Oksigen terlarut (dissolved oxygen, disingkat DO) atau sering juga disebut dengan kebutuhan oksigen (Oxygen demand) merupakan

salah satu parameter penting dalam analisis kualitas air. Mekanisme Di dalam air, oksigen memainkan peranan dalam menguraikan komponen-komponen kimia menjadi komponen yang lebih sederhana. Oksigen memiliki kemampuan untuk beroksida dengan zat pencemar seperti komponen organik sehingga zat pencemar tersebut tidak membahayakan. Oksigen juga diperlukan oleh mikroorganisme, baik yang bersifat aerob serta anaerob, dalam proses metabolisme. Dengan adanya oksigen dalam air, mikroorganisme semakin giat dalam menguraikan kandungan dalam air. Reaksi yang terjadi dalam penguraian tersebut adalah:

Jika reaksi penguraian komponen kimia dalam air terus berlaku, maka kadar oksigen pun akan menurun. Pada klimaksnya, oksigen yang tersedia tidak cukup untuk menguraikan komponen kimia tersebut. Keadaan yang demikian merupakan pencemaran berat pada air. Prosedur Pemenuhan Kebutuhan Oksigen Pemenuhan kebutuhan oksigen adalah bagian dari kebutuhan fisiologis menurut hierarki Maslow. Kebutuhan oksigen diperlukan untuk proses kehidupan. Oksigen sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh. Kebutuhan oksigen dalam tubuh harus terpenuhi karena apabila kebutuhan oksigen dalam tubuh berkurang, maka akan terjadi kerusakan pada jaringan otak dan apabla hal tersebut berlangsung lama, akan terjadi kematian. Sistem yang berperan dalam proses pemenuhan kebutuhan oksigen adalah sistem pernafasan, sistem persarafan dan kardiovaskuler. Masalah kebutuhan oksigen merupakan masalah utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Hal ini terbukti pada seseorang yang kekurangan oksigen akan mengalami hipoksia dan akan terjadi kematian. Semua makhluk hidup untuk hidup sangat membutuhkan oksigen sebagai faktor penting bagi pernafasan. Ikan sebagai salah satu jenis organisme air juga membutuhkan oksigen agar proses metabolisme dalam tubuhnya berlangsung. Oksigen yang dibutuhkan oleh ikan disebut dengan oksigen terlarut. Oksigen terlarut adalah oksigen dalam bentuk terlarut didalam air karena ikan tidak dapat mengambil oksigen dalam perairan dari difusi langsung dengan udara. Satuan pengukuran oksigen terlarut adalah mg/l yang berarti jumlah mg/l gas oksigen yang terlarut dalam air atau dalam satuan internasional dinyatakan ppm (part per million).

Oksigen dibutuhkan oleh semua jasad hidup untuk pernapasan, proses metabolisme atau pertukaran zat yang kemudian menghasilkan energi untuk pertumbuhan dan pembiakan. Disamping itu, oksigen juga dibutuhkan untuk oksidasi bahan-bahan organik dan anorganik dalam proses aerobik. Sumber utama oksigen dalam suatu perairan berasal sari suatu proses difusi dari udara bebas dan hasil fotosintesis organisme yang hidup dalam perairan tersebut. Kecepatan difusi oksigen dari udara, tergantung sari beberapa faktor, seperti kekeruhan air, suhu, salinitas, pergerakan massa air dan udara seperti arus, gelombang dan pasang surut. ODUM (1971) menyatakan bahwa kadar oksigen dalam air laut akan bertambah dengan semakin rendahnya suhu dan berkurang dengan semakin tingginya salinitas. Pada lapisan permukaan, kadar oksigen akan lebih tinggi, karena adanya proses difusi antara air dengan udara bebas serta adanya proses fotosintesis. Dengan bertambahnya kedalaman akan terjadi penurunan kadar oksigen terlarut, karena proses fotosintesis semakin berkurang dan kadar oksigen yang ada banyak digunakan untuk pernapasan dan oksidasi bahan-bahan organik dan anorganik Keperluan organisme terhadap oksigen relatif bervariasi tergantung pada jenis, stadium dan aktifitasnya. Kebutuhan oksigen untuk ikan dalam keadaan diam relatif lebih sedikit apabila dibandingkan dengan ikan pada saat bergerak atau memijah. Jenis-jenis ikan tertentu yang dapat menggunakan oksigen dari udara bebas, memiliki daya tahan yang lebih terhadap perairan yang kekurangan oksigen terlarut. Kandungan oksigen terlarut (DO) minimum adalah 2 ppm dalam keadaan nornal dan tidak tercemar oleh senyawa beracun (toksik). Kandungan oksigen terlarut minimum ini sudah cukup mendukung kehidupan organisme. Idealnya, kandungan oksigen terlarut tidak boleh kurang dari 1,7 ppm selama waktu 8 jam dengan sedikitnya pada tingkat kejenuhan sebesar 70 %. KLH menetapkan bahwa kandungan oksigen terlarut adalah 5 ppm untuk kepentingan wisata bahari dan biota laut. Oksigen memegang peranan penting sebagai indikator kualitas perairan, karena oksigen terlarut berperan dalam proses oksidasi dan reduksi bahan organik dan anorganik. Selain itu, oksigen juga menentukan khan biologis yang dilakukan oleh organisme aerobik atau anaerobik. Dalam kondisi aerobik, peranan oksigen adalah untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dengan hasil akhirnya adalah nutrien yang pada akhirnya dapat memberikan kesuburan perairan. Dalam kondisi anaerobik, oksigen yang dihasilkan akan lebih sederhana dalam bentuk nutrien dan gas. Karena proses oksidasi dan reduksi inilah maka peranan oksigen terlarut sangat penting untuk membantu mengurangi beban pencemaran pada

oleh karna itu kebutuhan oksigen dalam air harus tetap terjaga karena kekurangan . trakea dan paruparu. Metabolisme adalah serangkaian reaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup untuk mempertahankan hidup.3 Pernafasan dapat dilakukan dengan adanya alat-alat yang menyusun sistem pernafasan. Jumlah tersebut akan semakin meningkat bila aktivitas tubuh meningkat. Proses ini memungkinkan organisme untuk tumbuh dan berkembang biak. Sel-sel tubuh akan rusak atau mati bila tidak mendapatkan oksigen dalam jangka waktu tertentu.com/2012/04/16/oksigen-terlarut-do-analisis-oksigen-terlarut-do-dan-kebutuhan-oksigenbiologi-bod/ Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. CO2 akan dikeluarkan melalui lubang hidung dan oksigen akan dialirkan ke jantung melalui vena pulmonalis (itulah mengapa vena pulmonalis kaya akan oksigen). kl ga salah pada mitokondria (dalam sel) karena disitu terjadi respirasi sel yang akan menghasilkan energi. http://zaifbio. Disamping itu. Katabolisme memecah bahan organik. Ikan membutuhkan oksigen untuk proses penguraian makanan dalam tubuhnaya dan kesemua komponen proses metabolisme membutuhkan oksigen oleh karna itu termasuk bakteri. karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Semuanya saling terkait satu sama lain. Karena peranannya yang penting ini. melakukan metabolisme. oksigen juga sangat dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk pernapasan. pertama itu. Pernafasan adalah proses pertukaran gas yang berasal dari makhluk hidup dengan gas yang ada di lingkungannya. di alveolus terjadi pertukaran gas O2 dengan gas CO2.percuma kita makan karena tubuh tidak akan bisa melakukan metabolisme (salah satunya katabolisme). ciri2 makhluk hidup pada penjelasan tersebut adalah bernafas. menjaga struktur mereka. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis. Metabolisme biasanya dibagi menjadi dua kategori.” (2007:206) Sepanjang hidupnya semua makhluk hidup harus memasukkan oksigen ke dalam tubuhnya secara terus-menerus dan tidak boleh berhenti. Slamet Prawirohartono dan Sri Hidayati mengatakan. seperti mikroorganisme. misalnya untuk energi panen dalam respirasi selular. laring. Tapi saya lupa katabolisme itu terjadi dimana. karena oksigen dapat membantu perombakan bahan makanan dalam tubuh. CO2 dan H2O dibawa kembali ke jantung (itulah mengapa darah yang menuju jantung membawa darah kotor) lalu dibawa ke alveolus di paru2 melalui arteri pulmonalis (sistem peredaran darah kecil) untuk di tukarkan kembali dengan oksigen baru. lalu paru-paru. terjadi proses respirasi yaitu masuknya udara melalui lubang hidung yang akan melewati bronkus. “Dalam keadaan biasa. Tanpa hal tersebut.wordpress. yaitu sistem peredaran darah besar ( darah mengalir melalui jantung lalu ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung) dan sistem peredaran darah kecil (darah mengalir melalui jantung. sangat berperan dalam menguraikan senyawa kimia beracun rnenjadi senyawa lain yang Iebih sederhana dan tidak beracun. ATP digunakan untuk proses2 metabolisme lainnya di dalam sel. Oleh karena itu. dan membutuhkan makanan (karbohidrat). dan alveolus di paru2. Ada 2 sistem peredaran darah. Sel otak akan mati atau rusak bila tidak mendapatkan oksigen selama 3-4 menit.. Organisme tertentu. dan merespon lingkungan mereka. lalu terjadi proses2 dalam peredaran darah. oyaaaa seperti O2 diperlukan dalam proses (C6H12O6) katabolisme + oksigen (penguraian) (O2) -----> zat2 dalam tubuh ^_^ katabolisme karbohidrat CO2+H2O+ ATP(energi) nah dari katabolisme itulah dihasilkan CO2 dalam tubuh. sehari semalam kita memerlukan 300 liter oksigen.1 Dari proses perombakan makanan inilah energi bisa diperoleh. sedangkan CO2 dan H2O adalah zat sisa yang tidak terpakai. pada sistem peredaran darah besar terjadi proses metabolisme tubuh (yaitu proses2 kimia dalam tubuh untuk menghasilkan energi atau zat2 yang diperlukan oleh tubuh) yang membutuhkan O2. Oksigen sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. H2O dan CO2 yang membawa zat2 beracun dikeluarkan melalui pernapasan. Alat-alat itu antara lain. nah. air buangan industri dan limbah sebelum dibuang ke lingkungan umum terlebih dahulu diperkaya kadar oksigennya. Sebagaimana diketahui bahwa oksigen berperan sebagai pengoksidasi dan pereduksi bahan kimia beracun menjadi senyawa lain yang lebih sederhana dan tidak beracun. atau lebih kurang 0. Oksigen sangat penting bagi tubuh kita. menggunakan energi untuk membangun komponen sel seperti protein dan asam nukleat. Tanpa oksigen. mahkluk hidup tidak akan pernah bisa melakukan proses pernafasan. dan kembali lagi ke jantung). hidung.25 per menit.2 Dari mana oksigen diperoleh? Oksigen yang dibutuhkan diperoleh melalui pernafasan.perairan secara alami maupun secara perlakuan aerobik yang ditujukan untuk memurnikan air buangan industri dan rumah tangga. prposes masuknya oksigen dengan cara difusi kedalam tubuh ikan melewati organ insang dan keluarnya CO2 ke lingkungan perairan bebas diluar tubuh ikan di sebut dengan pernapasan. bronkiolus. Anabolisme.

oksigen akan mengakibatkan biota yang kita pelihara bersaing satu sama lain untuk memenuhi kebutuhan oksigennya yang mengakibatkan stres sampai dengan kematian total. Menurut Suhaili (1983) suhu dan arus air juga mempengaruhi konsumsi oksigen. Metode yangdigunakan untuk mengetahui kadar oksigen terlarut untuk mengetahui KO 2 pada ikan nila putih adalah metode Winkler. http://www.html . Menurut Julian (2003). Lingkungan juga mempengaruhi konsumsi oksigen pada ikan. dekomposisi materil organic yangdapat menyebabkan konsumsi oksigen lebih besar (Welch.sentra-edukasi. Konsumsi oksigen pada ikan digunakan sebagai parameter laju metabolisme pada ikan dalam satuan mg/g/jam.com/2011/06/oksigen-pada-budidaya-ikan. 1992). Mn(OH 2) bereaksi dan dioksidasi menjadi H2MnO3. Menurut Lagler (1997). Konsumsi oksigen dapat dipengaruhi oleh temperatur yang tinggi. Metode Winkler digunakan dengan cara titrasi larutan air yangmengandung oksigen. Semakin tinggi suhu perairansemakin besar konsumsi oksigennya. Prinsip metode Winkler yaitu jika air mengandung oksigenterlarut. konsumsi oksigen merupakan pengkuantitatifan banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh suatu orgnisme (ikan). semakin besar kadar oksigen terlarut semakin besar pula konsumsi oksigennya. proses respirasi. begitu pula dengan arus yang deras dapat menyebabkan besarnya konsumsi oksigen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful