PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN NAMA: ARIZKY SYAPUTRA NIM : 13492 PRODI : MANAJEMEN

Permasalahan Demokrasi Setelah Amandemen UUD 1945 A. Macam-Macam Demokrasi Menurut cara penyaluran kehendak rakyat, demokrasi dibedakan atas :
1. 2.

Demokrasi Langsung Demokrasi Tidak Langsung

Menurut dasar prinsip ideologi, demokrasi dibedakan atas :
1. 2.

Demokrasi Konstitusional (Demokrasi Liberal) Demokrasi Rakyat (Demokrasi Proletar) Menurut dasar yang menjadi titik perhatian atau prioritasnya, demokrasi dibedakan atas :

1. 2. 3.

Demokrasi Formal Demokrasi Material Demokrasi Campuran Menurut dasar wewenang dan hubungan antara alat kelengkapan negara, demokrasi dibedakan atas :

1. Demokrasi Sistem Parlementer 2. Demokrasi Sistem Presidensial.

B. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia (Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi) Perkembangan demokrasi di Indonesia dari segi waktu dapat dibagi dalam empat periode, yaitu: 1. Periode 1945-1959 Demokrasi Parlementer Demokrasi pada masa ini dikenal dengan sebutan demokrasi parlementer. Sistem parlementer ini mulai berlaku sebulan setelah kemerdekaan

diproklamasikan. Sistem ini kemudian diperkuat dalam Undang-Undang Dasar 1949 (Konstitusi RIS) dan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950. Meskipun sistem ini dapat berjalan dengan memuaskan di beberapa negara Asia lain, sistem ini ternyata kurang cocok diterapkan di Indonesia.

Periode 1998-sekarang( Reformasi ) Orde reformasi ditandai dengan turunnya Presiden Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998. sebuah demokrasi semu yang diciptakan untuk melanggengkan . demokrasi terpimpin sebenarnya ingin menempatkan Soekarno seagai “Ayah” dalam famili besar yang bernama Indonesia dengan kekuasaan terpusat berada di tangannya. Rusli Karim. masa mengambang. Bergulirnya reformasi yang mengiringi keruntuhan rezim tersebut menandakan tahap awal bagi transisi demokrasi Indonesia. rezim Orde Baru ditandai oleh. Dalam UUDS 1950. terbatasnya peran partai politik. Prof. 2. Syafi’i Ma’arif. B. kekeliruan yang besar dalam Demokrasi Terpimpin Soekarno adalah adanya pengingkaran terhadap nilai-nilai demokrasi yaitu absolutisme dan terpusatnya kekuasaan hanya pada diri pemimpin. Transisi demokrasi merupakan fase krusial yang kritis karena dalam fase ini akan ditentukan ke mana arah demokrasi akan dibangun kemudian Presiden Soekarno menyatakan demokrasi terpimpin sebagai pilihan sistem pemerintahan. Menurut M. Periode 1959-1965 (Orde Lama)Demokrasi Terpimpin Pandangan A. Turunnya presiden Soeharto disebabkan karena tidak adanya lagi kepercayaan dari rakyat terhadap pemerintahan Orde Baru. . Dengan demikian. Jabatan presiden kemudian diisi oleh wakil presiden. DR. dominannya peranan ABRI. pembatasan peran dan fungsi partai politik. dan meluasnya peranan ABRI sebagai unsur sosial politik. badan eksekutif terdiri dari Presiden sebagai kepala negara konstitusional (constitutional head) dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Selain itu. tidak ada ruang kontrol sosial dan check and balance dari legislatif terhadap eksekutif. Ir. campur tangan pemerintah dalam persoalan partai politik dan publik. monolitisasi ideologi negara. birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik. Habibie. 3. Periode 1965-1998 (Orde Baru) Demokrasi Pancasila Ciri-ciri demokrasi pada periode Orde Lama antara lain presiden sangat mendominasi pemerintahan.J. berkembangnya pengaruh komunis. dan inkorporasi lembaga nonpemerintah 4. Setelah mengalami masa Demokrasi Pancasila. Ing.Hal ini ditunjukkan dengan melemahnya persatuan bangsa.

demokrasi diharapkan mampu menjadikan negara kuat. maka masalah ekonomi pun harus mendapat perhatian yang serius dalam implementasi demokrasi agar terjadi penguatan demokrasi. Indonesia kembali masuk kedalam alam demokrasi pada tahun 1998 ketika pemerintahan junta militer Soeharto tumbang. Sedangkan demokrasi di negara berkembang seperti Indonesia tanpa menghasilkan negara yang kuat justru tidak akan mampu mensejahterakan rakyatnya. Anarkisme pada saat ini seolah-olah merupakan bagian dari demokrasi Anarkisme yang juga menggejala pasca kejatuhan Soeharto juga menjadi tantangan bagi demokrasi di Indonesia. Politik dan ekonomi adalah dua sisi yang berbeda dalam sekeping mata uang. Negara yang kuat tidak identik dengan otoritarianisme maupun militerisme. Anarkisme ini merupakan bom waktu era Orde Baru yang meledak pada saat ini. Padahal anarkisme justru bertolak belakang dengan hak asasi manusia dan nilai-nilai Islam. 2. 1. Harapan dari adanya demokrasi yang mulai tumbuh adalah ia memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat dan juga bangsa.kekuasaan Soeharto. . Maka muncul kepincangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan ini sangat merugikan bangsa dan negara. Anarkisme pada saat ini seolah-olah merupakan bagian dari demonstrasi yang sulit dielakkan. Misalnya saja. Pendidikan dan Ekonomi masyarakat tidak mendukung Di masa transisi ini. sedangkan masalah ekonomi masih terpinggirkan. demokrasi bisa memaksimalkan pengumpulan zakat oleh negara dan distribusinya mampu mengurangi kemiskinan. Disamping itu demokrasi diharapkan bisa menghasilkan pemimpin yang lebih memperhatikan kepentingan rakyat banyak seperti masalah kesehatan dan pendidikan. Pemilu demokratis kedua bagi Indonesia terselenggara pada tahun 1999 yang menempatkan PDI-P sebagai pemenang Pemilu. Tidak hanya itu. Demokrasi di negara kuat (seperti Amerika) akan berdampak positif bagi rakyat. implementasi demokrasi masih terbatas pada kebebasan dalam berpolitik. dan bahkan kehidupan sehari-hari. Demokrasi di negara yang tidak kuat akan mengalami masa transisi yang panjang.

Melemahnya ekonomi akan berdampak luas kepada bidang lain. berumpul. Sumber daya manusia yang lemah jelas tidak bias memperkuat demokrasi. berserikat. seperti masalah sumber daya manusia. . Demokrasi di Indonesia memberikan harapan akan tumbuhnya masyarakat baru yang memiliki kebebasan berpendapat. berpolitik dimana masyarakat mengharap adanya iklim ekonomi yang kondusif. Untuk menghadapi tantangan dan mengelola harapan ini agar menjadi kenyataan dibutuhkan kerjasama antar kelompok dan partai politik agar demokrasi bisa berkembang ke arah yang lebih baik KESIMPULAN Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara . bahkan justru bisa memperlemah demokrasi.Semakin rendahnya tingkat kehidupan ekonomi rakyat akan berdampak buruk bagi demokrasi karena kuatnya bidang politik ternyata belum bisa mengarahkan kepada perbaikan ekonomi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful