Pengaruh alkohol terhadap kandungan Pengaruh alkohol terhadap kandungan - Sudah diketahui secara luas bahwa minuman beralkohol

dan rokok adalah hal terlarang bagi ibu hamil. Diperkirakan, dari 100 kelahiran ada 1 bayi yang terlahir mengalami kelainan akibat si ibu mengkonsumsi minuman beralkohol pada masa kehamilan.Pengaruh alkohol terhadap kandungan juga mengakibatkan gangguan jantung bawaan, keguguran, dan bayi lahir prematur.

Sebenarnya apa aja sih pengaruh alkohol terhadap kandungan yang dikonsumsi oleh ibu hamil? Alkohol bersifat larut dalam air, maka ia akan dengan cepat diserap oleh seluruh organ tubuh yang ia lewati. Dan bagian yang terbuang hanya berkisar antara 5-15% saja melalui keringat, paru-paru dan urin. Kemudian alkohol yang terserap tadi mengalir melalui aliran darah ibu hamil dan masuk ke dalam saluran darah janin dalam kandungan. Selanjutnya bisa dibayangkan bagaimana Pengaruh alkohol terhadap kandungan yang terlanjur beredar ke seluruh organ tubuh janin, terutama otak janin.

Begitu beresikonya Pengaruh alkohol terhadap kandungan,dari sejumlah penelitian terhadap para ibu hamil yang mengkonsumsi alkohol, setidaknya ada dua jenis kelainan otak yang mengancam janin, yaitu epilepsi dan sindrom alcohol atau Fetal Alcohol Syndrom (FAS).

Seorang peneliti Kanada mengungkapkan bahwa Pengaruh alkohol terhadap kandungan dan janin adalah merusak perkembangan pada otak janin sehingga membuat bayi terserang kejangkejang kelak setelah lahir. Gangguan perkembangan pada otak ini menyebabkan otak tidak mempu mengkoordinir aktifitas tubuh yang kemudian disebut epilepsi. Dari penelitian tentang Pengaruh alkohol terhadap kandungan tersebut tercatat 425 orang dengan usia 2 tahun ke atas yang mengalami gangguan akibat minuman alcohol, 1%-nya positif epilepsy, 6% memiliki gejala epilepsi dan 12% pernah kejang walau hanya sekali.Fakta ini sangat mengerikan seperti halnya pengaruh rokok untuk kehamilan.

Baca juga Tips kehamilan yang ada di halaman selanjutnya.Ingin tahu lebih lanjut tentang Pengaruh alkohol terhadap kandungan dan calon bayi anda? Kelainan lain yang akan dialami bayi akibat pengaruh alkohol adalah FAS atau Fetal Alcohol Syndrom. FAS adalah gangguan yang paling serius akibat pengaruh alkohol pada janin. FAS adalah bentuk kelainan yang diderita bayi sejak lahir, seperti terlambat tumbuh serta ketidakmampuan dalam belajar. Kelainan ini

berikut efek alkohol yang dapat timbul pada Anda dan bayi Anda: . semakin anak berumur 14 tahun tertinggal dalam tanda-tanda pertumbuhan dan perkembangannya. banyak ibu yang merupakan peminum berat tidak memiliki anak dengan FAS atau memiliki satu anak dengan kelainan FAS. dan anak lainnya tanpa ada kelainan FAS. 2004). seperti berat badan. Konsumsi alcohol. baik laki-laki maupun wanita selama minggu terjadinya pembuahan. Sebuah studi lain melaporkan bahwa konsumsi alcohol dalam jumlah sedang oleh wanita hamil dihubungkan denga resiko kelahiran sebelum waktunya meningkat. Alkohol yang diminum pada trimester pertama kehamilan. Oleh sebab itu banyak orang menyenangi minuman yang satu ini. Meskipun banyak ibu dari bayi FAS merupakan peminum berat. Alkohol adalah sejenis minuman yang diolah melalui proses fermentasi. apalagi bagi ibu hamil. Untuk Anda ibu hamil. maupun ukuran kepala. Pengaruh Alkohol (Minuman Keras) terhadap Perkembangan Janin Alkohol (minuman keras) adalah zat yang sangat berbahaya pada janin yang berada dalam kandungan. FAS juga ditandai dengan ketidaknormalan saat bayi berkedip. bentuk atau ukuran kepala dan wajah yang abnormal atau anatomi tubuh yang tidak sempurna. Gangguan FAS adalah meliputi ketidaksempurnaan pembentukan wajah pada janin. tinggi badan. memiliki tingkat intelegensi dibawah rata-rata dan bahkan beberapa mengalami keterbelakangan mental. cacat tangan dan kaki. Salah satu gangguan yang bisa disebabkan oleh pengaruh alcohol jika seorang ibu hamil mengkonsumsinya adalah apa yang disebut gangguan FAS (Fetal Alcohol Syndrome). meningkatkan resiko keguguran di usia kandungan muda.memiliki ciri fisik yaitu berat badan lahir rendah. Sebuah studi menemukan bahwa kontak prakelahiran terhadap konsumsi alcohol berlebihan dihubungkan dengan kemungkinan besar anak mempunyai skor IQ pada kisaran terbelakang mental dan insiden kenakalan yang lebih tinggi pada umur 7 tahun (Bailey dkk. Minuman yang mengandung alkohol akan memberikan rasa nyaman dan tenang bagi orang yang meminumnya. Sebagian besar anak-anak yang mengalami FAS. Padahal bahaya alkohol tersebut sangat buruk. cenderung hiperaktif. Hal ini sangat berisiko pada anak bagi seorang ibu pengkonsumsi minuman keras. maupun kelainan jantung. wajah.

Selanjutnya. berhentilah mengonsumsi alkohol. Selain bayi yang ada dalam kandungan Anda tidka dapat diselamatkan. Pengaruh Alkohol terhadap Sistem Saraf Pusat GINUS PARTADIREDJA Bagian Fisiologi. Bahkan terkadang memerlukan operasi untuk membersihkan rahim Anda. Masa kehamilan adalah masa dimana organ penting seperti hati. terjadi perubahan pola konsumsi alkohol per kapita. alkohol dapat menimbulkan kerusakan sistem saraf pusat pada janin yang Anda kandung. Amerika. namun masih banyak saja yang berani untuk mengonsumsi alkohol. setiap ibu tentu ingin anaknya lahir dengan kondisi sehat dan tidak kurang satu apa pun. Jika organ tubuh bayi Anda mengalami cacat atau kerusakan tentu masa depannya akan suram dan dia akan merasa tidak seberuntung teman-temannya. dan ginjal mengalami pertumbuhan. Efek alkohol yang kedua. paru-paru. Tetapi. Jika Anda tidak ingin bayi Anda lahir dengan keterbelakangan mental. Terakhir. Keempat. Sebaliknya. Jika Anda ingin bayi Anda lahir dengan sehat dan berat badan cukup. Amerika Serikat. Italia. Anda akan mengalami rasa bersalah akibat dari kelalaian Anda ini. kecerdasan kurang. idiot. Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada.1 Menurut Widharto (1997). serta negara-negara Amerika Selatan. jika Anda mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol di masa kehamilan Anda. sejak pertengahan tahun 1970-an. Australia. dan New Zealand. Selain itu tentu setelah peristiwa ini. Jepang. Kanada. Konsumsi alkohol yang tinggi dapat merusak fungsi dari organ-organ bayi. Spanyol. alkohol dapat merusak fungsi organ tubuh dari bayi yang Anda kandung. Yogyakarta Pendahuluan Menurut data WHO. bagi Ibu konsumsi alkohol dapat menimbulkan keguguran. jantung. pertumbuhan janin akan terganggu. ingatlah bahaya yang akan timbul pada bayi Anda. Jika perasaan ingin mengonsumsi alkohol timbul. dan susah berbicara berhentilah mengonsumsi minuman beralkohol selama masa kehamilan Anda. Portugal) yang secara tradisional merupakan negara produsen dan konsumen alkohol. konsumsi alkohol mengalami peningkatan di kebanyakan negaranegara Asia.Pertama. di mana terjadi penurunan signifikan dalam konsumsi alkohol di negara-negara Eropa (Perancis. Bahaya alkohol ini sudah banyak diketahui oleh para ibu hamil. Selain itu Anda dapat mengganti alkohol dengan minuman lain yang menyehatkan seperti jus. konsumsi alcohol tertinggi berada di negaranegara Eropa. dari keseluruhan kasus pasien yang dirawat karena ketergantungan obat di Indonesia. 30% di antaranya merupakan pasien karena kecanduan . Anda juga akan menderita rasa sakit yang teramat berat.

8 Alkohol juga menyebabkan disfungsi kontraktil dan penurunan sensitivitas selsel otot jantung terhadap insulin. Lima puluh persen dari pelajar sekolah mengaku pernah merasakan minum minuman keras. dan sistem saraf. sistem endokrin. antara lain alcoholic fatty liver. Konsumsi alkohol kronik dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit hati.10Asupan alkohol akut maupun kronik dapat menyebabkan gangguan struktur dan fungsi ginjal. kamampuan untuk menduga jarak dan keterampilan mengemudi sehingga cendrung menimbulkan kecelakaan lalu lintas di jalan. 6 Asupan alkohol akut maupun kronik dapat menyebabkan myopati alkoholik yang kemungkinan disebabkan oleh adanya timbunan etil ester asam lemak (metabolit non-oksidatif ethanol). dan pemakaian nutrien tersebut. hepatitis alkoholik. Makalah ini membahas secara ringkas tentang metabolisme alkohol di dalam tubuh manusia dan pengaruhnya terhadap sistem saraf pusat. sistem kardiovasa. pabrik. karena asupan nutrien yang berkurang dan karena alkohol serta metabolismenya mengganggu absorpsi. dan sebagainya.7%. dan angka ini merupakan 1. prevalensi penyakit-penyakit akibat konsumsi alkohol berjumlah 1. Alkohol juga dapat menyebabkan pankreatitis kronis yang diakibatkan oleh kerusakan sel-sel asinus dan sel-sel stelat pankreas.5 Pencandu alkohol cenderung mengalami malnutrisi. digesti. 4 dancirrhosis hepatis.9 Pajanan alkohol selama masa kehamilan dapat menyebabkan peningkatan aktivitas aksis hypothalamus – hypophisis – kelenjar adrenal pada fetus.3 Berbagai penelitian melaporkan pengaruh negatif alkohol terhadap berbagai organ atau sistem. sistem muskuloskeletal.alkohol. 11 Alkohol juga dilaporkan berpengaruh buruk terhadap sistem saraf dan fungsi kognitif terkait. Penurunan kemampuan untuk mengontrol diri dan hilangnya kapasitas untuk berpikir kritis mungkin menimbulkan tindakan yang melanggar . dan merupakan salah satu penyebab kecacatan terbanyak di sebagian besar belahan dunia. penyakit-penyakit akibat konsumsi alkohol merupakan salah satu penyakit jiwa yang paling prevalen. Keracunan alkohol menyebabkan penurunaan daya reaksi atau kecepatan.4% dari total penyakit-penyakit yang ada. termasuk sistem gastrointestinal. sistem uropoetika.2 Menurut laporan WHO (2001). ALKOHOL DAN BAHAYANYA (METABOLISME DAN EFEK) ALKOHOL DAN BAHAYANYA (METABOLISME DAN EFEK) Alkohol banyak terdapat dalam berbagai minuman dan sering menimbulkan keracunan. Pada 2003.7 Konsumsi alkohol berat dapat menyebabkan supresi terhadap produksi sel-sel darah dan merangsang produksi prekursor sel-sel darah abnormal yang tak dapat matang menjadi sel yang fungsional.

Biasanya dalam 12 jam telah tercapai kesimbangan kadar alkohol dalam darah. Bau alkohol murni tercium di udara bila mencapai 4. Anggur-anggur yang lebih keras biasanya dibuat dengan menambahkan konsentrasi alkohol dengan campur tangan manusia. Sebagaian besar (80%) diabsorpsi di usus halus dan sisanya diabsorpsi di kolon. Absorpsi/distribusi Alkohol diabsorpsi dalam jumlah yang sedikit melalui mukosa mulut dan lambung. Alkohol ini dibuat oleh fermentasi oleh sel-sel ragi yang mengubah karbohidrat terutama glukosa menjadi alkohol. bahkan minuman-minuman yang lebih keras seperti brandy dan whiskey yang mempunyai kadar alkohol sekitar 40-55% dibuat secara distilasi.1 Alkohol sebenarnya mempunyai banyak macamnya.hukum seperti perkosaan. Metanol (yang juga banyak disebut sebagai alkohol kayu karena substansi ini dahulu didapat dari distilasi kayu) adalah substansi yang sangat beracun karena di dalam tubuh akan diubah menjadi formaldehyde. sel-sel ragi dapat menjadi mati. kejahatan lain ataupun tindakan bunuh diri. tuak dan brem. etanol. Etil alkohol murni adalah senyawa atau substansi yang tidak berwarna berbentuk cairan dengan rasa yang sangat membakar yang membuat tidak ada orang yang mau meminumnya. Alkohol yang diminum biasanya dalam bentuk larutan dan tidak murni alkohol lagi. maka minuman tersebut mempunyai kadar alkohol 50%. gin (mengandung 40% alkohol). beer dan ale (48%). Jadi kalau tertulis “100 proof”. brandy.5-10 ppm. Alkohol murni mempunyai “proof” sebesar 200. Namun yang paling luas digunakan adalah metanol dan etanol. penganiayaan. Metabolisme . Alkohol terdapat dalam berbagai minuman seperti: whisky. rodka. “Proof” yang tertulis di label kemasan minuman adalah sama dengan dua kali kadar minuman tersebut. Konsentrasi dalam otak. Bir biasanya mempunyai kadar alkohol 3 hingga 6%. Bila konsentrasi optimal alkohol diminum dan dimasukkan kedalam lambung kosong. Alkohol (etanol) sintetik seperti air tape. rum.1 b. Alkohol mudah berdifusi dan distribusinya dalam jaringan sesuai dengan kadar air jaringan tersebut. sedangkan anggur 12-14%. dihasilkan dari peragian secara kimia dan fisiologik. sedikit lebih besar dari pada dalam darah. kadar puncak dalam darah 30-90 menit sesudahnya. dan jaringan lunak. Substansi alkohol yang biasa diminum adalah golongan etanol atau etil alkohol dengan rumus kimia CH3CH2OH. dan lain sebagainya. Farmakokinetik a. “Proof” dalam minuman alkohol adalah tanda menunjukkan berapa kadar alkohol dalam minuman tersebut. Ada metanol. wines (10-20%). propanol (propanol juga punya beberapa isomeri). Kecepatan absorpsi tergantung pada takaran dan konsentrasi alkohol dalam minuman yang diminum serta vaskularisasi dan motalitas dan pengisisan lambung dan usus. bahan utama formalin (bahan pengawet yang sempat dihebohkan di Indonesia beberapa waktu lalu) oleh hati. maka enzim dalam sel-sel ragi menjadi tidak aktif dan akan gagal dalam menghasilkan alkohol malah setelah melebihi kadar 20%. Semakin hidrofil jaringan semakin tinggi kadarnya. usus. Jikalau kadar alkohol telah melebihi 15%.

Dengan pertolongan tiga komponen mikrosom yaitu sitokrom P-450. Kadar alkohol darah kemudian akan menurun dengan kecepatan yang sangat bervariasi (12-20 mg% per jam).Alkohol yang dikonsumsi 90% akan dimetabolisme oleh tubuh terutama dalam hati oleh enzim alkoholdehidrogenase (ADH) dan koenzim nikotinamid-adenin-dinukleotida (NAD) menjadi asetaldehid dan kemudian oleh enzim aldehida dehidrogenase (ALDH) diubah menjadi asam asetat. Bila sebelumnya sudah terdapat kadar laktat yang tinggi karena sebab lain. Jalur kedua ialah melalui Microsomal Ethanol Oxydizing System (MEOS) yang terletak dalam retikulum endoplasma. Hidrogen yang dihasilkan dari metabolisme alkohol dapat mengubah keadaan redoks. yang pada pemakaian alkohol yang lama dapat mengecil. alkohol diuraikan menjadi asetaldehida. Sebenarnya didalam tubuh ditemukan juga mekanisme pemecahan alkohol yang lain. eliminasi alkohol dapat mencapai 40 mg% per jam. (NAD= Nicotinamide Adenine Dinucleotide. reduktase. yang selanjutnya akan diuraikan menjadi asetat. yang telah dipercepat metabolismenya. Pada pasien gout. Piruvat. namun kurang berperan. Perubahan ini dapat menimbulkan perubahan metabolisme lemak dan karbohidrat. Pada alkohol kronik. Asetat akan terurai lebih lanjut menjadi H2O dan CO2. dan lesitin. ADH memecah alkohol menjadi hidrogen dan asetaldehida. Asam asetat dioksidasi menjadi CO2 dan H2O. dari jaringan lemak yang diangkut ke hepar sebagai Free Fatty Acid (FFA). levulosa (fruktosa). yang masing-masing terletak pada bagian yang berlainan. yaitu hydrogen peroksida katalase dan sistem oksidasi etanol mikrosomal. 1966) setiap jam. ADH memetabolisir alkohol yang berasal dari fermentasi dalam saluran cerna dan juga untuk proses dehidrogenase steroid dan omega oksidasi asam lemak. mungkin menyebabkan bertambahnya jaringan kolagen dan dalam keadaan tertentu dapat menghambat sintesa protein.1 Meningkatnya rasio NADH/NAD akan meningkatkan pula konsentrasi alfa gliserofosfat yang akan meningkatkan akumulasi trigliserida dengan menangkap asam lemak dalam hepar. . dan dari hasil sintesis oleh hepar sendiri. Jalur ketiga melalui enzim katalase yang terdapat dalam peroksisom (peroxysome). biasanya penurunan kadar tersebut dianggap rata-rata 15 mg% (Knight.) lemak dalam hepar berasal dari tiga sumber: dari makanan. bisa terjadi hiperurikemia. Hepatosit memiliki tiga jalur metabolisme alkohol. gliseraldehida (metabolit dari levulosa)dan alanina akan mempercepat metabolism alkohol. 1 Perubahan redoks menimbulkan perubahan dari piruvat ke laktat yang menyebabkan terjadinya hiperlaktasidemia. Jalur yang pertama adalah jalur alkohol dehidrogenase (ADH) yang terletak pada sitosol atau bagian cair dari sel. NADH = reduced NAD. Serangan kejang pada delirium tremens juga meningkatkan kadar asam urat dalam darah. alkohol dapat meningkatkan produksi asam urat sehingga kadarnya dalam darah makin meningkat. 1987) atau 14 mg% (Freudenberg. Dalam keadaan fisiologik. Oksidasi alkohol dalam hepar menyebabkan berkurangnya oksidasi lemak dan meningkatnya lipogenesis dalam hepar.

Makin tinggi kadar alkohol makin besar efek tersebut. yang menyebabkan berkurangnya kapasitas untuk oksidasi lemak. a. perubahan-perubahan patologik yang mungkin terjadi masih bersifat revensibel. alkohol akan menyebabkan iritasi dan inflamasi. berkurangnya penimbunan vitamin A dalam hepar. dan kemampuan mendiskriminasi terganggu adan akhirnya hilang. Perubahan pada MEOS yang disebabkan pemakaian alkohol yang berlangsung lama dapat menginduksi dan meningkatkan metabolisme obat-obatan. alkohol mengurangi risiko untuk menderita penyakit jantung koroner. Sebaliknya. daya ingat. pada pemakaian alkohol yang lama. Penggunaan alcohol pada seseorang yang tidak ketergantungan alkohol. sintesis kolagen bertambah sehingga menambah jaringan fibrotik. termasuk gangguan pada susunan saraf pusat. Walaupun jarang. dan dalam jumlah banyak. Asetaldehida mempengaruhi mikrotubulus sehingga hapatosit menggembung. Dari jumlah ini sebagian besar dikeluarkan melalui urin (90%). dapat timbul ketergantungan. sehingga kemmpuan berkonsentrasi. Sebaliknya. meningkatkan lipoprotein dan menyebabkan hiperlipidemia. teratur. c. termasuk obat-obatan dan zat karsinogen. meningkatkan aktivasi senyawa hepatotoksik. baik fisik maupun psikis. Alkohol bersifat anastetik (menekan SSP).Pemakaian alkohol yang lama juga akan menimbulkan perubahan pada mitokondria. tidak minum obat dan dalam kondisi jasmani yang sehat. keringat dan udara napas.3 . serta menimbulkan ketergantungan fisik dengan segala akibatnya. Pada kulit alkohol menyebabkan penurunan temperatur akibat penguapan. bila alkohol disalahgunakan. Itulah sebabnya 8-20% peminum alkohol yang kronik dalam jumlah banyak mengalami sirosis hepatis. Efek stimulasi alkohol terhadap SSP masih diperdebatkan mungkin stimulasi tersebut timbul akibat aktivitas berbagai bagian otak yang tidak terkendalikan karena bebas dari hambatan seagai akibat penekanan mekanisme control penghambat. Susunan saraf pusat Alkohol sangat berpengaruh pada SSP dibandingkan pada sistem-sistem lain. sedangkan pada mukosa.1. Ekskresi Alkohol yang dikonsumsi 10% akan dikeluarkan dalam bentuk utuh melalui urin. dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan fisik seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Semua yang tersebut di atas menyebabkan terjadinya perlemakan hati (fatty lever).1 Farmakodinamik Alkohol menyebabkan presipitasi dan dehidrasi sitoplasma sel sehingga bersifat sebagai astringen. alkohol juga dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia (karena menghambat glukoneogenesis) dan ketoasidosis. Bila alkohol diminum dalam jumlah yang layak. Alkohol juga menghambat sintesis protein.

c. asam amino. alkohol mengubah sekresi kelenjar eksokrin pankreas. pelo). Sistem kardiovaskuler Alkohol hanya sedikit berpengaruh pada sistem kardiovaskuler. Kadar alkohol yang meningkat secara akut akan memperbanyak urine. Pasien yang mengalami gangguan dalam asidifikasi ginjal akan cenderung mengalami koma hepatikum. Alkohol dapat menyebabkan terjadinya diuresis. Emesis pada putus alkohol dapat menyebabkan terjadinya alkalosis metabolik dan hipokalemia. banyak bicara. d. Pengaruh alkohol pada manusia antara lain mengubah respon hipotalamus terhadap perubahan osmolalitas plasma. dan senyawa lain yang penting untuk metabolisme sel. dan gangguan dalam memusatkan perhatian. Asidosis tubulus renalis terjadi karena kekurangan fosfat. Ginjal Minum alkohol secara akut meningkatkan ekskresi amonium melalui ginjal. . bila osmolalitas plasma meningkat maka hormon antidiuretik dalam plasma meningkat pula sehingga mengurangi produksi urine. sehingga menimbulkan rasa hangat pada kulit. Pada beberapa orang dapat dijumpai intoksikasi idiosinkratik alkohol. Pada pemakaian alkohol yang berlebihan dapat terjadi intoksifikasi alkohol dengan gejala muka merah. gangguan koordinasi motorik. perubahan pada alam perasaan. Alkohol menyebabkan terjadinya hiperventilasi sehingga bisa terjadi alkalosis respiratorik. Ini disebabkan karena meningkatnya pembentukan amonia dalam ginjal dan meningkatnya amonia ke dalam pembuluh darah balik. yaitu timbul gejala intoksikasi walaupun ia hanya minum alkohol dalam jumlah yang pada kebanyakan orang tidak akan menimbulkan intoksikasi. Alkohol sendiri tidak menimbulkan perubahan pada keseimbangan asam dan basa. zat putih telur atau karena sirosis hepatis. pankreatitis akut. b. nistagmus. terutama akibat factor vasomotor sentral dan depresi pernapasan. kronik maupun asimtomatik. Alkohol dalam takaran sedang menyebabkan vasodilatasi terutama pembuluh darah kulit. bicara cadel. meningkatkan fluiditasnya dan mengubah permeabilitasnya terhadap ion. edema akut. Pankreas Penyalahgunaan alkohol baik secara akut maupun kronis dapat menimbulkan perubahanperubahan pada struktur dan fungsi pankreas. Alkohol dapat menyebabkan nekrosis akut. Dalam keadaan normal. mungkin melaui aktivasi zimogen yang tidak memadai. Melalui mekanisme neurohumoral. Depresi kardiovaskuler terjadi pada keracunan akut alkohol yang berat. Pada penyalahgunaan alkohol yang kronis di mana terjadi kerusakan pada hepar dapat terjadi retensi air karena tingginya ADH (Anti Diuretik Hormon) sehingga terjadi keracunan air. sedangkan pada waktu putus alkohol akan bekerja pengaruh antidiuretik. yaitu perubahan pada membran sel. jalannya tak stabil. mudah tersinggung.Toleransi yang terjadi disebabkan meningkatkannya aktivitas MEOS (toleransi farmakodinamik) dan toleransi behavioral.

h. Darah Alkohol secara langsung merusak sumsum tulang. yaitu terganggunya kemampuan untuk memecah hormon estrogen. g. Miopatia alkoholika ini mungkin disebabkan gangguan keseimbangan elektrolit. bukan sematamata karena alkohol itu sendiri. memperruk refluks esofagus sehingga dapat terjadi pneumonia karena aspirasi. Pada pemakaian alkohol yang kronis. f. Perubahan intraseluler itu juga dapat menyebabkan diare. defisiensi vitamin K dan faktor koagulasi terjadi sebagai akibat sirosis hepatis. Alkohol juga secara langsung menghambat pembentukan trombosit serta mempengaruhi fungsinya sehingga memperpanjang waktu pendarahan. Hal ini diperhebat apabila ada defisiensi asam folat dan splenomegalia. Feminisasi pada pemakai alkohol kronis disebabkan hipogonadisme tersebut di atas dan juga karena terganggunya fungsi hepar akibat alkohol. Pada beberapa peminum alkohol kronis dapat dijumpai gejala mirip sindroma Cushing. turunnya kadar fosfat dalam darah. terutama prekursor eritrosit dan prekursor leukosit. Saluran Cerna Alkohol secara akut mempengaruhi motilitas esofagus. Kelenjar Endokrin Efek alkohol terhadap kelenjar endokrin yang paling jelas ialah terjadinya hipogonadisme pada pria. sehingga menimbulkan anemia dan leukopenia. Aksis hipofisis paling kurang mendapat pengaruh dari . Hal tersebut kemungkinan disebabkan efek stimulasi alkohol terhadap sekresi cortisol pada waktu intoksikasi maupun waktu putus alkohol. dan meningkatnya serum kreatin kinase. Alkohol merupakan predisposisi terjadinya sindroma Barrett dan kanker esofagus. Alkohol mempunyai kaitan dengan insidensi kanker sepanjang saluran pencernaan. Otot Miopatia alkoholika akut adalah suatu sindroma nekrosis otot secara tiba-tiba pada seorang yang secara terus-menerus minum alkohol (binges drinking). yaitu turunya kadar kalium. Miopatia alkoholika kronis ditandai dengan adanya kelemahan otot-otot proksimal dan atrofi otot-otot. Pada pemakaian alkohol yang kronis. serta adanya defisiensi magnesium. Alkohol secara akut maupun kronis mengubah morfologi dan stuktur intraseluler makanan dengan akibat terjadinya kondisi kurang gizi. tetapi alkohol jelas merusak selaput lendir lambung sehingga dapat menimbulkan gastritis dan pendarahan lambung. Sejauh ini tidak ada bukti bahwa alkohol mempengaruhi sekresi asam lambung. mioglobinuria. Tidak ada bukti bahwa alkohol menyebabkan ulkus peptikum. yang bekerja melaui ACTH atau langsung pada kelenjar adrenalis.e. Alkohol melalui pengaruhnya pada testes dan hipotalamus mengurangi produksi testeron. Ditandai dengan adanya rasa nyeri pada otot. anemia disebabkan kurang gizi dan anemia hemolitika yang terjadi karena kerusakan pada hepar.

Ambliopia Tembakau Alkohol Ambliopia tembakau-alkohol sering juga disebut sebagai ambliopia nutrisional. terganggunya produksi imunoglobulin. inkontinensia urine. hal tersebut mungkin disebabkan oleh pengaruh langsung alkohol. 3. Terhalangnya daya tahan mekanik terutama pada sistem pernafasan. Daya tahan tubuh. agitasi. sedangkan konversi T3 ke T4 meningkat. terganggunya penutupan glotis. gangguan orientasi. Sistem Imunitas Kemungkinan menderita penyakit infeksi pada peminum alkohol bertambah besar karena beberapa faktor. Ditandai . kesadaran berkabut. dan berkurangnya gerakan pernafasan karena sirosis hepatitis pada peminum alkohol yang kronis merupakan faktor predisposisi terjadinya pneumonia. diperkirakan ada hubungannya dengan intoksikasi endogen karena sianida yang berasal dari vitamin B12. menyedot). afasia. dijumpai keterlibatan kedua lobus frontalis dan disfusi kedua hemisferium serebri. Secara klinis. Menurunnya kesadaran. pada penyakit hepar karena alkohol. Tetapi. Pada keadaan ini. menghambat mitogenesis sel T. antara lain 1. menimbulkan cacat pada kemotaksis. pemakaian alkohol dalam jumlah banyak dan lama juga menurunkan imunitas seluler karena terjadinya leukopenia. j.alkohol. konversi T4 ke T3 menurun. Thyroid binding protein juga berkurang. halusinasi. Hormon pertumbuhan dan prolaktin rupanya juga dipengaruhi oleh alkohol tetapi data mengenai hal ini belum banyak. dan berkurangnya sintesa komplemen C. di samping menurunkan imunitas humoral. Menurunnya daya tahan tubuh karena faktor makanan. menghambat mobilitas daya ikat leukosit polimorfonuklear. timbulnya kembali refleks primitif (menggenggam. perseverasi. Oleh karena gejala tersebut mirip dengan gejala keracunan sianida. Kedua hal tersebut di atas menyebabkan perubahan pada pemeriksaan darah tetapi secara klinis tidak sampai menimbulkan hipotiroidisme. dan merupakan gangguan pada penglihatan yang paling sering dijumpai pada peminum alkohol. Alkohol dan Berbagai Dampak negatif lainnya Penyakit Machiavava-Bignami Penyakit Machiavava-Bignami sangat jarang terjadi yaitu adanya demielinisasi pada korpus kalosum. dan kadang-kadang kejang umum. menghambat kerja makrofag alveoler sehingga pulmonary clearance terganggu. gangguan langkah kaki dan gerakan halus. pasien memperlihatkan gejala disartria. di samping karena faktor makanan. 2. tonus otot meningkat. i.

aritmia kordis. hipertensi. Demensia Alkoholika Berkurangnya kemampuan kognitif yang difus disebabkan oleh atrofi korteks serebri akibat penggunaan alkohol yang kronis dan banyak. Fetal Alcohol Syndrome (FAS) Minum alkohol dalam jumlah banyak pada waktu hamil dapat menimbulkan kelainan pada janin.dengan adanya penglihatan yang kabur dan redup secara berangsur dan adanya skotoma sentralis bilateral dan simetris terutama untuk warna merah dan hijau.1 . Stroke dan Alkohol Minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko mendapat serangan stroke (3 kali lebih besar) terutama pada anak muda. Pada suatu penelitian. Di samping itu. kelainan ini bersifat reversibel bila pemakaian alkohol dihentikan. Hipotermia pada Peminum Alkohol Penyalahgunaan alkohol merupakan penyebab yang paling umum dari accidental hypothermia. dan neuron yang kekurangan zat gizi. Status Epileptikus Putus alkohol. Pengaruh tadi beraneka ragam bergantung pada banyaknya dan waktu minuman beralkohol itu dikonsumsi. dan hiperlipidemia. Fundi biasanya normal. pupil mengalami miosis dan reaksinya melambat. Diperkirakan efek tersebut pada muka berupa fisura palpebra yang pendek. filtrum yang berkurang atau menghilang. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebagai penyebab ialah rebound thrombocytosis. Diduga demensia alkoholika disebabkan oleh ensefalopatia Wernick. akibat toksik alkohol itu sendiri. bibir atas yang hipoplastik dengan vermilion yang tipis. defek pada jantung dan tulang. Suhu badan peminum turun bersamaan dengan turunnya kesadaran. sedangkan tonus otot meningkat. trauma kapitis. Pada beberapa peminum alkohol muda usia. refleks tendo berkurang. ditemukan bahwa setiap pasien dengan demensia alkoholika dijumpai adanya riwayat ensefalopatia Wernick subakut maupun kronis yang tidak berkembang penuh. dan gangguan metabolisme adalah faktor-faktor utama yang bertanggung jawab terhadap terjadinya status epileptikus pada pasien onepileptik. Mortalitas accidental hypothermia sebesar 30-80% disebabkan efek vasodilatasi dan depresi pernafasan. gagguan pertumbuhan. perubahan otoregulasi aliran darah ke otak.

Efek dari Alkohol Efek alkohol dipengaruhi beberapa faktor. atau dengan kata lain ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan metabolisme alkohol di dalam tubuh. Keterisian perut dengan makanan juga mempengaruhi penyerapan alkohol dalam tubuh. Lantas dengan kadar alkohol 0.1% di dalam darah. namun kerja paling keras dilakukan oleh hati. yang bertanggungjawab atas penyakit cirrhosis atau sirosis dalam hati. Sedangkan dalam kadar 0. Dan dalam stadium awal.5% dalam darah.3%. biasanya mulai terlihat apalagi jika ada orang yang tidak mabuk yang mengatakan bahwa ia mabuk. orang akan berada dalam keadaan koma. keadaan mabuk bahkan didefinisikan lebih rendah lagi. kadar ‘mabuk’ didefinisikan sebagai kadar alkohol yang mencapai 0.05% kadar alkohol dalam darah. Walaupun sebenarnya alkoholisme sulit didefinisikan dengan tepat namun beberapa ahli sependapat bahwa definisi alkoholisme harus difokuskan pada frekuensi dari simptom akibat meminum-minuman keras itu sendiri. si pemabuk benar-benar dalam keadaan kacau dan bisa kolaps atau jikalau ia mendapatkan stimulus dari luar ia akan sangat sulit bereaksi dengan baik. Wanita yang mempunyai berat 55 kg dapat lebih cepat dipengaruhi alkohol dibandingkan rata-rata pria yang mempunyai bobot badan lebih. Massa tubuh mempengaruhi kecepatan metabolisme alkohol.2% dalam darah. efek depresan dari alkohol mulai bekerja. keberadaan makanan dalam perut memperlambat penyerapan alkohol di dalam tubuh. Di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. CH3CO2. Enzim-enzim yang berada di sistem pencernaan dan juga hati bekerja keras untuk mengeluarkan ‘racun’ etanol dari dalam tubuh.1%. dan beberapa bagian di otak yang mengatur detakan jantung dan pernafasan akan sangat terganggu sehingga dapat menimbulkan kematian! Etanol diserap langsung ke dalam darah dalam sistem pencernaan. Pada kadar alkohol 0. Kecanduan alkohol biasanya disertai dengan gangguan sistem syaraf dan otot.4 hingga 0. sementara pada kadar alkohol 0. Kecanduan Alkohol Etanol adalah alkohol yang dapat diminum yang menyebabkan banyak orang mengalami kecanduan alkohol atau alkoholisme (alcoholism). Sebuah enzim mengubah etanol menjadi acetaldehydeatau etanal (CH3CHO). Atau dengan kata lain fitur yang ditonjolkan dalam alkoholisme adalah keinginan yang kuat atau ketergantungan seseorang terhadap etanol sampai pada titik bahwa orang tersebut hanya sibuk memikirkan “kapan saya akan minum lagi!” dan ketidaktersediaan etanol untuk diminum bagi dirinya merupakan hal yang sangat ‘menyakitkan’. etanol dalam tubuh menyebabkan penumpukan substansi yang mengandung lemak (fatty) di dalam hati yang dalam . Pada akhirnya acetaldehyde (etanal) ini akan diubah menjadi ion asetat. Ketika kadar alkohol di dalam darah mencapai 0. Marah. penggerakan tangan dan berbicara mulai sedikit ada nampak perbedaan. syaraf motorik seseorang benar-benar ‘terlumpuhkan’ dan keadaan emosi orang tersebut mulai terganggu. dan bicara layaknya seorang yang sok berani. Dalam undang-undang mengenai keamanan berkendaraan di jalan raya di beberapa negara bagian di AS.yang dapat dimetabolis secara normal oleh tubuh.050%. syaraf-syaraf motorik mulai terpengaruh. merasa jagoan. yaitu sekitar 0. Berjalan.

sepertiga peminum berat menderita kerusakan jantung dan hampir separuhnya mengalami melemahnya otot-otot skeletal dalam tubuhnya.stadium lanjut dapat menjadi penyakit sirosis. . Ini didasarkan pada kenyataan bahwa banyak para pemabuk berat biasanya kurang memperhatikan lagi asupan gizi yang masuk ke tubuhnya alias mengganggu jadwal makan yang normal. Kedua zat gizi ini juga sangat diperlukan dalam tubuh untuk metabolisme tentu saja. Di Australia. suatu penyakit disorganisasi hati yang sulit disembuhkan. juga memperburuk alkoholisme namun kebanyakan tidak menyebabkan secara langsung gangguan medis pada pengguna alkohol yang parah. Sebenarnya 1500 ml whiskey sehari cukup mensuplai kalori untuk metabolisme tubuh namun tanpa memakan makanan yang cukup. Malnutrisi. asupan vitamin dan protein tidak akan ada.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful