P. 1
Badan Usaha Milik Swasta

Badan Usaha Milik Swasta

|Views: 225|Likes:
Published by Sebastian Elkana

More info:

Published by: Sebastian Elkana on May 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/11/2015

pdf

text

original

TUGAS E-SHIP Sebastian Kukihi 1E 10024023

Badan Usaha Milik Swasta BUMS Badan Usaha yang modalnya berasal dari perseorangan ataupun kelompok masyarakat
 BENTUK BUMS o Badan Usaha/perusahaan Perseorangan (Po) o Firma (Fa) o Persekutuan Komanditer (CV) o Perseroan Terbatas (PT) BADAN USAHA/PERUSAHAAN PERSEORANGAN Badan usaha yang didirikan dan dikelola secara perorangan/seorang diri Kebaikan Badan Usaha Perseorangan o Mudah mendirikan o Cepat mengambil keputusan karena tidak harus mengandalkan orang lain o Rahasia perusahaan terjamin o Keuntungan perusahaan untuk sendiri o Mudah mencegah dari penyelewengan Kelemahan Badan Usaha Perseorangan o Modal terbatas o Perusahaan sulit berkembang karena hanya dikelola sendiri o Tanggung jawab perusahaan tidak terbatas

 

Firma (Fa) Badan usaha yang didirikan dan dikelola oleh dua orang atau lebih
 Kebaikan Badan Usaha Firma o Modal usaha lebih besar dari badan usaha perseorangan o Sudah ada pembagian tugas o Kelangsungan perusahaan lebih terjamin o Resiko ditanggung bersama Kelemahan Badan Usaha Firma o Setiap anggota merupakan pemilik sehingga sulit mengambil keputusan o Tanggung jawab pemilik tidak terbatas o Apabila salah satu anggota melakukan pelanggaran hukum akan melibatkan semua anggota o Sulit menarik modal yang ditanamkan

 

 

Persekutuan Komanditer (CV) Persekutuan antara dua orang atau lebih yang keanggotaannya ada yang bertanggung jawab tidak terbatas (persero) dan ada yang terbatas (komanditer) Hanya berhak memperoleh bagi hasil dari keuntungan perusahaan Berhak memperoleh gaji dan bagi hasil dari keuntungan perusahaan Hanya kehilangan modal yang disetorkan Jika perusahaan bangkrut dan terdapat hutang bertanggung jawab untuk melunasi hutang tersebut Bertanggung jawab terbatas pada modal yang ditanamkan bertanggung jawab penuh atas maju mundurnya usaha. sebatas menanamkan modal dan tidak menjalankan usaha. Menanamkan modal juga menjalankan usaha SEKUTU PASIF SEKUTU AKTIF Kebaikan Badan Usaha CV o Modal lebih besar dari perseorangan dan firma o Pengelolaan lebih baik dari Po dan Fa o Lebih mudah dalam mendapatkan kredit Kelemahan Badan Usaha CV o Tanggung jawab anggota tidak sama o Pimpinan perusahaan lebih dari satu orang sehingga sulit mengambil keputusan o Tanggung jawab sekutu aktif tidak terbatas Perseroan Terbatas (PT) Perusahaan yang terdiri dua orang atau lebih dengan kepemilikan modalnya berupa saham-saham. Pengendali PT

o Bertanggungjawab kepada RUPS Dewan Komisaris o Terdiri dari para pemegang saham. laba usaha adalah selisih dari pendapatan usaha (revenue) dengan beban usaha (operational cost). Dalam hal donatur. Perbedaan organisasi nirlaba dengan organisasi laba Banyak hal yang membedakan antara organisasi nirlaba dengan organisasi lainnya (laba). Per definisi. derma publik. JENIS PT o PT Tertutup o PT Terbuka o PT Kosong PT Tertutup PT yang kepemilikan sahamnya hanya diperuntukkan bagi orang-orang tertentu. museum. pemilik jelas memperoleh untung dari hasil usaha organisasinya. o bertugas menjalankan operasional PT sehari-hari. yakni dari keuntungan usahanya. atau donatur. dan beberapa para petugas pemerintah. . PT Terbuka PT yang sahamnya bebas diperjualbelikan di Bursa Efek Setiap orang bebas membeli saham PT tersebut PT Kosong PT yang badan usahanya masih ada tetapi perusahaannya sudah tidak beroperasi lagi Kebaikan Badan Usaha PT o Mudah memperbesar modal o Tanggung jawab persero terbatas o Kedudukan pemilik dan pengusaha terpisah o Kelangsungan hidup perusahaan terjamin o Saham mudah diperjual belikan Kelemahan Badan Usaha PT o Saham mudah dijualbelikan sehingga menimbulkan spekulasi o Karena tanggung jawab pemilik terbatas sehingga dapat menimbulkan tindakan yang merugikan o Rahasia perusahaan tidak terjamin o Biaya pajak relatif besar o Biaya operasional dan biaya-biaya lain besar       Laba usaha mencerminkan kinerja operasional perusahaan yang sebenarnya. Berbeda dengan organisasi laba yang telah memiliki sumber pendanaan yang jelas. Organisasi nirlaba meliputi gereja. apakah anggota. organisasi jasa sukarelawan. klien. o Bertugas mengawasi dan menasehati direksi o Bertindak membela kepentingan para pemegang saham. Dalam hal penyebaran tanggung . asosiasi profesional. dan memberhentikan direksi dan Komisaris o Mengesahkan neraca dan pembagian deviden. organisasi nirlaba membutuhkannya sebagai sumber pendanaan. Rapat Umum Pemegang Saham o Memegang kekuasaan tertinggi dalam PT o Berwenang: o Menentukan kegiatan perusahaan o mengangkat. tidak jelas siapa sesungguhnya ’pemilik’ organisasi nirlaba. tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan.   o Direksi o Dewan Komisaris o Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Direksi o Ditunjuk oleh rapat umum pemegang saham. NIRLABA Organisasi nirlaba atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk mendukung suatu isu atau perihal didalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang tidak komersil. Pada organisasi laba. institut riset. sekolah negeri. Dalam hal kepemilikan. serikat buruh. rumah sakit dan klinik publik. organisasi politis.

tenaga usaha jasa. pembicaraan tentang sektor informal tampak lebih menimbulkan persoalan daripada memecahkannya. Dalam analisis pembagian pekerja menjadi pekerja sektor formal dan pekerja sektor informal sering terkendala dengan data yang tersedia. operasi skala kecil. yang kemudian memilih seorang Direktur Pelaksana. meski peranannya penting. pekerja manajerial (white collar) yang merepresentasikan pekerja sektor formal terdiri dari tenaga professional. Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada organisasi bisnis. CIRI-CIRI ORGANISASI NIRLABA 1. Hal ini terjadi terutama karena langkanya definisi yang tepat tentang sektor informal. Hal ini didorong oleh tingkat urbanisasi yang tinggi dimana penawaran pasar tenaga kerja mampu direspon oleh permintaan tenaga kerja sektor informal. tidak terampil dan kebanyakan para migran. 2. pada kelompok lapangan usaha di Indonesia biasanya dimasukkan kedalam jenis pekerjaan di sektor usaha pertanian. hal ini tidak mudah dilakukan. keterampilan diperoleh dari luar sistem formal sekolah dan tidak diatur dan pasar yang kompetitif. dan kalau suatu entitas menghasilkan laba. Pada beberapa tahun terakhir tercermin adanya kecenderungan penurunan peran pekerja blue collar dan sedikit peningkatan pekerja white collar. Sedangkan ciri-ciri kegiatan-kegiatan informal adalah mudah masuk. atau ditebus kembali. penata parkir. Tidak adanya keseragaman secara internasional tentang definisi sektor informal dan ketersediaan data yang ada di Indonesia. artinya setiap orang dapat kapan saja masuk ke jenis usaha informal ini. terdaftar dan dilindungi oleh hukum. berusaha sendiri dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar. perikanan. alat angkut dan pekerja kasar. pedagang pasar. tenaga tata usaha dan sejenisnya. pengamen dan anak jalanan. Definisi lainnya adalah segala jenis pekerjaan yang tidak menghasilkan pendapatan yang tetap. Secara sederhana. dialihkan. tenaga usaha penjualan. atau kepemilikan tersebut tidak mencerminkan proporsi pembagian sumber daya entitas pada saat likuiditas atau pembubaran entitas. Umumnya yang terlibat pada sektor informal berpendidikan rendah. Akan tetapi. tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan. yaitu sektor yang telah terorganisir. tempat bekerja yang tidak ada status permanen atas pekerjaan tersebut dan unit usaha atau lembaga yang tidak berbadan hukum. dalam arti bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak dapat dijual. Kemajuan perekonomian sebuah negara dapat pula ditandai dengan adanya transformasi ke arah penurunan pekerja kasar (blue collar) yang merepresentasikan pekerja sektor informal. becak. pekerja bebas dan pekerja keluarga/tak dibayar. 3. Pekerja informal adalah mereka yang berusaha sendiri. padat karya. Pengertian lain dikembangkan dari karakterisitik pelakunya. Gambaran sektor formal-informal juga dapat menjadi sinyal perekonomian negara Apa Usaha Kecil dan Sektor Informal Publik sudah mahfum bahwa usaha kecil dan sektor informal merupakan penampung angkatan kerja dominan. Pekerja blue collar dapat dimaknai sebagai pekerja pada pekerjaan yang mengandalkan kekuatan fisik. Contoh dari jenis kegiatan sektor informal antara lain pedagang kaki lima (PKL). Karena itu. Menghasilkan barang dan/ atau jasa tanpa bertujuan memupuk laba. konsep ini digunakan untuk merangkum segala kegiatan yang tidak termasuk dalam sektor formal. kehutanan. Disisi lain. Formal dan Informal Perekonomian di kebanyakan negara berkembang bahkan di beberapa negara maju adalah fenomena jumlah dan tingginya peningkatan penduduk yang bekerja di sektor informal. buruh tani dan lainnya. Anggota Dewan Komisaris bukanlah ’pemilik’ organisasi. miskin. pada organisasi laba telah jelas siapa yang menjadi Dewan Komisaris. Pengelompokkan definisi formal dan informal menurut Hendri Saparini dan M. tenaga produksi. pengertian pekerja sektor informal dalam analisis ini didekati dengan status pekerjaan. Ini merupakan sinyal kemajuan perekonomian dan juga kemajuan pendidikan karena pekerja white collar secara umum membutuhkan tingkat pendidikan yang memadai. Chatib Basri dari Universitas Indonesia menyebutkan bahwa tenaga Kerja sektor informal adalah tenaga kerja yang bekerja pada segala jenis pekerjaan tanpa ada perlindungan negara dan atas usaha tersebut tidak dikenakan pajak. Sumber daya entitas berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapakan pembayaran kembali atas manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang diberikan. biasanya usaha milik keluarga. Sedangkan pada organisasi nirlaba. tempat pekerjaan yang tidak terdapat keamanan kerja (job security). bersandar pada sumber daya lokal. teknisi dan sejenisnya. cakrawala mereka . perburuan. maka jumlahnya tidak pernah dibagikan kepada para pendiri atau pemilik entitas tersebut.jawab.

terbatas untuk mencari kesempatan kerja dan menghasilkan pendapatan langsung bagi dirinya sendiri. Secara umum. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang.jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup . pengertian usaha kecil diatur dalam Bab I Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil. terbatasnya jenis serta jumlah produksi. Mengingat kapasitas sektor formal dalam menampung pertambahan angkatan kerja sangat terbatas. serta kepemilikan. maka perhatian serius terhadap sektor informal sangat diperlukan.keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar .sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri . memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. meningkatkan kemampuan usaha sektor informal yang sama. tidak untuk maksimasi profit. program-program tersebut cenderung membantu sektor informal dari segi manajemen dan permodalan.seluruh keuntungan dinikmati sendiri . agar dapat mempercapat proses pemerataan dan pendapatan ekonomi masyarakat. Meskipun demikian harus diakui banyak di antara pelaku sektor informal berusaha dan berhasil mengatasi berbagai masalah dan hambatan yang ada dan secara perlahan masuk ke dalam sektor formal. potensi. merencanakan lokasi baru bagi usaha sektor informal yang menimbulkan kerugian sosial dan mengalihkan usaha yang kurang memiliki prospek ke bidang usaha lain yang lebih prospektif. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil. sebagaimana yang ditentukan dalam Undang-Undang ini". Sebenarnya. . Hal ini disebabkan. pada sektor informal adalah rendahnya tingkat keterampilan dan pendidikan dari para pelakunya. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. pedagang asongan. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong. Selain itu. selain permodalan menjadi masalah utama. dan lain sebagainya. yaitu mendorong usaha informal menjadi usaha formal. ciri dan sifat perusahaan perseorangan : . dan peranan yang signifikan dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan ekonomi pada khususnya.tidak ada pajak.tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi . yang ada adalah pungutan dan retribusi . usaha kecil juga merupakan kegiatan usaha dalam memperluas lapangan pekerjaan dan memberikan pelayanan ekonomi yang luas. tukang bakso keliling.sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan Masyarakat Usaha kecil merupakan usaha yang integral dalam dunia usaha nasional yang memiliki kedudukan. Secara otentik. Pendekatan ini tampaknya tidak selalu berhasil dan lebih tepat bila ditujukan pada program pengembangan usaha kecil formal (small scale business). Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Yaitu: "kegiatan ekonomi masyarakat yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil pendapatan tahunan.relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan . Departemen Tenaga Kerja telah mengembangkan kebijakan pembinaan sektor informal dengan empat pendekatan.

perbedaan dari usaha-usaha tersebut dapat dilihat dari kriteria-kriteria usahanya. Ketua Kadin Bali I Cde Sumarjaya Linggih mengatakan keberadaan pekerja asing dan perusahaan milik orang asing sangat baik untuk mendorong pengusaha lokal. masih relatif sulit dicari oleh pengusaha kecil. Usaha Perorangan. yaitu: 1. 4. 3. Perusahaan berskala kecil. Ini artinya sekitar 90% masyarakat Bali termarginalkan dari kegiatan ekonomi. usaha kecil tidak memiliki sistem pembukuan. Industri kecil. industri rumahan. karena sebagian besar digerakkan oleh usaha milik asing maupun luar Bali. yang menyebabkan pengusaha kecil tidak memiliki akses yang cukup menunjang terhadap jasa perbankan. Secara umum bentuk usaha kecil adalah usaha kecil yang bersifat perorangan. harta kekayaan milik pribadi dapat dijadikan modal dalam kegiatan usahanya. tetapi jika ilegal akan sangat merugikan. Sedangkan. . Sumarjaya mengatakan kondisi tersebut bukan hanya menimpa Bali. koperasi. 2. produk barang dan jasa yang dihasilkan dari usaha tersebut. terdapat istilah usaha mikro. pengusaha kecil memiliki kesulitan dalam meningkatkan usahanya."Melawan yang legal saja sulit. Dia menyebut salah satu contohnya sebuah toko tas atau sepatu di Kuta di mana pemiliknya adalah orang asing. bahkan masih dikerjakan secara tradisional. seperti: toserba. sebagaimana yang ditentukan oleh instansi yang berwenang. mini market. ketika menghadapi kendala usaha. dan sebagainya. tetapi juga daerah lain yang dilirik pengusaha asing. seperti: pedagangan kaki lima yang menjual barang-barang kebutuhan LOKAL DAN ASING BISNIS INDONESIA DENPASAR Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi Bali meminta pemerintah meningkatkan pengawasan ketat terhadap pengusaha asing dan usaha yang dimiliki orang asing agar iklim usaha tetap kondusif. usaha menengah dan usaha usaha bersar. jenis usahanya. yang bertanggung jawab kepada pihak ketiga/pihak lain. Usaha Persekutuan. Dari bentuk usaha kecil tersebut." katanya. Perbedaan usaha kecil dengan usaha lainnya. Menurut dia. dapat dilihat dari: 1. Dia mengilustrasikan perekonomian Bali tumbuh di atas rata-rata nasional atau lebihdari 6%. seperti: untuk tujuan ekspor barang-barang hasil produksinya. merupakan usaha dengan kepemilikan tunggal dari jenis usaha yang dikerjakan. semisal. Namun. yaitu usaha yang belum di daftar. industri logam. dia meragukan angka itu menggambarkan tumbuhnya usaha orang lokal atau pengusaha setempat. Dalam perkembangannya. belum dicatat. 2. membayar pajak. terbatasnya kemampuan pengusaha kecil dalam mengembangkan usahanya. maka penggolongan usaha kecil di Indonesi adalah sebagai berikut: 1. Belum lagi berbagai usaha lain yang dimiliki orang asing maupun bermitra dengan warga lokal yang belum mengikuti peraturan.Pengertian disini mencakup usaha kecil informal. seperti usaha menengah dan usaha kecil. Dia memperkirakan kontribusi pengusaha lokal 10% saja. dan belum berbadan hukum. persekutuan atau yang berbadan hukum dalam bentuk koperasi yang didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota. bahan-bahan baku yang diperoleh untuk kegiatan usahanya. pada hakekatnya penggolongan usaha kecil. "Meskipun pertumbuhan Bali di atas rata-rata nasional. maju mundurnya usahanya tergantung dari kemampuan pengusaha tersebut dalam melayani konsumennya. apalagi yang ilegal. 3. karena teknologi yang digunakan masih bersifat semi modern. 2. partisipasi pengusaha lokal dalam menopang pertumbuhan ekonomi perlu ditingkatkan." kata Sumarjaya seusai pelantikan pengurus Kadin Bali kemarin. dan lain sebagainya. hal ini sebenarnya merupakan petaka karena pertumbuhan ini tidak ditopang peran serta pelaku usaha lokal. penggolongan usaha kecil yang berbentuk persekutuan merupakan kerja sama dari pihak-pihak yang bertanggung jawab secara pribadi terhadap kerja perusahaan dalam menjalankan bisnis. Dimana. Usaha informal. seperti: industri kerajinan tangan.

" Dia menyebut empat kelemahan pengusaha yakni hanya sekitar 30% yang mampu berbahasa asing. yang memperlemah daya saing mereka. Untuk itu. dan tidak memiliki akses jaringan global yang kuat. dll ) . pengacara. perlu melakukan sinergi dengan pihak lain. kurangnya intelektualitas. Kebanyakan orang merasa cukup puas dan aman jika mendapatkan penghasilan dengan menjadi karyawan. lanjutnya. Maka mereka berhenti mengikuti rencana itu dan kemudian mencari kembali cara jitu untuk menjadi kaya dengan cepat. Hidayat yang juga sebagai Menteri Perindustrian meminta Kadin melakukan berbagai inovasi untuk menggerakkan perekonomian dan bersinergi dengan berbagai pihak. Lantas mengapa kita harus memilik bisnis sendiri?Sebuah survey di Harvard membuktikan bahwa usia 65 th orang terbagi dalam bebrapa keadaan sebagai berikut : . Jika begitu sederhananya proses untuk sukses mengapa tidak banyak orang yang berminat ? Jawabannya persis yang di utarakan oleh Robert T Kiyosaki dalam bukunya GUIDE TO INVESTING bahwa : Investasi adalah sebuah rencana yang sederhana. Bali sebagai daerah pariwisata internasional.1% lain-lain ( judi. kurangnya wawasan. Kebanyakan orang megira ada suatu daya magis untuk menjadi kaya lewat investasi. modal > 1 M ) 2. kesenangan dan kebosanan lagi selama sisa hidup mereka. Ketua Umum Kadin Indonesia M. artis ( profesional sukses ) . terlebih dalam menghadapi perdagangan bebas. Atau mereka mengira jika suatu rencana tidak rumit. "Banyak kelemahan pengusaha lokal saat ini.Banyak kelemahan Sumarjaya mengakui saat ini banyak kelemahan yang dimiliki pengusaha lokal.S. MLM . Pelaku usaha. sales rumah .4 % pensiun / tabungan pas-pasan -55 % miskin ( tergantung pada anak. undian ) . pada kesem-payan pelantikan kemarin Kadin Provinsi Bali menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kadin daerah seluruh Indonesia. tidak menggairahkan dan nyaris mekanis.5 % sales asuransi. lotre.35 % meninggal dunia . Mereka mengulangi proses kebosanan. siap menggandeng pengurus Kadin luar provinsi untuk menggarap potensi masing-masing dan memperkuat kapasitas untuk menghadapi globalisasi. suatu proses menjadi kaya yang sering kali membosankan.10 % dokter ahli. Membuat sendiri ( misal perusahaan.5 % masih bekerja . seperti pelaku usaha di daerah lain untuk membangun jaringan dan modal. top manajer . kata Sumarjaya. Diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak agar bisa bersaing di kancah global.1% kaya Ternyata 1 % orang kaya tersebut berasal dari profesi sbb -10 % CEO. Mengikuti pemasaran jaringan ( termasuk Networking. Mereka mulai mengikuti rencana dan tak lama kemudian mereka bosan. Hidayat berharap Kadin dapat meningkatkan kemitraan dengan pemerintah setempat. maka rencana itu pasti tidak bagus. Membeli waralaba ( modal >100 Juta ) 3. Mereka tidak mampu menanggung rasa kebosanan akibat mengikuti rencana sederhana yang tidak rumit untuk menjadi kaya. gelandangan. Manusia cepat bosan dan ingin menemukan yang lebih menggairahkan itulah sebabnya hanya 3 dari 100 orang menjadi kaya. ik2) BISNIS Bisnis adalah bukan sekedar jual produk / jasa tetapi ditambah dengan sistem Bagaimana memiliki SISTEM ? Menurut pakar bisnis Robert T Kiyosaki ada tiga cara sbb: 1. Online bussines seperti reseller dan affiliate program ) Pemasaran jaringan adalah suatu proses investasi yang sederhana.

Milik warga negara Indonesia. banyak karyawan. dan pemulung. Kriteria-kriteria Usaha Kecil Usaha kecil termasuk koperasi merupakan kegiatan ekonomi rakyat dengan skala kecil yang memiliki kriteria-kriteria sebagai berikut. Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil adalah kegiatan ekonomi yang dimiliki dan menghidupi sebagian besar rakyat. badan usaha yang tidak berbadan hukum. Keuntungan yang didapat dari usahanya dinvestasikan kembali untuk mencapai tujuan sosial itu atau untuk kepentingan sosial. Sektor manufaktur sangat erat terkait dengan rekayasa atau teknik. Usaha menengah dan usaha besar meliputi usaha nasional (milik negara atau swasta). MANUFAKTUR Manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan peralatan dan suatu medium proses untuk transformasi bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual. Pengertian usaha kecil di sini mencakup usaha kecil informal dan usaha kecil tradisional. Usaha kecil informal merupakan usaha yang belum terdaftar. Upaya ini melibatkan semua proses antara yang dibutuhkan untuk produksi dan integrasi komponen-komponen suatu produk. usaha patungan. ada pengusaha yang memiliki banyak alat transportasi. a. dan/atau berkaitan dengan seni dan budaya. dan sebagainya adalah pengusaha kecil yang berjuang untuk menghidupi keluarganya. usaha menengah. Memiliki kekayaan bersih atau total aset paling banyak Rp 200. Berbentuk usaha perseorangan. Pedagang keliling. dan belum berbadan hukum. Sedangkan usaha menengah atau usaha besar adalah kegiatan ekonomi yang mempunyai kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan lebih besar dari kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan usaha kecil.000 (dua ratus juta rupiah). Ia juga membayar pajak kepada pemerintah dalam jumlah juga besar. Dari kenyataan ini timbul istilah usaha kecil. e. Pengusaha kecil yang termasuk dalam kelompok ini antara lain petani penggarap. seperti produsen semikonduktor dan baja. atau ber-afiliasi entah langsung atau tidak langsung dengan usaha menengah atau dengan usaha besar. Kewirausahaan sosial lebih dari sekadar didorong oleh keinginan untuk memaksimalkan profit bagi pemegang saham atau pemilik. Tetapi ada juga pengusaha yang memiliki alat transportasi (truk misalnya) dan karyawan.SOSIAL Entitas bisnis yang tujuan utamanya bersifat sosial.000 (satu milyar rupiah). dan usaha besar. dan hasil produksinya dikirim ke luar daerah sehingga bisa menghidupi para karyawan dan keluarganya. pedagang kaki lima. Memiliki hasil penjualan bersih per tahun paling banyak Rp 1. pedagang kaki lima. juga menggunakan istilah fabrikasi ataupabrikasi. belum tercatat. Lebih dari itu. JASA Adalah proses yang terdiri atas serangkaian aktivitas intangible yang biasanya (namun tidak harus selalu) terjadi pada interaksi antara pelanggan dan karyawan jasa dan atau sumber daya fisik atau barang dan atau sistem penyedia jasa. atau badan usaha yang berbadan hukum termasuk koperasi. Sedangkan yang dimaksud dengan usaha kecil tradisional adalah usaha yang menggunakan alat produksi sederhana yang telah digunakan secara turun temurun. dan memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikan sebagaimana diatur dalam undang-undang. b.000. Beberapa industri. dikuasai. yang disediakan sebagai solusi atas masalah pelanggan".000.000. warga negara asing dan/ atau badan hukum asing yang melakukan kegiatan ekonomi di negara Indonesia. d. petani penggarap. Berdiri sendiri. c. artinya bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki. dan hasil produksinya bahkan dikirim ke luar negeri. Interaksi antara penyedia jasa dan . USAHA KECIL DAN BESAR Usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil.

pemeliharaan dan perbaikan Jasa infrastruktur: komunikasi. sekalipun pihak-pihak yang terlibat mungkin tidak menyadarinya. 5.Tidak tahan lama Bisnis Jasa Contoh dari bisnis jasa yang perkembangannya cukup pesat adalah: 1. keluarga. KONSUMEN DAN INDUSTRI Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat.pelanggan kerapkali terjadi dalam jasa. Selain itu. . perbankan Perdagangan jasa: eceran. 4. Karakteristik Jasa (Payne.Heteregonitas 3. baik bagi kepentingan diri sendiri. 3. barang setengah jadi. dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya. transportasi Jasa personal/sosial: restoran. termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri. 2. 2001:9): 1.bahan baku. Bisnis jasa: konsultan. pemerintah.Tidak berwujud 2. orang lain. perawatan kesehatan Administrasi umum: pendidikan. keuangan. dimungkinkan ada situasi di mana pelanggan sebagai individu tidak berinteraksi langsung dengan perusahaan jasa. maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.Tidak dapat dipisahkan 4. Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->