P. 1
Anorganik B.ing

Anorganik B.ing

|Views: 40|Likes:

More info:

Published by: Septian Jauhariansyah on May 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2012

pdf

text

original

PEROKSIDA DAN PER-ASAM Ion O22- hanya ditemui saat berikatan dengan logam alkali, Ca, Sr, Ba, Zn, dan Cd.

Unsur non logam di golongan III A dan IV A, membentuk ikatan kovalen peroksida dengan dua atom O berhubungan dengan atom yang berbeda. Peroksida logam transisi terdiri atas cincin yang tersusun atas M dan dua atom O.

Peroksida Ionik Peroksida ionic dapat terbentuk dari kombinasi langsung antara unsur atau aksi dari 30 % atau bahkan anhidrat dari H2O2 dengan garam logam, oksida tidak larut dalam air. 2Na + O2  Na2O2 Ba + O2  BaO2 MgSO4 + H2O2  MgO2 + H2SO4 (Larut di dalam NaOH 0,15 M) CdSO4 + H2O2  CdO2 + H2SO4 (Larut di dalam Amonia) HgO + H2O2  HgO2 + H2O 2ZnEt2 + 3H2O2  2ZnO2 + 4EtH + H2O + ½ O2 (eter) Peroksida alkali tanah membentuk Kristal dengan bentuk MO2.8H2O, dengan O22- membentuk ikatan hydrogen dan membentuk rantai (H2O)8---O—O---(H2O)8---O—O --Peroksida ionic memiliki titik leleh tinggi dan memiliki entalpi pembentukan yang tinggi pula. Peroksida ionic dapat mengoksidasi MnO2 menjadi MnO42-; Cr3+ menjadi CrO42-.

Asam Perokso Asam Perokso adalah turunan dari Hidrogen Peroksida, di mana atom hydrogen diganti dengan grup asam hidrokso bervalensi tunggal (univalensi). Contoh : HO-O-NO2 (asam mononitrat peroksida) HO-O-COOH (asam monokarbonat peroksida)

Asam perokso dapat dibentuk dengan cara berikut ini : a. Reaksi anhidrat H2O2 dengan asam oksida kovalen H2O2 + SO3  HO-O-SO3H 2H2O2 + N2O5  2HO-O-O-NO2 b. Penambahan 30% atau 100 volume H2O2 pada garam sodium dalam larutan Sodium Hidroksida

+ 2H+ + 2e Senyawa peroksida dari logan transisi Reaksi pembentukannya secara umum adalah sebagai berikut : Cr2O72. khususnya pada senyawa mononuklir. Perokso hidrat kehilangan H2O2 yang ditransfer ke eter. Oksidasi Anodik dari larutan anion asam pekat (anion Hidrogen) pada suhu 270 K menggunakan pemanas anoda platinum pada kerapatan tinggi 2HP42.+ H2O2  CrO5. Reaksi anatara asam halogen dengan anhidrat H2O2 HOOH + ClSO3H  HOOSO3H + HCl HOOSO3H + ClSO3H  HO3S-O-O-SO3H + HCl d. Hal ini dapat terjadi dengan penggabungan langsung senyawa pada kondisi kering atau dengan pelarut .M2CO3 + H2O2  M2CO4 + H2O M3PO4 + H2O2  M3PO5 + H2O c. yang berjalan lambat selama hidrolisis. P2O84. dan seterusnya EtOH (pH 6-7) VO + H2O2  VO23+ Merah 3+  VO63Kuning TiO2 + H2SO4 + H2O2 -----------> TiO22+ ----KOH---------> K4TiO8. Senyawa perokso dapat dianggap berasal dari peroksohirat dengan tekanan dari eter. Rb dan Cs yang dapat membentuk superoksida MO2 yang memuat anion O2 -. Cr2O122-.6H2O K2SO4 di dalam H2SO4 K2SO4.EtO Eter/H2SO4 22-  CrO5.py py CrO4 + H2O2  CrO6 . Pada kebanyakan kasus.3H2O Perbedaan bentuk dan struktur dari senyawa peroksida bergantung pada logam transisi yang terlibat. Superoksida dan Ion Ozonit Hanyan K. namun garam perokso tidak melepaskan H2O2 namun meningkatkan keasaman.TiO2SO4. perokso akan membentuk cincin khelat.

Ion Ozonit dapat dibentuk melalui reaksi ozon dengan MOH 4MOH + 4O3  4MO3 + 2H2O +O2 (M = K. Ion Ozonit O3. . Stabilitasnya meningkat dari KO2 sampai CsO2 diiringi dengan penurunan kerapatanpada kation. hal ini lebih menunjukan karakter ikatan kovalen. Juga memiliki sifat paramagnetic. dengan adanya satu electron tak berpasangan. Superoksida memiliki titik leleh rendah dan entalpi pembentukan rendah disbanding peroksida. Superoksida memiliki sifat paramagnetic dan berwarna dalam keadaan bebas.Amonia.Rb dan Cs) Ozonit yang merah kecoklatan tidak stabil pada temperatur 300 K dan terurai menjadi MO2 + O2.memiliki sudut ikatan O = 1000 dan panjang ikatan 120 pm.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->