PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE IMPROVE

Date : 2011-11-06 09:17:23 | View: 1321 | Keyword: METODE IMPROVE

Kesulitan siswa untuk menemukan penyelesaian atau pemecahan masalah dalam belajar matematika karena kurangnya kemampuan untuk menarik kesimpulan suatu pernyataan dan melihat hubungan implikasi, Siswa tidak dapat melihat hubungan antar ide-ide dan siswa sulit memberikan alasan logis mengapa sebuah jawaban dan atau strategi pemecahan masalah adalah benar dan masuk akal (kemampuan membuat argumentasi logis). Hal tersebut mengindikasikan bahwa penalaran siswa masih rendah dan perlu untuk ditingkatkan. Berdasarkan hasil penemuan tersebut, maka diperlukan adanya suatu strategi pembelajaran khusus untuk membantu siswa agar lebih mudah dalam proses belajar dan dapat meningkatkan kemampuan penalarannya. Salah satu metode pembelajaran yang dicoba untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa adalah metode IMPROVE. Metode IMPROVE merupakan suatu metode inovatif dalam pembelajaran matematika yang didesain untuk membantu siswa dalam mengembangkan berbagai keterampilan matematikanya secara optimal serta meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar. Metode IMPROVE merupakan sebuah akronim yang mempresentasikan semua tahap dalam metode ini, yaitu: 1) Menghantarkan konsep-konsep baru (Introducting the new concepts); 2) Pertanyaan Metakognitif (Metacognitive questioning), Pertanyaan metakognitif dalam metode IMPROVE terbatas berupa pertanyaan pada diri sendiri (questioning self); 3) Latihan (Practicing), Guru memberikan latihan kepada siswa, berupa soal-soal atau pertanyaan-pertanyaan yang dapat menumbuhkan kemampuan metakognitif, latihan bertujuan untuk meningkatkan penguasaan materi dan mengasah kemampuan metakognitif siswa; 4) Mereview dan mereduksi kesulitan (Reviewing and reducing difficulties); 5) Penguasaan Materi (Obtaining mastery); 6) Melakukan Verifikasi (Verification) dan 7) Pengayaan (Enrichment). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk melihat sikap siswa terhadap pembelajaran dengan metode IMPROVE. Dalam penelitian ini, indikator penalaran yang digunakan adalah Kemampuan untuk menemukan penyelesaian atau pemecahan masalah, Kemampuan untuk menarik kesimpulan suatu pernyataan dan melihat hubungan implikasi, Kemampuan untuk melihat hubungan antar ide-ide, Memberikan alasan logis mengapa sebuah jawaban dan atau strategi pemecahan masalah adalah benar dan masuk akal (kemampuan membuat argumentasi logis). Penelitian ini adalah penelitian ekperimen yang dilaksanakan di SMP Negeri I Cileunyi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan metode IMPROVE dapat meningkatkan penalaran matematika siswa SMP Sikap yang ditunjukkan siswa terhadap pembelajaran matematika dengan metode IMPROVE sangat baik.

baik aspek terapannya maupun penalarannya mempunyai peranan penting dalam upaya penguasaan ilmu dan teknologi.1 Latar Belakang Masalah Matematika sebagai ilmu dasar. . yaitu: 1) Mempersiapkan siswa agar mampu menghadapi perubahan keadaan di dalam kehidupan dan di dunia yang terus berkembang melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran logis.BAB I PENDAHULUAN 1.matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern. rasional. matematika memainkan peranan yang sangat strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. suatu bangsa yang ingin dapat menguasai IPTEK dengan baik. mempunyai peranan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya pikir manusia. Dengan demikian. Hal ini sejalan dengan tujuan umum diberikannya matematika pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). faktor kunci penguasaan teknologi oleh suatu bangsa adalah kualitas pembelajaran sains dan matematika di sekolah. Sebagaimana dinyatakan oleh Soejadi (1994: 20). Selain itu. perlu mempersiapkan tenaga-tenaga yang memiliki pengetahuan matematika yang cukup. matematika sebagai salah satu ilmu dasar. Menurut Nur (1992: 13). sedangkan Soejadi (1994: 1) mengatakan bahwa.

Metakognitive questioning. Sintaknya adalah: 1. Verivication. Reviewing and reducing difficulty. siswa latihan dan bertanya. Obtaining mastery. Practicing. 3. Enrichment. 2. balikan-perbaikan-pengayaan-interaksi. guru menyajikan pertanyaan untuk mengantarkan konsep. .Improve singkatan dari Introducing new concept.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.