KATA PENGANTAR

Segala puji hanya bagi Allah SWT, atas berkat, rahmat, dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan tugas akhir "Bahan Ajar Ekonomi SMA Kelas XII” tepat pada waktunya. Tugas ini disusun sebagai salah satu syarat untuk melengkapi tugas akhir dari mata kuliah Landasan Pendidikan dan Pembelajaran yang dibimbing oleh Bapak Prof. Dr.Wasis D Dwiyogo, M.Pd pada program Magister Pendidikan Ekonomi Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang, Dengan segala kerendahan hati, penulis ingin

menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat. Penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari berbagai pihak.

Malang, Desember 2011 Penulis

ii

DAFTAR ISI

Halaman sampul .........................................................................

i

Kata pengantar ............................................................................... ii Daftar isi.......................................................................................... iii SEMESTER 1 BAB 1 PEMIKIRAN TEORI EKONOMI A. Pemikiran ekonomi klasik .............................................. 2 B. Aliran klasik ................................................................... 5 C. Aliran neoklasik ............................................................. 7 D. Aliran historis ................................................................. 8 E. Aliran sosialisme ............................................................ 9 F. Aliran teori keynes ......................................................... 11 G. Aliran neokeynesia ......................................................... 12 H. Tokoh ekonomi indonesia .............................................. 13 BAB 2 PERDAGANGAN INTERNASIONAL A. Pengertian .................................................................... 17 B. Faktor yang mendorong perdagangan internasional .... 17 C. Manfaat perdagangan internasional ............................. 17 D. Teori keunggulan mutlak dan komparatif .................... 18 E. Kebijakan perdagangan internasional .......................... 20 F. Dampak perdagangan internasional ............................. 22
iii

G. Pembayaran internasional ............................................ 22 H. Devisa ......................................................................... 24 BAB 3 NERACA PEMBAYARAN A. Pengertian .................................................................... 26 B. Transaksi dalam neraca pembayaran ........................... 27 C. Susunan neraca pembayaran ........................................ 28 D. Transaksi yang terdapat dalam neraca pembayaran .... 28 E. Fungsi neraca pembayaran........................................... 30 F. Penggolongan komponen neraca pembayaran ............. 30 G. Defisit dan surplus neraca pembayaran ....................... 31 H. Dampak neraca pembayaran ........................................ 31 I. Kebaikan dan keburukan utang luar negeri bagi indonesia ...................................................................... 32 BAB 4 KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL A. Bentuk kerjasama internasional .................................... 35 B. Bidang-bidang kerjasama ekonomi internasional ......... 35 C. Badan kerjasama ekonomi internasional ....................... 36 BAB 5 BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA A. Pengertian....................................................................... 42 B. Macam bidang usaha ...................................................... 42 C. Fungsi badan usaha ........................................................ 42
iv

D. Peran badan usaha .......................................................... 43 E. Macam badan usaha ....................................................... 43

SEMESTER 2 BAB 6 MANAJEMEN A. Pengertian....................................................................... 54 B. Unsur-unsur manajemen ................................................ 55 C. Tingkatan manajemen .................................................... 55 D. Fungsi-fungsi manajemen .............................................. 55 E. Pedoman dalam perencanaan ......................................... 56 F. Bidang-bidang manajemen ............................................ 57

BAB 7 PEMBANGUNAN EKONOMI A. Pengertian....................................................................... 60 B. Perbedaan pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi .......................................................................... 60 C. Teori-teori pertumbuhan ekonomi ................................. 61 D. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ................................................................. 62 E. Kriteri pengukuran keberhasilan pembangunan ekonomi .......................................................................... 63

v

................ Macam-macam kesempatan kerja ......... Pengangguran ....... Pengertian. 76 DAFTAR PUSTAKA vi ............ Ciri-ciri wirausaha......... 73 C......................................... Syarat-syarat menjadi wirausaha ... 74 F................................... 67 B................... 68 F.. Pengetrian.............................. Pokok-pokok kewirausahaan ............... 74 D. 67 E........... 69 BAB 9 WIRAUSAHA A.......................... 65 I.. 74 E......... Dampak negatif pembangunan ekonomi....................................................... 65 H..................F........... Sistem upah yang berlaku di Indonesia............................................................................... Sumber pembiayaan pembangunan .................................... 64 G.. 65 BAB 8 KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURAN A...... 67 D........................ Dampak positif pembangunan ekonomi ......................................... Peran wirausaha dalam perekonomian .................................................... Peningkatan kualitas tenaga kerja .................... 67 C................. Sektor kegiatan wirausaha ........... Usaha-usaha meningkatkan kesempatan kerja ........................................................ 73 B..... Pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang .....

Mendeskripsikan teori pemikiran ekonomi praklasik Mendeskripsikan teori pemikiran ekonomi Neoklasik. Mendeskripsikan teori pemikiran ekonomi Historis. Mendeskripsikan teori pemikiran ekonomi sosialisme Mendeskripsikan Aliran Neokeynesia Mendeskripsikan tokoh-tokoh ekonomi Indonesia 1 .BAB 1 PEMIKIRAN TEORI EKONOMI Kompetensi Dasar Kemampuan memahami konsep-konsep dasar dan teori ekonomi         Mendeskripsikan teori pemikiran ekonomi praklasik. Mendeskripsikan teori pemikiran ekonomi klasik.

atau pengelolaan suatu rumah tangga.  Pemikiran lain pada zaman Yunani kuno adalah Xenophon. Pekerjaan sebagai tentara c.  Plato yang melahirkan pemikiran awal tentang perekonomian membedakan tiga jenis pekerjaan yang dilakukan oleh jenis manusia yang berbeda sbb: a. khususnya filsafat moral dan sering dikaitkan dengan rasa keadilan serta kelayakan yang perlu diperhatikan dalam rangka penciptaan suatu masyarakat yang adil dan mekmur secara merata. kaidah. 2. Pekerjaan sebagai pekerja (petani dan pedagang)  Aristoteles yang merupakan salah satu murid Plato merupakan orang pertama yang melihat bahwa ekonomi merupakan suatu bidang tersendiri yang pembahasannya harus dipisahkan dari bidangbidang lainnya. dan Nomos yang artinya aturan. Pemikiran Ekonomi Praklasik 1. yang juga pencipta kata ekonomi yang diambil dari kata Oikos yang artinya rumah tangga. Pekerjaan sebagai pengatur atau pengusaha b. Kaum Skolastik  Kaum skolastik adalah orang-orang terpelajar abad pertengahan yang berlandaskan logika Aristoteles 2 .A. Zaman Yunani Kuno  Pada zaman Yunani kuno pembahasan tentang ekonomi merupakan bagian dari filsafat.

c. 3 . b.yang menekankan pada kuatnya hubungan ekonomi dengan masalah etika serta masalah-masalah keadilan.  Paham yang dianut oleh kaum merkantilisme adalah sbb: a. 3. Pemilikan logam mulia berarti pemilikan kekayaan. Albertus Magnus Adalah seorang filsuf Jerman yang berpendapat bahwa harga satu barang seharusnya sama dengan biaya dan tenaga yang dikorbankan untuk menciptakan barang tersebut. Surplus perdagangan suatu negara merupakan tanda kekayaan negara tersebut. St.  Tokoh-tokoh kaum skolastik diantaranya adalah: a. Thomas Aquinas Berpendapat bahwa memungut bunga dari uang yang dipinjamkan adalah tidak adil karena sama saja dengan menjual sesuatu yang sebenarnya tidak ada. akan ada pihak yang mendapat keuntungan dan ada pihak yang menderita kerugian. St. Merkantilisme  Paham merkantilisme menyatakan bahwa sebuah negara hendak maju maka negara itu harus melakukan perdagangan dengan negara lain. Dalam suatu transaksi perdagangan. b.

Slogannya adalah Laissez faire laissez passer. Kelas tuan tanah c. Kelas yang tidak produktif seperti saudagar dan pengrajin d. Jika diterjemahkan dengan bebas artinya jangan campur tangan alam semesta dapat mengatur dirinya sendiri. Kelas masyarakat produktif yang kegiatannya mengolah tanah seperti pertanian dan pertambangan b. Aliran Fisiokratis  Dalam pandangan kaum fisiokratis. dan David Hume. kaum petani dianggap sebagai golongan masyarakat yang paling produktif karena pekerjaannya menghasilkan suatu barang dengan mengolah tanah. Thomas Mun. Tokoh-tokoh dari aliran merkantilisme anatara lain adalah Jean Boudin. 4. sir William petty. Kelas yang paling produktif adalah para petani c. 4 . Kelas masyarakat buruh yang menerima upah dan gaji  Secara umum kaum fisiokrat memiliki pokok-pkok pikiran sebagai berikut: a. Sumber kemakmuran adalah alam b. le monde va de lui meme.  Tokoh utama aliran fisiokratis adalah Francois Quesney yang membagi masyarakat kedalam empat golongan yaitu: a. Jean Baptiste Colbert.

. 1. Aliran Klasik Peraga 1. nilai riil suatu barang dipengruhi oleh banyak sedikitnya kerja yang harus dilakukan untuk menghasilkan barang tersebut. Teori nilai. Teori akumulasi kapital 5 .Nilai riil atau alamiah.1 Adam Smith (1972-1790) pakar ekonomi dari Inggris. Pendapatnya yang terkenal adalah anjuran agar pemerintah melakukan campur tangan seminimal mungkin dalam perekonomian Dialah salah satu perancang ekonomi kapitalis. Adam Smith Empat pokok pemikiran Adam Smith pada aliran klasik adalah: a. Nilai ini lebih ditentukan oleh permintaan dan penawaran terhadap barang tersebut. c.B. Mekanisme pasar bebas tanpa campur tangan pemerintah b.Nilai pasar atau nilai nominal suatu barang tidak ditentukan oleh mekanisme seperti dalam mengukur nilai riil suatu barang. barang memiliki dua macam nilai: . Teori pembagian kerja Menyatakan bahwa produktivitas tenaga kerja dapat ditingkatkan jika dilakukan suatu pembagian kerja (division of labor) d.

David Ricardo Peraga 1. Teori Uang (Theori of Currency) Jumlah uang kertas yang tidak dijamin oleh emas harus ditetapkan dengan undang-undang. ia amat memperhatikan masalah pemerataan pendapatan diantara berbagai kalangan masyarakat. perkembangan manusia jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan peningkatan produksi hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan manusia. Thomas Robert Malthus  Menurut Malthus. Dalam pandangannya.Dalam teori ini Adam smith mencoba menyesuaikan bagaimana kesejahteraan masyarakat dapat dicapai dengan melakukan investasi dalam peralatan dan mesin. c. Kepiawaiannya dibidang ekonomi didukung oleh ketekunannya bekerja di pasar modal. 6 . 3. b. 2. a. yang besarnya hanya cukup bagi buruh untuk dapat bertahan hidup. Teori Sewa Tanah (Land Rent) Tinggi rendahnya sewa tanah dipengaruhi oleh tingkat kesuburan tanah tersebut.2 David Ricardo (17721823) pencetus teori keunggulan komparatif. Teori Upah Alami (Natural Wages) Yang paling menentukan tingkat harga adalah tingkat upah alami.

Stanley jevons.Leon Walras. 5. tokoh aliran Manchester . Jean Baptiste Say  Hukum Say yang nenyatakan bahwa setiap penawaran otomatis akan menciptakan permintaan.  Tokoh-tokoh aliran neoklasik yang paling dikenal adalah: .Alfred Marshall. John Stuart Mill  Mill memperkenalkan konsep baru seperti return to scale serta konsep elastisitas permintaan untuk pertama kalinya.W. tokoh aliran Austria . 4.  Tokoh neoklasik generasi kedua berpendapat bahwa harga barang juga ditentukan oleh harga barang lain. yaitu penawaran dari produsen dan permintaan dari konsumen. Aliran Neoklasik  Aliran neoklasik berpendapat bahwa harga ditentukan oleh dua kekuatan di pasar. Dengan adanya teori ini David Ricardo dianggap sebagai pencetus timbuknya perdagangan bebas. 7 . yaitu barang substitusi dan barang komplementer. C.d. Teori Keunggulan Komparatif (Comparative Advantage) Menyatakan bahwa setiap kelompok masyarakat atau negara sebaiknya mengkhususkan diri dalam menghasilkan produk-produk secara efisien. tokoh aliran Lausanne . pelopor aliran Cambridge dan dianggap sebagai tokoh utama aliran neoklasik.Carl menger.

D. dan perniagaan 2. yaitu: .Rumah tangga tertutup .Masa pertanian dan kerajinan . industri.Masa kerajinan.Rumah tangga dunia 3.Rumah tangga kota . yaitu: . Aliran Historis  Aliran ini percaya bahwa campur tangan pemerintah dalam perekonomian sangat dibutuhkan agar tujuan sosial dari proses ekonomi dapat diarahkan pada kondisi yang diinginkan bersama. Kelompok-kelompok masyarakat 8 . Bruno Hildebrand Bruno Hildebrand sangat menekankan bahwa penelitian ekonomi harus ditunjang oleh data statistik empiris.Rumah tangga kemasyarakatan . Karl Bucher Bucher membagi perkembangan ekonomi atas beberapa tahap. Oleh karena itu. Friedrich List Meninjau perkembangan prekonomian berdasarkan cara masyarakat berproduksi.  Sebagian besar teori dari aliran historis membahas perkembangan ekonomi dilihat dari faktor masyarakat  Tokoh-tokoh aliran historis yang paling dikenal adalah: 1. setiap masyarakat pada umumnya melewati tahaptahap sejarah.Masa beternak dan bertani .Masa berburu dan mengembara .

Artinya. 9 . Pandangannya amat antikapitalis. Aliran Sosialisme Peraga 1.tersebut akan mengalami tahapan evolusi berikut ini: . buruh tidak menikmati hasil karya mereka sendiri karena upah yang sangat minimum.Tingkat kapitalisme menengah (individualisme) .Cara tukar dengan kredit 4. Werner Sombart Menyatakan bahwa pertumbuhan masyarakat kapitalis sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan masyarakat.Tingkat kapitalisme tinggi (uang sebagai alat ekonomi) .Cara tukar innatura atau barter .3 Karl Marx (1818-1883) pencetus Teori Nilai.Tingkat prakapitalisme (masyarakat sederhana/pertanian) . Baginya. kapitalisme hanya mejerumuskan kaum buruh ke jurang alienasi.Tingkat kapitalisme akhir (berlakunya uang kartal dan giral) E.Caratukar dengan perantara uang . Tahapan perkembangan kapitalisme itu adalah: .

Sosialisme Komunitas Bersama. 2.  Paham sosialis memandang pemanfaatan dan pemilikan sumber-sumber produksiharus dilakukan secara kolektif.  Aliran sosialis dibedakan menjadi dua. Aliran sosialisme membahas suatu konsep baru yang berbeda dengan konsep-konsep klasik maupun neoklasik. 10 . b. kaum kapitalis hanya melakukan penindasan dan pemerasan terhadap kaum pekerja. Menurut Marx. Aliran Marx Karl marx mengemukakan tentang adanya pertentangan kelas antara kaum kapitalis (pemilik modal) dengan kaum pekerja yang mendapat perlakuan tidak adil. Sosialisme Utopis adalah paham yang memimpikan suatu negara atau komunitas yang dijalankan secara bersama-sama dengan damai tanpa adanya perbedaan peran dan fungsi dari anggotanya. Aliran Sebelum Marx a. yaitu: 1. berusaha menerapkan impian kaum sosialisme utopis dengan menciptakan komunitas lokal sesuai dengan konsep sosialis mereka.

dan lainnya) sehingga besarnya investasi tidak akan pernah sama dengan besarnya uang yang ditabung. Berbeda dengan Adam Smith. Sebagai tindakan untuk berjaga-jaga 3.ia menganjurkan agar pemerintah terlibat dalam kegiatan ekonomi  Keynes mengkritik teori perekonomian klasik karena dalam kenyataannya penawaran tidak selalu menciptakan permintaan. Untuk tindakan spekulasi  Motif investasi adalah keinginan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. 11 .4 John Maynard Keynes (1883-1946). Teori Preferensi Likuiditasnya terhadap depresi yang melanda Amerika Serikat dan mempengaruhi Eropa sekitar tahun 1930-an. sementara otiv untuk menabung dapat beragam. Permintaan dipengaruhi oleh pendapatan yang diterima masyarakat.  JM Keynes (motivasi untuk menggunakan uang kontan): 1. Untuk mempermudah investasi 2. misalnya untuk berjagajaga (menghadapi masalah kesehatan.F. Teori Keynes Peraga 1. kecelakaan. dan kalaupun sama itu hanya kebetulan saja.

Hicks jasanya dalam pengembangan pemikiran Keynes dengan memasukkan teori ekonomi mikro dalam kerangka ekonomi makro Keynes. perekonomian akan mengalami 4 tahap yang lazim dialami oleh sebuah perusahaan.  Tokoh-tokoh aliran Neokeynesian antara lain: 1. faktor-faktor penyebabnya.  Pandangan pengikut aliran neokeynesian berfokus pada: a. Teori siklus bisnis (business Cycle). 12 . Simon Kuznetz yang berjasa mengembangkan teori Keynes dengan pendekatan kuantitatif dan empiris. 3. dan dilakukan dengan pendekatan matematika.G. dan bagaiman cara mengatasinya. Paul Samuelson yang menggambarkan hubungan timbal balik antara faktor pengganda (mutiplier) dengan akselerator (accelerator). b. Alvin Harvey Hansen yang banyak menyoroti masalah fluktuasi ekonomi. John R. 2. dan puncak. Keempat tahap tersebut adalah: resesi. Aliran Neokeynesia  Pemikiran-pemikiran Keynes terus dikembangkan oleh beberapa orang ahli ekonomi yang kemudian tergabung dalam aliran Neokeynesian. 4. pertumbuhan ekonomi akan berkembang pesat pada lingkungan yang menghargai penemuan-penemuan baru. Teori pertumbuhan ekonomi. bukan dalam lingkungan masyarkat sosialis. ekspansi. stagnasi.

karena fluktuasi perekonomian disebabkan oleh banyak faktor. Apabila hipotesa tersebut. Boeke Pada intinya menyatakan bahwa teori ekonomi yang disusun didunia Barat hanya berlaku dalam masyarakat yang kebutuhannya tidak terbatas. karena teori ekonomi didasarkan atas logika yang bersifat umum dan berlaku dimana-mana. dan Van Derkolf Mereka berpendapat bahwa teori ekonomi yang berasal dari dunia Barat disusun atas hipotesa-hipotesa tertentu. dan dalam masyarakat dimana tukar menukar dengan menggunakan uang telah meluas. D. kebutuhan masyarakatnya masih masih terbatas atau sengaja dibatasi.H. 2. Apabila hipotesa tersebut tidak berlaku. Kebijakan fiskal versus moneter. Van Gelderen. dengan catatan asalkan hipotesanya terpenuhi. H. teori ekonomi tersebut tidak berlaku. Adapun tokoh-tokoh ekonomi Indonesia yang dianggap memiliki pemikiran-pemikiran yang berakar 13 . Untuk Indonesia yang sifat sosialnya besar. penerapan kebijakan fiskal jauh lebih tepat daripada kebijakan moneter. J. tingkat individualismenya tinggi.H. para penganut neoklasik berpendapat bahwa untuk menstabilkan perekonomian. Tokoh-Tokoh Ekonomi Indonesia 1. dan sistem pasar dengan pertukaran menggunakan uang masih terbatas. Burger.c.

budaya. bukan kemakmuran orang seorang. Konsepnya tentang ekonomi pembangunan selalu menerapkan kemampuan ilmu ekonominya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.terhadap kultur. Prof. Gagasan dan Kemungkinan 14 . Nelayan dan Kemiskinan (1984). c. Bagun perusahaan yang sesuai dengan itu adalah koperasi. Mubyarto Beberapa buku yang oleh prof. untuk semua dibawah pimpinan atau pemilikan anggotaanggota masyarakat. Sebab itu. Ilmu Sosial dan keadilan (1980) dan Pembangunan Pedesaan (1983). adalah istilah Demokrasi Ekonomi yang dalam penjelasannya diuraikan sebagai berikut. Dr. DR. Produksi dikerjakan oleh semua. Prof. Ilmu Ekonomi. Ekonomi pancasila. Mubyarto antara lain: Pengantar Ekonomi Pertanian (1973). DR. serta kondisi ekonomi Indonesia antara lain adalah: a. pemikiran-pemikiran Prof. Soemitro Djojohadikusumo dalam bidang ekonomi sangatlah berpengaruh terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Soemitro Djojohadikusumo Sebagai ekonom. b. Mohammad Hatta Salah satu hal penting yang dikemukakan dalam pasal 33 UUD 1945 yang merupakan rumusan Bung Hatta. perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan.

15 . pemikiran-pemikiran ekonominya berorientasi ekonomi Barat yang dipadukan dengan situasi dan kondisi Indonesia khususnya dan Asia umumnya. Dari penjelasan di atas jelaslah bagi kita bahwa ketiga tokoh ekonomi Indonesia itu berlatar belakang pendidikan ekonomi dari Dunia Barat. Dengan demikian.(1987). serta Sistem dan Moral Ekonomi Indonesia (1988).

Mendeskripsikan pengertian devisa dan fungsinya. 16 . diskriminasi harga dan dumping.        Mengidentifikasi manfaat adanya perdagangan Internasional bagi suatu Negara. larangan inpor. Mengidentivikasi sumber-sumber devisa dan tujuan penggunaannya. Mengidentifikasi konsep tarif. Menguraikan konsep keunggulan absolute (mutlak) dan keunggulan komparatif. larangan ekspor. premi. kuota. Mengidentivikasi alat-alat pembayaran internasional. subsidi.BAB 2 PERDAGANGAN INTERNASIONAL Kompetensi Dasar Kemampuan menganalisis kegiatan perdagangan internasional yang berkaitan dengan perekonomian Indonesia. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendoronng terjadinya perdagangan Internasional.

Sektor Riil .A. selera. Pemenuhan kebutuhan nasional 5.Meningkatkan pendapatan riil masyarakat . Keinginan memperoleh keuntungan(devisa) 3.Transfer teknologi modern dan meningkatkan produktivitas . Pelaku ekonomi yang menjual barang keluar negeri disebut eksportir.Pemerataan distribusi pendapatan 17 .Kenaikan investasi surplus . SDA. Faktor-Faktor yang Mendorong Perdagangan Internasional 1. B. Manfaat Perdagangan Internasional 1. dan jumlah penduduk. Pengertian Perdagangan internasional adalah suatu kegiatan ekonomi yang melakukan pertukaran barang dan jasa antara suatu negara dengan negara lain. Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut C. Kenaikan pendapatan 6. iklim. Keanekaragaman kondisi produksi (perbedaan ongkos produksi.Memperluas pasar industri dalam negeri . Penghematan biaya produksi atau spesialisasi 4. Pelaku ekonomi yang memasukan barang kedalam negeri disebut importir. 2.

Menghindari krisis perbankan D. Misal: Kemungkinan produksi Indonesia dan Jepang Jepang Persentase Indonesia Sumber Beras Televisi Beras Televisi Daya yang yang yang yang Memprodu Diprodu Diprodu Diprodu Diprodu ksi Beras ksi ksi ksi ksi 100 1000 0 100 0 60 650 40 60 400 0 0 100 0 1000 Dengan asumsi bahwa sumber daya yang dimiliki Indonesia dan Jepang sama. Indonesia disebut mempunyai keunggulan mutlak atas Jepang dalam memproduksi beras karena biaya produksinya lebih rendah (jika 100% sumber daya untuk produksi beras 18 .Meningkatkan devisa negara .2. Sektor Moneter .Kerjasama di bidang perbankan . Teori Keunggulan Mutlak dan Komparatif 1. Teori Keunggulan Mutlak (Absolut Advantage Theory) Adam Smith Suatu negara dikatakan memiliki keunggulan mutlak atas barang tertentu apabila negra tersebut mampu memproduksinya dengan lebih baik atau dengan biaya lebih murah dibandingkan negara lain.

Ini akan menguntungkan kedua negara bila 19 . Misal: Produksi Negara Portugal dan Inggris Biaya produksi per satuan (Hari Kerja) Negara Anggur Kain Portugal 80 90 Inggris 120 100 Data tersebut diatas memperlihatkan Portugal dapat memproduksi kedua barang tersebut dengan biaya yang lebih murah dari pada inggris (Portugal memiliki keunggulan absolut).menghasilkan 1000 beras. 2. Teori Keunggulan Komparatif ( Comparative Advantage Theory) David Ricardo Menurut teori keunggulan komparatif. dua negara masih bisa melakukan perdagangan meskipun salah satunya mempunyai keunggulan mutlak dalam memproduksi barang. jika semua untuk produksi TV hanya menghasilkan 100 unit TV) Sebaliknya. Portugal paling unggul (mempunyai comparative advantage) di anggur sedangkan Inggris kalah paling sedikit (comparative disadvantage) dalam produksi kain. asalkan biaya relatif untuk memproduksi barang di kedua negara tersebut berbeda. Jepang mempunyai keunggulan mutlak atas Indonesia dalam memproduksi televisi.

Jenis-jenis kebijakan perdagangan internasional : 1.Meningkatkan daya saing produk dalam negeri d. Mengurangi dalam negeri spesialisasi 2. Membatasi pilihan permintaan produksi barang dalam negeri 3. meliputi: a.Melindungi produk dalam negeri . Penetapan kuota impor bertujuan: membatasi jumlah impor barang tertentu 20 . Pemberian subsidi bertujuan: . Meningkatkan 2. Pelarangan impor barang tertentu b. Politik proteksi. E.Mengisi kas negara (bea = pajak) c. Penetapan tarif impor (bea impor) bertujuan: . Menimbulkan saing barang ekspor pembatasan dari negara lain F.terjadi perdagangan internasional dengan cara Portugal berspesialisasi dalam produksi anggur dan menjualnya ke Inggris. Membatasi persaingan 3. Meningkatkan daya 4. Melindungi industri 1. dan menjualnya ke Portugal.Mengurangi biaya produksi . Kebijakan Perdagangan Internasional Alasan Menghendaki Alasan Menentang 1. Sedangkan Inggris berspesialisasi dalam produksi kain.

3. Diskriminasi harga Kebijakan memberlakukan harga barang yang berbeda pada tempat dan pembeli yang berbeda. yaitu tindakan perusahaan untuk menjual barangnya di luar negeri dengan harga yang lebih murah untuk sementara sehingga dapat menggusur atau mengalahkan perusahaan lain dari persaingan bisnis. Sporradic dumping. yaitu kecenderungan monopoli yang berkelanjutan dari suatu perusahaandi pasar domestik untuk memperoleh profit maksimum dengan menetapkan harga yang lebih tinggi di dalam negeri dari pada di luar negeri. Predatory dumping. dan kuota. Persistent dumping. Bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan. Kebijakan perdagangan bebas (free trade policy) perdagangan yang dilakukan suatu negara dengan negara lain tanpa ada hambatan-hambatan pengenaan tarif. 2. yaitu sbb: a. bea.e. c. Ada tiga tipe dumping. 4. Pemberian premi bertujuan: agar produsen dapat memproduksi barang dengan jumlah dan kualitas yang baik. b. Politik Dumping Politik dagang yang menetapkan harga jual di luar negeri lebih murah dibandingkan harga jual di dalam negeri untuk jenis barang yang sama. yaitu tindakan perusahaan dalam menjual produknya di luar negeri dengan harga yang lebih murah secara sporadic 21 .

baik menggunakan check yang dilakukan pada saat barang dikirimkan ataupun sebelumnya. Untuk menguasai pasar luar negeri. radiogram. b. telepon. 22 . Cara Pembayaran Internasional a. Dampak Perdagangan Internasional Terhadap Produktivitas dan Konsumsi. H.Clean draft. 2. yakni wesel yang tidak disertai jaminan barang yang dijual. c. Untuk menghabiskan barang-barang produk lama. Pembayaran Internasional 1. Tujuan dumping adalah sebagai berikut : 1. Tunai (Cash Payment). atau alat komunikasi lainnya kepada bank di luar negeri. Wesel (Comersial Bill of Exchange). yaitu pembayaran secara tunai. yaitu surat perintah kepada bank untuk membayar sejumlah uang kepada seseorang. Transfer telegrafis (Cable Order). Perdagangan internasional dapat menurunkan biaya produksi melalui kenaikan tingkat produksi dan melalui efisiensi produksi yang menurunkan biaya per unit.dibandingkan harga di dalam negeri karena adanya surplus produksi di dalam negeri. G. merupakan perintah pembayaran yang dikeluarkan bank di dalam negeri melalui teleks luar negeri. Jenis atau macam wesel adalah: .

Merchant L/C : importir mencairkan dulu barang. . Alat Pembayaran internasional a. Prosedur penyampaiannya mungkin melalui wesel atau transfer antar bank. Letter of credit.L/C biasa : pembayaran melalui bank yang ditunjuk sesuai harga yang disepakati.Documentary draft. . . b.. . 2. Private Compensation. Barang Jumlah barang yang diserahkan tentu sudah diukur dengan uang yang akan dibayar. yaitu surat perintah membayar atas perintah importir. Uang tunai Uang tunai disini dapat berupa mata uang dari negara yang berpiutang ataupun mata uang internasional sesuai dengan perjanjian yang telah disetujui.Red Clause L/C : Eksportir mencairkan dulu uang mukanya sebelum ia mengapalkan barangbarang. . yaitu penyelesaian utang piutang suatu negara dengan penduduk di negara lain. d. baru membayar.Industrial L/C : L/C untuk memperlancar impor barang-barang industri. e. Istilah yang lazim 23 . yakni wesel yang disertai jaminan dokumen pengiriman serta asuransi barang.Usance L/C : suatu L/C yang mengharuskan penerimanya menarik wesel berjangka.

yaitu devisa yang diperoleh dari aktivitas perdagangan (ekspor) b. Alat penimbun kekayaan d. yaitu devisa yang diperoleh dari pinjaman luar negeri 2. Valuta Asing (Mata Uang Asing) b. Emas Emas dalam hal ini berfungsi sebagai barang. Macam-macam devisa a. Devisa umum. Sebagai alat tukar internasional b. Berapa jumlah emas yang akan diserahkan tergantung dari jumlah uang yang akan diserahkan. Devisa kredit. c. Devisa 1. Namun ada perbedaan antara devisa dan valuta asing karena devisa merupakan valuta asing yang telah memiliki catatan kurs resmi di bank sentral atau di BI. Fungsi devisa a. Alat pembayaran uatang luar negeri 3.untuk pembayaran barang dengan barang adalah countertrade. Pengertian Devisa (foreign exchange) merupakan semua barang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran luar negeri dan dapat diterima di dunia internasional. Jenis devisa: a. Alat pengukur perekonomian suatu negara c. Emas (Gold) 24 . I.

Warga Negara yang bekerja di luar negeri 5. Wesel ( Bill of Exchange) e. Cable Order (Tarnsfer Telegrafic) d. Kegiatan pariwisata c. Tujuan Devisa a. Untuk melaksanakan pembangunan 25 . Membiayai Impor b. Sumber-sumber devisa a.c. Traveller Cheque (TC) 4. Kegiatan ekspor barang dan jasa b. Pinjaman luar negeri (bantuan luar negeri) d. Menyeimbangkan neraca pembayaran c. Hibah dan hadiah dari luar negeri e.

 Mendeskripsikan konsep neraca pembayaran  Mengelompokkan komponen-komponen neraca. surplus dan seimbang terhadap perekonomian suatu Negara.BAB 3 NERACA PEMBAYARAN Kompetensi Dasar  Mengidentifikasi dampak neraca pembayaran deficit. surplus dan seimbang beserta dampaknya terhadap perekonomian suatu Negara.  Membedakan neraca pembayaran defisit. 26 .  Menguraikan kebaikan dan keburukan utang luar negeri bagi Indonesia.

Neraca Pembayaran (balance of payment) Neraca Pembayaran merupakan suatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu biasanya satu tahun. Pengertian Dalam perdagangan internasional terdapat dua hal penting pencatatan transaksi. yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa negara. 27 . Transaksi ini disebut transaksi negatif (-). 2. 2. Transaksi Dalam Neraca Pembayaran 1. B. Neraca Perdagangan (balance of trade) Neraca Perdagangan adalah suatu ikhtisar yang mencatat tentang ekspor dan impor suatu negara dalam jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) dengan ketentuan apabila ekspor lebih besar dari impor meka neraca perdagangan dalam keadaan aktif dan jika ekspor lebih besar dari impor maka neraca perdagangan dalam keadaan pasif.A. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+). yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara. Transaksi debit Transaksi debit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari dalam negeri ke luar negeri. yaitu: 1. Transaksi kredit Transaksi kredit adalah transaksi yang menyebabkan mengalirnya arus uang (devisa) dari luar negeri ke dalam negeri.

Transaksi-transaksi yang Terdapat dalam Neraca Pembayaran 1. Pos Transaksi Dagang (Transaction of Trade) 28 . Susunan Neraca Pembayaran NERACA PEMBAYARAN No Kredit (+) Neraca barang (ekspor) 1 Transaksi ekspor (komoditas) barang Debit (-) Neraca barang (impor) Mencatat transaksi impor barang (komoditas) Neraca jasa  Jasa-jasa perbankan ke luar negeri  Hasil-hasil pariwisata ke luar negeri  Hasil-hasil transaksi ke luar negeri Neraca hasil modal  Bunga dan dividen yang di bayar dari luar negeri  Upah tenaga kerja yang dibayar ke luar negeri Neraca lalu lintas modal  Pembayaran (pinjaman) ke luar negeri  Pembayaran cicilan utang luar negeri Neraca lalu lintas moneter Penerimaan emas dalam negeri 2 Neraca jasa  Jasa-jasa perbankan dari luar negeri  Hasil-hasil pariwisata dari luar negeri  Hasil-hasil transportasi dari luar negeri Neraca hasil modal  Bunga dan dividen yang diterima dari luar negeri  Upah tenaga kerja dari luar negeri Neraca lalu lintas modal  Kredit (pinjaman) dari luar negeri  Penerimaan cicilan piutang luar negeri Neraca lalu lintas moneter Pengeluaran emas ke luar negeri 3 4 5 D.C.

3. sedangkan untuk dividen atau bunga yang dibayar oleh negara kepeda negara lain dicatat pada sisi debet. Pos Penanaman Modal Langsung (Direct Investment) Pos ini mencatat transaksi modal yang langsung dilaksanakan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain. Pos Transaksi Unilateral (Unilateral transaction) Pos ini menggambarkan transaksi searah yang menginformasikan tentang jumlah dan jenis penerimaan negara yang berasal dari hadiah. Pos Utang-Utang Jangka Panjang (Longterm Loan) Pos ini menginformasikan tentang kewajiban-kewajiban negara kepada negara lain yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. 5. Pos ini menginformasikan tentang transaksi jual beli saham perusahaan suatu negara kepada negara lain atau mengenai penanaman modal langsung yang dilakukan oleh suatu negara di negara lain. Sektor moneter (Monetary Sector) 29 . 7.2. 6. Untuk dividen atau bunga yang diterima oleh negara dari negara lain dicatat pada sisi kredit. Pos Pendapatan Modal (Income on investment) Pos ini menginformasikan tentang pendapatan negara sebagai akibat dari penanaman modal negara di luar negeri. hibah dll. bantuan. Transaksi dagang meninformasikan tentang kegiatan ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu negara pada suatu periode tertentu. Contohnya: obligasi Pos Utang-Utang Jangka Pendek (Shortterm Loan) Pos ini menginformasikan tentang kewajiban-kewajiban negarakepada negara-negara lain yang harus segera dilunasi atau jangka waktunya kurang dari satu tahun contohnya: wesel bayar. 4.

yaitu suatu catatan atau ikhtisar yang memuat atau mencatat semua transaksi ekspor dan transaksi impor barang-barang. Neraca jasa.Ongkos pengangkutan dan transaksi . Keterangan: “Jika ekspor barang dan jasa lebih sedikit dari impor barang dan jasa. sedangkan impor barangbarang dicatat dalam pos debet. c. Ekspor barang-barang dicatat dalam pos kredit. dll. pendapatan modal sampai pada utang.” 30 . sebuah negara mengalami defisit pembayaran. Untuk menerangkan kegiatan ekonomi internasional suatu negara 2. Neraca barang. yaitu suatu catatan atau ikhtisar yang memuat atau mencatat transaksi di bidang jasa mencakup: . Fungsi Neraca Pembayaran 1. Neraca hasil modal. seperti bunga dan dividen. Alat untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh transaksi luar negeri terhadap pendapatan nasional F. Alat untuk menerangkan tentang sumber-sumber pendapatan dan penggunaan devisa luar negeri 4. Transaksi Berjalan ( Current Account)/ Neraca Berjalan a. Alat bagi pemerintah untuk menentukan kebijakan moneter 3. Penggolongan Komponen Neraca Pembayaran 1. yaitu suatu ikhtisar yang memuat transaksi pendapatan yang diperoleh dari hasil penanaman modal.Pada pos ini dicatat semua transaksi saat terjadi pembayaran pada transaksi-transaksi diatas dari mulai transaksi dagang.Perjalanan ke luar negeri. b. E.

G. Transaksi Total (Total Account)/ Neraca Modal a. tetapi atas keinginan sendiri melakukan pinjaman untuk keperluan pembangunan dibidang pendidikan atau sosial dll. sedangkan pinjaman akomodatif merupakan bagian dari defisit. Pinjaman otonom adalah pinjaman yang dilakukan suatu negara bukan untuk menutup/berhubungan dengan neraca pembayaran. Dampak Neraca Pembayaran Surplus dan Defisit terhadap Perekonomian Suatu Negara 31 . Aliran modal resmi. yaitu pinjaman dan pembayaran antara badan-badan pemerintah di suatu negara dengan negara lain. Defisit total adalah jumlah pinjaman akomodatif ditambah pengurangan stok nasional. Defisit dan Surplus Neraca Pembayaran Menurut Boediono. yaitu investasi berupa mendirikan perusahaan-perusahaan terutama perindustrian. H. Investasi langsung swasta. Perlu dibedakan antara pinjaman otonom dengan pinjaman akomodatif.2. b. Surplus total adalah jumlah pinjaman akomodatif ditambah penanaman stok nasional. saldo neraca pembayaran selalu sama dengan nol karena ini merupakan konsekuensi dari cara membukukan transaksi luar negeri yang menganut prinsip setiap yang masuk (berupa uang atau barang) akan diimbangi oleh arus ke luar (berupa uang dan barang). Pinjaman akomodatif adalah pinjaman yang dilakukan oleh suatu negara untuk keperluan menutupi defisit neraca pembayaran. Pinjaman otonom bukan merupakan defisit.

Sebagi alat stabilitas ekonomi nasional.” I. b. kebaikan utang luar negeri bagi Negara Indonesia adalah sebagai berikut: a.1. d. produsen dalam negeri akan terpukul karena tidak dapat bersaing dengan barang-barang impor yang sangat melimpah. Kebaikan dan Keburukan Utang Luar Negeri bagi Negara Indonesia Pinjaman (utang) luar negeri yang dilakukan Negara Indonesia mempunyai kebaikan dan keburukan. Pengusaha banyak yang gulung tikar. 2. Sebagai alat pemerataan pendapatan nasional. c. Sebagai alat memperbaiki neraca pembayaran yang deficit. Sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan nasional. neraca pembayaran mengalami surplus (favorable) Neraca pembayaran yang surplus akan berpengaruh terhadap tingkat harga dalam negeri. Keterangan: “ Bagi negara yang neraca pembayarannya surplus. pekerja banyak yang di PHK. neraca pembayaran mengalami defisit (unfavorable) Bila neraca pembayaran mengalami defisit. Utang negara besar. Jika transaksi kredit < transaksi debit. Hal ini disebut pengaruh inflatoir. tetapi pendapatan sedikit. Jika transaksi kredit > transaksi debit. Hal ini disebut pengaruh deflatoir karena mendorong ke arah deflasi penurunan harga. 32 . dan pengangguran meningkat. yaitu mengalami pengaruh yang menjurus kearah inflasi atau kenaikan harga. secara umum dapat dikatakan bahwa keadaan ekonominya relatif lebih baik dari yang neraca pembayarannya defisit.

Keburukan utang luar negeri bagi Negara Indonesia adalah sebagai berikut: a. e. d. sehingga perekonomian nasional sering dikendalikan oleh pihak yang memberikan pinjaman. b. Sebagai alat untuk meningkatkan hubungan internasional. Devaluasi yang dilakukan oleh Negara lain akan menurunkan nilai mata uang rupiah. Pinjaman Negara Indonesia dalam waktu yang lama walaupun bunganya rendah tetapi sudah mewariskan semangat berutang dan beban utang kepada anak cucu dimasa yang akan dating. Harus taat mengikuti peraturan internasional sekalipun peraturan itu merugikan industri dalam negeri.e. f. Adanya ketergantungan terhadap luar negeri. Menerima liberalisasi pasar (globalisasi) sekalipun belum siap untuk bersaing dengan Negara lain. c. 33 . Sebagai alat untuk meningkatkan aktivitas perekonomian dalam negeri (diversifikasi ekonomi) untuk meningkatkan ekspor.

BAB 4 KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL Kompetensi Dasar Kemampuan menganalisis hubungan ekonomi indonesia dengan Negara lain 34 .

2. yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh tiga negara atau lebih. 3. yang bertujuan menjamin kepentingan negara-negara anggota.  Menilai dampak kerjasama ekonomi Internasional terhadap ekonomi Indonesia. yaitu kerja sama antarnegara dibidang ekonomi. APEC. 35 . A. 4. yaitu merupakan kerja sama antara negara-negara dikawasan tertentu. Kerja sama ekonomi regional. Kerja sama ekonomi antarregional. Mengidentifikasi bentuk-bentuk kerjasama ekonomi internasional yang berkaitan dengan Indonesia. Kerja sama ekonomi multilateral. Contoh: WTO. tanpa dibatasi wilayah atau kesamaan lain. Contoh: ASEAN. Contoh: OPEC. Kerja sama ekonomi bilateral. MEE. Bentuk Kerja Sama Internasional 1. yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh kedua negara yang saling membutuhkan dan saling membantu.

36 .B. Laos. Brunei Darussalam. di bangkok. baik pembatasan jumlah produk maupun standar dan kualitas produk. Contoh : ILO 5. Kamboja. Myanmar. Filipina. Anggota : Indonesia. Vietnam. Perdagangan dan tarif Kerja sama ini bertujuan menjaga dan memperlancar arus distribusi barang dari suatu negara tertentu ke negara lain. C. Bidang-Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional 1. Singapura. Pertahanan Organisasi seperti NATO merupakan salah satu organisasi kerjas sama dibidang pertahanan. ADB. Contoh : OPEC 2. Thailand. ASEAN (Association of South East Asian Nation) Berdiri : 8 agustus 1967. 4. Malaysia. Produksi Merupakan kerja sama negara-negara dalam produksi tertentu. Perburuhan Bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pekerja yang berkaitan dengan hak-hak yang harus diperoleh kaum buruh. kerja sama ini bertujuan menstabilkan harga di pasar. CGI. Contoh : WTO 3. Keuangan Bertujuan untuk mengutamakan kepentingan negaranegara anggota di bidang keuangan. Contoh: IMF. Badan-Badan Kerja Sama Ekonomi Internasional 1.

4. Pemberian izin kepada tiga negara anggota untuk menyelenggarakan perdagangan bebas. dan bahan pangan (di Indonesia) c. COFA : di bidang pertanian. Thailand. NAFTA (Nort American Free trade Agreement) Merupakan organisasi kerja sama perdagangan bebas Amerika Utara. Anggota : Indonesia. Malaysia. Berdiri tahun 1980 di Canberra. APEC (Asean pacific economic Cooperating) Merupakan organisasi kerja sama ekonomi negaranegara Asia Pasifik. Australia.Kerjasama ekonomi ASEAN a. dan Meksiko. 37 . 3. Anggota : Amerika Serikat. Tujuan : Menciptakan kawasan perdagangan bebas di Asia Tenggara. Kanada. kehutanan. COIME : di bidang industri. dan Vietnam. Filiphina. AFTA (ASEAN Free Trade Area) Merupakan organisasi kerja sama perdagangan bebas ASEAN. Brunei Darussalam. Singapura. COTAC : di bidang transportasi dan komunikasi (Malaysia) 2. pertambangan dan energi (Filipina) d. Tujuan : Pencapaian persetujuan perjanjian perdagangan internasional. COFAB : di bidang keuangan dan perbankan (berkedudukan di Thailand) b.

Inggris. Italia. Belgia. OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries) Merupakan organisasi negara-negara pengekspor minyak. Selandia Baru. Denmark. Australia. Papua Nugini. EEC (European Economic Community) Merupakan organisasi kerja sama dalam pasar bersama Eropa.Mengusahakan untuk memenuhi kebutuhan minyak dunia 7. Indonesia. Irak. Pemrakarsa : Venezuela. Tujuan : meningkatkan kerjasama ekonomi dikawasan Asia Pasifik. Yunani. Anggota : . Thailand. Filipina. 6.menjaga kestabilan harga minyak dipasar Internasional . Korea selatan. Perancis. Singapura.Anggota: Amerika Serikat. Taiwan. Tujuan : 38 . Anggota : Jerman. RRC. Belanda.Menghindari persaingan diantara negaranegara anggota OPEC . Irlandia. Hongkong. dan Kuwait. IMF ( International Monetary Fund) Merupakan organisasi negara-negara yang bergerak dibidang keuangan. Kanada. Saudi Arabia. Berdiri tahun 1960. Brunai Darussalam. Meksiko. Chili. Irak. Berdiri tahun 1957 di Roma. Luksemburg. Malaysia. Jepang. 5.

ADB (Asian Development Bank) Bank Pembangunan Asia didirikan dengan tujuan untuk memberikan pinjaman dana dan memberikan bantuan teknik kepada negara-negara yang sedang membangun. Berdiri tahun 1995.Membantu mengatasi ketidakseimbangan neraca pembayaran negara anggota. World Bank (Bank Dunia) 39 . . . termasuk Pasifik Selatan. . WTO (World Trade Organization) Merupakan organisasi kerja sama perdagangan dunia.Mengatasi perselisihan perdagangan 10. 8.Memberi kepercayaan kepada negara anggota dengan kredit di dalam usaha mengatasi kesulitan pembayaran internasional negara tersebut.Menghilangkan rintangan-rintangan perdagangan dunia . Anggota : negara-negara di kawasan Asia..Mengatur masalah tarif dan perdagangan dunia .Mengusahakan tercapainya kestabilan kurs valuta.Memajukan stabilitas pertukaran uang serta mencegah pengurangan nilai uang dan persaingan pertukaran uang. Tujuan: . 9. .Mewujudkan kerja sama moneter internasional dan memperluas perdagangan internasional.

Jerman. merupakan badan keuangan internasional yang memberikan bantuan kepada setiap negara terutama negara berkembang. yang bertujuan memberikan bantuan berupa proyek dalam program pembangunan. Belgia. Menetapkan batas maksimum jam kerja c. Usaha-usaha yang dilakukan ILO sbb: a. 11. dan Finlandia. Menetapkan standar minimum jaminan sosial 40 . Selandia Baru. Anggota : Jepang. Lembaga ini adalah pengganti dari IGGI (Inter Govermental Group on Indonesia) yang dibentuk tahun 1967. Australia.Sebelumnya dikenal dengan IBRD. 13. serta beberapa lembaga Internasional. 12. ILO (International Labour Organization) Organisasi yang berada dibawah PBB yang mengurusi masalah perburuhan internasional dengan tujuan memperbaiki persyaratan kerja dan hidup kaum buruh di dunia. Inggris. UNDP (United nation Development Programme) Adalah salah satu organisasi internasional yang ada di tubuh PBB. Amerika. CGI (Consultative Group on Indonesia) Adalah kelompok negara yang memberikan bantuan kepada Indonesia. Menetapkan upah minimum standar internasional b. Austria. Menetapkan standar minimum usia kerja/buruh d. Prancis. Swiss. Denmark.

BAB 5 BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA Kompetensi Dasar 41 .

Kemampuan mennganalisis peran badan usaha dalam perekonomian Indonesia
    Mengidentifikasi bentuk-bentuk badan usaha. Mengidentifikasi peran badan usaha Menguraikan prinsip dasar koperasi menurut pasal UUD 1945beserta penjelasannya. Mengidentifikasi peran koperasi terhadap peningkatan kemakmuran rakyat Indonesia umumnya dan daerah setempat khususnya.

 Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
koperasi.

A. Pengertian Badan usaha adalah suatu rumah tangga ekonomi yang bertujuan mencari laba dengan modal dan tenaga kerja untuk mengusahakan pemenuhan kebutuhan hidup. B. Macam Bidang Usaha 1. Bidang ekstraktif, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang pengumpulan dan pengambilan barang yang telah disediakan oleh alam. 2. Bidang agraris, yaitu perusahaan yang bersifat reproduksi (menghasilkan dengan bantuan alam). 3. Bidang industry, yaitu perusahaan yang menghasilkan barang melalui suatu proses produksi dari bahan mentah atau bahan 42

setengah jadi menjadi barang baru dengan bentuk dan kualitas yang berbeda dari aslinya. 4. Bidang perdagangan, yaitu perusahaan yang kegiatan utamanya melakukan jual beli. 5. Bidang jasa, yaitu perusahaan yang tidak menghasilkan barang konkret, tetapi menekankan pada pemberian layanan jasa untuk memperlancar kegiatan ekonomi yang lain. C. Fungsi Badan Usaha 1. Fungsi teknis, yaitu mencakup pembagian kerja, usaha mempertahankan kelangsungan produksi, pengawasan terhadap tenaga kerja, dan pengaturan sistem pengupahan. 2. Fungsi komersial, yaitu mencakup pembelian bahan baku atau barang dagangan, penjualan, dan promosi. 3. Fungsi sosial ekonomis, yaitu mencakup penyediaan lapangan kerja, penerimaan tenaga kerja, seleksi, dan penyelidikan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi kerja. 4. Fungsi finansial, yaitu mencakup penyediaan dan pengelolaan modal. 5. Fungsi organisatoris, yaitu mencakup pengelilaan administrasi perusahaan dan organisasi pengawasan. D. Peran Badan Usaha 1. Sumber penerimaan negara 2. Penyedia barang dan jasa 3. Penyedia lapangan kerja E. Macam Badan Usaha 1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

43

BUMN adalah semua bentuk perusahaan yang modal seluruhnya merupakan kekayaan negara, kecuali jika ada ketentuan lain berdasar undang-undang. Ciri-ciri BUMN: a. Melayani kepentingan masyarakat umum b. Berusaha memperoleh laba/keuntungan c. Berstatus badan hukum dan tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia d. Bergerak di bidang produksi atau jasa yang bersifat vital (menyangkut hajat hidup orang banyak) e. Bertujuan membangun ekonomi nasional menuju masyarakat adil dan makmur f. Modalnya terdiri atas kekayaan negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham-saham

Tujuan pendirian BUMN: a. Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya b. Mengejar keuntungan c. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang/jasa yang bermutu tinggi dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak d. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan masyarakat e. Memberikan bantuan dan bimbingan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat. Macam BUMN: 44

a. Perusahaan Jawatan (Perjan) Perjan adalah perusahaan milik negara yang merupakan bagian dari sebuah departemen. Ciri-ciri Perjan:  Usaha bersifat public service  Bagian dari suatu Departemen/Direktorat Jendral/Direktorat/Pemerintah daerah  Memperoleh fasilitas dari negara  Dipimpin oleh kepala yang memenuhi syarat  Karyawan sebagai pegawai negeri  Mempunyai hubungan hukum public  Pengawasan dilakukan secara hierarki dan secara fungsional  Pembiayaan dan permodalan termasuk dalam dana APBN yang menjadi hak dari departemen yang bersangkutan b. Perusahaan Umum (Perum) Perum adalah perusahaan milik negara yang tujuan utamanya melayani kepentingan umum, baik dalam hal produksi, konsumsi, maupun distribusi. Ciri-ciri Perum:  Usahanya bersifat melayani kepentingan masyarakat dan sekaligus untuk memupuk keuntungan  Berstatus badan hukum dan diatur berdasarkan undang-undang  Pada umumnya bergerak di bidang jasa-jasa vital  Mempunyai nama, kekayaan sendiri, serta bebas bergerak seperti perusahaan swasta untuk masuk ke dalam perjanjian, kontrak-kontrak, dan hubungan dengan perusahaan lainnya. 45

Dapat dituntut dan menuntut. Perusahaan Perseroan (Persero) Persero adalah perusahaan negara yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT). tugas. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) BUMD adalah perusahaan yang dikelola dan didirikan oleh pemerintah daerah. 46  . serta hubungan hukumnya diatur secara hukum perdata  Modal seluruhnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan  Dipimpin oleh dewan direksi  Laporan tahunan disampaikan kepada pemerintah  Karyawannya adalah pegawai negeri  Susunan organisasi. dan pengawasan diatur secara khusus dalam undang-undang c. Ciri-ciri Persero:  Berusaha memperoleh laba/keuntungan  Status hukumnya sebagai hukum perdata berbentuk PT  Modalnya terdiri atas saham-saham yang seluruhnya atau sebagian dipegang oleh pemerintah yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan  Tidak memperoleh fasilitas dari negara  Dipimpin oleh dewan direksi  Pemegang kekuasaan tertinggi adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  Karyawan berstatus sebagai pegawai perusahaan swasta biasa  Peranan pemerintah sebagai pemegang saham dalam perusahaan 2. tanggung jawab. wewenang.

Risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) relatif kecil karena milik pemerintah d. Dalam pengelolaan banyak terjadi intervensi yang terlalu jauh dari kekuatan politik penguasa birokrasi c. baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah b. Badan Usaha Swasta Badan usaha swasta adalah kesatuan yuridis (hukum) dan ekonomis yang menggunakan modal dan tenaga kerja untuk mencari keuntungan yang dimiliki oleh pihak perorangan atau sekelompok orang. Sering dijadikan alat politik bagi penguasa 3. Direksi diangkat dan diberhentikan kepala daerah atas pertimbangan DPRD Kelebihan BUMD: a. baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah c. Modal berasal dari kekayaan daerah yang dipisahkan c. melainkan lebih mengutamakan peningkatan kesejahteraan umum e. Merupakan sarana vital yang efektif untuk melaksanakan pembangunan. maka benturan antara kepentingan politik dengan kepentingan bisnis sering terjadi b. Mencari keuntungan bukan lah tujuan utama. Tersediannya barang-barang kebutuhan umum atas barang/jasa tidak menarik bagi investor swasta Kekurangan BUMD: a. Usahanya semata-mata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat d. Berperan sebagai agen pembangunan. Didirikan dan diatur berdasarkan peraturan daerah b.Ciri-ciri BUMD: a. Merupakan produk politik. 47 .

Sumber modal berasal dari setoran uang perorangan atau sekumpulan orang dan dalam jumlah yang besar c. Tujuan utamanya adalah mencari keuntungan b. Kemandirian f. Status pegawai diatur oleh masing-masing badan usaha 4. Berstatus hukum dan bertanggungjawab sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang e. Membangun dan menggembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya b. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha anggota d. Kerja sama antar koperasi Fungsi dan peran koperasi: a. Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat 48 . Koperasi Koperasi adalah usaha bersama dari sekelompok orang yang mempunyai kepentingan yang sama dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan anggotannya. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi c. Pengelolaan (direksi) dipilih melalui RUPS dan bekerja dengan profesionalisme yang tinggi d. Prinsip-prinsip koperasi: a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka b. Pendidikan perkoperasian g.Ciri-ciri badan usaha swasta: a. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal e.

 Koperasi serba usaha. Berdasarkan tingkatannya  Koperasi primer. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokoguru d. yaitu koperasi yang anggotanya paling sedikit 20 orang dan wilayahnya satu kecamatan dengan pekerjaan yang sejenis.  Koperasi produksi. yaitu koperasi yang didirikan untuk memberikan pelayanan atau jasa kepada anggotanya. b. yaitu koperasi yang anggotanya terdiri dari orang-orang yang mampu menghasilkan barang dengan maksud untuk memperlancar atau meningkatkan hasil produksi mereka. 49 .  Koperasi jasa.  Koperasi kredit atau simpan pinjam. konsumsi. yaitu koperasi yang menyediakan barang-barang konsumsi bagi anggotannya dengan kualitas yang baik dan harga yang layak. Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi Macam koperasi: a. yaitu koperasi yang didirikan guna menolong anggota dengan meminjamkan uang atau kredit dengan bunga rendah. yaitu koperasi yang melakukan berbagai usaha di berbagai segi ekonomi seperti produksi. Berdasarkan sifat usahanya  Koperasi konsumsi.c. perkreditan. dan jasa.

yaitu koperasi yang anggotanya paling sedikit 3 koperasi pusat dan wilayahnya satu provinsi atau daerah istimewa.  Koperasi induk. Modal sendiri. yang terdiri dari:  Simpanan pokok. yaitu koperasi yang anggotanya paling sedikit 5 koperasi primer dan telah berbadan hukum.  Simpanan wajib. yaitu simpanan tertentu yang jumlahnya tidak harus sama dan wajib dibayar oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu. yaitu koperasi yang anggotanya paling sedikit 3 koperasi gabungan dan wilayahnya seluruh Indonesia. Permodalan koperasi: a.  Dana cadangan. yaitu pemberian bantuan kepada pihak koperasi secara sukarela.  Hibah. yang diperoleh dari:  Anggota yang memenuhi syarat  Koperasi lainnya dan atau anggotanya dengan perjanjian kerja sama antarkoperasi  Bank dan lembaga keuangan lainnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku  Pemupukan modal dari modal penyertaan  Sumber lainnya yang sah 50  . b. yaitu sejumlah uang yang sama banyaknya dan wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota.Koperasi pusat. yaitu sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan SHU. Modal pinjaman.  Koperasi gabungan.

rencana anggara pendapatan dan belanja koperasi. pengangkatan. manajemen.Alat perlengkapan koperasi a. serta pengesahan laporan keuangan  Menetapkan pengesahan pertanggungjawaban pelaksanaan fungsi pengurus  Menetapkan pembagian SHU  Menetapkan penggabungan. Tugas rapat anggota:  Menetapkan anggaran dasar  Menetapkan kebijakan umum bidang organisasi. pembagian. Rapat anggota Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam tata kehidupan koperasi. dan usaha koperasi  Menetapkan pemilihan. peleburan. dan pemberhentian pengurus dan pengawas  Menetapkan rencana kerja. dan pembubaran koperasi Hak rapat anggota:  Meminta keterangan dan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas mengenai pengelolaan koperasi  Melakukan rapat anggota paling sedikit sekali dalam setahun  Mengesahkan pertanggungjawaban pengurus yang diselenggarakan enam bulan setelah tahun buku berlalu  Mengadakan rapat anggota luar biasa apabila keadaan mengharuskan adanya keputusan segera yang wewenangnya ada pada rapat anggota 51 .

Anggota koperasi Syarat-syarat menjadi anggota koperasi:  Setiap warga negara Indonesia yang mampu melakukan tindakan hukum (cukup dewasa)  Menerima landasan idiil. yaitu himpunan peraturan yang mengatur urusan rumah tangga sehari-hari koperasi. Pengurus koperasi Tugas pengurus koperasi:  Mengelola usaha koperasi  Mengajukan rancangan rencana kerja serta rancangan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi  Menyelenggarakan rapat anggota 52 . Anggaran rumah tangga. dan sendi dasar koperasi  Sungguh-sungguh dan bersedia melakukan kewajiban-kewajiban dan haknya sebagai anggota Hak anggota koperasi:  Menghadiri. asas. c.b. d. menyatakan pendapatdan memberikan suara dalam rapat anggota  Memilih dan atau dipilih menjadi anggota pengurus atau pengawas  Memanfaatkan koperasi dan mendapatkan pelayanan yang sama antar sesama anggota  Mendapatkan keterangan mengenai perkembangan koperasi menurut ketentuan dalam anggaradan dasar e. yaitu peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan yang menjadi dasar perkumpulan yang harus ditaati oleh semua orang yang terkait dalam koperasi. Anggaran dasar.

Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas  Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib  Memelihara daftar buku anggota dan pengurus Tanggung jawab pengurus koperasi:  Bertanggungjawab terhadap segala kegiatan pengelolaan koperasi  Mempertanggungjawabkan segala kegiatan pengelolaan pada rapat anggota atau rapat anggota luar biasa  Dapat mengangkat pengelola yang diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola usaha dengan persetujuan rapat anggota  Mendapat pertanggujawaban dari pengelola Pengawas koperasi Tugas dan wewenang pengawas koperasi:  Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi  Mendapatkan segala keterangan yang diperlukan BAB 6 MANAJEMEN 53 . f.

Kompetensi Dasar Kemampuan memahami konsep manajemen     Mendeskripsikan konsep manajemen Membedakan tingkat-tingkat manajemen Mendeskripsikan prinsip dan fungsi manajemen Mendeskripsikan bidang-bidang manajemen A. Pengertian 1. Sondang P Siangian 54 . Dr.

Henry Fayol Manajemen adalah suatu kesatuan proses yang terdiri atas kegiatan merencanakan. John D. mengorganisasikan. dan mengadakan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan. Unsur-Unsur Manajemen 55 . 3. Prajudi Atmosudirdjo Manajemen adalah menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkan orang-orang. George R Terry Manajemen adalah suatu proses yang terdiri atas kegiatan merencanakan. mengorganisasikan. menggerakkan sumber daya manusia. 7. sehingga tujuan yang telah ditentukan dapat tercapai. Miller Manajemen adalah suatu kesatuan proses pembimbingan dan penyediaan fasilitas-fasilitas kerja terhadap orang-orang yang tergabung dalam organisasi untuk mencapai tujuan. menggerakkan. dan mengadakan pengendalian melalui kegiatan orang lain dalam rangka mencapai tujuan tertentu. B. The Liang Gie Manajemen adalah proses menggerakkan tindakan-tindakann dalam usaha kerja sama manusia. 4.2. Drs. 6. Manajemen adalah kemampuan atau ketrampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. dan alat-alat sesuai dengan kebutuhan. 8. mesin-mesin. uang. 5. Harold Koontz dan O’Donnell Manajemen adalah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan terlebiih dahulu dengan menggunakan kegiatan orang lain.

Tingkatan Manajemen 1. D. Market (pasar). Planning (perencanaan) 56 . yaitu sasaran penjualan hasil produksi. dan kepala divisi. yaitu modal yang dipakai perusahaan untuk kegiatan produksinya. Manajemen menengah (middle management) Manajemen menengah bertugas membawahi dan mengarahkan kegiatan para pimpinan di bawahnya dan kadang-kadang juga karyawan operasional.1. Methods (metode). Koontz O’Donnell dan Niclander a. 6. mandor. man (manusia). 2. Materials (bahan). Machines (mesin). 3. Manajemen bawah (lower management) Manajemen baeah atau manajemen lini pertama sering disebut kepala (leader). 2. dan penyelia (supervisor) yang bertugas memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga professional. yaitu alat yang dapat mempermudah dalam melakukan pekerjaan. yaitu cara-cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. yaitu tenaga kerja yang membuat. 4. Fungsi-Fungsi Manajemen 1. Money (uang). yaitu input yang diperlukan dalam proses produksi. dan melakukan proses mencapai tujuan. 3. menetapkan. C. Manajemen puncak (upper management) Manajemen puncak adalah tingkatan manajemen yang bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi. Manajemen puncak terdiri atas sekelompok eksekutif seperti presiden direktur. wakil direktur. 5.

Pengendalian E. F. Controlling (pengendalian) 4. Organizing (pengorganisasian) c. 2. Controlling (pengendalian) 3. Why. Bidang-Bidang Manajemen 57 . Where. artinya tindakan apa yang harus dikerjakan. Henry Fayol a. Controlling (pengendalian) 2. Pengkoordinasian e. Directing (pengarahan) e. 3. Planning (perencanaan) b. Commanding (pemberian komando) d. Who. Pembuatan keputusan c. artinya di manakah tindakan itu dilaksanakan. George R. Staffing (penyusunan) d. Actuating (pelaksanaan) d. How. When. Organizing (pengorganisasian) c. Coordinating (pengkoordinasian) e. Terry a. Pedoman Dalam Perencanaan (5W dan 1H) 1. artinya kapan tindakan itu dikalsanakan. Organizing (pengorganisasian) c. 5. artinya siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu.b. Perencanaan b. Planning and forecasting (perencanaan dan peramalan) b. Pembimbingan d. The Liang Gie a. 6. artinya mengapa tindakan itu harus dikerjakan. artinya bagaimanakah cara melaksanakan tindakan itu. Drs. What. 4.

pengembangan. Selling (penjualan) 3. Manajemen pemasaran (marketing management) Manajemen pemasaran adalah penerapan fungsi-fungsi manajemen yang berkaitan dengan penciptaan dan penyerahan barang/jasa kepada konsumen atau masyarakat. Ruang lingkup manajemen personalia. Grading (pemilihan) c. penggerakan.1. 58 . Mengoperasikan suatu sistem produksi untuk memenuhi persyaratan produksi yang telah ditentukan 2. pengintegrasian. Buying (pembelian) b. Packing (pembungkusan) e. pemberian kompensasi. Manajemen produksi (production management) Manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien. Ruang lingkup manajemen pemasaran: a. Storage (penggudangan) f. Tugas manajemen produksi: a. dan pemeliharaan sumber daya manusia secara terpadu untuk mencapai tujuan organisasi. pengorganisasian. Advertising (periklanan) h. dan pengawasan dalam hal pengadaan. Transportation (pengangkutan) d. Financing (pembelanjaan) g. Merancang sistem produksi b. Manajemen personalia atau manajemen sumber daya manusia (human resource management) Manajemen personalia adalah sebuah seni dan ilmu dalam perencanaan.

Penerimaan pegawai (recruitment). Manajemen administrasi atau akuntansi Manajemen administrasi atau akuntansi adalah sebuah cara menyusun informasi mengenai administrasi atau akuntansi sehingga dapat membantu manajemen dalam menentukan garis-garis kebijaksanaan dan operasional sehari-hari.a. Manajemen keuangan (finance management) Manajemen keuangan adalah setiap aktivitas yang berkaitan dengan fungsi manajemen guna menyediakan segala kebutuhan financial untuk kegiatan operasional perusahaan atau organisasi. dan penempatan. yaitu suatu imbalan dari pemberi kerja kepada penerima kerja untuk suatu pekerjaan/jasa yang telah dan akan dilakukan. Pelatihan dan pengembangan pegawai (training and development) c. 4. 5. yaitu keseluruhan kegiatan dari penyusunan penerimaan pegawai. 59 . b. seleksi. Upah (compensation).

BAB 7 PEMBANGUNAN EKONOMI Kompetensi Dasar Kemampuan menganalisis tujuan dan pelaksanaan pembangunan ekonomi nasional    Mendeskripsikan pembangunan ekonomi. Mengidentifikasi permasalahan pembangunan ekonomi yang di alami di Indonesia.  Mendeskripsikan keberhasilan dan kegagalan pembangunan ekonomi di Indonesia. Menarik kesimpulan secara sederhana tujuan pembangunan ekonomi Indonesia. 60 .

Perbedaan Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi Pembangunan Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Ditandai dengan kenaikan Kenaikan GNP disertai 61 . ukuran keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif. Pengertian Pertumbuhan Ekonomi merupakan suatu proses peningkatan produksi perkapita yang berlangsung secara terus-menerus dari tahun ke tahun dalam kurun waktu yang panjang di suatu negara. Rumus: Keterangan : Gt ekonomi pada tahun t (%) GNPt0 => tingkat pertumbuhan => GNP pada tahun tertentu yang digunakan sebagai perbandingan. tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga. Jadi. B. Pertumbuhan ekonomi dikatakan meningkat apabila terjadi kenaikan GNP dari tahun sebelumnya. pengetahuaan. dan teknik. => GNP pada tahun t GNPt Pembangunan Ekonomi lebih bersifat kualitatif bukan hanya pertambahan produksi.A.

Kaum Klasik  Menurut Adam Smith “Pertumbuhan ekonomi berkaitan dengan dua unsur. prasyarat untuk lepas landas.GNP = Gross National Product. masa konsumsi tinggi 2. Teori pertumbuhan ekonomi mahzab historis a.”  Menurut Ricardo dan Malthus “ Pertumbuhan akan selalu terjadi selama penyediaan modal dan kemajuan teknologi berlangsung. Tidak memperhatikan tingkat pemerataan dan kesejahteraan masyarakat perubahan struktur ekonomi Dengan memperhatikan pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat C. Rostow Tahapan : masyarakat tradisional. lepas landas. rumah tangga kota. gerakan ke arah kedewasaan. tidak disertai dengan perubahan struktur ekonomi. 62 . Menurut Friedrich List Tahapan : masa berburu dan mengembara. rumah tangga dunia b.W. Menurut W. rumah tangga kemasyarakatan. masa beternak dan bertani. masa pertanian dan kerajinan c. yaitu pertumbuhan output total dan pertumbuhan penduduk. Menurut Karl Bucher Tahapan : Rumah tangga tertutup. Teori pertumbuhan ekonomi klasik a. Teori-Teori Pertumbuhan Ekonomi 1.

Schumpeter .Kemajuan teknologi akan mengalami stagnasi jika tidak ada penyediaan modal. Diikuti timbulnya proses imitasi D. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi 1.Inovasi mempunyai tiga pengaruh. Diperkenalkannya teknologi baru b. dan c. Sumber Daya Alam (Natural Resources) b.Penggerak pertumbuhan ekonomi adalah proses inovasi . Menimbulkan keuntungan lebih bagi akumulasi modal. Teori pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar Adanya pertumbuhan ekonomi yang mantap. 63 . yaitu: a.Pembentukan modal yang tinggi . Sumber Daya Manusia (Human Resources) sangat menentukan keberhasilan pembangunan melalui jumlah penduduk dan kualitas penduduk. Teori pertumbuhan ekonomi J.Tingginya pengeluaran masyarakat yang mendorong peningkatan kapasitas produksi dan pendapatan nasional 4. Faktor Ekonomi a. Syarat untuk pertumbuhan yang mantap: .” 3.” b. Kaum Neo Klasik  Menurut Robert Sollow “ Mengasumsikan faktor teknologi adalah konstan karena dalam menghasilkan output hanya memerlukan modal dan tenaga kerja.

4. Kewirausahaan. dan c. Kriteria Pengukuran Keberhasilan Pembangunan Ekonomi 1. Distribusi Pendapatan Jika hanya sebagian kecil penduduk yang berpenghasilan tinggi sedangkan yang lainnya berpendapatan rendah. 3. Peranan Sektor Industri dan Jasa Pada umumnya semalin besar kontribusi sektor industri dan jasa akan semakin maju suatu negara. Kesempatan Kerja 64 . 2. Pendapatan per Kapita Pendapatan per kapita memberikan petunjuk mengenai kemampuan yang dicapai oleh sebuah negara dalam memenuhi kebutuhan warganya. Pendapatan Nasional Tingkat pendapatan nasional yang tinggi menandakan kapasitas produksi nasional yang tinggi. Dengan demikian pembangunan ekonomi dapat dianggap berhasil. Sumber Daya Modal (Capital Resources) sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembengunan ekonomi karena selain memperlancar proses pembangunan juga meningkatkan produktivitas. keberhasilan pendapatan belumlah sempurna. Kondisi sosial kultur atau sosial budaya yang hidup di masyarakat b. Faktor Non Ekonomi a. Keahlian. sehingga jumlah barang dan jasa yang dihasilkan besar dan tingkat kesempatan kerja tinggi. Sistem yang berkembang dan berlaku E. d. dan Teknologi 2. 5. Keadaan politik.c.

Adat istiadat yang kaku yang tidak dapat menerima pembaharuan b.Apabila suatu negara mampu mempertahankan tingkat kesempatan kerja yang tinggi (full employment) berarti masyarakat menjadi mampu mempercepat laju perkembangan ekonomi lainnya. F. Tingkat pengangguran terus meningkat f. Stabilisasi Ekonomi Suatu negara dikatakan berhasil didalam perkembangan ekonominya apabila mampu menjaga stabilitas ekonominya. Rendahnya tingkat produktivitas tenaga kerja c. Angkatan kerja dengan keahlian yang rendah e. Rendahnya standart hidup b. Neraca Pembayaran Luar Negeri Pada umumnya setiap negara menginginkan agar neraca pembayarannya seimbang. Faktor Penghambat Pembangunan di Negara Sedang Berkembang a. Sikap masyarakat yang statis dan tidak mau menerima cara-cara baru c. Pembangunan Ekonomi di Negara Sedang Berkembang 1. MasalahPembangunan Ekonomi di negara Sedang Berkembang a. Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk dan angka ketergantungan d. 7. Ketergantungan terhadap produksi pertanian dan ekspor barang primer g. Konflik sosial dan pemogokan 65 . 6. Rendahnya tingkat tabungan 2.

Tabungan paksa d. Meningkatkan taraf hidup masyarakat 2. Meningkatkan persediaan barang dan jasa 3. Perubahan fisik lingkungan hidup 2. Bantuan luar negeri b. Sumber pembiayaan dari dalam negeri a. Meningkatkan sikap kesetiakawanan sosial dan sikap kemanusiaan 5. sumber pembangunan dibedakan menjadi dua sumber: 1. Pinjaman dan penanaman modal dana untuk H. Tabungan sukarela masyarakat b. Hasil dari perdagangan Luar Negeri 2. Sumber pembiayaan dari luar negeri a. Perubahan mata pencaharian 3. Sumber Pembiayaan Pembangunan Menurut Sukirno dan Wiratmo. Meningkatkan kebutuhan manusia sesuai dengan perkembangan jaman 4. keahlian dan penguasaan teknologi yang rendah G. Perubahan lingkungan hidup sosial 4. Perubahan lingkungan alam akibat pencemaran lingkungan 66 . Pendidikan. Membantu masyarakat untuk hidup lebih mudah I. Dampak Positif Pembangunan Ekonomi 1. Tabungan pemerintah c.d. Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi 1.

kesempatan kerja dan pengangguran. tenaga kerja. Mengidentifikasi sistem upah yang berlaku di Indonesia.    Menunjukkan upaya peningkatan kualitas kerja.BAB 8 KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURAN Kompetensi Dasar Kemampuan menganalisis masalah ketenagakerjaan dan pengangguran  Membedakan angkatan kerja.  Menunjukkan cara-cara yang dapat 67 . Mengidentifikasi jenis-jenis pengangguran.

Melalui kursus-kursus ketrampilan 3. 2. Usaha-Usaha Meningkatkan Kesempatan Kerja 1. angkatan kerja. 3. Tenaga kerja adalah penduduk yang telah memasuki usia kerja. 4. Melalui pendidikan formal 2. sedang bekerja atau mencari pekerjaan. Pengertian kesempatan kerja. B. tenaga kerja dan pengangguran 1. Kesempatan kerja adalah kesempatan yang tersedia bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi sebagai sumber pendapatannya. A. Pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri menyerap 68 . Meningkatkan kegiatan pembangunan yang banyak tenaga kerja 4. Angkatan kerja adalah penduduk baik perempuan atau lakilaki dalam usia produktif atau usia kerja yang berumur antara 15 – 64 tahun. Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja sama sekali atau sedang mencari kerja atau bekerja kurang dari dua hari selama seminggu sebelum pemecatan dan berusaha memperoleh pekerjaan. Mendirikan usaha industry di daerah-daerah 5.dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah untuk mengatasi pengangguran khususnya di Indonesia. atau dapat pula diartikan sebagai suatu keadaan yang menggambarkan tersediannya kesempatan kerja di masyarakat.

Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja 1. Pengelolaan prestasi 3. Pengembangan Kemampuan 2. Teori upah etika Menurut teori ini. c. Teori upah alami (wajar) Menurut David Ricardo. Sistem Upah yang Berlaku di Indonesia a. b. upah tenaga kerja yang ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran dipasar akan tertekan kebawah. upah yang wajar adalah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup pekerja beserta keluarganya dan sesuai denngan kemampuan perusahaan. Upah menurut waktu 69 . selain upah tenaga kerja perlu diberi tunjangan keluarga. Pengelolaan Fungsi SDM E. Under employment (kesempatan kerja yang berkurang) D. pembayaran upah yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum merupakan perbuatan yang tidak etis.C. 2. Sistem Upah yang berlaku di Indonesia 1. Hal ini disebabkan karena pengusaha selalu ingin mendapat laba yang sebesar-besarnya. Upah ideal besarnya harus cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak bagi pekerja dan keluarganya. Macam Kesempatan Kerja 1. Untuk itu. Teori Upah a. Full employment (kesempatan kerja penuh) 2. Teori upah besi Menurut Ferdinand Lassale.

Sistem bonus Sistem ini dapat dikatakan sebagai salah satu usaha untuk memperbaiki kelemahan cara pembayaran upah tersebut pada poin 1 dan 2. Upah borongan Pembayaran upah borongan berdasarkan atas kesepakatan bersama antara pemberi dan penerima pekerjaan. per hari. atau tidak mau bekerja. Pengertian Pengangguran adalah orang-orang pada usia kerja yang tidak mendapat pekerjaan karena kurangnya lapangan pekerjaan. besarnya upah didasarkan pada lama bekerja seseorang. Pengangguran (unemployment) 1. 2.b. kurang terampil. Saham tersebut tidak diberikan kepada pekerja secara perorangan. c. e. Sistem mitra upah Pembayaran upah dalam sistem ini sebagian diberikan dalam bentuk saham perusahaan. tetapi kepada organisasi pekerja diperusahaan tersebut. Upah menurut satuan hasil Menurut sistem ini. Sebab-sebab terjadinya pengangguran 70 . Menurut sistem ini. satuan waktu dihitung perjam. Sistem bonus adalah pembayaran tambahan diluar upah atau gaji yang ditujukan untuk merangsang (member insentif) agar para pekerja menjalankan tugas dengan baik dan penuh tangguang jawab. d. F. atau per bulan. besarnya upah didasarkan pada jumlah barang yang dihasilkan oleh seseorang. per minggu.

a. Pencari kerja tidak memenuhi persyaratan yang diminta oleh dunia kerja d. Pengangguran musiman atau setengah menganggur (under unemployment) Pengangguran musiman terjadi jika tenaga kerja tidak bekerja secara optimum. 71 . Struktur lapangan kerja yang tidak seimbang c. Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga kerja terdidik dan penyediaan tenaga terdidik tidak seimbang e. Pengangguran terselubung (disguised unemployment) Pengangguran terselubung terjadi jika tenaga kerja tidak bekerja secara optimum karena tidak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Pengangguran terbuka (open unemployment) Pengangguran terbuka terjadi jika tenaga kerja sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Besarnya angkatan kerja tidak seimbang dengan kesempatan kerja b. Adanya kecenderungan semakin meningkatnya peranan dan partisipasi angkatan kerja wanita dalam seluruh sektor angkatan kerja Indonesia f. Penyebab pengangguran terbuka:  Lapangan kerja tidak tersedia  Lapangan kerja yang tersedia tidak cocok dengan latar belakang pendidikan 2. Berdasarkan lama waktu kerja 1. 3. Macam-macam pengangguran a. karena ketiadaan lapangan kerja atau pekerjaan. Penyediaan dan pemanfaatan tenaga kerja antardaerah tidak seimbang 3.

Cara mengatasi pengangguran 72 . Pengangguran struktural Pengangguran struktural disebabkan oleh perubahan jangka panjang permintaan dan atau penawaran. 4. Pengangguran siklis/siklus/konjungtural Pengangguran siklis berhubungan dengan perubahan/siklus bisnis. atau dapat juga timbul karena perubahan struktur perekonomian. Pengangguran voluntari (voluntary unemployment) Pengangguran voluntari adalah pengangguran yang disengaja atau seharusnya masih dapat bekerja tetapi tidak mau bekerja. Menurunnya penerimaan pemerintah dari sektor pajak d. Terhambatnya pertumbuhan ekonomi e. c. Menurunnya standar kehidupan c.b. 4. 3. 2. Pengangguran teknologi Pengangguran teknologi terjadi karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurunnya tingkat produktivitas tenaga kerja b. Pengangguran friksional Pengangguran friksional adalah pengangguran yang disebabkan oleh pergantian pekerjaan atau pergeseran tenaga kerja. Berdasarkan penyebabnya 1. Dampak pengangguran a. d. Pengangguran deflasioner Pengangguran deflasioner adalah pengangguran yang disebabkan pencari kerja lebih banyak dari pada lowongan pekerjaan yang tersedia. Meningkatnya biaya sosial 5.

a. Mengadakan pameran-pameran dan expo c. Memberikan kesejahteraan yang memadai bagi karyawan BAB 9 WIRAUSAHA Kompetensi Dasar Kemampuan mempersiapkan diri sebagai wirausahawan sehingga berperan dalam perekonomian Indonesia 73 . Memperbanyak publikasi tenaga kerja dan lapangan kerja d. Mengadakan pelatihan tenaga kerja e. Memindahkan industry padat karya ke wilayah yang memiliki masalah pengangguran yang parah b.

 Menunjukkan sector-sektor yang dapat dimasuki wirausaha (sector formal dan informal)  Menerapkan sikap dan jiwa wirausaha A. Menurut kamus besar bahasa Indonesia Wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru. Menurut Filion Wirausaha adalah orang yang imajinatif. mengatur permodalan operasinya. Pengertian 1. 2. Dari beberapa pengertian di atas. menyusun operasi untuk pengadaan produk baru.  Mendeskripsikan wirausaha. menentukan cara produksi baru. dapat disimpulkan bahwa wirausaha atau pengusaha (entrepreneur) adalah orang yang 74 . 3. yang ditandai oleh kemampuannya dalam menetapkan sasaran serta dapat mencapai sasaran-sasaran itu. serta memasarkannya. Mengidentifikasi peran wirausaha dalam perekonomian nasional. Menurut Schumpeter Pengusaha (entrepreneur) merupakan orang yang melaksanakan kombinasi-kombinasi baru dalam teknik dan komersial ke dalam bentuk praktik.

Merupakan sumber penerimaan negara yang bermanfaat bagi usaha memajukan perekonomian sosial D. Berani menanggung risiko 3. Memiliki peran dalam menghasilkan devisa 3. terutama untuk bidang-bidang usaha yang bersifat padat tenaga kerja (labour intensive) 2. Kewirausahaan adalah semangat. perilaku. tekun. memperkecil pemborosan. Gigih dan bekerja keras 75 . Peran Wirausaha Dalam Perekonomian 1. dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha. Pokok-Pokok Kewirausahaan 1. Kemauan berkarya dalam kebersamaan berlandaskan etika bisnis yang sehat C. sikap. Kemauan bekerja secara teliti. Mempunyai emosi untuk membayangkan keberhasilan tujuan usahanya 2. Memberikan lapangan kerja. Kemauan berfikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif 4. Kemauan memecahkan masalah dan membuat keputusan secara sistematis. B. dan produktif 5. serta menghasilkan produk barang/jasa yang digunakan untuk kemakmuran bagi dirinya maupun bagi orang lain. Kemauan kuat untuk berkarya dengan semangat kemandirian 2.mengambil prakarsa (inisiatif) serta menemukan cara-cara atau teknik yang lebih baik dalam pemanfaatan sumber daya. termasuk keberanian mengambil risiko usaha 3. Menambah investasi dalam negeri 4. Ciri-Ciri Wirausaha 1.

Memerlukan modal yang cukup besar d. Keberanian untuk menanggung risiko 2. Umumnya berada di daerah perkotaan 76 . Pemilihan mitra kerja dengan mendasarkan pada pertimbangan keahlian dan kemampuan. Sektor ekonomi formal Sektor ekonomi formal adalah sektor usaha yang ditangani dalam bentuk organisasi atau lembaga formal dengan menggunakan suatu bentuk badan hukum formal pula. Memiliki ijin resmi daripemerintah b. Ciri-ciri sektor usaha formal: a. Sektor Kegiatan Wirausaha 1. Ketekunan dan daya tahan untuk melakukan dan menyelesaikan suatu tugas 4. Kegiatan yang dilakukan dikenai pajak c. Memiliki intelektual yang cukup baik dan harus berusaha terus belajar menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang-bidang yang akan ditanganinya F. Hasrat untuk memperoleh pengakuan akan hasil kerja karena kompetensi yang dimilikinya 9. Kecenderungan untuk mencapai sukses yang lebih tinggi lagi 3. Bersemangat dan gesit dalam berusaha E. bukan pertimbangan ikatan kekeluargaan 8.4. Persepsi terhadap waktu yang selalu dinamis. Pandangan atau orientasi waktu jauh ke masa depan 7. yaitu melihat waktu yang selalu terbatas dan berjalan cepat 6. Syarat Menjadi Wirausaha 1. Kemauan untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang belum selesai atau yang pernah gagal dilakukan 5.

Teknologinya sangat sederhana f. Mudah dibina dan diawasi oleh pemerintah b. dan skala operasinya kecil e. Pada umumnya kegiatan usaha dilakukan sendiri dan keluarganya i. peralatannya sederhana. Adakalanya keterampilan dan keahlian diperoleh dari pengalaman h. Tidak sulit dalam pengelolaannya sehingga mudah dimasuki oleh para wirausaha kecil yang kurang memiliki ketrampilan berusaha b. Merupakan tempat penggemblengan wirausaha tangguh karena menuntut profesionalisme 2. Tidak memerlukan banyak modal 77 .e. Sektor ekonomi informal Sektor ekonomi informal adalah kegiatan usaha yang tidak menentu jang waktunya dan tidak terdaftar secara resmi. Hasil produksinya memenuhi kebutuhan yang bersifat primer dan dikonsumsi oleh masyarakat golongan menengah ke bawah Keunggulan sektor ekonomi informal: a. Ciri-ciri sektor ekonomi informal: a. Kegiatannya tidak teratur d. Modalnya kecil. Tidak memerlukan jenjang pendidikan tertentu g. Aktivitasnya tidak terorganisasi dengan baik b. Modal berasal dari modal sendiri j. Pada umumnya tidak memiliki ijin usaha resmi c. Lebih mudah mendapat kepercayaan dari pihak-pihak yang dapat membantu pengembangan usaha c. Melaksanakan sistem pembukuan dengan baik Keunggulan sektor ekonomi formal: a.

Kurang memiliki kesempatan menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga penyedia modal karena ketidakpastian jaminan hukum yang bisa dituntut lembaga penyedia modal b. Dapat memberikan kesempatan kerja yang luas d. ataupun manajemen c. ketrampilan. Dapat memberikan dukungan bagi ekonomi rakyat.c. Kecil kemungkinannya untuk melahirkan wirausaha tangguh karena berbagai keterbatasan 78 . berupa penyediaan barang dan jasa sederhana dan murah yang diperlukan oleh kelompok ekonomi lemah Kelemahan sektor ekonomi informal: a. Kecil kemungkinannya untuk berkembang menjadi usaha besar karena keterbatasan modal.

H. Ekonomi SMA Kelas XI.2004. Edisi Revisi. Jakarta: Erlangga 79 .2005. Seri kekayaan yang tersembunyi. 2000. Seluk Beluk dan Teknik Perdagangan Luar Legeri. Bandung : Erlangga Tambunan. Edisi Revisi pertama. Globalisasi dan perdagangan Internasional. Penerbit Kompas Sukwiaty. 2001.Ekonomi SMA Kelas XII. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi Internasional. 2003. S. Jakarta: PT Ghalia Indonesia Wahyudy. T.DAFTAR PUSTAKA Amir M.2007. Cetakan ke-9: Penerbit PPM Boediono. Yogyakarta: Penerbit BPFE Kompas. Cetakan ke-22. Jakarta.