DASAR-DASAR STRUKTUR ORGANISASI

Pertemuan ke 11

Apakah Struktur Organisasi itu?

Bahwa struktur organisasi itu berbeda-beda dan struktur tersebut akan mempengaruhi sikap dan perilaku karyawan, dan ada komponen-2 penting yang membentuk struktur organisasi. Struktur organisasi mengambarkan bagaimana tugas kerja akan dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan secara formal. Misalnya johnson & johnson telah lama mengelompokkan kegiatan-kegiatannya kedalam perusahaan semi otonom yang diorganisir berdasarkan produk dan memberi kewenangan yang besar pada manajer perusahaan dalam mengambil keputusan penting. Ada enam elemen penting yang perlu di perhatikan oleh para manajer ketika mereka mendesain struktur organisasi meliputi: spesialisasi, departementalisasi, rantai perintah, rentang kendali, sentralisasi dan desentralisasi, dan formalisasi.

Spesialisasi Pekerjaan

Dalam industri perakitan mobil milik Henry ford, setiap karyawan diberi tugas khusus dan berulangulang,misalnya seorang karyawan hanya bertugas memasang roda depan dan seorang yang lain memasang pintu depan kanan. Dengan membagi pekerjaan dengan tugas standar, yang dilaksanakan berulang-ulang, Ford dapat memproduksi satu mobil setiap sepuluh detik, meskipun hanya menggunakan karyawan yang mempunyai keterampilan terbatas.

Menurut Ford pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lebih efisien jika masing-masing karyawan memiliki spesialisasi. Spesialisasi perkerjaan (work specialization) atau pembagian pekerjaan untuk menggambarkan sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi menjadi pekerjaan-pekerjaan yang terpisah.

Intinya. lebih baik pekerjaan tersebut dipecah menjadi beberapa langkah. . setiap karyawan memiliki spesialisasi dalam melakukan kegiatan tertentu daripada melakukan seluruh kegiatan dengan harapan ada peningkatan keterampilan secara cepat.Inti dari Spesialisasi Pekerjaan  Adalah bahwa. Masing-masing langkah diselesaikan oleh individu yang berbeda. daripada seluruh tugas dikerjaan oleh seorang individu.

. Seorang manajer pabrik akan mengatur pabriknya dengan memisahkan spesialisspesialis teknik. produksi.Departementalisasi   Begitu pekerjaan dibagi dalam spesialisasi pekerjaan. Salah satu cara yang populer pengelompokan kegiatan adalah berdasarkan fungsi yang dilaksanakan. akunting. kemudian tugas-tugas yang sama dikelompokkan dalam satu koordinasi kewenangan itulah yang disebut dengan departementalisasi. dan pembelian menjadi bagian-bagian yang sama. personalia.

. Hanya fungsi-fungsi itu berubah guna mencerminkan tujuan dan kegiatan organisasi.  Departementalisasi berdasar fungsi dapat digunakan pada semua jenis organisasi. Departementalisasi fungsi berusaha mencapai skala ekonomi dengan menempatkan individu yang memiliki keterampilan dan orientasi yang sama kepadal unit-unit yang sama. Keuntungan utama dari jenis pengelompokan ini adalah meningkatnya efisiensi dengan menempatkan spesialis secara bersama-sama.

timur dll. Fungsi penjualan misalnya. mengingat banyak dan luasnya wilayah pelanggan organisasi tersebut. bisa dibagi dalam wilayah barat. Tiaptiap wilayah ini merupakan suatu bagian yang diorganisasikan secara geografis.Departementalisasi berdasar Wilayah  Cara lain untuk melakukan departementalisasi adalah atas dasar geografi atau wilayah. .

perdagangan besar.Departementalisasi berdasar jenis Pelanggan yang dicari Organisasi  Kategori terakhir dari departentalisasi adalah dengan menggunakan jenis pelanggan yang dicari organisasi. Asumsi yang mendasarinya adalah para pelanggan pada masing-masing bagian memiliki masalah dan kebutuhan yang sama yang dapat diselesaikan oleh para spesialis yang terdapat pada masing-masing bagian. Kegiatan penjualan pada perusahaan pemasok peralatan kantor. misalnya dapat dipecah menjadi tiga bagian untuk melayani eceran. dan pelanggan pemerintah. .

Rantai perintah menjawab pertanyaan karyawan seperti. .Rantai Perintah  Rantai perintah (chain of command) merupakan garis kewenangan yang tidak terputus dari puncak organisasi ke eselon yang paling bawah dan menjelaskan siapa melapor pada siapa. “kepada siapa saya menghadap jika ada masalah?” dan “kepada siapa saya bertanggung-jawab?”.

Untuk memudahkan koordinasi.   Anda tidak dapat membahas rantai perintah tanpa membahas dua konsep pelengkap. organisasi memberikan tempat pada masing-masing kedudukan manajerial dalam ratai perintah. yakini kewenangan dan kesatuan perintah. Kewenangan mengacu pada hak-hak yang melekat pada kedudukan pimpinan untuk memberi perintah dan untuk dipatuhi. dan setiap manajer diberi tingkat kewenangan untuk menjalankan tanggung-jawabnya. .

Prinsip Kesatuan Perintah  Prinsip kesatuan perintah (unity of command) membantu melanggengkan konsep garis kewenangan yang tak terputus. Jika kesatuan perintah itu terpecah. Prinsip ini mengatakan bahwa seseorang hendaknya memiliki satu atasan yang kepadanya ia bertanggungjawab secara langsung. . seorang bawahan harus menghadapi tuntutan atau perioritas yang bertentangan dari beberapa atasan.

dalam banyak hal pertanyaan ini menentukan jumlah tingkatan dan jumlah manajer yang dimiliki oleh organisasi. semakin efisien organisasi. semakin luas dan besar rentang kendali. jika suatu organisasi memiliki rentang kendali sebanyak empat dan organisasi lainnya sebanyak delapan.Rentang Kendali   Berapa banyak bawahan yang dapat dipimpin dengan efisien dan efektif oleh seorang manajer? Pertanyaan rentang kendali (span of control) ini penting karena. Misalnya. . maka rentang kendali yang lebih luas akan memiliki dua tingkat lebih sedikit dan kebutuhan manajer yang lebih sedikit pula. Jika semua hal dianggap tetap. tentunya akan menghemat biaya gaji untuk manajer.

  Tapi pada titik tertentu dapat mengurangi efektivitas. dimungkinkan kinerja karyawan menurun karena para manajer tidak lagi memiliki waktu untuk memberikan pengarahan dan bantuan yang diperlukan. dan mengurangi otonomi karyawan. membuat komunikasi vertikal dalam organisasi menjadi lebih rumit. Rentang kendali yang kecil yaitu antara lima sampai enam karyawan. biaya mahal karena menambah tingkatan manajemen. Pertama. mendorong pada pengawasan yang ketat. karena rentang kendali yang terlalu besar. memperlambat pengambilan keputusan dan cenderung mengisolasi manajer puncak. manajer dapat melakukan pengawasan langsung. Kedua. tapi memiliki tiga kekurangan utama. Ketiga. .

sesuai dengan upaya yang dilakukan perusahaan untuk mengurangi biaya. berusaha lebih dekat dengan pelanggan. meningkatkan fleksibilitas. mempercepat pengambilan keputusan. . Trend belakangan ini mengarah pada rentang kendali yang samakin melebar. dan memberdayakan karyawan. memotong pengeluaran rutin.

Sentralisasi dan Desentralisasi  Manajer puncak yang membuat semua keputusan sedang manajer dibawahnya hanya sekedar melaksanakan arahan manajer puncak merupakan organisasi yang tersentralisasi. . sedang sebaliknya organisasi yang pengambilan keputusannya diberikan hingga kepada manajer yang terdekat dengan “tahap pelaksanaan” disebut organisasi yang terdesentralisasi.

yaitu hak yang melekat pada kedudukan seseorang. Sebaliknya semakin banyak bawahan yang memberi masukan atau diberi kewenangan itu membuat keputusan semakin terdesentralisasi organisasi tersebut. hanya mengakui kewenangan formal. Semua keputusan terpusat pada manajer puncak tanpa ada masukan dari manajer bawahannya. Konsep sentralisasi mengacu pada terpusatnya pengambilan keputusan di titik tunggal dalam organisasi. .

lebih banyak orang yang memberikan masukan dalam pengambilan keputusan. Model organisasi yang tersentralisasi memiliki struktur yang berbeda dengan yang terdesentralisasi. upaya memecahkan masalah dapat diambil dengan lebih cepat. Terhadap organisasi yang terdesentralisasi. dan para karyawan merasa tidak terisolasi dari mereka yang membuat keputusan yang mempengaruhi kehidupan pekerjaan mereka. .

Para karyawan selalu menangani hal yang sama dengan cara yang sama. dan menghasilkan keluaran yang sama pula.Formalisasi   Formalisasi adalah standarisasi pekerjaan dalam organisasi. dan prosedur yang terdefinisikan. Jika suatu pekerjaan sangat terformalisasi. dan bagaimana seharusnya melakukannya. . pekerja tersebut memiliki sedikit kewenangan dalam menentukan kegiatan apa yang harus dilaksanakan. banyak peraturan organisasi. Terdapat uraian pekerjaan yang jelas.

perilaku pekerjaan relatif tak terprogram dan para karyawan memiliki banyak kebebasan untuk menjalankan kewenangan dalam pekerjaan mereka. semakin sedikit masukan diberikan para karyawan untu . Dalam organisasi yang memiliki tingkat formalisasi yang rendah. Kewenangan individu pada pekerjaan mereka berbanding terbalik dengan jumlah perilaku pekerjaan yang diprogramkan oleh organisasi. karena itu semakin besar standarisasi.

fleksibel.Desain Organisasi yang Umum     Ada tiga desain organisasi yang sering digunakan meliputi struktur sederhana. Ia merupakan organisasi yang “datar”. dan memiliki pertanggungjawaban yang jelas. Secara luas dipraktekan dalam usaha kecil dimana manajer sekaligus merupakan pemilik usaha tersebut. rentang kendali yang luas. Struktur ini cepat. Struktur Sederhana. memiliki tingkat departementasi yang rendah dan tidak kompleks. Kekuatan struktur sederhana terletak pada kesederhanaannya. Suatu kelemahan utamanya sukar diterapkan kecuali pada organisasi kecil. tidak mahal penerapannya. . biasanya hanya memilki dua atau tiga tingkat vertikal. dan formalisasi yang rendah pula. birokrasi dan struktur matriks. sebuah lembaga karyawan yang longgar dan memiliki kewengan pengambilan keputusan yang tersentralisasi.

Mereka semua mengandalkan proses pekerjaan yang telah distandakan untuk koordinasi dan pengendalian. dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai perintah. lingkup kendali yang sempit. kekuasaan yang tersentralisasi. kantor pemerintah yang memungut pajak anda. Birokrasi dicirikan dengan padatnya tugas-tugas operasional rutin yang harus dicapai melalui spesialisasi.  Birokrasi. Perhatikanlah bank dimana anda menyimpan tabungan anda. . Kekuatan utamanya terletak pada kemampuannya untuk melakukan aktivitas yang tersetandarisasi dgn sangat efisien. tugas-tugas yang dikelompokkan kedalam departemen fungsional. Kunci yang mendasari semua organisasi birokrasi adalah standarisasi. peraturan dan perundang-undangan yang sangat formal.

Ketika suatu kasus yang muncul tidak sama persis dengan peraturan yang ada. Tujuan unit fungsional dapat mengesampingkan tujuan organisasi secara keseluruhan. tidak ada kesempatan untuk melakukan modifikasi. Kelemahannya adalah bahwa spesialisasi menciptakan konflik-konflik pada sub unit. Kelemahan utama birokrasi lainnya adalah terlalu terikat dengan peraturan. Birokrasi efisien ketika para pekerja menghadapi permaslahan yang sebelumnya telah ditemui dan peraturan untuk mengatasi masalah tersebut sudah ada. .

laboratorium pengembangan dan penelitian. Pengelompokan para ahli mengurangi jumlah sumberdaya khusus yang diperlukan sementara mereka disatukan pada tempat yang sama dan disebarkan secara merata keseluruh kegiatan produksi. . Pada dasarnya matriks menggabungkan dua bentuk departementalisasi – fungsi dan produk. Kelemahan utamanya adalah sulit untuk mengkoordinasikan tugas-2 para spesialis agar proyek mereka yang beraneka ragam selesai pada waktunya. dan perusahaan-perusahaan hiburan. biasanya digunakan pada agen/biro periklanan. Kekuatan departementalisasi fungsional terletak pada penempatan para ahli secara bersamaan. firma-firma yang bergerak dalam bidang angkasa luar.  Struktur Matriks.

Karakteristik struktural yang paling menonjol dari matriks adalah melanggar konsep kesatuan perintah. memudahkan koordinasi antar spesialis sehingga mereka dapat memenuhi tenggat waktu dan target anggaran. Tetapi aktifitas dan biaya menjadi berlipat ganda. Karyawan pada matriks mempunyai dua manajer. . dan karenanya matriks mempunyai garis perintah ganda. serta memiliki tanggungjawab yang jelas atas segala kegiatan yang berhubungan dengan produksi.  Departementalisasi produk sebaliknya memiliki kekuatan dan kelemahan yang sangat bertentangan. Matriks berusaha mendapatkan keunggulan dan menghindari kelemahan tersebut.

struktur tim melengkapi struktur birokrasi sehingga organisasi bisa meraih efisiensi dan fleksibilitas oleh tim.Pada organisasi yang l. Tiga desain struktural baru yaitu: struktur tim. Karakteristik utama struktur tim adalah dapat menghilangkan hambatan antardepartemen dan mendesentralisasikan pengambilan keputusan sampai ketingkat tim. Pada perusahaan kecil dapat menentukan seluruh organisasi.ebih besar . Sebuah organisasi yang menggunakan tim sebagai alat koordinasi sentral memiliki struktur tim. organisasi maya dan organisasi tanpa batasan.Pilihan Struktur Baru: Struktur Tim   Sejak tahun 1980 ada pengembangan model struktur baru yang diharapkan dapat lebih membantu perusahaan mereka dapat bersaing dengan efektif. .

Perusahaan seperti Nike. tidak memiliki pabrik dan hanya merakit computer dari bagian-bagian yang berasal dari sumber lain. dengan memiliki sedikit departemen atau tidak sama sekali. Liz Claiborne. . organisasi maya sangatlah sentralistik. Dalam istilah struktural. Reebok. Emerson radio dan Dell Computer hanyalah sedikit dari beberapa ribu perusahaan yang telah menemukan bahwa mereka dapat menghasilkan rarusan juta dolar dalam bisnis tanpa memiliki fasilitas pabrik.Organisasi Maya   Kenapa memiliki jika anda dapat menyewa? Itulah inti dari organisasi maya (virtual organization). Dell Computer misalnya.yaitu sebuah organisasi inti yang kecil yang mengalihdayakan (outsource) fungsi bisnis utama.

Tuntutan terhadap Fleksibilitas   Apa yang sedang terjadi disini? Tuntutan terhadap fleksibilitas yang tinggi. atau fungsi bisnis lainnya yang menurut manajemen hal tersebut dapat dikerjakan lebih baik atau lebih murah oleh pihak lain. mendistribusikan. Organisasi maya telah menciptakan jaringan hubungan yang memungkinkan mereka untuk menyewakan pabrik. Inti organisasi maya ini adalah kelompok kecil eksekutif. Organisasi maya dalam manajemennya mengalihdayakan fungsi utama bisnis. distribusi. pemasaran. Pekerjaannya adalah mengawasi secara langsung kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam organisasi dan mengkoordinasikan hubungannya dengan organisasi lain yang memproduksi. dan melakukan fungsi penting lainnya .

Kekurangan utamanya adalah kurangnya kendali menajemen. Para manajer pada dasarnya menghabiskan waktunya untuk koordinasi dan mengontrol hubungan eksternal. yang biasanya dilakukan dengan menggunakan jaringan komputer. Misalnya memungkinkan seseorang dengan ide yang inovatif dan sedikit uang – seperti Michail Dell dan perusahaan komputernya pada awal tahun berdirinya – sukses bersaing dengan perusahaan besar seperti IBM.  Hubungan dengan organisasi lainya biasanya dilakukan dengan model kontrak. Keuntungan utama dari organisasi maya ini adalah fleksibilitasnya. .

. Jack Welch menggunakan istilah organisasi tanpa batas guna melukiskan harapannya terhadap masa depan General Electric. Welch ingin mengubah perusahaannya menjadi toko keluarga beraset “$60 juta”.Organisasi tanpa Batas (Boundaryless Organization)   Pimpinan General electric. Yaitu disamping ukuran yang besar. dia ingin mengurangi batasan horisontal dan vertikal dalam lingklungan general electric dan menghilangkan hambatan eksternal antara perusahaan dengan pelanggan dan pemasok.

  Organisasi tanpa batas berusaha mengurangi rantai perintah. Dengan menghilangkan batasan vertikal. praktek pembuatan keputusan partisipatif. dan menggantikan departemen dengan tim yang tangguh. manajer menengah. manajemen mengurangi herarki. memiliki rentang kendali yang luas. pengawas dan pekerja operasional). Status dan pangkat dikurangi. dan penggunaan penilaian kinerja 360 derajat. Dan organisasi kelihatan lebih seperti selinder daripada piramida. Tim-tim herarki silang (termasuk eksekutif utama. .

cara mengurangi penghalang tersebut adalah mengganti departemen dengan tim lintas fungsional dan mengorganisasikan aktivitas pemrosesan. Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi hambatan horisontal adalah memindahkan dan merotasi para pegawai didalam dan diluar daerah fungsional yang berbeda dan mengubah spesialis menjadi generalis. . Departemen fungsional menciptakan batasan horisontal.

dan telekomunikasi adalah contoh pengurangan hambatan eksternal. hubungan antar organisasi dengan pelanggan. globalisasi. aliansi strategis. . Satu-satunya teknologi yang mampu mewujudkan organisasi ini adalah jaringan komputer yang memungkinkan individu saling berkomunikasi baik dalam organisasi maupun antarorganisasi.  Organisasi tanpa batas juga menghilangkan hambatan eksternal dan rintangan yang ditentukan oleh faktor geografis.

. dan sedikit sekali partisipasi karyawan dalam pegambilan keputusan. Model mekanik mempunyai persamaan dengan birokrasi. Model organik memiliki banyak kesamaan dengan organisasi tanpa batas.Mengapa struktur organisasi berbeda   Ada dua model ekstrim struktur organisasi yaitu model mekanik dan model organik. jaringan informasi yang terbatas (khususnya komunikasi ketingkat bawah). bersifat datar. memiliki formalisasi rendah dan jaringan informasi komprehensif dan melibatkan partisipasi tinggi. yaitu memiliki departemen yang banyak. formalisasi yang tinggi. menggunakan herarki silang dan tim lintas fungsional.

. Sekarang akan kita jawab pertanyaan tersebut: Strategi. Karena tujuan tersebut berasal dari strategi keseluruhan organisasi.Strategi   Apa yang mendorong penggunaan model-model tersebut. struktur harus dimodifikasi untuk memuat dan mendukung perubahan. maka masuk akal ketika strategi dan struktur saling terkait. Jika manajemen membuat perubahan yang signifikan dalam strategi organisasi. Lebih spesifik struktur harus mengikuti strategi. Struktur organisasi adalah alat untuk membantu manajemen dalam mencapai tujuannya.

Sebuah organisasi yang menerapkan strategi minimalisasi biaya mengendalikan biaya dengan ketat. . misalnya ketika memperkenalkan produk baru atau pelayanan yang utama. mencegah pengadaan inovasi yang tidak perlu dan mengurangi harga-harga penjualan produk dasar.Tiga dimensi Strategi: inovasi. Hal ini menggambarkan strategi yang diterapkan organisasi. minimalisasi biaya dan peniruan   Strategi inovasi tidak dilakukan untuk perubahan asal-asalan melainkan untuk melakukan berubahan inovatif dan mendasar.

 Sedang organisasi yang mengikuti sebuah strategi peniruan berusaha untuk menanamkan modal pada kedua startegi terbaik sebelumnya. Mereka mendapatkan gagasan yang sukses dari inovetor dan mengkopinya. Strateginya yaitu meniru produk-produk baru atau pasar baru yang telah terbukti keberhasilannya yang dilakukan oleh inovator. . Organisasi tersebut berusaha mengurangi resiko dan memaksimalkan kesempatan untuk memperoleh keuntungan.

. Mereka menggunakan struktur mekanik dengan maksud melakukan pengawasan yang ketat dengan biaya yang rendah. Jadi bagaimana menghubungkan strategi dan struktur? Inovator membutuhkan fleksibilitas struktur organik. sementara itu pada waktu yang bersamaan mereka menciptakan subunit organik untuk menemukan usaha-usaha baru. smentara itu minimalisasi biaya mencari efisiensi dan stabilitas struktur mekanik. Peniru menggabungkan kedua struktur tersebut.

. Pasar ukuran organisasi mempengaruhi struktur organisasi dengan tingkatan yang semakin menurun. Tapi hubungan itu tidak linier. Misalnya.Ukuran Organisasi  Ada bukti yang dapat dipertimbangkan bahwa untuk mendukung dugaan bahwa ukuran organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap bentuk strukturnya. lebih terdepartementalisasi. dan mempunyai lebih banyak peraturan daripada organisasi kecil. lebih terstruktur. Pengaruh ukuran menjadi kurang penting ketika organisasi sudah makin menjadi besar. organisasi besar cenderung memiliki struktur yang lebih terspesialisasi.

Ford Motor misalnya menggunakan proses perakitan untuk berproduksi. sumber daya manusia dan sumber daya fisik menjadi produk atau jasa. Sebaliknya. universitas memiliki sejumlah teknologi pembelajaran. Pada bagian ini kita tunjukkan bahwa struktur organisasi beradabtasi dengan teknologi mereka. .Teknologi   Istilah teknologi mengarah pada bagaimana organisasi mentranfer input menjadi output. Setiap organisasi sekurang-kurang memiliki satu teknologi untuk mengubah sumber daya keuangan.

Aktivitas rutin dicirikan dengan kegiatan yang telah terstandar dan otomatis. Tema umum yang membedakan teknologi adalah tingkat rutinitasnya. Aktivitas yang tidak rutin didasarkan pada pesanan yang meliputi kegiatan yang berbeda. seperti perbaikan mebel dan penelitian genetik. .Yang dimaksud dengan istilah teknologi ini dapat mengacu pada aktivitas rutin dan nonrutin.

Lingkungan yang tidak Menentu   Lingkungan organisasi meliputi lembaga atau tekanan yang berasal dari luar organisasi dan sangat berpengaruh pada kinerja organisasi. Ada organisasi yang menghadapi lingkungan statis dan ada yang menghadapi lingkungan yang dinamis. . Mengapa lingkungan mempengaruhi struktur organisasi? Karena lingkungan itu tidak menentu.Lingkungan dapat dipahami sebagai kunci penentu yang membentuk struktur organisasi.

Semakin dinamis dan semakin tidak menentu lingkungan. maka yang cocok adalah struktur model organik. . semakin besar tuntutan fleksibilitas. Dan karena ketidak pastian tersebut merupakan ancaman bagi efektivitas organisasi. Lingkungan statis menciptakan ketidak pastian yang lebih rendah bagi manajer dibandingkan dengan lingkungan yang dinamis. manajemen harus meminimalkannya. Salah satu cara untuk mengurangi ketidakpastian lingkungan adalah dengan melakukan penyesuaian struktur organisasi.

   Sebaliknya pada lingkungan yang stabil dan dapat diramalkan. Implikasi bagi manajer: Struktur internal organisasi memberikan penjelasan dan prediksi terhadap perilaku karyawan. struktur model mekanik lebih tepat digunakan. Apa dasar pemikiran bahwa struktur mempengaruhi sikap dan perilaku? . hubungan struktural dimana individu bekerja memiliki pengaruh pada sikap dan perilaku mereka. yaitu selain faktor pribadi dan kelompok.

hal tersebut membentuk tingkah laku mereka dan memudahkan serta memotivasi mereka untuk mencapai tingkat prestasi yang lebih tinggi. Dalam beberapa hal struktur mengurangi ambiguitas bagi para karyawan dan memperjelas hal-hal seperti: “apa ang saya harus lakukan?” “bagaimana saya harus melakukan?” “Kepada siapa saya harus melaporkannya?” dan “kepada siapa saya harus bertanya jika saya memiliki masalah?”. .

MIsalnya dengan organisasi yang memiliki struktur dengan tingkat spesialisasi dan tingkat formalisasi yang tinggi. Tentu saja. dan rentang kendali yang sempit memberikan sedikit otonomi pada karyawan. . Kendali pada organisasi tersebut sangat ketat dan perilaku cenderung seragam. struktur membatasi karyawan dan mengendalikan apa yang mereka lakukan. pendelegasian wewenang yang terbatas. kesetiaan yang tinggi pada rantai perintah.

. organisasi yang memiliki struktur dengan tingkat spesialisasi dan formalisasi yang rendah. Sebaliknya. rentang kendali yang luas dan semacamnya akan memberi kebebasan yang lebih besar kepada para karyawan. sehingga organisasi semacam ini dicirikan dengan beragamnya perilaku yang lebih besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful