbenuk jarum atau sisik pada kaktus. Sruktur anatomi daun, terdiri atas jaringan epidermis, parenkim, dan berkas pengangkut. a. Epidemis, menutup permukaan atas dan permukaan bawah daun, dilengkapi dengan kutikula untuk mengurangi terjadinya penguapan. Epidermis daun dapat bermodifikasi menjadi trikoma dalam bentuk rambut, duri, gelembung, aau tabung. Fungsi epidermis sebagai pelindung dan memantulkan radiasi cahaya matahari. Epidermis bawah membentuk stomata. b. Parenkim, tersusun atas palisade dan spons parenkim (jaringan tiang dan jaringan bunga karang). Keduanya disebut sebagai mesofil daun (daging daun). Keduanya mengandung kloroplas, palisade mengandung kloroplas lebih banyak. Dalam mesofil daun inilah fotosintesis berlangsung. Berdasarkan adanya kloroplas, daun dibedakan menjadi: 1) Daun bermuka sama: isolateral 2) Daun bermuka dua : dorsiventral 3) Berkas pengangkut, meliputi xilem dan floem, terdapat di tulang daun. Ikatan pembuluh ini merupakan lanjutan dari ikatan pembuluh batang dan berakhir pada hidatoda yang terdapat pada ujung daun. 4. Bunga Bunga merupakan organ yang muncul pada saat tumbuhan mengalami fase pertumbuhan generatif. Bunga merupakan modifikasi dari batang. Struktur bunga sempurna adalah mahkota bunga, kelopak bunga, putik dan benang sari

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

13

a. Kelopak (kalyx) Kelopak berfungsi melindungi bunga pada saat masih kuncup. Kelopak tersusun dalam satu lingkaran, helaian penyusun kelopak disebut sepala. b. Mahkota (corolla) Mahkota menarik bunga serangga umumnya dalam berwarna membantu mencolok. Fungsi mahkota bunga untuk penyerbukan. Helaian penyusun mahkota bunga disebut petala. c. Alat kelamin Alat kelamin ini merupakan Alat alat reproduksi dan alat kelamin betina (gynecium) a) Andrecium terdiri atas sejumlah benang sari (stamen). Stamen memiliki kepala sari (anthera), di dalam kepala sari terdapat satu atau lebih ruang sari (teka) yang di dalamnya terdapat serbuk sari (pollen). Serbuk sari berfungsi sebagai gamet jantan. b) Putik tersusun atas bakal buah (ovarium) sebagai tempat pembentukan ovum. Tangkai putik (stillus) untuk menyokong kepala putik . Kepala putik sebagai tempat melekatnya serbuk sari saat penyerbukan. 5. Buah Buah merupakan organ tumbuhan yang berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan dan sebagai alat perkembangbiakan karena mengandung biji. Bagian-bagian buah berdaging adalah: a. Kulit luar (eksokarp) merupakan lapisan luar tipis dan kaku b. Kulit tengah (mesokarp) merupakan daging buah c. Kulit dalam (endokarp) tumbuhan. kelamin

meliputi alat kelamin jantan (andrecium)

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

14

RANGKUMAN
      Tubuh tumbuhan tersusun atas jaringan meristem dan jaringan dewasa. Jaringan dewasa terdiri atas jaringan epidermis, penunjang, penyokong, pengangkut, gabus Organ tumbuhan terdiri atas akar, batang dan daun. Akar berfungsi untuk menyerap air dan mineral terlarut dari dalam tanah yang akardiangkut menuju daun oleh xilem. Batang berfungsi untuk memberi bentuk tubuh dan menyalurkan air dan hasilfotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Daun merupakan organ yang tipis, lebar berfungsi untuk menangkap sinar matahariuntuk melangsungkan proses fotosintesis. Hasil fotosintesis akan diedarkan keseluruh bagian tubuh melalui floem.

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

15

TES Test
1. Jaringan yang sel-selnya selalu membelah disebut a. epidermis b. parenkim c. meristem d. kolenkim 2. Parenkim yang berfungsi untuk menyimpan udara pernapasan disebut a. parenkim udara b. parenkim asimilasi c. parenkim penimbun d. parenkim transportasi 3. Yang bukan modifikasi dari epidermis daun adalah a. kutikula b. stomata c. lapisan lilin d. kloroplas 4. Jaringan pada daun yang berfungsi sebagai pelindug dan memantulkan radiasi cahaya matahari adalah a. Epidermis b. Parenkim c. Xilem d. Floem

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

16

Untuk soal nomor 5 dan 6 perhatikan gambar di bawah ini

5. Jaringan yang sering disebut sebagai jaringan mesofil ditunjukkan pada gambar nomor.. a. 3 dan 4 b. 1 dan 2 c. 1 dan 7 d. 6 dan 7 6. Jaringan yang berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar ke daun dan beberapa organ lainnya ditunjukkan pada gambar nomor a.1 b. 2 c. 6 d. 7 7. Jaringan yang tersusun atas sel-sel yang berbentuk balok, berhubungan rapat, dan membentuk satu lapisan disebut jaringan.. a. epidermis b. sklerenkim c. kolenkim d. parenkim

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

17

8. Jaringan epidermis ditunjukkan pada gambar nomor a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 9.

dari gambar di atas terlihat bahwa pada gambar a penebalan pada dinding sel tidak merata dan lebih lunak sedangkan pada gambar b penebakan pada diding sel lebih merata dan lebih keras. Hal ini berarti bahwa gambar a dan b adalah jaringan a. sklerenkim dan kolenkim b. kolenkim dan sklerenkim c. kolenkim dan parenkim d. sklerenkim dan parenkim

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

18

10.

Jaringan yang berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis dan terdapat banyak kloroplas ditunjukkan pada gambar nomor a. 1 b. 2 c. 3 d. 7 11. Tempat terjadinya pertukaran gas dan tempat masuknya klorofil dari cahaya matahari ditunjukkan pada gambar nomor a. 1 b. 2 c. 5 d. 6 12. Peranan penting daun bagi tumbuhan adalah untuk.. a. pernapasan b. menyerap air c. menyebarkan sari-sari makanan d. fotosintesis 13. Perbedaan antara tumbuhan monokotil dan dikotil adalah a. monokotil akar serabut dikotil akar tunggang b. monokotil tulang daunnya menyirip, dikotil tulang daunnya sejajar c. monokotil akar tunggang dikotil akar serabut

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

19

d. monokotil pembuluh angkut teratur, dikotil pembuluh angkut tersebar 14. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi akar bagi tumbuhan adalah a. untuk pertukaran udara b. untuk menyerap air dan mineral c. sebagai tempat cadangan makanan d. sarana penghubung antara batang dan tanah 15. Urutan jalannya air pada akar dari dalam tanah adalah a. bulu akar – epidermis – korteks – endodermis – stele b. bulu akar – korteks – epidermis – endodermis – stele c. bulu akar – epidermis – endodermis – korteks – stele d. bulu akar – korteks – epidermis – stele – endodermis 16. Felogen yang terbentuk ke arah luar disebut…dan yang ke arah dalam disebut.. a. felem dan feloderm b. feloderm dan felem c. felem floem d. feloderm dan floem 17. Apabila letak xilem di tengah dan dikelilingi oleh floem maka disebut a.konsentris amvikribal b. konsentris amfivasal c. koleteral terbuka d. koleteral tertutup 18.

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

20

Bagian bunga yang berfungsi untuk menarik serangga yang dapat membantu penyerbukan ditunjukkan pada gambar nomor a.1 b.2 c. 3 d. 4 19. Bunga dikatakan sempurna jika memiliki bagian-bagian yang ditunjukkan pada gambar nomor.. a. 8, 9,2, 3, 4 b. 2, 3, 4, 5, 6 c. 9,8,1,2,3 d. 6, 7, 8, 9 20. Pada bunga boegenvil bagian yang biasanya berwarna merah seperti kertas adalah a. mahkota b. kelopak c. dasar bunga d. gynecium Jawaban : b. kelopak karena pada bunga boegenvil kelopaknya yang berbenuk sperti kertas tipis menyelubungi mahkota yang berbentuk seperti tabung, kelopak ini jumlah kebanyakan ada 3 lembar

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

21

UMPAN BALIK
1. Jawaban : c. meristem adalah jaringan yang sel-selnya selalu membelah atau yang sering disebut jaringan embrional, sedangkan jaringan epidermis, parenkim, dan kolenkim termasuk jaringan dewasa 2. Jawaban : a. karena parenkim udara berfungsi untuk menyimpan udara pernapasan, parenkim asimilasi berfungsi dalam asimilasi, parenkim penimbun sebagai tempat menimbun hasil asimilasi, parenkim transportasi transportasi 3. Jawaban : d. kloroplas karena kloroplas adalah organel sel yang berada di dalam daun 4. Jawaban : a. Epidermis, yang berfungsi sebagai pelindung dan memantulakan radiasi cahaya, parenkim sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis dan xilem serta floem sebagai ala pengangkut air, nitrisi, mineral, hasil fotosintesis 5. Jawaban : c. 1 dan 7, karena nomor 1 adalah jaringan palisade sedangkan nomor 7 adalah jaringan spons, kedua jaringan ini adalah jaringan parenkim yang sering disebut sebagai jaringan mesofil 6. Jawaban : c. nonor 6, karena nomor 6 adalah xilem yang berfungsi untuk mengangkut air dan mineral.sedangkan nonmor 1 adalah epidermis, 2 adalah korteks, dan 7 adalah floem. 7. Jawaban : a.epidermis karena parenkim terdapat ruang antar sel, sklerenkim tersusun atas sel-sel mati, kolenkim tersusun atas sel hidup. 8. Jawaban : A. 1 karena nomor 2 adalah korteks, nomor 3 endodermis, dan nomor 4 adalah perisikel sebagai alat

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

22

9. Jawaban : b. karena jaringan Jaringan kolenkim, tersusun atas sel hidup dengan penebalan dinding yang tidak merata/ pada sudut-sudut sel dan lebih lunak, Jaringan sklerenkim, tersusun atas sel-sel mati, dinding sel tebal, kuat dan mengandung lignin. Dinding sel mengalami penebalan primer dan penebalan sekunder secara merata. 10. Jawaaban : a. 1 karena nomor 1 adalah jaringan palisade dimana pada jaringan palisade mengandung banyak kloroplas, benuk sel memanjang, tegak, rapat 11. Jawaban : d 6 karena gambar nomor 6 adalah stomata, stomata merupakan bagian dari daun yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas yang letaknya berada di bawah epidermis. 12. Jawaban : D. karena di daunlah tempat terjadinya fotosintesis. Pada terdapat kloroplas yang berperan dalam proses fotosintesis utamanya dalam hal menangkap gelombang cahaya yang sangat diperlukan untuk proses fotosintesis 13. Jawaban: A. Perbedaan antara tumbuhan monokotil dan dikotil yaitu monokotil : akar tunggang, tulang daun menjari/menyirip, pembuluh angkut teratur dikotil : akar serabut, tulang daun sejajar, pembuluh angkut tersebar 14. Jawaban : a. karena untuk pertukaran udara lebih utama dilakukan oleh daun bukan oleh akar. Daun yang berperan dalam proses respirasi tumbuhan. 15. Jawaban : a. air akan diserap oleh bulu akar selanjutnya menuju epidermis lalu korteks kemudian menuju endodermis dan ke stele. 16. Jawaban : a. Felogen yang terbentuk ke arah luar disebut felem dan yang ke arah dalam disebut feloderm 17. Jawaban : a. Konsentris amfikribal : letak xilem di tengah dan dikelilingi floem. sedangkan Koleteral terbuka: bila xilem dan floem dipisahkan oleh kambium,

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

23

Koleteral tertutup : bila xilem dan floem tidak dipisahkan oleh kambium. Konsentris amfivasal : letak floem di tengah dan dikelilingi xilem 18. Jawaban : a. 1 karena nomor 1 adalah mahkota bunga yang berfungsi untuk menarik serangga, nomor 2 adalah kepala sari, 3 adalah benar sari, dan 3 adalah kepala putik, ketiganya berfungsi sebagai alat kelamin pada bunga. 19.Jawaban : B karena bunga dikatakan sempurna jika memmiliki alat-alat perkembangbiakan seperti pada nomor 2 adalah kepala sari , 3 adalah benang sari, 4 adalah kepala putik, 5 adalah tangkai putik, 6 adalah bakal biji. 20. Jawaban : b. kelopak karena pada bunga boegenvil kelopaknya yang berbenuk sperti kertas tipis menyelubungi mahkota yang berbentuk seperti tabung, kelopak ini jumlah kebanyakan ada 3 lembar

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

24

DAFTAR PUSTAKA
Muhammadiah, Asia, Hilda Karim. 2010. Anatomi Tumbuhan. Makasassar: Jurusan Biologi FMIPA UNM. Sumardi, Issirep, Agus Pudjoarianto. 1992. Struktur dan Perkembagan Tumbuhan. Yogyakarta: Fakultas Biologi UGM

Modul – Struktur dan Jaringan Tumbuhan

25

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->