P. 1
makalah

makalah

|Views: 85|Likes:
Published by Anggriawan Ugang

More info:

Published by: Anggriawan Ugang on May 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2012

pdf

text

original

makalah "ANTROPOLOGI KEBUDAYAAN

"

PENDIDIKAN

DAN

KETERKAITANNYA

DENGAN

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Setelah dasawarsa terakhir ini semakin banyak diperlukan keahlian dalam antropologi untuk meneliti masalah – masalah pendidikan, maka antropologi pendidikan kemudian dianggap dapat berdiri sendiri sebagai cabang spesialisasi antropologi yang resmi. Antropologi pendidikan apabila dihadirkan sebagai suatu materi kajian, maka yang dikaji adalah penggunaan teori-teori dan metode-metode yang digunakannya. Dalam hubungan ini ada antropologi ekonomi, antropologi politik, antropologi kebudayaan, antropologi agama, antropologi pendidikan, antropologi perkotaan, dan lain sebagainya. Dalam makalah ini penyusun mencoba untuk menjabarkan beberapa hal yang berhubungan dengan antropologi pendidikan. B. 1. 2. 3. TUJUAN Tujuan dari pembuatan makalah ini secara umum adalah sebagai berikut : Mengetahui definisi dari Antropologi Pendidikan. Mengetahui ruang lingkup kajian Antropologi Pendidikan. Mengetahui keterkaitan Anropologi dengan Kebudayaan

Antropologi adalah studi tentang manusia. PENGERTIAN ANTROPOLOGI DAN ANTROPOLOGI PENDIDIKAN Disiplin antropologi. dan “logos” berarti ilmu. pengaruh sosiologi semakin besar dalam perkembangan antropologi. Haviland. Dari definisi-definisi tersebut. Antropologi memiliki dua sisi holistic dimana meneliti manusia pada tiap waktu dan tiap dimensi kemanusiaannya. Antropologi berasal dari bahasa Yunani. pada tahun 1830. 2. Di Amerika Serikat misalnya. David Hunter. Walaupun begitu sisi ini banyak diperdebatkan dan manjadi kontroversi sehingga metode antropologi sekarang sering kali dilakukan pada pemusatan penelitian pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal. Sedangkan Antropologi pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami dan memecahkan masalah-masalah pendidikan dengan analisis berdasarkan konsep-konsep dan pendekatan Antropologi. sebagaimana yang kita kenal adalah produk peradaban barat yang relatif baru. yaitu sebuah ilmu yang mempelajari manusia dari segi keanekaragaman fisik serta kebudayaan (caracara berprilaku.BAB II PEMBAHASAN A. Wiliam A. antropologi berkembang seperti sekarang ini. dapat disusun pengertian sederhana antropologi. Arus utama inilah yang secara tradisional memisahkan antropologi dari disiplin ilmu kemanusiaan lainnya yang menekankan pada perbandingan/perbedaan budaya antar manusia. Taylor. Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia. Antropologi adalah studi tentang umat manusia. antropologi mulai dipengaruhi teori-teori Darwin serta teori evolusi biologis. Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna. Seiring dengan publikasi karya-karya teoritis Auguste Comte. Koentjaraningrat. melalui karya-karya Lewis H. berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya dan untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Definisi antropologi menurut para ahli yaitu: 1. Secara umum. bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan. Lebih jauh. Begitu pula metodologi dan teori perbandingan hukum perlahan menerapkan pengaruhnya dalam kajian antropologi. yaitu dari kata ”antrophos” berarti manusia. kuliah antropologi umum yang diberi kredit di College Universitas. nilai-nilai) yang dihasilkan sehingga setiap manusia yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda. . berusahamenyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusi adan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Dalam waktu singkat. Antropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. 3. Morgan dan Edward B. tradisi-tradisi. diberi di Universitas Vermont itupun baru pada tahun 1886.

Masalah dasar kebudayaan dalam kehidupan manusia dari suku-suku bangsa yang tersebar dimuka bumi sampai sekarang. . Adapun bidang yang menjadi bahan kajian antara sosiologi dan antropologi meliputi halhal berikut : 1. Sejarah terjadinya berbagai bahasa manusia diseluruh dunia dan penyebarannya. kata masyarakat menunjuk pada segolongan manusia yang pandai dan bekerja sama. Sejarah terjadinya dan perkembangan manusia sebagai makhluk biologis. sedangkan kata kebudayaan menunjuk pada cara hidup yang khas dari golongan manusia tersebut. penekanan antara keduanya berbeda. Karena itu. Demikianlah maka antropologi dipecah-pecah menjadi beberapa bagian dan para ahli antropologi masing-masing mengkhususkan diri pada spesialisasi sesuai dengan minat dan kemampuannya untuk mendalami studi secara mendalam pada bagian-bagian tertentu dalam C. Kedua spesialisasi ini sering digabungkan menjadi satuan bagian. tetapi tidak berkebudayaan. 2. Antropologi yang dahulu dibutuhkan oleh kaum misionaris untuk penyebaran agama nasrani dan bersamaan dengan itu berlangsung sistem penjajahan atas negara-negara di luar eropa. Dalam hal ini masyarakat menjadi kajian pokok sosiologi dan kebudayaan menjadi kajian pokok antropologi. namun perlu diingat antara masyarakat dan kebudayaan tidak sama. Sehingga daapt ditarik kesimpulan bahwa masyarakat lebih mendasar dan merupakan tanah dimana kebudayaan itu tumbuh. Sebagai suatu disiplin ilmu yang sangat luas cakupannya. maka tidak ada seorang ahli antropologi yang mampu menelaah dan menguasai antropologi secara sempurna. keduanya baik masyarakat dan kebudayaan penting bagi sosiologi dan antropologi. Kebudayaan selalu berbentuk atau bercorak sesuai dengan masyarakatnya. 3. Hal ini disebabkan hubungan erat antara kebudayaan dan masyarakat diibaratkan semut dan lebah bermasyarakat. OBYEK KAJIAN DAN HUBUNGAN ANTARA SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI Objek kajian sosiologi adalah masyarakat. dan kita juga tahu masyarakat sudah pasti berkebudayaan. dewasa ini dibutuhkan bagi kepentingan kemanusiaan yang lebih luas.B. Studi antropologi selain untuk kepentingan pengembangan ilmu itu sendiri.. di negara-negara yang sedang membangun sangat diperlukan bagi pembuatan-pembuatan kebijakan dalam rangka pembangunan dan pengembangan masyarakat. Masyarakat berhubungan dengan susunan dan proses hubungan antar manusia dan golongan. kebudayaan berhubungan dengan isi corak dengan hubungan yang ada. sedangkan kebudayaan adalah cara fungsi itu dilaksanakan. masyarakat merupakan fungsi-fungsi yang asasi dalam hubungan manusia. tetapi berhubungan erat. Hanya saja. Menurut Ralph Linton. Dengan kata lain. Masalah terjadinya persebaran dan perkembangan berbagai kehidupan diseluruh dunia. ANTROPOLOGI DAN PENDIDIKAN Antropologi adalah suatu ilmu yang memahami sifat-sifat semua jenis manusia secara lebih banyak.

G.(Imran Manan. . yang dilakukan oleh pemuda-pemudi sehinga dapat menyesuaikan diri pada kejadian-kejadian yang dapat diantisipasikan di dalam dan diluar kebudayaan serta merintis jalan untuk melakukan perubahan terhadap kebudayaan. dimana keduanya sama-sama memiliki peran yang penting dan saling berhubungan. Antropologi secara garis besar dipecah menjadi 2 bagian. termasuk Antropologi Pendidikan. karakter serta kapasitas fisik dengan menggunakan pranata-pranata agar tujuan yang ingin dicapai dapat dipenuhi. Hal ini membuat kebudayaan di masa depan tidak dapat diramalkan secara pasti. tidak hanya mengenai praktek pendidikan dalam prespektif budaya. Teori khusus dan percobaan yang terpisah tidak akan menghasilkan disiplin antropologi pendidikan. Penyampaian kebudayaan melalui lembaga informal tersebut dilakukan melalui enkulturasi semenjak kecil di dalam lingkungan keluarganya. terpecah – pecah lagi menjadi banyak sehingga menjadi spesialisasi – spesialisasi. Pendidikan dapat diperoleh melalui lembaga formal dan informal. Tetapi dalam pecahan antropologi budaya. yaitu antropologi fisik/biologi dan antropologi budaya. Dalam hal ini pendidik dan antropolog harus saling bekerja sama.antropologi. 1989) Dengan mempelajari metode pendidikan kebudayaan maka antropologi bermanfaat bagi pendidikan. antropologi pendidikan berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya dalam rangka memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia khususnya dalam dunia pendidikan. terspesialisasi dan berubah cepat. pemberian pengetahuan. keterampilan dan sikap melalui pikiran. sehingga dalam mempelajari kebudayaan baru diperlukan metode baru untuk mempelajarinya. Pada dasarnya. Studi antropologi pendidikan adalah spesialisasi termuda dalam antropologi. Dengan makin cepatnya perubahan kebudayaan. Dengan demikian. Dalam masyarakat yang sangat kompleks. Spindler berpendirian bahwa kontribusi utama yang bisa diberikan antropologi terhadap pendidikan adalah menghimpun sejumlah pengetahuan empiris yang sudah diverifikasikan dengan menganalisa aspek-aspek proses pendidikan yang berbeda-beda dalam lingkungan social budayanya. Pendidikan dapat diartikan sebagai suatu proses pembelajaran. sesuai dengan perkembangan ahli-ahli antropologi dalam mengarahkan studinya untuk lebih mamahami sifatsifat dan hajat hidup manusia secara lebih banyak. tetapi juga tentang asumsi yang dipakai antropolog terhadap pendidikan dan asumsi yang dicerminkan oleh praktek-praktek pendidikan. antropologi pendidikan mestilah merupakan sebuah kajian sistematik.D. maka makin banyak diperlukan waktu untuk memahami kebudayaannya sendiri. Pendidikan bersifat konservatif yang bertujuan mengekalkan hasil-hasil prestasi kebudayaan. Setiap penyelidikan yang dilakukan oleh para ilmuwan akan memberikan sumbangan yang berharga dan mempengaruhi pendidikan. Seperti halnya kajian antropologi pada umumnya. spesialisasi studi antropologi menjadi banyak. pendidikan memiliki fungsi yang sangat besar dalam memahami kebudayaan sebagai satu keseluruhan. Hal ini disebabkan karena kebudayaan yang ada dan berkembang dalam masyarakat bersifat unik dan sukar untuk dibandingkan.

terpisah dan stabil. bukan diwariskan secara genetis dan dialami bersama dalam arti dipraktekkan baik oleh seluruh anggota masyarakat atau beberapa kelompok dalam suatu masyarakat.google. Tugas para pendidik bukan hanya mengeksploitasi nilai kebudayaan namun menatanya dan menghubungkannya dengan pemikiran dan praktek pendidikan sebagai satu keseluruhan. Kebudayaan akan lancar dan berkembang apabila terciptanya suatu integrasi yang saling berhubungan.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://what-whenhow. D. Kebudayaan dapat diklasifikasikan atas terknologi sebagai alat-alat yang digunakan. menciptakan dan menyesuaikan menurut dasar-dasar dari konfigurasi tertentu.com/social-and-cultural-anthropology/classical-studies-anthropology/ secara sederhana berarti semua cara hidup (ways of life) yang telah dikembangkan oleh anggota masyarakat.Antropologi pendidikan dihasilkan melalui teori khusus dan percobaan yang terpisah dengan kajian yang sistematis mengenai praktek pendidikan dalam prespektif budaya. ANTROPOLOGI DAN KEBUDAYAAN Makna kebudayaan seperti yang ada di dalam http:/translate. organisasi sosial sebagai kegiatan institusi kebudayaan dan ideologi yang menjadi pengetahuan atas kebudayaan tersebut. gagasan/ide dan artefak yang diperoleh. Namun ada kalanya sejumlah metode mengajar kurang efektif dari media pendidikan sehingga sangat berlawanan dengan data yang didapat di lapangan oleh para antropolog. ISI KEBUDAYAAN Pada dasarnya gejala kebudayaan dapat diklasifikasikan sebagai kegiatan/aktivitas. Setiap kebudayaan memiliki konfigurasi yang cocok dengan sikap-sikap dan kepercayaan dasar dari masyarakat. dipelajari dan dialami. . perasaan) dari suatu masyarakat tertentu termasuk artefakartefaknya. Dari prespektif lain kita bisa memandang suatu kebudayaan sebagai perilaku yang dipelajari dan dialami bersama (pikiran. tindakan. Masyarakat merupakan suatu penduduk lokal yang bekerja sama dalam jangka waktu yang lama untuk mencapai tujuan tertentu. Kebudayaan dapat bersifat sistematis sehingga dapat menjadi selektif. dipelajari dalam arti bahwa perilaku tersebut disampaikan (transmitted) secara sosial. sedangkan kebudayaan merupakan cara hidup dari masyarakat tersebut atau hal-hal yang mereka pikirkan. sehingga pada akhirnya membentuk sistem yang interdependen. rasakan dan kerjakan. E. Kebudayaan merupakan gabungan dari keseluruhan kesatuan yang ada dan tersusun secara unik sehingga dapat dipahami dan mengingat masyarakat pembentuknya. sehingga antropolog menyimpulkan bahwa sekolah merupakan sebuah benda budaya yang menjadi skema nilai-nilai dalam membimbing masyarakat. Masyarakat mungkin saja memiliki satu kebudayaan jika masyarakat tersebut kecil.co. dimana koherensinya lebih dapat dirasakan daripada dipikirkan pembentuknya.

TEORI-TEORI KEBUDAYAAN Ada tiga pandangan tentang kebudayaan. sehingga tidak sesuai dengan keadaan masyarakat tempat kebudayaan tersebut berkembang. tetapi bukan kebudayaan itu sendiri. Apabila suatu kebudayaan makin terintegrasi maka fokus tersebut akan makin berkuasa terhadap pola perilaku dan makin berhubungan fokus tersebut satu dengan yang lainnya dan begitu pula sebaliknya. 2. Bersifat ideal dan manifest berupa tindakan yang harus dilakukannya serta tindakan-tindakan yang aktual. Yang pertama adalah bahwa pendidikan ialah sebuah proses mengontrol manusia dan membentuknya sesuai dengan tujuan kebudayaan. 5. Bersifat terlihat (overt) dan tersembunyi (covert) terlihat dalam tindakan dan benda. Pandangan superorganik mempunyai implikasi terhadap pendidikan. karena itu mesti dijelaskan dengan hukum-hukumnya sendiri. sumber-sumber bisa menjelaskan bagaimana kebudayaan muncul. 4. Kebudayaan tidak mungkin diterangkan dengan menggunakan sumbernya sebagaimana sebuah molekul dimengerti hanya dengan jumlah atom-atomnya. F. SIFAT KEBUDAYAAN Kebudayaan yang berkembang pada masyarakat memiliki sifat seperti: Bersifat organik dan superorganik karena berakar pada organ manusia dan juga karena kebudayaan terus hidup melampaui generasi tertentu. Apabila tidak terintegrasi maka kebudayaan tersebut akan mudah menyerap serangkaian inovasi sehingga dapat menghancurkan kebudayaan itu sendiri. 3. serta bersifat tersembunyi dalam aspek yang mesti diintegrasikan oleh tiap anggotanya. 1. Bersifat eksplisit dan implisit berupa tindakan yang tergambar langsung oleh orang yang melaksanakannya dan hal-hal yang dianggap telah diketahui dan hal-hal tersebut tidak dapat diterangkan. Kebijakan pendidikan ditentukan oleh individu-individu. tetapi . Bersifat stabil dan berubah yang diukur melalui elemen-elemen yang relatif stabil dan stabilitas terhadap elemen budaya.Dalam kebudayaan terdapat subsistem yang paling penting yaitu foci yang menjadi kumpulan pola perilaku yang menyerap banyak waktu dan tenaga. Superorganik Kebudayaan adalah realitas super dan ada di atas dan di luar pendukung individualnya dan kebudayaan memiliki hukum-hukumnya sendiri. yakni: 1. Perubahan tersebut didorong oleh adanya tingkat integrasi yang tinggi dalam kebudayaan. G. Kebudayaan lebih daripada hasil kekuatan-kekuatan sosial dan ekonomi dan kebudayaan merupakan realitas yang menyebabkannya mungkin ada. Kebudayaan akan rusak dan bahkan bisa hancur apabila perubahan yang terjadi terlalu dipaksakan. Inti pandangan superorganik adalah kebudayaan merupakan sebuah kenyataan sui generis.

education (pendidikan) dan schooling (persekolahan). Beberapa antropolog mempertahankan bahwa kebudayaan merupakan konsep dan realita yang berbentuk konstruk. socialization (sosialisasi/pemasyarakatan). Pengikut konseptualis setuju bila anak-anak harus mempelajari warisan budaya sesuai dengan perhatiannya. 2. H.individu-individu hanya alat melalui mana kekuatan-kekuatan budaya mencapai tujuannya. Menurut kaum realis terhadap pendidikan adalah dengan menanamkan pengetahuan. Kebudayaan adalah konsep dimana ia bangunan dari Antropologi dan kebudayaan sebuah entitas empiris yang menunjukkan cara mengorganisir fenomena-fenomena. kurikulum mesti dikembangkan atas kajian langsung dari keadaan kebudayaan sekarang dan masa depan. sikap-sikap dan keterampilan-keterampilan yang perlu bagi kelanjutan kebudayaan. Kebudayaan bukan dihasilkan dari kekuatan super human karena kebudayaan mendapatkan semua kualitas dari kepribadian dan interaksi dari kepribadian. Jika kebudayaan menentukan perilaku anggota-anggotanya. Menurut kaum konseptualis. nilai-nilai dan keterampilan tertentu yang dipilih kebudayaan maka sistem pendidikan akan melatih individu untuk merubah kebudayaannya. Melalui pengalamannya sendiri dengan mengetes pengalaman belajarnya dan orang lain bila mendapat pandangan dan hal yang objektif mengenai kebudayaan. Enkulturasi terjadi secara agak dipaksakan selama awal masa kanak-kanak tetapi ketika mereka bertambah dewasa akan belajar secara lebih sadar untuk menerima atau menolak nilai-nilai atau anjuran-anjuran dari masyarakatnya. yaitu sebuah konsep dan entitas empiris. 3. Konseptualis Kebudayaan adalah sebuah konsep yang digunakan antropolog untuk menghimpun/menyatukan serangkaian fakta-fakta yang terpisah-pisah. bahwa enkulturasi berasal dari aspek-aspek dari pengalaman belajar yang memberi ciri khusus atau yang membedakan manusia dari makhluk lain dengan menggunakan pengalaman-pengalaman hidupnya. yakni enculturation (pembudayaan/pewarisan). pada akhirnya semua kebudayaan mesti diterangkan secara sosial psikologis. Bahwa tiap anak yang baru lahir memiliki serangkaian mekanisme biologis yang . Pandangan superorganik juga berimplikasi pada pengawasan pendidikan yang ketat dari pemerintah untuk menjamin bahwa guru-guru menanamkan dalam diri generasi muda atas gagasan-gagasan. bukan sebagai satu entitas yang bisa diamati tapi nyata karena tidak berbeda dalam mengamatinya. Menurut Herskovits. Proses enkulturatif bersifat kompleks dan berlangsung hidup. tetapi proses tersebut berbeda-beda pada berbagai tahap dalam lingkaran kehidupan seorang. TRANSMISI BUDAYA DAN PENDIDIKAN Dalam kepustakaan antropologi pendidikan ditemukan beberapa konsep yang paling penting. Realis Kebudayaan adalah kedua-duanya.

Sosialisasi merupakan proses yang didapat dari interaksi antara satu orang dengan yang lain sehingga budaya akan tersalurkan sedikit demi sedikit dan bertahap. Proses pembentukan kebudayaan yang didapat melaui pendidikan dibagi menjadi tiga yaitu formal. .diwarisi. informal dan nonformal yang masingmasing aspek memiliki ruang lingkup sendiri-sendiri. yang harus dirubah atau diawasi supaya sesuai dengan budaya masyarakatnya.

Haviland.BAB III PENUTUP A. apa manfaat dari kebudayaan tersebut. Karena itu. kebudayaan berhubungan dengan isi corak dengan hubungan yang ada. yaitu : 1. Masyarakat berhubungan dengan susunan dan proses hubungan antar manusia dan golongan. Antropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. keduanya baik masyarakat dan kebudayaan penting bagi sosiologi dan antropologi. relevankah kebudayaan itu dengan kehidupan dan kepercayaan umat manusia sebagai manusia yang beragama masa kini. Antropologi adalah studi tentang manusia. 3. Teori-teori kebudayaan terdiri dari superorganik. Wiliam A. 2. berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusi adan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. Antropologi berasal dari bahasa Yunani. KESIMPULAN Kesimpulan yang penulis peroleh dari makalah ini. 4. yaitu dari kata ”antrophos” berarti manusia. dan “logos” berarti ilmu. SARAN Seharusnya di sekolah-sekolah juga perlu mengembangkan antropologi pendidikan kurikulum agar anak didik serta pendidiknya mengerti dan paham asal-usul mengapa kebudayaan di sekeliling kita diadakan. apa makna dibalik kebudayaan tersebut. konseptualis dan realis. B. .

google. Sosiologi Kelas X SMA/MA. 2006. 22. Jakarta : Rineka Cipta Siti Waridah Q & J. G.DAFTAR PUSTAKA Koentjaraningrat. hal. 1988.Bandung : Remaja Rosdakarya.co. Antropologi.com/social-andcultural-anthropology/classical-studies-anthropology/ .Jakarta : Erlangga. Sosiologi Klasik. William A.2004.kosmaext2010. Pengantar Ilmu Antropologi.com translate. Seokadijo. Haviland terjemahan R. hal. 1990. 19 Wardi Bachtiar.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://what-when-how. hal.Jakarta: Bumi Aksara. Sukardi-Isdiyono. 9 www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->