Kenakalan Anak Remaja Jaman Sekarang

18:24 news, Tips Dan Trik No comments

Kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat diungkuri lagi, anda dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang. Dan saya pun pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri ketika beberapa anak remaja wanita meminum minuman keras dan sambil mengisap sebatang rokok baru baru ini. Hal ini semua bisa terjadi karena adanya faktor-faktor kenakalan remaja berikut: - kurangnya kasih sayang orang tua. - kurangnya pengawasan dari orang tua. - pergaulan dengan teman yang tidak sebaya. - peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif. - tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah. - dasar-dasar agama yang kurang - tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya - kebebasan yang berlebihan - masalah yang dipendam beberapa remaja mengatakan "merdeka atau mati" yang maksudnya Jika orang tua tak mau memberikan kemerdekaan atau kebebasan maka mereka lebih memilih mati atau bunuh diri. sedangkan menurut saya semboyan "merdeka atau mati" dalam pergaulan remaja itu adalah "Merdeka = mati". yang artinya, jika mereka terlalu bebas bergaul maka akan sama seperti membunuh diri secara perlahan dengan mengkonsumsi barang barang terlarang dll. berikut beberapa tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu: - Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun. - Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut. - Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.

jadilah anak yang berbakti pada orang tua kalian. dan lain sebagainya. pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. cita. bergaul dengan mereka yang bijaksana. untuk remaja yang sudah terjerumus dalam pergaulan anak muda jaman sekarang sebaiknya renungkanlah lagi apa yang telah kalian perbuat yang telah mengecewakan semua orang. PENGARUH KAWAN SEPERMAINAN Di kalangan remaja. nah semoga artikel diatas bermanfaat. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. gapai mimpi. Misalnya. 2008 in INFO 115 Kenakalan remaja dapat ditimbulkan oleh beberapa hal. obat terlarang. sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah. seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya. radio. sebagian di antaranya adalah: 1. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. Apabila timbul frustrasi. Malah kalau tidak dapat dikendalikan.Pengaruh kawan ini memang cukup besar. Pengaruh kawan sering diumpamakan sebagai segumpal daging .Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi.Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini. dll. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. maka remaja kemudian akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. itulah Berkah Utama”. handphone. internet. Di jaman sekarang. karna masa depan kalian masih panjang HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI TIMBULNYA KENAKALAN REMAJA Posted: Januari 14. karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah. ..Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat curhat yang nyaman untuk anak anda. Dalam Mangala Sutta. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat atau pun anak orang terpandang lainnya. Makin banyak kawan. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut.Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia.Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah. anak orang yang paling kaya di kota itu. Sang Buddha bersabda: “Tak bergaul dengan orang tak bijaksana. . Padahal. . dan harapan. kebanggaan ini adalah semu sifatnya. .

Selain itu. penipu. Memiliki teman bergaul yang tidak sesuai. Agama Buddha. Agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. Orangtua hendaknya membantu memberikan pengarahan agar masa depan si anak berbahagia. 2. pilihkanlah sekolah yang bermutu. kertas itu pun akan wangi baunya. berilah pengarahan kepada mereka tentang batasan teman yang baik. orangtua para remaja hendaknya berhati-hati dan bijaksana dalam memberikan kesempatan anaknya bergaul. perlu dipikirkan pula latar belakang agama pengelola sekolah. Oleh karena itu.busuk apabila dibungkus dengan selembar daun maka daun itupun akan berbau busuk. orangtua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja. selain mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai. Mereka dilatih untuk disiplin serta mampu memecahkan masalah sehari-hari. orang yang tidak bermoral. sekaligus berilah teladan pula. 188. khususnya. Hal ini penting untuk menjaga agar pendidikan Agama Buddha yang telah diperoleh anak di rumah tidak kacau dengan agama yang diajarkan di sekolah. Sebaliknya. Dalam Digha Nikaya III. 182 diterangkan pula kriteria teman yang tidak baik. Untuk menghindari masalah yang akan timbul akibat pergaulan. Berilah pengertian yang benar tentang adanya beberapa agama di dunia. Selain itu. Pemberian tanggung jawab ini hendaknya tidak dengan pemaksaan maupun mengada-ada. Sedangkan bila sebatang kayu cendana dibungkus dengan selembar kertas. pemabuk. menjaga barang-barang dan harta kita apabila kita lengah. Arahkanlah agar anak memilih jurusan sesuai dengan kesenangan dan bakat anak. anak mulai akan memilih perguruan tinggi. Masih sering terjadi dalam . Jangan biarkan anak bergaul dengan kawan-kawan yang tidak benar. Sebab dengan memberikan tanggung jawab dalam rumah akan dapat mengurangi waktu anak ‘kluyuran’ tidak karuan dan sekaligus dapat melatih anak mengetahui tugas dan kewajiban serta tanggung jawab dalam rumah tangga. dan pelanggar hukum. Perumpamaan ini menunjukkan sedemikian besarnya pengaruh pergaulan dalam membentuk watak dan kepribadian seseorang ketika remaja. Berilah pengertian yang jelas dahulu. tidak pergi meninggalkan kita apabila kita sedang dalam bahaya dan kesulitan.Ketika anak telah berusia 17 tahun atau 18 tahun yang merupakan akhir masa remaja. dalam Digha Nikaya III. Mereka dididik untuk mandiri. Mereka adalah teman yang akan mendorong seseorang untuk menjadi penjudi. 188. Sang Buddha memberikan petunjuk tentang kriteria teman baik yaitu mereka yang memberikan perlindungan apabila kita kurang hati-hati. PENDIDIKAN Memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak seperti yang telah diterangkan oleh Sang Buddha dalam Digha Nikaya III. memberikan perlindungan apabila kita berada dalam bahaya. dan membantu sanak keluarga kita. bukan semata-mata karena kesenangan orang tua. Berilah pengertian yang baik dan bebas dari kebencian tentang alasan orangtua memilih agama Buddha serta alasan seorang anak harus mengikuti agama orangtua. anak di kemudian hari akan banyak menimbulkan masalah bagi orangtuanya.

orangtua yang memaksakan kehendaknya agar di masa depan anaknya memilih profesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orangtua. minum minuman keras. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. Anak pasti juga mempunyai hobi tertentu. tidak ada kegiatan. dan sebagainya. orangtua dapat memberikan penyaluran dengan mengikutkannya pada satu kelompok olahraga beladiri. . Tetapi bila anak tersebut tidak ingin bersekolah yang sesuai dengan hobinya. Jangan terlalu ikut campur dengan urusan remaja.Munculnya kegiatan iseng tersebut selain atas inisiatif si remaja sendiri. 3. orangtua. jika ia melakukan kegiatan yang negatif maka lingkungan dapat terganggu. mencuri. kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan. orangtua hendaknya memberikan pengarahan yang berdasarkan cinta kasih bahwa sikap iseng negatif seperti itu akan merugikan dirinya sendiri. Perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orangtuanya maupun kawan sepermainannya. Misalnya. Sebab dalam masyarakat.masyarakat. Mereka malah pergi bersama dengan kawan-kawannya. Sebab. orangtua hendaknya hanya membatasi keisengan mereka. merusak. Namun. maka berilah pengertian kepadanya bahwa tugas utamanya adalah bersekolah sesuai dengan pilihannya. Ada kemungkinan. Akhirnya ia terjerumus. Tersesat. ngebut tanpa lampu dimalam hari. pada si remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Tindakan pengasingan ini jelas tidak mengenakkan hati si remaja. keisengan remaja adalah semacam ‘refreshing’ atas kejenuhannya dengan urusan tugas-tugas sekolah. pada umunya apabila seseorang tidak mengikuti gaya hidup anggota kelompoknya maka ia akan dijauhi oleh lingkungannya. sering pula karena dorongan teman sepergaulan yang kurang sesuai. Dan apabila anak senang berkelahi. akhirnya mereka terpaksa mengikuti tindakan kawan-kawannya. sedangkan hobi adalah kegiatan sampingan yang boleh dilakukan bila tugas utama telah selesai dikerjakan. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak. selain itu mereka bebas. Apabila si remaja melakukan kegiatan yang positif. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. Oleh karena itu. PENGGUNAAN WAKTU LUANG Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah. hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Seringkali perbuatan negatif ini hanya terdorong rasa iseng saja. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya. obat bius. Dalam memberikan pengarahan. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. maupun lingkungannya. Seperti yang telah disinggung di atas. bersenang-senang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. biarkanlah anak memilih jurusan sekolah yang sesuai dengan kesenangan ataupun bakat dan hobi si anak. Celakanya.

Oleh karena itu. Mereka sudah mengenal istilah pacaran sejak awal masa remaja. seluruh anggota keluarga dapat bersama-sama pergi berenang. sebaiknya uang saku diberikan dengan dasar kebijaksanaan. Menabung bukanlah pengembangan watak kikir. ada baiknya pula orangtua ikut memikirkannya pula. Orangtua hendaknya jangan hanya tersita oleh kesibukan sehari-hari.Mengisi waktu luang selain diserahkan kepada kebijaksanaan remaja. dan Anak malas belajar. selain membutuhkan materi. kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang menguatirkan. Kegiatan keluarga ini hendaknya dapat diikuti oleh seluruh anggota keluarga. 4. jalan-jalan ke taman ria atau mal. 3. Orangtua hendaknya juga memperhatikan perkembangan batinnya.Ajarkan pula anak untuk mempunyai kebiasaan menabung sebagian dari uang sakunya. Remaja. Hal ini dapat terjadi karena di Vihãra kita dapat berjumpa dengan banyak teman dan juga dapat berdiskusi Dhamma dengan para Bhikkhu maupun pandita yang dijumpai. sebab mereka pikir tanpa kepandaian pun uang gampang. monopoli. Uang saku yang diberikan dengan tidak bijaksana akan dapat menimbulkan masalah. PERILAKU SEKSUAL Pada saat ini. selain memperbaiki pola pikir agar lebih positif sesuai dengan Buddha Dhamma juga dapat menjadi sarana rekreasi. Selain itu. Anak menjadi boros Anak tidak menghargai uang. Misalnya. 2. UANG SAKU Orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. dengan makan malam bersama atau duduk santai di ruang keluarga. waktu luang yang dimiliki remaja dapat diisi dengan kegiatan keluarga sekaligus sebagai sarana rekreasi. sebenarnya juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Yaitu: 1. Jangan berlebihan. Namun. Orangtua hendaknya tidak hanya memenuhi kebutuhan materi remaja saja. merupakan salah satu bentuk gengsi yang membanggakan. dan lain sebagainya. . Pacar. Pada hari Minggu seluruh anggota keluarga dapat diajak kebaktian di Vihãra setempat. Tidak jarang dijumpai pemandangan di tempat-tempat umum. misalnya scrabble. Pemberian uang saku kepada remaja memang tidak dapat dihindarkan. Kegiatan keluarga dapat berupa pembacaan Paritta bersama di Cetiya dalam rumah ataupun melakukan berbagai bentuk permainan bersama. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. 5. Mengikuti kebaktian. melainkan sebagai bentuk menghargai uang yang didapat dengan kerja dan semangat. para remaja saling berangkulan mesra tanpa memperdulikan masyarakat sekitarnya. dan lain sebagainya. Anak diajarkan hidup dengan bijaksana dalam mempergunakan uang dengan selalu menggunakan prinsip hidup ‘Jalan tengah’ seperti yang diajarkan oleh Sang Buddha. dihari libur. Kegiatan keluarga dapat pula berupa tukar pikiran dan berbicara dari hati ke hati. bagi mereka. Para remaja dengan bebas dapat bergaul antar jenis.

anak hendaknya diberi pengarahan tentang idealisme dan kenyataan. Orangtua hendaknya menjadi sahabat anak. seimbang antar pengawasan dengan kebebasan. Akibatnya. tetap harus dijaga agar mereka tidak salah jalan. Mereka hendaknya dididik selalu ingat dan melaksanakan Pancasila Buddhis. sebaliknya harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Penyelesaian masalah dalam pacaran membutuhkan kerja sama orangtua dengan anak. dalam masa pacaran. Pancasila Buddhis atau lima latihan kemoralan ini adalah latihan untuk menghindari pembunuhan. di kalangan remaja kemudian terjadi persaingan untuk mendapatkan pacar. mereka akan menghindari perbuatan yang tidak boleh dilakukan dan melaksanakan perbuatan yang harus dilakukan. Keindahan dan kehangatan masa pacaran sesungguhnya tidak akan terus berlangsung selamanya.Akibatnya. kebohongan. pencurian. semakin ketat pengawasan yang diberikan tetapi anak harus banyak diberi pengertian agar mereka tidak ketakutan dengan orangtua yang dapat menyebabkan mereka berpacaran dengan sembunyi-sembunyi. ketika orangtua tidak setuju dengan pacar pilihan si anak. Dengan demikian. Oleh karena itu. Orangtua hendaknya memberikan teladan dalam menekankan bimbingan serta pelaksanaan latihan kemoralan yang sesuai dengan Buddha Dhamma. orangtua hendaknya bersikap seimbang. Misalnya. Dalam menghadapi masalah pergaulan bebas antar jenis di masa kini. remaja akan lebih mudah menentukan sikap dalam bergaul. Dengan memiliki latihan kemoralan yang kuat. dan mabuk-mabukan. pelanggaran kesusilaan. Pengertian pacaran dalam era globalisasi informasi ini sudah sangat berbeda dengan pengertian pacaran 15 tahun yang lalu. Namun. orangtua dapat memberi lebih banyak kebebasan kepada anak. Apabila usia makin meningkat. Orangtua hendaknya selalu menjalin dan menjaga komunikasi dua arah dengan sebaik-baiknya sehingga anak tidak merasa takut menyampaikan masalahnya kepada orangtua. Remaja hendaknya diberi pengarahan tentang kematangan seksual serta segala akibat baik dan buruk dari adanya kematangan seksual. dan bijaksana kepada para remaja. Anak hendaknya ditumbuhkan kesadaran bahwa kenyataan sering tidak seperti harapan kita. Jangan hanya dengan kekerasan dan kekuasaan. Ketidaksetujuan ini hendaknya diutarakan dengan bijaksana. sabar. Hal yang paling penting di sini adalah adanya komunikasi dua arah antara orangtua dan anak. Semakin muda usia anak. . Bila tidak berhasil. Menyesali kesalahan yang telah dilakukan sesungguhnya kurang bermanfaat. Mereka akan mempunyai pedoman yang jelas tentang perbuatan yang boleh dilakukan dan perbuatan yang tidak boleh dikerjakan.Dalam memberikan pengarahan dan pengawasan terhadap remaja yang sedang jatuh cinta. Berilah pengertian sebaik-baiknya. Sang Buddha telah memberikan pedoman untuk bergaul yang tentunya juga sesuai untuk pegangan hidup para remaja. gunakanlah pihak ketiga untuk menengahinya. di jaman ini banyak remaja yang putus sekolah karena hamil. Demikian pula dengan pacaran. orangtua hendaknya memberikan bimbingan pendidikan seksual secara terbuka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful