P. 1
3.1-4. Komunikasi Hub. Antar Manusia

3.1-4. Komunikasi Hub. Antar Manusia

|Views: 21|Likes:
Published by Yohanesheri Pranoto

More info:

Published by: Yohanesheri Pranoto on May 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2012

pdf

text

original

HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

1

mempermudah alih pengetahuan. dan modifikasi perilaku klien. 2 .Pengetahuan tentang hubungan antar manusia mendasari interaksi dan komunikasi antara bidan dengan klien dalam pelayanan kebidanan.

Kahl (1967) Hubungan Antar Manusia Adalah: Suatu sosiologi konkret karena meneliti situasi kehidupan. 3 .DEFENISI-DEFENISI HAM ® Hugh Cabot dan Joseph A. Interaksi mengakibatkan dan menghasilkan penyesuaian diri secara timbal balik yang mencakup kecakapan dalam penyesuaian dengan situasi baru. khususnya masalah “interaksi” dengan pengaruh psikologisnya.

H. mengubah. Bonner (1975) Interaksi : Hubungan antara 2 atau lebih individu manusia dan perilaku individu yang 1 mempengaruhi . dan 4 memperbaiki .

mengidentifikasi masalah.  Menemukan. dan membahasnya untuk mencari pemecahan masalah. ANTAR MANUSIA  Memanfaatkan pengetahuan tentang faktor sosial psikologis dalam penyesuaian diri manusia sedemikian rupa sehingga penyesuaian diri terjadi dengan serasi dan selaras dengan ketegangan dan pertentangan sedikit mungkin.TUJUAN HUB. 5 .

Imitasi Sugesti Identifikasi D. Simpati 6 . B. C.Faktor-faktor Yang Mendasari Interaksi Sosial A.

Syarat-syarat Imitasi: Minat dan perhatian yang cukup besar terhadap hal yang akan diimitasi Sikap menjunjung tinggi atau mengagumi hal-hal yang imitasi Seseorang meniru suatu pandangan atau tingkah laku karena akan memperoleh penghargaan sosial yang tinggi. 7 .Faktor imitasi Adalah: Keadaan seseorang yang mengikuti sesuatu di luar dirinya.

.FAKTOR SUGESTI Adalah: Proses seorang individu menerima cara pandang atau pedoman tingkah laku orang lain tanpa kritik terlebih dahulu. Syarat-syarat Sugesti:  Hambatan berpikir Karena rangsangan emosional. proses sugesti terjadi pd individu secara langsung menerima tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu segala pengaruh atau pandangan orang lain.

 Otoritas / Prestise. Proses sugesti cenderung terjadi pada orang yang sikapnya menerima pandangan tertentu dari seseorang yang memiliki keahlian tertentu sehingga dianggap otoritas dalam keahlian tersebut atau dari seseorang yang mempunyai prestise sosial yang tinggi. mudah terjadi sugesti. Orang yang sedang mengalami pemikiran yang terpecahpecah. Pikiran terpecah-pecah (diasosiasi). 9 .

Penerimaan pandangan itu terjadi tanpa pertimbangan lebih lanjut. Penerimaan sikap atau pandangan tanpa pertimbangan lebih lanjut dikarenakan pandangan tersebut sudah ada pada diri individu yang bersangkutan.  Kepercayaan penuh. Mayoritas Orang akan mudah menerima pandangan ketika hal tersebut di sokong oleh mayoritas atau sebagian besar golongan atau masyarakat. 10 .

ingin 11 .FAKTOR IDENTIFIKASI Proses Identifikasi berlangsung secara sadar/ Irasional. berdasarkan perasaan. Dorongan utama identifikasi . dan berkembang bahwa identifikasi berguna untuk melengkapi sistem norma dan cita-cita.

Faktor simpati Adalah: Perasaan tertarik seseorang terhadap orang lain yang timbul atas dasar penilaian perasaan. 12 . Dorongan utamanya adalah rasa ingin dimengerti dan bekerja sama dengan orang lain.

melalui 4 tahap dan pada setiap tahap ada tugastugas yang harus dilakukan. Pelaksanaan komunikasi antara Bidan dengan klien sering mengalami hambatan dalam ucapan atau perkataan bidan yang tidak terapeutik. dalam melakukan interaksi (membina hubungan terapeutik).HUBUNGAN INTERAKSI TERAPEUTIK DENGAN KLIEN Bidan. 13 .

membaca. mengevaluasi diri. . diskusi dengan teman atau tutor. kemudian membuat rencana interaksi dengan klien.TAHAP INTERAKSI DENGAN KLIEN  Pra-interaksi Persiapan sebelum berkomunikasi dengan klien.

 Perkenalan  Memberikan salam  Memperkenalkan diri  Tanyakan Nama  Menyepakati Pertemuan (kontrak)  Melengkapi Kontrak  Menyepakati Masalah klien  Mengakhiri Perkenalan .

dan mengevaluasi hasil tindakan yang lalu. Orientasi Fase Orientasi dilaksanakan pada awal setiap pertemuan kedua dan seterusnya. rencana yang telah dibuat dengan keadaan klien saat ini. . Tujuannya: memvalidasi keakuratan data.

. Fase Kerja Inti hubungan BidanKlien yang terkait erat dengan pelaksanaan rencana tindakan kebidanan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

 FASE TERMINASI Akhir dari setiap pertemuan Bidan dengan Klien. Fase ini dibagi 2: o Terminasi Sementara o Terminasi Akhir .

Masih bersambung lagi nih?!! 19 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->