Rangkaian Pembagi Tegangan Tanpa Beban 4.1.

Tujuan
Tujuan pembuatan laporan Pembagi Tegangan Tanpa Beban ini antara lain sebagai berikut : 1. Mengetahui karakteristik pembagi tegangan tanpa beban 2. Mengetahui cara perhitungan rangkaian variabel resistor dan potensiometer 3. Mengetahui cara percobaan pembagi tegangan tanpa beban 4. Membandingkan perhitungan secara teori dan percobaan secara praktek.

4.2. Teori Dasar
Pembagi tegangan terdiri atas dua tahanan (R1, R2) yang terhubung seri, Dengan bantuannya maka tegangan terpasang (U) dapat terbagi kedalam dua tegangan (U1, U2).
I
R U
R
2

1

U

1

U

2

Gambar 1.1 Pembagi tegangan tanpa beban Disini tahanan R1 dan R2 berturut-turut dialiri oleh arus I yang sama, untuk rangkaian seri tahanan tersebut berlaku :
U1 R1 = U2 R2

15

Untuk rangkaian pembagi tegangan dapat juga menggunakan suatu tahanan dengan “tap” yang variable (dapat berubah). R U R 1 2 U 2 Gambar 1. seluruh nilai tegangan dapat distel antara nol dan tegangan total U. Melalui pemilihan R1 dan R2 yang sesuai. biasa disebut potensiometer.Selanjutnya tahanan total Rtotal : U1 R = 1 U R total U1 R1 = U R1 + R 2 R1 R1 + R 2 R1 R1 + R2 U2 R = 2 U R total U2 R2 = U R1 + R 2 Disusun menjadi : U1 = U Rumus pembagi tegangan U1 = U Persamaan tersebut hanya berlaku. jika melalui kedua tahanan mengalir arus yang sama. berarti bahwa pada “tap” pembagi tegangan tidak ada arus yang diambil (pembagi tegangan tidak berbeban).2 Potensiometer 15 .

3. Gambar Rangkaian 15 .4.4 Kabel Crocodile .Resistor (100Ω. 330Ω.1 Multimeter Analog .Modul Percobaan 4.5 Kabel Banana to Banana . 560Ω.4.2 Plug . 680Ω dan 1KΩ) . Daftar Alat .1 Multimeter Digital .1 Power Supply .

2. Catat hasilnya pada tabel hasil percobaan. 560Ω. 15 . pindah – pindahkan R1 sesuai nilai variabel yang diukur menggunakan kabel banana to banana. 5. B. Hubungkan Voltmeter pada V1 untuk mengukur tegangan pada R1 yang diubah – ubah dan Voltmeter pada V2 untuk mengukur tegangan pada R2 fixed. Mengamati setiap perubahan yang terjadi dan membuat grafik untuk perubahan tersebut. 7. Selanjutnya mengukur nilai tahanan pada R1 dan R2 yang dihubung secara seri. catat hasilnya pada tabel hasil percobaan. 680Ω dan 1KΩ). Lakukan kalibrasi pada multimeter. hubungkan Ohmmeter pada ujung – ujung potensiometer. Menggunakan Potensiometer : 1. 4. Siapkan Power Supply. R1 dan R2 dihubungkan secara seri. mengukur nilai tahanan pada Rseri (R1 dan R2). 2. Prosedur Percobaan Prosedur Percobaan dalam pembagi tegangan tanpa beban : A. Pertama. 3. Menggunakan Resistor yang diubah – ubah (variabel resistor) : 1. 6. Mengatur tegangan sumber (VS) sesuai dengan tabel hasil percobaan. amati nilai tahanan yang muncul pada Ohmmeter. 330Ω. Lalu kita amati besar tegangan pada V1 dan V2.5.4. terdapat 5 variabel resistor (100Ω.

8 V 1. ½.05 V 9. catat hasilnya pada tabel hasil percobaan.98 V 8.8 mA 21. catat hasilnya pada tabel hasil percobaan.82 mA 9. Catat hasilnya pada tabel hasil percobaan. Input 10 V 10 V 10 V 10 V 10 V R1 100 Ω 330 Ω 560 Ω 680 Ω 1 KΩ R2 100 Ω 100 Ω 100 Ω 100 Ω 100 Ω Tegangan yg terukur V1 5. putar potensiometer untuk posisi yang berbeda (¼.6.15 mA 14.5 mA 12. V.98 V 1. Dengan tegangan sumber (Vs) = 10 V 4.6. 5. hubungkan Ohmmeter pada R1 lalu pada R2.1 V 7. max). amati nilai tahanan masing – masing Resistor. ¾. ¾.4 V 1V Nilai Arus (A) 48. 1.1 Hasil Pengukuran Nilai Resistansi No. 4.09 mA 15 .3. Putar potensiometer pada posisi minimum. Hasil Percobaan Menggunakan resistor yang berbeda nilai resistansi. 5. 4. 3.79 V 9. Putar potensiometer pada posisi minimum. 4. amati besar tegangan yang muncul pada Voltmeter.1 V 7. Putar potensiometer untuk posisi yang berbeda (¼.43 V V2 5. 2. max). amati besar tegangan tiap – tiap Resistor. hubungkan Voltmeter pada R1 kemudian pada R2. ½. Hubungkan Voltmeter pada ujung – ujung potensiometer. Selanjutnya mengukur tegangan pada Rseri (R1 dan R2).

09 V V2 5V 2.2 Tabel Pengukuran Dengan Livewire Nilai Resistansi No. 1.28 V 909.09 mV Nilai Arus (A) 50 mA 23.26 mA 15. 3.52 V 1.6.15 mA 12.67 V 8.09 mA 15 .48 V 8.72 V 9. V. 4. 2.33 V 1. 5. Input 10 V 10 V 10 V 10 V 10 V R1 100 Ω 330 Ω 560 Ω 680 Ω 1 KΩ R2 100 Ω 100 Ω 100 Ω 100 Ω 100 Ω Tegangan yg terukur V1 5V 7.82 mA 9.4.

1 Analisa Hasil Percobaan Pengukuran Percobaan a.4. 3.7.3 Hambatan Dalam Potensiometer Gambar 1.7 4. Tegangan yang terukur V1 8V 6V 4V 2V 1.6.79 mV V2 2V 4V 6V 8V 10 V Putaran dari Potensiometer 20 % 40 % 60 % 80 % 100 % 4. 2. Pengukuran Tegangan (V1 dan V2 ) dan Arus 15 . 5. 4.4 Cara Menghitung Tegangan pada Potensiometer No. 1.

5 Rangkaian Percobaan 2 • Menghitung V1.Gambar 1. V2 dan A :  Nilai V2 adalah  Nilai A adalah 15 . dan A ketika R1 = 100Ω & R2=100Ω  Nilai V1 adalah - Nilai V1. V2.

dan A ketika R1 = 330Ω & R2=100Ω  Nilai V1 adalah - Nilai V1. V2. dan A ketika R1 = 560Ω & R2=100Ω  Nilai V1 adalah - Nilai V1. V2. V2 dan A :  Nilai V2 adalah  Nilai A adalah • Menghitung V1. V2.• Menghitung V1. dan A ketika R1 = 680Ω & R2=100Ω  Nilai V1 adalah - Nilai V1. V2 dan A :  Nilai V2 adalah  Nilai A adalah • Menghitung V1. V2 dan A :  Nilai V2 adalah  Nilai A adalah 15 .

V2 dan A :  Nilai V2 adalah  Nilai A adalah 4. V2.6 Percobaan 1 a. dan A ketika R1 = 1kΩ& R2=100Ω  Nilai V1 adalah - Nilai V1.7.2 Perhitungan dengan rumus Gambar 1. V2 dan A Ketika R1 = 100 Ω dan R2 = 100 Ω Mencari RTOTAL 15 - . Menghitung V1.• Menghitung V1.

Menghitung V1. V2 dan A Ketika R1 = 330 Ω dan R2 = 100 Ω - Mencari RTOTAL RTOTAL = R1 + R2 =330 Ω + 100 Ω =430 Ω - Mencari Arus ( I ) 15 .05 A Mencari VR1 dan VR2 - VR1 = = =5V - VR2 = = =5V b.RTOTAL = R1 + R2 =100 Ω + 100 Ω =200 Ω - Mencari Arus ( I ) I= = = 0.

Menghitung V1.32 V c.015 A 15 . V2 dan A Ketika R1 = 560 Ω dan R2 = 100Ω - Mencari RTOTAL RTOTAL = R1 + R2 =560 Ω + 100 Ω =570 Ω - Mencari I (Arus) I= = = 0.67 V VR2 = = = 2.I= = = 0.023 A - Mencari VR1 dan VR2 VR1 = = = 7.

48 V VR2 = = = 1.- Mencari VR1 dan VR2 VR1 = = = 8.51 V 15 .

d. Menghitung V1.28 V 15 .023 A - Mencari VR1 dan VR2 VR1 = = = 8. V2 dan A Ketika R1 = 680 Ω dan R2 = 100Ω - Mencari RTOTAL RTOTAL = R1 + R2 =680 Ω + 100 Ω =780 Ω - Mencari Arus ( I ) I= = = 0.71 V VR2 = = = 1.

e.90 V 15 . Menghitung V1.09 V VR2 = = = 0. V2 dan A Ketika R1 = 1 KΩ dan R2 = 100Ω - Mencari RTOTAL RTOTAL = R1 + R2 =1 KΩ + 100 Ω =1100 Ω - Mencari Arus ( I ) I= = = 0.009 A - Mencari VR1 dan VR2 VR1 = = = 9.

adalah : Mencari arus = Mencari VRn = - Potensiometer memiliki 2 nilai resistansi dimana setiap resistansi memiliki nilai yang berbeda. arus melewati suatu rangkaian adalah sama dan pada tegangan Rumus . - Kesimpulan Pada rangkaian seri.8. + Rn o o berbeda.4. 15 .rumus yang digunakan dalam percobaan pembagi tegangan tanpa beban o Rtotal rangkaian seri = R1 + R2 + ….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful